Anda di halaman 1dari 7

STRATEGI PELAKSANAAN DAN STRATEGI KOMUNIKASI

DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

“ PEMBERIAN NEBULIZER”

OLEH:

HASMY TRY SUSANTY

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA BALI
2019
STRATEGI PELAKSANAAN DAN STRATEGI KOMUNIKASI

DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

“ PEMBERIAN NEBULIZER ”

I. STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN


Nama Pasien : Bapak GD
Umur : 68 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
No RM : 19011921
Tanggal MRS : 18 Maret 2019
Dx medis : ADHF Profile B ec NSTEMI
Ruangan : ICCU PJT RSUP Sanglah Denpasar
A. Kondisi pasien
1. Alasan masuk RS
Pasien mengatakan sesak
2. Data fokus
Data subyektif
Pasien mengatakan sesak.bila tidur berbaring dan berkurang dalam
posisi duduk
Data obyektif
Adanya nafas melalui mulut, nafas cepat dan dangkal, Respirasi
28x/menit, SaO2 94%
B. Diagnosa keperawatan

Pola nafas tidak efektif berhubungan dengan hiperventilasi ditandai dengan


pasien mengatakan sesak.bila tidur berbaring dan berkurang dalam posisi
duduk, adanya nafas melalui mulut, nafas cepat dan dangkal, Respirasi 28
x/menit, SaO2 94%
C. Tujuan dan kriteria hasil
Setelah diberi tindakan keperawatan selama 5 menit diharapkan sesak pasien
berkurang dengan kriteria hasil pasien mengatakan tidak bertambah sesak,
pasien terlihat mampu mengeluarkan dahak, Respirasi 16-24 x/menit
D. Tindakan keperawatan
Melakukan tindakan pemberian nebulizer

II. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN


A. Orientasi
1. Salam terapeutik
“Selamat pagi bapak, perkenalkan saya Hasmy, saya mahasiswi Wira
Medika Bali…”
2. Evaluasi / validasi
“Maaf, bapak nama nya siapa? Tanggal lahir bapak kapan?..Baik bapak,
nama dan tanggal lahir bapak sudah sesuai dengan gelang yang di pasang
di tangan bapak….”
“Bagaimana perasaan bapak pagi ini?.. Bagaimana tidur bapak
semalam?.
3. Kontrak
Tujuan
“ Bapak, saya akan melakukan tindakan nebulizer kepada bapak, adapun
tujuan dari saya memberi tindakan ini untuk melegakan pernafasan bapak
sehingga aliran oksigen ke paru paru bapak lebih lancar dan berkurang
sesaknya”
Waktu
“ Bapak, waktu yang saya perlukan untuk tindakan ini adalah 10-15
menit….”
Tempat
“ Bapak, saya akan memberikan tindakan ini di tempat tidur bapak ya,
bapak tetap berbaring di tempat tidur…”
“Sebelum tindakan ini saya lakukan apakah ada pertenyaan atau keluhan
dari bapak?..Karena tidak ada keluhan dan pertanyaan dari bapak, saya
dekatkan peralatan nya ya…”
B. Kerja
1. “Bapak, saya akan memulai tindakan ini … bapak, saya akan membantu
bapak untuk duduk ya?”
2. “permisi bapak..saya akan membersihkan hidung bapak dengan kapas
lembab”
3. “Saya akan memasukan obat ventolin nya dulu ke alat nebulizer
nya…dan mengecek alat nebulizer berfungsi dengan baik”
4. “Bapak..saya pasangkan masker nebulizer menutupi hidung dan mulut
bapak ya…silahkan bapak bernafas secara perlahan lahan sambil
menghirup asap yang keluar dari alat nebulizer ini”
5. “Bila bapak merasa lelah dan tidak nyaman, tolong beritahu saya nanti
saya akan menghentikan semantara proses nebulizer ini”
6. “Bapak, obar telah habis..saya lepas masker nebulizer nya
ya..selanjutnya silahkan bapak tarik nafas sebanyak tiga kali lalu
batukkan sambil keluarkan dahak yang ada di tenggorokan bapak..”
7. ”Dahak bapak sudah keluar, bapak merasa mual atau ingin muntah?”
8. “Saya bersihkan mulut dan hidung bapak dengan tissue ya “
9. “ Bapak, saya sudah selesai meberi tindakan nebulizer ke bapak , saya
rapikan alat dulu ya, sebentar saya akan datang kembali..”
C. Terminasi
1. Evaluasi
Subyektif
“ Bapak, bagaimana perasaan bapak setelah pemberian nebulizer ini ?”
Obyektif
“ Pak saya lihat dahak bapak sudah keluar dan bapak terlihat lebih
nyaman, bapak juga terlihat berkurang sesaknya..”
2. Tindak lanjut klien
“Bapak…, bila setelah tindakan nebulizer ini bapak masih merasakan
sesak segera laporkan ke saya atau petugas disini ya pak…”
3. Kontrak yang akan dating
“ Bapak, nanti saya akan datang 5 menit lagi untuk melakukan tindakan
pengukuran tanda-tanda vital bapak disini. Terima kasih atas kerjasama
nya selama tindakan tadi. Selamat pagi..”
NEBULIZER

Nama :
NIM :
Aspek Yang Dinilai Kompeten
Ya Tdk
Tahap Pra Interaksi
1. Kaji kebutuhan pasien dengan melihat catatan keperawatan /
medis
2. Cek order pemberian obat dengan prinsip 7 benar
3. Cuci tangan efektif
4. Siapkan alat alat dan lingkungan pasien
a. Nebulizer set
b. Tissue dan tempatnya
c. Selang konektor
d. Kapas lembab (air hangat)
e. Handschoen dan tempatnya
f. Obat inhalasi (combivent)
g. Masker nebulizer
h. Bengkok
i. Nacl 0,9% dan aquabides
j. Spuit 5 cc
k. Sputum pot
l. Tempat sampah medis
m. Tempat sampah tajam
5. Cuci tangan efeketif
Tahap Orientasi
6. Beri salam dan perkenalkan diri
7. Lakukan identifikasi dengan menanyakan nama dan umur
pasien (lihat gelang identitas klien)
8. Jelaskan tujuan tindakan pada pasien dan keluarga
9. Jelaskan prosedur tindakan
10. Lakukan kontrak waktu
11. Tanyakan keluhan saat ini
12. Berikan kesempatan pasien bertanya sebelum kegiatan
dilakukan
Tahap Kerja
13. Jaga privasi pasien
14. Pakai handshoen
15. Atur posisi fowler
16. Bersihkan hidung dengan kapas lembab
17. Obat dimasukkan dalam tempat penampungan obat,
pengenceran obat pada anak-anak dengan Nacl 0,9% sampai
4 cc
18. Setelah itu tekan tombol On pada alat untuk menghidupkan
mesin
19. Lakukan pengecekan bahwa obat sudah aman dan siap
digunakkan
20. Hubungkan masker pada pasien sehingga obat dan uap tidak
keluar
21. Observasi pengembangan paru/dada pasien
22. Minta pasien untuk bernafas perlahan-lahan dan dalam
setelah seluruh obat diuapkan
23. Bila pasien merasa lelah, matikan nebulizer sebentar berikan
kesempatan pasien istirahat
24. Setelah obat sudah habis matikan mesin nebulizer
25. Anjurkan pasien untuk batuk setelah Tarik nafas dalam
beberapa kali
26. Perhatikan keadaan umum
27. Bersihkan mulut dan hidung pasien
28. Pasien dirapikan
29. Alat dibersihkan
30. Lepas handshoen
31. Cuci tangan
32. Buka sampiran
Tahap Terminasi
33. Evaluasi hasil kegiatan (subyektif dan obyektif)
34. Berikan reinforcement positif pada pasien
35. Lakukan kontrak pertemuan selanjutnya (kegiatan, waktu
dan tempat)
36. Beri salam penutup
37. Cuci tangan efektif
Tahap dokumentasi
38. Lakukan pendokumentasian nama pasien, waktu, hasil yang
dicapai, obat yang dipakai, dosis, respon pasien

Mengetahui
Clinical Instruktor Ruang………..

(…………………………………)