Anda di halaman 1dari 6

LOVE

Cast : jongdae (exo-m) // genre : fluff, romance, comedy


// rating : G // drabble // luhanupa.

I may not a smart man, but i know what love is – forrest gump

***

Jongdae bukan lah si anak cupu yang selalu memakai kacamata, membawa buku
tebal empat ratus jutuh puluh delapan halaman ditangan. Jongdae bukan lah orang
kaya yang mempunyai banyak uang seperti joomnyeon. dan Jongdae bukan lah pria
super tampan seperti kris, ugh, mungkin dia ingin. kalian harus tahu, hanya ibunya lah
yang mengatakan bahwa jongdae pria tertampan didunia ini. Ugh ayolah, itu ibunya!

Jongdae si bodoh troll

Itu adalah julukan untuknya, ugh, bahkan jongdae berpikir. ‘ Apa yang salah dengan
diriku, sehingga mereka menjulukiku seperti itu ? aku masih lebih baik dibandingkan
dengan si idiot park chanyeol ! ‘ oh jongdae ayolah. Kau memang bodoh. Si bodoh
jongdae yang meninggalkan kekasihnya sendiri di taman bermain, si bodoh jongdae
yang lupa untuk kembali ke tempat kekasihnya hari itu, dan bahkan jongdae malah
langsung pergi bersama teman idiotnya park chanyeol. Si bodoh jongdae yang
mendapatkan nilai E di kertas ulangannya, dan jongdae bahkan begitu sangat
bahagia mendapatkan nilai E. Jongdae please. Itu nilai E! Ah haruskah menceritakan
seberapa bodoh kim jongdae ini ?

‘ troll ? apa aku seperti kumparan tali pancing ? mereka jahat ! ‘


Jongdae hampir menangis saat itu, saat mengetahui apa itu troll. Saat jongdae
menerjemahkan kata troll di handphone-nya dan mengetik beberapa kata disana,
mata jongdae berkaca-kaca, troll = kumparan tali pancing!. Jongdae bersungguh-
sungguh akan mencekik park chanyeol. Oh ya, chanyeol yang memberinya julukan
itu. tapi oh ayolah jongdae. Troll dalam kata julukanmu itu bukanlah kata dari
kumparan tali pancing!

Jongdae memang troll, yeah, setiap hal yang ia lakukan selalu membuat orang lain
bahagia. mereka akan berjingkrak-jingkrak saat mengetahui kim jongdae si bodoh
troll mengikuti camping disekolah mereka. Mereka akan bertanya kepada panitia
acara ‘ apa si bodoh troll ikut ? ‘ atau ‘ kalau jongdae ikut, aku pasti ikut ! ‘ dan kalian
harus tahu, jongdae terkenal karena ke konyolannya. Dan hal itu juga yang membuat
sohee tertarik pada kim jongdae.

Mungkin kalian akan berpikir ‘ ugh, jongdae benar-benar beruntung! Jung sohee si
adik kelas yang cantik itu menyukainya! ‘ atau park chanyeol yang berteriak di lorong
sekolah mereka ‘ aku membencimu kim jongdae ! bagaimana mungkin dia bisa
menyukaimu !! aku tak akan meminjamkanmu kaos kaki lagi ! kau tau kaos kakiku
menjadi bau semua setelah kau pakai ! aku membencimu ! ’ ugh, chanyeol, tak
bisakah kau tak mengungkit hal itu disekolah. Mungkin kalian kira chanyeol dan
jongdae bermusuhan setelah hal itu terjadi. oh tidak! Bahkan besoknya keduanya lupa
jika mereka punya masalah kemarin, ah. Mereka sedikit..

Hingga saat musim panas di hari ke lima belas, jongdae memberanikan diri untuk
menyatakan cintanya kepada jung sohee. Oh ya, butuh waktu empat puluh delapan
jam untuk jongdae menghapalkan kalimat yang akan ia utarakan kepada sohee.
Chanyeol sempat ingin membantu jongdae membuat kalimat cinta itu, ah tapi saat itu
jongdae berpikir ‘ tidak akan aku menerima bantuanmu park chanyeol, kau tahu,
terakhir kau membantuku mencuci baju nenekku warna bajunya menjadi merah
semua ! ’ dan akhirnya jongdae lebih memilih untuk lari saat itu.
Dan akhirnya disinilah ia, dengan rambut yang berantakan. Bahkan bajunya juga. dan
kalian harus tahu wajahnya pun terlihat sangat lusuh. Jongdae sedang terlibat dalam
masalah. Apa yang terjadi jongdae ?

“ kau tak tahu apa itu cinta jongdae-a, kau hanya tahu bahwa cinta itu hanyalah
sebuah kata saja, aku lelah jongdae-a sungguh. Kau hanya tahu bahwa cinta hanyalah
sekedar perasaan yang konyol, itu yang kau katakan saat itu bukan ? lalu untuk apa
aku disini ? “

Dua hari yang lalu jongdae dan kekasihnya bertengkar. Sohee meminta agar jongdae
mengetahui apa itu cinta. Mereka sudah berpacaran hampir dua tahun. Dan akhirnya
jongdae pulang kerumahnya, menaruh tas di atas tempat tidur, lalu membuka
handphone-nya dan mengetik beberapa kata disana. Terdapat lebih dari satu juta
artikel tentang cinta. Dan jongdae sama sekali tidak mau untuk membaca artikel itu
satu-persatu. Jongdae please. Kau tak harus membaca artikel sebanyak satu juta lebih
itu satu-persatu. Hingga akhirnya ia lebih memilih untuk tidur. Oh yeah, jongdae
sangat lelah. Ia telah lebih dari dua jam tertawa terbahak-bahak dengan park
chanyeol teman idiotnya itu. dan bahkan mereka tertawa bukan karena do kyungsoo
yang sedikit cupu itu terpeleset, atau karena guru baru mereka yang mempunyai
tanda lahir yang sangan besar diwajahnya. Tapi karena teman mereka memakai
sepatu! Oh ayolah.

“ itu konyol! Kau tahu, lebih baik aku berlari keliling sekolah dan makan es krim satu
juta lebih dari pada membaca artikel bodoh tentang cinta itu, itu konyol, cinta itu
konyol “

Ugh, jongdae mengutuk dirinya sendiri saat mengingat kejadian itu. ah, jongdae
bersumpah ini buruk. Ini sangat buruk.

Jongdae tak sadar ia bisa berada di depan kekasihnya sekarang. Sohee terlihat seperti
tidak ada beban dimatanya, tapi jongdae tahu hati kekasihnya itu pasti sakit.
Jongdae mendekat. Kata-kata dipikirannya terlintas begitu saja, tak mau melepaskan
kekasihnya pergi. Jongdae mengutarakan semuanya.

ia menghela nafas.

“ aku mungkin tak tahu ada berapa banyak butiran salju yang turun, tapi aku
bersumpah aku akan menghitungnya setelah musim dingin tiba, aku mungkin tak
hafal nama kucingmu, ataupun ada berapa banyak kucingmu itu, karena kau tahu,
kau selalu menganti-ganti nama kucingmu dan kau membuatku gila, tapi aku
bersumpah setelah ini aku akan langsung kerumahmu dan menghafal ada berapa
banyak kucingmu itu, dan aku mungkin tak tahu berapa ukuran sepatu ayahmu, dan
mungkin kau tahu ayahmu menyeramkan dan itu membuatku takut, tapi aku
bersumpah aku akan menghafal berapa ukuran sepatu ayahmu setelah ini, tapi aku
mengetahui satu hal.. aku tahu apa itu cinta. “

“ aku mungkin tak tahu ada berapa banyak halaman didalam buku yang kau pegang
itu, tapi aku bersumpah aku mencari tahu dan akan menghafalnya “ jongdae
mengambil buku yang sohee pengang dan membukanya, ia mencari sesuatu disana “
oh! Itu empat rajus tujuh puluh delapan halaman, oh aku harus menghafalnya setelah
ini, atau aku mungkin tidak bisa menghitung ada berapa banyak bintang setiap
malam tiba, kau tahu kan bahwa aku akan mengantuk jika menghitung bintang, tapi
aku bersumpah setelah ini aku akan membawa bantal dan guling kesayanganku
untuk tidur diluar agar aku bisa menghitung bintang itu, dan besoknya aku akan
memberitahu padamu sohee, tapi, aku tahu apa itu cinta. “

“ mungkin aku tak tahu berapa kali kau memasukan sendok es krim kedalam mulutmu
saat kita sedang makan es krim bersama, kau tahu kan aku akan melupakanmu dan
mengatakan bahwa es krim adalah hal paling enak didunia setiap aku memasukan
sendok es krim kedalam mulutku, tapi aku bersumpah setelah ini aku akan
mengajakmu makan es krim bersama, dan akan mulai menghitung, tapi, aku tahu apa
itu cinta . “
“ mungkin aku tak tahu apakah aku bisa menikahimu, memberanikan diriku untuk
bertemu ayahmu dan melamarmu, lalu memiliki banyak anak, walaupun aku tidak
suka anak kecil, tapi aku bersumpah aku akan menikahimu dan kita akan memiliki
banyak anak. aku mungkin tak tahu sudah berapa banyak aku bermain dengan
temanku park chanyeol, tapi aku bersumpah setelah ini aku akan selalu bermain
denganmu, dan akan putus dulu dengan park chanyeol, kau tahu, dia itu seperti
malaikat jahat yang membuatku lupa denganmu sohee-a, tapi “ jongdae memberi
jeda “ aku tahu apa itu cinta. “

“ kau mungkin tahu aku hanyalah si bodoh troll, ugh, salahkan mereka yang
menamaiku seperti itu sohee-a, “

Sohee tertawa. Ah sohee membenci jongdae, tapi sialnya ia mencintainya.

“ ah kenapa aku malah berbicara seperti itu, ugh kau harus menghapusnya oke ? aku
akan memulai kembali “

Sohee menganguk.

“ aku mungkin hanyalah si bodoh troll, aku si bodoh yang pernah meninggalkanmu
dan malah bermain dengan chanyeol, aku minta maaf. Aku si bodoh jongdae yang
merasa sangat bahagia mendapatkan nilai E di kertas ulanganku, tapi kau harus tahu
aku memang sangat senang, dan waktu itu aku pernah mendapatkan nilai F, maka
saat itu aku senang tidak mendapat nilai F lagi. “

Jongdae menghela nafas. Menatap sohee dalam.

“ aku mungkin tidak cerdas, tapi, aku tahu apa itu cinta “ jongdae berkata lembut.

Haruskah jongdae mengatakan apa itu cinta ?. Tidak. Tidak perlu. Jongdae hanya
perlu merasakannya saja. Itu sudah cukup. Ah, mungkin sangat cukup.

Fin.