Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)
HIPERTENSI

Diususn Oleh :
NAMA : TRIA ARUMSARI
NIM : 161242

AKADEMI KEPERAWATAN PRAGOLOPATI PATI


2018/2019
SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)

Pokok Bahasan : Hipertensi


Sub Pokok Bahasan : pencegahan hipertensi
Waktu : 15 menit
Sasaran : pasien
Tempat : Ruang flamboyan RSUD RAA SOEWONDO
Hari/Tanggal : Jumat 01 maret 2019
Pelaksana : Tria arumsari

I. LATAR BELAKANG
Hipertensi merupakan penyakit yang sudah tidak asing lagi di
masyarakat, oleh karena itu pengetahuan mengenai penyakit hipertensi dan
perawatannya di rumah merupakan informasi yang sudah selayaknya
diketahui oleh masyarakat. Insiden hipertensi tinggi dan terus meningkat di
masyarakat, selain itu komplikasi akibat penyakit hipertensi dapat berakibat
fatal bagi penderita jika tidak mendapatkan pengobatan dan perawatan yang
adekuat.
Dari hasil pendataan didapatkan Ny J dan N mengalami hipertensi sejak
5 tahun yang lalu, waktu pemeriksaan dalam pengkajian pertama dengan
tekanan darah 180/100 mmHg. Selama ini Ny J dan N memeriksakan diri ke
dokter pribadinya dan rutin mengkontro tekanan darahnya di rumah.

II. TUJUAN
A. TUJUAN UMUM
Setelah selesai mengikuti penyuluhan tentang hipertensi selama 1 x 30
menit keluarga mampu melakukan perawatan kepada dirinya sendiri
yang menderita hipertensi.
B. TUJUAN KHUSUS
Setelah diberikan penyuluhan, keluarga dapat menjelaskan:
1. Pengertian hipertensi.
2. Penyebab hipertensi.
3. Tanda dan gejala hipertensi.
4. Klasifikasi hipertensi.
5. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan hipertensi.
6. Komplikasi hipertensi.
7. Cara pencegahan dan perawatan hipertensi.

III. KEGIATAN PENYULUHAN


A. MATERI
1. Pengertian Hipertensi
2. Penyebab hipertensi.
3. Tanda dan gejala hipertensi.
4. Klasifikasi hipertensi.
5. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan hipertensi.
6. Komplikasi hipertensi.
7. Cara pencegahan dan perawatan hipertensi.
B. STRATEGI PELAKSANAAN
1. Persiapan.
a. Survey karakter dan lokasi sasaran.
b. Koordinasi dengan keluarga.
2. Pelaksanaan
KEGIATAN
NO WAKTU
PENYULUH PESERTA
1. 5 Menit Pendahuluan.
a. Menyampaikan salam a. Menjawab salam
Pembukaan b. Memperhatikan
b. Memperkenalkan diri. c. Berpartisipasi
c. Apersepsi aktif.
d. Mengkomunikasikan tujuan d. Memperhatikan.
KEGIATAN
NO WAKTU
PENYULUH PESERTA

2. 20 Menit Kegiatan inti penyuluhan Memperhatikan dan


a. Menjelaskan dan menguraikan mencatat penjelasan
materi tentang: penyuluh dengan
a. Pengertian hipertensi. cermat
b. Penyebab hipertensi.
c. Tanda dan gejala hipertensi.
d. Klasifikasi hipertensi. Menanyakan hal-hal
e. Faktor-faktor yang dapat yang belum jelas.
menyebabkan hipertensi. Memperhatikan
f. Komplikasi hipertensi.
g. Cara pencegahan dan perawatan
hipertensi.

3 5 Menit Penutup.
a. Menyimpulkan materi yang Memperhatikan.
telah disampaikan.
b. Evaluasi penyuluhan dengan Menjawab
pertanyaan secara lisan.
c. Salam Menjawab salam

IV. SARANA PENUNJANG.


A. METODE
Ceramah
B. B. MEDIA DAN ALAT
Leaflet.

V. EVALUASI.
A. STRUKTUR.
1. Ruang kondusif untuk kegiatan.
2. Media dan materi tersedia dan memadai.
B. PROSES.
1. Ketepatan waktu pelaksanaan.
2. Peran serta aktif keluarga.
3. Kesesuaian peran dan fungsi dari penyuluhan.
4. Factor pendukung dan penghambat kegiatan.

C. HASIL.
1. Prosedur : Lisan.
2. Jenis : Formatif.
3. Bentuk Soal : Tanya Jawab.
4. Soal-soal :
a. Apa pengertian dari hipertensi ?
b. Apa penyebab hipertensi ?
c. Bagaimana tanda dan gejala dari hipertensi ?
d. Bagaimana kompikasi hipertensi ?
e. Bagaimana cara mencegah hipertensi tersebut ?

VI. SUMBER
Soeparman dkk,2012 Ilmu Penyakit Dalam , Ed 2, Penerbit FKUI, Jakarta
Smeljer,s.c Bare, B.G ,2012 Buku ajar Keperawatan Medikal Bedah,
*Brunner & Suddarth, Ed 8 penerbir EGC Jakarta
HIPERTENSI

A. Pengertian hipertensi.
Hipertensi adalah terjadinya kenaikan darah sistolik (atas) 140 atau lebih dan
tekanan darah diastolik (bawah) 90 atau lebih. Disebut hipertensi apabila
seseorang yang terkena:
1. Telah berumur 18 tahun atau lebih.
2. Bila 2 kali kunjungan berbeda tekanan diastolik 90 atau lebih.
3. Beberapa kali pengukuran dengan hasil tekanan sistolik menetap 140 atau
lebih.

B. Penyebab.
Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian
karena orang yang terserang cukup banyak dan akibat jangka panjangnya
mempunyai konsekuensi tertentu.Berdasarkan penyebab hipertensi dibagi
dalam dua golongan yaitu:
1. Hipertensi primer atau essensiel. Dimana hipertensi ini tidak diketahui
penyebabnya, biasanya dihubungkan dengan faktor keturunan atau
lingkungan.
2. Hipertensi sekunder, penyebabnya diketahui secara pasti seperti gangguan
pembuluh darah dan penyakit ginjal.

C. Tanda dan Gejala


1. Sakit kepala dan pusing
2. Nyeri kepala berputar
3. Rasa berat di tengkuk
4. Kadang mimisan
5. Marah/emosi tidak stabil
6. Mata berkunang – kunang
7. Telinga berdengung
8. Sukar tidur
9. Kesemutan
10. Kesulitan bicara
11. Rasa mual/muntah

D. Klasifikasi atau derajat hipertensi.


Tahap Sistolik (atas) Diastole (bawah)
Normal Tinggi 130-139mmHg 85-89mmHg
Ringan 140-159mmHg 90-99mmHg
Sedang 160-179mmHg 100-109mmHg
Berat 180-209mmHg 110-119mmHg
Sangat berat 210mmHg 120mmHg

E. Faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi.


1. Riwayat keluarga dengan hipertensi
2. Umur
3. Kegemukan
4. Merokok
5. Stress
6. Alkohol
7. Obat-obatan
8. Kurang olah raga
9. Makanan berlemak
10. Berhenti Haid
11. Penyakit (DM,Jantung,Ginjal)

F. Komplikasi.
1. Stroke
2. Penyakit jantung koroner
3. Gagal jantung
4. Penyakit ginjal
5. Penyakit pembuluh darah perifer
(misal gejalanya semutan)
G. Pencegahan dan Perawatan hipertensi.
1. Pertahankan BB ideal
2. Olah raga
3. Batasi pemakaian garam
4. Hindari konsumsi alkohol
5. Tidak/berhenti merokok
6. Makan banyak buah & sayuran
7. Hindari minum kopi berlebihan
8. Rekreasi
9. Hindari/atasi stress
10. Cek tensi teratur/bulan (bila umur >40th)

Bagi yang sudah sakit:


1. Berobat secara teratur.
2. Mentaati aturan minum obat.
3. Konsultasi,bila akan minum obat lain.

H. Apa itu diit Hipertensi ?


Diit hipertensi adalah jenis dan komposisi makanan yang diatur untuk
penderita hipertensi.
1. Tujuan Diit Hipertensi.
Tujuan utama diit hipertensi adalah untuk menysuaikan dan mengurangi
jumlah makanan yang dikonsumsi sehingga dapat:
a. Menurunkan tekanan darah hingga normal.
b. Menurunkan berat badan bila penderita terlalu gemuk.
c. Membantu mengurangi timbunan cairan dan garam.
2. Perbedaan Diit dengan makanan biasa.
a. Konsumsi lemak dibatasi
b. Konsumsi cholesterol dibatasi
c. Konsumsi kalori dibatasi untuk yang terlalu gemuk atau obese.
d. Makanan yang boleh dikonsumsi
3. Makanan yang boleh dikonsumsi.
a. Sumber kalori kompleks seperti beras, kentang, singkong, terigu,
tapioka, gula, hunkwe, makroni, mie, bihun, roti dan biskuit.
b. Sumber protein hewani (daging dan ikan maksimum 100 gram/ hari,
telur 1 butir/ hari, dan susu 200 gram/ hari) dan protein nabati (tahu,
tempe, dan kacang-kacangan).
c. Sayuran dan buah-buahan. Banyak terdapat kalium (potasium) dan
magnesium. Kalium merupakan ion utama dalam cairan intraseluler.
Semakin banyak kalium dikonsumsi. Maka konsentrasinya dalam
cairan intraseluler meningkat, sehingga cenderung menarik cairan
dari bagian ekstraseluler dan menurunkan tekanan darah.
4. Makanan yang dibatasi.
a. Untuk diet rendah garam ini, penggunaan daging/daging ayam/ikan
dibatasi paling banyak 100 gram per hariTelur Ayam/telur bebek,
paling banyak 1 butir sehari.
b. Susu banyak paling banyak 200 cc sehari.
c. Minuman dan sari buah dalam kemasan.
5. Makanan yang tidak boleh dikonsumsi.
a. Makanan yang banyak mengandung garam
b. Makanan yang banyak mengandung kolesterol
c. Makanan yang banyak mengandung lemak jenuh
d. Makanan yang banyak menimbulkan gas
6. Bagaimana sebaiknya cara memasak?
a. Makanan akan lebih enak apabila ditumis, digoreng, dipanggang
walaupun tanpa garam.
b. Rasa tawar dapat diperbaiki dengan menggunakan bumbu-bumbu
yang tidak mengandung natrium seperti; bawang merah, bawang
putih, jahe, kunyit, salam, gula merah, cukak dsb.
c. Bila menggunakan makanan jadi, sebaiknya membaca “label”.
d. Kata sodium/natrium (Na) menunjukan adanya garam natrium.
e. Merebus,mengkukus,menumis, memanggang atau membakar.
Sebagian dari sayuran sebaiknya makan mentah atau sebagai lalapan.
7. Bagaimana mengatur diit?
a. Hindari penggunaan kelapa, minyak kelapa,lemak hewan,
margarine,mentega sebagai pengganti gunakan minyak kacang atau
minyak jagung dalam jumlah tertentu.
b. Batasi penggunaan daging hingga 3 kali seminggu dengan paling
banyak 50 gram tiap kali makan, makanlah ikan air tawar sebagai
pengganti.
c. Gunakan susu skim sebagaipengganti susu penuh.
d. Batasi penggunaan telur hingga hanya 3 kali seminggu.
e. Gunakan sering tahu,tempe, dan hasil kacang-kacangan lainya.
f. Batasi penggunaan gula, makanan dan minuman manis seperti sirup,
coca cola, limun, permen,dodol, coklat, kolak, eskrim.
g. Makanlah banyak sayuran dan buah-buahan
DAFTAR PUSTAKA

Soeparman dkk,2012 Ilmu Penyakit Dalam , Ed 2, Penerbit FKUI, Jakarta


Smeljer,s.c Bare, B.G ,2012 Buku ajar Keperawatan Medikal Bedah, *Brunner &
Suddarth, Ed 8 penerbir EGC Jakarta
http://id.wikipedia.org/wiki/Tekanan_darah_tinggi