Anda di halaman 1dari 6

BUPATI BURU

I -J,fiH'H"HT.?#}H,,

TENTANG BIAYA SEWA ALIIT BERAT MILIK PEMtrRINTAH KABUPATEN BURU

DBNGAN RAHMAT'IUHAN YANG MAHA ESA

b.

BUPATI BURU,

bahwa Pemerintah Kabupaten

berat

yang penggunau tyu'

pemerintah Kabir-paten

disewakan

pekerjaan

Buru memiliki alat-alat

kepentingan

jug.

dapat

m-engerjakan

lain milik

selain untuk

Buru sendiri

kepada pihak ketiga yang

konstruksi clan

pekerjaan

p"rrr.iirt^h, perorangan maupun badan hukum;

bahwa Keputusan Bupai-i

2005 tentlng

Biaya

Kabupaten Buru

Buru Nomor 680-65 ei Tahun

Sewa Alat Berat Milik Pemerintah

saat ini sudah tidak sesuai lagi, sehingga

perlu dilakukan PenYesuaian ;

C. bahwa berdasarkan pertimbangan

dalam huruf a dan

Peraturan Bupati

Pemerintah

sebagaimana dimaksr:d

huruf b, perlu menetapkan dengan

Sewa Alat Berat Milik

tentang Biaya

KabuPa-ten Buru;

Mengingat. : 1.

2.

Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa

Republik

Indonesia Tahun

Undang-Undang

Konstriksi

tdi:N;oi

(Lerirbaran Negara

5+, Tambahan

Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 3833);

Nomor 46 Tahun L999 tentang

Kabupaten Buru

(Lembaran

Nomor -- 174'

Undang-Undang

Pembentukan

dan Kabupaten

N.gtr^

Frovinsi Maluku Utara'

Maluku Tenggara

Barlt

Republik Indonesia

Tahun t999

TambaharrLembararrNegaraRepubliklndonesiaNot,nor

gSqS) sebagaimana telahidiubah dengan

N;;;. 5 Tlhun

Unclang

Provins-i

2OoO tentang

Nomor 46 Tahun

Maluku Utara,

Kabupaten

Maluku l.nggara

Inclonesia

Barat (Llmbaran

Tahun 20oo Nomor 73,

Llndang lJndang

Perubahan Atas Undang-

lggg tentang Pembentukan

Buru dan Kabupaten

Negara Republik

Tambatrarr Lembaran

Negara Nomor 3961);

J. /\

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan

N.;;t"' nepubli"k

Indonesia

Indonesia (Lembaran

Negara Republik

Tahun 2OO3 Nomor 47 '

Tarnbahan Lembaran

N"g.r.

Republik Indonesia Nomor a2'86\;

Nomor 1

Negara (Lembaran

5,

Tahun 2OO4 tentang

Negara Republik

Tambahan Lembaran

4. Undang-Undang

Perbendaha.aari

Indonesia

Negara

Tahun zoa+ Nomor

Republik Indonesia Nomor a355);

5.

Nomor 32

Tahun 2OA4 tentang

Undang-Undang

Pemerintahan

Indonesia

N"g^t,

tellh

Daerah (Lembaran Negara Republik

Tahun 20a4 Nomor 125, Tambahan Lembaran

Republik Indonesia Nomor 4437\ sebagaimana

Undang-undang

Nomor 12 Tahun

Atas Undang-Undang

Pemerintahan Daerah

diubah dengan

2OOB tentang

Nomor 32

peiubahan Kedua

tahun 2ao4 tentang

(Lembaran Negara

ig, Tambahan

Nomor a88fl;

Republik Indonesia Tahun 2oo8 Nomor

Lernbaran Negara Republik Indonesia

6. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2OO4 Tentang

Perimbingan *".r.rr,.gu-.,

pemerintah Daerah

Antara Pemerintah Pusat dan

(iembaran Negara Republik Indonesia

Tahun2oo4Nomorl26,TambahanLembaranNegara

Republik Indonesia Nomor

4a34;

7. Peraturan

Pemerintah Nomor 25 Tahun 20OO tentang

Daerah Otonom

Pemerintah dan Propinsi sebagai

(Lembaran Negara

54 Tambahan

Republik Indonesia

Tahun 20oo Nomor

Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 3658);

8. Peraturan Menteri Pekerjaan

IS/KPTS lMl2OA4, tanggal tT

peiaksanaan perhitungan

Bangunan

Umum

Nomor

Desembet 2OO4 tentang

Formula sewa Peralatan, Sewa

Dan Tanah Dan Sewa Prasarana Bangunan Di

lingkungan Departemen Pekerjaan Umum;

9.

peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006

tentang Pedoman

Pengelolaan

keuangan

Daerah

Menteri

sebagaimana telah diubal

Dalat Negeri

dengan Peraturan

Nomor 57 Tahun 2OOT tentang

Perubahan

Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri

Nomor 13 Tahun

20A6 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan;

Nomor 17 Tahun 2AO7

10. Tentang Pedoman Teknis

Peraturan Menteri Dalam Negeri

Pengelolaan Barang Milik

Daerah;

11. Peraturan Daerah Kabupaten Buru Nomor 11 Tahun 2008

dan Tata Kerja

Daerah Kabupaten

tentang

Dinas

Pembentukan susunan organisasi

Umum (Lembaran

-Pekerjaan

Buru Tahun 2008 Nomor 11);

MEMUTUSI{AN :

Menetapkan

PERATURANBUPATIBURUTENTANGBIAYASEWAALAT

BERAT MILIK PEMERINTAH KABUPATEN

BURU

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Bupati

a. Daerah adalah

ini yang dimaksud dengan :

KabuPaten Buru;

Bupati beserta perangkat Daerah sebagai

b. pemerintah Daerah adalah

penyelen

ggar a Pemerintah Daerah ;

adalah BuPati Buru;

c. Bupati
d.

Dinas

adalah Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten

Buru;

e. Kepala dinasadalah Kepaia Dinas Pekerjaan
f.

Kas

Daerah ad,alah Kas Pemerintah

Umum Kabupaten Buru;

Kabupaten Buru

g. menyewa alat berat

Pejabat adalah Pegawai

yang diberi tugas tertentu untuk melakukan sewa-

milik Pemerintah Daerah sesuai Peraturan Perundang-

undangan yang berlaku;

h. Sewa adalah tindakan

hukum menyewakan alat berat milik pemerintah

Kabupaten Buru kepada pekerja proyek/kontraktor, lembaga sosial, badan,

keagamaan dan perorarrgan yang mengeqakaa pekerjaan milik

pemerintah,

perorangan atau badan hukum;

adalah

peralatan

i. Alat

berat

mekanis untuk

pekerjaan

pembongkaran,perataar, pemadatan dan
j.

pengaspalan jalan;

Badan hukum adalah sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha malr.pnn yang tidak melakukan usaha

yang meliputi Perseoran Terbatas, perseroan Komanditer, Perseroan lainnya, Badan Usaha Negara atau Daerah dengan n€una dan bentuk apapun, flrma,

koperasi, perkumpulan

badan usaha lainnya;

yayasan organisasi massa, organisasi sosial dan

BAB II

l

AL/IT BTRA? DAIT PTITGGUIIIAAITIYYA

Bagiaa Pertaam

Pasal 2

(1) Alat Berat Milik Pernerintah Kabupaten Buru terdiri atas :

a. Motor GraderGMCE/PY165c-3;

b. Wheel LoadeTANUGERAH IZLM-75I3 ;

c. Wheel Loader ANUGERAH/LSL-18-3;

d. Bomag Single Drum Vibrator Roller ANUGERAH/CA-2S S;

e. Mesin GilasTigaRodaANUGERAH/3Y8/

f. Mesin Gilas Tiga Roda ANUGERAH/3 Y 8110;

1O;

(2) Alat Berat sebagaimana dimaksud pada ayat (t) dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum.

Bagian Kedua

{Pengguaaannyaf Pasal 3

(1) Setiap orarlg

atau badan hukum

yang mengerjakan

pekerjaan/proyek

Pemerintah Daerah,

diberi kesempatan yang seluas-luasnya untuk

menggunakan alat berat milik Pemerintah Daerah.

{2}

Dalam keadaan belum ada peke{aan/proyek yang dikerjakan

dimaksud pada ayat

yang mengerjakan

pasal ini alat berat dapat digunakan

{1)

pekerjaan/proyek bukan mitrik pernerintah

sebagaimana

oleh piihak lain

Daerah.

(3) Pihak lain sebagaimana dimaksud pada ayat (21 pasal

ini adalah orang

pribadi, badan, lembaga sosial atau lembaga keagamaan.

Pasal 4

{1) Penggunaan alat berat sebagaimana dimaksud pada pasal 3 ayat (1) dan ayat

[2)

diiakukan dengan cara sewa menyewa.

(2) Sewa menyewa

antara

sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pasal

ini dilakukan

Dinas danf atau Pejabat yang ditunjuk

untuk itu dengan pihak

pelaksana pekerj aan / proyek.

BAB III

PERSYARATAN SEWA MENYEWA

Pasal 5

(1)

dimaksud pada pasal 4

kepada Bupatf melalui Dinas

ditu;juk dengan melampirkan hal-hal sebagai

Untuk melakukan sewa menyewa

penyewa harus mengajukr.r,

dan/atau pejabat v""g

berikut :

sebagaimana

p *ohonan

a. Identitas Pemohon (KTP);

b. Nomor Pokok Wajib

c. Akta pendirian

Pajak (NPWP);

perusahaan bagi Badan Hukum;

d. Tanda Lunas Pajak Bumi Bangunan (PBB);

e. Jenis Pekerjaan

Pekerjaan.

yang akan dikerjakan;

f. Besarnya nilai Peketjaan;

g. Lokasi

(2) 6alam keadaan

dimaksud

tertentu atau mendesak sewa menyewa sebagaimana

dilakukan cukup dengan melampirkan

dan Cap

pada ayat (1) d,apat

Ind.entitas Pemohon (KTP) Uagl perusahaan bagi Badan Hukum'

orang pribadi atau kuasanya

dimaksud pada ayat (1) atau ayat (2) tidak

(3) ipabila ketentuLn sebagaimana

dipenuhi oleh pemohon,

permohonan sewa tidak dikabulkan.

Pasal 6

Permohonan sewa yang

pada pasal 5 ayat (1)

telah mementlhi syarat-syarat

sudah harus dijawab paling

sebagaimana

3

(tiga)

lambat

tanggal diterimanYa Permohonan'

dimaksud

hari sejak

(1)

Dalam hal tenggang

dapat dipenuhi"?""

d,anlatau tidak

pejabat

dimaksud pada ayat (1) tidak

yang. ditunjuk lalai

waktr.r sebagaimana

Kepala Dinai dan

atau pejabat

pemohon Dinas danlataru

segala yang telah

memberitahukannya

kepada

yan; ditunjuk

wajib memberikan

ganti rugi

dikeluarkan lemoh6n atas

keterlambatan pelaksanaan pekerjaan'

Pasal 7

Permohonan sewa alat berat sebagaimana dimaksud pada pasal 5 ayat (1) dapat ditolak aPabila :

a. Permohonan tidak lengkap atau keterangan yang diberikan pemohon

(1)

{21

(3)

tidak benar.

b.Pekerjaanyangakandilaksanakanbukanmilikpenyewa.

c. Lokasi pekerjaan berada

d. Lokasi pelier3aan

di luar trulau Buru'

dapat menimbulkan gangguan, pencemarafl dan

minimbulkan kerusakan lingkungan,

rawan bencana alam serta

e. Kondisi lokasi yang

tid;k iertib,

masyarakat, fasilitas umtlm, operator dan

membahayakan keselimatan

alat berat itu sendiri.

BAB tV

BIAYA SEWA MENYEWA

Pasal 8

jam kerja alat per

alat

sewa alat berat ditetapkan faktor penggali pada i1at,

berdasarkan jumlah

umllr ekonomis

dibagi

Biaya

,,arr,

alat, 1,arga pokok

juta]'

berdasarkan harfii pengadaan/pembelian

perhitung aneiaf,a""*i

1.oo0.ooo, (satu

alat berat adalah 1 X

PF X HP per 1'000'000,-

Harga sewa *"urg.i-ana

dimuka atau sebelum

dimaksud pada ayat (1) d,an ayat

(2\ dibayar

alat dimobilisasi'

BAB V

SEUIA MENYEWA

Pasal 9

(1) Sebelum melakukan sewa menyewa

Dinas danlatau pejabat yang

ditunjuk harus memastikan bahwa alat berat berada dalam keadaan baik

dan layak operasi.

(2) Setiap

kerusakan yang terjadi pada saat alat beroperasi menjadi tanggung

jawab penyewa/ pengguna.

Pasal 1O

(1)

Mobilisasi alat berat ke lokasi pekerjaan

tanggungj awab peny ew a f pengguna.

(2)

Mobilisasi alat berat dilakukan dengan

trailer.

dan biaya operasionalnYa menjadi

menggunakan truk Pengangkut/

BAB VI

MASA SEtrIA MENYEWA

PASAL 11

(1) Masa sewa disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang dikerjakan dan dapat diperpanjang.

(2)

(3)

(4)

eerpanjanga.r

dilakukan pembayaran "e*u. sewa pertama sebagaimana

sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diiakukan selelah

diatur pada pasal 8.

ayat (1) dilakukan setelah

Perpanjarrg^r,

terlebih

Permohorru

oleh kepala

2+ (satu

sewa sebagaimna dimaksud pada

dahulu penyewa mengajukan permohonan.

r

""b"gaimana

dimaksud pada ayat

(3) sudah harus diterima

Dinas dan atau pejabat yang ditunjuk selambat-lambatnya 1 X

kali dua puluh empat)

jam

sebelum berakhirnya masa sewa

pertama.

(1)

(2)

(3)

BAB VII

LARANGAN

Pasal 12 rantai dilarang berjalan

Alat berat yang menggunakan

di jalan raya.

Ala berat yang disewa tidak boleh digunakan oleh

penyewa danf atau disewakan

lagi ke pihak lain.

Alai

pihak Tain yang bukan

berat yang disewa tidak boleh dioperasikan diluar wilayah Kabupaten

Buru.

BAB VIII

SANKSI

Pasal 13

Pelanggaran terhadap ketentuan pasal 12 dikenakan sanksi berupa :

a. Pemutusan

b. Penarikan kembali alat berat;

tanpa mengembalikan biaya sewa;

sewa-menyewa

c. Orang

dalam

atau badan hukum yang

daftar hitam Pemerintah

melakukan pelanggaran dimasukan Daerah dan dicekal untuk mengikuti

penawaran- penawaran pekerjaan milik pemerintah'

C

BAB D(

KETEI{?UAI.{ PENUTUP

Pasal 14

Peraturan Bupati ir]'i,

Tsruya

maka Keputusan Bupati Buru

Dengan ditetapkannya

t{orncrr 6gO-6S.a

Daerah

Ta}r-rrr 2OO3 trrrtarrg

Eiswa ra'rdt'rsyral rrrilik Fsrrrer:r:tah

Kabupaten Buru, dicabut dan

dinyatakan tidak berlaku lagi.

Psrirfur-irn Bupatr mj *:erlaku pa,3a tanggal diunrJallgka:1.

Agar setiap orang

Birpati irLi rlengarl

mengetahuinya,

memeriltahkan pengundangan Peraturan

p*ttet.patan:jrrya-dalantBerita- Daerah Kahr:pat'et1 Br:-njl-''

Ditetapkan di Namlea

pada tanggal O8 Maret 2013

Dirradangkan

pada tangal

di Namlea O8 Maret 2013

SEKRETARIS DAERAH

lrusupltEll BuRU,I

lr

/

ABDUL A&'ID SOI'LISA

-

BERI?A DAERAH KABUPATEN BURUTAHT.}N 2013 NOMOR 28