Anda di halaman 1dari 2

MONITORING

GARAM BERIODIUM

UPTD PUSKESMAS
KAWEDANAN
DINAS No. Kode : B/SOP/013/V/2018 Ditetapkan Oleh
KESEHATAN Kepala UPTD
Terbitan : 2018 Puskesmas Kawedanan
KABUPATEN
SOP No Revisi : 1
MAGETAN Tgl. Mulai
Berlaku : 19/05/2018
dr. Rochmad Santoso
Halaman : 1/2 NIP. 19750719 200312 1 003
1. Pengertian Monitoring Garam Beriodium adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara
berkala terhadap garam beryodium yang beredar/dikonsumsi oleh
masyarakat dengan menggunakan metode sampling
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melaksanakan
monitoring garam beryodium yang beredar/dikonsumsi oleh masyarakat
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Nomer 123 Tahun 2018 tentang
pengelolaan dan pelaksanaan program upaya kesehatan masyarakat
4. Referensi Pedoman Pelayanan Gizi Tahun 2018
5. Prosedur 1. Lokasi
 Pemantauan dilaksanakan di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah
pada tiap desa/kelurahan
 Apabila dalam satu desa/kelurahan terdapat lebih dari satu SD/MI,
maka dipilih satu SD/MI yang mempunyai murid terbanyak
2. Prosedur Pemilihan Sampel/Sasaran
 Diambil murid kelas 4 dan 5 sebanyak 26 anak
 Buat daftar urut siswa
 Bila jumlah murid kelas 4 dan 5 kurang dari 26 anak, ditambah murid
kelas 3, sehingga jumlah murid dalam daftar minimal 26 anak
 Tentukan angka interval dengan rumus sebagai berikut :
Interval = Jumlah Murid : 26
 Tentukan nomor murid yang menjadi sampel pertama secara acak
(misalnya seperti arisan)
 Sampel kedua didapat dengan cara sampel pertama ditambah interval
 Sampel ketiga dan seterusnya dipilih dengan cara yang sama sampai
jumlah sampel 26 anak
3. Pengumpulan Data
 Semua siswa yang terpilih sebagai sampel membawa sampel garam
yang dipakai di rumah
 Petugas mencatat merk garam, bentuk garam , merk dagang dan
tempat membeli
 Garam yang akan ditest harus dalam bentuk halus, jika berupa grosok
atau briket, maka petugas harus menghaluskan terlebih dahulu
 Ambil ½ sendok teh garam, letakkan di tempat yang datar dengan alas
warna putih kemudian ratakan permukaannya
 Kocok larutan Yodium test, kemudian teteskan larutan Yodium Test 2-
3 tetes
 Amati perubahan warna yang terjadi
 Bila tidak berubah warna berarti tidak mengandung yodium
 Bila berwarna buru-ungu berarti garam mengandung yodium
 Catat semua hasil pengamatan dalam formulir pemantauan
4. Interpretasi Hasil
 Desa dengan Garam Baik yaitu bila terdapat maksimum 2 sampel
yang diperiksa tidak mengandung yodium
 Desa dengan Garam Tidak Baik yaitu bila terdapat 3 atau lebih sampel
yang diperiksa tidak mengandung yodium
6. Bagan Alir *)
7. Unit Terkait  SD / MI
 Perangkat desa
 TP PKK Desa danKecamatan
 Kader
8. Rekaman Diberlakukan
No Halaman Yang Dirubah Perubahan
Historis Tanggal

1 1 Tata Naskah Tata naskah baru 20 April 2018

2 1 Tujuan Tujuan baru 19 Mei 2018

3 1 Kebijakan Kebijakan baru 19 Mei 2018

*) diisi bila perlu