Anda di halaman 1dari 3

ANALISIS FUNGSI MANAJEMEN PADA PERUSAHAAN

PT. GUDANG GARAM TBK

Disusun untuk memenuhi sebagian tugas Mata Pelajaran Ekonomi

Fungsi Manajemen Perusahaan

Disusun Oleh :

MAYMURITA JIHANA ALMAS

X IPS 1 /18

DINAS PENDIDIKAN

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

SMA NEGERI 1 LUMAJANG

JL.JENDERAL AHMAD YANI NO.07


Telp/Fax(0334)881747/894144

Kode Pos 67316

Website :http://www.sman1lmj.sch.id Email :smasalmj@yahoo.com

2019

1
GAMBAR PT. GUDANG GARAM TBK :

1.

2.

3.

2
FUNGSI MANAJEMEN PT. GUDANG GARAM TBK

 CONTROLLING (Pengawasan)

Pengawasan merupakan fungsi manajemen yang kelima setelah


Planning, Organizing, dan Direction. Di fungsi manajemen PT. Gudang
Garam TBK dilaksanakan dengan pengorganisasian dengan rapid an
teliti. Salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilah
perusahaan adalah tingkat mutu produk/jasa yang dihasilakn oleh
perusahaan tersebut. Mutu merupakan suatu system yang terdiri dari
struktur organisasi, tanggung jawab, prosedur, proses dan sumber daya
dalam rangka menerapkan manajemen mutu. Kegiatan yang berkaitan
dengan mutu produk meliputi beberapa tahapan yaitu : Pemasaran dan
riset pasar, desain/spesifikasi rekayasa dan pengembangan produk,
pengadaan, perencanaan dan pengembangan proses, produksi, inspeksi,
pengetesan dan pengujian, pengemasan dan penyimpanan, penjualan
daan distribus, pemasangan dan operasi, bantuan teknik dan
perawatan, pembuangan purna pakai. Setelah menetapkan mutu
tertentu dari suatu produk, maka perlu diadakan pengawasan
sejauhmana mutu tersebut dapat dipertahankan, agar tidak terjadi
ketimpangan yang mengakibatkan konsumen merasa kecewa dengan
produk yang telah dibelina, kalau sudah terjadi ketimpangan maka akan
timbul efek yang lebih jauh bagi perusahaan berupa penanggungan
biaya beban kerugian untuk jaminan mutu produk, atau efek lain yang
sangat merugikan perusahaan berupa penurunan volume penjualan
yang akan mengurangi profit margin perusahaan secara menyeluruh.
Secara terperinci tujuan pengawasan mutu adalah : a. Agar produk hasil
produksi dapat mencapai standar mutu yang telah ditetapkan.
Mengusahakan agar biaya pengawasan dapat ditetapkan semaksimal
mungkin. Mengusahakan agar biaya desain dari produk dan proses
dengan menggunakan mutu produksi tertentu dapat diperkecil.