Anda di halaman 1dari 9

PROGRAM TINDAK LANJUT

HASIL SUPERVISI AKADEMIK


TAHUN PELAJARAN 2017 / 2018

Disusun oleh:
Gapur Saputra, S.Pd.I

SEKOLAH DASAR SAINS TAHFIZH ISLAMIC CENTER


DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KABUPATEN SIAK
2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberikan bimbingan
kepada kami, sehingga telah dapat melaksanakan kegiatan supervisi di SD sains Tahfiah
Islamic Center dengan baik. Karena supervisi merupakan bagian dari pengawasan yang
harus dilaksanakan oleh Kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai manajer
dan supervisor. Perencanaan program supervisi akademik adalah penyusunan dokumen
perencanaan pemantauan serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan
kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Tujuan yang jelas (hasil yang ingin dicapai), rencana yang jelas , dikerjakan secara terinci
dan urutan waktu yang jelas, dan tindak lanjut hasil supervisi
Setelah supervisi akademik di SD Sains Tahfizh Islamic Center telah kami lakukan
maka perlu menyusun rencana tindak lanjut hasil supervise akademik. Kegiatan ini akan
berhasil apabila mempunyai program. Maka kami menyusun program dengan data
tersebut yang berasal dari hasil suprvisi akademik yang telah kami lakukan.
Selanjutnya dalam kesempatan ini, tak lupa disampaikan rasa terima kasih kepada
semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga
program tindak lanjut supervisi tersusun, terutama kepada :
1. Seluruh Guru SD Sains Tahfizh Islamic Center
2. Ketua Komite
3. Seluruh warga pegawai, siswa dan guru di SD sains Tahfizh Islamic Center
4. Seluruh pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu
Program tindak lanjut supervisi ini bukan untuk merancang kegiatan lajutan dari
supervisi akademik yang lalu, kegiatan ini bertujuan untuk membantu guru dan karyawan
untuk dapat menjadi guru yang profesional. Mudah-mudahan semua amal baik dari
bapak/ibu mendapatkan balasan yang setimpaldari Allah SWT Amin
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
telah menetapkan kebijakan tentang pengkategorian sekolah berdasarkan tingkat
keterlaksanaan standar nasional pendidikan ke dalam kategori standar, mandiri dan
bertaraf internasional. Penjelasan Pasal 11, Ayat 2 dan Ayat 3 Peraturan Pemerintah
tersebut menyebutkan bahwa dengan diberlakukannya Standar Nasional Pendidikan, maka
Pemerintah memiliki kepentingan untuk memetakan sekolah/madrasah menjadi
sekolah/madrasah yang sudah atau hampir memenuhi Standar Nasional Pendidikan dan
sekolah/madrasah yang belum memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Terkait dengan
hal tersebut, Pemerintah mengkategorikan sekolah/madrasah yang telah memenuhi atau
hampir memenuhi Standar Nasional Pendidikan ke dalam kategori mandiri, dan sekolah/
madrasah yang belum memenuhi Standar Nasional Pendidikan ke dalam kategori standar.
Penjelasan tersebut memberikan gambaran bahwa kategori sekolah standard dan
mandiri didasarkan pada terpenuhinya delapan Standar Nasional Pendidikan (standar isi,
standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan,
standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar
penilaian pendidikan). Pemerintah telah menetapkan bahwa satuan pendidikan wajib
menyesuaikan diri dengan ketentuan tersebut paling lambat 7 (tujuh) tahun sejak
diterbitkannya Peraturan Pemerintah tersebut. Hal tersebut berarti bahwa paling lambat
pada tahun 2015 semua sekolah jalur pendidikan formal khususnya di SD sudah/hampir
memenuhi Standar Nasional Pendidikan yang berarti berada pada kategori sekolah
mandiri.
Secara umum tujuan dari program pengawasan adalah: 1) mendorong sekolah untuk
dapat menyelenggarakan pendidikan agar mencapai kondisi memenuhi/hampir memenuhi
standar nasional pendidikan, 2) memberikan arahan upaya-upaya yang harus dilakukan
sekolah untuk dapat memenuhi/hampir memenuhi standar nasional pendidikan, 3)
memberikan pendampingan kepada sekolah untuk mewujudkan pengawasan dalam kurun
waktu tertentu, 4) menjalin kerjasama dan meningkatkan peran serta stakeholder
pendidikan di SD baik ditingkat pusat dan daerah dalam mengembangkan pengawasan,
dan 5) mendapatkan model/rujukan pengawasan. Program pengawasan terdiri dari
beberapa kegiatan yaitu identifikasi profil sekolah berdasarkan data yang dijaring melalui
inventarisasi kondisi sekolah; penyusunan program kerja oleh sekolah; penilaian,
penyempurnaan dan penyepakatan program kerja melalui asistensi dan sinkronisasi
program; dan Supervisi hasil pelaksanan program sekolah.
Berkaitan dengan pelaksanaan program supervise sekolah tersebut di atas, perlu
adanya tindak lanjut hasil supervise dengan pembinaan yang dilakukan oleh kepala
sekolah. sehingga keterlaksanaan program sekolah yang telah disusun oleh pihak sekolah
dan pencapaian profil sekolah yang sesuai standar nasional pendidikan. Kegiatan Tindak
lanjut Supervisi dilakukan sebagai upaya pembinaan untuk memantau keterlaksanaan
program kerja dan pencapaian profil sekolah.

B. Tujuan

Tindak lanjut hasil Supervisi akademik dilaksanakan dengan tujuan:


1. Mengumpulkan informasi yang obyektif, akurat, dan valid mengenai keterlaksanaan
program, yang selanjutnya untuk menyusun program tindak lanjut yang berisi:
a. Penyusunan program tindak lanjut
b. Pelaksanaan tindak lanjut
c. Pelaksanaan menilai pelaksanaan tindak lanjut
d. Pelaporan
2. Teridentifikasinya tingkat ketercapaian program tindak lanjut
a. Teridentifikasinya hambatan, kelemahan, keberhasilan keterlaksanaan program
b. Tersusunnya program tindak lanjut hasil Supervisi sekolah untuk
menindaklanjuti permasalahan yang ada.

C. Sasaran
Sasaran tindak lanjut hasil Supervisi adalah hasil / temuan pada saat pelaksanaan
supervise akademik. Hasil guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelasnya. Sasaran
tindak lanjut hasil Supervisi yang akan dilakukan pada semua komponen pelaksana
program sekolah. Lokasi pembinaan ditetapkan kemudian berdasarkan kesepakatan
bersama antara supervisor dan responden sesuai jadwal yang telah direncanakan
dilakukan pembinaan.

D. Hasil yang Diharapkan

Hasil yang diharapkan dari tindak lanjut hasil Supervisi adalah:


1. Tersusunnya data yang obyektif, akurat, dan valid mengenai keterlaksanaan program,
yang mencakup:
a. Penyusunan program tindak lanjut
b. Pelaksanaan tindak lanjut
c. Menilai hasil tindak lanjut hasil Supervisi
2. Teridentifikasinya tingkat ketercapaian program pembelajaran sesuai SNP
3. Teridentifikasinya hambatan, kelemahan dan keberhasilan keterlaksanaan program
4. Tersusunnya Program tindak lanjut hasil Supervisi sekolah.
BAB II
PELAKSANAAN DAN HASIL SUPERVISI

A. Prosedur Supervisi Akademik


Berlangsung dalam suatu SIKLUS dengan 3 tahap utama, yaitu ;
1. Tahap Pertemuan Awal
a. Guru diberi angket berisi macam-macam administrasi kelas
b. Mengkaji administarasi/ tugas tanggung jawab.
c. Kesimpulan pengkajian – kesepakatan tentang waktu
2. Tahap kunjungan kelas dan Observasi Mengajar
Guru yang sedang mengajar diobservasi oleh supervisor sesuai dengan tindakan
perbaikan & waktu yang disepakati.
3. Tahap Pertemuan Setelah Observasi
a. Memberikan penguatan pendapat/perasaan
b. Mengulas kembali permasalahan dalam pekerjaan
c. Mengulas kembali angket yang telah diisi.
d. Memberikan pembinaan
e. Menetapkan tindak lanjut

B. Pelaksanaan Supervisi Akademik


Supervisi yang dilaksanakan adalah supervisi kunjungan kelas. Kepala Sekolah sebagai
supervisor mengunjungi kelas dan melakukan observasi dan wawancara serta studi
dokumen. Supervisor sambil melakukan kunjungan kelas mengisi instrumen yang telah
disiapkanDari instrumen yang saat pelaksanaan supervisi merupakan dokumen hasil
supervisi tehadapadministrasi guru dan proses pembelajaran. Dari hasil pengisian
intrumen tersebut dapat diketahui seberapa tingkat kemampuan guru dalam penyusunan
administrasi pembelajaran dan proses pembelajaran.
C. Hasil Supervisi Akademik
Supervisi dilakukan melalui kunjungan kelas untuk mengetahui keadaan kelas apakah
sesuai dengan hasil pengisian instrumen. Disamping itu kepala sekolah melakukan
observasi pelaksanaan KBM. Dari hasil penyebaran instrumen dan observasi kelas dapat
dilihat pada tabel-tabel hasil supervisi berikut ini :
1. Hasil Supervisi
Tabel 1. Rekap hasil supervisi guru
No Nama Guru Nilai PKG / Supervisi Kategori
1 Ust. Karyono S.Pd.I 76 Baik
2 Ust. H. Mokhtar, S.Pd.I 85 Baik
3 Ustzh Suryaningsih, S.Pd 83 Baik
4 Ust. Sulaiman, S.Pd.I 81 Baik
5 Ustzh Ulin Nuhaerna Zakiya, S.Pd.I 87 Baik
6 Ust Pupung Perdana, S.H.I 91 Amat Baik
7 Ustzh Emilia YR, S.Pd.I 95 Amat Baik
8 Ust M.Mahmud, S.H.I 80 Baik
9 Ustzh Elsa Mulia, S.Pd 87 Amat Baik
10 Ustzh Masrifah, S.Pd.I 90 Amat Baik
11 Ustzh Mellyana Armadani, S.Pd Cuti -
12 Ustzh Dewi Sundari, S.Pd 81 Baik
13 Ust Angga Putra, S.Pd 77 Baik
14 Ustzh Suci Purwanti, S.Pd 73 Cukup
15 Ustzh Siti Roeningsih, S.Pd 83 Baik
16 Ustzh Anisa Fitri Nurhalida, M.Pd 76 Baik
17 Ustzh Emilia Susanti, S.Pd 91 Amat Baik
18 Ustzh Resti Yevira, S.Si 80 Baik
19 Ustzh Ayu Riantika, S.Pd 67 Cukup
20 Ustzh Dini Ayu Driassiwi, S.Pd 96 Amat Baik
21 Ustzh Sri Aryanti, S.Pd 87 Amat Baik
22 Ustzh. Devy Basri, S.Si 85 Baik
23 Ustdz. Isaan Saari 75 Cukup
24 Ustzh. Wan Yuli Fitriati, S.Si 85 Baik
25 Ustzh Liumil Lailah, S.HI 91 Amat Baik
26 Ustzh Vebri Mita, S.Pd 78 Baik
2. Pembahasan Hasil Supervisi
Berdasarkan hasil supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah, bahwa sebagian
besar guru telah melakukan kegiatan mengajar mengajar dengan baik. Berdasarkan Tabel
1. rekap nilai hasil supervisi 8 orang mendapat nilai predikat amat baik. Hal ini
menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan mengajar di kelas sudah baik dalam
pengelolaan kelas, penyampaian materi dan evaluasi. Hal ini dapat dilihat dari keaktifan
siswa dalam mengikuti pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru.
Guru yang mendapat nilai rentang prediket baik sebanyak 14 orang (Tabel 1). Guru
tersebut sudah baik dalam penyampaian materi, akan tetapi kegiatan pembelajaran belum
terlaksana sesuai dengan RPP. Selain itu, pengelolaan kelas belum terlaksana dengan baik.
Masih ada murid yang belum tertib. Selain itu, terdapat guru yang belum fokus dan
mengetahui karakter siswa dengan baik sehingga kurang menguasai pengelolaan kelas.
Pada kegiatan supervisi, guru yang mendapat nilai dengan predikat cukup yaitu 4
orang (Tabel 1). Hal tersebut dikarenakan guru belum melaksanakan pembelajaran dengan
memanfaatkan media yang ada di sekolah. Sehingga siswa kurang termotivasi dalam
belajar. Selain itu, guru juga belum menggunakan metode pembelajaran yang terfokus pada
siswa. Masih menggunakan metode ceramah yang monoton.
BAB III
PROGRAM TINDAK LANJUT HASIL SUPERVISI

Hasil supervisi perlu ditindak lanjuti agar memberikan dampak yang nyata untuk
meningkatkan profesionalisme guru. Dampak nyata ini diharapkan dapat dirasakan
masyarakat maupun stakeholders.
Masalah yang di hadapi saat supervisi guru yang dilakukan oleh kepala sekolah secara
umum adalah :
1. Guru belum maksimal dalam menerapkan pembelajaran berdasarkan kurikulum
2013
2. Apresiasi lebih belum diberikan kepada guru yang kurang memenuhi standar atau
guru yang telah memenuhi standar pelaksanaan pembelajaran dengan baik
Berdasarkan masalah yang dihadapi dalam supervisi, kepala sekolah menyusun
program tindak lanjut sebagai berikut :
1. Guru diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan Kurikulum 13
2. Penguatan dan penghargaan diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar
BAB IV
PENUTUP

Dengan tersusunnya program tindak lanjut hasil supervisi di sekolah diharapkan


dapat memacu pelaksanaan KBM dengan lebih baik. program tindak lanjut hasil supervise
ini selain digunakan sebagai pedoman pelaksanaan mudah-mudahan dapat meningkatkan
kinerja para pelaksana pendidikan secara profesional. Dalam penyusunan program tindak
lanjut hasil supervise ini, kami menyadari masih banyak kekurangan, oleh karena itu kritik
dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi penyempurnaan kerja
berikutnya.
Akhirnya semoga program tindak lanjut hasil supervisi ini bermanfaat bagi kita
semua terutama dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Demikianlah program
tindak lanjut hasil supervisi Tahun pelajaran 2017/2018 ini dibuat, sebagai langkah untuk
mencapai sukses pendidikan dengan tujuan dapat melahirkan peningkatan kualitasnya di
SD Sains tahfizh islamic center dan sebagai wujud pertanggungjawaban mencerdaskan
anak bangsa. Mohon masukannya buat pembaca yang budiman.