Anda di halaman 1dari 1

INSTALANSI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL)

No Dokumen :

No Revisi :
dr. Agnes Anastasia, S.
SH. MHKes
SOP Pembina IVa NIP
Tangggal Terbit : 196408081998032001

Halaman :

KLINIK ATANG
SENDJAJA

Instalansi Pengolahan Air Limbah (IPAL) adalah sebuah struktur yang


PENGERTIAN dirancang untuk membuang limbah biologis dan kimiawi dari air Limbah
Klinik sehingga aman bila dibuang ke badan lingkungan.
1. Mencegah terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan
TUJUAN akibat air limbah.
2. Meningkatkan mutu Klinik melalui pemeriksaan air limbah secara berkala

KEBIJAKAN

REFERENSI

1. Petugas ipal memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan
PROSEDUR/ masker
2. Air limbah berasal dari toilet ( dikumpulkan di septitank di proses dengan
LANGKAH-LANGKAH
mixer dan diberi enzim dialirkan ke bak communicator seterusnya di
pompa ke bak kontrol limbah. Gizi (terlebih dahulu di kumpulkan di
greacetrap agar lemak terpisah dengan air) dan laboratorium serta
instalansi lainnya di alirkan ke bak kontrol.
3. Dari bak kontrol menuju ke bak aerasi dan masukkan enzim 1 liter
4. Di pompa dengan pompa air ke bak pengendapan 1 di ijeksi cougulant
(conditioner sebanyak 25 kg), flougulant (Settler sebanyak 60 gr) dan
disinfektan (kaporit sebanyak ½ tablet) selanjutnya di alirkan ke bak
pengendapan 2,3,dan 4.
5. Larutan coagulant dan flougulant di sesuaikan dengan PH agar proses
pengendapan dapat berjalan / bereaksi.
6. Matikan pompa dosing pada panel listrik lalu masukkan conditioner,
settler dan kaporit yang telah di campur dengan air kedalam drum.
7. Bahan kimia dalam drum dialirkan ke dalam bak pengendapan.
8. Setting time blower 4 : 1 (4 jam berbanding 1 jam).
9. Catat flowmeter setiap hari
10. Hasil pengendapan dibuang (drain) setiap hari melalui filter.