Anda di halaman 1dari 19

1

2
1

PO ALC PAKET 1
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2

TIMELINE PELATIHAN ONLINE 2017 ALC INDONESIA (GELOMBANG 1)

Open Time Akses Materi Soal Close Time (Deadline) Input Waktu Pengumuman Ranking
Agustus Agustus Agustus
Paket Hari Tanggal Jam Hari Tanggal Jam Hari Tanggal Jam
1 Sabtu 13-Agt 09.00 WIB Kamis 18-Agt 23.59 WIB Minggu 21-Agt 20.00 WIB
2 Sabtu 20-Agt 09.00 WIB Kamis 25-Agt 23.59 WIB Minggu 28-Agt 20.00 WIB
3 Sabtu 27-Agt 09.00 WIB Kamis 01-Sep 23.59 WIB Minggu 04-Sep 20.00 WIB
Paket September September September
4 Sabtu 03-Sep 09.00 WIB Kamis 08-Sep 23.59 WIB Minggu 11-Sep 20.00 WIB
5 Sabtu 10-Sep 09.00 WIB Kamis 15-Sep 23.59 WIB Minggu 18-Sep 20.00 WIB
6 Sabtu 17-Sep 09.00 WIB Kamis 22-Sep 23.59 WIB Minggu 25-Sep 20.00 WIB
7 Sabtu 24-Sep 09.00 WIB Kamis 29-Sep 23.59 WIB Minggu 02-Okt 20.00 WIB
Paket Oktober Oktober Oktober
8 Sabtu 01-Okt 09.00 WIB Kamis 06-Okt 23.59 WIB Minggu 09-Okt 20.00 WIB
9 Sabtu 08-Okt 09.00 WIB Kamis 13-Okt 23.59 WIB Minggu 16-Okt 20.00 WIB
10 Sabtu 15-Okt 09.00 WIB Kamis 20-Okt 23.59 WIB Minggu 23-Okt 20.00 WIB
11 Sabtu 22-Okt 09.00 WIB Kamis 27-Okt 23.59 WIB Minggu 30-Okt 20.00 WIB
12 Sabtu 29-Okt 09.00 WIB Kamis 03-Nov 23.59 WIB Minggu 06-Nov 20.00 WIB
Paket November November November
13 Sabtu 05-Nov 09.00 WIB Kamis 10-Nov 23.59 WIB Minggu 13-Nov 20.00 WIB
14 Sabtu 12-Nov 09.00 WIB Kamis 17-Nov 23.59 WIB Minggu 20-Nov 20.00 WIB
15 Sabtu 19-Nov 09.00 WIB Kamis 24-Nov 23.59 WIB Minggu 27-Nov 20.00 WIB
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2
Kebencanaan dan Manajemen Bencana

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu
kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau
faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa,
kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis (UU No. 24 tahun
2007 tentang Penanggulangan Bencana)

JENIS JENIS BENCANA KARAKTERISTIK BENCANA


A. Bencana Kebumian ALAM
1. Bersumber dari “atas” (atmosfer): 1. Peristiwa alam
BadaiTropis, Tornado, Taifun, 2. Mendadak
Kekeringan. 3. Transien (bersifat sementara ada awal dan
2. Bersumber dari “bawah” (litosfer): akhir)
Gempa bumi, letusan gunung api, 4. Menimbulkan kerugian atau nyawa
amblesan, mud volcano
3. Bersumber dari lautan:
TUJUAN MANAJEMEN
Gelombang pasang, tsunami, seiche,rob
Menurut Warfield, manajemen bencana mempunyai
4. Bersumber dari gabungan permukaan
tujuan :
Bumi, lautan, dan atmosfer: Gerakan
1. Mengurangi atau mencegah kerugian karena
tanah (longsor), banjir, banjir bandang
bencana
5. Bersumber dari luar angkasa:
2. Menjamin terlaksananya bentuan yang segera
Jatuhnya meteorit impact ke Bumi
dan memadai terhadap korban bencana
B. Bencana Bukan Kebumian:
3. Mencapai pemulihan yang cepat dan efektif
1. Bersumber dari kegagalan teknologi:
kebocoran /ledakan reaktor nuklir,
kecelakaan, dsb. SIKLUS BENCANA
2. Bersumber dari luar kebumian: 1. Responses : Pertolongan, evakuasi, logistik
Wabah penyakit, huru-hara, perang, 2. Post Disaster : Rehabilitasi, recovery
dsb. 3. Mitigasi : Tata Ruang, Kode bangunan,
Pendidikan
kepada masyarakat, Latihan dan simulasi
4. Preparedness : Observasi gejala awal, siap siaga,
rencana kontijensi
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2
CONTOH BENCANA ALAM

Jenis Bencana Daerah Rawan Gejala Awal


Alam
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2
Banjir Dataran banjir, sempadan Curah hujan tinggi, hujan
sungai bermeander, berlangsung
lekukan-lekukan di lama, naiknya muka air sungai di
dataran aluvial stasiun pengamatan
Banjir bandang Daerah bantaran sungai Daerah pegunungan gundul, batuan
pada transisi dataran ke mudah longsor, curah hujan tinggi,
pegunungan hujan berlangsung lama, terjadi
pembendungan di hulu sungai
Longsor / Daerah dengan batuan Curah hujan tinggi, hujan
Gerakan Tanah lepas, batulempung, tanah berlangsung
tebal, lereng curam lama, munculnya retak-retak pada
tanah
di lereng atas; tiang listrik, pohon,
benteng menjadi miring
Amblesan Tanah Daerah plateau karst Timbulnya lubang dan/atau retakan
(dataran tinggi dalam di permukaan tanah; dinding,
berbatugamping), daerah tembok, lantai retak-retak.
dengan eksploitasi
airtanah tinggi
Letusan Lereng dan kaki Naiknya suhu air kawah, perubahan
gunungapi gunungapi, terutama yang komposisi kimiawi air dan gas di
menghadap ke arah kawah kawah, guguran kubah lava, adanya
sumbing (breached crater) lindu/lini, peningkatan tremor pada
seismograf
Tsunami Pantai-pantai yang Terjadinya gempabumi, air laut
berhadapan dengan palung surut
tektonik atau gunungapi
laut
Gempabumi Jalur-jalur tektonik, sesar Peningkatan tremor pada
(patahan) aktif seismograf
(yang umumnya sangat singkat ke
gejala utama)

RESIKO BENCANA

Komponen Hazard Komponen Vurnerability Komponen Capacity


 Susceptibility  Physical vulnerability  Physical capacity
(kerawanan) Rumah, Insfrastruktur Infrastruktur, kode
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2
 Frequence  Social vulnerability bangunan,
(periode ulang) • Penduduk kondisi rentan tata ruang, fasilitas, rute
 Magnitude – Tidak mampu secara dan
(skala bencana) ekonomi tempat evakuasi, dsb
- Luas wilayah – Tidak memahami adanya  Social capacity
yang terancam ancaman - Kegotong-royongan (sikap)
bencana – Tidak memahami cara - Struktur organisasi
- Jumlah penduduk menghindari dari bencana penanggulangan bencana
yang terancam Jumlah penduduk: (kelembagaan)
bencana - Usia rentan (tua, - Pendidikan
- Tingginya anakanak, Economical capacity
ancaman itu perempuan) - Asuransi dan kemauan
sendiri membayar pengalihan risiko
- Tabungan

Vulnerability (Kerentanan) sebuah kondisi


fisik dan sosial lingkungan yang cenderung
Risk (Resiko Bencana) meningkatkan peluang terhadap timbulnya
kehilangan dan kerugian

Capacity (Kapasitas) sebuah kondisi


Hazard (Ancaman) sebuah fisik dan sosial lingkungan yang
kondisi fisik dan sosial yang cenderung menurunkan peluang
memungkinkan adanya suatu terhadap timbulnya kehilangan dan
bencana kerugian
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2

SOAL
1. Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan
penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau non-alam
maupun faktor manusia sehingga menimbulkan kerugian disebut dengan ...
a. Bencana
b. Gejolak Alam
c. Fenomena
d. Musibah
e. Semua Benar

2. Berikut ini yang tidak tergolong sebagai bencana adalah ....


a. Alam
b. Non Alam
c. Sosial
d. Teknologi
e. Semua salah

3. Kawasan karst seringkali diidentikkan dengan wilayah rawan kekeringan, karena:


a. jumlah hujannya sedikit
b. sumberdaya air permukaan terbatas
c. evapotranspirasi sangat tinggi
d. Sering digunakan untuk aktivitas industri
e. sumberdaya air tanah terbatas

4. Bencana alam di samping sangat sering terjadi


di Amerika Serikat, Badai ini dikenal sebagai
Badai Katrina, di antara negara bagian Amerika
Serikat berikut ini, manakah yang paling sering
dilanda bencana ini ?
a. Florida d. Louisiana
b. Virginia e. Tennesse
c. Kentucky

5. Berikut ini salah satu upaya tanggap bencana pada penyelamatan diri ketika bencana
gempa bumi terjadi, kecuali ....
a. Berlindung di bawah gedung yang besar
b. Berlindung di bawah meja atau benda kokoh lainnya
c. Tidak menggunakan lift
d. Tidak panik akan situasi yang ada
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2
e. Berkumpul di assembly point
6. Kegiatan dibawah ini yang dapat dikategorikan sebagai salah satu kegiatan mitigasi
bencana pada bagian Pasca-Disaster, kecuali....
a. Membangun kawasan yang terdampak bencana
b. Membangun sistem peringatan dini akan bencana
c. Mendirikan tenda – tenda darurat bencana
d. Merehabilitasi kegiatan perekonomian pada wilayah yang terkena bencana
e. Mengevakuasi korban bencana

7. Bangunan di samping menerapkan salah satu unsur mitigasi bencana, yaitu upaya untuk
meminimalkan risiko yang dihasilkan dari bencana. Unsur mitigasi
yang tercermin dari bangunan tersebut adalah...
a. Bangunan tahan gempa dengan konstruksi yang kuat
b. Bahan kayu yang ringan dan kokoh sehingga aman jika tertiup
angin
c. Konstruksi tinggi untuk menghindari banjir
d. Konstruksi tinggi untuk menghindari hewan buas
d. konstruksi bangunan yang tahan kebakaran

8. Negara di samping rawan akan bencana alam, bencana alam yang


paling sering menimpa negara ini adalah?
a. Banjir
b. Kekeringan
c. Gunung meletus
d. Tsunami
e. Tanah Longsor

9. Gambar di samping menunjukkan suatu wilayah yang porak –


poranda akibat gempa bumi. Gempa bumi pada negara ini dicatat
sebagai gempa bumi terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah
modern manusia, yakni sebesar 9,5 SR yang terjadi pada tanggal
22 Mei 1962. Negara manakah yang tidak berbatasan langsung
dengan negara yang dimaksud ?
a. Brazil d. Peru
b. Bolivia e. Semua berbatasan
c. Argentina
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2

10. Negara di samping rawan akan bencana alam, bencana alam yang
paling sering menimpa negara ini adalah?
a. Banjir
b. Kekeringan
c. Gunung meletus
d. Tsunami
e. Tanah Longsor

11. Bencana alam di samping sangat sering terjadi di Amerika Serikat,


di antara negara bagian Amerika Serikat berikut ini, manakah yang
paling sering dilanda bencana ini ?
a. Oregon
b. Virginia
c. Kentucky
d. Oklahoma
e. Wisconsin

12. Pengurangan resiko bencana bukan berarti penghilangan ancaman bencana yang ada pada
suatu wilayah, karena:
a. ancaman bencana selalu ada pada suatu wilayah
b. pengurangan resiko pada hakekatnya adalah perilaku yang sesuai
c. ancaman bencana hanya dapat diminimalisasi
d. konstruksi bangunan mitigasi selalu kurang memadai
e. resiko bencana hanya dapat ditekan hingga batas toleransi

13. Kegiatan dibawah ini yang dapat dikategorikan sebagai salah satu kegiatan mitigasi
bencana pada bagian Pre-Disaster:
a. Membangun kawasan yang terdampak bencana
b. Membangun sistem peringatan dini akan bencana
c. Mendirikan tenda – tenda darurat bencana
d. Merehabilitasi kegiatan perekonomian pada wilayah yang terkena bencana
e. Mengevakuasi korban bencana

14. sebagian besar air hujan yang jatuh di permukaan datar akan lebih mudah terserap tanah
dibandingkan dengan tanah yang pemukaannya miring. Hal ini menunjukkan bahwa banjir
dipengaruhi juga dengan faktor ....
a. permeabilitas tanah d. sedimentasi
b. elevasi e. intensitas
c. vegetasi

15. Lempeng kulit bumi selalu bergerak, contoh dari pergerakan lempeng tektonik dan
dampak yang ditimbulkan adalah ....
a. konvergen ; membentuk gerakan tanggul dasar samudera
b. transform ; meningkatkan peregangan lempeng
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2
c. divergen ; menyebabkan terbentuknya dekstral
d. divergen ; menimbukan gerakan di palung laut
e. konvergen ; menimbulkan gempa bumi

16. Untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi gempa, tindakan


mitigasi yang dilakukan sebelum gempa adalah ....
a. mengirim makanan dan peralatan mandi di barak pengungsian
b. memberikan pelatihan simulasi bencana gempa kepada masyarakat di daerah rawan
c. melakukan evakuasi penduduk ke daerah yang aman
d. mematikan arus listrik untuk mencegah kebakaran
e. membangun kembali sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana

17. Pernyataan berikut yang menunjukkan tanda – tanda akan terjadinya gunung meletus
adalah ....
a. terjadinya hujan lebat secara terus – menerus
b. terjadi gempa vulkanik di sekitar gunung
c. cuaca gelap, terbentuk awan cumulus dan banyak petir
d. surutnya air laut
e. hewan banyak yang mati

18. Gerak konvergen yang menyebabkan gempa di pantai barat Sumatera adalah ...
a. mendekatnya lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia
b. tumbukan lempeng Eurasia dan Pasifik
c. menjauhnya lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia
d. mendekatnya lempeng Pasifik dan lempeng Indo-Australia
e. tumbukan lempeng pasifik dan sesar semangko

19. Saat berada di pantai tiba – tiba air laut menyusut dan banyak ikan yang terdampar di
pantai. Tindakan yang harus dilakukan saat melihat fenomena tersebut adalah ....
a. berlari untuk mengambil ikan demi keuntungan yang besar
b. menunggu sampai air laut kembali pasang
c. mendokumentasikan untuk dilaporkan ke penjaga pantai
d. berlari dan bersembunyi ke penginapan atau rumah warga terdekat
e. segera menjauhi pantai dan menuju ke tempat yang lebih tinggi

20. Mitigasi bencana yang dilakukan setelah terjadi gempa bumi adalah ....
a. menyalakan sirine
b. menuju ke tempat yang aman
c. mengevakuasi korban ke tempat aman
d. menyelamatkan dokumen dan keluarga ke pengungsian
e. memulihkan sarana dan prasarana yang rusak

21. Kelembaban udara di Indonesia termasuk tinggi, sehingga dapat memicu terjadinya
bencana meteorologis. Kelembaban yang tinggi tersebut disebabkan karena ....
a. suhu dan tekanan udaranya tinggi
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2
b. Indonesia terletak di daerah tropis dan dikelilingi oleh laut
c. Indonesia terletak di daerah tropis yang dipengaruhi oleh angin muson
d. Indonesia mempunyai suhu yang tinggi dan dikelilingi laut
e. wilayahnya kepulauan

22. Skala Richter yang berkaitan dengan gempa bumi digunakan untuk mengukur ....
a. radius gempa d. Lokasi hiposentrum
b. jarak episentrum e. Jarak hiposentrum
c. intensitas gempa

23. Gejala – gejala pascavulkanik seperti di bawah ini, kecuali ....


a. solfator d. term
b. fumard e. gletser
c. mofet

24. Angin Bohorok di Sumatera Utara bersifat panas dan kering, sehingga bencana bagi para
petani di sana. Sifat tersebut diperoleh karena angin Bohorok ....
a. berasal dari puncak pegununugan bukit barisan
b. bergerak turun menuju dataran rendah
c. berasal dari daerah temperatur tinggi
d. bergerak turun setelah jatuh hujan
e. berasal dari daerah yang minim uap air

25. Untuk menghindari kerusakan jalan raya akibat curah hujan yang sangat tinggi dapat
dilakukan salah satunya dengan cara ....
a. pengaspalan jalan dengan hotmix
b. membuat saluran – saluran air pada kanan kiri jalan
c. menimbun kanan – kiri jalan raya
d. memperkeras jalan menjelang musim hujan
e. mengurangi arus lalu lintas yang ada

Selamat Mengerjakan 
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2
PEMBAHASAN PAKET 1

1. C 11. C 21. D
2. B 12. D 22. C
3. B 13. E 23. E
4. D 14. B 24. D
5. B 15. E 25. B
6. E 16. E
7. A 17. B
8. B 18. E
9. B 19. A
10. D 20. D

Pembahasan :
1. C. Mesosfer
Mesosfer adalah lapisan udara ketiga dalam susunan vertikal atmosfer, di mana memiliki
karakteristik suhu atmosfer akan berkurang dengan pertambahan ketinggian hingga ke lapisan
keempat, termosfer. Udara yang terdapat di sini akan mengakibatkan pergeseran suhu
signifikan dari termosfer-mesosfer dengan objek yang datang dari angkasa dan menghasilkan
gesekan yang cukup kuat. Kebanyakan meteor yang sampai ke bumi biasanya terbakar di
lapisan ini. Mesosfer terletak di antara 50 km dan 80-85 km dari permukaan bumi.

2. B. Adanya gerakan rotasi bumi yang menyebabkan terjadinya gaya Coriolis


Penyebab utama perbedaan arah putaran angin di belahan bumi utara dan bumi selatan adalah
karena adanya gerakan rotasi bumi, dimana pergerakan rotasi dari barat ke timur (melawan
arah jarum jam), sehingga udara yang bergerak di belahan bumi akan mengalami pembelokan
arah angin yang disebut dengan efek coriolis. Di belahan bumi utara angin akan dibelokkan
ke kiri dan ke kanan untuk belahan bumi selatan.

3. B. Kumbang
Angin fohn yang terjadi di Indonesia antara lain sebagai berikut:

 Angin Bahorok (Deli, Sumatera Utara)


 Angin Kumbang (Cirebon, Jawa Barat)
 Angin Gending (Pasuruan, Jawa Timur)
 Angin Brubu (Makassar, Sulawesi Selatan)
 Angin Wambraw (Biak, Irian Jaya)
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2
4. D. Semua balon pecah akibat tekanan yang rendah pada atmosfer bagian atas
Tekanan udara dibatasi oleh ruang dan waktu. Artinya pada tempat dan waktu yang berbeda,
besarnya juga berbeda.
 Tekanan udara secara vertikal → makin ke atas semakin menurun. Hal ini dipengaruhi
oleh:
a) Komposisi gas penyusunnya makin ke atas makin berkurang.
b) Sifat udara yang dapat dimampatkan, kekuatan gravitasi makin ke atas makin lemah.
c) Adanya variasi suhu secara vertikal di atas troposfer (>32 km) sehingga makin tinggi
tempat suhu makin naik.
 Tekanan udara secara horizontal  yaitu variasi tekanan udara dipengaruhi suhu udara,
bahwa daerah yang suhu udaranya tinggi akan bertekanan rendah dan daerah yang
bersuhu udara rendah tekanannya tinggi. Pola penyebaran tekanan udara horizontal
dipengaruhi:
a) Lintang tempat.
b) Penyebaran daratan dan lautan.
c) Pergeseran posisi matahari tahunan

5. B. Utara Ekuator
Posisi Lokasi DKAT ini selalu berpindah-pindah sepanjang tahun mengikuti alur gerak semu
tahunan matahari. Gambar di bawah menunjukkan posisi DKAT pada bulan Juli berada di
belahan bumi utara sedangkan bulan Januari berada di belahan bumi bagian selatan.

6. E. Cirrostratus
Tipis , seperti lembaran kertas, awan tinggi yang sering menutupi seluruh langit adalah
karakteristik utama awan Cirrostratus bahkan saking tipisnya matahari dan bulan dapat dilihat
dengan jelas melalui awan ini. Kristal es di awan ini membiaskan cahaya dan akan
menghasilkan halo . Bahkan peristiwa halo dapat dikatakan satu-satunya petunjuk untuk
kehadiran awan Cirrostratus (Sumber : buku Essentials of Meteorology, C. Donald
Ahrens,2010)
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2

7. A. 0o
Tropopause adalah lapisan paling atas dari troposfer yang merupakan batas antara troposfer
dan stratosfer. Ketinggian tropopause lebih besar di khatulistiwa daripada di kutub. Di
khatulistiwa, tropopause terletak sampai pada ketinggian 18 km dan mempunyai suhu -80°C,
sedangkan di kutub hanya mencapai ketinggian 6 km dengan suhu -40°C. Pada lapisan ini
terjadi perubahan cuaca dan iklim.

8. B. Angin naik pegunungan


Pengertian Hujan Orografis / Hujan
Pegunungan – Hujan Orografis atau
Hujan Pegunungan adalah jenis hujan
yang terjadi pada daerah lereng
pegunungan. Hujan ini berasal dari
gerakan udara yang mengandung uap air
yang terhalang oleh pegunungan. Udara
yang mengandung uap air tersebut
dipaksa naik mengikuti lereng
pegunungan. Sebab dibagian atas
(puncak) pegunungan memiliki udara
yang dingin dengan gumpalan-gumpalan uap air yang menjadi dingin dan membentuk butir-
butir air. Setelah terjadi Kondensasi selanjutnya akan terbentuk awan yang dapat
menyebabkan turunnya Hujan Orografis atau Hujan Pegunungan ini. Dikarenakan hujan
turunnya disatu lereng saja, maka lereng gunung disebelahnya yang tidak turun hujan disebut
daerah bayangan hujan.

9. B. 64 %
Kelembapan Nisbi = kelembapan relatif

Jawabnya =

10. Hygrometer dan Phychrometer

Hygrometer adalah sejenis alat untuk mengukur tingkat


kelembaban pada suatu tempat. Hygrometer yang lebih
sederhana disebut dengan Phycrometer

11. C. Turbulensi
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2
Turbulensi, yaitu persebaran udara panas secara tak teratur, berputar-putar. Hal ini akan menyebabkan
udara yang sudah panas bercampur dengan udara yang belum panas, sehingga udara yang belum panas
akan ikut menjadi panas. Untuk lebih jelasnya, silakan Anda perhatikan gambar berikut.

12. D.

Cara membaca kode tekanan udara adalah sebagai berikut

1. jika angka dimulai dengan angka kecil (0,1,2,3,4,5,6) maka tambahkan angka 10 di
depan angka simbol, lalu tambahkan koma di depan digit terakhir, Misal pada simbol
tertulis 124, berarti tekanan udara adalah 1012,4 mb.
2. jika angka dimulai dengan huruf besar (7,8,9) maka tambahkan angka 9 di depan
angka simbol tadi, lalu tambahkan koma di depan digit terakhir. Misalkan seperti
simbol diatas 798, berarti tekanan udara adalah 979,8 mb.

13. E. Antartika

Besarnya gaya coriolis ini dapat dihitung memakai persamaan berikut :


Fc = 2 W sin F
Adapun :
W : kecepatan sudut rotasi bumi = 7,29 x 10-5 rad/det
F : lintang tempat
V : kecepatan angin
fc : parameter coriolis
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2

Dari rumus tersebut dapat dilihat bahwa gaya coriolis terbesar ada di lintang 90o, yang
menghasilkan angka pengali sin90o = 1. Dan yang terkecil ada di lintang 0o atau khatulistiwa.

14. B. Stratosfer
lapisan stratosfer ini jarang sekali ada uap air, awan ataupun debu atmosfer, sehingga
biasanya pesawat-pesawat yang menggunakan mesin jet terbang pada lapisan ini. Hal ini
dimaksudkan untuk menghindari gangguan cuaca.

15. E. Cummulonimbus
Awan yang bersifat menurunkan hujan adalah awan nimbus (dalam bahasa latin berarti
hujan). Dan awan yang bersifat menjulang tinggi umumnya adalah awan yang masuk ke
dalam klasifikasi awan cummulus (awan bertumpuk), sehingga jawaban yang tepat atas
definisi awan tersebut adalah awan cummulonimbus.

16. E. Hujan Frontal


Hujan frontal adalah hujan yang terjadi jika
massa udara yang dingin dengan kekuatan besar
memecah massa udara yang panas dan kemudian
massa yang lebih ringan terangkat ke atas.
Pergolakan udara dengan pusaran-pusaran
bergerak ke atas sehingga bertemulah massa
udara panas dan dingin yang dibatasi oleh garis
yang disebut garis front. Di sekitar garis inilah
terbentuk awan yang bergumpal dan bergerak ke
atas dengan cepat sehingga terjadilah hujan lebat
atau hujan frontal.

17. B. Oslo

Garis Balik Utara atau Tropic of Cancer dalam bahasa Inggris adalah garis yang sejajar
dengan lintang 23° 26' 22" di utara khatulistiwa. Ketika matahari berada di Tropic of Cancer
maka belahan bumi utara akan mengalami siang hari lebih panjang daripada malamnya.
Wilayah yang paling utara dari pilihan jawaban yang ada adalah Kota Oslo, Norwegia.

18. E. Cirrus;tinggi

awan tersebut adalah awan cirrus yang termasuk ke dalam


awan tinggi. Ciri utama dari awan cirrus adalah bentuknya
yang tipis dan terlihat seperti bulu ayam dan muncul ketika
cuaca sedang cerah.

19. A. Badai Katrina


PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2
Badai Katrina (juga Topan Katrina atau Hurikan Katrina) adalah sebuah siklon tropis besar
yang melanda wilayah tenggara Amerika Serikat, di kawasan teluk meksiko.

20. D Muson Barat

Angin yang berhembus di Indonesia dan


mempengaruhi musim di Indonesia adalah
angin muson. Ada dua jenis angin muson di
Indonesia, yaitu angin muson barat dan angin
muson timur, Pada gambar di samping kita
lihat arah datangnya angin, arah datangnya
angin tersebut berasal dari barat (kawasan
Himalaya) kemudian berhembus ke tenggara
menuju kawasan Australia.

21. D. Pakistan

Bencana gelombang panas pada pertengahan tahun 2015 yang menewaskan banyak korban
ada di Negara Pakistan, dan korban terbanyak tercatat di Kota Karachi.

22. C. Negative Dipole Mode

Istilah Dipole Mode sebenarnya merupakan sebutan Populer dari Indian Ocean Dipole.
Fenomena ini sangat mirip dengan El Nino dan La Nina. Perbedaannya adalah apabila El
Nino dan La Nina terjadi di daerah perairan Pasifik equator, sedangkan untuk Dipole Mode
terjadi di wilayah perairan Hindia. Fenomena tersebut ditandai dengan terjadinya
penyimpangan suhu muka laut yang berlawanan di bagian barat (50 oE – 70 oE, 10 oS –
10 oN) dan di bagian timur / tenggara (90 oE – 110 oE, 10 oS – ekuator). Penyimpangan suhu
muka laut yang terjadi biasa dikenal dengan istilah “anomali” suhu muka laut. Saat suhu
muka laut di wilayah perairan Hindia khatulistiwa bagian barat lebih dingin, maka suhu muka
laut di wilayah barat pulau Sumatra akan menjadi lebih panas. Begitu pula sebaliknya. Saat di
wilayah perairan Hindia khatulistiwa bagian barat lebih hangat, maka suhu muka laut di
sebelah barat sumatra akan lebih dingin. Jadi kita akan menemukan seolah-olah seperti ada
pasangan pusat panas dan dingin di perairan Hindia khatulistiwa bagian barat dan bagian
timur. Pasangan tersebut dikenal dengan sebutan “Dipole Mode”. Bila pusat panas berada di
bagian timur perairan Hindia, maka disebut “Dipole Mode Negatif” sedangkan apabil pusat
panas berada di bagian barat disebut “Dipole Mode Positif”.

23. E. E

Kelompok E: iklim Kutub


 Iklim tundra (ET)
Examples:
Iqaluit, Nunavut, Kanada
Provideniya, Rusia
Deception Island, Antarktika.
Longyearbyen, Svalbard
 Iklim kutub es (EF)
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2
Antarktika (Scott Base)
Greenland (Eismitte atau North Ice)

24. D. Inti Kondensasi

Dalam atmosfer tetes awan terbentuk pada aerosol yang berfungsi sebagai inti kondensasi
atau inti pengembunan. Kecepatan pembentukan tetes tersebut ditentukan oleh banyaknya inti
kondensasi. Proses dimana tetes air dari fasa uap terbentuk pada inti kondensasi disebut
pengintian heterogen. Adapun pembentukan tetes air dari fasa uap dalam suatu lingkungan
murni yang memerlukan kondisi sangat jenuh (supersaturation) disebut pengintian homogen.
Pengintian homogen yaitu pembekuan pada air murni hanya akan terjadi pada suhu dibawah -
40o C. Akan tetapi dengan keberadaan aerosol sebagai inti kondensasi maka pembekuan dapat
terjadi pada suhu hanya beberapa derajat dibawah 0oC. . Inti kondensasi adalah partikel padat
atau cair yang dapat berupa debu, asap, belerang dioksida, garam laut (NaCl) atau benda
mikroskopik lainnya yang bersifat higroskopis, dengan ukuran 0,001 - 10 mikrometer.

25. B. Stasiun Vostok, Antartika


Suhu terendah yang pernah dicatat di bumi terjadi pada tanggal 31 Juli 1983 di stasiun
Vostok, Antartika.Untuk suhu terendah di Asia tercatat di Verkhoyansk dan Oimekon (-68o
C), dan untuk benua Amerika ada di Northice Greenland (-66o C)
PELATIHAN ONLINE 2017
GEOGRAFI – PAKET 2
KISAH PERJALANAN MEDALIS

Yehezkiel David Pradhipta (Teknik Perminyakan ITB 2013) – Bidang Fisika

Namun saya tetap tidak memikirkan itu, saya berdoa dan berusaha sambil terus meminta restu
orang tua dan dengan tekun mengikuti setiap seleksi yang dilakukan. Pra-OSP berlangsung dan diluar
dugaan saya menempati urutan ketiga dari 150 peserta DKI yang mengikuti Pra-OSP. Itu membuat
saya semakin bersemangat karena mulai muncul hasil jerih payah saya dan dapat mengalahkan
kakak kelas saya di SMAN 8. Akhirnya OSP pun berlangsung dan saya satu-satunya mewakili SMAN 8
Jakarta di tim Fisika DKI Jakarta ke OSN 2012 di Jakarta, prestasi yang sudah lama tidak diraih
mengingat siswa SMAN 8 Jakarta terakhir yang ke OSN Fisika tahun 2009, dan itupun tidak
mendapat medali.

Berbagai pelatihan saya ikuti. Baik itu pelatihan setiap hari di SMAN 28 Jakarta, mulai dari pagi
hingga sore, Senin sampai Sabtu nonstop, kami dilatih oleh guru-guru Fisika terpilih di DKI Jakarta
untuk membimbing kami baik dari sisi praktikum maupun teori. Kemudian dilanjutkan dengan
pelatihan intensif selama 10 hari yang berlangsung di Apartemen Puri Casablanca, dimana kami
hampir full 16 jam digembleng dengan soal Fisika untuk mendapat hasil yang terbaik. Tetapi justru
perjuangan yang dilakukan hampir selalu bersama membuat hubungan antar tim kami sangat solid
dan tidak kompetitif, melainkan saling membantu dan sangat cair.

Tiba lah hari OSN dimulai. Ujian teori lalu dilanjutkan dengan Ujian Praktikum. Secara umum saya
hanya ragu terhadap soal Listrik di Ujian Teori, karena memang saya agak lemah dan kurang fokus
dalam persiapan di bidang Listrik. Selebihnya saya dapat melewati nya dengan cukup baik, tinggal
berharap setidaknya dapet medali perunggu pun saya senang.

Ketika pengumuman berlangsung, medali perunggu dibacakan dari semua bidang tak ada nama saya.
Medali perak pun sudah tidak ada nama says. Saya mulai gusar dan patah semangat. Tidak mungkin
lah dapat medali emas pikir saya. Saya pun sudah menelepon ibu saya yang kebetulan juga datang
namun berada di tribun berbeda. Saya sudah pasrah sepenuhnya dan berserah kalau saja tidak
mendapat medali lagi di OSN, masih ada kesempatan lain pikir saya. Bahkan hingga pembacaan
peraih medali emas peringkat 5 hingga 3 tak ada nama saya. Saya mulai patah semangat, tinggal 2
orang lagi dan itu merupakan posisi tertinggi di kompetisi itu. Namun memang Tuhan luar biasa,
tersebutlah nama saya di posisi peringkat 2 OSN Fisika SMA Jakarta. Saya begitu speechless bahkan
hingga tak dapat berteriak apa-apa dan hanya maju ke depan menerima medali. Saya gemetar. Hal
yang saya lakukan adalah ke tribun tempat ibu saya berada,
memeluknya, dan menangis seadanya karena saya sadar bahwa itu
adalah berkat restu ibu saya juga. Saya pun pulang kembali ke sekolah
keesokan harinya dengan membawa prestasi yang lebih besar lagi
bahwa menjadi peraih medali emas OSN bidang MIPA pertama di
sekolah saya semenjak mengikuti OSN, Tuhan memang luar biasa.

“Everything you can imagine is real”