Anda di halaman 1dari 6

Dalam praktek keperawatan Watson mengemukakan 10 faktor karatif, yaitu 10 sifat dari

karakter perawat yang menjelaskan bagaimana caring dimanifestasikan sebagai esensi dan
inti keperawatan. Kesepuluh faktor karatif tersebut adalah sebagai berikut:

a. Membentuk Dan ertindak erdasarkan !istem "ilai #ang $ltruistik Dan Manusiawi.

%embentukan sistem nilai humanistik dan altruistik dapat di bangun dari pengalaman,
belajar, dan upaya&upaya mengembangkan sikap humanis. %engembangan dapat
ditingkatkan dalam masa pendidikan. Melalui sistem nilai ini perawat dapat merasa puas
karena mampu memberikan sesuatu kepada pasien dan juga penilaian terhadap pandangan
diri seseorang. Menurut potter dan %erry '(00)* perawat harus memberikan kebaikan dan
kasih sayang, bersikap membuka diri untuk mempromosikan persetujuan terapi dengan
pasien.
$plikasinya adalah :
• Mengenali nama
• Mengenali Karakteristik Klien
• Mengenali kelebihan dan kekurangan klien
• Mendahulukan kepentingan klien daripada kepentingan pribadi
• Memberikan waktu pada klien meskipun sedang sibuk


Memperhatikan dan mendengarkan
Menghargai dan menghormati apa yang menjadi
pendapat kebutuhannya
dan keputusan klien terkait dengan
perawatannya
• Memberikan informasi kepda klien terkait asuhan keperawatan yang di berikan
• Menggunakan sentuhan untuk kesembuhan
• Memberikan kesempatan pada klien untuk menentukan asuhan keper awatan yang akan
dijalaninya

b. Menanamkan Keyakinan Dan +arapan ' Faith-Hope*.

Menggambarkan peran perawat dalam mengembangkan pengaruh perawat dan pasien dalam
mempromosikan kesehatan dengan membantu meningkatkan perilaku pasien dalam menari
pertolongan kesehatan. %erawat memfasilitasi pasien dalam membangkitkan perasaan
optimis, harapan, dan rasa peraya dan
mengembangkan pengaruh perawat dengan pasien seara efektif. -aktor ini merupakan
gabungan dari nilai humanistik dan altruistik, dan juga memfasilitasi asuhan keperawatan
yang holistik kepada pasien.
$plikasinya adalah :
• Memotiasi klien untuk mengahadapi penyakitnya seara relistik
• Mebantu klien untuk memahami alternatie tindakan pengobatan dan perawatan yang
ditentukan
• Menjelaskan kepada klien timdakan pengobatan yang dilakukan
• Memberikan dukungan spiritual misalnya dengan pendekatan religi seperti mendatangkan
pemuka agama sesuai dengan keyakinan yang dianut klien sehingga meningktkan motiasi

klien untuk bertahan hidup


. Mengembangkan !ensitiitas /ntuk Diri !endiri Dan rang ain.

%erawat belajar memahami perasaan pasien sehingga lebih peka, murni, dan tampil apa
adanya. %engembangan kepekaan terhadap diri sendiri dan dalam berinteraksi dengan orang
lain. %erawat juga harus mampu memberikan kesempatan kepada orang lain untuk
mengekspresikan perasaan mereka.
$plikasinya adalah :
• Memperkenalkan diri kepda klien saat di awal kontrak dan membuat kontrak
• Menyampaikan tujuan
• Menyepakati kontrak
• Menjelaskan kepada klien bahwa perawatan akan selalu ada setiap klien membutuhkan
• Menyediakan waktu bagi klien untuk mengekspresikan perasaan dan pengalamannya
• Menjelaskan setiap tindakan yang akan dilakukan pada klien
• Melakukan komunikasi terapeutik setiap konsekuensi dengan klien

d. Membina %engaruh !aling %eraya Dan !aling antu ' Helping-Trust*

%engaruh saling peraya akan meningkatkan dan menerima perasaan positif dan negatif.
/ntuk membina pengaruh saling peraya dengan pasien perawat menunjukkan sikap empati,
harmonis, jujur, terbuka dan hangat serta perawat harus dapat berkomunikasi terapeutik yang
baik.
$plikasinya adalah :
• Memperkenalkan diri kepda klien saat di awal kontrak dan membuat kontrak
• Menyampaikan tujuan
• Menyepakati kontrak
• Menjelaskan kepada klien bahwa perawatan akan selalu ada setiap klien membutuhkan
• Menyediakan waktu bagi klien untuk mengekspresikan perasaan dan pengalamannya
• Menjelaskan setiap tindakan yang akan dilakukan pada klien
• Melakukan komunikasi terapeutik setiap konsekuensi dengan klien

e. Meningkatkan Dan Menerima 2kspresi %erasaan %ositif Dan "egatif.

%erawat harus dapat menerima perasaan orang lain serta memahami perilaku mereka dan
juga perawat mendengarkan segala keluhan pasien. lais '(003* juga mengemukakan bahwa
perawat harus siap untuk perasaan negatif, berbagi perasaan duka ita, inta, dan kesedihan
yang merupakan pengalaman yang penuh resiko
• Menjadi pendengar aktif dengan mendengarkan keluhan klien
• Mendengarkan ekspresi klien tentang keinginannya untuk sembuh dan apa yang
dilakukan ketika sembuh
• Memotiasi klien untuk mengungkapkan perasaannya baik positif maupun negatie
• Menerima aspek positif maupun negatie sebagai aspek kekuatan yang dimilikinya
• Menjelaskan tentang pemahaman diri perawat terhadap penderitaan klien
.

f. Menggunakan Metode %emeahan Masalah #ang !istematis Dalam %engambilan


Keputusan.

%erawat menerapkan proses keperawatan seara sistematis, memeahkan masalah seara


ilmiah dalam menyelenggarakan pelayanan yang berfokus
kepada pasien. %roses keperawatan seperti halnya proses penelitian yaitu sistematis dan
terstruktur. $plikasinya adalah :
• Mengkaji, merenanakan, melaksanakan, dan mengealuasi proses keperawatan sesiau
dengan masalah klien
• Mempertimbangkan untuk mengabulkan permintaan klien dalam memperoleh sesuatu
yang membuat klien emas bila tidak dilakukan
• Memenuhi keinginan klien yang bermaam&maam dengan sabar
• !elalu menanyakan keinginan klien yang spesifik

g. Meningkatkan %roses elajar&Mengajar 4nterpersonal.

-aktor ini merupakan konsep yang penting dalam keperawatan untuk membedakan caring
dan curing. agaimana perawat meniptakan situasi yang nyaman dalam memberikan
pendidikan kesehatan. %erawat memberi informasi kepada pasien, perawat memfasilitasi
proses ini dengan memberikan pendidikan kesehatan yang didesain supaya dapat
memampukan pasien memenuhi kebutuhan pribadinya, memberikan asuhan yang mandiri,
menetapkan kebutuhan personal pasien.
$plikasinya adalah :
• Menjelaskan setiap keluhan klien seara rasional dan ilmiah sesuai dengan tingkat
pemahaman klien dan ara mengatasinya
• !elalu menjelaskan setiap tindakan yang dilakukan
• Menunjukkan situasi yang bermanfaat agar klien memahami proses penyakitnya
• Mengajarkan ara pemenuhan kebutuhan sesuai masalah yang dihadapi klien
• Menyanyakan kepada klien tentang kebutuhan pengetahuan yang ingin diketahuinya
terkai dengan penyakitnya
• Meyakinkan klien tentang kesediaan perawat untuk menjelaskan apa yang ingin
diketahui

h. Menyediakan ingkungan #ang Mendukung, Melindungi, Dan5$tau Memperbaiki


Mental, !osiokultural, Dan !piritual.

%erawat harus menyadari bahwa lingkungan internal dan eksternal berpengaruh terhadap
kesehatan dan kondisi penyakit pasien. Konsep yang relean dengan lingkungan internal
meliputi keperayaan, sosial budaya, mental dan spiritual pasien. !ementara lingkungan
eksternal meliputi kenyamanan, priasi, keamanan, kebersihan dan lingkungan yang estetik.
leh karena itu %otter dan %erry '(00)* menekankan bahwa perawat harus dapat
meniptakan kebersamaan, keindahan, kenyamanan, keperayaan, dan kedamaian
$plikasinya adalah :
• Menyetiujui keinginan klien untuk bertemu dengan ulama agama
• Menghadiri pertemuan klien dengan ulamanya
• Memfasilitasi atau menyediakan keperluan klien ketika akan berdoa atau beribadah
sesuai dengan agamanya
• ersedia menarikan alamat dan menghubungi keluarga yang sangat diharapkan

mengunjungi klien
• ersedia menguhubungi teman klien atas permintaan klien

i. Membantu Dalam %emenuhan Kebutuhan Dasar Manusia .

%erawat mmbantu memenuhi kebutuhan dasar pasien meliputi kebutuhan biofisik,


psikofisik, psikososial, dan kebutuhan interpersonal pasien. Dan perawat melakukannya
dengan sepenuh hati.
$pikasinya adalah :
• ersedia memenuhi kebutuhan dasar dengan ikhlas
• Menyatakan perasaan bangga dapat menjadi orang yang bermanfaat bagi klien
• Menghargai priasi klien ketika sedang memenuhi kebutuhannya
• Menunjukkan pada klien bahwa klien adalah orang yang pantas dihargai dan dihormati
j. Mengembangkan -aktor Kekuatan 2ksistensial&-enomenologis, dan dimensi spiritual
caring serta penyembuhan yang tidak dapat dijelaskan seara utuh dan ilmiah.
-enomenologis menggambarkan situasi langsung yang membuat orang memahami
fenomena tersebut. Watson menyadari bahwa hal ini memang sulit dimengert i. "amun hal
ini akan membawa perawat untuk memahami dirinya sendiri dan orang lain. !ehingga
perawat dapat membantu seseorang untuk memahami kehidupan dan kematian dengan
melibatkan kekuatan spiritual.
$plikasinya adalah :

• Memberikan kesempatan pada klien dan keluarga untuk melakukan hal&hal yang bersifat
ritual demi proses penyembuhannya
• Mampu memfasilitasi kebitihan klien dan keluarga terhadap keinginan melakukan terapi
alternatif sesuai pilihannya
• Memotiasi klien dan keluarga untuk berserah diri kepada 6uhan #ang Maha 2sa
• Menyiapkan kelien dan keluarganya ketika menghadapi fase berduka