Anda di halaman 1dari 16

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

Hari Senin tgl 22 April 2019

A. PROSES KEPERAWATAN.
1. Kondisi Pasien :
DS: Klien mengatakan saat sendiri klien melihat temannya yang selalu
membuli dia saat dipesantren
DO: Ada kontak mata, kooperatif,selalu sendiri
2. Diagonosa Keperawatan :
Gangguan sensori persepsi : Halusinasi pengelihatan
3. Tujuan Khusus (TUK) :
(1) Pasien dapat membina hubungan saling percaya dengan perawat
4. Tindakan Keperawatan :
a. Bina hubungan saling percaya pada pasien
b. Bertanya permasalahan pasien

B. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN


KEPERAWATAN
1. FASE ORIENTASI
a. Salam terapeutik :
Salam Terapeutik : Assalamualaikum wr. wb. Selamat Pagi Mbak,
perkenalkan nama saya DEVI WAHYU NENG TIAS. Saya senang
dipanggil TIAS. Saya mahasiswa FIKES UNMUH JEMBER yang
akan merawat mbak, saya praktek disini selama satu minggu, saya
dinas dari jam 15.00 – 18:00 wib. Nama mbak siapa? Senangnya
dipanggil siapa? Usianya berapa mbak?
b. Evaluasi / validasi :
Bagaimana kabar mbak sore ini? Apa keluhan mbak saat ini?
c. Kontrak
Topik : Bisa kita berbincang-bincang tentang perasaan mbak saat ini?
Waktu : Berapa lama kita dapat berbincang-bincang mbak?
Tempat : Dimana mbak?
2. FASE KERJA
Mbak mari kita lanjutkan perbincangannya disini mbak, mbak aslinya dari
mana? Sudah menikah apa belum? Nama suaminya siapa? Memiliki anak
berapa? Mbak senang kegiatan apa? Mbak kan sudah mengenal saya,
tujuan saya ingin berkenalan dengan mbak, ingin mendapat informasi dari
keluhan dan masalah mbak yang di ceritakan kepada saya untuk dijadikan
tugas kampus mbak.

3. FASE TERMINASI
a. Evaluasi respons pasien terhadap tindakan keperawatan
Evaluasi Subyektif (Pasien) :
Bagaimana mbak perasaan setelah berkenalan dengan saya sehingga
kita bisa saling mengenal dan mempercayai?
Evaluasi Obyektif (Perawat) :
Tolong mbak ulangi lagi apa yang sudah kita bicarakan tadi? Nah,
coba sebutkan lagi nama saya siapa?
b. Rencana Tindakan Lanjut :
Mbak karena sudah 20 menit kita ngobrol-ngobrol ya mbak, saya kira
cukup sampai disini dulu percakapannya kita. Jangan lupa
perkenalannya di praktikan ke temen-temen yang lain juga ya mbak.
Saya besok akan menemui mbak lagi untuk menanyakan tetang
masalah mbak khususnya halusinasi yang dialami mbak, dan
menanyakan sudah berapa teman yang dikenal.
c. Kontrak yang akan datang
Topik : Baiklah mbak, besok kita berdiskusi tentang halusinasi ya?
Waktu : Besok kita ngobrol lagi kira-kira jam 10:30 ya? kurang lebih
30 menit ya?
Tempat : Bagaimana kalau besok ngobrolnya disini lagi mbak?
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
Nama : Nn. N Ruang : Flamboyan No RM : 108676
No Tanggal IMPLEMENTASI EVALUASI
DX & KEPERAWATAN
Jam
1 20/08/2018 Data: S: Pasien mengatakan
Keluhan dan kemampuan sudah melakukan
pasien perkenalan dengan teman
Pasien mengatakan masih melihat yang lain
temannya yang sering
membulinya. Pasien mampu O : - Pasien mampu
berkenalan dan berinteraksi berkenalan dengan teman
dengan baik. yang lain
- Pasien mengingat nama
Kemampuan pasien perawat.
berkenalan dan berinteraksi - Kontak mata kurang
dengan baik.
A:
Diagnosa Keperawatan: Kognitif : pasien mampu
Gangguan sensori persepsi: melakukan perkenalan
halusinasi penglihatan. dengan perawat
Afektif : pasien dapat
Intervensi: membina hubungan
Tindakan ke pasien saling percaya dengan
1. Melakukan perkenalan kepada perawat
pasien Psikomotor : pasien
2. Menjelaskan tujuan yang akan dapat berjabat tangan
dilakukan kepada pasien
P : - Pasien : Melakukan
RTL: perkenalan dengan teman
Pasien yang lain
Melakukan perkenalan dengan - Perawat : Melatih
teman yang lain pasien untuk mengontrol
halusinasi dengan cara
Perawat menghardik
Melatih pasien untuk mengontrol
halusinasi dengan cara
menghardik
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN
Hari selasa tgl 23 april 2019

A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi Pasien :
Pasien banyak diam sudah mulai berani eye contact
2. Diagonosa Keperawatan :
Gangguan sensori persepsi : Halusinasi Penglihatan
3. Tujuan Khusus (TUK) :
(2) Pasien dapat mengenal jenis halusinasi, isi halusinasi, waktu
halusinasi, frekuensi halusinasi, situasi yang menimbulkan, respon
terhadap halusinasi, menghardik halusinasi, menganjurkan pasien
memasukkan cara menghardik dalam jadwal kegiatan harian.
4. Tindakan Keperawatan :
a. Bina hubungan saling percaya pada pasien
b. Bantu pasien mengenal halusinasinya meliputi isi, waktu, frekuensi,
situasi, pencetus dan perasaan saat terjadi halusinasi
c. Latih pasien untuk mengontrol halusinasinya

B. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN


KEPERAWATAN
1. FASE ORIENTASI
a. Salam terapeutik :
Selamat pagi mbak (Assalamu’alaikum)
b. Evaluasi / validasi :
Bagaimana kabar mbak hari ini ? apa keluhan mbak saat ini?
c. Kontrak
Topik : Bisa kita berbincang-bincang tentang perasaan mbak saat ini?
Waktu : Berapa lama kita dapat berbincang-bincang?
Tempat : Dimana mbak?
2. FASE KERJA
Mari kita lanjutkan perbincangan kita sekarang tentang perasaan saat ini,
masalah yang mbak alami saat ini? Apa saja yang bapak lakukan selama
ini ? apakah itu hal yang baik / buruk? apakah mbak sering melihat sesuatu
yang tidak ada wujudnya? Apa yang mbak lihat saat itu? Berapa kali mbak
mengalaminya? Pada saat apa mbak mengalaminya? Apa yang mbak
rasakan ketika melihat sesuatu? Apa yang dilakukan mbak ketika melihat?
mbak ada 4 cara untuk mencegah hal tersebut muncul yang pertama
dengan menghardik, kedua dengan bercakap dengan orang lain, ketiga
melakukan kegiatan terjadwal, keempat dengan minum obat secara teratur.
Bagaimana jika kita belajar 1 dulu yaitu menghardik? Jadi jika mbak
mendengar / melihat sesuatu mbak bilang “ pergi pergi saya tidak mau
mendengar / melihat lagi pergi sana”
3. FASE TERMINASI
a. Evaluasi respons pasien terhadap tindakan keperawatan
Evaluasi Subyektif (Pasien) : Bagaimana dengan perasaan mbak
setalah kita ngobrol tadi?
Evaluasi Obyektif (Perawat) : Coba mbak sebutkan bagaimana cara
untuk mencegah suatu / bayangan agar tidak muncul lagi?
b. Rencana Tindakan Lanjut :
Bagaimana kalau kegiatan ini dilakukan rutin setiap mbak mendengar
sesuatu / melihat sesuatu, mbak bisa melakukan yang tadi sudah di
ajarkan dan menulis di jadwal harian?
c. Kontrak yang akan datang
Topik : cara yang kita praktikan tadi baru salah satunya ada cara ke 2
yaitu bercakap dengan orang lain.
Waktu :bagaimana kalau nanti kita latihan yang ke 2? Bagaimana
kalau 15 menit saja?
Tempat : kita latihan di ruangan ini lagi ya mbak?
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
Nama : Nn.N Ruang : Flamboyan No RM : 108676

No TGL & IMPLEMENTASI EVALUASI


DX Jam KEPERAWATAN
1 21/08/2018 Data: S: Pasien mengatakan
Keluhan dan kemampuan sudah melakukan cara
pasien mengontrol halusinasi
Pasien mengatakan masih melihat dengan menghardik
temannya yang membuli saat
dipesantren. Pasien mengatakan O : - Pasien mampu
sudah melakukan perkenalan mengontrol halusinasi
dengan teman yang lain. dengan menghardik.
-Pasien tenang,
Kemampuan pasien berkenalan kooperatif.
dengan teman yang lain secara - Kontak mata kurang
mandiri.
A:
Diagnosa Keperawatan: Kognitif : pasien tahu
Gangguan sensori persepsi: cara menghardik
halusinasi pengelihatan. Afektif : pasien mau
melakukan pengontrolon
Intervensi: dengan cara menghardik
Tindakan ke pasien Psikomotor: pasien dapat
1. Evaluasi kegiatan pasien menghardik halusinasi
dalam berkenalan dengan
teman yang lain. P : - Pasien : Berlatih
2. Jelaskan cara mengontrol mengontrol halusinasi
halusinasi dengan cara dengan menghardik.
menghardik. - Perawat : Melatih
pasien untuk
3. Memasukkan pada jadwal mengontrol halusinasi
kegiatan untuk latihan dengan cara bercakap-
menghardik halusinasi. cakap dengan orang
lain.
RTL:
Pasien
Melakukan latihan mengontrol
halusinasi yang telah diajarkan
sesuai jadwal.

Perawat
Melatih pasien untuk mengontrol
halusinasi dengan cara bercakap-
cakap dengan orang lain.
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN
Hari rabu tgl 24 april 2019

A. PROSES KEPERAWATAN.
1. Kondisi Pasien :
Pasien sudah kooperatif, eye contact
2. Diagonosa Keperawatan :
Gangguan sensori persepsi : Halusinasi Pengelihatan
3. Tujuan Khusus (TUK) :
3) Pasien dapat mengendalikan halusinasi dengan bercakap-cakap dengan
orang lain
4. Tindakan Keperawatan :
a. Bina hubungan saling percaya
b. Melatih pasien mengendalikan halusinasi dengan cara bercakap-cakap
dengan orang lain
c. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

B. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN


KEPERAWATAN
1. FASE ORIENTASI
a. Salam terapeutik :
Selamat pagi mbak (Assalamu’alaikum)
b. Evaluasi / validasi :
Bagaimana kabar mbak hari ini ?
c. Kontrak
Topik : Bisa kita berbincang-bincang sesuai perjanjian kemarin?
Waktu : Seperti perjanjian kemarin kita ngobrol 15 menit saja ya
mbak?
Tempat : Disini saja enggeh mbak?
2. FASE KERJA
Kemarin kita sudah belajar tentang mengenal halusinasi yaitu dengan
cara menghardik, sekarag saya akan ajari mbak yaitu berbincang-
bincang dengan orang lain. Bagaimana mbak mau untuk belajar? Kalau
begitu kita panggil satu orang teman dulu mbak, silahkan mbak
berkenalan dan Tanya apa saja atau bercerita apa saja.
3. FASE TERMINASI
a. Evaluasi respons pasien terhadap tindakan keperawatan
Evaluasi Subyektif (Pasien) : Bagaimana dengan perasaan bmbak
setalah ngobrol dengan orang lain?
Evaluasi Obyektif (Perawat) : Coba mbak sebutkan nama temen
mbak? Rumahnya dimana?
b. Rencana Tindakan Lanjut :
Bagaimana kalau kegiatan ini dilanjutkan yaitu untuk menambah
teman dan agar mbak tidak banyak diam halusinasi mbak tidak
datang lagi? Kegiatan tersebut dimasukkan jadwal harian mbak.
c. Kontrak yang akan datang
Topik : tadi sudah berbincang-bincang mbak, ada cara yang ke 3
mbak untuk mengurangi halusinasi mbak?
Waktu :bagaimana kalau nanti kita latihan yang ke 3? Yaitu
melakukan kegiatan yang mbak sukai? Bagaimana kalau mbak
sedikit belajar hal tersebut mbak? cuma 15 menit saja mbak?
Tempat : kita latihan disini ya mbak?
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
Nama : Nn.n Ruang : flamboyan No RM : 108676

No TGL & IMPLEMENTASI EVALUASI


DX Jam KEPERAWATAN
1 23/08/2018 Data: S: Pasien mengatakan
Keluhan dan kemampuan sudah melakukan cara
pasien mengontrol halusinasi
Pasien mengatakan masih melihat dengan menghardik,
temannya yang membuli saat namun belum mampu
dipesantren. Pasien mengatakan bercakap-cakap dengan
sudah melakukan cara orang lain
mengontrol halusinasi dengan
menghardik. O : - Pasien mampu
mengontrol halusinasi
Kemampuan pasien menghardik dengan menghardik.
halusinasi 3 kali sehari secara -Pasien tenang,
mandiri. kooperatif.
- Kontak mata kurang
Diagnosa Keperawatan:
Gangguan sensori persepsi: A :
halusinasi penglihatan. Kognitif : pasien tahu
tentang bercakap-cakap
Intervensi: dengan orang lain
Tindakan ke pasien Afektif : pasien mau
1. Evaluasi kegiatan pasien melakukan bercakap-
dalam mengontrol halusinasi cakap dengan orang lain
dengan menghardik. Psikomotor: pasien
2. Jelaskan cara mengontrol belum mampu bercakap-
halusinasi dengan cara cakap dengan orang lain
bercakap-cakap dengan orang
lain.
3. Memasukkan pada jadwal P :
kegiatan untuk latihan - Pasien : Berlatih
bercakap-cakap dengan orang mengontrol halusinasi
lain. dengan menghardik
dan bercakap-cakap
RTL: dengan orang lain..
Pasien - Perawat : Melanjutkan
Melakukan latihan mengontrol SP 2 dan 3
halusinasi yang telah diajarkan
sesuai jadwal.
Perawat
Melatih pasien untuk mengontrol
halusinasi dengan
aktifitas/kegiatan.
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN
Hari kamis tgl 25 april 2019

A. PROSES KEPERAWATAN.
1. Kondisi Pasien :
Pasien sudah kooperatif, eye contact
2. Diagonosa Keperawatan :
Gangguan sensori persepsi : Halusinasi Pengelihatan
3. Tujuan Khusus (TUK) :
3) Pasien dapat mengendalikan halusinasi dengan bercakap-cakap dengan
orang lain
4. Tindakan Keperawatan :
a. Bina hubungan saling percaya
b. Melatih pasien mengendalikan halusinasi dengan cara bercakap-cakap
dengan orang lain
c. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

B. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN


KEPERAWATAN
4. FASE ORIENTASI
d. Salam terapeutik :
Selamat pagi mbak (Assalamu’alaikum)
e. Evaluasi / validasi :
Bagaimana kabar mbak hari ini ?
f. Kontrak
Topik : Bisa kita berbincang-bincang sesuai perjanjian kemarin?
Waktu : Seperti perjanjian kemarin kita ngobrol 15 menit saja ya
mbak?
Tempat : Disini saja enggeh mbak?
5. FASE KERJA
Kemarin kita sudah belajar tentang mengenal halusinasi yaitu dengan
cara menghardik, sekarag saya akan ajari mbak yaitu berbincang-
bincang dengan orang lain. Bagaimana mbak mau untuk belajar? Kalau
begitu kita panggil satu orang teman dulu mbak, silahkan mbak
berkenalan dan Tanya apa saja atau bercerita apa saja.
6. FASE TERMINASI
d. Evaluasi respons pasien terhadap tindakan keperawatan
Evaluasi Subyektif (Pasien) : Bagaimana dengan perasaan bmbak
setalah ngobrol dengan orang lain?
Evaluasi Obyektif (Perawat) : Coba mbak sebutkan nama temen
mbak? Rumahnya dimana?
e. Rencana Tindakan Lanjut :
Bagaimana kalau kegiatan ini dilanjutkan yaitu untuk menambah
teman dan agar mbak tidak banyak diam halusinasi mbak tidak
datang lagi? Kegiatan tersebut dimasukkan jadwal harian mbak.
f. Kontrak yang akan datang
Topik : tadi sudah berbincang-bincang mbak, ada cara yang ke 3
mbak untuk mengurangi halusinasi mbak?
Waktu :bagaimana kalau nanti kita latihan yang ke 3? Yaitu
melakukan kegiatan yang mbak sukai? Bagaimana kalau mbak
sedikit belajar hal tersebut mbak? cuma 15 menit saja mbak?
Tempat : kita latihan disini ya mbak?
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
Nama : Nn.n Ruang : flamboyan No RM : 108676

No TGL & IMPLEMENTASI EVALUASI


DX Jam KEPERAWATAN
1 23/08/2018 Data: S: Pasien mengatakan
Keluhan dan kemampuan sudah melakukan cara
pasien mengontrol halusinasi
Pasien mengatakan masih melihat dengan menghardik,
temannya yang membuli saat namun belum mampu
dipesantren. Pasien mengatakan bercakap-cakap dengan
sudah melakukan cara orang lain
mengontrol halusinasi dengan
menghardik. O : - Pasien mampu
mengontrol halusinasi
Kemampuan pasien menghardik dengan menghardik.
halusinasi 3 kali sehari secara -Pasien tenang,
mandiri. kooperatif.
- Kontak mata kurang
Diagnosa Keperawatan:
Gangguan sensori persepsi: A :
halusinasi penglihatan. Kognitif : pasien tahu
tentang bercakap-cakap
Intervensi: dengan orang lain
Tindakan ke pasien Afektif : pasien mau
4. Evaluasi kegiatan pasien melakukan bercakap-
dalam mengontrol halusinasi cakap dengan orang lain
dengan menghardik. Psikomotor: pasien
5. Jelaskan cara mengontrol belum mampu bercakap-
halusinasi dengan cara cakap dengan orang lain
bercakap-cakap dengan orang
lain.
6. Memasukkan pada jadwal P :
kegiatan untuk latihan - Pasien : Berlatih
bercakap-cakap dengan orang mengontrol halusinasi
lain. dengan menghardik
dan bercakap-cakap
RTL: dengan orang lain..
Pasien - Perawat : Melanjutkan
Melakukan latihan mengontrol SP 2 dan 3
halusinasi yang telah diajarkan
sesuai jadwal.
Perawat
Melatih pasien untuk mengontrol
halusinasi dengan
aktifitas/kegiatan.