Anda di halaman 1dari 1

BAB III

KESIMPULAN

3. 1 Kesimpulan
Beton prategang dapat didefinisikan sebagai beton yang telah diberikan
tegangan-tegangan dalam, dalam jumlah dan distribusi tertentu sehingga dapat
menetralisir sejumlah tertentu tegangan-tegangan yang dihasilkan oleh beban luar
sesuai dengan yang direncanakan.
Perbedaan utama antara beton bertulang dan beton prategang pada
kenyataannya adalah beton bertulang mengkombinasikan beton dan tulangan baja
dengan cara menyatukan dan membiarkan keduanya bekerja bersama-sama sesuai
dengan keinginannya, sedangkan beton prategang mengkombinasikan beton
berkekuatan tinggi dan baja mutu tinggi dengan cara-cara “aktif”. Hal ini dicapai
dengan cara menarik baja tersebut dan menahannya ke beton, jadi membuat beton
dalam keadaan tertekan.
Adapun material utama dari beton prategang ialah beton, baja dan tulangan
non prategang. Untuk memberikan tegangan pada beton prategang terdapat dua
prinsip yang berbeda yaitu pre-tensioned Prestressed Concrete (pratarik) dan post-
tensioned Prestressed Concrete (pasca tarik).
Beberapa konstruksi yang memakai beton prategang antara lain jembatan
beton prategang, struktur gable frame beton, dan precast prestressed concrete pile
(tiang pancang).

15