Anda di halaman 1dari 8

USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS)

Adapun Dasar Hukumnya adalah :

1. Undang-undang No. 4 tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak

2. Undang-undang No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan

3. Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri
Dalam Negeri RI. No. 1/U/SKB/2003, No. 1067/Menkes/SKB/VII2003, MA/230 A/2003, dan No. 26 tahun
2003 tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah

4. Keputusan Gubernur Jawa Barat tanggal 30 Agustus 2001 No. 188/179/KPTS/013/2004 tentang
Pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah

TUJUAN UKS

Tujuan Umum

Meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik serta menciptakan
lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis serta
optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya.

Tujuan Khusus

Memupuk kebiasaan hidup sehat dan mempertinggi derajat kesehatanpeserta didik yang di dalamnya
mencakup :

1. Memiliki pengetahuan, sikap dan ketrampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat dan
ketrampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat serta peserta didik berpartisipasi aktif di dalam
usaha peningkatan kesehatan.

2. Sehat, baik fisik, mental maupun sosial.

3. Memiliki daya hayat dan daya tangkal terhadap pengaruh buruk penyalahgunaan narkotika, obat-
obatan dan bahan berbahaya, alcohol, rokok, dan sebagainya.

SASARAN UKS

Sasaran UKS adalah peserta didik dari Taman Kanak-kanak, tingkat pendidik dasar sampai menengah
9TK, SD, SMP, SMU/SMK) dan pondok pesantren termasuk peserta didik di perguruan agama beserta
lingkungannya.
SASARAN PEMBINAAN UKS

Adapun sasaran pembinaan UKS adalah sebagai berikut:

1. Peserta didik

2. Pembina teknis (guru dan petugas kesehatan)

3. Pembina non teknis (pengelola pendidikan dan karyawan sekolah)

4. Sarana dan prasarana pendidikan serta pelayanan kesehatan

5. Lingkungan sekolah, keluarga dan lingkungan masyarakat sekitar radius 500 m

PERSYARATAN SEKOLAH UKS

1. Mempunyai SK Tim Pelaksana UKS

2. Mempunyai guru atau petugas yang pernah ditatar UKS

3. Mempunyai ruang UKS

4. Mempunyai kader Tiwisada / KKR yang sudah ditatar

5. Melaksanakan kegiatan TRIAS UKS

ADMINISTRASI UKS DI SEKOLAH

Di sekolah

Register penimbangan, register absensi sakit murid, dan register pemeriksaan kesehatan,

Segala kegiatan yang dilaksanakan dalam UKS ini dicatat dan dibukukan secara tertib dan teratur. Buku-
bukuadministrasi tentang kegiatan UKS ini antara lain :

1. Buku pemeriksaan kesehatan

Buku ini berisi tentang nama siswa beserta keluhan dan obatnya. Buku pemeriksaan kesehatan diisi
setiap hari, Namur siswa yang sakit tidak dicatat semua.

2. Buku daftar pasien

Buku daftar pasien berisi tentang daftar nama pasien yang sakit, kelas dan keterangan untuk minta obat,
istirahat atau pulang.
3. Buku daftar absensi siswa sakit

Buku daftar absensi siswa sakit berisi daftar nama-nama siswa yang sakit setiap bulannya.

4. Buku rujukan siswa sakit

Buku ini digunakan jika ada siswa sakit yang tidak bisa ditangani di UKS biasanya siswa dirujuk ke Rumah
Sakit atau klinik terdekat.

5. Buku penerimaan barang

Buku ini memuat tentang daftar barang yang masuk di UKS

6. Buku agenda surat masuk dan surat keluar

Buku agenda surat masuk berisi tentang surat yang masuk dan surat yang dikeluarkan oleh UKS

7. Buku inventaris UKS

Buku inventaris UKS berisi tentang daftar barang yang ada di UKS

8. Buku belanja obat

Buku ini berisi tentang obat yang baru dibeli beserta stok sebelumnya.

9. Buku permintaan surat dokter

Buku permintaan surat dokter berisi tentang daftar nama anak yang meminta surat dokter, baik surat
keterangan sehat maupun surat keterangan sakit.

10. Buku pengukuran TB dan penimbangan BB

Buku ini berisi tentang hasil penimbangan BB dan pengukuran TB siswa kelas satu yang dilaksanakan
setiap 4 bulan sekali.

11. Buku laporan kegiatan UKS

Setiap akhir semester dan setiap tengah semester UKS perlu membuat laporan semua kegiatan yang
diadakan oleh UKS.

12. Buku tamu

Setiap tamu dari luar yang berkunjung ke UKS mengisi buku tamu yang disediakan.

13. Selain di buku, administrasi kegiatan UKS juga dibuat dalam bentuk agenda kegiatan yang ditempel
di dinding dan juga data yang berupa; program tahunan kegiatan UKS, struktur organisasi dan alur
pengobatan.
Di Ruang UKS

Rekapitulasi penimbangan, rekapitulasi absensi sakit murid, buku rujukan, register imunisasi, buku obat-
obatan, register pemeriksaan kesehatan, buku keigatan kader/pelayanan kesehatan, daftar infentaris
UKS, bukut tamu, struktur organisasi tim UKS, program kerja tahunan, KMS, arsip pencatatan dan
pelaporan dll.

OBAT-OBATAN DI RUANG UKS

Betadhine, Splk/bidai, Verban, Plester, Tensoplas/band aid. obat gosok, minyak kayu putih, kasa steril,
oralit, paracetamol, boorwater, tetes mata, revanol, termometer, dll.

PERSYARATAN RUANG UKS

Sarana dan prasarana kesehatan

Sarana dan prasarana kesehatan yang ada di ruang UKS antara lain :

1. Dipan lengkap dengan kasur, sprei, bantal dan sarung bantal

2. Almari obat yang berisi obat-obatan dan perawatan rawat luka

3. Timbangan beserta alat pengukur tinggi badan

4. Tensimeter, stetoskop dan termometer

5. Tandu

6. Wastafel dan kamar mandi

Tempat tidur lengkat, alat ukur tinggi badan, alat ukur berat badan, kotak obat/almari obat, meja dan
kursi, alat kebersihan (sapu, kemucing, kain pel, handuk kecil, tempat sampah, waskom, dll), Snellen
chart, poster-poster UKS, data-data kegiatan UKS, Ventilasi cukup, dll.

RUANG LINGKUP UKS

Ruang lingkup UKS adalah ruang lingkup yang tercermin dalam Tri Program Usaha Kesehatan Sekolah
(TRIAS UKS) meliputi:

1. Pendidikan Kesehatan

2. Pelayanan Kesehatan

3. Pembinaan Lingkungan Kehidupan Sekolah Sehat


Pelaksanaan Trias UKS

Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah [UKS] di Sekolah dilaksanakan melalui tiga
program pokok yang meliputi

1. Pendidikan Kesehatan;

2. Pelayanan Kesehatan;

3. Pembinaan Lingkungan Kehidupan Sekolah Sehat

1. Pendidikan Kesehatan

Pendidikan Kesehatan diberikan disekolah melalui :

a. Pelajaran Pendidikan kesehatan

Pelajaran Pendidikan Kesehatan Terintregrasi pada pelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, IPA
sehingga tidak merupakan mata pelajaran yang berdiri sendiri

b. Pembinaan Perilaku Hidup Sehat

Pembinaan Perilaku Hidup bersih dan Sehat dimulai dari diri sendiri atau kebersihan perorangan, (
seperti gosok gigi yang baik dan benar, kebiasaan cuci tangan pakai sabun, kebersihan diri ) dan
lingkungan ( misalnya : membuang sampah pada tempatnya, melakukan pemilahan sampah, merawat
tanaman , dll ).

Dampak dari terwujudnya perilaku hidup bersih dan sehat adalah kehadiran siswa dan guru yang selalu
optimal ( 99%)

c. Penyuluhan Kesehatan

Penyuluhan Kesehatan dari siswa ke siswa dilaksanakan pada kegiatan upacara atau langsung dari kelas
kelas yang lain , dengan materi tumbuh kembang remaja, NAPZA, HIV / AID dan penyakit menular yang
lainnya, Gizi Remaja, Kesehatan jiwa remaja , kehamilan, haid dan KRR

Pada anak usia SLTP (remaja), masalah kesehatan yang dihadapi biasanya berkaitan dengan perilaku
berisiko seperti penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya), Kehamilan
yang Tak Diingini, Abortus yang tidak aman, Infeksi Menular Seksual termasuk HIV/AIDS, Kesehatan
reproduksi Remaja, Kecelakaan dan trauma lainnya. Penyuluhan kesehatan sangat penting dilakukan
agar siswa tidak terjerumus pada hal – hal yang tidak berguna.

Disamping Penyuluhan yang berkaitan dengan masalah remaja juga dilakukan penyuluhan yang
berkaitan penyakit yang banyak berkembang di masyarakat, misalnya : Mencret / Diare, Demam
Berdarah serta P3K

d. Ceramah tentang kebersihan pribadi


Penampilan yang bersih, sehat , segar , ceria dapat memunculkan rasa percaya diri

Ceramah tentang kebersihan diri diberikan secara berkala melalui kegiatan upacara, diharapkan semua
siswa menjadi anak yang sehat

e. Pelatihan guru UKS

Sekolah senantiasa mengikutsertakan Pelatihan guru UKS baik yang diselenggarakan ditingkat
kabupaten , propinsi maupun di tingkat Pusat.

Penunjukan guru UKS secara bergilir diharapkan pemahaman pentingnya UKS bagi sekolah dan anak
didik akan menyeluruh di semua guru

2. Pelayanan Kesehatan

Pelayanan Kesehatan yang dilaksanakan oleh Tim Pembina UKS dan Kader UKS meliputi : pemeriksaan
kesehatan ssecara rutin di kelas misalnya rambut, kulit, kuku, telinga dan gigi , pemeriksaan berkala oleh
guru dan PUSKESMAS, pembinaan kebersihan lingkungan ( misalnya pelaksanaan kerja bakti pada jam
krida ,Pengelolaan sampah, kebersihan tempat cuci tangan, kamar mandi dan WC dsb ), membina
kebersihan perorangan, pemeriksaan berkala / periodik 6 bulan sekali, pemeriksaan berkala 1 tahun
sekali bagi guru, pemberian rujukan jika ada siswa sakit yang tidak mampu ditangani oleh kader serta
alih teknologi pengetahuan kesehatan baik oleh guru maupun kader agar ketrampilan dan pengetahuan
sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

3. Lingkungan Sekolah Sehat

Tidak hanya ruang UKS dan warga sekolah saja yang harus bersih dan sehat, tetapi lingkungannya harus
bersih dan sehat . Oleh sebab itu perlu adanya pokja – pokja yang di pimpin oleh Kader Kesehataan
Remaja. Pokja – pokja yang ada di sekolah meliputi : warung sehat yang didalam terdapat kegiatan
konsultasi gizi, kebersihan kamar mandi dan WC, Kebun sekolah, Pembibitan, Pengelolaan sampah dan
kompos, Perikanan, Perkebunan, Adiwiyata, Perpustakaan , Local Education Center, Laboratorium IPA,
Laboratorium Komputer, Laboratorium Bahasa, Multi Media, Koperasi , sarana ibadah , sanitasi dan juga
radius 500 m . Kader Kesehatan Remaja ( KKR ) dibina oleh guru

Pembina dan juga oleh dinas instansi terkait secara kontinyu dan berkelanjutan. Dengan adanya KKR
dari masing – masing pokja maka kebersihan lingkungan dan perawatan selalu terjaga. Sehingga perilaku
hidup bersih dan sehat tersebar disemua peserta didik dan disemua tempat

Selain dilingkungan sekolah jangkauan pemasyarakatan UKS juga diharapkan meluas ke masyarakat
maupun di lingkungan rumah peserta didik

Pembinaan UKS

UKS melibatkan semua pihak yang berkaitan dengan masalah kesehatan sekolah, menciptakan
lingkungan sekolah yang sehat dan aman, memberikan pendidikan kesehatan di sekolah, memberikan
akses terhadap pelayanan kesehatan, ada kebijakan dan upaya sekolah untuk mempromosikan
kesehatan dan berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan demikian UKS sudah
menjadi tanggung jawab bersama baik dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Departemen Pendidikan,
Kepolisian, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan , Dinas Pengairan dan dinas-dinas yang lain . Juga
keterlibatan dari kelurahan kecamatan , Bupati selaku Kepala Pemerintah Daerah, PKK serta
Dharmawanita

Pembinaan dari terprogram secara bergilir dan terjadwal dengan baik. Keterlibatan dinas – dinas terkait
diharapkan juga memperluas jangkauan pemasyarakatan UKS.

Yang menarik pelaksanaan UKS di SMP

Pelaksanaan UKS di SLTP lebih difokuskan pada pencegahan perilaku berisiko yang biasanya sering
dilakukan remaja sesuai dengan ciri dan karakteristiknya yang selalu ingin tahu, suka tantangan dan
ingin coba-coba sesuatu hal yang baru serta penanganan akibatnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut sekolah telah memberikan perhatian khusus terhadap masalah
kesehatan remaja antara lain dengan membuka “Pusat Informasi dan Konsultasi Kesehatan Reproduksi
Remaja” (PIK KRR) yang secara proaktif mendorong dan meningkatkan keterlibatan dan kemandirian
Siswa dalam memelihara dan meningkatkan status kesehatannya.

RUANG LINGKUP PEMBINAAN UKS

1. Penyusunan perencanaan

2. Penyusunan program

3. Pelaksanaan program

4. Pengendalian program

5. Penilaian dan penelitian

6. Teknologi termasuk organisasi, ketenagakerjaan, sarana, dan prasarana, serta pembiayaan.

Kegiatan di ruang UKS

Kegiatan yang ada di ruang UKS adalah sebagai berikut :

1. Pelayanan kesehatan (rawat luka, mengukur tekanan darah, memberikan obat-obatan ringan)

2. Penimbangan BB dan pengukuran TB, LL

3. Pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan oleh petugas

ARTI LAMBANG UKS


SEGITIGA SAMA SISI :
Menggambarkan tiga program pokok UKS, yaitu :

1. Pendidikan Kesehatan

2. Pelayanan Kesehatan

3. Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat

LINGKARAN :
Menggambarkan bahwa Program UKS dilaksanakan secara terpadu oleh seluruh sektor terkait.

TULISAN UKS :
YANG DITULIS SECARA VERTIKAL DAN HORIZONTAL: Menggambarkan bahwa UKS dilaksanakan mulai
dari TK/RA sampai SLTA/MA, serta dilaksanakan secara berjenjang dari sekolah/madrasah sampai pusat
secara terkoordinasi baik antara sekolah dengan Tim Pembina, Tim Pembina UKS dibawahnya dengan
yang diatasnya maupun antar sesama Tim Pembina UKS yang sejajar.