Anda di halaman 1dari 7

NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

Tugas Personal ke - 1

Minggu 2 / Sesi 3

1. Apa fungsi REA Diagram dan untuk case apa saja REA Diagram bisa digunakan?

Jawab :

REA Diagram pada dasarnya berfungsi untuk menyediakan seluruh informasi yang

dibutuhkan seluruh pengguna dalam suatu organisasi yang dimaksudkan untuk menunjang

pekerjaan dan proses bisnis dalam suatu organisasi.

REA digunakan ketika berbagai macam orang dalam organisasi ingin melihat dan

menggunakan data yang sama dengan cara yang berbeda dalam suatu Pandangan

(Tampilan). Pandangan (tampilan) pengguna adalah sekumpulan data yang dibutuhkan oleh

pengguna tertentu untuk mencapai pekerjaan-pekerjaan yang ditugaskan kepadanya.

Contohnya, tampilan bagi karyawan bagian general ledger akan memerlukan chart of

accounts (daftar kode akun transaksi) organisasi, namun tidak memerlukan data transaksi

detilnya. Tampilan untuk manajer penjualan mungkin memerlukan data penjualan

pelanggan secara detil yang sudah dikelompokkan berdasarkan produk, area penjualan, dan

tenaga/karyawan penjualnya. Tampilan untuk manajer produksi mungkin akan memerlukan

inventori barang jadi yang tersedia, kapasitas proses manufaktur yang tersedia, dan lead

time dari vendor.

Jawaban dari berbagai organisasi terhadap dominansi informasi akuntansi yang

berpandangan (tampilan) tunggal adalah dengan membuat berbagai sistem

informasi yang terpisah untuk menunjang tiap-tiap pandangan (tampilan) pengguna.

Hal ini menyebabkan organisasi memiliki banyak sistem informasi yang secara

fungsional tidak saling terkoneksi. Seringkali data yang telah dimasukkan ke suatu

sistem dimasukkan lagi ke sistem-sistem yang lain. Dengan begitu banyaknya

ISYS6300 – Business Process Fundamental


NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

duplikasi data, persoalan mengenai akurasi dan kekinian data memunculkan masalah

yang serius. Kekhawatiran semacam itu dapat diatasi dengan menerapkan model

REA.

2. Bagaimana langkah-langkah menyusun REA Diagram? jelaskan.

Jawab :

Prosesnya meliputi langkah-langkah berikut ini:

1. Identifikasi entitas-entitas event

Langkah pertama dalam mengembangkan model REA adalah melakukan identifikasi entitas-

entitas event pada fungsi yang sedang dimodelkan. Suatu model REA setidaknya harus

meliputi dua economic events yang terdiri dari aktivitas give dan receive yang mengurangi

dan menambah economic resources dalam pertukaran/transaksi.

2. Identifikasi entitas-entitas resource

Langkah berikutnya dalam membuat diagram REA adalah mengidentifikasi resources yang

terkait dengan events yang sudah dipilih untuk dimodelkan. Setiap economic event dalam

satu model REA harus dihubungkan minimal dengan satu antitas resource yang nilai

ekonominya akan berkurang atau bertambah akibat event tersebut. Support events juga

terkait dengan resources tetapi tidak menimbulkan perubahan nilai resource.

3. Identifikasi entitas-entitas agent

Setiap entitas economic events pada diagram REA terasosiasi minimal dengan dua entitas

agent. Satu agent internal dan yang lain adalah agent eksternal. Setiap agent internal ini

pada kenyataannya adalah instance/objek dari jenis entitas Employee / Karyawan. Dan

untuk agen eksternal bisa jadi adalah pelanggan.

4. Menentukan asosiasi dan kardinalitas antar entitas

Kardinalitas menunjukan bagaimana perumpamaan dalam satu entitas dapat dihubungkan

ke perumpamaan tertentu dalam entitas lainnya.

ISYS6300 – Business Process Fundamental


NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

3. Apa saja komponen REA Diagram. Sebutkan dan jelaskan

Jawab :

Resources. Yang dimaksud dengan economic resources adalah semua hal yang

memiliki nilai ekonomi terhadap perusahaan. Secara definisi adalah semua objek

baik yang langka maupun yang masih berada dalam kendali perusahaan. Resources

digunakan dalam pertukaran ekonomi dengan para partner bisnis entah mengalami

kenaikan atau penurunan akibat pertukaran tersebut.

Events. Pemodelan REA mencakup dua kelas/golongan events. Economic events dan

support events. Yang dimaksud dengan economic events adalah fenomena yang

mempengaruhi perubahan (baik peningkatan atau penurunan) resources. Hal itu

disebabkan oleh berbagai macam aktivitas seperti penjualan produk ke pelanggan,

penerimaan uang dari pelanggan, dan pembelian bahan baku dari vendor. Economic

events adalah elemen sistem informasi yang sangat penting dan harus ditangkap

secara terpilah atau serinci mungkin supaya memberikan suatu database yang

lengkap. Sedangkan support events mencakup pengendalian (control), perencanaan,

dan berbagai aktivitas manajemen yang terkait dengan economic events, tetapi tidak

secara langsung memberi efek perubahan resources. Contoh support events adalah

(1) menentukan ketersediaan inventori untuk pelanggan sebelum melakukan

penjualan, (2) melakukan verifikasi terhadap informasi pendukung (dengan

melakukan pencocokan tiga dokumen/three-way-match) sebelum melakukan

pembayaran ke vendor, dan (3) melaukan pengecekan kartu kredit sebelum

memproses penjualan.

ISYS6300 – Business Process Fundamental


NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

Agents. Economic agents adalah orang-orang atau department yang terlibat dalam

economic events dan support events. Mereka adalah pihak-pihak baik di dalam

maupun di luar organisasi yang memegang kebijaksanaan untuk memutuskan akan

menggunakan atau menolak dalam transaksi economic resources. Masing-masing

economic event terkait dengan setidaknya satu agent internal atau satu agent

eksternal yang terlibat dalam pertukaran/transaksi tersebut. Peran masing-masing

agent internal dan eksternal dengab pihak luar biasanya terlihat jelas. Contohnya,

dalam transaksi penjualan, agent internal adalah para karyawan perusahaan dan

eksternal agent adalah pelanggan. Namun, untuk transaksi yang terjadi internal

dalam perusahaan, peran agent internal dan eksternal tidak begitu terlihat jelas.

Kesepakatan atau konvensi dalam pemodelan REA adalah menganggap transaksi

semacam itu adalah seperti transaksi penjualan. Contohnya, dalam proses

pemindahan produk dari work-in-process ke inventory barang jadi, maka karyawan

bagian work-in-process dianggap sebagai agent yang menjual produk ke karyawan

bagian inventory barang jadi. Jadi karyawan yang menyerahkankendali dan

mengurangi resources (dalam hal ini karyawan bagian work-in-process) adalah

internal agent sedangkan karyawan yang baru memegang kendali dan menambah

resource (dalam hal ini adalah karyawan bagian inventory barang jadi) adalah

eksternal agent.

4. Apa fungsi ERD?

Jawab :

Fungsi ERD adalah sebagai berikut :

ISYS6300 – Business Process Fundamental


NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

 Untuk merancang model dasar dari struktur data serta relationship atau hubungan

dari setiap data tersebut.

 Untuk mempermudah pengerjaan basis datanya karena dalam ERD kita sudah

menjelaskan hubungan dari data satu ke data lainnya

 Untuk mempermudah dalam mengubah dan menganalisis suatu sistem secara dini

 Untuk mempermudah dalam pengembangan suatu sistem karena dalam ERD sudah

terdapat gambaran umum serta detil dari suatu sistem yang dirancang.

5. Apa perbedaan antara REA Diagram dengan ERD?

Jawab :

Diagram ER dan REA sevara visual berbeda sangat signifikan. Entitas-entitas pada

diagram ER hanya terdiri dari satu klas saja (tidak ada penggolongan), dan kedekatan

antar entitas ditentukan oleh kardinalitasnya dan oleh apa yang secara visual

diagramnya mudah dibaca. Namun dalam diagram REA, entitas-entitas dibagi

kedalam tiga klas (resources, events, agents) dan konstelasi dalam diagram tersebut

diatur oleh klas.

Perbedaan kedua dari diagram ER dan REA adalah tentang urutan events

(aktivitas/transaksi). Diagram ER menyajikan gambaran statis terhadap fenomena

bisnis yang mendasari hubungan antar data ditunjukkan melalui kardinalitas dan

asosiasi, tetapi urutan aktivitas yang menentukan kardinalitas dan asosiasi tidak

disajikan secara jelas. Namun demikian, diagram REA secara khas diatur dari atas ke

bawah dalam konstelasi yang berfokus pada urutan aktivitas. Keuntungannya adalah

bahwa selama pengembangan sistem, manajemen dan pengguna lain yang

ISYS6300 – Business Process Fundamental


NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

nonteknis lebih bagus dalam memahami diagram REA.

Perbedaan ketiga diagram ER dan REA berkenaan dengan kesepakatan penamaan

entitas. Dalam diagram ER, nama-nama entitas selalu disajikan dalam bentuk kata

benda tunggal. Pemodelan REA menerapkan aturan ini ketika memberi nama untuk

entitas-entitas resource dan agent. Namun, untuk entitas-entitas event diberikan

nama-nama berupa kata kerja seperti Menjual Barang, Mengambil Pesanan, atau

Menerima Uang. Karena itu pembaca harus cermat supaya tidak bingung antara

entitas event dengan suatu proses. Entitas-entitas event pada diagram REA

menyajikan dan menggambarkan tabel-tabel database yang akan menyimpan data

suatu proses, tetapi entitas-entitas tersebut tidak sedang menyajikan atau

menjelaskan proses-proses itu sendiri.

6. Bagaimana cara membuat REA Diagram?

Jawab :

Dalam rangka menyusun diagram REA diperlukan informasi tentang: resource, event,

agent dan kebijaksanaan perusahaan. Informasi tersebut dapat diperoleh dengan

mewawancarai pihak manajemen. Karena aktivitas perencanaan, pengawasan, dan

pengevaluasian yang ditangani manajemen untuk setiap perusahaan berbeda. Untuk

menggambarkan diagram REA, kertas dibagi tiga kolom, satu kolom untuk setiap

entity. Gunakan kolom kiri untuk resource (sumber daya) adalah hal-hal yang

memiliki nilai eknomi bagi organisasi, kolom tengah untuk event (kegiatan) yaitu

berbagai aktivitas bisnis yang informasinya ingin dikumpulkan perusahaan untuk

tujuan perencanaan dan pengendalian, dan kolom kanan untuk agent (pelaku) yaitu

ISYS6300 – Business Process Fundamental


NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

orang-orang dan organisasi yang terlibat dalam kegiatan yang informasinya ingin

didapatkan untuk tujuan perencanaan, pengendalian, dan evaluasi. Penggambaran

event sebaiknya diurutkan dari atas ke bawah berdasarkan urutan aktivitas. Langkah-

langkah untuk menyusun diagram REA telah dijelaskan dalam jawaban soal nomor 2.

7. Bagaimana cara menentukan kardinalitas?

Jawab :

Kardinalitas menunjukan bagaimana perumpamaan dalam satu entitas dapat

dihubungkan ke perumpamaan tertentu dalam entitas lainnya.

 Satu ke satu (one to one), berarti setiap entitas pada himpunan entitas A

berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B

dan begitu juga sebaliknya. MHS dengan KTM

 Satu Ke banyak (one to Many), Berarti setiap entitas pada himpunan entitas

A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B,

tetapi tidak sebaliknya. Contoh : MHS dengan MTK

 Banyak ke satu ( Many to One), berarti setiap entitas pada himpunan entitas

A berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B,

tetapi tidak sebaliknya. Contoh : MTK dengan DOSEN

 Banyak to banyak (Many to Many), berarti setiap entitas pada himpunan

entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas

B dan demikian juga sebaliknya. Contoh : PRODUK dengan KONSUMEN.

ISYS6300 – Business Process Fundamental