Anda di halaman 1dari 2

KOMPRESI BIMANUAL INTERNA

No. Kode : C /SOP/01/20/03/2015


Tgl. Mulai Berlaku :
SOP
Terbitan :01

No. Revisi : - Halaman : 1- 2.


UPT
Puskesmas
GROBOGAN
Dibuat oleh Ditetapkan Oleh
Koordinator vk Kepala Pusksmas GROBOGAN

Tinarsih dr. Agus Budiyanto


NIP: 19690402 198903 2 004 NIP: 19610605 198612 1 002

1.Pengertian Serangkaian proses yang dilakukan untuk menghentikan perdarahan secara


mekanik yang dilakukan diluar kavum uteri dan fornix anterior
2.Tujuan -Tertanganinya perdarahan pervaginam selama kala IV karena atonia uteri.
-KU ibu stabil (KU dan tanda- tanda vital baik)

3.Kebijakan
4.Prosedur 1. Memberitahu pasien dan keluarga.
2. Persiapkan alat,
2.1 handscoon panjang.
2.2 Kapas DTT
3. Alat didekatkan pada pasien.
4. Memakai sarung tangan panjang.
5. Bersihkan dan lakukan antisepsis genitalia bagian luar.
6. Masukan tangan kanan secara obstetrik sampai fornix anterior mengepal
7. Satu tangan kiri menekan dinding belakang uterus dan korpus uteri diangtara
genggaman ibu jari dan ke empat jari lainnya.
8. Tangan yang lain mengepal dan menekan uterus didekatkan dengan tangan
yang diluar dan di fornix anterior.
9. Pertahankan posisi tersebut hingga uterus berkontraksi dengan baik dan
perdarahan pervaginam berhenti.
10.Bila perdarahan tetap terjadi, lanjutkan ke langkah penanganan perdarahan
berikutnya

1
11. Diagram alur

Mula Memberitahu ibu


i dan keluarga Informed
consent

Mempersiapkan alat

. Bersihkan dan desinfeksi Alat didekatkan ke pasien


genitalia bagian luar

Uterus di tekan diantara dua


telapak tangan pada dinding
Sarung tangan dipasang
abdomen

Tinjau tangan dalam vagina untik


menjepit pembuluh darah di dalam

TIDAK YA
Pertahankan proses Ketuba - Observasi keadaan
pelaksanaan kompresi n (+) umum tanda- tanda
bimanual vital
- Observasi kontraksi
uterus

Dokumentasi

Selesai

5.Referensi  Sandar pelayanan medis Obstetri Ginekologi BLUD RSUD Cilacap


 Buku Panduan Praktis Pelayanan Maternal Neonatal 2002
6.Unit Terkait  Rekapan harapan pelanggan individu,
 Rekapan harapan pelanggan koordinator,
 Rekapan harapan pelanggan Puskesmas,
7. Distribusi  Bidan koordinator,
 Bidan Puskesmas,
 Bidan di desa,
 Koordinator admen/ Ka TU.