Anda di halaman 1dari 37

PEMERINTAH KOTA KEDIRI

DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 2 KEDIRI
Jl. Veteran 5 Kediri 64114, Telp. (0354) 771441 / 773486, Fax. (0354) 773486
Website: www.smkn2kediri.sch.id E-mail: smkn2kediri@gmail.com

RENCANA PELAKSANAN PEMBELAJARAN (RPP)


TAHUN AJARAN 2018 / 2019

Nama Sekolah : SMK N 2 KEDIRI


Program Keahlian : Pemasaran
Mata Pelajaran : Administrasi Transaksi
Kelas/Semester : XII/1
Kompetensi Dasar : 3.11
Materi Pokok : Jenis mesin pembayaran dalam transaksi
Alokasi Waktu : 18 JP
Pertemuan : 1-3 (3 x 6 x 45 menit)
I. Kompetensi Inti
KI-3 (Pengetahuan) :
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
Akuntansi dan Keuangan Lembaga pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam
konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja,
warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
KI-4 (Keterampilan) :
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja
yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang Akuntansi dan
Keuangan Lembaga. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan
kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan
keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas
spesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
II. Kompetensi Dasar
3.11 Menganalisis berbagai jenis mesin pembayaran dalam transaksi
4.11 Mengoperasikan berbagai jenis mesin pembayaran dalam transaksi

III. Materi Pokok dan Indikator Ketercapaian


Kompetensi Dasar (KD) Materi Pokok Indikator Ketercapaian
3.11 Menganlisis berbagai Jenis mesin pembayaran 3.11.1 Menjelaskan berbagai jenis
jenis mesin dalam transaksi mesin pembayaran dalam
pembayaran dalam transaksi
transaksi 3.11.2 Memahami berbagai jenis
mesin pembayaran dalam
transaksi
4.11 Mengoperasikan 4.11.1 Meyiapkan berbagai jenis
berbagai jenis mesin mesin pembayaran dalam
pembayaran dalam transaksi
transaksi 4.11.2 Menggunakan berbagai jenis
mesin pembayaran dalam
transaksi

IV. Tujuan Pembelajaran


 Siswa dapat menjelaskan berbagai jenis mesin pembayaran dalam transaksi
 Siswa dapat memahami berbagai jenis mesin pembayaran dalam transaksi
 Siswa dapat menyiapkan berbagai jenis mesin pembayaran dalam transaksi
 Siswa dapat menggunakan berbagai jenis mesin pembayaran dalam transaksi

V. Metode Pembelajaran
Pendekatan Scientific : Scientific Learning
Model Pembelajaran : Problem Based Learning
Metode : Ceramah, diskusi, presentasi

VI. Kegiatan Pembelajaran


Pertemuan 1
Komponen Estimasi
Uraian Kegiatan
Langkah Waktu
Pendahuluan Orientasi 30 menit
1. Guru membuka pelajaran dengan salam secara
komunikatif
2. Guru mengajak siswa berdoa untuk mengawali
pembelajaran
3. Guru memeriksa kehadiran peserta didik secara
komunikatif, disiplin dan tanggungjawab
4. Guru mengkondisikan fisik dan psikis peserta didik
untuk mengawali kegiatan pembelajaran
Apersepsi
1. Guru mengulas kembali pembelajaran pada
pertemuan sebelumnya
2. Guru memberi kesempatan pada peserta didik untuk
menyampaikan kendala yang dialami pada pertemuan
sebelumnya
3. Guru memberi pengertian singkat kepada peserta
didik mengenai materi yang akan disampaikan
4. Guru menjabarkan tujuan dan langkah pembelajaran
kepada peserta didik
Motivasi
1. Guru memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari sistem pembayaran dan perkembangan
sistem pembayaran
2. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik agar
terlibat aktif dalam pembelajaran
Penyajian Mengamati 210
(Inti) 1. Guru memberi instruksi pada peserta didik untuk menit
membaca sumber belajar yang terlibat dengan materi
2. Guru menjelaskan materi tentang Sistem pembayaran
dan perkembangan sistem pembayaran menggunakan
slide power point sebagai media pembelajaran
3. Peserta didik memperhatikan materi yang dijelaskan
guru
4. Guru menilai kemampuan peserta didik dalam
memperhatikan dan memahami materi Sistem
pembayaran dan perkembangan sistem pembayaran
Menanya
1. Guru bertanya pada peserta didik tentang Sistem
pembayaran dan perkembangan sistem pembayaran
2. Guru memberi kesempatan bagi peserta didik lain
yang ingin menanggapi atau menjawab pertanyaan
teman
3. Guru memberi klarifikasi yang benar dan yang salah
mengenai pertanyaan yang diajukan peserta didik
Mengeksplorasi
1. Guru membagi peserta didik dalam kelompok kecil
berjumlah 2 orang
2. Guru memberikan materi diskusi berupa
permasalahan dimana perserta didik harus membuat
peta konsep terkait perkembangan sistem pembayaran
3. Guru membimbing pelaksanaan diskusi
4. Peserta didik berdiskusi dengan kelompoknya untuk
memecahkan permasalahan yang diberikan
Mengkomunikasikan
1. Guru menunjuk beberapa kelompok untuk presentasi
di depan kelas
2. Peserta didik meyampaikan/mempresentasikan hasil
diskusi kelompok terkait dengan materi yang telah
diberikan
3. Guru memfasilitasi peserta didik lainnya untuk
mengemukakan pendapat dan menanggapi hasil
diskusi temannya yang sedang presentasi
4. Peserta didik secara aktif bertukar argumen dan
mengutaran pendapatnya
5. Guru dan peserta didik memberi masukan terhadap
hasil diskusi yang dipresentasikan
Mengasosiasikan
1. Peserta didik menyimpulkan hasil diskusi yang
dipresentasikan
2. Guru mengevaluasi dan menilai sikap peserta didik
dalam kerja kelompok serta menilai kemampuan
peserta didik dalam memahami materi
Penutup 1. Guru mengkonfirmasi pemahaman peserta didik 30 menit
dengan mengajukan pertanyaan berkaitan dengan
materi yang telah disampaikan secara komunikatif
2. Guru menyimpulkan materi yang telah disampaikan
3. Guru memberi tugas pada peserta didik
4. Guru menginstruksikan peserta didik berdoa untuk
mengakhiri pembelajaran
5. Guru menutup pembelajaran dengan salam
Pertemuan 2
Komponen Uraian Kegiatan Estimasi
Langkah Waktu
Pendahuluan Orientasi 30 menit
1. Guru membuka pelajaran dengan salam secara
komunikatif
2. Guru mengajak siswa berdoa untuk mengawali
pembelajaran
3. Guru memeriksa kehadiran peserta didik secara
komunikatif, disiplin dan tanggungjawab
4. Guru mengkondisikan fisik dan psikis peserta didik
untuk mengawali kegiatan pembelajaran
Apersepsi
1. Guru mengulas kembali pembelajaran pada
pertemuan sebelumnya (….)
2. Guru memberi kesempatan pada peserta didik untuk
menyampaikan kendala yang dialami pada pertemuan
sebelumnya (….)
3. Guru memberi pengertian singkat kepada peserta
didik mengenai materi yang akan disampaikan (…)
4. Guru menjabarkan tujuan dan langkah pembelajaran
kepada peserta didik
Motivasi
1. Guru memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari jenis-jenis uang sebagai alat pembayaran
dalam transaksi
2. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik agar
terlibat aktif dalam pembelajaran
Penyajian Mengamati 210 menit
(Inti) 1. Guru memberi instruksi pada peserta didik untuk
membaca sumber belajar yang terlibat dengan materi
2. Guru menjelaskan materi tentang jenis-jenis mesin
pembayaran dalam transaksi menggunakan slide
power point sebagai media pembelajaran
3. Peserta didik memperhatikan materi yang dijelaskan
guru
4. Guru menilai kemampuan peserta didik dalam
memperhatikan dan memahami materi jenis-jenis
mesin pembayaran dalam transaksi
Menanya
1. Guru bertanya pada peserta didik tentang jenis-jenis
mesin pembayaran dalam transaksi
2. Guru memberi kesempatan bagi peserta didik lain
yang ingin menanggapi atau menjawab pertanyaan
teman
3. Guru memberi klarifikasi yang benar dan yang salah
mengenai pertanyaan yang diajukan peserta didik
Mengeksplorasi
1. Guru membagi peserta didik dalam kelompok kecil
berjumlah 2 orang
2. Guru memberikan materi diskusi berupa
permasalahan dimana perserta didik harus
menjawabnya
3. Guru membimbing pelaksanaan diskusi
4. Peserta didik berdiskusi dengan kelompoknya untuk
memecahkan permasalahan yang diberikan
Mengkomunikasikan
1. Guru menunjuk beberapa kelompok untuk presentasi
di depan kelas
2. Peserta didik meyampaikan/mempresentasikan hasil
diskusi kelompok terkait dengan materi yang telah
diberikan
3. Guru memfasilitasi peserta didik lainnya untuk
mengemukakan pendapat dan menanggapi hasil
diskusi temannya yang sedang presentasi
4. Peserta didik secara aktif bertukar argumen dan
mengutaran pendapatnya
5. Guru dan peserta didik memberi masukan terhadap
hasil diskusi yang dipresentasikan
Mengasosiasikan
1. Peserta didik menyimpulkan hasil diskusi yang
dipresentasikan
2. Guru mengevaluasi dan menilai sikap peserta didik
dalam kerja kelompok serta menilai kemampuan
peserta didik dalam memahami materi
Penutup 1. Guru mengkonfirmasi pemahaman peserta didik 30 menit
dengan mengajukan pertanyaan berkaitan dengan
materi yang telah disampaikan secara komunikatif
2. Guru menyimpulkan materi yang telah disampaikan
3. Guru memberi tugas pada peserta didik
4. Guru menginstruksikan peserta didik berdoa untuk
mengakhiri pembelajaran
5. Guru menutup pembelajaran dengan salam
Pertemuan 3
Komponen Estimasi
Uraian Kegiatan
Langkah Waktu
Pendahuluan Orientasi 30 menit
1. Guru membuka pelajaran dengan salam secara
komunikatif
2. Guru mengajak siswa berdoa untuk mengawali
pembelajaran
3. Guru memeriksa kehadiran peserta didik secara
komunikatif, disiplin dan tanggungjawab
4. Guru mengkondisikan fisik dan psikis peserta didik
untuk mengawali kegiatan pembelajaran
Apersepsi
1. Guru mengulas kembali pembelajaran pada
pertemuan sebelumnya
2. Guru memberi kesempatan pada peserta didik untuk
menyampaikan kendala yang dialami pada pertemuan
sebelumnya
3. Guru memberi pengertian singkat kepada peserta
didik mengenai materi yang akan disampaikan
4. Guru menjabarkan tujuan dan langkah pembelajaran
kepada peserta didik
Motivasi
1. Guru memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari jenis-jenis mesin pembayaran dalam
transaksi yaitu cash register
2. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik agar
terlibat aktif dalam pembelajaran
Penyajian Mengamati 210 menit
(Inti) 1. Guru memberi instruksi pada peserta didik untuk
membaca sumber belajar yang terlibat dengan materi
2. Guru menjelaskan materi tentang prosedur
penggunaan mesin pembayaran dalam transaksi
3. Peserta didik memperhatikan materi yang dijelaskan
guru
4. Guru menilai kemampuan peserta didik dalam
memperhatikan dan memahami materi
Menanya
1. Guru bertanya pada peserta didik tentang prosedur
penggunaan mesin pembayaran dalam transaksi
2. Guru memberi kesempatan bagi peserta didik lain
yang ingin menanggapi atau menjawab pertanyaan
teman
3. Guru memberi klarifikasi yang benar dan yang salah
mengenai pertanyaan yang diajukan peserta didik
Mengeksplorasi
1. Guru membagi peserta didik dalam kelompok kecil
berjumlah 3-4 orang
2. Guru memberikan materi diskusi berupa
permasalahan dimana perserta didik harus
menggambar bagian-bagian mesin cash register
3. Guru membimbing pelaksanaan diskusi
4. Peserta didik berdiskusi dengan kelompoknya untuk
memecahkan permasalahan yang diberikan
Mengkomunikasikan
1. Guru menunjuk beberapa kelompok untuk presentasi
di depan kelas
2. Peserta didik meyampaikan/mempresentasikan hasil
diskusi kelompok terkait dengan materi yang telah
diberikan
3. Guru memfasilitasi peserta didik lainnya untuk
mengemukakan pendapat dan menanggapi hasil
diskusi temannya yang sedang presentasi
4. Peserta didik secara aktif bertukar argumen dan
mengutaran pendapatnya
5. Guru dan peserta didik memberi masukan terhadap
hasil diskusi yang dipresentasikan
Mengasosiasikan
1. Peserta didik menyimpulkan hasil diskusi yang
dipresentasikan
2. Guru mengevaluasi dan menilai sikap peserta didik
dalam kerja kelompok serta menilai kemampuan
peserta didik dalam memahami materi
Penutup 1. Guru mengkonfirmasi pemahaman peserta didik 30 menit
dengan mengajukan pertanyaan berkaitan dengan
materi yang telah disampaikan secara komunikatif
2. Guru menyimpulkan materi yang telah disampaikan
3. Guru memberi tugas pada peserta didik
4. Guru menginstruksikan peserta didik berdoa untuk
mengakhiri pembelajaran
5. Guru menutup pembelajaran dengan salam

VII. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran


1. Media
a. Kertas contoh Alat Bukti Transaksi
b. Power Point
c. Papan Tulis
2. Alat
a. Kertas Hvs berisi contoh alat bukti transaksi
b. Spidol
c. LCD
3. Sumber Belajar
a. Buku Kemendikbud Administrasi Transaksi k13
b. Buku KTSP Administrasi Transaksi
c. Buku

VIII. Penilaian Hasil Belajar


1. Mekanisme dan prosedur
a. Penilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui
observasi kerja kelompok dan jawaban tertulis..
2. Aspek dan Instrumen penilaian
a. Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama
pada aktivitas dalam kelompok, tanggungjawab, dan kerjasama.
b. Instrumen penilaian jawaban post test hasil diskusi menekankan pada jawaban
yang relevan dan memiliki sumber yang jelas.
3. Contoh Instrumen
Aspek
No Langkah Pembelajaran
1 2 3 4 5
1 Pendahuluan (15 Menit)
a. Berdoa dan mengecek kehadiran siswa
1) Guru mengucapkan salam dan selamat pagi
2) Guru meminta seorang siswa maju ke depan
untuk memimpin doa
3) Guru menanyakan “Siapa yang tidak hadir hari
ini?”

b. Motivasi
Siswa siap mengikuti proses pembelajaran dengan
diberi motivasi dari guru berupa penjelasan manfaat
materi untuk memasuki dunia kerja.

c. Apersepsi
“Pernahkan kalian mengamati sistem pembayaran
di alfamart?” jika siswa menjawab pernah, maka
materi akan dilanjutkan, jika siswa menjawab tidak
guru akan mengarah ke materi untuk menjelaskan.

d. Tujuan Pembelajaran
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran kepada
siswa

e. Cakupan Pembelajaran
Guru menyampaikan cakupan materi pembelajaran
tentang bagaimana mengklarifikasi berkas-berkas
administrasi transaksi.
2 Kegiatan Inti (105 Menit)
a. Mengamati
1) Guru menampilkan materi pembelajaran
sistem pembayaran transaksi
2) Siswa diminta untuk membaca buku elektronik
sesuai materi dan sumber relevan lainnya.
b. Menanya
Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
perkembangan sistem pembayaran transaksi
c. Mengumpulkan Informasi
1) Siswa membaca buku yang berkaitan dengan
pengertian administrasi transaksi
2) Siswa membaca buku tentang sistem
pembayaran transaksi
d. Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan informasi/data
sistem pembayaran transaksi melalui soal post test
halaman 22 pada buku elektronik Administrasi
Transaksi kemendikbud k13 revisi
e. Mengomunikasikan
Hasil diskusi yang merupakan jawaban post tes di
tulis pada lembar jawaban, yang akan dinilai oleh
guru.

3 Penutup (15 Menit)


1) Guru bersama siswa menyimpulkan tentang
pengertian administrasi transaksi.
2) Mengucapkan salam penutup

Keterangan ASPEK :
1 = Koorperatif (Kerjasama)
2 = Problem Solving (Pemecahan Masalah)
3 = High Order Learning (Pertanyaan Tingkat Tinggi)
4 = Karya Siswa
5 = Sikap

I. Penilaian (terlampir)
1. ProsedurPenilaian
a. Evaluasi Proses (pada saat KBM)
b. Hasil Penugasan
c. Hasil EvaluasiKompetensi
2. Jenis dan teknik PenilaianPengetahuan
a. Test (evaluasi)
Lembar penilaian test pengetahuan (terlampir)
3. Jenis dan teknik PenilaianSikap
a. Observasi Sikap
Lembar Observasi Sikap
b. Jurnal
Lembar/BukuJurnal
c. Penilaian Diri
Lembar Penilaian Diri
4. Jenis dan teknik Penilaian Ketrampilan.
a. Penilaian Ketrampilan
Lembar Observasi Ketrampilan
5. Alat Penilaian
a. Rubrik Penyekoran
b. Soal Evaluasi Kompetensi

Catatan :
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
…………………………………………………

Mengetahui, Kediri, 23 Juli 2018


Guru Produktif Pemasaran Guru Mata Pelajaran

Dra. Tutik Supraptiningsih Mira Istiqomah


NIP. 19610912v199412 2 001 NIM. 16080324032
PENILAIAN SIKAP, PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN

1. PENILAIAN RANAH SIKAP OBSERVASI


A. Instrumen dan Rubrik Penilaian
Rasa
Tanggun Nilai
No Disiplin Jujur Santun Ingin
Nama Siswa gJawab Akhir
. Tahu
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36

B. Rubrik Penilaian
Kriteria penskoran
4 : selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 : sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang
tidak melakukan
2 : kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan sesuai pernyataan dan
sering tidak melakukan
1 : tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Kategori nilai sikap:


Sangat baik : apabila memperoleh nilai akhir 4
Baik : apabila memperoleh nilai akhir 3
Cukup : apabila memperoleh nilai akhir 2
Kurang : apabila memperoleh nilai akhir 1
Nilai akhir sikap diperoleh berdasarkan modus (skor yang sering muncul)

Indikator Sikap:
Sikap spiritual
1. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan aktivitas
2. Beribadah tepat waktu
3. Khusuk dalam beribadah
4. Mengucapkan syukur atas karunia tuhan

Disiplin
1. Masuk kelas tepat waktu
2. Mengumpulkan tugas tepat waktu
3. Menaati perintah kerja secara lisan dan tertulis
4. Memakai seragam sesuai ketentuan

Jujur
1. Tidak menyontek dalam mengerjakan ujian/ulangan
2. Tidak menjadi plagiat (mengambil/menyalin karya orang lain tanpa
menyebutkan sumber) dalam mengerjakan setiap tugas
3. Mengemukakan perasaan terhadap sesuau apa adanya
4. Melaporkan barang yang ditemukan
5. Melaporkan data atau informasi apa adanya
6. Mengakui kesalahan atau kekurangan yang dimiliki

Tanggung Jawab
1. Melaksanakan tugas individu dengan baik
2. Menerima resiko dari tindakan yang dilakukan
3. Mengembalikan barang yang dipinjam
4. Meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan

Santun
1. Menghormati orang yang lebih tua
2. Mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan orang lain
3. Menggunakan bahasa santun saat menyampaikan pendapat
4. Menggunakan bahasa santun saat mengkritik pendapat orang lain (teman)
5. Bersikap salam, senyum, sapa saat bertemu orang lain

Rasa Ingin Tahu


1. Aktif bertanya permasalahan yang belum diketahui
2. Aktif mencari informasi

Mengetahui, Kediri, 23 Juli 2018


Guru Produktif Pemasaran Guru Mata Pelajaran

Dra. Tutik Supraptiningsih Mira Istiqomah


NIP. 19610912v199412 2 001 NIM. 16080324032
LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI PRESENTASI
Kelas/Semester : XII-BDP / Ganjil
Mata pelajaran : Administrasi Transaksi

2. PENILAIAN RANAH SIKAP OBSERVASI


A. Instrumen dan Rubrik Penilaian
Presentasi
Kemampuan Kemampun
No. Nama Siswa Isi
Presentasi Bahan Menjawab
(1) (2) (3)
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.
36.

Keterangan Pengisian Skor:


4 = Sangat Tinggi 2. Cukup Tinggi
3 = Tinggi 1. Kurang

Mengetahui, Kediri, 23 Juli 2018


Guru Produktif Pemasaran Guru Mata Pelajaran

Dra. Tutik Supraptiningsih Mira Istiqomah


NIP. 19610912v199412 2 001 NIM. 16080324032
LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN PRESENTASI

No Nama Siswa Penilaian Presentasi Nilai


Aktif Tanya Jawab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10 .
11
12
13
14
15
16
17
18
19 .
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36

No Indikator Keterangan
Siswa harus aktif dalam presentasi, baik dari cara
1 Aktif
berbicara dan berfikir
2 Tidak aktif Siswa harus aktif dengan cara tanya jawab

Mengetahui, Kediri, 23 Juli 2018


Guru Produktif Pemasaran Guru Mata Pelajaran

Dra. Tutik Supraptiningsih Mira Istiqomah


NIP. 19610912v199412 2 001 NIM. 16080324032
PENILAIAN RANAH PENGETAHUAN

Kesesuaian Penjabaran
No Nama Kode nilai
Jawaban Jawaban
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36

Pedoman Penilaian
Skor Angka Keterangan Predikat Nilai
A 100-86
1 Sangat Baik
A- 85-81
B+ 80-76
2 Baik B 75-71
B- 70-66
C+ 65-61
3 Cukup C 60-56
C- 55-51
D+ 50-46
4 Kurang
D 45-0

Mengetahui, Kediri, 23 Juli 2018


Guru Produktif Pemasaran Guru Mata Pelajaran

Dra. Tutik Supraptiningsih Mira Istiqomah


NIP. 19610912v199412 2 001 NIM. 16080324032
LEMBAR PENILAIAN DIRI
Isilah dengan tanda centang pada kolom nilai dengan angka 1, 2, 3 atau 4 sesuai
dengan kenyataan pada diri Anda sendiri.
Nama :
Kelas/Semester : XII- BDP / Gasal
No Aspek yang dinilai 4 3 2 1
1 Disiplin dan datang tepat waktu sesuai
jam pelajaran yang telah ditentukan
2 Bertanggung jawab dalam mengerjakan
tugas
3 Tepat waktu dalam menyelesaikan
tugas
4 Berusaha mengerjakan tugas dengan
maksimal
5 Berkomunikasi secara santun dengan
teman dan guru

Rubrik: 2 : Kadang-kadang
4 : Selalu 1 : Tidak Pernah
3 : Sering
LAMPIRAN 1
MATERI PEMBELAJARAN
A. SISTEM PEMBAYARAN
Sistem pembayaran adalah sistem yang mencakup seperangkat aturan, lembaga dan
mekanisme yang digunakan untuk melaksanakan pemindahan dana guna memenuhi suatu
kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi. Sistem Pembayaran merupakan
sistem yang berkaitan dengan pemindahan sejumlah nilai uang dari satu pihak ke pihak
lain. Media yang digunakan untuk pemindahan nilai uang tersebut sangat beragam, mulai
dari penggunaan alat pembayaran yang sederhana sampai pada penggunaan sistem yang
kompleks dan melibatkan berbagai lembaga.
Secara garis besar Sistem pembayaran dibagi menjadi dua jenis, yaitu Sistem
pembayaran tunai dan Sistem pembayaran non-tunai. Perbedaan mendasar dari kedua
jenis sistem pembayaran tersebut terletak pada instrumen yang digunakan. Pada sistem
pembayaran tunai instrumen yang digunakan berupa uang kartal, yaitu uang dalam bentuk
fisik uang kertas dan uang logam, sedangkan pada sistem pembayaran non-tunai
instrumen yang digunakan berupa Alat pembayaran menggunakan kartu (APMK), Cek,
Bilyet Giro, Nota Debit, maupun uang elektronik.
1. Perkembangan Sistem Pembayaran
Perkembangan sistem pembayaran yang ada di Indonesia berkembang secara
perlahan. Tahapan sistem pembayaran yang terjadi di Indonesia dimulai dengan sistem
perekonomian yang paling sederhana, yaitu sistem barter. Barter merupakan salah satu
bentuk awal perdagangan. Sistem ini memfasilitasi pertukaran barang dan jasa saat
manusia belum menemukan uang. Barter adalah kegiatan tukar-menukar barang yang
terjadi tanpa perantaraan uang. Tahap selanjutnya menghadapkan manusia pada
kenyataan bahwa apa yang diproduksi sendiri tidak cukup untuk memenuhi
kebutuhannya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan sendiri
mereka mencari dari orang yang mau menukarkan barang yang dimilikinya dengan
barang lain yang dibutuhkannya.
Pada tahap selanjutnya, sistem barter digantikan dengan istilah commodity
currency. Sistem ini merupakan sistem pertukaran dengan menggunakan barang
tertentu atau barang yang telah ditentukan. Jadi, barang yang boleh digunakan dalam
sistem berter adalah barang yang ditentukan. Barang tersebut dianggap sebagai media
pertukaran (medium of exchange) maupun sebagai standar nilai yang digunakan dalam
pertukaran barang. Sebagai contoh, selama periode awal pemukiman di Amerika,
penduduknya menggunakan tembakau, beras, dan kayu sebagai medium of exchange.
Pada perkembangannya, sistem barter dan commodity currency ini dianggap
tidak efisien karena hal-hal sebagai berikut:
a. Barang yang akan ditukar harus dibawa terus
Kelemahan sistem barter yang pertama adalah barang yang akan ditukarkan harus
dibawa kemana-mana. Sampai dia menemukan orang yang mempunyai barang yang
dia butuhkan. Itupun jika si pemilik barang mau menukar barangnya dengan barang
lain.
b. Sulit dalam bertransaksi
Untuk melakukan sebuah transaksi, harus ada kerelaan dari kedua belah pihak. Salah
satu kelemahan sistem barter adalah susahnya melakukan sebuah transaksi. Karena
belum tentu orang A menginginkan barang dari orang B. Sebagai contoh budi
mempunyai dua ekor ayam, akan tetapi budi tidak mempunyai beras. Budi
berinisiatif untuk menukarkan satu ekor ayamnya dengan satu kantong beras. Disaat
budi menemukan orang yang mempunyai beras budi melakukan transaksi
dengannya, akan tetapi orang tersebut menolak tawaran tersebut.
c. Sulit menentukan standart nilai tukar
Kelemahan barter selanjutnya adalah sulit menetukan nilai tukar. Contoh, seekor
sapi nilainya setara dengan berapa topi? berapa beras? dan berapa kopi? Tidak ada
patokan khusus untuk menentukan nilai suatu barang.
Dari kelemahan-kelemahan tersebut, emas dan perak mulai digunakan sebagai
alat tukar. Setelah menggunakan emas dan perak, manusia menggunakan uang logam.
Namun, karena emas, perak dan uang logam terlalu berat untuk dibawa, akhirnya mulai
berkembang uang kertas. Sampai saat ini uang logam masih digunakan. Jadi alat
pembayaran yang paling efisien adalah uang, baik uang kertas maupun uang logam.
Dengan adanya uang tunai, transaksi akan berlangsung lebih efisien. Namun
dengan adanya perkembangan teknologi, penggunaan uang tunai dipandang lebih
efisien apabila digunakan untuk pembayaran yang relatif kecil. Transaksi-transaksi
yang nilainya cukup besar, membutuhkan kualitas fisik uang yang banyak. Jika
membawa uang dalam jumlah besar, maka faktor keamanan perlu diperhatikan.
Keterbatasan uang tunai tersebut menimbulkan inovasi baru yakni alat pembayaran non
tunai. Alat pembayaran non tunai yang dimaksud ialah alat pembayaran menggunakan
cek/bilyet giro, kartu kredit, kartu debit, dan electronic based.
Kehidupan ekonomi masyarakat tidak akan lancar tanpa peran uang sebagai alat
pembayaran. Oleh karena itu, uang merupakan sesuatu yang sangat penting dalam
perekonomian. Terkait dengan hal tersebut, maka diperlukan pemahaman dalam
memanfaatkan uang agar uang dapat berfungsi sebagaimana mestinya sehingga dapat
berkontribusi dalam perekonomian.
a. Uang Komoditas (Commodity Money)
Pada zaman dahulu, uang komoditas mengacu pada logam mulia seperti emas,
dikarenakan jumlah emas yang terbatas, sehingga tidak dapat memenuhi jumlah
transaksi perdagangan setiap harinya, maka saat ini hampir semua negara telah
meninggalkan uang komoditas dan beralih ke uang fiat seperti yang kita gunakan
saat ini.
b. Uang Kepercayaan (Fiat Money)
Uang fiat adalah uang yang nilainya berasal dari regulasi atau hukum pemerintah.
Uang ini berbeda dengan uang komoditas yang didasarkan pada barang, yang
biasanya merupakan logam mulia seperti emas atau perak. Istilah ini berasal dari
kata dalam bahasa Latin fiat ("biarlah terjadi", "akan menjadi"). Penggunaan uang
fiat pertama kali tercatat di Tiongkok sekitar tahun 1000 M. Semenjak itu, uang fiat
telah digunakan oleh berbagai negara, kadang-kadang secara bersamaan dengan
uang komoditas.
c. Cek
Cek merupakan surat berisi perintah dari pemegang rekening giro atau penyimpan
dana kepada bank untuk mengeluarkan sejumlah uang yang tertulis pada lembar cek
untuk diberikan kepada pembawa cek atau pihak yang namanya terdapat dalam cek
tersebut.
d. Pembayaran Elektronik (Elektronik Payment)
E-payment adalah sistem pembayaran yang menggunakan fasilitas internet sebagai
sarana perantara. Dengan menggunakan fasilitas e-payment, pihak penjual dan
pihak pembeli akan mendapatkan beragam manfaat, antara lain:
 Sistem transaksi yang mudah dan dapat dilakukan secara universal selama
masih berada dalam 1 wilayah negara
 Keamanan transaksi lebih terjaga dibandingkan dengan melakukan transaksi
secara cash atau secara transfer rekening pribadi
 Penggunaan waktu dan tenaga menjadi lebih simpel dan efisien
e. Uang Elektronik (e-money)
Uang elektronik (atau uang digital) adalah uang yang digunakan dalam transaksi
Internet dengan cara elektronik. Biasanya, transaksi ini melibatkan
penggunaan jaringan komputer (seperti internet dan sistem penyimpanan harga
digital). Electronic Funds Transfer (EFT) adalah sebuah contoh uang elektronik.
Uang elektronik memiliki nilai tersimpan (stored-value) atau
prabayar (prepaid) dimana sejumlah nilai uang disimpan dalam suatu media
elektronis yang dimiliki seseorang. Nilai uang dalam e-money akan berkurang pada
saat konsumen menggunakannya untuk pembayaran. E-money dapat digunakan
untuk berbagai macam jenis pembayaran (multi purpose) dan berbeda dengan
instrumen single purpose seperti kartu telepon.

2. Jenis-jenis Mesin Pembayaran


a. Cash Register
Cash Register adalah sebuah peralatan kasir yang digunakan untuk
menghitung dan mencatat transaksi penjualan. Biasanya terintegrasi dengan laci
(cash drawer) untuk menyimpan sejumlah mata uang. Cash Register dapat juga
menghasilkan struk berupa lembaran yang berisi rincian dari barang-barang atau
daftar belanjaan yang dibeli oleh pelanggan.
Beberapa fungsi lainnya dari mesin kasir/ cash register juga digunakan untuk
mencatatkan komponen pajak dalam penjualan. Saat ini beberapa mesin kasir
elektronik (Electronic Cash Register) bisa disambungkan dengan perangkat bantu
lainnya seperti timbangan digital, barcode machine scanner, juga pembaca kartu
kredit atau kartu debit.dan perkembangannya saat ini menagarah pada penggunaan
mesin kasir yang berbasiskan komputer (PC Based Cash Register / Point of Sale
POS).
Mesin kasir seperti halnya juga barcode machine yang berbasiskan komputer
biasanya juga dilengkapi dengan software/ piranti lunak baik yang berbasiskan
sistem operasi DOS,Windows, Linux maupun Unix dimana data tersimpan dalam
database baik di mesin kasir tersebut maupun di server induknya. dan umumnya
banyak Mesin kasir yang berbasiskan komputer ini memiliki konfigurasi jaringan
lokal (LAN). Beberapa merek mesin kasir meliputi CASIO, NCR, IBM, Wincor-
Nixdorf, Sharp, Uniwell Toshiba TEC.
Macam-macam Cash Register ada tiga jenis, yaitu:
1. Cash Register Manual: terdapat beberapa merk mesin cash register manual salah
satunya adalah mesin cash register manual merk Olivetti dari jenis berkunci sepuluh
yang dapat mencetak dan berkapasitas 12 angka. Dapat digunakan untuk
menjumlah, mengurangi, mengalikan dan memperoleh jumlah tombol atau jumlah
kredit juga dilengkapi dengan kunci spasi mundur (back spacer).
2. Cash Register Listrik: terdapat beberapa mesin cash register listrik salah satunya
adalah NCR. Meskipun terdapat beberapa macam merk tetapi umumnya cara
kerjanya sama. Adapun ciri-ciri mesin cash register listrik adalah antara lain :
 Digerakkan dengan tenaga listrik dan dilengkapi engkol (handle) yang
dipergunakan bila listrik mati
 Cara kerja dan komponen mesinnya mekanik
 Memiliki dua kunci untuk kasir dan pimpinan
 Mencatat transaksi kas secara umum (satu departemen)
 Mempunyai kemampuan 5 digit
3. Cash Register Elektronik: mesin ini juga terdiri dari beberapa merk namun yang
akan dibahas di sini dari merk Sharp ER 3100 atau Sharp ER 2970. Meskipun terdiri
dari beberapa merk tetapi prinsip operasionalnya sama. Adapun ciri-ciri mesin cash
register elektronik antara lain :
 Digerakkan oleh tenaga listrik arus listrik yang kuat. Saat ini sudah ada alat
penyimpan tenaga listrik yang disebut inverter, sehingga dapat menjamin
mesin yang membutuhkan tenaga listrik tanpa gangguan listrik mati
 Mempunyai departemen mulai dari 1 sampai dengan lebih dari 30 yang dapat
dikembangkan sampai dengan 200 departemen dalam satu mesin
 Mesin Cash Register ini dapat digunakan sampai 8 orang kasir
 Layar / display menampilkan angka dan lampu pesan dengan cahaya berwarna
hijau
 Pada tipe tertentu dapat diprogramkan menampilkan nama barang, berupa
tulisan pada layar / display.

3. Point of Sale (POS)


Point of Sale (POS) yaitu sebuah metode penggabungkan perangkat keras dan
perangkat lunak. POS merupakan suatu alat yang yang berguna untuk memudahkan
pencatatan transaksi. Penggunaan POS umumnya diterapkan di perusahaan dagang,
minimarket, rumah makan, hotel dan lain sebagainya.
a. Keunggulan POS
 Meningkatkan Citra Usaha
 Keuntungan Berkompetisi
 Meningkatkan Kualitas Pelayanan
 Memudahkan Proses Controlling
 Beragam Pembayaran
b. Kelemahan POS
 Bila memakai software jadi, kemungkinan akan terjadi ketidaksesuaian
program dengan kebijakan pabrikan yang nantinya akan menjadi kendala
bagi pengelola usaha.
 Biaya yang cukup mahal.
 Karena berbentuk software, tentu hal yang paling dikhawatirkan adalah
mudahnya perangkat lunak diserang virus.

B. PROSEDUR PENGGUNAAN MESIN TRANSAKSI


1. Mesin Cash Register
Berikut ketentuan dalam penggunaan mesin cash register:
 Mempersiapkan mesin kasir
 Melakukan penjualan
 Memperbaiki kesalahan
2. Mesin Point of Sale (POS)
Berikut langkah-langkah mengoperasikan mesin POS:
 Mengoperasikan program untuk nama kasir
 Mengoperasikan program untuk menambah barang
 Mengoperasikan program untuk stock barang
 Melakukan program pengoperasian kasir
LAMPIRAN 2

A. Penilaian Kompetensi Pengetahuan

Soal Evaluasi Kompetensi 1

Kompetensi Dasar : Administrasi Transaksi


Kelas : XII BDP
Waktu : 45 menit

1. Jelaskan secara singkat perkembangan sistem pembayaran yang ada di Indonesia! (30)
2. Uraian beberapa alasan mengapa barter tidak lagi efesien! (20)
3. Jelaskan mengapa uang tunai dianggap kurang efisien apabila digunakan untuk transaksi
dalam jumlah besar? (20)
4. Sebutkan manfaat dari penggunaan cash register! (15)
5. Uraikan fungsi atau kegunaan mesin POS bagi pemilik usaha! (15)
Kunci Jawaban Evaluasi Kompetensi 1

1. Perkembangan sistem pembayaran yang ada di Indonesia berkembang secara perlahan.


Tahapan sistem pembayaran yang terjadi di Indonesia dimulai dengan sistem
perekonomian yang paling sederhana, yaitu sistem barter. Barter merupakan salah satu
bentuk awal perdagangan. Barter adalah kegiatan tukar-menukar barang yang terjadi
tanpa perantaraan uang. Pada tahap selanjutnya, sistem barter digantikan dengan istilah
commodity currency. Sistem ini merupakan sistem pertukaran dengan menggunakan
barang tertentu atau barang yang telah ditentukan. Karena commodity currency memiliki
berbagai kelemahan, emas dan perak mulai digunakan sebagai alat tukar. Setelah
menggunakan emas dan perak, manusia menggunakan uang logam. Namun, karena emas,
perak dan uang logam terlalu berat untuk dibawa, akhirnya mulai berkembang uang kertas.
Adanya perkembangan teknologi, penggunaan uang tunai dipandang lebih efisien apabila
digunakan untuk pembayaran yang relatif kecil. Transaksi-transaksi yang nilainya cukup
besar, membutuhkan kualitas fisik uang yang banyak. Jika membawa uang dalam jumlah
besar, maka faktor keamanan perlu diperhatikan. Keterbatasan uang tunai tersebut
menimbulkan inovasi baru yakni alat pembayaran non tunai. Alat pembayaran non tunai
yang dimaksud ialah alat pembayaran menggunakan cek/bilyet giro, kartu kredit, kartu
debit, dan electronic based.
2. Berikut ini alasan barter dianggap tidak efisien karena hal-hal sebagai berikut:
a. Barang yang akan ditukar harus dibawa terus
Kelemahan sistem barter yang pertama adalah barang yang akan ditukarkan harus
dibawa kemana-mana. Sampai dia menemukan orang yang mempunyai barang yang
dia butuhkan
b. Sulit dalam bertransaksi
Untuk melakukan sebuah transaksi, harus ada kerelaan dari kedua belah pihak. Salah
satu kelemahan sistem barter adalah susahnya melakukan sebuah transaksi. Karena
belum tentu orang A menginginkan barang dari orang B.
c. Sulit menentukan standart nilai tukar
Kelemahan barter selanjutnya adalah sulit menetukan nilai tukar. Contoh, seekor sapi
nilainya setara dengan berapa topi? berapa beras? dan berapa kopi? Tidak ada patokan
khusus untuk menentukan nilai suatu barang
3. Dengan adanya uang tunai, transaksi akan berlangsung lebih efisien. Namun dengan
adanya perkembangan teknologi, penggunaan uang tunai dipandang lebih efisien apabila
digunakan untuk pembayaran yang relatif kecil. Transaksi-transaksi yang nilainya cukup
besar, membutuhkan kualitas fisik uang yang banyak. Jika membawa uang dalam jumlah
besar, maka faktor keamanan perlu diperhatikan. Keterbatasan uang tunai tersebut
menimbulkan inovasi baru yakni alat pembayaran non tunai.
4. Penggunaan mesin cash register dalam transaksi memiliki beberapa manfaat yaitu:
a. Proses penjualan yang cepat serta tepat sehingga pelanggan tidak perlu menunggu lama
b. Mampu mengetahui barang yang lakunya lambat serta barang yang lakunya cepat
c. Pengamanan yang terdapat dalam kotak uang/ laci
d. Laporan harian yang akurat membantu dalam menyusun pencatatan penjualan
5. Fungsi POS bagi pemilik usaha:
a. Melakukan pendataan di setiap transaksi
b. Dapat mencocokkan data barang yang ingin dicek sehingga dapat meminimalisir
kecurangan
c. Dapat memperoleh laporan penjualan secara online
d. Dapat melakukan perubahan harga jual dengan cepat
e. Melakukan pengecekan stok barang
f. Efisiensi dalam hal waktu saat proses transaksi
LAMPIRAN 3

B. Lembar Penilaian Keterampilan

Tes Formatif Kompetensi 2

Kompetensi Dasar : Administrasi Transaksi


Kelas : XII BDP
Waktu : 45 menit

Gambarlah bagian-bagian yang terdapat dalam mesin cash register serta berilah keterangan
pada setiap bagiannya!
Kunci Jawaban Tes Formatif Kompetensi 2
LAMPIRAN 4
C. Penilaian Ranah Pengetahuan

Ulangan Harian I

a. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !


1. Prosedur yang digunakan untuk pemindahan sejumlah uang kepada pihak lain dengan
atau tidak melibakan instansi sebagai pihak ketiga disebut…
a. Transaksi c. Pembayaran
b. Pembelian d. Penjualan
2. Berikut ini merupakan alat pembayaran non tunai, kecuali …
a. OVO c. uang logam
b. Go-pay d. ATM
3. Salah satu bentuk awal perdagangan yang dilakukan dengan melakukan pertukaran
barang dinamakan…
a. Persewaan c. Jual-Beli
b. Peminjaman d. Barter
4. Dibawah ini merupakan bentuk-bentuk uang logam, kecuali …
a. Emas c. Tembaga
b. Perak d. Tembakau
5. Surat yang berisi perintah dari pemegang rekening giro atau penyimpan dana kepada
bank untuk mengeluarkan sejumlah uang sebagaimana tertulis adalah pengertian dari

a. Cek c. Nota
b. Kwitansi d. Faktur
6. Mini Printer berfungsi untuk …
a. Mencetak struk c. Memcatat transaksi
b. Membuka laci d. Membuat laporan usaha
7. Hal pertama dilakukan dalam program kasir mesin Point of Sale (POS) adalah …
a. Isikan username c. Klik “Add”
b. Pilih icon inventory d. Klik “Utility”
8. Langkah awal yang dilakukan saat menggunakan mesin kasir untuk melakukan
penjualan adalah…
a. Masukkan kode pengaman yang diketahui oleh kasir
b. Gunakan tombol angka untuk mengetik harga produk
c. Tekan tombol departemen untuk menentukan produk yang dimasukkan tergolong
kategori apa
d. Tekan tombol feed agar kertas struk pembayaran naik ke atas dan dapat membaca
angka transaksi pada mesin kasir
9. Ditinjau dari jumlah kasir, cash register elektronik terdiri dari beberapa macam,
kecuali…
a. Cash register difungsikan untuk satu kasir
b. Cash register difungsikan untuk dua kasir
c. Cash register difungsikan untuk empat kasir
d. Cash register difungsikan untuk delapan kasir
10. Ditinjau dari jumlah departemennya, cash register elektronik terbagi menjadi beberapa
macam, kecuali ….
a. Cash register sederhana c. Cash register sedang
b. Cash register kecil d. Cash register besar

b. Jawablah pertanyaan berikut ini dengan jelas!


1. Apa yang dimaksud dengan e-money?
2. Sebutkan komponen-komponen sistem pembayaran!
3. Jelaskan 2 jenis mesin pembayaran dalam transaksi!
4. Sebutkan kelebihan dan kelemahan point of sale!
5. Jelaskan secara singkat cara kerja cash register!

- Kerja Keras Tidak Pernah Berkhianat -


Kunci Jawaban Ulangan Harian I
a. Soal Pilihan Ganda
1. C 6. A
2. C 7. B
3. D 8. A
4. D 9. B
5. A 10. A

b. Soal Uraian
1. E-money atau uang elektronik adalah alat pembayaran yang digunakan dalam transaksi
internet dengan cara eletronik. Uang elektronik memiliki nilai tersimpan atau prabayar
dimana sejumlah nilai uang disimpan dalam media elektronik yang dimiliki seseorang.
2. Komponen-komponen sistem pembayaran:
a. Regulator : berwenang mengatur aturan mai, ketentuan, dan kebijakan yang
mengikat seluruh komponen sistem pembayaran.
b. Penyelenggara : adalah lembaga yang memastikan penyelesaian akhir dari
seluruh transaksi yang terjadi di penggunanya.
c. Infranstruktur : adalah sarana fisik yang mendukung operasional sistem
pembayaran.
d. Instrumen : adalah alat pembayaran baik tunai maupun non-tunai yang disepakati
oleh para pengguna dalam melakukan transaksi
e. Pengguna : adalah konsumen yang terlibat dalam sistem pembayaran
3. Jenis-jenis mesin pembayaran dalam transaksi :
a. Cash register : merupakan peralatan mekanikmaupun elektronik yang berfungsi
untuk menghitung dan mencatat transaksi penjualan yang terintegrasi dengan laci
sebagai penyimpanan uang
b. Point of Sale (POS) : merupkan metode penggabungan perangkat keras dan
perangkat lunak yang membentuk menjadi satu alat yang berguna untuk
memudahkan pencatatan transaksi yang terjadi.
4. Kelebihan dan kelemahan POS:
a. Kelebihan
 Meningkatkan citra usaha
 Keuntungan berkompetisi
 Meningkatkan kualitas layanan
 Memudahkan proses controlling
 Beragam pembayaran
b. Kelemahan
 Bila memakai software jadi, kemungkinan akan terjadi ketidaksesuaian
program
 Biaya yang cukup mahal
 Perangkat mudah diserang virus
5. Berikut tata cara penggunaan mesin cash register:
a. Mempersiapkan mesin kasir
 Letakkan mesin kasir pada permukaan yang keras dan rata
 Smbungkan dengan listrik
 Pasang kertas pada tanda terima pembayaran
 Buka laci pada mesin dan simpan kunci agar tidak hilang
 Setelah semua siap, nyalakan mesin kasir
 Atur pemrograman sesuai spesifikasi mesin
b. Melakukan penjualan
 Masukkan kode pengaman
 Gunakan tombol angka untuk mengetik harga produk yang dibeli atau
arahkan barcode pada produk
 Tekan tombol departemen
 Tekan tombol feed agar kertas struk pembayaran naik ke atas
 Jika ingin memasukkan produk yang sama beberapa kali, tekan angka yang
menyatakan jumlah produk tersebut, kemudian tekan tombol QTY,
masukkan harga produk lalu tekan tombol departemen yang terkait
 Tentukan jenis pembayaran
 Tekan tombol NS untuk membuka laci
c. Memperbaiki kesalahan

Anda mungkin juga menyukai