Anda di halaman 1dari 2

INDUKSI OVULASI

No. Kode : C /SPO/01/05/09/2014


UPT Tgl. Mulai Berlaku : 05/09/2014
Puskesmas SPO Terbitan :01
Karangpucung I
No. Revisi : - Halaman : 1- 2.
Dibuat oleh Ketua Akreditasi Ditetapkan Oleh
Koordinator PONED Puskesmas Karangpucung I Kepala Puskesmas Karangpucung I

Heni iriwati Amd.Keb drg. Santi Amalia dr. Agus Suharto


NIP: 19730519 199303 2 002 NIP: 19810908 200903 2 009 NIP: 19621120 198902 1 002

1.Pengertian Induksi ovulasi adalah usaha untuk menghasilkan ovum lebih dari sau di luar
pertumbuhan ovum alami yang biasanya dilakukan pada program teknik reproduksi
bantuan (TRB) arau ART (Assisted Reproductive Technology)
2.Tujuan Untuk menghasilkan ovum lebih daru satu
3.Kebijakan
4.Prosedur 1. Dokter bidan menjelaskan tatacara, keuntungan,kerugian, efek samping
masing- masing protocol pengobatan
2. Pemeriksaan hormon estrogen (E2) dan LH,FSH,P4, sesuai kebutuhan
untukmonitor sebelum obat diberikan
3. Dokter menentukan dosis yang sesuai
4. Sesuai protocol dan perkembangan folikel, dokter menentukan pemeriksan
hormon dan bilamana perlu menarikan dosis obat
5. Setelah didapatkan 2 folikel ukuran 17mm, diperikan pemberian HCG
kemudian dilakukan iseminasi intra uterin.

6. Diagram alur

Mula Menjelaskan cara Informed


i tindakan consent

Persiapan obat-
obatan

1
Monitor follikel,
senggama terencana Pemberian obat-
pemberian HCG obatan induksi
iseminasi ovulasi

Evaluasi ulang bahu


lengan janin

Dokumentasi Selesai

5.Referensi 1. Standar Pelayanan Obstetri Ginekologi BLUD RSUD Cilacap


2. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal 2002
6.Unit Terkait  Rekapan harapan pelanggan individu,
 Rekapan harapan pelanggan koordinator,
 Rekapan harapan pelanggan Puskesmas,
7. Distribusi  Bidan koordinator,
 Bidan Puskesmas,
 Bidan di desa,
 Koordinator admen/ Ka TU.