Anda di halaman 1dari 11

ASUHAN KEPERAWATAN

PADA TN.I DENGAN DIAGNOSA MEDIS CORPAL PENIS DIRUANG OK CITO RSUD
PROVINSI NTB TAHUN 2019

A. Identitas Klien
Nama : TN. I
Tempat tanggal lahir : 15/11/1962
Jenis kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Pendidikan : SMA
suku/bangsa : Jawa /indonesia
Pekerjaan : Supir trek
Status perkawinan : Menikah
Alamat : Swete, Mandalika Sandubaya Kota Mataram
Tanggal MSR : 13/02/2019
No.RM : 023039

Identitas penanggung jawab


Nama : Tn. I
Umur : 56 tahun
Jenis kelamin : laki-laki
Agama : Islam
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Supir trek
Suku/bangsa : Sasak/Indonesia
Hubungan dengan klien: Pasien sendiri
Alamat : Swete, Mandalika Sandubaya Kota Mataram

B. Riwayat Kesehatan
1. Keluhan Utama
Bengkak pada penis
2. Riwayat Penyakit Sekarang
Klien datang ke RSUD provinsi melalui IGD pada tanggal 13/02/19 Jam 09.00
wita dengan keluhan bengkak pada penis .Pasien memasukan penisnya ke lubang
screw kemudian penis bengkak sehingga tidak bisa dikeluarkan .pasien kemudian
dianjurkan puasa untuk persiapan operasi di ruang ok cito.
Pada pengkajian sebelum operasi tgl 13/02/19 jam 15.00 wita pasien
mengatakan sangat cemas dan khawatir.. pasien tampak tenggang dan cemas. TTV :
TD : 130/70 mmHg, S: 36 ̊C, RR : 18 x/m, N: 100x/m.
3. Riwayat Kesehatan Dahulu
a. Keluarga mengatakan klien tidak pernah dioperasi sebelumnya.
b. Tidak ada alergi
c. Pasien mengatakan ada riwayat Atsma

C. Pengkajian Pre-Operasi
a. Pengkajian B1-B6
1. B1 Breath (pernafasan)
Bentuk dada : Simetris
Frekuensi nafas : 18x/menit
Pola nafas : Teratur
Tidak ada sesak
2. B2 (Blood) kardiovaskular
Irama jantung : Reguler
Nadi : 100x/menit
Suara jantung : S1,S2 tidak ada suara tambahan
3. B3 (Brain) persarafan
Penglihatan : Normal
Pendengaran : Normal
Penciuman : Tidak terkaji
Pengecapan : Tidak terkaji
Kesadaran : Compos Mentis
GCS : E4V5M6
4. B4 (Bladder) Perkemihan
Terpasang kondom
Adanya screwpada penis
Terpasang kateter
Penis bengkak
5. B5 (Bowel) Pencernaan
Tidak terpasang NGT
Mukosa bibir kering
Mulut bersih
BAB Lancar
6. B6 (Bone) Muskuloskletal
Kemampuan otot 5 5
5 5
Kondisi tubuh baik
D. Data Penunjang
a. Laboratorium
Tanggal10/01/2019
HEMATOLOGI
RDW- SD :47.3 Fl
RDW- CV :14.6 %
Neutrofil :74.1 %
Limfosit :16.9 %
PT :11.4 detik
APTT :27.4 detik
E. Therapy
Injeksi ceftriaxone 1gr
Injeksi ketorolac 30 mg
INTRA OPERASI

a. Masuk OK jam 15.30 wita

b. Anastesi di mulai pukul : 15.40 wita

c. Pembedahan Eksisi di mulai : 16.00 – 16.15 wita

d. Jenis anastesi : Spinal

e. Obat anastesi : Lidodox 5 % 100 mg.

f. Dokter Bedah : dr. Suhardjendo.Sp.U

Asisten : Nona

Dokter Anastesi : dr. nahyani Sp. An

Penata Anastesi : Gede

Operasi craneatomi

1. Dokter Bedah : dr. Suhardjendo.Sp.U

Asisten : Nona

Dokter Anastesi : dr. nahyani Sp. An

Penata Anastesi : Gede

1. Anastesi dimulai jam : 15.40- 16.20 wita

2. Pembedahan di mulai: 16.00 -16.15 wita

3. Jenis anastesi : Spinal

4. Jenis operasi : eksisi (pemotongan screw )

5. Posisi anastesi : supinasi

6. Obat anastesi : Lidodox 5 % 100 mg.

7. Terapi Cairan : RL 500 ml


8. TTV

JAM TD N SPO2 PERDARAHAN

16.00 130/80 90 100% -

16.10 127/70 100 100% -

16.15 130/80 90 100% -

9. Prosedur Operasi

 Posisi supinasi dalam spinal

 Antiseptic medan operasi

 Screw digergaji dengan mesin gerinda sehingga terbelah menjadi 2

 Screw di evakuasi

 Pasang kateter 16

 Dilakukan debridement terhadap luka laserasi pada penis

Post Op

 recovery room : 16.25

 rawat inap IGD

 keadaan umum : lemah

 Kesadaran : Compos mentis

 Keluhan : bengkak pada penis


 TTV : TD = 130/80 mmHg

RR = 20 ×/mnt

S =36.0 0C

N = 96 ×/mnt

ANALISA DATA

NO DATA ETIOLOGI MASALAH


1 Pre oprasi corpal penis cemas

DS:
Pasien mengatakan cemas dan kawatir
karena ingin dilakukan operasi hpsfitalisasi
DO:
- pasien tampak cemas dan kawatir
kurang informasi
- pasien tampak gelisah

stresor bagi pasien

cemas

2 Intra operatif Resiko perdarahan

Homatoma

Perdarahan 250 ml

Transfusi

Resiko perdarahan

3 Post-operasi tindakan pembedahan Resiko cidera


Ds : -
Do -:klien dipindahkan ke RR brankar
- Keadaan umum lemah general anastesi
- Klien dalam masa post
craniotomy ,masih terdapat efek
anastesi penurunan kesadaran
- Penurunan kesadaran
- TD: 120/70 mmhg
N: 96 x / mnt resiko cidera
RR: 20x/mnt
SPO2 99%

INTERVENSI

No Tujuan/ kriteria hasil Intervensi mc Rasional


1.
Pre operasi
setelah dilakukan selama
1x20 menit diharapkan 1. kecemasan pasien
cemas berkurang dengan 1. Jelaskan prosedur tindakan akan berkurang
kreteria hasil: 2. Masan pasienTemani pasien dengan informasi
1. Pasien tampak untuk mengurangi kecemsan yang diberikan
tenang pasien 2. Dengan di temani
2. Pasien melaporkan 3. Degarkan keluhan pasien perawat rasa cemas
rasa cemas 4. Berikan motifasi untuk pasien pasien akan berkurang
berkurang berikan semangat 3. Membantu
3. Pasien mengatakan melakukan jenis
siap melakukan intervensi
operasi 4. Mengurangi rasa
cemas pasien

2. Intra oprasi 1. Lindungi sekitaran kulit dari 1. Untuk melindungi


Setelah dilakukan tindakan anatomi yang sesuai seperti daerah lain agar tidak
selama 1x 1 jam diharapkan penggunaan kassa untuk terjadi pembedahan
perdarahan dapat dicegah menghentikan perdarahan 2. Untuk mengetahui
dengan kriteria hasil 2. Pantau perdarahan selama oprasi jumlah perdarahan
- Tidak ada tanda 3. Cegah penyebab terjadinya 3. Untuk mengurangi
tanda oerdarahan perdarahan selama pembedahan resiko perdarahan
- Tidak terjadi 4. Berikan transfusi sesuai 4. Untuk mengganti
hematom kebutuhan darah yang keluar
3. Post operasi 1. Identifikasi kebutuhan 1. Mencegah
Setelah dilakukan tindakan keamanan klien sesuai kondisi terjadinya cidera
diharapkan cidera tidak klien 2. Meningkatkan
terjadi dengan kriteria hasil 2. Sediakan lingkungan yang keamanan
- Klien terbebas dari aman untuk klien lingkungan
cidera 3. Hindari lingkungan berbahaya 3. Mengurangi
untuk klien resiko cidera pada
4. Pasang siderael tempat tidur klien
5. Anjurkan keluarga untuk 4. Meningkatan
mnemani klien keamanan dan
6. Kontrol kebingungan dan kenyamanaan
kebisingan klien

IMPLEMENTASI

hari/ dx Implementasi Respon hasil parap


tanggal

pre 1.menjelaskan prosedur tindakan 1. Pasien tampak


operasi 2.menemani pasen untuk 2. Dengan di temani
mengurangi rasa cems pasien tampak tenang
3. mendengarkan keluhan pasen 3. Pasien mengatakan
4. memberikan motivasi sedikit cemas
4. Pasen tampak tenang

Kamis Intra 1. Memantau perdarahan klien 1. Perdarahan sebanyak


10/01/20 operasi 2. Mencegah penyebab 250 ml
19 terjadinya perdarahan 2. Menghitung jumlah
selama pembedahan bassa dngan tepat
3. Melindungi sekita kulit dan 3. Operasi menggunakan
anatomi yang sesuai kain operasi pada area
4. Memberikan transfusi pada selain operasi
klien 4. Klien tidak
kekurangan darah
Kamis Post 1. Mengidentipikasi 1. Kebutuhan klien total
10/o1.19 operasi kebutuhan keamanan klien dan klien mengalami
sesuai kondisi penurunan kesadaran
2. Menyediakan lingkungan 2. Lingkungan klien
yang aman untuk klien aman
3. Menghindari lingkungan 3. Lingkungan klien
yang berbahaya untuk klien terhindar dari bahaya
4. Memasang siderail tempat 4. Side rail tempat tidur
tidur terpasang
5. Menganjurkan keluarga 5. Klien tidak ditemani
menemani klien keluarga karena klien
6. Mengontrol lingkungan dan dalam masa
kebisingan pemulihan(obsevasi)
6. Lingkungan aman dan
tidak ada kebisisngan

EVALUASI

Hari/tanggal/jam diagnosa Catatan perkembangan/evaluasi paraf

pre operasi S: pasen mengatakan setelah di


cemas jelaskan di temani rasa cemas
pasien berkurang
O:pasien tampak tenang
A:cemas teratasi
P: intervensi di hentikan
Kamis 10/01/19 S:-
Intra operasi O:- perdarahan 250 ml
Resiko perdarahan - TD: 120/70 mmhg
- Transfusi prc 1 kolp
- Anastesi umum
A: masalah teratasi sebagian
P: intervensi dilanjutkan
Kamis 10/01/19 Resiko cidera S: -
O: - klien mengalami penurunan
kesadaran
- Kesadran sopor
- Gcs: G1 V1 M4terpasang side
rell tempat tidur
- Kondisi lingkungan klien
aman
A: masalah resimo cidera teratasi
P: intervensi dihentikan