Anda di halaman 1dari 11

PENUGASAN LATIHAN KEPEMIMPINAN UNTUK MENGUATKAN NILAI-NILAI

KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN

A. Penugasan Latihan Kepemimpinan Tahap Pertama


(disampaikan sebelum penyampaian materi kepemimpinan pembelajaran)

1. Penjelasan umum latihan kepemimpinan


Pengajar diklat menyampaikan tentang pentingnya latihan kepemimpinan dengan
disertai regulasi terkait (Permendiknas nomor 13 tahun 2007 tentang standar kepala
sekolah/madrasah). Peserta diklat diberi penjelasan mengenai nilai-nilai karakter yang
akan dikuatkan dalam kegiatan latihan kepemimpinan.
2. Kontrak Program dan Pembentukan suku (kelompok)
Pengajar Diklat menyampaikan kontrak (aturan) yang akan disepakati dan dilaksanakan
secara bersama-sama selama mengikuti kegiatan latihan kepemimpinan. Adapun
rincian kontrak program meliputi hal-hal sebagai berikut:
a) Peserta dilarang keluar dari area lingkungan diklat/kampus selama diklat pendidikan
karakter bila ketahuan di denda 50.000
b) Peserta harus memakai name tag bila ketahuan tidak memakai didenda 10.000
c) Peserta dilarang menerima tamu selama mengikuti diklat bila ketahuan di denda
50.000
d) Peserta dilarang menggunakan gadget (HP/IPAD/IPHONE dan yang sejenisnya)
selama kegiatan latihan kepemimpinan, bila ketahuan di denda 100.000
e) Peserta dilarang melihat TV, membaca koran, majalah kecuali kitab suci dan modul
diklat, bila ketahuan didenda 10.000
f) Peserta dilarang merokok; bila ketahuan akan didenda 100.000
g) Peluit berbunyi tiga kali pendek 5 menit lagi kegiatan akan dimulai
h) Peluit berbunyi tiga kali panjang kegiatan dimulai peserta yang terlambat di denda
25.000
i) Peserta harus melaksanakan semua penugasan

Keterangan:
Denda yang dimaksud dalam kontrak program bukan berupa nominal UANG,
melainkan POINT atau perolehan skor yang akan dikurangi.

Setelah kontrak program selesai disepakati dan siap dilaksanakan, Pengajar diklat
memimpin untuk membentuk suku-suku (kelompok-kelompok) kecil yang terdiri dari 10– 13
peserta untuk setiap suku/kelompok. Pengajar membagikan pita serta bendera suku
(kelompok) kepada masing-masing suku yang sekaligus penamaan suku menggunakan
jenis warna dari pita dan bendera yang diterima. Contohnya: SUKU KUNING, SUKU BIRU,
SUKU UNGU, SUKU MERAH, dan seterusnya.
a. Yel Nasional
Pengajar diklat membimbing peserta untuk mengkumandangkan yel nasional dengan
gerakan kaki kiri dilangkahkan ke depan dan tangan kanan mengepal ke atas. Adapun
yel nasional berbunyi sebagai berikut:
I do My Best
You do Your Best
We do Our best
The best ….yes
Lakukan berulangkali hingga peserta hafal dan menjiwai makna dari yel tersebut.

b. Lagu kebangsaan dan yel-yel suku (kelompok)


Pengajar diklat membimbing peserta untuk mencipta lagu kebangsaan dan yel-yel suku
(kelompok) yang akan dipergunakan sebagai pemantik semangat bagi masing-masing
suku. Lagu dan yel suku yang dibuat harus memunculkan identitas nama sukunya
dengan disertai kata-kata pembangkit semangat dan visi yang membawa sukunya
meraih kejayaan.

Adapun contohnya adalah sebagai berikut:

Suku-suku Kuning suku kuning yang paling kuat


Suku-suku Kuning suku kuning yang paling kompak
Siapa berani melawan kami serentak rakyatku membela
Hidup suku kuning, Kuning….Kuning….Kuning Yes…..

Setiap suku (kelompok) diminta untuk memperagakan lagu kebangsaan dan yel
sukunya di depan kelas. Bagi suku (kelompok) yang memiliki lagu dan yel suku yang
sama atau mirip maka meminta untuk mengulang kembali.

Pengajar memberikan apresiasi positif terhadap karya ciptaan lagu dan yel suku.

Nilai karakter kepemimpinan yang dikuatkan adalah kreativitas, inovasi, motivasi


yang kuat meraih prestasi, kerjasama, komitmen, dan tanggung jawab.

c. Penugasan Koreografi
Persiapan dan pelaksanaan penugasan (10 Menit)
a) Pengajar diklat memberi penjelasan teknis penugasan koreografi
b) Ketua suku (ketua kelompok) kembali ke kelompoknya memberi penjelasan tugas
pembuatan koreografi
c) Pengajar diklat memutarkan lagu yang akan digunakan dalam penugasan koreografi
untuk memberi inspirasi peserta dalam mencipta gerakan tari
d) Ketua suku (ketua kelompok) melakukan kontrol kesiapan dari kelompoknya
e) Peserta diberi kesempatan latihan membuat sebuah tarian selama 10 menit
(diusahakan agar peserta tidak saling melihat kelompok lain pada saat latihan)
f) Setiap suku/kelompok melaksanakan tugas sesuai kontrol yang telah disepakati
selama 3 tiga menit/dapat disesuaikan
g) Pengajar diklat menyampaikan kepada peserta bahwa aspek penilaian dari
penugasan ini adalah kekompakan, keserasian gerakan dengan musik, variasi
gerakan.
Mengatur Strategi (5 Menit)
1. Pengajar diklat menggali strategi yang akan digunakan oleh ketua suku/kelompok,
apakah ketua menggunakan ide anggotanya
2. Pengajar diklat menanyakan efektifitas strategi yang akan digunakan dan
menanyakan strategi lain jika strategi awal gagal
3. Pengajar diklat menanyakan peran masing-masing anggota dalam menyelesaikan
tugas serta langkah apa yang akan ditempuh dalam melaksanakan tugas dengan
baik

Aspek penilaian penugasan koreografi


Kekompakan, keserasian gerakan dengan musik, variasi gerakan.
(penilaian central oleh juri dari unsur pengajar diklat)

Bahan dan alat


Audio tape dan tape player atau sejenis (youtube)

Penilaian penugasan koreografi


No. Komponen Nilai Maksimal Perolehan
Nilai
1. Variasi gerakan 100.000

2. Keserasian dengan musik 100.000


3. Kekompakan 100.000
4. Keindahan 200.000

JUMLAH 500.000

Refleksi (10 Menit)/ dapat disesuaikan


1. Pengajar diklat menanyakan perasaan ketua suku/kelompok bagaimana perasaan
saat mendelegasikan tugas-tugas pada anggotanya, apakah sudah tepat
pendelegasian tugas pada masing-masing anggotanya
2. Pengajar diklat menanyakan perasaan anggota pada saat diberi tugas, apakah
melaksanakan tugas dengan ikhlas, dan bagaimana perasaannya saat gagal
melaksanakan tugas, dan bagaimana perasaan anggota saat melihat anggota yang
lain sukses dan anda gagal.
3. Pengajar diklat menanyakan perasaan anggota tentang strategi anda yang tidak
digunakan padahal ide strategi anda sangat bagus jika dibandingkan dengan ide
yang sudah dilaksanakan.

d. Membangun Menara (40 menit)


Penugasan ini bertujuan untuk melatih calon kepala sekolah membuat perencanaan
pekerjaan yang holistik, logis dan mampu dikerjakan oleh orang lain dengan mudah dan
cepat. Kemampuan dalam menyusun langkah-langkah dalam pekerjaan dan mengatasi
gangguan akan menentukan seberapa efektif sebuah pekerjaan akan bisa diselesaikan
sesuai target yang harus dicapai. Kemampuan mengindentifikasi indikator keberhasilan
dalam pekerjaan akan menentukan efektifitas prosedur kerja tim. Kemampuan berbagi
peran dan tanggungjawab serta kedisiplinan, taat azaz, fokus dalam setiap tahapan
pekerjaan akan menguji seberapa efektif perencanaan akan bisa diwujudkan.

Alat dan bahan


Kertas, pulpen, gunting, sedotan/pipet

Persiapan Penugasan (5 Menit)


1. Pengajar diklat memberi penjelasan/arahan tugas
2. Larangan dari penugasan ini adalah berbicara saat melaksanakan tugas, tidak
menggunakan bahan selain yang telah ditetapkan
3. ketua suku/kelompok kembali ke kelompoknya memberi penjelasan tugas dan
mengatur strategi penyelesaian tugas
4. ketua suku/kelompok melakukan kontrol kesiapan dari kelompoknya
5. Setiap kelompok melaksanakan tugas sesuai kontrol yang telah disepakati

Mengatur Strategi (5 Menit)


i. Pengajar diklat menggali strategi yang akan digunakan oleh ketua suku/kelompok,
apakah ketua menggunakan ide anggotanya
ii. Pengajar diklat menanyakan efektifitas strategi yang akan digunakan dan
menanyakan rancangan Menara yang akan dibangun
iii. Pengajar diklat menyakan peran masing-masing anggota dalam menyelesaikan
tugas serta langkah apa yang akan ditempuh dalam melaksanakan tugas dengan
sukses

Pelaksanaan penugasan (20 menit)


1. Peserta diklat melaksanakan penugasan dengan terlebih dahulu membuat
rancangan Menara yang akan dibangun dengan menggambar di kertas yang telah
disediakan
2. Peserta diklat membangun Menara sesuai dengan gambar rancangan
3. Peserta diklat menyelesaikan proses membangun Menara dengan tanpa bersuara
4. Pengajar diklat melakukan strategi menggoda untuk menguji komitmen peserta
diklat dalam menyelesaikan tugas
5. Pengajar diklat menghentikan penugasan sesuai waktu yang telah ditentukan
6. Pengajar diklat melakukan penilaian hasil Menara yang meliputi aspek tinggi,
kokoh/kuat, dan indah

Refleksi (10 Menit)/ dapat disesuaikan


1. Pengajar diklat menanyakan perasaan ketua suku/kelompok bagaimana perasaan
saat mendelegasikan tugas-tugas pada anggotanya, apakah sudah tepat
pendelegasian tugas pada masing-masing anggotanya
2. Pengajar diklat menanyakan perasaan anggota pada saat diberi tugas, apakah
melaksanakan tugas dengan iklas, dan bagaimana perasaannya saat gagal
melaksanakan tugas, dan bagaimana perasaan anggota saat melihat anggota yang
lain sukses dan anda gagal.
3. Pengajar diklat menanyakan perasaan anggota tentang strategi anda yang tidak
digunakan padahal ide strategi anda sangat bagus jika dibandingkan dengan ide yang
sudah dilaksanakan.
Penilaian membangun menara:

NILAI NILAI
NO. KOMPONEN MAKSIMAL DIPEROLEH

1. Ketinggian menara 100


2. Kekokohan/kekuatan menara 200
3. Keindahan Menara dan kesesuaian 200
Menara dengan rancangan
JUMLAH

2. Penugasan Latihan Kepemimpinan tahap kedua


(disampaikan setelah penyampaian materi kepemimpinan pembelajaran selesai)
1. Pejuang semut (35 menit)
Penugasan ini bertujuan untuk melatih calon kepala sekolah/madrasah membaca
fakta untuk menyusun strategi pemecahan masalah secara cepat, spontan,
emergensi, mendesak, namun bermakna dan mampu dilakukan dengan mudah
dan cepat oleh orang lain. Kemampuan dalam menyusun strategi akan
menentukan seberapa cepat sebuah pekerjaan akan bisa diselesaikan.
Kemampuan mengidentifikasi sejumlah fakta yang ada dan disajikan lengkap
dengan bias informasi dan isu-isu yang terjadi akan menentukan kecepatan dan
keakuratan hasil pekerjaan yang ingin dicapai. Kemampuan berbagi peran dan
tanggungjawab serta empati, kepedulian, keikhlasan, sosialitas, gotong
royong dan ketangguhan fisik, tidak mudah menyerah dan mengadaptasi
strategi terhadap kegagalan tim akan menguji seberapa efektif keberhasilan
tim akan bisa diwujudkan.

Alat dan bahan


Lap/serbet dari kain, gelas plastik, air
Persiapan Penugasan (5 Menit)
a. Pengajar diklat memberi penjelasan/arahan tugas
b. Peserta diklat menyelesaikan tugas tanpa berbicara
c. ketua suku/kelompok kembali ke kelompoknya memberi penjelasan tugas dan
mengatur strategi penyelesaian tugas
d. ketua suku/kelompok melakukan kontrol kesiapan dari kelompoknya
e. Setiap kelompok melaksanakan tugas sesuai kontrol yang telah disepakati

Mengatur Strategi (5 Menit)


a. Pengajar diklat menggali strategi yang akan digunakan oleh ketua
suku/kelompok, apakah ketua menggunakan ide anggotanya
b. Pengajar diklat menanyakan efektivitas strategi yang akan digunakan agar
gelas yang ditaruh di atas lap/serbet tidak mudah jatuh atau tumpah
c. Pengajar diklat menanyakan peran masing-masing anggota dalam
menyelesaikan tugas serta langkah apa yang akan ditempuh dalam
melaksanakan tugas dengan sukses
Pelaksanaan penugasan (15 menit)
a. Peserta diklat melaksanakan penugasan sesuai dengan strategi yang telah
disepakati
b. Peserta diklat membangun Menara sesuai dengan gambar rancangan
c. Peserta diklat menyelesaikan proses membangun Menara dengan tanpa
bersuara/berbicara
d. Pengajar diklat melakukan strategi menggoda untuk menguji komitmen peserta
diklat dalam menyelesaikan tugas
e. Pengajar diklat menghentikan penugasan sesuai waktu yang telah ditentukan
f. Pengajar diklat melakukan penilaian yang meliputi kesesuaian waktu sampai
ke tempat finish, gelas yang berisi air tidak tumpah (apabila tumpah maka
peserta harus mengulang dari tempat start). Apabila ada suku/kelompok yang
dapat mencapai finish tanpa melakukan pelanggaran (tumpah air dan bicara),
maka akan diberikan bonus skor 500.

Refleksi (10 Menit)/ dapat disesuaikan


a. Pengajar diklat menanyakan perasaan ketua suku/kelompok bagaimana
perasaan saat mendelegasikan tugas-tugas pada anggotanya, apakah sudah
tepat pendelegasian tugas pada masing-masing anggotanya
b. Pengajar diklat menanyakan perasaan anggota pada saat diberi tugas, apakah
melaksanakan tugas dengan iklas, dan bagaimana perasaannya saat gagal
melaksanakan tugas, dan bagaimana perasaan anggota saat melihat anggota
yang lain sukses dan anda gagal.
c. Pengajar diklat menanyakan perasaan anggota tentang strategi anda yang
tidak digunakan padahal ide strategi anda sangat bagus jika dibandingkan
dengan ide yang sudah dilaksanakan.
Penilaian pejuang semut:

NO. KOMPONEN BONUS DENDA/ NILAI


PELANGGARAN
1. Tidak melakukan kesalahan/ 500.000
pelanggaran sama sekali
2. Gelas terjatuh/air tumpah - 10.000
3. Berbicara saat melaksanakan - 5.000
penugasan
4. Berhasil menyelesaikan 500.000
penugasan
JUMLAH

2. Kotak misteri (45 menit)


Syarat dalam melaksanakan tugas adalah:

a. Dilarang keras menyentuh parit, pembatas parit maupun pembatas kotak


b. Setiap kotak hanya boleh diinjak satu orang
c. Dilarang melompat kekotak kedua
d. Anda harus menyeberangkan ember berisi air dan menuangkannya ke dalam
ember diseberang tidak boleh tumpah, saat Anda menyeberangkan ember
dilarang:
1) Menyentuh ember
2) Menggunakan alat Bantu selain yang disediakan
3) Berbicara
4) Menumpahkan/meneteskan air
e. Setiap Anda melanggar aturan dianggap gagal dan mengulang dari awal penugasan
f. Bonus 1.000.000 akan diberikan kepada suku yang semua anggota suku berhasil
melewati kotak misteri dan menyeberangkan ember berisi air. Bonus kedua 75.000
setiap anggota suku yang berhasil melewati kotak misteri

Ember isi air


Garis start

Ember kosong

Gambar 1. Desain penugasan kotak misteri

Penilaian kotak misteri:

NO. KOMPONEN HARGA JUMLAH NILAI

1. Semua anggota berhasil 1.000.000


menyeberang & air

2. Bonus keberhasilan per 75.000


Orang

JUMLAH
PENUGASAN LATIHAN KEPEMIMPINAN UNTUK MENGUATKAN NILAI-NILAI
KEPEMIMPINAN KEWIRAUSAHAAN

Dalam rangka memperkuat nilai-nilai kepemimpinan kewirausahaan, kegiatan latihan


kepemimpinan yang menyertai dalam pembelajaran ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu:

iv. Tahap pertama dilakukan melalui penugasan membuat pabrik pesawat dan Samson
Delilah/dimensi manusia.
v. Tahap kedua dilakukan melalui penugasan bom waktu (pilihan tergantung ketersediaan
waktu) dan tali gila.
Adapun untuk pelaksanaan penugasan latihan kepemimpinan pada kewirausahaan adalah
sebagai berikut:

1. Penugasan Latihan kepemimpinan tahap pertama


(disampaikan sebelum penyampaian materi kepemimpinan kewirausahaan)
a. Pabrik pesawat (total 35 menit)
Alat dan bahan:
Kertas HVS yang telah dipotong menjadi dua secara simetris
Deskripsi penyelesaian penugasan:
Peserta dibagi dalam kelompok, setiap kelompok terdiri 10-13 orang.

Sekolah anda mendapat pesanan dari perusahaan penerbangan yang terkenal


didunia sekolah anda diminta untuk membuat prototipe pesawat terbang dengan
jumlah yang banyak, anda diminta membuat prototipe pesawat tersebut dengan
perjanjian kontrak, waktu yang sangat singkat dan spesifikasi pesawat sudah
ditentukan dalam perjanjian kontrak.
1. Peserta diminta membuat kapal terbang sebanyak-banyaknya dengan membuat
kontrak produksi dengan fasilitator. Waktu produksi adalah 5 menit
2. Bahan baku dapat dibeli dari fasilitator dengan harga Rp. 10.000,- per lembar
3. Setelah menjadi kapal terbang, peserta dapat menjualnya kepada fasilitator dengan
harga Rp.20.000,- per kapal terbang (yang dapat dibeli hanya sampan yang
memenuhi criteria)
4. Apabila peserta mentargetkan minimum:
• 40 kapal terbang selesai dalam 5 menit memperoleh bonus sebesar Rp.
500.000,-
• 50 kapal terbang selesai dalam 5 menit memperoleh bonus sebesar Rp.
2.000.000,-
• 60 kapal terbang selesai dalam 5 menit memperoleh bonus sebesar Rp.
5.000.0000,-
5. Apabila waktu habis, akan dihitung sebagai berikut:
• Kapal terbang yang tidak memenuhi criteria akan dikenakan denda sebesar
Rp. 15.000,-/buah
• Bahan baku yang belum rusak dapat dijual kembali kepada fasilitator dengan
harga Rp. 5.000,-/lembar
Lembar Penilaian Penugasan Pabrik Pesawat

No. Komponen Harga Jumlah Debet Kredit


1. Bahan baku 10.000/lbr
2. Harga kapal jadi 20.000/bh
3. Bonus 40 kapal 500.000/bh
4. Bonus 50 kapal 2.000.000/bh
5. Bonus 60 kapal 5.000.000/bh
6. Kapal yang tidak sesuai dengan 15.000/bh
target akan didenda
7. Bahan baku yang tidak rusak dibeli 5.000/lbr
kembali
Jumlah

Refleksi (10 Menit)/dapat disesuaikan


1. Pengajar diklat menanyakan perasaan ketua suku/kelompok bagaimana perasaan
saat mendelegasikan tugas-tugas pada anggotanya, apakah sudah tepat
pendelegasian tugas pada masing-masing anggotanya
2. Pengajar diklat menanyakan perasaan anggota pada saat diberi tugas, apakah
melaksanakan tugas dengan ikhlas, dan bagaimana perasaannya saat gagal
melaksanakan tugas, dan bagaimana perasaan anggota saat melihat anggota yang
lain sukses dan anda gagal.
3. Pengajar diklat menanyakan perasaan anggota tentang strategi anda yang tidak
digunakan padahal ide strategi anda sangat bagus jika dibandingkan dengan ide yang
sudah dilaksanakan
4. Pengajar diklat menguatkan nilai kewirausahaan yang paling dominan dalam
penugasan ini yaitu mampu membaca peluang, berani mengambil resiko, kreatif,
inovatif, kerja keras, kerjasama.

b. Samson Delilah (30 menit)


Strategi pelaksanaan:
1. Fasilitator mendemonstrasikan gaya Samson yang gagah, gaya harimau (mengaung)
dan gaya Delilah si gadis Cantik
2. Setiap suku/kelompok akan dipertemukan dengan suku/tim yang lain (2 kelompok
saling berhadapan)
3. Setiap suku/kelompok akan menirukan gaya Samson atau Delilah atau dengan aturan
sebagai berikut:
• Samson bertemu dengan harimau maka Samson yang akan menang
• Harimau bertemu Delilah maka harimau yang menang
• Samson bertemu dengan Delilah maka Delilah yang menang
4. Nilai akan diberikan kepada suku/ kelompok yang perannya menang Suku/kelompok
akan berakting saat ada aba-aba dari pengajar
5. Setiap pasangan tim akan diberikan aba-aba sampai 5 kali
6. Apabila ada salah satu atau lebih anggota suku berperan tidak sesuai dengan peran
kelompok/sukunya maka akan dikenakan denda
7. Demikian selanjutnya sampai seluruh suku/kelompok mendapatkan gilirannya
8. Penilaian akan dilakukan berdasarkan jumlah kemenangan
9. Alat Dan Bahan : a. Lembar penilaian dan alat tulis
b. Sound system (mic dan speaker)
10) nilai-nilai kepemimpinan : a. Strategi pembagian tugas yang efektif di sekolah
b. membangun kekompakan tim kerja

2. Penugasan dinamika kelompok tahap kedua


(disampaikan setelah materi kepemimpinan kewirausahaan selesai)
a. Bom waktu (40 menit)
Suku anda dikenal sebagai masyarakat penjinak bom yang handal. Pada hari ini suku anda
menerima panggilan darurat dari suku tetangga untuk menjinakkan dan mengamankan bom
waktu yang siap meledak ke suatu tempat yang aman.
Selama bekerja menjinakkan dan mengamankan bom waktu, suku anda dilarang keras
berbicara, menyentuh bom waktu, mendekati lokasi bom waktu pada radius tertentu,
menjatuhkan atribut ke lokasi bom waktu, dan menggunakan alat penjinak selain yang
disediakan. Bom waktu itu sangat peka terhadap setiap getaran dan benda aneh yang
menyentuhnya. Lama bekerja 20 menit.
Pelanggaran terhadap aturan di atas dianggap gagal dan penugasan harus diulang dari awal
lagi. Pelanggaran 1-5 didenda 10.000 per pelanggaran, pelanggaran seterusnya 25.000 per
pelanggaran.
Hadiah diberikan kepada suku yang tercepat:
I 500.000
II 400.000
III 300.000
IV 200.000
V – dst 100.000

LEMBAR PENILAIAN

NO. ASPEK PENILAIAN HARGA DEBET KREDIT


1. Tercepat I 500.000
II 400.000
III 300.000
IV 200.000
V 100.000
2. Pelanggaran 1-5 ……… kali
Didenda @ 10.000
3. Pelanggaran ke-6 dan
Seterusnya didenda ……… kali
@ 25.000
Jumlah

b. Tali gila (45 menit)

Persiapan Penugasan (5 Menit)


1. Pengajar memberi penjelasan tugas ketua suku/kelompok
2. Pengajar mendemonstrasikan contoh hasil pekerjaan yang bisa diterima
3. ketua suku/kelompok diberikan training/latihan membuat simpul tali yang benar
4. ketua suku/kelompok kembali ke kelompoknya memberi penjelasan tugas dan
demonstrasi membuat simpul tali yang benar
5. ketua suku/kelompok kembali ke pengajar untuk melakukan kontrol kesiapan dari
kelompoknya
6. Setiap suku/kelompok melaksanakan tugas sesuai kontrol yang telah disepakati
(pengajar boleh mengganggu/mengecoh/mengambil anggota dari suku)

Mengatur Strategi (10 Menit)


1. Pengajar menggali strategi yang akan digunakan oleh pemimpin/ketua kelompok,
apakah pemimpin/ketua menggunakan ide anggotanya
2. Pengajar menanyakan efektifitas strategi yang akan digunakan dan menyanyakan
strategi lain jika strategi awal gagal
3. Pengajar menyakan peran masing-masing anggota dalam menyelesaikan tugas serta
lagkah apa yang akan ditempuh dalam melaksanakan tugas agar berhasil

Pelaksanaan penugasan (20 menit)


1. Membuat lingkaran setan dari seutas tali yang telah disediakan dengan kondisi mata
ditutup, kecuali pemimpin
2. Pemimpin berada di dalam kotak dan memandu anggota suku menemukan tali lalu
membuat lingkaran setan. Kepala suku tidak boleh keluar dari kotak, anggota suku
tidak harus melewati kotak
3. Kedua ujung tali harus bersimpul/bertemu rapat

Refleksi (10 Menit)


1. Pengajar menanyakan perasaan ketua suku/kelompok bagaimana perasaan saat
mendelegasikan tugas-tugas pada angotanya, apakah sudah tepat pendelegasian
tugas pada masing-masing anggotanya
2. Pengajar menanyakan perasaan anggota pada saat diberi tugas, apakah melaksanakan
tugas dengan ikhlas, dan bagaimana perasaannya saat gagal melaksanakan tugas, dan
bagaimana perasaan anggaota saat melihat anggota yang lain sukses sedangkan anda
gagal
3. Pengajar menanyakan perasaan anggota tetang strategi anda yang tidak digunakan
padahal ide strategi anda sangat bagus jika dibandingkan dengan ide yang sudah
dilaksanakan
4. Pengajar menanyakan perasaan anggota tetang ganguguan-gangguan yang ada pada
saat melaksanakan tugas dan bagaimana cara mengatasi gangguan-gangguan
tersebut
5. Pengajar menanyakan kepada anggota yang terpisahkan bagaimana perasaannya saat
itu

Rambu – rambu jawaban


Tali harus berbentuk lingkaran penuh dan disimpulkan dengan toleransi lima drajat
(Penilaian central)

Bahan dan alat


1. tali raffia/tambang sampai dengan + 8 (delapan) meter
2. Tutup mata hitam sejumlah peserta
3. Tambang plastik 10 (sepuluh) meter/kapur tulis putih untuk membuat kotak