Anda di halaman 1dari 6

ANALISA SWOT TERHADAP KETERLIBATAN JEMAAT DALAM PELAYANAN IBADAH

STRENGTHS - WEAKNESSES STRENGTHS WEAKNESSES


1. Su dah ada Komisi Ibadah 1. Belum banyak warga yang terlibat
OPPOTUNITIES – THREATS 2. Sudah Ada Jadwal 2. Sarana Pendukung Kurang (LCD,
Sound, Alat Musik)
OPPOTUNITIES Strategi SO Strategi WO
1. Masih banyak warga potensial 1. Komisi Ibadah menyelenggarakan Studi 1. Mengajak Seluruh Warga Jemaat
2. Pemuda/Remaja belum byk terlibat Banding/Pelatihan/Pengkaderan terlibatdalam pelayanan ibadah.
2. Komisi Ibadah menyelenggarakan Pelatihan 2. Membuat jemaat tertarik dengan pelayanan
3. Pemuda dan Remaja mulai dijadwal ikut ibadah (bisa dibuat variasi menurut
terlibat (misal Song Leader) kebutuhan, mengadopsi keterlibatan anak,
4. Membuat Jadwal Baru yg melibatkan lebih remaja, pemuda, adiyuswa – bisa di mix)
banyak warga (song leader 4 orang : 3. Membuat litugi yang baru
AdiYuswa, Warga dewasa, Pemuda, remaja)
THREATS Strategi ST Strategi WT
1. Rasa Malas/Apatis untuk terlibat 1. Komisi Ibadah Mengadakan Sarasehan 1. Komisi Ibadah bekerja sama dengan Majelis
2. Tidak berani tampil di depan(kurang tentang keterlibataan Warga Jemaat dalam dan Pendeta senantiasa menghimbau warga
percaya diri tampil melayani) pelayan ibadah jemaat untuk terlibat
2. Membuat Jadwal Baru disertai latihan pada 2. Mengajak studi banding ke gereja lain
hari tertentu (song leader dan lektor)
3. Memulai Kidung Jawi dengan tempo dan
cengkok lagu populer

Ibadah tidak hanya ibadah minggu. Ibadah Minggu memang sentral ibadah.
Namun ada ibadah lain : Bidston-Perjamuan Kudus keliling-PA/Sarasehan.

Adapula pelayanan katekisasi (sidhi dan pra-nikah) yang harus diaktualisasikan sesuai dengan perkembangan jaman milenial. (katekisasi bukan ibadah,
namun cendereung kedalam pembinaan/pengajaran) yang kurukulumnya harus dibuat sesuai dengan jaman.
Untuk katekisasi pra-nikah ada berbagai pokok bahasan, yang bisa melibatkan wartga (sexologi, kesehatan reproduksi, komunikasi, psikologi,
ekonomi/keuangan, ketokohan dlm masyarakat, dll) mengajak warga dewasa untuk menolong calon pasutri.
ANALISA SWOT TERHADAP KETERLIBATAN JEMAAT DALAM POTENSI WARGA JEMAAT

STRENGTHS - WEAKNESSES STRENGTHS WEAKNESSES


 Jumlah Warga yang cukup  Data base Warga belum ada
OPPOTUNITIES – THREATS  Varian Talenta / Profesi yang sangat  Belum ada komisi perkunjungan
beragam
OPPOTUNITIES Strategi SO Strategi WO
1. Masih banyak warga potensial  Komisi Ibadah menyelenggarakan Studi  Membuat database secara lengkap(untuk
2. Pemuda/Remaja belum byk terlibat Banding/Pelatihan/Pengkaderan melihat potensi jemaat dan untuk saling
3. Peningkatan RAPBG  Komisi Ibadah menyelenggarakan Pelatihan berjejaring.
 Pemuda dan Remaja mulai dijadwal ikut  Mulai melakukan perencanaan pembelian
terlibat (misal Song Leader) (menabung dalam jangka bulan/tahun)
 Membuat Jadwal Baru yg melibatkan lebih
banyak warga (song leader 4 orang :
AdiYuswa, Warga dewasa, Pemuda, remaja)
THREATS Strategi ST Strategi WT
 Rasa Malas/Apatis untuk terlibat  Komisi mengadakan survey untuk melihat  Komisi Ibadah bekerja sama dengan Majelis
 Tidak tahu konsep pelayanan potensi warga dari data base dan Pendeta senantiasa menghimbau warga
sederhana (keterlibatan sederhana)  Melakukan kunjugan ke jemaat untuk jemaat untuk terlibat
mengajak jemaat.
ANALISA SWOT TERHADAP KETERLIBATAN DALAM PERKUNJUNGAN WARGA JEMAAT

STRENGTHS - WEAKNESSES STRENGTHS WEAKNESSES


1. Jumlah Warga yang cukup banyak  Data base Warga belum ada
OPPOTUNITIES – THREATS 2. Varian Talenta / Profesi yang sangat  Tidak/belum adanya komisi khusus
beragam (perkunjungan)
3. Sudah ada sarana mobil utk
perkunjungan bersama-sama
OPPOTUNITIES Strategi SO Strategi WO
1. Masih banyak warga 1. Komisi Ibadah menyelenggarakan Studi 1. Membuat database secara lengkap
potensial(menurut varian umur, Banding/Pelatihan/Pengkaderan 2. Membuat tim perkunjungan
talenta, dll) 2. Komisi Ibadah menyelenggarakan Pelatihan
2. Jemaat bisa lebihbanyak terlibat 3. Membuat Jadwal Baru dalam perkunjungan
3. Peningkatan (persembahan)RAPBG
THREATS Strategi ST Strategi WT
1. Rasa Malas/Apatis untuk terlibat dalam 1. Melakukan ajakan ke setiap jemaat untuk mau 1. Komisi diakoniabekerjasama dengan komisi
pelayananperkunjungan. terlibat dalam berbagai kegiatan gerejawi perkunjungan (yang lebih luas cakupannya),
2. Masih banyak pemahaman menurut minat masing-masing (olah raga, atau bekerja sama dengan Majelis dan Pendeta
perkunjungan hanya untuk warga yang seni, dll) senantiasa menghimbau warga jemaat untuk
‘bermasalah’ 2. Membuat himbauan agar tidak takut saat di terlibat dalam pelayanan
kunjungi oleh warga jemaat.

Silakan diletakkan dimana, strategi perkunjungan ini :


1. Perkunjungan Antar Majelis (termasuk majelis yang mengunjungi pendetanya)
2. Perkunjungan antara Majelis dengan Jemaat
3. Perkunjungan antar warga (warga yang saling berkunjung)

Perkunjungan bertujuan agar warga terlayani, baik yang bermasalah mendapat penghiburan/semangat.... juga untuk menemukan usulan-kegelisahan
warga, ataupun melihat potensi yang ada dijemaat dan yg bisa diekspresikan dalam kegiatan bergereja.
ANALISA SWOT TERHADAP PENGEMBANGAN EKONOMI JEMAAT

STRENGTHS - WEAKNESSES STRENGTHS WEAKNESSES


 Jumlah Warga yang cukup  Majelis dan jemaat belum berfikir
OPPOTUNITIES – THREATS  Varian Talenta / Profesi yang sangat kearah pengembangan ekonomi jemaat
beragam  Tidak adanya tim khusus dalam PEJ
OPPOTUNITIES Strategi SO Strategi WO
 Masih banyak warga potensial  Komisi Ibadah menyelenggarakan Studi  Membuat database secara lengkap
 Kemajuan ekonomi di Mijen Banding/Pelatihan/Pengkaderan  Melakukan perencaan pengembangan
 Peningkatan RAPBG  Komisi Ibadah menyelenggarakan Pelatihan ekonomi jemaat
 Pemuda dan Remaja mulai dijadwal ikut
terlibat (misal Song Leader)
 Melibatkan warga pepantan Gempol/Ngesrep
THREATS Strategi ST Strategi WT
 Rasa Malas/Apatis untuk terlibat  Komisi mengadakan survey untuk melihat  Menghimbau jemaat untuk aktif untuk
 Tidak tahu program dari induk potensi warga dari data base pengembangan gereja baik di Induk maupun
 Melakukan survey keadaan untuk melakukan pepantan.
kegiatan apa yang digunakan
RENCANA STRATEGIS GKJ MIJEN (Periode 2019-2024)

PROGRAM KERJA / KEGIATAN 2019 2020 2021 2022 2023


FISIK : Januari
1. Pengadaan Pastori GKJ Mijen
2. Pengadaan Perlengakapan pastori Juli
3. Pengadaan LCD di Induk Agustus
4. Penggantian Keyboard/Perlengkapan Musik November
5. Pengadaan LCD di Pepanthan

NON-FISIK :
1. Penahbisan Pendeta Juli
2. Pengkaderan Majelis Juli Februar Agustu
3. Pergantian Majelis
4. Pembentukan Komisi Perkunjungan Maret
5. Pengkaderan Pengkhotbah/Pemimpin PA April

6. Pengkaderan Pelayan Ibadah ( dari pemain music – lector ) Juni


7. Pelatihan komisi Pralenan Januari
8. Pembentukan komisi PEJ Mei

CATATAN : RENSTRA ini hanya sekedar CONTOH


Renstra tidak dibuat oleh pendeta atau majelis, namun tim khusus.
Dan akan didukung dengan kurikulum PA/Sarasehan/Pembinaan yang thema-nya mendukung pencapaian Renstra. Sekali lagi ini kerja sama Tim
Perumus Renstra dan Komisi Pengajaran (pembuat kurikulum)