Anda di halaman 1dari 2

PELAYANAN ROHANI

Jl. Cendrawasih No. 5-7 No. Dokumen No. Revisi Halaman


Singaraja 050 / RSU KU / Dir / SPO 01
/ III / 2014
DITETAPKAN OLEH
Tanggal Terbit DIREKTUR RSU KERTHA USADA
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL 10 Maret 2014

dr. GEDE HANDRA PK


I. PENGERTIAN : Pelayanan rumah sakit mempunyai proses untuk merespon terhadap
permintaan pasien dan keluarganya untuk pelayanan rohaniawan atau
sejenisnya berkenaan dengan agama dan kepercayaan pasien.
II. TUJUAN : Memberikan jaminan bahwa petugas rumah sakit telah memberikan
perhatian penuh dan menghormati nilai-nilai pribadi dan kepercayaan
pasien.
III. KEBIJAKAN : 1. Surat Keputusan Direktur 002-0/SK Dir/RSU KU/I/2014
tentang Hak dan kewajiban pasien di RSU Kertha Usada
2. Kebijakan Rumah Sakit terkait bimbingan kerohanian
3. Undang-undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
Pasal 32 mengenai Hak dan Kewajiban Pasien
4. Undang-undang No.29 Tahun 2014 tentang Praktek
Kedokteran Pasal 52 mengenai Hak Pasien
IV. PROSEDUR : 1. Bila pasien atau keluarga meminta pelayanan kerohanian, tanyakan
apakah pasien/keluarga sudah menghubungi pemuka agama yang
dimaksud
2. Sarankan pasien/keluarga mengisi form permintaan pelayanan
kerohanian sesuai agama dan kepercayaan
3. Tandatangani form permintaan pelayanan kerohanian di kolom petugas
4. Form permintaan pelayanan kerohanian ditempelkan di status pasien
5. Apabila pasien/keluarga belum menghubungi pemuka agama, fasilitasi
dan bantu pasien/keluarga untuk menghubunginya sesuai
agama/kepercayaan yang dianut pasien
6. Bila belum berhasil menghubungi pemuka agama yang dimaksud,
laporkan ke supervisi
7. Bila supervisi belum bisa menghubungi pemuka agama yang
dimaksud, laprkan ke tim pelayanan kerohanian
8. Fasilitasi pasien/keluarga untuk menyiapkan lingkungannya yang
dibutuhkan untuk melakukan pelayanan kerohanian
9. Jika pemuka agama sudah tiba di rumah sakit, antarkan ke ruangan
pasien dan perkenalkan kepada pasien serta keluarganya, dan
persilakan untuk memulai pelayanan jika pasien dan keluarga sudah
siap
V. UNIT TERKAIT : Unit Rawat Inap