Anda di halaman 1dari 29

RANCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah : SMK NEGERI 1 LEMBAH GUMANTI


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
Kompetensi Keahlian : Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran
Mata Pelajaran : OTK. HUMAS
Kelas/ Semester : XII / I ( Satu )
Materi Pokok : penyimpanan dokumen administrasi humas dan
keprotokolan

Tahun Pelajaran : 2018 / 2019


Alokasi waktu : Pertemuan 15,15( 12 JP x 45 Menit )

A. Kompetensi Inti
KI. 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI. 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli
(gotong royong, kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif,
dan proaktif melalui keteladanan, pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan,
dan pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan
diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI . 3 : Mengirim pesan kepada public, Mengunakan media ( foto) untuk
menyampaikan pesan kepada public., Membuat Mou dengan
DUDI,Mengolah informasi yang diterima dari media secara efektif dan
efisien, memilah jenis organisasi profesi humas, mempraktekkan kegiatan
humas internal/eksternal
KI 4: : Mendeskripsikan Humas, menjelaskan : media humas, macam-macam
humas, profil humas, organisasi profesi humas, kegiatan internal/eksternal
public relation.
B. Kompetensi Dasar Dan Indikator Pencapaian Kompetensi

KompetensiDasar IndikatorPencapaianKompetensi

3.20. Menerapkan 3.20.1. Menentukan sistem penyimpanan dokumen


penyimpanan administrasi humas dan keprotokolan
dokumen berdasarkan sistem kearsipan
administrasi 3.20.2. Menata dokumen-dokumen administrasi humas
humas dan dan keprotokolan berdasarkan klasifikasi
keprotokolan kearsipan
3.20.3. Menguraikan prosedur penyimpanan dokumen-
4.20 Melaksanakan dokumen administrasi humas dan keprotokolan
berdasarkan sistem penyimpanan arsip.
penyimpanan
4.20.1. Mengidentifikasi dokumen-dokumen humas dan
dokumen keprotokolan
4.20.2 Melakukan penyimpanan dokumen-dokumen
administrasi
administrasi humas dan keprotokolan berdasarkan
humas dan
sistem penyimpanan arsip
keprotokolan

C. Tujuan Pembelajaran
1. Setelah berdiskusi dan menggali informasi peserta didik dapat Menentukan sistem
penyimpanan dokumen administrasi humas dan keprotokolan berdasarkan sistem
kearsipan dengan tepat dan benar.
2. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat Menata dokumen-
dokumen administrasi humas dan keprotokolan berdasarkan klasifikasi kearsipan
dengan tepat dan benar.
3. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat Menguraikan prosedur
penyimpanan dokumen-dokumen administrasi humas dan keprotokolan berdasarkan
sistem penyimpanan arsip dengan tepat dan benar.
4. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat Mengidentifikasi
dokumen-dokumen humas dan keprotokolan dengan tepat dan benar.
5. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat Melakukan
penyimpanan dokumen-dokumen administrasi humas dan keprotokolan berdasarkan
sistem penyimpanan arsip dengan tepat dan benar.
Nilai sikap karakter :
 Religius
 Budaya hidup bersih
 Kerjasama
 Tanggung jawab
 Percaya diri
 Disiplin
 Rasa ingin tahu

D. Materi Pembelajaran
1. Materi Pembelajaran Reguler

Faktual:
 Tayangan PPT tentang Menerapkan penyimpanan dokumen administrasi humas
dan keprotokolan

Konseptual
 Menentukan sistem penyimpanan dokumen administrasi humas dan keprotokolan
berdasarkan sistem kearsipan
 Menata dokumen-dokumen administrasi humas dan keprotokolan berdasarkan
klasifikasi kearsipan

Prosedural:
 Menguraikan prosedur penyimpanan dokumen-dokumen administrasi humas dan
keprotokolan berdasarkan sistem penyimpanan arsip.

Metakonigtif:
 Melakukan penyimpanan dokumen-dokumen administrasi humas dan keprotokolan
berdasarkan sistem penyimpanan arsip.

2. Materi Pengayaan
 penyimpanan dokumen-dokumen administrasi humas dan keprotokolan berdasarkan
sistem penyimpanan arsip.

3. Materi Program Remedial


 Prosedur penyippanan arsip

E. Pendekatan, Model dan Metode


Pendekatan : Scientific
Model : EXPLICIT INTRUCTION
Metode : Diskusi, ceramah dan tanya jawab kelompok

F. Alat, Media, Bahan


1) Alat : Laptop, Infocus, white board
2) Media : Slide Power point,
3) Bahan :
 Map Gantung,
 surat undangan rapat
 notulen rapar
 susunan acara rapat,
 agenda rapat

G. Sumber Belajar

1) Buku referensi : Dr.Suranto,S.T.,M.M. Joko Pramono.2016. Administrasi


Humas Dan Keprotokolan. Yogyakarta
2) Modul : Wulan Widayati. 2017. Otomatisasi Tata Kelola Humas dan
Keprotokolan.
3) Situs Internet :
4) Berbagai contoh system penyimpanan arsip dokumen administrasi humas dan
keprotokolan

H. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan pertama dan Kedua (12 JP )

Tahap Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Alokasi


Waktu
 Mengucapkan salam dan Berdoa (religius)
Kegiatan Pembuka 15 menit
 Memastikan peserta didik sudah dalam keadaan
siap melaksanakan pembelajaran yang berkaitan
dengan Kelas bersih, Peserta didik berpakaian rapi
dan bersih, Kebersihan laci meja peserta didik,
ruangan kelas dan lingkungan sekitar kelas,
(Budaya hidup bersih)
 Mencek Kehadiran peserta didik
 Memberikan Motivasi kepada siswa
 Memberikan Apersepsi terkait dengan materi
penyimpanan dokumen administrasi humas dna
keprotokolan berdasarkan sostem kearsipan .
 Menyampaikan tujuan pembelajaran.

Mengamati:
Kegiatan Inti 1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan 235 menit
menjelaskan sekilas tentang materi penyimpanan
dokumen administrasi humas dan keprotokolan
(Rasa ingin tahu)

2. Guru mendemonstrasikan pengetahuan dan


keterampilan dalam mempersiapkan penyimpanan
dokumen administrasi humas dan keprotokolan
berdasarkan system kearsipan yang telah
ditentukan.

Pengumpulan data (Data Collection)/Informasi;


3. guru membimbing pelatihan siswa dalam
mempersiapkan penyelenggaraan dan kelengkapan
bahan dan alat yang digunakan pada saat
penyimpanan dokumen adminnistrassi humas dan
keprotokolan berdasarkan system kearsipan.

Menalar/ menanya
4. guru mengecek pemahaman pemahaman
peserta didik tentang persiapan penyelenggarakan
dan kelengkapan- kelengkapan bahan dan alat yang
digunakan dalam kegiatan penyimpanan dokumen
kearsipan dan keprotokolan.

235 Menit
PERTEMUAN KE DUA
Menalar/ menanya
5. Peserta didik memberikan umpan balik dengan
mampu menyiapkan dokumen- dokumen
admnistrasi humas dan keprotokolan serta mampu
menyusun dokumen- dokumen administrasi humas
dan keprotokolan dengan system kearsipan tanggal
dan sbjek. (kerjasama)
Mengkomunikasikan
6. Peserta didik diberi kesempatan untuk latihan
lanjutan, serta peserta didik mempresentasikan
prosedur menyiapkan dokumen- dokumen
admnistrasi humas keprotokolan dan persiapan
kelengkapan bahan dan alat yang dibutuhkan untuk
menyusun administrasi humas dan keprotokolan
dengan menggunakan system tangga dan masalah
(jujur )

 Peserta didik dan guru menyimpulkan materi


Kegiatan Penutup 20 menit
pembelajaran hari ini.
 Guru memberikan penilain pembelajaran dengan
memberikan tes lisan
 Guru memberikan refleksi tentang pembelajaran
hari ini
 Guru memberikan tugas rumah Membuat laporan
materi pelajaran hari ini dengan menyempurnakan
materi dari berbagai sumber yang lain untuk
dikumpulkan di pertemuan berikutnya (TM)
 Guru Menyuruh Peserta didik mencari di internet
tentang dokumen- dokumen adminnistrasi humas
dan keprotokolan di perusahaan sebagai materi
bahasan minggu depan.

Bersyukur
I. Instrumen Penilaian

1. Teknik Penilaian :
a. Sikap
Bentuk Butir Waktu
No. Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
1. Observasi Pertanyaan Lihat Saat
langsung lampran 2 pembelajaran
berlangsung

b. Pengetahuan

Bentuk Butir Waktu


No. Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
1. Lisan Pertanyaan Saat
langsung pembelajaran
berlangsung
2. Tertulis Essay Lihat Setelah
Lampiran 2 pembelajaran
usai

c. Keterampilan
Bentuk Butir Waktu
No. Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
1. Praktik Kinerja Lihat Saat
Lampiran 2 pembelajaran
berlangsung
dan/atau setelah
usai

2. Bentuk :
 Observasi : Lembar pengamatan aktivitas peserta didik
 Test tertulis : Essay (Terlampir)
 Praktek : Penugasan (Terlampir)

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1) Pembelajaran Remedial
Kegiatan pembelajaran remedial diperuntukkan bagi peserta didik yang belum
mencapai KKM sesuai hasil analisis penilaian yang dilaksanakan dalam
bentuk :
 Pembelajaran ulang
 Bimbingan perorangan
 Belajar kelompok
 Pemanfaatan tutor sebaya

2) Pembelajaran Pengayaan

 Bagi siswa yang nilainya mencapai batas KKM, diberikan materi pelajaran
masih dalam cakupan KD dengan pendalaman dan pengembangan materi
lebih luas sebagai pengetahuan tambahan.

Diperiksa Oleh Medan, September 2018


Kepala Program Administrasi Perkantoran Guru Mata Pelajaran

ADRININGSIH ADWIR, S.Sos RINI SUSANTI, S.Pd.MM


NIP. 19730114 200701 2 007 NIP. 19850423 2009 01 2 004

Mengetahui
Kepala SMKN 1 Lembah Gumanti

Drs. HUSNI LAHAR, M.Si


NIP. 19680601 199512 1 003
LAMPIRAN 1 : MATERI PEMBELAJARAN

MENERAPKAN PENYIMPANAN DOKUMEN ADMINISTRASI HUMAS DAN


KEPROTOKOLAN

1. Pengumpulan portofolio dokumen

ADMINISTRASI HUMAS DAN PROTOKOLER

1) Pengertian Administrasi Dan Humas

Administrasi adalah segala sesuatu yang

berhubungan dengan keuangan, surat menyurat,

ketatausahaan dalam sebuah organisasi yang

dilayani secara prima/intensif pada suatu

organisasi.

Organisasi adalah sekumpulan orang dalam sebuah wadah yang memiliki tujuan yang

sama.

Humas adalah seni berkomunikasi dengan publik untuk membangun saling

pengertian dan membangun citra positif organisasi/lembaga. Komunikasi adalah

proses interaksi penyampaian pesan dari komunikator (Penyampai pesan) kepada

komunikan (Penerima pesan) secara langsung maupun tidak lansung dengan media

tertentu.

2) Ruang Lingkup Administrasi :

· Administrator

· Sarana dan Prasarana


· Tempat

· Biaya

· Tujuan

3) Ruang Lingkup Humas :

· Komunikasi

· Pesan

· Tujuan (target yang ingin dicapai)

· Media

· PR (orang yang melaksanakan humasy)

· Tempat (lokasi yang dipakai PR)

4) Tujuan humas :

 Adanya penguatan dan perubahan kognisi, apeksi dan perilaku komuikasinya

(sikomotori)

 Terpelihara dan terbentuknya saling pengertian

 Menjaga dan membentuk saling percaya

 Memelihara dan menciptakan kerjasama

5) Tugas Dan Fungsi Bagian Humas Dan Protokoler

Bagian humas dan protokol menyelenggarakan fungsi pelaksanaan sebagian

fungsi dan pengkoordinasian pmbinaan di bidang informasi dan kehumasan yang meliputi

pengumpulan informasi dan pemberitaan, kegiatan keprotokolern sera menkoordinasikan

pembinaan rado siaran.

Tugas Bagian Humas Dan Protokol


 Melaksanakan dan mengkoordinasikan kegiatan dibidang informasi kehumasan

dan protokol yang meliputi pengumpulan informasi, pemberitaan dan

pembinaan radio siaran publik lokal serta keprotokoleran.

 Melaksanakan pembinaan, dan pengendalian kegiatan pengumpulan bahan

pedoman dan petunjuk teknis serta program di bidang informasi dan kehmasan

sesuai dengan rencana strategi pemerintah daerah / organisasi

 Melaksanakan koordinasi kebijakan dibidang informasi dan kehumasan

 Melaksanakan penanggung jawab dalam penylenggaraan publikasi hasil keiatan

pemerintah dan masyarakat.

 Melaksanakan penanggungjawan pelayanan umum peneenggaraan pemerintah

daerah dibidang informasi kehumasan dan keprotokolan

 Menjalin komunikasi dengan seluruh satuan kerja di lingkungan pemerintah

daerah agar tercapai iklim organisasi yang mendukung peningkatan

kompetemsi organisasi pemerintah secara keseluruhan.

 Menyediakan dan memberikan informasi publik yang benar dan akurat kepada

masyarakat, media massa dan instan pers sesuai dengan perundang-undangan

yang berlaku.

 Melaksanakan pembinaan dalam rangka perencanaan, pngorganisasian,

pelaksanaan dan pengenmabangan serta pengendalian/evaluasi dalam rangka

kegiatan pengumpulan informasi, pemberitaan dan pembinaan radio siaran

serta kegiatan keprotokolan.

 Melaksanakan pembinaan dan pengawasan urusan ketatausahaan di bagian

humas dan protokol.

 Menyiapkan, mengolah dan menyimpan data elektronik serta mengoperasikan

komputer/teknologi informasi
 Mmberikan penilaian DP3 kepada kasubag yang menjadi tanggung jawabnya.

 Menyimpan dan mengarsipkan dokumen kepegawaian termasuk surat keputusan

lain yang diberikan oleh asisten III sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2. Identifikasi portofolio dokumen

Fortofolio dalam kegiatan administrasi humas dan keprotokolan ini adalah :

 Daftar hadir rapat

 Surat undangan rapat

 Agenda rapat

 Notulen rapat

 Susunan acara

3. Klasifikasi portofolio dokumen

Pengertian Portofolio, Secara etimologi,

portofolio berasal dari dua kata, yaitu port

(singkatan dari report) yang berarti laporan

dan folio yang berarti penuh atau lengkap.

Jadi portofolio berarti laporan lengkap segala

aktivitas seseorang yang dilakukannnya

(Erman S. A., 2003 dalam Nahadi dan

Cartono, 2007).
Secara umum portofolio merupakan kumpulan dokumen seseorang, kelompok,

lembaga, organisasi, perusahaan atau sejenisnya yang bertujuan untuk mendokumentasikan

perkembangan suatu proses dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Terdapat beberapa macam portofolio. Dalam kegiatan humas dan keprotokolan

misalnya, portofolio berarti kumpulan hasil kegiatan- kegiatan humas dan protokol dari

seluruh kegiatan instansi/ perusahaan yang kemudian akan disimpan dengan system

kearsipan yang telah ditentukan.

Paulson (1991) dalam Nahadi dan Cartono (2007) mendefinisikan portofolio

sebagai kumpulan pekerjaan siswa yang menunjukan usaha, perkembangan dan

kecakapan mereka dalam satu bidang atau lebih. Kumpulan ini harus mencakup

partisipasi siswa dalam seleksi isi, kriteria isi, kriteria seleksi, kriteria penilaian, dan bukti

refleksi diri.

Menurut Gronlund (1998 : 159) portofolio mencakup berbagai contoh pekerjaan

siswa yang tergantung pada keluasan tujuan. Apa yang harus tersurat, tergantung pada

subjek dan tujuan penggunaan portofolio. Contoh pekerjaan siswa ini memberikan dasar

bagi pertimbangan kemajuan belajarnya dan dapat dikomunikasikan kepada siswa, orang

tua serta pihak lain yang tertarik berkepentingan.

Portofolio dapat digunakan untuk mendokementasikan perkembangan siswa.

Kerena menyadari proses belajar sangat penting untuk keberhasilan hidup, portofolio

dapat digunakan oleh siswa untuk melihat kemajuan mereka sendiri terutama dalam hal

perkembangan, sikap keterampilan dan ekspresinya terhadap sesuatu.

Portofolio mencakup berbagai contoh pekerjaan siswa yang tergantung pada

keluasan tujuan. Contoh pekerjaan siswa ini memberikan dasar bagi pertimbangan bagi

kemajuan belajarnya dan dapat dikomunikasikan dengan siswa, orang tua serta pihak lain

yang berkepentingan. Sehingga portofolio dapat digunakan untuk mendokumentasikan


perkembangan siswa dalam setiap kegiatan dan proses pembelajaran. Secara umum,

dalam dunia pendidikan portofolio merupakan kumpulan hasil karya siswa atau catatan

mengenai siswa yang didokumentasikan secara baik dan teratur. Portofolio dapat

berbentuk tugas-tugas yang dikerjakan siswa, jawaban siswa atas pertanyaan guru, catatan

hasil observasi guru, catatan hasil wawancara guru dengan siswa, laporan kegiatan siswa

dan karangan atau jurnalyang dibuat siswa.

4. Penyimpanan portofolio dokumen berdasarkan sistem penyimpanan arsip

Dalam pelaksanaan kegiatan kantor yang semakin maju dan berkembang, maka

semakin banyak pula data-data, berkas maupun arsip yang terkumpul dan disimpan karena

masih mempunyai nilai guna. Sehingga perlu penyimpanan secara sistematis sehingga

apabila dibutuhkan dapat diketemukan dengan mudah dan cepat.

Arsip sangat berperan penting dalam perjalanan kehidupan suatu kantor oleh karena itu

untuk menjaga daur hidup arsip dari mulai tahap penciptaan, penggunaan, pemeliharaan dan

pemindahan serta pemusnahannya, diperlukan sistem yang baik dan proses benar benar.

Disini arsip merupakan suatu rekaman dari suatu kegiatan dan catatan suatu informasi tentang

suatu hal. Arsip yang ada pada suatu kantor ataupun badan swasta merupakan bahan resmi

dari suatu perencanaan, pelaksanaan, penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara,

juga berfungsi menyediakan bahan bukti untuk pertanggung jawaban kegiatan organiasi yang

bersangkutan. Dengan demikian arsip diperlukan untuk keperluan pengambilan keputusan

atau kebijaksanaan baru oleh pimpinan instansi atau perusahaan yang memerlukan data

kearsipan (Boedi Martono, 1992 : 21).

Dalam penyimpanan portofolio dokumen administrasi humas dan keprotokolan

akan menggunakan system penyimpanan kearsipan dengan menggunnakan system tanggal

dan . Ini bukan berrti tidak menggunakan system penyimpanan kearsipan yang lin, tetapi
melainkan dalam pembelajaran ini cukup menggunakan 1 sistem saja yaitu system tanggal

dan masalah.

 System tanggal

System masalah Penyimpanan arsip sistem

tanggal adalah sistem penyimpanan dan

penemuan kembali arsip yang disusun

berdasarkan tahun, bulan, dan tanggal arsip

dibuat.

Sistem ini merupakan sistem yang sederhana dan mudah, tetapi sistem ini seringkali

menggunakan alat bantu lain (kartu indeks) untuk menemukan arsip yang dicari. Hal ini

dekarenakan orang sangat sulit untuk mengingat tanggal kapan surat tersebut dibuat. Apalagi

jika arsip yang dicari sudah terjadi beberapa tahun yang lalu.

Dalam sistem tanggal tidak memerlukan daftar klasifikasi karena bagian tanggal

sangat sederhana, yaitu hanya terdiri dari 3 bagian saja, yaitu nama tahun, nama bulan, dan

nama tanggal. Disamping itu, orang juga sangat hafal dengan urutan bulan dalam setiap tahun

masehi, (dimulai dari januari, februari, sampai dengan desember), dan jumlah tanggl pada

setiap bulannya (terdiri 28-31 hari).

Daftar klasifikasi tanggal terdiri dari:

 Tahun (tanggal utama) sebagai kode laci

 Bulan (sub tanggal) sebagai kode guide

 Tanggal (sub-sub tanggal) sebagai kode hanging folder


Jenis-jenis peralatan dan perlengkapan dalam sistem tanggal.

 Peralatan dan perlengkapan yang digunakan untuk penyimpanan arsip sistem tanggal

antara lain sebagai berikut;

a) Filing Cabinet

Filing cabinet disesuaikan dengan daftar klasifikasi yang sudah dibuat. Pada

umumnya satu laci filing cabinet dapat menyimpan arsip untuk satu tahun. Tetapi bisa saja 1

laci untuk menyimpan arsip 2-3 bulan, jika arsip yang disimpan dalam jumlah yang banyak.

b) Guide

Jika satu laci memuat arsip satu tahun, maka satu laci memerlukan guide

sebanyak 12 (dalam satu tahun ada 12 bulan). Tetapi jika satu laci memuat 2-3 bulan maka

diperlukan guide sebanyak bulan tersebut.

c) Hanging Folder

Jumlah hanging folder yang dibutuhkan adalah sebanyak jumlah hari dalam satu

tahun. Tetapi jika laci hanya untuk 2-3 bulan, maka diperlukan hanging folder sebanyak

jumlah hari dari 2-3 bulan tersebut.

d) Kartu Indeks

Kartu indeks diperlukan sebanyak jumlah dari jenis arsip yang disimpan. untuk

lebih jelas peralatan yang dibutuhkan pada penyimpanan sistem tanggal ini silahkan baca.

Prosedur penyimpanan arsip sistem tanggal

Langkah-langkah penyimpanan arsip sistem tanggal pada dasarnya sama dengan

langkah sebelumnya, antara lain sebagai berikut.


a) Memeriksa surat/berkas

Surat/berkas diperiksa dengan melihat tanda-tanda perintah penyimpanan dan

menentukan identitas surat, yaitu tanggal surat tersebut dibuat. Contoh: Agus akan

menyimpan arsip dari PT Surya Kencana tertanggal 1 September 2018. Berarti identitas surat

tersebut adalah 1 September 2018.

b) Mengindeks

Membagi tanggal menjadi tanggal utama, sub tanggal, dan sub-sub tanggal.

Contoh: Surat tanggal 1 September 2018 terdiri dari tanggal utama (2018), sub tanggal

(September), sub-sub tanggal (1).

c) Mengode

Memberi kode pada surat dengan kode tanggal. Pembuatan kode dengan menuliskan

kode tanggal pada sebelah kanan atas sebagai penanda surat. Hal ini dimaksudkan agar

mempermudah pada saat pencarian kembali arsip.

d) Menyortir

Kegiatan menyortir dilakukan tergantung situasi dan kondisi, menyortir dilakukan jika

kuantitas surat masuk dan keluarnya banyak pada hari yang sama.

e) Menempatkan

Langkah terakhir dalam penyimpanan surat adalah menempatkan arsip sesuai dengan

kode dan klasifikasi surat. Contoh: arsip tertanggal 1 September 2018 disimpan pada laci

berkode 2018, dibelakang guide Oktober, di dalam hanging folder berkode 1. Perlu diingat

bahwa penyimpanan sistem tanggal pun harus menyediakan kartu indeksnya, jadi kartu

indeks untuk surat tertanggal 1 Maret 2018 harus dibuat juga.


LAMPIRAN 1 : INSTRUMEN PENILAIAN

A. INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP

Nama Satuan pendidikan : SMK N 1 Lembah Gumanti


Tahun pelajaran : 2018 / 2019
Kelas/Semester : XII / 2
Mata Pelajaran : OTK. Humas

Tangga Prilaku yang diamati Jumlah Nilai Predikat


No. Nama Siswa
l
1 2 3 4 5 6
1
2
3
Dst
Keterangan :
1. Buku catatan rapi
Rentang skor 1 - 4
2. Rasa ingin tahu Predikat :
3. Kerjasama
Amat Baik (A) : 86 - 100
4. Tanggung jawab Baik (B) : 76 - 85
5. Percaya diri Cukup (C) : 60 - 75
6. Disiplin Kurang (D) : < 59

Nilai = (skor perolehan : skor maks) x 100


LAMPIRAN 2 :

A. SOAL PENGETAHUAN
KISI - KISI DAN SOAL

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
Kompetensi Keahlian : Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran
Mata Pelajaran : Otomatisasi dan Tata Kelola Humas dan Keprotokolan
Kompetensi Dasar : 3.20Menerapkan penyimpanan dokumen administrasi humas dan keprotokolan
4. 20 Melaksanakan penyimpanan dokumen administrasi humas dan keprotokolan

Bentuk No
KD IPK Materi Pokok Indikator Soal Soal Butir Soal
Soal
3.20 3.20.1 5. Pengumpulan 1. Peserta didik Essay 1. Yang tidak termasuk Ruang Lingkup Administrasi
Menerapkan Menentukan portofolio mampu adalah …
penyimpanan sistem dokumen menentukan ruang
dokumen penyimpanan 6. Identifikasi lingkup a. Administrator
administrasi dokumen portofolio administrasi b. Sarana dan Prasarana
humas dan administrasi dokumen c. Tempat
keprotokolan humas dan 7. Klasifikasi d. Biaya
keprotokolan portofolio e. Laporan kegiatan
berdasarkan dokumen
sistem 4. Penyimpanan
kearsipan portofolio 2. Peserta didik 2 Kunci Jawaban : E
3.20.2 dokumen mampu
Menata dokumen- berdasarkan menentukan ruang Yang tidak termasuk rung lingkup humas adalah …
Bentuk No
KD IPK Materi Pokok Indikator Soal Soal Butir Soal
Soal
dokumen sistem lingkup humas a. Pesan
administrasi humas penyimpanan b. Tujuan (target yang ingin dicapai)
dan keprotokolan arsip c. Pemerintah
berdasarkan d. Media
klasifikasi e. PR (orang yang melaksanakan humasy)
kearsipan
3.20.3 3. Peserta didik Kunci Jawaban : C
dapat menentukan 3.
Menguraikan dokumen
prosedur adminnistrasi Yang termasuk kedalam dokumen humas dan
penyimpanan humas dan keprotolan adalah …
dokumen-dokumen keprotokolan
a. Daftar hadir rapat
administrasi humas b. Surat undangan rapat
dan keprotokolan c. Agenda rapat
berdasarkan sistem d. Notulen rapat
penyimpanan arsip e. Surat untuk kelarga
4. Pesert didik
mampu
menuraikan Kunci Jawaban : E
pengertian 4.
portofolio dalam Yang dimaksud denga fortofolio bidang humas dan
humas dan protocol adalah …
keprotokolan a. Portofolio mencakup berbagai contoh

pekerjaan siswa

b. kumpulan hasil kegiatan- kegiatan humas dan


Bentuk No
KD IPK Materi Pokok Indikator Soal Soal Butir Soal
Soal
protokol dari seluruh kegiatan instansi/

perusahaan

c. kumpulan karya seni terbaik

d. kempulan laporan siswa

e. kumpulan segala macam kegiatan – kegiatn


5.
karyawan.

Kunci Jawaban : B
B. Soal Keterampilan

Bentuk No.
KD IPK Materi Pokok Indikator Soal Butir Soal
Soal Soal
4.20 4.20.1. Penyimpanan penugasan 1 Buatlah slide presentase tentang
Melaksanakan Mengidentifikasi portofolio laporan kegiatan humas dan
penyimpanan dokumen-dokumen keprotokolan
dokumen
dokumen humas dan keprotokolan
administrasi 4.20.2Melakukan berdasarkan sistem
humas dan penyimpanan dokumen- penyimpanan arsip
keprotokolan dokumen administrasi
humas dan
keprotokolan
C. RUBRIK PENILAIAN KETERAMPILAN

1 Persiapan Kerja
a. Penggunaan alat dan Penggunaan alat dan bahan sesuai prosedur 91 – 100
bahan
Penggunaan alat dan bahan kurang sesuai prosedur 80 – 90
Penggunaan alat dan bahan tidak sesuai prosedur 70 – 79
b. Ketersediaan alat dan Ketersediaan alat dan bahan lengkap 91 – 100
bahan
Ketersediaan alat dan bahan cukup lengkap 80 – 90
Ketersediaan alat dan bahan kurang lengkap 70 – 79
2 Proses dan Hasil Kerja
a. Kemampuan menggunakan Kemampuan menggunakan komputer tinggi 91 – 100
komputer
Kemampuan menggunakan komputer cukup 80 – 90
Kemampuan menggunakan komputer kurang 70 – 79
b. Kelengkapan informasi Informasi yang diisi lengkap 91 – 100
Informasi yang diisi cukup lengkap 80 – 90
Informasi yang diisi kurang lengkap 70 – 79
c. Ketepatan informasi Infomasi yang dicari tepat 91 – 100
Infomasi yang dicari cukup tepat 80 – 90
Infomasi yang dicari kurang tepat 70 – 79
3 Sikap kerja
a. Keterampilan dalam bekerja Bekerja dengan terampil 91 -100
Bekerja dengan cukup terampil 80 – 90
Bekerja dengan kurang terampil 70 – 79
b. Kedisiplinan dalam bekerja Bekerja dengan disiplin 91 – 100
Bekerja dengan cukup disiplin 80 – 90
Bekerja dengan kurang disiplin 70 – 79
c. Tanggung jawab dalam bekerja Bertanggung jawab 91 – 100
Cukup bertanggung jawab 80 – 90
Kurang bertanggung jawab 70 – 79
d. Konsentrasi dalam bekerja Bekerja dengan konsentrasi 91 - 100
Bekerja dengan cukup konsentrasi 80 – 90
Bekerja dengan kurang konsentrasi 70 – 79
4 Waktu
Penyelesaian pekerjaan Selesai sebelum waktu berakhir 91 - 100
Selesai tepat waktu 80 – 90
Selesai setelah waktu berakhir 70 – 79
D. LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN

Nama Peserta : ……………………………


Kelas : ……………………………
Materi Pokok : ……………………………

Skor Pencapaian
Kompetensi
No. Komponen/aspek yang dinilai
1 2 3 4

I. Persiapan :

1.

2.

3.

4.

II. Hasil / Produk :

1.

2.

3.
Skor Pencapaian
Kompetensi
No. Komponen/aspek yang dinilai
1 2 3 4

I. Persiapan :

4.

III Penyajian / Simulasi :

1.

2.

3.

4.

ℎ ℎ
= 100

E. PENGOLAHAN NILAI KETERAMPILAN :

Nilai Praktik(NP)

Persiapan Proses dan Hasil Sikap Kerja Waktu ∑ NK


Kerja

1 2 3 5 6

Skor Perolehan

Skor Maksimal

Bobot 10% 60% 20% 10%

NK

Keterangan :

 Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian


 Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian
 Bobot diisi dengan persentase setiap komponen. Besarnya persentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai
karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen penilaian adalah 100
 NK = Nilai Komponen merupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor maksimal


= ×

 NP = Nilai Praktik merupakan penjumlahan dari NK


F. REKAPITULASI PENILAIAN AKHIR

Aspek – aspek yang dinilai Nilai =


Paraf
No. Nama Peserta Didik P+A Keterangan
Guru
Sikap Pengatahuan Keterampilan 2