Anda di halaman 1dari 13

A.

KASUS
Fera mengalami sakit infeksi mata yang tak kunjung sembuh dan juga sakit pada
kulitnya yang terasa panas, perih dan tak kunjng sembuh kemudian periksa konsultasi ke
dokter, seelah dari dokter kemudian membawa resepnya keapotek saudara.
Setelah membaca resep saudara selaku farmasi segera melayani pasien dengan
segera melihat ketersediaan obatnya (ada, tidak ada, atau ada dengan merk lain)
Resep terlampir
Tugas
Setelah menyiapkan obatnya, kemudian menyerahkan obat kepada pasien dengan
mengkomunikasikan ke pasien dengan tepat pasien, tepat obat, tepat dosis, tepat
pemakaian.
Pasien ini sebelumnya belum pernah menggunakan obat tetes mata dan salep
kulit . Diapotek Erlamycetin tetes mata tersedia. Diagnosa dokter pasien kena infeksi
pada matanya dan kulitnya terkena virus herpes
RESEP

Dr. Lidia
SIP No. 300/K/05
Jl. Mangga No. 5 Surakarta
Telp: (0271) 500000

R/ Nebasetin powder fe I
S u.e
R/ Alkohol 70% Fe I
S u.e
R/ Proris mg 250
Luminal mg 30
M.f Caps dtd. No X
S tdd
R/ Lapimox 300 mg 250
Dexamethason 1 tab
Asam mefenamat mg 300
M.f Caps dtd. No XV
R/ Erlamysetin TM Fe I
S tdd gtt opht. Sinistes

Pro : Fera/16 tahun


Alamat : jl belimbing 14 solo
B. SKRINING RESEP
1. Administratif
Nama, IzinPraktik, AlamatDokter
NamaDokter Ada: Dr Lidia
IzinPraktikDokter Ada
AlamatdanNomorTelp.Dokter Ada: Jl. Mangga No 5. surakarta
Telp. (0271)500000
Inscriptio (TanggalPenulisanResep)
Tgl. PenulisanResep Tidak Ada
Invocation (Tanda R/)
Tanda R/ padatiapresep Ada: dalamresepada5 tanda R/
Prasecriptio (Namasetiapobatdankomposisi)
Namasetiapobat, jumlah dan cara Ada : Setiap R/ mengandung nama obat
pembuatannya.
Signatura (AturanPakai)
AturanPakai Ada dan Tidak ada
- Untuk Nebasetin tidak ada
- Untuk Alohol 70% tidak ada
- Untuk proris dan luminal 3 x sehari
- Untuk lapomox, dexamethason, asam
mefenamat tidak ada
- Untuk Erlamysetin 3 x sehari
Subscriptio
ParafDokter Tidak Ada
IdentitasPasien
NamadanJenisKelaminPasien Nama: Ada(Fera), Jenis kelamin
UmurPasien Ada, 16 tahun
AlamatdanNomorTelp. Pasien Alamat ada. No telp Tidak ada
2. SkriningFarmasetis

Dosis
No Nama Obat Komposisi Sediaan Aturan Pakai
DM
1. Nebasetin Powder Neomysin sulphate 5 mg Serbuk - -
Bacitracin 250 IU
2. Alkohol 70% Larutan alkohol dengan kadar 70% Cair - -
3. Proris Ibuprofen 100 mg dan 200 mg Kaplet 200 mg/ 400 mg 3 x sehari 1 Kapsul
4. Luminal Phenobarbital 30 mg Tablet 300 mg/600 mg 3 x sehari 1 Kapsul

5 Lapimox Amoxicillin trihyrate setara Kapsul 250 mg/ 500 mg -


amoxicilin 500 mg
6 Dexamethason Dexamethason 0,5 mg dan 0,75 mg Tablet 0,5 mg/2 mg -

7 Asam mefenamat Asam mefenamat 500 mg Tablet 500 mg/750 mg -

8 Erlamysetin Chloramphenicol 0,5 % Tetes mata - 3 x sehari 2 tetes mata


kanan
3. Skrining Klinis
No Nama obat Indikasi Kontra indikasi Interaksi Obat Efek samping
1. Nebasetin Unuk berbagai macam Hipersensitivitas terhaap - Pada penggunaan jangka
infeksi kulit mukosa neomicyn atau antibiotik panjang bisa menyebabkan
yang disebaban leh golongan aminoglikosida rasa gatal, iritas dan infeksi
bakteri gram negatif dan sekunder.
positif
2. Alkohol 70% Sebagai antiseptik Hipersensitivitas terhadap - Menyebabkan ketebalan
alkohol luka bakar
3. Proris Untuk mengobati nyeri - Jangan diberikan untuk Jikka diberikan bersamaan - Sakit kepala
rinngan sampai sedang. pasien yang memiliki dengan antikoagulan an - Muntah, diare
riwayat alergi terhadap meningkatkan resiko - Penglihatan kabur
ibuprofen pendarahan lambung - Ruam kkulit
- Untuk pasien yang
memiliki maasalah
ginjal dan hati
4. Luminal Pengelolaan insomnia Hipersensitivitas terhadap - Jika dignakan dengan asam - Mengantuk
jangka pendek barbiturat valproik dapat meningkat- - Kelelahan
kan efek samping dari - Depresi mental
fenobarbital
- Jika fenobartbital digunakan
dengan beta blocker,
kortikosteroid akan
menurunkan efektivitas
dari kedua obat tersebut.
Lapimox - Untuk mengobati Hipersensitivitas terhadap - Digunakan dengan - Mual
infeksi yang disebabkan amoxicilin dan golongan allopurinol akan terjadi - Muntah
oleh bakteri yang peka beta lactam. ruam - Urtikaria
terhadap amoxicilin. - Jika digunakan bersama - Ruam kulit
- Infeksi kulit dan jarinan probenesid akan
lunak meningkatkkan kadar
amoxicilin dalam darah.
6 Dexamethason Sebagai antiinflamasi, - Hipersensitivitas jika digunakan dengan - Gangguan cairan dan
alergi dan dermatits dan terhadap dexametason antibiotik makrolida akan eletrolit
penyakit klit lainnya. - tidak diberikan pada ibu menurunkan klirens - Hiperglikemia
hamil dexametason sehingga akan
menaikkan kadar
dexametason dalam darah
7 Asam Nyeri ringan sampai Hipersensitivitas, ulkus Jika diberikan bersama - Gangguuan sauran cerna
mefenamat sedang seperti sakit peptik, kehamilan hidantoin akkan menggesar - Iritasi mukosa lambung
kepala, sakit gigi ikatan protein plasma
dismenore primer sehingga dapat meningkatkan
efek samping
8. Erlamysetin Iritis, uvetis, Hipersensitivitas terhaap - Iritasi lokal pada penderita
conjnctivitis, keratitis, chloramphenicol yang hipersensitivitas
decryocysititis dan terhadap chloramphenicol
infeksi lain oleh bakteri
patogen
C. KIE YANG DIBERIKAN KE PASIEN :
1. Erlamysetin
Cara Pakai: Erlamycetin mengandung Chloramphenicol 0,5 %. obat ini salah satu
obat tetes mata yang digunakan untuk mengobati infeksi pada mata yang
disebabkan oleh bakteri. Obat ini digunaan untuk penggunaan luar dan bukan
untuk diminum. Digunakan 3 kali sehari dan pada saat pemakaian tidak
menggunakan ontak lensa serta usahakan untuk tidak menggosok mata. Efek yang
biasanya timbul saat penggunaan obat ini adalah Iritasi lokal jika hipersensitivitas
terhadap chloramphenicol, sehingga jika terjadi iritasi tersebut langsung hentikan
pemakian dan konsulasikan kembali dengan dokter spesialis mata.
Cara Penggnaan tees mata:
a. Cuci tangan menggunakan air dan sabun
b. Jangan menyentuh ujung penetes dengan apapun, usahakan etap bersih.
c. Posisikan kepala mengadah, melihatlah keatas dan tariklah kelopak mata bagian
bawah kebawah sampai terbentuk antung atau cekungan.
d. Pegang obat tetes mata dengan ujung penetes dibawah sedekat mungkin dengan
kantung mata tetapi tidak menyentuhnya.
e. Tekan botol tetes mata secara perlahan sehingga jumlah tetesan yang tertera
berdasarkan etiket dapat menetes dnegan benar.
f. Ttulah mata krang lebih 1 menit, dengan menean jung mata dekat hidung, jagan
memjaman mata terlalu rapat atau beredip terlalu sering.
g. Bersihan kelebihan cairan dengan tissue.
h. Jika menggunakan lebih dari satu macam tetes mata, tunggulah paling sedikit 5
menit seelum meneteskan obat yang lainnya.
i. Tutup kembali obat tetes mata tersebut, jangan mengusap atau mencuci ujng
penetes.
D. DIALOG
Fera mengalami sakit infeksi mata yang tak kunjung sembuh dan juga sakit pada
kulitnya yang terasa panas, perih dan tak kunjng sembuh kemudian periksa konsultasi
ke dokter, seelah dari dokter kemudian membawa resepnya keapotek saudara.
Pasien : Assalamualaikum
Apoteker : Waalikumusalam mba, mari
Pasien : mba saya mau nebus obat
Apoteker : Oh iya, saya liat dulu resepnya silahkkan duduk mba. Sebelumnya
perkenalkan saya ika apoteker penanggung jawab diapotek ini
Pasien : iya mba
Apoteker : sebelumnya saya mau mastin dulu data-datanya mba ya. ini
dengan mba fera sendiri ? sama umurnya 16 tahun kan?
Pasien : iya mba dengan saya sendiri
Apoteker : alamtnya mba di jl belimbing 14 solo. Terus no telponya berapa
mba ?
Pasien : iya mba 082291xxxxxx
Apoteker : mbanya benar dari dokter lidia kan ?
Pasien : iya mba
Apoteker : baik saya minta waktunya lagi ya mba. Saya mau bertanya sedikit.
Apakah dokter telah memberitahukan tentang obat yang ad
diresep in ?
Pasien : Belum mba
Apoteker : terus apakah dokter telah memberitahukan cara pakai obat in ?
Pasien : belum juga mba
Apoteker : apakah dokter teleh memberitahukan manfaat setelah
menggunakan obat ini ?
Pasien : wah itu juga belum mba. Lah terus bagaimna mba.
Apoteker : baik mba tenang dulu mba, saya siapkan dulu obatnya ya
Pasien : oh iya mba
(apoteker menyiapkan obatnya)
Apoteker : Mba fera umur 16 tahun
Pasien : iya mba saya sendiri
Apoteker : saya minta waktunya sebentar ya. Mau menjelaskan tentang obat
ini
Pasien : iya mba silahkan
Apoteker : yang pertama Nebacetin powder digunakan secukupnya didaerah
yang terinfeksi untuk gatal-gatalnya, obat ini digunakan 2 kali
sehari ya mba. Terus ini ada Alkohol 70% dituangkan pada kapas
dan diusapkan pada daerah yang terinfeksi, pemakaian rutin
alkohl ini bisa mempercepat pengeringan luka. Terus obat
selanjutnya ini kapsul sebanyak 10 yang berisi proris dan luminal
untuk menghilangkan nyeri yang mba rasakan ,diminum 3 kali
sehari setelah makan. Terus ada kaspul lagi sebanyak 15 capsul
diminum 3 kali sehari, obat ini mengandung antibiotik jadi yang
ini harus dihabiskan ya mba.
Pasien : oh iya mba
Apoteker : baik mba untuk pemakaian obat ini sudah jelas?
Pasien : iya mba sudah jelas.
Apoteker : kalau begitu untuk meyakinkan saya bisa mba ulang kembali cara
pemakain masing-masing obat ini?
Pasien : ada Nebacetin powder dipakai 2 kali sehari untuk menghilangkan
gatal-gatal. Alkohol 70% di tuangkan di kapas dan dioleskan di
tempat yang terdapat luka agar cepat kering. Lalu capsul
ssebanyak 10 diminum 3 kali sehari. serta capsul sebanyak 15
diminum 3 kali sehari dan dihabiskan.
Apoteker : baik mba, saya rasa mba sudah paham. Jadi akan saya lanjutkan
untuk pemakain obat tetes mata. Obat tetes mata Erlamycetin ini
digunaan 3 x sehari 2 tetes pada mata kanan. Untuk
penggunaanya ada beberapa langkah yang harus diperhatikan saat
penggunaan obat ini ya mba.
1. Cuci tangan menggunakan air dan sabun
2. Jangan menyentuh ujung penetes dengan apapun, usahakan
tetap bersih.
3. Posisikan kepala mengadah, melihatlah keatas dan tariklah
kelopak mata bagian bawah kebawah sampai terbentuk antung
atau cekungan.
4. Pegang obat tetes mata dengan ujung penetes dibawah sedekat
mungkin dengan kantung mata tetapi tidak menyentuhnya.
5. Tekan botol tetes mata secara perlahan sehingga jumlah tetesan
yang tertera berdasarkan etiket dapat menetes dnegan benar.
6. Ttulah mata krang lebih 1 menit, dengan menean jung mata
dekat hidung, jagan memjaman mata terlalu rapat atau beredip
terlalu sering.
7. Bersihan kelebihan cairan dengan tissue.
8. Jika menggunakan lebih dari satu macam tetes mata, tunggulah
paling sedikit 5 menit seelum meneteskan obat yang lainnya.
9. Tutup kembali obat tetes mata tersebut, jangan mengusap atau
mencuci ujng penetes.
Pasien : oh begitu ya mba cara pakainya.
Apoteker : iya mba, jadi bagaimana mba, apa mba sudah paham dengan cara
penggnaan tetes mata ini?
Pasien : iya mba saya sudah paham.
Apoteker : maaf mba, bsa diulang kembali cara pakai obat tetes mata ini?
Pasien : Erlamycetin ini digunaan 3 x sehari 1 tetes pada mata kanan.
Cara penggunannya adalah:
1. Cuci tangan menggunakan air dan sabun
2. Jangan menyentuh ujung penetes dengan apapun, usahakan
tetap bersih.
3. Posisikan kepala mengadah, melihatlah keatas dan tariklah
kelopak mata bagian bawah kebawah sampai terbentuk antung
atau cekungan.
4. Pegang obat tetes mata dengan ujung penetes dibawah sedekat
mungkin dengan kantung mata tetapi tidak menyentuhnya.
5. Tekan botol tetes mata secara perlahan sehingga jumlah tetesan
yang tertera berdasarkan etiket dapat menetes dnegan benar.
6. Ttulah mata krang lebih 1 menit, dengan menean jung mata
dekat hidung, jagan memjaman mata terlalu rapat atau beredip
terlalu sering.
7. Bersihan kelebihan cairan dengan tissue.
8. Jika menggunakan lebih dari satu macam tetes mata, tunggulah
paling sedikit 5 menit seelum meneteskan obat yang lainnya.
9. Tutup kembali obat tetes mata tersebut, jangan mengusap atau
mencuci ujng penetes.
Apoteker : baik mba saya rasa mba sudah paham dengan cara pakai obat ini
baik yang racikan dan tetes mata. Kalau begitu terima kasih ya
mba. Semoga lekas sembuh.
Pasien : iya mba
DAFTAR PUSTAKA

DIRJEN POM, 1979. Farmakope Indonesia Edisi III. Jakarta: DIPKES RI


IAI, 2010. ISO Indonesia Vol. 48. Jaarta: Ikatan Apoeker Indonesia
Tim Medical Mini Notes. 2017. Basic Pharmacology & Drug Notes. Makassar: MMN Publishing