Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN PERCOBAAN

NO. PERCOBAAN : 01

JUDUL : IDENTIFIKASI PERANGKAT PENERIMA TV


HITAM PUTIH

MATA KULIAH : TEKNIK BROADCASTING I

NAMA : SILFINA ‘AZIYYATUL AWALIYAH

KELAS : TE-2A

NIM : 4.31.17.0.22

PENGAMPU : Drs. BAMBANG EKO SUMARSONO, M.M.T.

NILAI :

KETERANGAN :

PROGRAM STUDI D4 TEKNIK TELEKOMUNIKASI

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

2019
I. JUDUL : IDENTIFIKASI PERANGKAT PENERIMA TV HITAM PUTIH

II. TUJUAN
1. Mahasiswa dapat menentukan lokasi bagiab-bagian TV Hitam-Putih.
2. Mahasiswa dapat menentukan jenis komponen TV Hitam-Putih tiap bagian.
3. Mahasiswa dapat menentukan nilai komponen pada tiap bagian TV H-P.

III. ALAT DAN BAHAN


1. Perangkat Penerima TV Hitam-Putih

IV. TEORI SINGKAT


Pada prinsipnya televisi merupakan tranduser yang merubah energi cahaya
ke bentuk energienergi listrik, dan sekaligus berfungsi merubah gambar (visual)
ke bentuk sinyal listrik. Sinyal listrik yang dihasilkan dimodulasikan ke pemancar
dengan teknik modulasi amplitudo (AM). Sedangkan mikrofon adalah tranduser
yang merubah suara ke bentuk sinyal listrik, dan dimodulasikan dengan teknik
modulasi frekuensi. Kedua sinyal gabungan tersebut pada televisi akan diterima
oleh penala pada bagian TV yang disebut dengan TV tunner. Pesawat penerima
TV hitam putih memiliki bagian-bagian yang terdiri dari antena penerima TV,
tuner, penguat IF (VIF), detektor, penguat video, penguat audio, loudspeaker, dan
tabung gambar
CRT.

Fungsi dari tiap-tiap bagian TV itu adalah sebagai berikut:


- Antena penerima TV berfungsi menerima sinyal siaran TV yang merupakan
kombinasi gelombang suara dengan modulasi frekuensi dan gelombang video
dengan modulasi amplitude.
- Tuner berfungsi menyeleksi atau memilih siaran TV yang ada sesuai dengan
yang kita kehendaki.
- Penguat IF berfungsi menguatkan sinyal IF dari output Tuner.
- Detektor berfungsi memisahkan sinyal informasi asli terhadap sinyal
pembawa.
- Penguat video berfungsi menguatkan sinyal video.
- Sinkronisasi sparato berfungsi untuk memisahkan pulsa sinkronisasi vertical
dan pulsa sinkronisasi horizontal.
- Bagian vertical berfungsi membangkitkan sinyal gigi gergaji 50 Hz untuk
scanning vertical.
- Bagian horizontal berfungsi membangkitkan sinyal gigi gergaji 15625 Hz
untuk scanning horizontal.
- Penguat audio berfungsi menguatkan sinyal audio atau suara.
- Loudspeaker berfungsi sebagai transduser untuk mengubah sinyal suara
elektrik menjadi sinyal suara akustik.
- Tabung gambar CRT berfungsi sebagai transduser untuk mengubah sinyal
gambar elektrik menjadi sinyal gambar akustik.

Suatu pesawat penerima TV hitam putih dapat bekerja melalui tahap-tahap cara
kerja sebagai berikut antena penerima TV hitam putih menerima sinyal siaran TV
dari stasiun TV yang telah dipilih melalui tuner, sinyal siaran TV tersebut berupa
kombinasi antara gelombang suara dengan modulasi frekuensi dan gelombang video
dengan modulasi amplitude. Kemudian sinyal tersebut masuk ke penguat RF
dilanjutkan lagi masuk ke mixer dan penguat IF, di mixer sinyal tersebut dicampur
dengan sinyal hasil keluaran dari osiloskop lokal, selanjutnya sinyal hasil
pencampuran tersebut masuk ke detektor untuk memisahkan antara sinyal suara
dengan sinyal gambar. Untuk sinyal suara masuk ke penguat suara RF kemudian ke
detektor suara dan ke penguat audio dan keluar melalui loudspeaker dalam bentuk
sinyal suara akustik. Sedangkan untuk sinyal video masuk ke penguat video, pemisah
sinkron, dasar waktu horizontal, dasar waktu vertikal dan pembawa EHT (EHV)
keluar melalui tabling gambar CRT dalam bentuk sinyal gambar akustik.
V. LANGKAH KERJA
1. Siapkan Alat dan Bahan
2. Amati bagian Perangkat Penerima TV Hitam putih
3. Gambar bagian-bagian TV Hitam Putih yang diamati
4. Amati komponen dan nilai komponen pada bagian TV Hitam-Putih yang
diamati.
5. Catat hasil pengamatan komponen dan nilai komponen TV Hitam-Putih tiap
bagian.

VI. HASIL PERCOBAAN


Hasil pengamatan/percobaan diidentifikasi apakah sesuai dengan sketsa di
bawah ini? •
Bagian TV Hitam Putih

Hasil dari identifikasi komponen dapat di catat dalam table berikut:


Tabel 1. Komponen dan Nilai Komponen Perangkat Penerima TV Hitam-Putih

Komponen
No Nama Blok
Nama Kode Nilai / Type Satuan
R101 6800 ± 5% Ω
R102 2100 ± 5% Ω
R103 180 ± 5% Ω
R104 120 ± 5% Ω
1 Video IF (VIF) Resistor
R105 1000 ± 5% Ω
R106 27000 ± 5% Ω
R107 6800 ± 5% Ω
R108 2200 ± 5% Ω
R109 270 ± 5% Ω
R111 150 ± 5% Ω
R112 680 ± 5% Ω
R114 15000 ± 5% Ω
R115 8200 ± 5% Ω
C101 µF / V
C102 µF / V
C103 µF / V
C104 µF / V
C105 µF / V
C106 47 / 10 µF / V
Kapasitor
C107 4.7 / 25 µF / V
C108 100 / 16 µF / V
C109 µF / V
C110 µF / V
C111 µF / V
C113 µF / V
Induktor L101 32370
X-Trail SF101
IC 8831M
R201 8200 ± 5% Ω
R202 6800 ± 5% Ω
R203 Ω
R204 100 ± 5% Ω
R205 560 ± 5% Ω
Resistor
R206 120 ± 5% Ω
R207 27 ± 5% Ω
2 Video
R208 8200 ± 5% Ω
R209 270K ± 5% Ω
R111 220K ± 5% Ω
C201 10 / 35. µF / V
C202 µF / V
Kapasitor
C203 µF / V
C204 220 / 10 µF / V
R301 150 ± 5% Ω
R302 33K ± 5% Ω
R303 680 ± 5% Ω
Resistor R304 680 ± 5% Ω
R305 1K ± 5% Ω
3 Audio R306 10 ± 5% Ω
R307 Ω
C301 µF / V
C302 2.2K / 16 µF / V
Kapasitor
C303 1K / 10 µF / V
C304 µF / V
C305 µF / V
C306 µF / V
C307 µF / V
C308 47 / 10 µF / V
C309 100 / 10 µF / V
C311 100 / 10 µF / V
C312 µF / V
C314 µF / V
C315 µF / V
IC IC301
Dioda D301 SR1K
R401 120 ± 5% Ω
R402 200 ± 5% Ω
R403 33K ± 5% Ω
R404 270K ± 5% Ω
R405 1.2K ± 5% Ω
Resistor
R406 680 ± 5% Ω
R407 1.5K ± 5% Ω
R408 1K ± 5% Ω
Sync R409 120K ± 5% Ω
4
Sinkronisasi R411 2.7 ± 5% Ω
C401 1 / 50. µF / V
C402 µF / V
C403 10 / 35. µF / V
C404 µF / V
Kapasitor
C405 µF / V
C406 10 PANGKAT 2 µF / V
C407 µF / V
C408 µF / V
R501 56 ± 5% Ω
R502 18K ± 5% Ω
R503 22x10 PANGKAT 4 ± 5% Ω
R504 100K ± 5% Ω
R505 390 ± 5% Ω
R506 1000 ± 5% Ω
R507 120000 ± 5% Ω
R508 47K ± 5% Ω
5 Vertikal Resistor
R509 150 ± 5% Ω
R511 680 ± 5% Ω
R512 470 ± 5% Ω
R513 150 ± 5% Ω
R514 290 ± 5% Ω
R515 390 ± 5% Ω
R516 22x10 PANGKAT 8 ± 5% Ω
R517 82 ± 5% Ω
R518 330 ± 5% Ω
R519 220 ± 5% Ω
C501 1000 / 16 µF / V
C502 µF / V
C503 µF / V
C505 2.2 / 50 µF / V
C506 1 / 50. µF / V
Kapasitor
C507 472 / 50 µF / V
C508 683J µF / V
C509 470 / 6.3 µF / V
C511 2200 / 10 µF / V
C512 681J µF / V
Variabel VR501
Resistor VR502 501 Ω
Dioda D501 SR1K
D502
D503
D504
D505
R601 15K ± 5% Ω
R602 47 ± 5% Ω
R603 8.2 ± 5% Ω
R604 10K ± 5% Ω
Resistor R606 3.9 ± 5% Ω
R607 22K ± 5% Ω
R608 470 ± 5% Ω
R609 100K ± 5% Ω
R611 18K ± 5% Ω
C601 µF / V
C603 µF / V
C604 µF / V
C605 µF / V
6 Horizontal
C606 µF / V
C607 µF / V
Kapasitor C608 µF / V
C609 1000 / 16 µF / V
C612 µF / V
C613 µF / V
C614 1000 / 16 µF / V
C615 1 / 160 µF / V
C617 10 / 25. µF / V
D603 8B4
Dioda
D604 4028
T601
Playback
T602
R701 330 ± 5% Ω
R702 33 ± 5% Ω
Resistor R703 Ω
R704 Ω
R705 Ω
C701 µF / V
C702 472 µF / V
C703 472 µF / V
Kapasitor C704 µF / V
C705 4700 / 35 µF / V
C707 100 / 10 µF / V
7 Power Supply
C709 100 / 16 µF / V
C710 µF / V
D702
D703 SR1K
Dioda
D704 SR1K
D706
Fuse 2A
Q701
Transistor
Q702
Variabel
Resistor VR701

VII. ANALISA DATA

Televisi hitam putih merupakan teknologi yang memanfaatkan komponen


audio visual. Gambar yang direkam menggunakan kamera televisi,
ditransmisikan melalui media transmisi RF yang diterima oleh televisi penerima
dalam bentuk sinyal RF yang kemudian didemodulasi sehingga bisa
ditampilkan dalam bentuk obyek bergerak. Pada awal kemunculannya, televisi
hanya menampilkan gambar hitam-putih yang disertai suara. Sekarang ini
hampir semua pemancar televisi menyiarkan siaran televisi berwarna. Tetapi
dalam laporan percobaan ini, hanya membahas mengenai sistim penerima
televisi hitam-putih guna mengetahui prinsip kerja dan cara kerja setiap bagian-
bagian perangkat, dari rangkaian penerima televisi hitam putih.
Pada percobaan identifikasi perangkat penerima TV hitam putih masing –
masing bagian memiliki komponen aktif dan komponen pasif. Komponen aktif
adalah komponen yang mempunyai penguatan atau mengarahkan arus listrik,
seperti transistor, dioda, tabung vakum, dan IC. Sedangkan komponen pasif
adalah komponen yang tidak mengalirkan arus listrik seperti resistor, kapasitor,
dan inductor, dan lain sebagainya.

1. Tuner
Rangkaian ini terdiri dari penguat frekuensi tinggi (penguat HF),
pencampur (Mixer) dan osilator local. Rangkaian penala berfungsi untuk
menerima sinyal TV yang masuk dan mengubahnya menjadi sinyal
frekuensi IF.

2. Bagian Video IF (VIF)


Berfungsi menguatkan sinyal dari Tuner dan sekaligus berfungsi
mendeteksi sinyal IF (Intermediate Frequency). Penguatan sinyal yang
dihasilkan dapat mencapai hingga 1000 kali. Blok Video IF (VIF)
memiliki komponen pasif berupa resistor, kapasitor, dan induktor, serta
komponen aktif berupa transistor dan IC.
3. Bagian Video
Rangkaian ini terdiri dari detector video dan penguat. Detector video
berfungsi sebagai pendeteksi sinyal video komposit yang keluar dari
penguat IF gambar. Selain itu juga berfungsi untuk meredam sinyal suara
yang akan mengakibatkan buruknya kualitas gambar.
Penguat sinyal video sebagai penguat sinyal luminan yang berasal dari
detector video sehingga dapat menjalankan tabung gambar atau CRT
(Catode Ray Tube). CRT disini berfungsi untuk menampilkan gambar
yang akhirnya gambar yang telah diproses langsung dapat kita lihat
langsung.
Untuk menjalankan fungsi di atas, blok Video memerlukan komponen
aktif berupa transistor dan komponen pasif berupa resistor, kapasitor, dan
x-tal.

4. Bagian Audio
Sinyal pembawa IF suara, yang sebelumnya dipisahkan dari sinyal
pembawa gambar, akan dideteksi oleh modulator frekuensi (FM). Sinyal
audio IF tersebut kemudian dikuatkan melalui bagian Audio yang
memiliki komponen aktif berupa IC dan dioda, serta komponen pasif
berupa resistor, kapasitor, dan x-tal.
5. Sinkronisasi
Merupakan bagian yang berfungsi sebagai pemisah sinkronisasi video ke
vertical dan Horisontal. Blok ini terdapat komponen aktif yang berupa
dioda dan komponen pasif berupa resistor dan kapasitor.
6. Bagian Vertical
Blok vertical yang berfungsi untuk membangkitkan sinyal gigi gergaji
50Hz untuk memperlebar gambar arah vertical. Komponen pasifnya
berupa resistor dan kapasitor. Sedangkan komponen aktifnya berupa
transistor, IC, dan dioda.
7. Bagian Hoizontal
Blok horizontal yang berfungsi untuk membangkitkan sinyal gigi gergaji
15625Hz untuk memperlebar gambar arah horizontal. Komponen aktifnya
berupa transistor dan dioda. Sedangkan komponen pasifnya berupa
resistor, kapasitor, dan induktor.
8. Power Supply
Penyuplai semua tegangan ke rangkaian di dalam diagram blok. Ini adalah
bagian vital dari semua rangkaian elektronik, tanpa power supply
rangkaian elektronik tidak akan aktif. Blok ini memiliki komponen aktif
berupa transistor dan dioda, serta komponen pasif berupa resistor,
kapasitor, dan induktor.

Komponen yang ada di setiap blok adalah resistor (R) yang berfungsi
sebagai pembatas atau penghambat arus dan tegangan, dan kapasitor yang
memiliki fungsi bermacam – macam, antara lain sebagai pemblok arus DC,
filter (penyaring), dan penyimpan energi listrik.
Pada televisi hitam putih (monochrome), gambar yang di produksi akan
membentuk warna gambar hitam dan putih dengan bayangan abu-abu. Karena
sistem penerima televisi hitam putih hanya mengambil sinyal composite video
-yang terdiri dari sinyal video luminance (hitam), sinyal video Chrominance
(warna), dan sinyal sinkronisasi- berupa komponen Luminance (Y) dan sinyal
sinkronisasi saja.
VIII. KESIMPULAN
Dari percobaan ini kita dapat menarik kesimpulan bahwa gambar yang kita
lihat dilayar televisi adalah hasil produksi dari sebuah kamera. Pada sistem
pemancar televisi, informasi visual yang kita lihat pada layar kaca pada
awalnya diubah dari objek gambar menjadi sinyal listrik. Sinyal listrik tersebut
akan ditransmisikan oleh pemancar ke pesawat penerima (receiver) televisi.
Pesawat televisi akan mengubah sinyal listrik yang diterima menjadi objek
gambar utuh sesuai dengan objek yang ditransmisikan. Pada televisi hitam-
putih (monokrom), gambar yang diproduksi akan membentuk warna gambar
hitam dan putih dengan bayangan abu-abu. Pesawat penerima TV hitam putih
memiliki bagian-bagian yang terdiri dari antena penerima TV, tuner, penguat
IF (VIF), penguat video, penguat audio, sync, vertical, horizontal, power
supply dantabung gambar CRT. Serta, setiap bagian pada perangkat penerima
TV hitam putih memiliki komponen aktif dan komponen pasif untuk
menjalankan fungsinya masing – masing.

Anda mungkin juga menyukai