Anda di halaman 1dari 10

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

Penyiapan Readiness Criteria Kegiatan


SPAM TA. 2020

a. Dasar Hukum :
a. UU No. 11 Tahun 1974, tentang Pengairan
b. UU No. 17 Tahun 2007 tentang RPJP 2005-2025
c. UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
d. PP No. 121 Tahun 2015 tentang Pengusahaan Sumber Daya Air
e. PP No.122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum.
f. Perpres No. 2 Tahun 2015 tentang RPJMN 2015-2019
g. Perpres No. 56 Tahun 2018 tentang Proyek Strategis Nasional
h. Permen PUPR No. 27 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan SPAM
i. Permen PUPR No. 26 Tahun 2017 tentang Panduan Pembangunan Budaya
Integritas di Kementerian PUPR

b. Latar Belakang
Kementerian PUPR melalui Visium Kementerian PUPR Tahun 2030 telah
menargetkan 100% Smart Living di tahun 2030, yaitu 100% pelayanan air minum, 0 ha
kawasan kumuh dan 100% pelayanan sanitasi. Visium ini tertuang dalam Permen PUPR
No 26 Tahun 2017 tentang Panduan Pembangunan Budaya Integritas di Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Hingga akhir tahun 2017 capaian akses air minum secara nasional sebesar 72,04%.
Dari data tersebut, masih terdapat gap sebesar 28% untuk mencapai target 100%. Target
tersebut dapat dipenuhi melalui pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)
Jaringan Perpipaan (JP) dan Bukan Jaringan Perpipaan (BJP) Terlindungi.
Dalam mendukung pencapaian target tersebut, khususnya SPAM Jaringan
Perpipaan, diperlukan kegiatan pengembangan SPAM, yang tepat mutu, tepat sasaran,
dan tepat waktu. Untuk itu, perlu adanya dokumen perencanaan yang baik dan
readiness criteria yang lengkap yang wajib disiapkan oleh pemerintah kabupaten/kota
untuk kegiatan pengembangan SPAM yang diusulkan dibiayai melalui APBN.
Adapun readiness criteria pengembangan SPAM melalui APBN yaitu Rencana
Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM), justifikasi teknis, Detail Engineering
Design (DED), ijin air baku, Rencana Anggaran Biaya (RAB), kesiapan lahan, kesiapan
lembaga pengelola (PDAM, UPTD, Kelompok Masyarakat), kesiapan Dana Daerah
untuk Urusan Bersama (DDUB), kesiapan menerima aset, dan Surat Pernyataan Kepala
Daerah yang menyatakan kesanggupan memenuhi atau menyediakan readiness criteria
di atas.
Sehubungan dengan hal tersebut, PPK Perencanaan BPPW Aceh melakukan
pendampingan review dokumen perencanaan serta penyiapan readiness criteria bagi
kabupaten/kota yang mengajukan kegiatan untuk didanai APBN TA 2020 melalui
kegiatan Penyiapan Readiness Criteria Kegiatan SPAM TA 2020.

c. Maksud dan Tujuan


a. Maksud dari penyelenggaraan kegiatan Penyiapan Readines Criteria Kegiatan
SPAM TA 2020 adalah menghasilkan kegiatan pengembangan SPAM TA 2020
yang tepat mutu, tepat sasaran, dan tepat waktu melalui penyiapan readiness
criteria yang baik, lengkap sesuai aturan dan kriteria yang berlaku.
b. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah Membantu PPK Perencanaan BPPW
Aceh dalam mengevaluasi dan mereview kesiapan program pengembangan SPAM
yang dibiayai APBN sesuai kriteria program dan membantu Pemda dalam
menyiapkan readiness criteria untuk program pengembangan SPAM yang akan
dibiayai oleh APBN.

d. Sasaran
Tersusunnya Perencanaan Teknis Terinci atau Detailed Engineering Design
(DED) untuk keseluruhan sistem yaitu unit air baku, unit produksi, unit distribusi dan
unit pelayanan. DED disusun berdasarkan rencana induk pengembangan SPAM yang
telah ditetapkan, hasil studi kelayakan, jadwal pelaksanaan konstruksi, dan kepastian
sumber pembiayaan serta hasil konsultasi teknis dengan dinas teknis terkait.
Penyusunan DED mengikuti peraturan perundangan terkait dan standar nasional
maupun standar internasional yang berlaku.
e. Lokasi Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan konsultan berkantor di lingkup PPK Perencanaan Satker
Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh dengan lokasi yang tersebar di Kabupaten
/ Kota di Provinsi Aceh

f. Sumber Pendanaan
Kegiatan ini dibiayai dengan sumber dana APBN Rupiah murni TA 2019
dalam DIPA Satker Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh dengan nilai pagu
sebesar Rp. 800.000.000,- (delapan ratus juta rupiah) termasuk PPN 10%.

g. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen


PPK Perencanaan Satker Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh, Direktorat
Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

h. Lingkup Pekerjaan
a. Melakukan pendampingan dan review dokumen RISPAM kabupaten/kota yang
meliputi:
- Pendampingan kepada kabupaten/kota yang belum memiliki RISPAM untuk
menyusun dokumen RISPAM sesuai Permen PUPR No. 27 Tahun 2016
- Pendampingan perbaikan atau review kepada kabupaten/kota yang sudah
memiliki RISPAM namun belum memenuhi kriteria sesuai Permen PUPR No. 27
Tahun 2016
- Pendampingan legalisasi dokumen RISPAM kepada kabupaten/kota
- Penilaian atas dokumen RISPAM yang telah disusun atau diperbaiki
kabupaten/kota sesuai pedoman penilaian dokumen RISPAM

b. Melakukan review terhadap dokumen DED kegiatan pembangunan SPAM,


meliputi:
- Evaluasi terhadap kesesuaian DED dengan syarat ketentuan penyusunan rencana
teknis terinci (DED) pengembangan SPAM dengan yang diatur dalam Permen
PUPR No. 27 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air
Minum. Syarat dan ketentuan penyusunan DED tersebut harus memuat:
1) Rancangan detail kegiatan
2) Perhitungan dan gambar teknis
3) Spesifikasi teknis
4) Rencana anggaran biaya
5) Analisis harga satuan
6) Tahapan dan jadwal pelaksanaan
7) Dokumen pelaksanaan kegiatan (dokumen lelang, jadwal pelelangan, dan
pemaketan)
- Review terhadap pemenuhan spesifikasi dan kriteria teknis yang diatur dalam
NSPK bidang air minum.
- Review terhadap kesesuaian rencana detail, perhitungan, dan gambar teknis
dengan situasi dan kondisi lokasi pengembangan SPAM.
- Bantuan teknis terhadap tim penyusun DED pengembangan SPAM TA 2020 di
Pemda

c. Menginventarisasi kesiapan dokumen readiness criteria kegiatan pembangunan


SPAM pada lokasi yang akan dilaksanakan melalui APBN pada TA 2020, meliputi:
- Dokumen RISPAM kabupaten/kota yang sudah direview
- Justifikasi teknis kegiatan berupa ringkasan dokumen perencanaan kegiatan
meliputi latar belakang dilaksanakannya kegiatan, manfaat, system yang
direncanakan, tahapan dan jadwal pembangunan, lingkup kegiatan yang
dilaksanakan, sumber pembiayaan, dan rencana pengelola.
- Ijin air baku yang diterbitkan oleh instansi Sumber Daya Air sesuai kewenangan
pengelolaan wilayah sungai atau air baku lainnya.
- Dokumen DED kegiatan yang akan dilaksanakan, termasuk Rencana Anggaran
Biaya (RAB) yang sudah direview dan dibutuhkan sebagai kelengkapan
dokumen dalam proses pelelangan
- Kesiapan lahan berupa dokumen resmi yang menyatakan bahwa lokasi lahan
yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan, sudah tersedia dan dapat
dimanfaatkan.
- Kesiapan pengelola berupa surat kesiapan PDAM/Non-PDAM untuk mengelola
SPAM terbangun.
- Kesiapan Dana Daerah Urusan Bersama (DDUB) berupa surat kesanggupan
Kepala Daerah untuk menyertakan dukungan dana daerah sebagai bentuk
pelaksanaan tugas daerah.
- Kesiapan Serah Terima Aset berupa surat kesanggupan Kepala Daerah untuk
memproses serah terima aset terbangun dari Pusat ke daerah.
- Surat Pernyataan Kepala Daerah yang menyatakan kesiapan readiness criteria
lokasi kegiatan sebagaimana dijelaskan pada butir-butir di atas.

d. Melaksanakan workshop
- Penyelenggaraan workshop berlokasi di kabupaten/kota terpilih dengan sasaran
peserta adalah Bappeda kabupaten/kota, Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
yang menangani air minum, dan PDAM/Penyelenggara SPAM, sejumlah 6
kabupaten/kota di Provinsi Aceh.
- Workshop Penyiapan Readiness criteria Kegiatan SPAM TA 2020 dilakukan
dalam rangka:
1) Sosialisasi kebijakan dan strategi Kementerian PUPR dalam mencapai target
RPJMN 2020-2024 di bidang penyelenggaraan SPAM,
2) Inventarisasi kelengkapan readiness criteria kegiatan pembangunan SPAM
pada TA 2020,
3) Pendampingan penyusunan dan review dokumen RISPAM kabupaten/kota,
dan
4) Pembahasan review DED kegiatan pembangunan SPAM TA 2020
kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

i. Keluaran Hasil Kegiatan


Keluaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah:
a. Dokumen RISPAM kabupaten/kota yang telah dinilai hasil dari:
- Pendampingan kepada kabupaten/kota yang belum memiliki RISPAM
- Pendampingan perbaikan atau review kepada kabupaten/kota yang sudah
memiliki RISPAM namun belum memenuhi kriteria
- Pendampingan legalisasi dokumen RISPAM kepada kabupaten/kota
- Penilaian atas dokumen RISPAM yang telah disusun atau diperbaiki
kabupaten/kota sesuai pedoman penilaian dokumen RISPAM
b. Laporan lengkap rencana detail teknis (DED) lokasi kegiatan pembangunan SPAM
yang telah dikaji ulang dan siap diimplementasikan melalui APBN TA 2020.
c. Daftar lokasi dan ringkasan laporan kegiatan pembangunan SPAM yang memenuhi
readiness criteria.
d. Laporan kegiatan Penyiapan Readiness Criteria Kegiatan SPAM TA 2020.

j. Penyediaan Peralatan Material, Personil dan Fasilitas


a. Peralatan Material, Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen
- Data
Pengguna jasa akan memfasilitasi kebutuhan data/informasi yang diperlukan
untuk melengkapi penyusunan kegiatan ini
- Staf Pengawas
Pengguna jasa akan membentuk Tim Teknis sebagai pengawas dan pengarah
pelaksanaan kegiatan dalam rangka pelaksanaan jasa konsultansi.

b. Peralatan Material, Personil dan Fasilitas dari Penyedia Jasa


- Fasilitas Perjalanan Dinas
Penyedia jasa tidak menyediakan fasilitas perjalanan dinas
- Akomodasi
Akomodasi bagi tenaga profesional harus disediakan oleh penyedia jasa.
- Penyediaan oleh Penyedia Jasa
Penyedia jasa harus menyediakan fasilitas menunjang kelancaran pelaksanaan
kegiatan dan harus memperhitungkan semua biaya pengeluaran yang akan
dimasukkan dalam biaya penawaran yang terdiri atas:
1) Sewa Kendaraan Roda 4
2) Komputer/laptop dan printer dengan cara sewa.
3) Printer dengan cara sewa.
4) Sewa alat survey : Teodolit dan GPS
5) ATK dan Komputer Supplies
6) Biaya Komunikasi

k. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa


Membantu PPK Perencanaan Satker Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh
Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
untuk melaksanakan kegiatan Penyiapan Readines Criteria Kegiatan SPAM TA 2020.
l. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan
Pelaksanaan pekerjaan selama 4 (empat) bulan kalender terhitung sejak
dikeluarkannya SPMK (Surat Perintah Mulai Kerja).

m. Personil
a. Team Leader, pendidikan minimal Sarjana Strata 1 (S1) Jurusan Teknik
Penyehatan/Lingkungan lulusan Perguruan Tinggi Negeri atau yang disamakan yang
berpengalaman pada pekerjaan sejenis dan mempunyai pengalaman kerja total
minimal 3 (tiga) tahun serta memiliki SKA Ahli Muda Teknik Lingkungan. Tugas
dan tanggung jawab Team Leader akan meliputi (namun tidak terbatas pada) hal-hal
sebagai berikut:
- Bertanggung jawab untuk melaksanakan koordinasi antara Tim Konsultan
dengan Pengguna Jasa (PPK Perencanaan BPPW Aceh), serta pihak pihak lain
yang terkait dalam kegiatan penyusunan materi selama kegiatan berlangsung;
- Bertanggung jawab untuk merencanakan/mengelola seluruh kegiatan Tim
Konsultan untuk mencapai tujuan sebagaimana yang dipersyaratkan dalam
Kerangka Acuan Kerja baik dari sisi waktu, kualitas maupun kuantitasnya;
- Bertanggung jawab atas pengendalian personil Tim Konsultan yang terlibat
dalam kegiatan ini, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang
ditetapkan;
- Bertanggung jawab untuk mengkonsolidasikan hasil pekerjaan setiap personil
dan melaporkannya kepada Pengguna Jasa;
- Mengkoordinasi kegiatan pembahasan untuk memastikan tercapainya validitas
dokumen yang disusun;
- Menyusun rencana aksi dan rekomendasi yang diperlukan terhadap kegiatan.
b. Ahli Teknik Air Minum sebanyak 2 (dua) orang, dengan pendidikan minimal
Sarjana Strata 1 (Sl) Jurusan Teknik Penyehatan/Lingkungan lulusan Perguruan
Tinggi atau yang disamakan yang berpengalaman pada pekerjaan sejenis dan
mempunyai pengalaman kerja total minimal 1 (tahun) tahun serta memiliki
SKA Ahli Muda Teknik Air Minum. Tugas dan tanggung jawab Tenaga Ahli akan
meliputi (namun tidak terbatas pada) hal-hal sebagai berikut:
- Membantu ketua tim dalam melaksanakan kegiatan;
- Membantu ketua tim dalam melakukan pendampingan penyusunan atau review
RISPAM dan DED, serta penyiapan readiness criteria kegiatan pembangunan
SPAM terutama di bidang hidrologi;
c. Ahli Perencanaan Wilayah/Kota sebanyak 1 (satu) orang, dengan pendidikan
minimal Sarjana Strata 1 (S1) Jurusan Planologi /Teknik Sipil/Arsitektur lulusan
Perguruan Tinggi atau yang disamakan yang berpengalaman pada pekerjaan sejenis
dan mempunyai pengalaman kerja total minimal 1 (satu) tahun serta memiliki
SKA Ahli Muda Perencanaan Wilayah/Kota. Tugas dan tanggung jawab Tenaga
Ahli sekurang-kurangnya meliputi hal-hal sebagai berikut:
- Membantu ketua tim dalam melaksanakan kegiatan;
- Membantu ketua tim dalam melakukan pendampingan penyusunan atau review
RISPAM dan DED, serta readiness criteria kegiatan pembangunan SPAM di
bidang pengembangan infrastruktur permukiman.
d. Ahli struktur sebanyak 1 (satu) orang, dengan pendidikan minimal Sarjana
Strata 1 (S1) Jurusan Teknik Sipil lulusan Perguruan Tinggi atau yang disamakan
yang berpengalaman pada pekerjaan sejenis dan mempunyai pengalaman kerja total
minimal 1 (satu) tahun serta memiliki SKA Ahli Muda Teknik Sipil. Tugas dan
tanggung jawab meliputi (namun tidak terbatas pada) hal-hal sebagai berikut:
- Membantu ketua tim dalam melaksanakan kegiatan;
- Membantu ketua tim dalam melakukan pendampingan penyusunan atau review
RISPAM dan DED, serta penyiapan readiness criteria kegiatan pembangunan
SPAM terutama di bidang struktur bangunan.
e. Tenaga pendukung:
- Estimator 2 Orang ;
- Operator CAD 2 Orang;
- Surveyor 2 Orang;
- Pembantu Surveyor 2 Orang;
- Operator Komputer 1 orang.
n. Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan
Penyedia jasa harus membuat jadwal tahapan pelaksanaan pekerjaan sesuai kebutuhan
dalam jangka waktu 4 (empat) bulan kalender terhitung sejak dikeluarkannya SPMK
(Surat Perintah Mulai Kerja).

o. Laporan
Dalam melaksanakan pekerjaan, Penyedia Jasa berkewajiban menyampaikan laporan
dengan tahapan sebagai berikut:

a. Laporan Pendahuluan
Laporan pendahuluan memuat latar belakang kegiatan, ruang lingkup, hasil studi
literatur awal, tanggapan terhadap KAK, metodologi dan strategi pelaksanaan
pekerjaan, organisasi pelaksana, rencana dan jadwal kegiatan. Laporan diserahkan 1
bulan sejak diterbitkannya SPMK dan sebanyak 6 eksemplar.

b. Laporan Antara
Laporan antara memuat:
- Progress pendampingan dokumen RISPAM kabupaten/kota
- Progress review DED
- Hasil verifikasi sementara daftar lokasi rencana kegiatan pembangunan SPAM di
provinsi Aceh untuk TA 2020.
Laporan antara harus diserahkan selambat-lambatnya 2 bulan setelah kontrak
ditandatangani dan hasilnya digandakan sebanyak 6 eksemplar
c. Gambar Review DED

d. Rencana Anggaran Biaya (EE)

e. RKS

RKS (Rencana Kerja dan Syarat-syarat) sebanyak 6 (enam) eksemplar, yang berisi
tentang penjelasan umum, syarat- syarat teknis pelaksanaan, dan syarat-syarat
administrasi. RKS diserahkan pada akhir masa kontrak.

f. Konsep Laporan Akhir


Konsep laporan akhir memuat:
- Hasil pendampingan akhir dokumen RISPAM kabupaten/kota yang menjadi
prioritas pendampingan pada Tahun 2019
- Hasil review dan verifikasi DED pembangunan SPAM yang akan dilaksanakan
pada TA 2020.
- Hasil inventarisasi readiness criteria pembangunan SPAM yang akan dibangun
TA 2020.
Laporan ini diserahkan 3 bulan setelah kontrak ditandatangani dan hasilnya
digandakan sebanyak 6 eksemplar

g. Laporan Akhir
Laporan akhir merupakan penyempurnaan dari konsep laporan akhir setelah
mendapatkan masukan dari para stakeholder. Laporan akhir diserahkan selambat-
lambatnya 4 bulan sejak ditandatanganinya kontrak dan hasilnya digandakan
sebanyak 6 eksemplar.

Banda Aceh, Mei 2019


PPK Perencanaan
Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh

Firman Saputra
Nip. 198507242010121005