Anda di halaman 1dari 8

RSUD SEKAYU SERAH TERIMA TUGAS PERAWAT ANTAR SHIFT

(HAND OVER)

No. Dokumen No. Revisi Halaman


Jl. Kolonel Wahid Udin
Lingkungan I Kayuara ......./ KPMKP/......../ 2019 0 1/1
Sekayu
Telp. (0714) 321855
Ditetapkan
Direktur
Tanggal Terbit
SPO

dr. Makson Parulian Purba, MARS


NIP. 19710314 200112 1 002
PENGERTIAN Proses serah terima tugas antara tim kerja yang dinas dalam waktu
tertentu kepada tim kerja yang dinas pada jam kerja berikutnya (shift).

TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam melakukan serah


terima tugas antar shift.

KEBIJAKAN Surat Keputusan Direktur No. 445 / 005 / SK-Dir / I / 2019 Tentang
Kebijakan Keselamatan Pasien Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu
PROSEDUR 1. Shift pelayanan dibagi menjadi tiga shift dalam 24 jam :
 Shift pagi dimulai 08.00 wib s/d 14.00 wib
 Shift siang dimulai 14.00 win s/d 20.00 wib
 Shift malam dimulai 20.00 wib s/d 08.00 wib
 Serah Terima Dilakukan di Nurse Station
2. Serah terima di nurse station meliputi: jumlah pasien, pasien
observasi, serta rencana pelayanan yang akan dilaksanakan:
(pemeriksaan penunjang, rongent labor, tindakan operasi, HD,
persiapan untuk konsultasi atau prosedur lain yang tidak
dilaksanakan secara rutin.
3. Serah terima dilakukan di depan pasien
 Petugas ruangan mengucapkan salam dan memperkenal diri
 Petugas menanyakan nama pasien dan mengecek identitas
Pasien
 Petugas ruangan yang akan berdinas menyapa pasien dengan
ramah dan menganalisa keadaan umum serta lingkungan pasien:
4. Akhiri kontak dengan pasien dengan mengucapkan salam dan
terima kasih.
5. Dokumentasikan bukti pelaksanaan serah terima di lembar Catatan
Perkembangan Terintegrasi (CPPT) dilengkapi dengan cap serah
terima shift antara pemberi asuhan dan penerima asuhan.

UNIT TERKAIT KABAG TATA USAHA/ KABID KEPERAWATAN/ KABID PELAYANAN


MEDIK DAN NON MEDIK / KABID KEUANGAN
IGD/ IRNA / ICU / NICU
INST. KEBIDANAN DAN PENYAKIT KANDUNGAN
UNIT KEMOTERAPI / HEMODIALISA
RSUD SEKAYU KOMUNIKASI EFEKTIF SECARA LISAN VIA TELEPON

No. Dokumen No. Revisi Halaman

Jl. Kolonel Wahid Udin ......./ KPMKP/......../ 2019 1 1/3


Lingkungan I Kayuara
Sekayu
Telp. (0714) 321855
Ditetapkan
Direktur
Tanggal Terbit
SPO

dr. Makson Parulian Purba, MARS


NIP. 19710314 200112 1 002
PENGERTIAN Proses Pelaksanaan Komunikasi Efektif Lisan Via Telepon.

TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk menyampaikan


informasi terkait kondisi pasien melalui telepon atau lisan.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Direktur No. 445 / 005 / SK-Dir / I / 2019 Tentang
Kebijakan Keselamatan Pasien Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu
PROSEDUR Komunikasi efektif secara lisan via telpon antara perawat/ bidan/
dokter / penunjang lain/ dokter jaga dan dokter DPJP

1. Tulis ha-hal yang akan dilaporkan di formulir catatan


perkembangan pasien terintegrasi
2. Pastikan bahwa data sudah benar
3. Siapkan rekam medis pasien yang telah ditulis menggunakn
format SOAP dan metode SBAR di dekat pesawat telepon.
4. Laporkan kondisi pasien menggunakan metode SBAR
a. Situasi
Nama pasien, diagnosa, dan keadaan pasien saat ini.
b. Background
Petugas melaporkan data pendukung dan riwayat
pendukung berkaitan dengan kondisi pasien saat ini
termasuk tindakan yang sudah petugas lakukan
c. Assesment
Sampaikan kemungkinan masalah yang terjadi pada pasien
d. Recommendation
Berikan usulan alternatif tindakan yang mungkin dilakukan
(contoh: dokter segera datang untuk memeriksa kondisi
pasien:usul agar diberikan terapi medikasi tertentu,dll)
5. Tulis instruksi yang dokter .kemudian baca kembali instruksi
yang di berikan, konfirmasi ulang apakah instruksi sudah
benar.
6. Lakukan READ BACK jika instruksi dokter berupa pemberian
medikasi dengan cara
a. Jika obat NORUM/LASA atau perintah yang tidak jelas
harus di eja dengan ejaan alphabet yang sudah di
standarisasi.
RSUD SEKAYU KOMUNIKASI EFEKTIF SECARA LISAN VIA TELEPON

No. Dokumen No. Revisi Halaman

Jl. Kolonel Wahid Udin ......./ KPMKP/......../ 2019 1 2/3


Lingkungan I Kayuara
Sekayu
Telp. (0714) 321855
Ditetapkan
Direktur
Tanggal Terbit
SPO

dr. Makson Parulian Purba, MARS


NIP. 19710314 200112 1 002
PROSEDUR 7. Instruksi dikonfirmasi oleh pemberi perintah/ DPJP dengan
menandatangani pada kolom stampel “READ BACK”
8. Stempel READ BACK di berikan pada kolom Instruksi PPA
Pada catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT)
9. Apabila DPJP sedang tidak ada ditempat cap konfirmasi dapat
ditandatangani oleh dokter pengganti yang ditunjuk oleh DPJP
dalam waktu 1x24 jam.

CONTOH KOMUNIKASI EFEKTIF SECARA LISAN VIA TELPON


DENGAN METODE SBAR

1. Situation
Selamat Sore dr. Jhoni, saya Salamita perawat Pavilun Tembesu
RSUD Sekayu, saya menelepon dari RS tentang pasien anda Tn.
Hasan Basri, Tanggal lahir 21 Mei 1972, Saat ini pasien
mengalami batuk dan sesak nafas yang semakin berat
2. Background
- Diagnosa Medis TB Paru - Stridor (+)
- Keadaan Umum lemah - Sekret (+)
- Kesadaran Apatis - TD : 90/60 mmHg
- Batuk di sertai sesak nafas - Nadi : 92x/mnt
- Sianosis (+) - RR : 28 x/mnt
- SpO2 = 80% - T : 36,9°C

3. Assessment
Asesmen saya pasien mengalami gangguan pada jalan nafas
4. Recommendation
Saat ini saya sudah mengatur posisi pasien semi fowler dan
melakukan suction sekret, apakah ada terapi tambahan dari dokter
?
RSUD SEKAYU KOMUNIKASI EFEKTIF SECARA LISAN VIA TELEPON

No. Dokumen No. Revisi Halaman

Jl. Kolonel Wahid Udin ......./ KPMKP/......../ 2019 1 3/3


Lingkungan I Kayuara
Sekayu
Telp. (0714) 321855
Ditetapkan
Direktur
Tanggal Terbit
SPO

dr. Makson Parulian Purba, MARS


NIP. 19710314 200112 1 002
PROSEDUR Contoh penulisan dengan Menggunakan metode SBAR

S : Tn. Hasan Basri, Tanggal lahir 21 Mei 1972 mengalami batuk dan
sesak semakin berat .

O:

- Keadaan Umum lemah - Stridor (+)


- Kesadaran Apatis - Sekret (+)
- Batuk di sertai sesak nafas - TD : 90/60 mmHg
- Sianosis (+) - Nadi : 92x/mnt
- SpO2 = 80% - RR : 28 x/mnt
- Stridor (+) - T : 36,9°C

A : Bersihan nafas tidak efektif

P : Mengatur posisi semi fowler

O2 sungkup terpasang 5 L/M

Melakukan suction, sekret (+)

Th/ dr. Jhoni ,SpPD via telepon


- Nebulizer
- Drip furosemid
READ BACK
- Berikan O2 8 L/M
PEMBERI PENERIMA

Dr. Ali,SpPD Salamita, S.Kep


Tgl: 15-03-2016 Tgl: 15-03-2016

Pkl: 10.00 wib Pkl: 08.00 wib

UNIT TERKAIT BAGIAN TATA USAHA/ BIDANG KEPERAWATAN/ BIDANG


PELAYANAN MEDIK DAN NON MEDIK / BIDANG KEUANGAN
IGD / IRNA / IBS/ICU/NICU/ INST. KEBIDANAN DAN PENYAKIT
KANDUNGAN/ GIZI/ FARMASI/ LABORATORIUM/RADIOLOGI
UNIT HEMODIALISA / KEMOTERAPI /POLIKLINIK EKSEKUTIF
RSUD SEKAYU KOMUNIKASI VERBAL

No. Dokumen No. Revisi Halaman

Jl. Kolonel Wahid Udin ......./ KPMKP/......../ 2019 1 1/1


Lingkungan I Kayuara
Sekayu
Telp. (0714) 321855
Ditetapkan
Direktur
Tanggal Terbit
SPO

dr. Makson Parulian Purba, MARS


NIP. 19710314 200112 1 002
PENGERTIAN Komunikasi Verbal adalah komunikasi lisan/per telepon/ pelaporan hasil
kritis/ dan serah terima pasien antar petugas kesehatan

TUJUAN Sebagai Acuan penerapan langkah- langkah komunikasi verbal


KEBIJAKAN Surat Keputusan Direktur No. 445 / 005 / SK-Dir / I / 2019 Tentang
Kebijakan Keselamatan Pasien Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu
PROSEDUR A. Tekhnik TBaK ( Tulis Baca Konfirmasi)
1. Tuliskan pesan secara lengkap yang disampaikan oleh Pengirim di
form catatan perkembangan teringrasi meliputi :
a. Tanggal dan jam pesan diterima
b. Isi pesan secara lengkap
c. Nama pemberi instruksi dalam kotak stempel KONFIRMASI
READ BACK ( penerima pesan membubuhkan stempel
KONFIRMASI READ BACK disebelah kanan catatan instruksi
d. Nama dan tanda tangan penerima pesan
2. Bacakan kembali instruksi lengkap tersebut kepada pemberi pesan
3. Lakukan pengejaan dengan Alphabeth Fonetik ( Bahasa Radio)
Instruksi yang terkait dengan obat LASA (Look Alike Sound Alike)
4. Lakukan Konfirmasi Instruksi atau hasil kritis yang di sebutkan oleh
pemberi pesan dengan jawaban “Ya benar, bila sesuai dengan
instruksi / pesan yang diberikan sebelumnya.
5. Lakukan penandatanganan dan tulis tanggal dan jam
penandatangan oleh DPJP / pemberi instruksi di kotak stempel
KONFIRMASI READBACK dalam catatan perkembangan
terintegrasi sebagai persetujuan dalam waktu 1x 24 jam .
RSUD SEKAYU KOMUNIKASI VERBAL

No. Dokumen No. Revisi Halaman

Jl. Kolonel Wahid Udin ......./ KPMKP/......../ 2019 1 2/2


Lingkungan I Kayuara
Sekayu
Telp. (0714) 321855
Ditetapkan
Direktur
Tanggal Terbit
SPO

dr. Makson Parulian Purba, MARS


NIP. 19710314 200112 1 002
PROSEDUR B. Tekhnik SBAR
(Situation - Background - Assessment - Rekomendation)
1. Laporkan situasi pasien (Situation) oleh Petugas Kesehatan meliputi :
a. Nama pasien, umur, dan lokasi tempat pasien dirawat Masalah
yang ingin di sampaikan
b. Tanda-tanda vital
c. Kekhawatiran petugas terhadap kondisi pasien saat itu
2. Sampaikan latar belakang (Background) pasien antara lain
masalah pasien sebelumnya
3. Sampaikan penilaian (Assesment) terhadap kondisi pasien dengan
menyampaikan
a. Masalah saat ini
b. Hasil penunjang yang sudah dilakukan
4. Sampaikan rekomendasi (Rekomendation )
a. Apakah ada saran dokter..?
b. Apakah diperlukan pemeriksaan tambahan..?
5. Terapkan tekhnik TBaK apabila DPJP menyampaikan instruksi
verbal
6. Lakukan teknik SBAR saat serah terima pasien antar ruangan :
a. bacakan situasi, latar belakang, penilaian pasien dan
rekomendasi yang ada di form serah terima pasien
(Perpindahan pasien antar ruangan)
b. Lakukan tanda tangan oleh pengantar pasien dan penerima
pasien
c. Dokumentasikan implementasi serah terima pasien di balngko
pemindahan pasien oleh penerima pasien meliputi :
- Tanggal jam serah terima
- Dari ruangan mana pasien dipindahkan
- Kondisi pasien saat serah terima
UNIT TERKAIT BAGIAN TATA USAHA/ BIDANG KEPERAWATAN/ BIDANG
PELAYANAN MEDIK DAN NON MEDIK / BIDANG KEUANGAN
IGD / IRNA / IBS/ICU/NICU/ INST. KEBIDANAN DAN PENYAKIT
KANDUNGAN/ GIZI/ FARMASI/ LABORATORIUM/RADIOLOGI
UNIT HEMODIALISA / KEMOTERAPI /POLIKLINIK EKSEKUTIF
RSUD SEKAYU PENANDAAN AREA OPERASI

No. Dokumen No. Revisi Halaman

Jl. Kolonel Wahid Udin ......./ KPMKP/......../ 2019 1 1/2


Lingkungan I Kayuara
Sekayu
Telp. (0714) 321855
Ditetapkan
Direktur
Tanggal Terbit
SPO

dr. Makson Parulian Purba, MARS


NIP. 19710314 200112 1 002
PENGERTIAN Proses pelaksanaan penandaan area operasi

TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah – langkah proses penandaan area


operasi
KEBIJAKAN Surat Keputusan Direktur No. 445 / 005 / SK-Dir / I / 2019 Tentang
Kebijakan Keselamatan Pasien Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu
PROSEDUR 1. Sasaran
Pasien yang akan dilakukan operasi
2. Rincian tugas
a. Persiapan alat oleh perawat ruangan
- Spidol khusus untuk penandaan lokasi operasi
- Plester warna coklat uk. 1 cm (khusus untuk operasi mata)
- Rekam medis
b. Persiapan pasien
Jelaskan mengenai tujuan penandaan area operasi oleh dokter
operator
3. Penandaan lokasi operasi dilakukan oleh dokter operator di ruang
poli klinik / IGD / ruang rawat inap / terakhir di ruang persiapan
operasi.
4. Pelaksanaan
a. Dokter operator atau asisten operator memastikan lokasi operasi
b. Dokter operator memberikan tanda pada sisi lokasi operasi
sesuai dengan rencana tindakan operasi
− Dokter spesialis bedah dengan menggunakan spidol
memberikan tanda dengan jelas, menggunakan ‘YA’
− Dokter spesialis mata dengan menggunakan plester coklat
berukuran 1 cm di atas alis mata yang akan dioperasi
c. Penandaan dilakukan pada semua kasus termasuk pada sisi
lateral (laterality), daerah struktur multipel (multiple structure),
jari tangan, jari kaki,lesi atau beberapa tingkat (tulang belakang).
d. Untuk kasus bayi prematur dan kasus tertentu yaitu
menggunakan gambar.
RSUD SEKAYU PENANDAAN AREA OPERASI

No. Dokumen No. Revisi Halaman

Jl. Kolonel Wahid Udin ......./ KPMKP/......../ 2019 1 2/2


Lingkungan I Kayuara
Sekayu
Telp. (0714) 321855
Ditetapkan
Direktur
Tanggal Terbit
SPO

dr. Makson Parulian Purba, MARS


NIP. 19710314 200112 1 002
PROSEDUR 5. Penandaan area opeasi dilaksanakan saat pasien terjaga dan
sadar
6. Untuk luka atau lesi yang jelas terlihat, penandaan tidak berlaku.
UNIT TERKAIT IGD / IRNA / IBS / NICU / IRJA / INST. GIZI / INST. KEBIDANAN DAN
PENYAKIT KANDUNGAN

INSTALASI LABORATORIUM / PA / REHABILITASI MEDIK / FARMASI


/ RADIOLOGI

UNIT HEMODIALISA / KEMOTRAPI / POLIKLINIK EKSEKUTIF