Anda di halaman 1dari 63

OUR SUSTAINABLE EFFORT

Penirisan-Penyaliran Tambang
Pendahuluan
Lecture 01 : Mar. 12th , 2019. – Dr.Ir. M.Z. Zabier

1
Salah satu ciri utama dari pada Tambang Terbuka yang
membedakannya dengan Tambang Bawah Tanah yaitu
pengaruh iklim pada kegiatan Penambangan.
Elelemen – elemen iklim misalnya: hujan, suhu /
temperature, tekanan udara dll, dapat mempengaruhi
kondisi tempat bekerja, unjuk kerja peralatan, dan kondisi
para pekerja dan selanjutnya mempengaruhi produktivitas
tambang.
Perlu dimengerti bahwa sistem penirisan / penyaliran
tambang pada pokoknya berdasarkan aspek – aspek
hidrologi dan hidrogeologi.

2
Aspek hidrologi harus mencakup elemen – elemen
penting dalam hidrologi, terutama tentang hujan,
evaporasi – transpirasi, infiltrasi, dan limpasan (run-
off). Sedangkan yang termasuk dalam hidrogeologi,
terutama yaitu hal – hal yang berkaitan dengan airtanah.
Berdasarkan aspek – aspek utama dari pada hidrologi dan
hidrogeologi daerah tambang maka diharapkan perilaku
air tambang (air yang masuk ke tambang) dapat dipahami
secara baik sehingga penanganannya dapat dilakukan
secara baik dan benar.
Dengan demikian maka perlu dipahami secara baik aspek
perencanaan sistem penirisan / penyaliran tambang,
khususnya tambang terbuka serta pemahaman secara baik
tentang sistem saluran, perpipaan dan pompa.
3
Kembali kepada aspek hidrologi, maka telah kita pelajari
tentang aspek – aspek utama yaitu daur hidrologi, neraca
air, curah hujan termasuk pengukuran curah hujan,
metode analisis data curah hujan, periode ulang, evapo –
transpirasi (efektif dan potensial), limpasan (run-off),
DAS dan hidrograf.
Untuk aspek hidrogeologi mencakup tentang akuifer
beserta jenis – jenisnya (confined aquifer / akuifer
tertekan, unconfined aquifer / akuifer bebas, semi-
confined) akuiklud dan akuitard, sistem akuifer, porositas
& permeabilitas, Hukum Darcy, Transmissibilitas,
storage coefficient & specific yield, pengujian akuifer, uji
pemompaan, melalui pendekatan Theis, Cooper – Jacob,
4
Penanganan masalah air dalam suatu tambang terdiri
dari 2 (dua) kegiatan utama yaitu:
•“Mine drainage” : upaya untuk mencegah masuknya
dan atau mengalirnya air ke tempat penggalian. Hal ini
terutama pada umumnya dilakukan untuk penanganan
airtanah dan air yang berasal dari sumber air di
permukaan tanah (sungai, danau dll) serta air hujan.
•“Mine dewatering”: upaya untuk mengeluarkan air
secara optimal yang telah masuk ke tempat penggalian,
terutama sebahagian besar dari air hujan, air permukaan
dan airtanah.

5
Pemahaman yang sangat penting adalah tentang saluran
air yang terkait dengan air limpasan (run-off), melalui
pendekatan rumus rasional dengan parameter – parameter
utama: frekuensi hujan, distribusi hujan dan debit
maksimum aliran. Aplikasi pendekatan Kirpich (waktu
konsentrasi), koefisien limpasan dengan elemen –
elemennya, penggunaan rumus Manning dalam
menghitung kapasitas pengaliran (dengan aneka ragam
jenis dinding saluran), bentuk – bentuk penampang saluran.
Selanjutnya, kegiatan yang terkait dengan sumuran (sump),
sebagai penampung air sebelum dipompa ke luar.
Penanganan airtanah melalui pendekatan lubang penirisan
horizontal, sumur penirisan vertical, galeri penirisan,
drainage trench, dan lain – lain.
6
Aspek lain yang sangat penting yaitu tentang pompa,
terutama hal – hal yang terkait dengan klasifikasi pompa,
spesifikasi pompa, “head” atau julang pompa, julang
total (“total head”) pompa, julang kerugian (“head
losses”) pompa, julang kerugian gesek, pendekatan
Darcy, pendekatan Hazen – Williams, julang kerugian di
dalam jalur / sistem perpipaan, pada ujung masuk /
keluar pipa, pada belokan / tikungan sistem perpipaan,
pada pembesaran dan atau penyempitan penampang pipa,
percabangan pipa, panjang ekivalen pipa, daya poros dan
efisiensi pompa, energi dan tekanan dari pada pompa
serta efisiensi pompa.
7
8

9
Pustaka Utama

10
Pendahuluan
Aspek – aspek yang akan menjadi dasar dari pada
perencanaan sistem penirisan / penyaliran tambang yaitu
hidrologi dan hidrogeologi. Aspek hidrologi terutama akan
meliputi pembahasan tentang elemen – elemen utama
hidrologi meliputi hujan, evaporasi + transpirasi (evapo-
transpirasi), infiltrasi dan limpasan (run-off). Sedangkan
untuk aspek hidrogelogi terutama akan mencakup hal-hal
yang berkaitan dengan airtanah.
Berdasarkan kajian / analisis hidrologi dan hidrogeologi
pada daerah tambang maka dapat diharapkan bahwa
perilaku air tambang ( air yang masuk ke dalam area
tambang) dapat dimengerti secara jelas sehingga akan
dapat ditangani / dikelola secara baik dan benar.
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
SISTEM PENYALIRAN (PENIRISAN)

38
39
40
41
42
Penirisan – Penyaliran Tambang - Lecture # 01 – Sem–VI –2017 3/17/2019
43
Penirisan – Penyaliran Tambang - Lecture # 01 – Sem–VI –2017 3/17/2019
44
Penirisan – Penyaliran Tambang - Lecture # 01 – Sem–VI –2017 3/17/2019
45
Penirisan – Penyaliran Tambang - Lecture # 01 – Sem–VI –2017 3/17/2019
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63