Anda di halaman 1dari 12

PROPOSAL TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK)

ORIENTASI REALITAS

OLEH KELOMPOK 9:

I PUTU EKA SURYA (189012105)


NI LUH WIDARSIH (189012126)
NI PUTU SUYATI NINGSIH (189012135)
PUTU INDAH JELITA LESTARI (189012141)

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA BALI

PROGRAM STUDI NERS

2019

1
PROPOSAL TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK)

A. Latar Belakang
Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) adalah upaya memfasilitasi kemampuan
sosialisasi sejumlah pasien dengan masalah hubungan sosial. Salah satu
gangguan hubungan sosial pada pasien gangguan jiwa adalah Waham. Waham
adalah keyakinan terhadap sesuatu yang salah atau persepsi palsu yang tidak
dapat diubah walaupun bertentangan dengan realita normal dan ada bukti yang
mencegahnya (Sutejo, 2017). Menurut Direja dan Azizah (2011), adapun
jenis-jenis waham, yaitu : waham kebesaran, waham agama, waham curiga,
waham somatic, dan waham nihilistik. Klien dengan gangguan waham
menggunakan mekanisme koping berupa proyeksi, penyangkalan, dan
pembentukan reaksi. Pembentukan reaksi digunakan oleh klien sebagai
pertahanan terhadap agresi serta transformasi kebutuhan akan ketergantungan
yang berkepanjangan. Untuk menghindari kesadaran terhadap realita yang
menurutnya menyakitkan, klien menggunakan mekanisme penyangkalan.
Dari beberapa kasus gangguan jiwa yang ada di RSJ Provinsi Bali
khususnya Ruang Kunti terdapat pasien yang mengalami waham. Oleh karena
itu, perlu diadakan Terapi Aktivitas Kelompok tentang waham.
Terapi Aktivitas kelompok yang bisa dilakukan bagi pasien waham yaitu
TAK Orientasi Realita. TAK orientasi realitas menurut Purwaningsih dan
Karlina (2009) adalah pendekatan untuk mengorientasikan klien terhadap
situasi nyata (realitas). Pengertian yang lain menurut Keliat dan Akemat
(2005), TAK orientasi realitas adalah upaya untuk mengorientasikan keadaan
nyata kepada klien, yaitu diri sendiri, orang lain, lingkungan atau tempat, dan
waktu.
B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Klien mampu mengenali orang lain sesuai kenyataan secara bertahap

2. Tujuan Khusus
1) Klien mampu mengenal nama – nama perawat.
2) Klien mampu mengenal nama – nama klien lain.
C. Waktu dan tempat
Hari/tanggal : Senin, 15 April 2019
1
Jam : 11.00 WITA- selesai
Tempat : Ruang Kunti Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali
D. Metode
1) Dinamika kelompok
2) Diskusi
3) Permainan
E. Media/ alat
1) Kertas HVS
2) Tikar
3) Kotak
4) Laptop
5) Spidol
F. Setting tempat

K K

K K

K F

Keterangan :

L Leader
Co-leader
C
K Klien
Fasilitator
F
G. Pembagian tugas
1. Leader
O
Uraian tugas : Observer
1) Mengkoordinasi seluruh kegiatan

2
2) Memimpin jalannya terapi kelompok
3) Memimpin diskusi
4) Dapat mengambil keputusan dengan menyimpulkan hasil diskusi pada
kelompok terapi diskusi tersebut.
2. Co-leader
Uraian tugas :
1) Membantu leader mengkoordinasi seluruh kegiatan
2) Mengingatkan leader jika ada kegiatan yang menyimpang
3) Membantu memimpin jalannya kegiatan
4) Menggantikan leader jika terhalang tugas
3. Observer
Uraian tugas :
1) Mengamati semua proses kegiatan yang berkaitan dengan waktu,
tempat dan jalannya acara
2) Melaporkan hasil pengamatan pada leader dan semua angota kelompok
dengan evaluasi kelompok
4. Fasilitator
Uraian tugas :
1) Memotivasi peserta dalam aktivitas kelompok
2) Memotivasi anggota dalam ekspresi perasaan setelah kegiatan
3) Mengatur posisi kelompok dalam lingkungan untuk melaksanakan
kegiatan
4) Membimbing kelompok selama permainan diskusi
5) Bertanggung jawab terhadap program antisipasi masalah
H. Klien
1. Kriteria Klien
1) Klien dengan sehat fisik
2) Klien dengan waham
2. Proses seleksi
1) Mengobservasi klien yang masuk kriteria.
2) Mengidentifikasi klien yang masuk kriteria.
3) Mengumpulkan klien yang masuk kriteria.
4) Membuat kontrak dengan klien yang setuju ikut TAK, meliputi:
menjelaskan tujuan TAK pada klien, rencana kegiatan kelompok dan
aturan main dalam kelompok
I. Susunan Pelaksanaan
1. Susunan perawat pelaksana TAK sebagai berikut:
1) Leader : I Putu Eka Surya
2) Co-leader : Putu Indah Jelita Lestari
3) Observer : Ni Putu Suyati Ningsih

3
4) Fasilitator : Ni Luh Widarsih
2. Klien peserta TAK sebagai berikut:
No Nama Masalah keperawatan
1. Ni Made Wati Waham
2. Yuni Waham
3 Gadung Waham
4 Sarti Waham
5 Widiani Waham

J. Tata tertib dan Antisipasi Masalah


1. Tata tertib pelaksanaan terapi aktivitas kelompok
1) Peserta bersedia mengikuti proses TAK sampai selesai
2) Peserta wajib hadir 5 menit sebelum TAK dimulai
3) Peserta berpakaian rapi, bersih dan sudah mandi
4) Peserta tidak diperkenankan makan, minum selama TAK berlangsung
5) Jika mengajukan atau menjawab pertanyaan, peserta dapat mengangkat
tangan kanan dan berbicara saat dipersilakan oleh leader
2. Antisipasi kejadian yang tidak diinginkan selama TAK berlangsung
1) Penanganan terhadap klien yang tidak aktif dalam aktivitas
a. Memanggil klien
b. Memberi kesempatan pada klien untuk menjawab sapaan perawat atau
klien lain
2) Bila klien meninggalkan kegiatan tanpa izin
a. Panggil nama klien
b. Tanyakan alasan klien meninggalkan kegiatan
3) Bila klien lain ingin ikut
a. Berikan penjelasan bahwa kegiatan ini ditujukan kepada klien yang
telah dipilih
b. Katakan pada klien bahwa ada kegiatan lain yang mungkin didikuti
oleh klien tersebut
c. Jika klien memaksa beri kesempatan untuk masuk dengan tidak
memberi pesan pada kegiatan ini

K. Proses Keperawatan
4
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK)
ORIENTASI REALITAS
SESI I : Pengenalan orang

A. Tujuan
1. Klien mampu mengenal nama – nama perawat.
2. Klien mampu mengenal nama – nama klien lain.
B. Setting
1. Terapis dan klien duduk bersama dalam lingkaran
2. Ruangan nyaman dan tenang
C. Alat
1. Spidol
2. Kertas HVS
3. Laptop
4. Kotak
D. Metode
1. Diskusi
2. Permainan
E. Langkah-langkah kegiatan
1. Persiapan
a. Memilih klien sesuai indikasi
b. Membuat kontrak dengan klien
c. Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan
2. Orientasi
a. Salam terapeutik
 Salam pada klien
 Perkenalan nama terapis dan pasien
b. Evaluasi / validasi
Menanyakan perasaan klien saat ini
c. Kontrak
o Leader menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu mengenal orang
o Co- Leader menjelaskan aturan main berikut
 Jika ada klien yang ingin meninggalkan kelompok, harus minta izin
kepada terapis.
 Lama kegiatan 45 menit
 Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai.
3. Tahap kerja
a. Leader menjelaskan cara melakukan permainan
b. Co- leader membagikan kertas HVS dan spidol kepada klien
c. Leader meminta masing – masing klien menuliskan nama lengkap,
nama panggilan, asal dan hobi di kertas HVS
d. Leader menjelaskan langkah berikutnya : laptop akan dinyalakan, saat
musik terdengar kotak dipindahkan dari satu klien ke klien lain. Saat
musik dihentikan, klien yang sedang memegang kotak menyebutkan

5
nama lengkap, nama panggilan, asal, dan hobi dari klien yang lain
(minimal nama panggilan ).
e. Co-leader memutar musik dan menghentikan. Saat musik berhenti
klien sedang memegang kotak dan menyebutkan nama lengkap, nama
panggilan,nama asal, dan hobi dari klien yang lain.
f. Ulangi langkah f sampai semua klien mendapatkan giliran
g. Leader memberikan pujian untuk setiap keberhasilan klien dengan
mengajak klien lain untuk bertepuk tangan.
4. Tahap terminasi
a. Evaluasi
1. Leader menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK
2. Leader memberikan pujian atas keberhasilan kelompok
b. Tindak lanjut
Leader menganjurkan klien menyapa orang lain sesuai dengan nama
panggilannya
c. Kontrak yang akan datang
1. Leader membuat kontrak untuk TAK yang akan datang, yaitu
“mengenal tempat”.
2. Menyepakati waktu dan tempat

F. Evaluasi dan Dokumentasi


1. Evaluasi
Evaluasi dilakukan saat proses TAK berlangsung, khususnya pada tahap
kerja. Aspek yang dievaluasi adalah kemampuan klien sesuai dengan
tujuan TAK. Untuk TAK orientasi realitas orang, kemampuan klien yang
diharapkan adalah dapat menyebutkan nama, panggilan, asal, dan hobi
klien lain. Formulir evaluasi sebagai berikut :
Sesi 1 : TAK
Orientasi realitas orang
Kemampuan mengenal orang lain

Nama klien
No. Aspek yang dinilai
1. Menyebutkan nama klien
2. Menyebutkan nama panggilan klien
lain
3. Menyebutkan asal klien lain
4. Menyebutkan hobi klien lain

Petunjuk :
6
 Tulis nama panggilan klien yang ikut TAK pada kolom nama klien.
 Untuk tiap klien, beri penilaian tentang kemampuan klien mengetahui
nama,panggilan, asal dan hobi klien lain. Beri tanda  jika klien mampu
dan tanda  jika klien tidak mampu.
2. Dokumentasi
Dokumentasi pada catatan proses keperawatan tiap klien. Contoh : klien
mengikuti TAK orientasi realitas orang. Klien mampu menyebutkan nama
panggilan, asal, dan hobi klien lain di sebelahnya. Anjurkan klien mengenal klien
lain di ruangan.

DAFTAR PUSTAKA

Azizah, Lilik Ma’rifatul. 2011. Keperawatan Jiwa Aplikasi Praktek Klinik.


Yogyakarta: Graha Ilmu.
Damaiyanti, M.2010.Komunikasi Terapeutik dalam Praktik Keperawatan .
Bandung: Rafika Aditama
Iyus , Yosep.2009.Keperawatan Jiwa.Bandung: Rafika Aditama.
Keliat , Budi.2009.Model praktik Keperawatan Profesionak Jiwa. Jakarta: EGC

7
STRATEGI PELAKSANAAN
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK ORIENTASI REALITA
SESI I

Fase Strategi Pelaksanaan

Orientasi Leader :

“ Selamat Pagi ibu- ibu, bagaimana kabar hari ini?.

Leader:

“Pada pagi hari ini kita akan bersenang-senang. Sebelum saya


memulai kegiatan ini, saya akan memperkenalkan diri terlebih
dahulu. Nama I Putu Eka Surya bisa dipanggil Eka. Disini saya
yang akan memimpin kegiatan hari ini. Di sebelah saya ada Indah
yang bertugas mendampingi saya memimpin kegiatan ini. Di
sebelah ibu semua ada Wida, yang akan membantu ibu-ibu kalau
misalnya ada yang kurang dimengerti. Dan di belakang sana ada
Putu Suyati yang akan mengamati jalannya terapi aktivitas
kelompok hari ini. Tadi kan kami sudah menyebutkan nama
sekarang giliran ibu-ibu silakan berdiri dan sebutkan nama satu
persatu.

(pasien memperkenalkan diri)

8
Leader:

“Tadi sudah bagus sekali dapat menjelaskan nama dengan baik.


Selanjutnya saya akan menjelaskan tentang kegiatan yan akan kita
lakukan hari ini. Kegiatan hari ini akan dibagi menjadi 2 sesi.
Sesi pertama akan menulis di kertas yang akan dibagikan oleh
teman saya mengenai nama lengkap, nama panggilan, asal dan
hobi ibu-ibu dan di sesi kedua kita akan menyebutkan apa yang
tadi ibu tulis melalui suatu permainan. Kegiatan ini akan berjalan
selama 45 menit. Tujuan dari TAK hari ini yaitu untuk berkenalan
dengan orang lain disekitar kita. Sekarang teman saya akan
menjelaskan tentang aturan kegiatan hari ini.”

Co-leader

“Terima kasih atas waktunya, sekarang saya akan menjelaskan


tentang aturan main pada kegiatan hari ini :

1 Jika ada yang ingin meninggalkan kelompok harus


meminta izin kepada leader
2 Lama kegiatan 45 menit
3 Setiap pasien mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
“ baiklah itulah aturan main yang dapat saya jelaskan selanjutnya
waktu dan tempat saya kembalikan ke Eka.”

Kerja Leader :

“Baiklah tadi sudah dijelaskan aturan mainnya sekarang


kita akan mulai kegiatan hari ini.”

“ Sesuai dengan apa yang saya katakan tadi, pada sesi 1 ini kita
akan menulis tentang nama lengkap, nama panggilan, asal dan
hobi. Sekarang teman saya akan membagikan kertas pada ibu-ibu
dan silakan ibu menulis. Saya akan memberikan waktu selama 10
menit dan nanti kalau ada yang ibu belum mengerti bisa
ditanyakan ke teman saya yang ada disebelah ibu atau langsung
9
ke saya.”

(pasien menulis)

“ Baiklah waktu telah habis sekarang ibu silakan taruh kertas yang
ibu tulis tadi di depan ibu. Sekarang kita akan lanjut ke sesi kedua
dimana kita bermain suatu permainan. Cara mainnya yaitu saya
akan memberikan kotak dan saya akan menyalakan musik.
Selama musik tersebut berbunyi ibu silakan oper kotaknya ke
teman disebelah ibu sesuai arah jarum jam nanti saat musiknya
berhenti, siapa yang terakhir memegang kotak dia yang akan
menyampaikan nama lengkap, nama panggilan, asal dan hobi.

“ baiklah ayo kita memulai kegiatannya.”

(semua pasien menyampaikan nama lengkap, nama panggilan,


asal dan hobi)

Terminasi “Baik itulah rangkaian terapi aktivitas kelompok pada hari ini.
Bagaimana perasaan ibu-ibu sekarang?” Bagus ibu-ibu sudah
mengenal teman disebelahnya?”

“Sekarang saya akan memberikan waktu kepada Putu Suyati


untuk menyapa ibu-ibu sekalian.”

“Baiklah dengan berakhirnya laporan dari observer maka berakhir


pula kegiatan pada hari ini, terima kasih kepada ibu-ibu semua
dan saya akhiri dengan Selamat Pagi”

10
11