Anda di halaman 1dari 77

LAM-PTKES

AKREDITASI PROGRAM STUDI BARU


PROGRAM SARJANA ADMINISTRASI
KESEHATAN

BUKU III
INSTRUMEN AKREDITASI

LEMBAGA AKREDITASI MANDIRI PENDIDIKAN TINGGI KESEHATAN


JAKARTA 2018
DAFTAR ISI

Halaman

KRITERIA 1 TATA PAMONG DAN KERJASAMA 5

KRITERIA 2 MAHASISWA 17

KRITERIA 3 SUMBER DAYA MANUSIA 27

KRITERIA 4 KEUANGAN, SARANA DAN PRASARANA 31

KRITERIA 5 PENDIDIKAN 40

DAFTAR LAMPIRAN

2 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
IDENTITAS PROGRAM STUDI YANG DIUSULKAN*)

Program Studi (PS) : S-1 Administrasi Kesehatan

Nomenklatur :

Jurusan/Departemen :

Fakultas : Ilmu-Ilmu Kesehatan

Perguruan Tinggi : Universitas Sulawesi Barat

Status Akreditasi PT : Terakreditasi/Belum Terakreditasi (coret yang tidak


perlu)

Peringkat/Tahun SK :

Nomor SK Akreditasi **) :

Alamat Program Studi : Jl.Sultan Hasanuddin, Tande Timur, Majene, Sulawesi


Barat

No. Telepon PS :

No. Faksimili PS :

Homepage dan e-mail PS : fik.unsulbar@gmail.com

*) Identitas program studi wajib diisi dengan lengkap


**) Bukti dilampirkan

3 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
IDENTITAS PENGISI USULAN PROGRAM STUDI BARU *)

Nama : Nurgadima Achmad Djalaluddin, SKM, M.Kes

Tanggal Pengisian : --



Tanda Tangan :

Nama : Muhammad Irwan, S.Kep, Ns, M.Kes

Tanggal Pengisian : --



Tanda Tangan :

Nama : Masniati, SE, M.Kes

Tanggal Pengisian : --



Tanda Tangan :

Nama : Muhammad Taufik Page, SKM, M.Kes

Tanggal Pengisian : --



Tanda Tangan :

4 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
IDENTITAS PENGISI USULAN PROGRAM STUDI BARU

Nama : Muhammad Fauzar Al Hijrah, SKM, M.Kes

Tanggal Pengisian : --



Tanda Tangan :

Nama : Heriyati, SKM., M.Kes

Tanggal Pengisian : --



Tanda Tangan :

*) Identititas pengisi wajib diisi – usulan tanpa identitas tidak akan dievaluasi

5 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
KRITERIA 1 TATA PAMONG DAN KERJASAMA

1.1 Justifikasi Pembukaan Program Studi


Jelaskan justifikasi pembukaan program studi yang diusulkan,mencakup aspek:
1.Urgensi penyelenggaraan (kebutuhan tenagakerjanasional, regional, dan
international

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu kebutuhan yang vital.


Tuntutan akan pelayanan kesehatan sangat dituntut untuk terus melakukan
pengembangan terutama dalam hal pengembangan Sumber Daya Manusia
sehingga dapat bekerja secara professional dan berkompetensi. Program studi
Administrasi Kesehatan di Indonesia masih tergolong baru, dan setiap pelayanan
kesehatan sangat membutuhkan tenaga administrator tersebut. Dari sisi
kuantitas sarana fasilitas kesehatan sangat banyak, baik rumah sakit,
puskesmas, dinas kesehatan dan instansi kesehatan lainnya membutuhkan
tenaga administrator kesehatan untuk menunjang proses administrasi di lini-lini
instansi kesehatan.

2. Keunggulan keilmuan program studi yang diusulkan dibandingkan dengan


keilmuan prodi sejenis yang sudah ada pada perguruan tinggi lain (nasional
dan internasional);
a. Aspek Pengembangan keilmuan
Administrasi kesehatan masyarakat dilakukan secara bersama-sama untuk
mencapai tujuan pelayanan kesehatan sebaik-baiknya sehingga tercapai
derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Administrasi
kesehatan memiliki fungsi dibedakan atas 4 macam yakni: perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan dan penilaian
1) perencanaan termasuk perencanaan pembiayaan
2) pengorganisasian, yang didalamnya termasuk penyusunan staf
3) pelaksanaan, yang didalamnya termasuk pengerahan,
pengkoordinasian
4) penilaian, yakni dalam rangka melihat apakah rencana yang telah
disusun dapat dicapai atau tidak

b. Aspek Kajian capaian pembelajaran dan kurikulum dari program studi


1) Menguasai teori dasar ilmu Administrasi kesehatan, manajemen sumber
daya manusia,dan kesehatan masyarakat
2) Menguasai konsep teoritis kerja dalam profesionalisme tenaga
administrasi kesehatan di wilayah kerja puskesmas, rumah sakit, dan
instansi kesehatan lainnya, mengambil keputusan dan tindakan untuk
memecahkan dan menanggulangi permasalahan maladministrasi
3) Menguasai konsep manajemen mutu kesehatan dan dapat menganalisa
kebijakan kesehatan serta menguasai konsep jaminan kesehatan yag
diterapkan di daerah dan nasional yang terlampir dalam amanat undang-
undang
4) Menguasai bentuk perencanaan dan evaluasi kesehatan dalm rangka
mengontrol kebijakan kesehatan
5) Menguasai sistem informasi kesehatan dan current issu khususnya
kesehatan bahari yang menjadi ciri Administari kesehatan

6 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
6) Menguasai teknik komunikasi, pengetahuan manajemen, ilmu sosial dan
humaniora untuk melaksanakan tatanan administarasi di Rumah Sakit,
Puskesmas,dan Posyandu

3. Manfaat prodi untuk institusi, masyarakat dan bangsa.


Manfaat yang dapat diberikan oleh Prodi Administrasi Kesehatan
terhadap institusi, masyarakat dan bangsa adalah:Manfaat terhadap institusi
yaitu membantu pemerintah dalam rangka pemenuhan tenaga administrasi
kesehatan baik di puskesmas, rumah sakit maupun instansi kesehatan lainnya,
dengan adanya prodi administrasi kesehatan maka dapat mengembangkan
penelitian dibidang admnistrasi kesehatan untuk peningkatan pelayanan publik
yang lebih baik.Manfaat terhadap masyarakat yakni lulusan dari prodi
administrasi kesehatan diharapkan dapat memiliki kompetensi yang baik
sehingga dapat mengisi posisi-posisi administrator kesehatan yang dapat
meningkatkan kinerja pelayanan publik. Manfaat terhadap bangsa dan Negara
yakni lulusan administrasi kesehatan secara professional dapat meningkatkan
kemampuan bersaing di era kesehatan yang semakin modern sehingga
mendorong kinerja pembangunan kesehatan nasional.

1.2 SistemTataPamong
Sistem tata pamong berjalan secara efektif melalui mekanisme yang disepakati
bersama,serta dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan
peran dalam program studi. Tata pamong didukung dengan budaya organisasi
yang dicerminkan dengan ada dan tegaknya aturan, tatacara pemilihan pimpinan,
etika dosen, etika mahasiswa, etika tenaga kependidikan, sistem penghargaan
dansanksi serta pedoman dan prosedur pelayanan (administrasi, perpustakaan,
laboratorium,dan studio). Sistem tata pamong (input, proses, output dan out come
serta lingkungan eksternal yang menjamin terlaksananya tatapamong yang baik)
harus diformulasikan, disosialisasikan, dilaksanakan, dipantau dan dievaluasi melalui
peraturan dan prosedur yang jelas.
Sistem tata pamong dibentuk sebagai pengarah pencapaian visi,
terlaksananya misi sehingga tujuan dapat dicapai.Dasar tata pamong Program
Studi mengacu pada Peraturan Universitas Sulawesi Barat tentang Organisasi dan
Tata Kerja, surat keputusan dekan tentang struktur organisasi dan tupoksinya,
pedoman kode etik dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan, sehingga dalam
menjalankan sistem tata kelola manajemen akan mengacu kepada aturan-aturan
tersebut.

1) Kredibilitas Program Studi


Dalam hal operasional ada beberapa mekanisme yang dilakukan untuk
penguatan program studi, mekanisme yang dilakukan yaitu etua program studi
dan sekretaris program studi dipilih melalui rapat program studi yang melibatkan
dosen dan tenaga kependidikan yang dilaksanakan secara transparan. Hasil
pemilihan, oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan selanjutnya di usulkan kepada
senat untuk penerbitan SK Rektor. Mekanisme untuk memilih pemimpin dan tata
pamong di tingkat Program Studi mengacu pada pedoman yang disusun oleh
Fakultas Ilmu Kesehatan yang disesuaikan dengan keperluan Program
Studi.Dalam pelaksanaan tugas yang berlaku pada prodi Administrasi Kesehatan
akan berpedoman pada uraian tugas masing – masing terutama dalam hal
pemecahan masalah, terlebih dahulu ditangani oleh ketua prodi sesuai dengan
kewenangannya setelah itu akan diteruskan kepada dekan, dan kepala biro
akademik/Kepegawaian.

7 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Pada kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat pada dosen di
lingkup ProdiAdministrasi Kesehatanakan melakukan kegiatan kegiatan
tersebut sesuai dengan aturan dan kebijakan Universitas Sulawesi Barat,
menyusun proposal penelitian dan pengabdian yang kemudian dikumpulkan di
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
2) Transparansi Dalam Program Studi
Dalam menjalankan tugas, program studi melibatkan dosen dan tenaga
kependidikan. Kegiatan-kegiatan terkait program studi juga dilakukan secara
transparansi terdiri dari, program studi akan melaporkan hasil pembelajaran
mengenai hasil IPK setiap semester, penetapan mata kuliah yang akan
diampuh dan siapa saja pengampuh mata kuliah tersebut. Dosen dalam
melakukan Tri Dharma Perguruan Tinggi terkait penelitian dan pengabdian
kepada masyarakat merupakan hal wajib dilakukan setiap dosen dan
dipertanggungjawabkan dalam bentuk laporan.
3) Akuntabilitas Dalam Pengelolaan Program Studi
Terlihat dalam pengelolaan program. Kegiatan program studi yang telah
tercakup dalam rencana operasional tahunan program studi dijabarkan dalam
bentuk usulan kegiatan (proposal kegiatan), kegiatan program studi mengacu
pada Rencana Strategis (Renstra) Universitas, Fakultas dan Prodi. Usulan
tersebut disampaikan kepada Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan untuk
mendapatkan persetujuan. Rencana anggaran dan biaya diusulkan melalui
Wakil Rektor I dan II untuk kemudian dilanjutkan kepada Kepala Biro
Keuangan. Rencana anggaran dan biaya yang telah mendapatkan persetujuan
pelaksanaan selanjutnya dikelola oleh Program studi dan dimonitoring
pelaksanaannya oleh Wakil Rektor II serta Kepala Biro Bagian Keuangan. Hasil
pelaksanaan kegiatan termasuk penggunaan dana dilaporkan dalam bentuk
laporan kegiatan untuk setiap kegiatan dan laporan tahunan program studi
yang merangkum pelaksanaan seluruh kegiatan pada program studi dalam
satu tahun. Laporan tahunan program studi dipaparkan pada akhir tahun dalam
rapat evaluasi akhir tahun yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan.
Dalam penyelenggaraan program studi, prinsip keadilan selalu menjadi
perhatian dalam pelaksanaannya. Keadilan dikembangkan berdasarkan nilai –
nilai moral dan etika, dalma hal ini dapat terlihat dari pembagian tugas yang
dibagi secara adil, pembagian mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan
praktikum maupun kegiatan praktek yang dilaksanakan secara adil, pemberian
honor/ tunjangan sesuai dengan kinerjanya selama kegiatan, pembagian sks
secara merata kepada dosen tetap program studi, serta pemberian
kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan verifikasi apabila nilai yang
bersangkutan dianggap tidak sesuai dengan harapannya berdasarkan bukti
proses dan hasil yang telah dicapai selama pelaksanaan kegiatan
pembelajaran. Selain itu dalam pengelolaan tata pamong juga memberikan
penghrgn bgi civits yang memiliki prestasi kerja dan usaha yang
mengharumkan nama program studi, serta pemberian sanksi bagi civitas yang
melakukan pelanggaran terhadap etika akademik dan tata laku
penyelenggaraan institusi yang dapat membawa dampak terhadap bagi
program studi.
Evaluasi dilaksanakan untuk menilai kinerja seluruh civitas akademika,
baik pengurus Program Studi, dosen, staf, dan mahasiswa. Bentuk evaluasi
yang dilaksanakan mencakup :
1. Kinerja ketua Program Studi secara keseluruhan dievaluasi
melalui pertanggung jawaban rapat yang dihadiri seluruh dosen dan
pimpinan program studi.

8 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
2. Kinerja dosen secara keseluruhan dievaluasi melalui quesioner oleh
mahasiswa dalam bidang PBM.
3. Kinerja staf secara keseluruhan dievaluasi melalui penilaian oleh
atasan
4. Kinerja mahasiswa dalam PBM dievaluasi oleh dosen melalui
penilaian terhadap hasil belajar
4) Adil
Dalam penyelenggaraan prodi, prinsip keadilan selalu menjadi perhatian
dalam pelaksanaannya. Keadilan dikembangkan berdasarkan nilai – nilai moral
dan etika, dalam hal ini dapat terlihat dari pembagian tugas yang dibagi secara
adil, pemberian honor/ tunjangan sesuai dengan kinerjanya selama kegiatan,
serta pemberian kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan verifikasi
apabila nilai yang bersangkutan dianggap tidak sesuai dengan harapannya
berdasarkan bukti proses dan hasil yang telah dicapai selama pelaksanaan
kegiatan pembelajaran. Selain itu dalam pengelolaan tata pamong juga
memberikan penghargaan bagi civitas yang memiliki prestasi kerja, serta
pemberian sanksi bagi civitas yang melakukan pelanggaran terhadap etika
akademik dan tata laku penyelenggaraan institusi yang dapat membawa
dampak terhadap bagi institusi
5. Tanggung jawab
Dalam hal tanggung jawab, untuk mendukung kelancaran kinerja disusun
pedoman tertulis yang mengatur tugas pokok dan fungsi (tupoksi) untuk
masing-masing anggota Program Studi yang dijabarkan dalam Statuta
sehingga setiap unsur mengetahui tugas pokok dan tanggung jawabnya
masing-masing. Dalam pelaksanaan tugas yang berlaku pada prodi
berpedoman pada uraian tugas masing – masing terutama dalam hal
pemecahan masalah, terlebih dahulu ditangani oleh Dekan sesuai dengan
kewenangannya setelah itu akan diteruskan kepada kepala biro
akademik/Kepegawaian serta Wakil rektor sesuai bidang permasalahan.

1.2.1Struktur Organisasi danTataPamong


Gambarkan struktur organisasi dan jelaskan tatapamong termasuk informasi
akreditasi institusidan program studi yang telah ada. Struktur organisasi perguruan
tinggi pengusul minimal terdiri atas unsur-unsur (1) penyusun kebijakan, (2)
pelaksana akademik, (3) pengawas dan penjaminan mutu,(4) penunjang akademik
atau sumber belajar,dan (5) pelaksana administrasi atau tata usaha.
Organisasi Program Studi yang diwujudkan dalam satu bentuk struktur organisasi
Program Studi yang menggambarkan garis-garis koordinasi antara Dekan, Bagian
akademik, Bagian tata usaha, ketua, sekretaris, dosen dan tenaga kependidikan
serta unit laboratorium. Dalam hal tanggung jawab, untuk mendukung kelancaran
kinerja Program Studi disusun pedoman tertulis yang mengatur tugas pokok dan
fungsi (tupoksi) untuk masing-masing anggota Program Studi yang dijabarkan
dalam SK Dekan sehingga setiap unsur mengetahui tugas pokok dan tanggung
jawabnya masing-masing dalam program studi. Dalam SK tersebut diuraikan tugas
masing-masing tata pamong program studi sebagai berikut :
1. Ketua Program Studi
a. Menyusun kebijakan untuk mencapai visi program studi keperawatan.
b. Menyusun Rencana Strategis, Rencana Operasional dan Rencana
Anggaran Belanja serta program kerja tahunan program studi
keperawatan.
c. Membina kinerja dosen dan tenaga kependidikan dalam lingkungan prodi.
d. Mengusulkan daftar nama penasehat akademik mahasiswa baru setiap
awal tahun akademik untuk ditetapkan oleh Dekan.
9 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
e. Membuat laporan akademik program studi setiap semester.
f. Mengatur penyelenggaraan kegiatan orientasi praktek di rumah sakit dan
puskesmas.
g. Menyelenggarakan rapat-rapat dalam rangka pelaksanaan kegiatan
program studi termasuk pertemuan CI.
h. Membuat usulan daftar nama pembimbing (SK Pembimbing Institusi dan
Lahan) dan diusulkan kepada Dekan untuk ditetapkan.
i. Mempersiapkan dan melaksanakan yudisium bagi calon lulusan.
2. Sekretaris Program Studi
Membantu ketua program studi dalam hal :
a. Mengkoordinasikan kegiatan operasional antara lain kesekretariatan,
administrasi akademik, sarana dan prasarana pendidikan,
kepegawaian, keuangan dan kemahasiswaan.
b. Menyiapkan penerimaan mahasiswa baru.
c. Menyusun jadwal, sarana dan prasarana penggunaan skill lab.
d. Mengkoordinasikan, memonitor dan menjaga kelancaran seluruh
kegiatan pendidikan.
e. Memberikan masukan kepada ketua prodi baik diminta maupun tidak
f. Menyusun dan mengembangkan struktur kurikulum akademik prodi
g. Menyusun tujuan pembelajaran dari masing-masing mata kuliah
h. Menyusun isi dari masing-masing mata kuliah
i. Menyusun metode pembelajaran dan waktu yang dibutuhkan oleh
masing-masing mata kuliah
j. Mengelola dan mengevaluasi nilai akademik
k. Menerbitkan lembar permintaan nilai, dan masalah pengurusan nilai
lainnya.
l. Membuat surat permohonan ijin orientasi praktek, surat undangan
pertemuan CI, surat penyampaian libur, penarikan, dll surat yang
berkaitan dengan program studi.
m. Menyusun kegiatan pengembangan kurikulum melalui penelitian,
pelatihan dan pendidikan berkelanjutan.
n. Membuat surat yang sifatnya interen sesuai dengan kebutuhan program
studi.
o. Membuat surat peringatan I, II, dan III kepada mahasiswa bermasalah.
p. Mengarsipkan surat masuk untuk program studi
q. Mengelola notulen rapat program studi.
r. Menyiapkan formulir pendaftaran wisuda dan pelepasan mahasiswa.
s. Menyiapkan pra yudisium dan yudisium.
t. Mengarsipkan KRS mahasiswa
u. Menerima, menyiapkan, dan membuat salinan surat-surat masuk yang
akan dibaca oleh ketua.
v. Menerima dan menyiapkan berkas yang akan ditandatangi oleh ketua.
w. Mengelola agenda harian ketua dan mengingatkan ketua prodi
terhadap jadwal-jadwal penting yang akan dilaksanakan.
x. Membuat surat tugas pembimbingan sesuai SK Penetapan
Pembimbing yang dibuat.
y. Melampirkan disposisi surat dan menyerahkan ke bagian yang
ditujukan sesuai dengan lembar disposisi.
z. Membuat dan menerima surat tugas dari pembimbing sesuai dengan
ketentuan yang berlaku.
aa. Membuat usulan pembayaran honor transportasi pembimbingan
berdasarkan surat tugas yang diterima setiap bulannya.
bb. Membuat arsip salinan surat masuk dan keluar dengan rapi.

10 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
cc. Menyiapkan evaluasi tahunan mahasiswa.
dd. Bertanggung jawab dan melaporkan hasil kerjanya kepada ketua prodi.
Sistem tata kelola diuraikan sebagai berikut:
1) Penyusun kebijakan
Prodi Administrasi Kesehatan dalam menjalankan aturan dan kebijakan
akademik, melakukan program. Dalam hal pengambilan keputusan yang
bersifat penting ditetapkan melalui rapat antara ketua program studi, dosen
dan tenaga kependidikan. Pengelolaan Program Studi Administrasi
Kesehatan akan melakukan pengelolaan proses belajar mengajar dalam hal
penyusunan kurikulum, penentuan staf pengajar setiap mata kuliah.
2) Pelaksana akademik
Dalam mendukung pendidikan yakni proses belajar mengajar, prodi
administrasi kesehatan memiliki 6 (enam) dosen tetap berkualifikasi magister
dan berhomebaseddi prodi Administrasi Kesehatan.
3) Pengawas dan penjaminan mutu
Untuk menjamin mutu program studi dilakukan beberapa kegiatan. Kegiatan
penjaminan mutu yang dilakukan meliputi monitoring, evaluasi dan tindak
lanjutnya, beberapa prasyarat yang harus dipenuhi agar pelaksanaan
penjaminan mutu dapat mencapai tujuan yaitu komitmen, perubahan
paradigma, dan sikap mental para pelaku proses pendidikan tinggi, serta
pengorganisasian penjaminan mutu di prodi. Mekanisme monitoring dan
penjaminan mutu dilakukan melalui :
a. Memperbaiki dokumen-dokumen seperti kebijakan akademik, standar
akademik, peraturan akademik, kompetisi lulusan dan spesifikasi program
studi.
b. Monitoring kehadiran dosen yang didokumentasi di bagian perkuliahan.
c. Memperbaiki kurikulum program studi berdasarkan kurikulum nasional (inti)
dan kurikulum institusional (lokal) dengan berdasarkan dengan ketentuan
yang berlaku.
d. Monitoring tingkat kehadiran mahasiswa dalam proses belajar mengajar di
kelas. Mahasiswa yang tingkat kehadirannya kurang dari 75% tidak
diperkenankan mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS).
e. Monitoring kualitas program studi dilakukan rnelalui kuesioner, diskusi dosen
pengasuh mata kuliah dengan ketua prodi.
f. Melakukan audit dan pengendalian yang bertujuan untuk mengetahui proses
penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan secara konsisten dan
berkelanjutan sehingga calon stakeholders memperoleh kepuasan.
4) Penunjang akademik atau sumber belajar
Penunjang akademik program studi Administrasi Kesehatan dalam hal
proses pembelajaran akan difokuskan di prodi Administrasi Kesehatan dan
beberapa kegiatan lainnya yang dilaksanakan di Fakultas Ilmu Kesehatan
dan Instansi Kesehatan lainnya. Penyediaan fasilitas yakni ruang
perkuliahan, ruang seminar dan ruang administrasi penunjang akademik.
Sarana dan prasarana pada program studi Administrasi Kesehatan dikelola
oleh program studi dan berkoordinasi dengan Fakultas dan Universitas
Sulawesi Barat.
5) Pelaksana administrasi atau tata usaha.
Program studi Administrasi Kesehatan akan dikelola oleh pelaksana
administrasi yang menunjang dalam hal kelancaran administrasi baik dari
bidang akademik dan umum yang saling berkoordinasi di tingkat fakultas
untuk menunjang kelancaran proses administrasi.

11 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Dekan

Sub Bagian Tata Usaha

 Bendahara pengeluaran
pembantu
 Pengolah data akademik
 Penata dokumen keuangan
 Penata usaha pimpinan
 Pengadministrasi akademik
 Pengadministrasi barang milik
Negara
 Pengadministrasi
kemahasiswaan dan alumni
 Pemproses mutasi
kepegawaian
 Pengadministrasi umum /
persuratan

Unit Ketua Program Studi UPM Perpustakaan


Gambar Lab.
1.1. Sekretaris Prodi
Struktur
Organisasi Dosen
Fakultas
Ilmu
Kesehatan Universitas Sulawesi Barat

Sistem dan pelaksanaan tata pamong yang digunakan program studi merupakan
sistem yang terstruktur yang terlihat dengan adanya struktur organisasi program
studi. Struktur organisasi yang digunakan saat ini dibuat berdasarkan SK Dekan
Nomor 591/UN55/KP/2014 tertanggal 28 November 2014

Jelaskan tugas pokok dan fungsi masing-masing organ tersebut yang menjamin
penerapan tata pamong PT yang baik mencerminkan aspek kredibel, transparan,
akuntabel,bertanggungjawabdanadildalamtabeldibawahini:

Tabel 1.1 Tugas Pokok dan Fungsi Organ Perguruan Tinggi


No. NamaGenerik NamaOrgandiPT TugasPokokdan
Pengusul Fungsi
1 Penyusun Dekan Fakultas, a. Menyusun dan melaksanakan
Kebijakan Wakil Dekan I Rencana Strategis yang hendak
dan Wakil Dekan dicapai dalam masa jabatannya;
II b. Menyusun Program Kerja dan
Anggaran Tahunan Fakultas;
c. Melaksanakan pengembangan
pendidikan tinggi sesuai
kompetensinya;
d. Mengkoordinasikan dan
memantau kegiatan pendidikan;

12 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
e. Mengkoordinasikan dan
memantau penelitian untuk
pengembangan ilmu
pengetahuan, teknologi dan atau
seni;
f. Mengkoordinasikan dan
memantau kegiatan pengabdian
kepada masyarakat;
g. Melaksanakan kerja sama bidang
pendidikan, penelitian, dan
pengabdian kepada masyarakat
dengan pihak lain di dalam dan
luar negeri;
h. Melakukan pemantauan dan
evaluasi pelaksanaan kerja sama
dengan pihak lain;
i. Mengusulkan pemberian gelar
doktor kehormatan bagi
seseorang yang memenuhi
persyaratan sesuai dengan
peraturan yang berlaku setelah
mendapatkan pertimbangan
Senat Fakultas;
j. Melaksanakan pembinaan sivitas
akademika;
k. Melaksanakan urusan tata
usaha;
l. Menyusun dan menyampaikan
Laporan Tahunan kepada Rektor
setelah mendapat penilaian
Senat Fakultas.
2 Pelaksana Ketua Program a. Menyusun kebijakan untuk
Akademik Studi mencapai visi program studi
keperawatan.
b. Menyusun Rencana Strategis,
Rencana Operasional dan
Rencana Anggaran Belanja
serta program kerja tahunan
program studi keperawatan.
c. Membina kinerja dosen dan
tenaga kependidikan dalam
lingkungan prodi.
d. Mengusulkan daftar nama
penasehat akademik
mahasiswa baru setiap awal
tahun akademik untuk
ditetapkan oleh Dekan.
e. Membuat laporan akademik
program studi setiap semester.
f. Mengatur penyelenggaraan
kegiatan orientasi praktek di
rumah sakit dan puskesmas.
13 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
g. Menyelenggarakan rapat-rapat
dalam rangka pelaksanaan
kegiatan program studi
termasuk pertemuan CI.
h. Membuat usulan daftar nama
pembimbing (SK Pembimbing
Institusi dan Lahan) dan
diusulkan kepada Dekan untuk
ditetapkan.
2. - Mempersiapkan dan
melaksanakan yudisium bagi
calon lulusan.
3 Pengawas dan Gugus a. Merumuskan kebijakan
Penjaminan Penjaminan Mutu mutu untuk peningkatan
Mutu kinerja
b. Monitoring dan Evaluasi
standar mutu akademik
c. Tindak lanjut pelaksanaan
monitoring dan evaluasi
akademik

*)
Harusmencerminkanaspekkredibel,transparan,akuntabel,bertanggungjawabd
anadil
1.2.2SistemPenjaminanMutu
Jelaskan Sistem Penjaminan Mutu Internal di PT pengusul yang mencakup (1)
organisasi mutu, (2)ketersediaan dan kelengkapan dokumen mutu sesuai
Permenristekdikti No.62 Tahun 2016, dan(3) auditor mutu di tingkat institusi/
fakultas/jurusan.
Untuk menjamin mutu institusi dilakukan beberapa kegiatan. Kegiatan
penjaminan mutu yang dilakukan meliputi monitoring, evaluasi dan tindak
lanjutnya, beberapa prasyarat yang harus dipenuhi agar pelaksanaan
penjaminan mutu dapat mencapai tujuan yaitu komitmen, perubahan
paradigma, dan sikap mental para pelaku proses pendidikan tinggi, serta
pengorganisasian penjaminan mutu di fakultas dan prodi.
Mekanisme monitoring dan penjaminan mutu dilakukan melalui :
1. Memperbaiki dokumen-dokumen seperti kebijakan akademik, standar
akademik, peraturan akademik, kompetisi lulusan dan spesifikasi
program studi.
2. Monitoring kehadiran dosen yang didokumentasi di bagian perkuliahan.
3. Memperbaiki kurikulum program studi berdasarkan kurikulum nasional
(inti) dan kurikulum institusional (lokal) dengan berdasarkan dengan
ketentuan yang berlaku.
4. Monitoring tingkat kehadiran mahasiswa dalam proses belajar mengajar
di kelas. Mahasiswa yang tingkat kehadirannya kurang dari 75% tidak
diperkenankan mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS).
5. Monitoring kualitas program studi dilakukan rnelalui kuesioner, diskusi
dosen pengasuh mata kuliah dengan ketua prodi.
6. Melakukan audit dan pengendalian yang bertujuan untuk mengetahui
proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan secara
konsisten dan berkelanjutan sehingga calon stakeholders memperoleh
kepuasan.

14 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Melalui sistem penjaminan mutu, pengendalian proses akademik diharapkan
terjadi perbaikan secara terus menerus pada semua aspek terkait melalui
berbagai agenda, yaitu rapat kerja fakultas, rapat koordinasi fakultas, rapat
pengkajian kurikulum, rapat evaluasi diri, rapat evaluasi kinerja dosen, dan
pelayanan akademik. Evaluasi internal ini efektif dalam pengendalian
dinamika manajemen pengelolaan akademik di fakultas ilmu kesehatan
UNSULBAR dalam memberikan pelayanan administrasi dan peningkatan
kualitas akademik mahasiswa. saat ini standar yang digunakan belum valid
karena masih dalam proses penyusunan di tingkat universitas sehingga format
yang digunakan masih bersifat sementara yang tetap memperhatikan
kebutuhan dari program studi dan fakultas

1.2.3 Umpan Balik


Jelaskan rencana mendapatkan umpan balik guna memperbaiki tatapamong,
kepemimpinan, system pengelolaan dan penjaminan mutu dalam rangka
peningkatan kualitas program studi yang mencakup umpan balik dari:1)dosen;
2)mahasiswa; 3) tenagake pendidikan; 4)alumni; 5)lembaga/insititusi penelitian
mitra; dan 6)pengguna lulusan. Nyatakan kisi-kisi instrument yang akan dimintakan
umpan balik.
Rencana umpanbalik gunamemperbaikitatapamong, kepemimpinan,
system pengelolaan dan penjaminan mutu dalam rangka peningkatan kualitas
program studiyangmencakup umpan balik dari dosen, mahasiswa, tenaga
kependidikan, alumni, lembaga/insititusi penelitian mitra; dan pengguna lulusan
direncanakan akan menggunakan sistem angket/kuesioner. Umpan balik untuk
dosen diperoleh secara berkala melalui rapat koordinasi, kotak saran, sms/aplikasi
whats app grup dosen. Untuk kedepannya akan dibuatkan online survey untuk
yang tertera pada website program studi Administrasi Kesehatan. Adapun Umpan
balik akan dibuat dengan memasukkan masing-masing indicator sebagai berikut :
1. Dosen
Umpan balik untuk dosen akan dilakukan menggunakan angket/survey
secara online, yang terdiri dari indikator kepuasan bekerja, Pemahaman terhadap
Organisasi, Manajemen.
2. Mahasiswa
Umpan Balik untuk mahasiswa akan dilakukan menggunakan angket/survey
secara online, yang terdiri dari indikator kepuasan Bidang Akademik dan bidang
sarana prasarana.
3. Tenaga kependidikan
Umpan balik untuk tenaga kependidikan akan dilakukan menggunakan
angket/survey secara online, yang terdiri dari indikator kepuasan bekerja,
Pemahaman terhadap Organisasi, Manajemen.
4. Alumni
Umpan balik untuk Alumni akan dilakukan menggunakan angket/survey
secara online, yang terdiri dari indikator kegiatan setelah lulus dan riwayat
pekerjaan.
5. Lembaga institusi
Umpan balik untuk lembaga institusi akan dilakukan menggunakan
angket/survey secara online, yang terdiri dari indikator tanggung jawab,
professional, kerjasama.
6. Pengguna lulusan
Umpan balik untuk pengguna lulusan akan dilakukan menggunakan
angket/survey secara online, yang terdiri dari indicator jumlah dan mutu alumni.

15 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
1.3 Manajemen SDM Unit Pengelola
Jelaskan manajemen pengelolaan SDM diunit pengelola untuk memenuhi
kebutuhan program studi yang diusulkan. Manajemen pengelolaan SDM di unit
pengelola mencakup 1) kecukupan sesuai dengan Permenristekdikti No 100 Tahun
2016, 2) kualifikasi (pendidikan danbidang keahlian), 3)rencana pengembangan
untukdosen dan tenaga kependidikan (kuantitas,kualifikasidankompetensi).
1) Kecukupan sesuai dengan Permenristekdikti No 100 Tahun 2016
Saat ini tenaga kependidikan di program studi sesuai dengan
Permenristekdikti No 100 Tahun 2016 yakni telah memiliki tiga staf yang
berkualifikasi S1 dan berusia kurang dari 56 tahun.
2) Kualifikasi (pendidikan danbidang keahlian)
Staf yang ditempatkan di prodi Administrasi Kesehatan memiliki bidang
keahlian administrasi dan sistem informasi.
3) Rencana pengembangan untukdosen dantenagakependidikan
Dosen dan Tenaga kependidikan direncanakan akan dikembangkan dengan
memfasilitasi misalnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi
dan mengikutkan pelatihan terkait dengan bidang pekerjaan.

Penjelasandilengkapidengantabelsepertipadacontohberikut:
Tabel.UpayapemenuhanjumlahSDMdankualifikasinya

Tabel 1.2 Upaya Pemenuhan Jumlah SDM dan Kualifikasinya


TenagaKependidikan Tutor Dosen
Tahun
SMU DIII DIV/Sarjana Magister Sarjana Magister Magister Doktor
TS 0 0 4 0 0 0 6 0
TS+1 0 0 4 0 0 0 6 1
TS+2 0 0 3 1 0 0 5 2
TS+3 0 0 3 1 0 0 5 2
Berdasarkan tabel tersebut, saat ini program studi Administrasi Kesehatan
telah memiliki 3 orang tenaga kependidikan dan memiliki 6 (enam) orang dosen tetap
penuh waktu yang sebidang yang berkualifikasi magister. Untuk kedepannya baik
tenaga kependidikan maupun dosen akan dikembangkan dengan memberi
kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,dan mengikutkan
pelatihan/seminar nasional dan seminar internasional baik pada tenaga dosen dan
tenaga kependidikan.

1.4 Kerjasama
1.4.1RekamJejakKerjasama
Jelaskan rekam jejak unit pengelola program studi pengusul di bidang kerjasama
yang mencakup aspek (1) perumusan capaian pembelajaran, (2) pemanfaatan
sumber daya (sarana dan prasarana, fasilitas kegiatan praktikum/praktik/ PKL/PPL),
(3) pemagangan, (4) penyerapan lulusan,(5) uji kompetensi, dan (6) penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat. Lampirkan salah satu bukti kerjasama yang telah
dilaksanakan pada periode3 (tiga) tahunterakhir.

16 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Tabel 1.3 Instansi Dalam Yang Menjalin Kerjasama Yang Terkait Dengan Fakultas
Dalam Tiga Tahun Terakhir
No Nama Institusi Dokumen Periode Uraian Bentuk
Kerjasama Kerjasama Kerjasama
(tahun mulai-
tahun akhir)
1 RSKD Propinsi Sulawesi Dokumen 2015-2018 Pendidikan,
Selatan tersedia pelatihan, penelitian,
dan pengbdian
kepada masyarakat
2 RSUD Polewali Mandar Dokumen 2015-208 Pendidikan,
tersedia pelatihan, penelitian,
dan pengbdian
kepada masyarakat
3 Dinas Kesehatan Dokumen 2015-2018 Pendidikan,
Kabupaten Majene tersedia pelatihan, penelitian,
dan pengbdian
kepada masyarakat
4 Universitas Tadulako Dokumen 2014-2019 Pendidikan,
tersedia pelatihan, penelitian,
dan pengbdian
kepada masyarakat
5 Universitas Hasanuddin Dokumen 2014-2019 Pendidikan,
tersedia pelatihan, penelitian,
dan pengbdian
kepada masyarakat

Tabel 1.4 Instansi luar negeri yang menjalin kerjasama dengan Fakultas
No Nama Institusi Dokumen Periode Uraian Bentuk
Kerjasama Kerjasama Kerjasama
(tahun mulai-
tahun akhir)
1 Yalova University, Turkey Dokumen 2015-2018 Pendidikan ,
tersedia Penelitian, dan
Pengabdian
Masyarakat
Catatan : * dokumen pendukung disediakan pada saat asesmen lapangan

17 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
KRITERIA 2 MAHASIWA
2.1 Kebijakan Sistem Rekrutmen dan Seleksi Mahasiswa Baru
Jelaskan kebijakan sistem rekrutmen dan seleksi mahasiswa baru yang menganut
sistem terbuka (multi–entry, multi–exit) yang meliputi kebijakan, kriteria, instrumen,
prosedur, dan sistem pengambilan keputusan.
Kebijakan sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa (mencakup mutu prestasi
dan reputasi akademik serta bakat pada jenjang pendidikan sebelumnya, equitas
wilayah, kemampuan ekonomi dan jender).
Efektivitas implementasi sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa untuk
menghasilkan calon mahasiswa yang bermutu diukur dari jumlah peminat, proporsi
pendaftar terhadap daya tampung dan proporsi yang diterima dan yang registrasi:
Sistem rekrutmen mahasiswa baru yang diterapkan pada program studi adalah institusi
memiliki buku pedoman yang mengacu pada Rancangan Induk pengembangan (RIP)
Universitas yang isinya :
Seleksi calon mahasiswa menggunakan pedoman standar yang ditetapkan melalui SK
Rektor yang tertuang dalam Pedoman Penyelenggaraan Penerimaan Mahasiswa Baru.
Kebijakan rekrutmen calon mahasiswa baru melalui 3 jalur yaitu SNMPTN, SBMPTN dan
Mandiri

- Kriteria seleksi mahasiswa baru :


- Untuk jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
diperuntukkan bagi siswa siswi berprestasi yang akan lulus sekolah pada tahun
berjalan, kriteria seleksi penerimaan berdasarkan nilai rapot, nilai Ujian Nasional,
dan prestasi akademis lainnya yang diperoleh dari sekolah dan dibuktikan
dengan pernyataan yang ditanda tangani oleh kepala sekolah asal.
- Untuk jalur SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), kriteria
seleksi menggunakan pola ujian tertulis secara nasional dengan mengupload
bukti kelulusan dan diperuntukkan bagi mahasiswa yang lulus sekolah pada
tahun berjalan dan alumni pada tahun sebelumnya maksimal 3 tahun kelulusan.
- Jalur mandiri memberikan alternatif pilihan bagi mereka yang tidak lolos tes
SNMPTN maupun SBMPTN untuk tetap dapat melanjutkan studi, kriteria seleksi
menggunakan pola ujian tertulis dengan persyaratan yang sama dengan jalur
SBMPTN.
- Sistem pengambilan keputusan untuk SNMPTN dan SBMPTN secara nasional oleh
panitia pusat sedangkan untuk jalur mandiri melalui hasil rapat yang dihadiri oleh
rector dan panitia penerimaan mahasiswa baru
Prosedur penerimaan mahasiswa baru dilaksanakan melalui tahap : pendaftaran secara
online melalui web.snmptn.ac.id atau pendaftaran online SNMPTN untuk SNMPTN dan
melalui web.pendaftaran.sbmptn.ac.id untuk SBMPTN atau dengan mendownload
panduan pendaftaran SBMPTN sedangkan untuk jalur mandiri pendaftaran dilakukan
melalui www.univsulbar.ac.id

2.2 Perencanaan Penerimaan Mahasiswa


Program studi harus memiliki perencanaan yang baik tentang jumlah mahasiswa baru
yang akan diterima dalam 4 (empat) tahun pertama yang menjamin terpenuhinya mutu
layanan minimum, ketercapaian pembelajaran dan keberlanjutan program (harap
memperhatikan kebijakan buka/tutup program studi jika jumlah mahasiswa baru tidak
mencukupi). Perencanaan tersebut harus didukung oleh:
(1) rencana pengembangan kapasitas SDM,
(2) rencana pengembangan sarana/prasarana,
(3) analisis proyeksi calon mahasiswa dengan mempertimbangkan aspek:
a. sumber peserta didik;
18 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
b. informasi peminatan prodi sejenis di tingkat nasional;
c. rerata daya tampung prodi sejenis;dan
d. rasio keketatan penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi pengusul
(4) target penyerapan lulusan.
Selain itu, dalam perencanaan pengusul perlu memperhatikan keadaan atau kebutuhan
di tingkat nasional, regional, dan internasional.

2.2.1 Uraikan perencanaan penerimaan mahasiswa yang memuat ke 4 (empat) aspek


diatas (point 1-4) pada kolom isian berikut.

Penerimaan mahasiswa baru Program Studi S-1 Administrasi Kesehatan (Adminkes)


Universitas Sulawesi Barat disesuaikan dengan daya tampung dan sumber daya
manusia yang tersedia, direncanakan setiap tahun mahasiswa yang direkrut sebanyak
30 orang, jadi proyeksi jumlah seluruh mahasiswa S-1 administrasi kesehatan pada
tahun ke 4 sebanyak 120 orang.
1. Rencana pengembangan kapasitas SDM
Dosen dan Tenaga Pendidik
System seleksi dan rekrutmen dilakukan terpusat di tingkat Universitas
Sulawesi Barat melalui perekrutan tenaga PNS dan Non PNS yang berpedoman pada
UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Perekrutan tenaga PNS dilakukan pertama kali
pada tahun 2014 melalui tes CPNS on line di tingkat Universitas Sulawesi Barat.
Sedangkan sebagian besar PNS direkrut dari 5 kabupaten yang ada di Sulawesi Barat
dan PNS Provinsi Sulawesi Barat yang direkomendasikan oleh rektor untuk pindah ke
Universitas Sulawesi Barat terkhusus di Fakultas Ilmu ilmu Kesehatan. Pada bulan
Maret 2015 Pelantikan Dekan Fakultas Ilmu ilmu Kesehatan Dr. Muzakkir, M.Kes
dosen dari Kopertis Wilayah 9 Makassar yang diperbantukan sebagai Dekan Fakultas
Ilmu ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat yang pertama.
Untuk tenaga dosen yang ada di Fakultas Ilmu ilmu Kesehatan sebagian masih
berstatus dosen tidak tetap. Perencanaan kebutuhan tenaga dosen dan tenaga
kependidikan diajukan oleh pimpinan Fakultas ke universitas berdasarkan permintaan
kebutuhan (kuantitas dan kualifikasi tenaga). Proses seleksi dilakukan oleh pihak
Universitas dan penempatan disesuaikan dengan kualifikasi pendidikan.
Pengembangan dosen dan tenaga kependidikan dilakukan melalui pendidikan
formal dan non formal sesuai dengan yang ada pada RENSTRA Program Studi.
Pendidikan formal dilakukan dengan peningkatan jenjang status pendidikan ke S2 dan
S3 dan sertifikasi keahlian sesuai dengan peminatan baik yang nasional maupun
internasional dimana saat ini terdapat 3 staff Dosen sedang dalam proses lanjut
pendidikan S2 di UNHAS, dan di rencanakan setiap tahun akan ada staff Dosen yang
melanjutkan pendidikan. Sedangkan untuk peningkatan dan pengembangan non
formal melalui pelatihan, workshop, magang dan seminar, untuk sekarang ini masih
dalam skala nasional.
Upaya untuk retensi tenaga dosen baik yang PNS maupun Non PNS baik
dosen tetap maupun dosen tidak tetap setiap memasuki semester baru dibuatkan surat
pernyataan mengenai kesediaan mengajar selama 6 bulan yang ditandatangani di atas
materai. Sedangkan Upaya untuk retensi tenaga kependidikan baik PNS maupun non
PNS dilakukan dengan membuat surat perjanjian kontrak kerja yang dibuat pihak
universitas yang akan dievaluasi kembali setiap tahun dan akan ditetapkan melalui
surat keputusan rektor Universitas Sulawesi Barat. Dalam surat perjanjian kontrak
kerja dinyatakan hal dan kewajiban mereka serta pemberian upah setiap akhir bulan
berjalan yang jumlahnya disesuaikan dengan DIPA Universitas Sulawesi Barat Tahun
Anggaran berjalan. Selain itu upaya yang dilakukan adalah dengan pemberian
reward/insentif berupa tunjangan mengajar bagi dosen, tunjangan kesehatan (BPJS),
dan tunjangan hari raya.
19 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Proses pemberhentian Dosen dan tenaga kependidikan secara terpusat
dilakukan di tingkat universitas. Pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan tetap
mengacu pada surat Perjanjian Kontrak Kerja Pasal 3 ayat 1 (a) dan ayat 1 (b) yang
berpedoman pada UU no 5 tahun 2014 tentang ASN (tenaga PNS dan PPPK). Proses
pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan didasarkan pada hasil nilai evaluasi
selama 6 bulan pada setiap dosen dan tenaga kependidikan melalui beberapa tahap
mulai dari teguran/peringatan lisan, teguran tertulis, pemberian sanksi moral berupa
pernyataan secara tertutup atau pernyataan secara terbuka sesuai PP No. 42 tahun
2004 tentang pelanggaran kode etik. Menjatuhi hukuman disiplin sesuai tingkat
pelanggaran yang dilakukan berdasarkan PP No. 53 tahun 2010, tingkat dan jenis
hukuman disiplin berupa hukuman ringan, sedang atau berat sampai pemberhentian.
Proses pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan juga dapat dilakukan dengan
cara yaitu dosen dan tenaga kependidikan mengajukan surat pengunduran diri mulai
tingkat fakultas dan diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku.
2. Rencana pengembangan prasarana/sarana
A. Prasarana
Kantor utama Program Studi S-1 Administrasi Kesehatan Universitas Fakultas Ilmu
Kesehatan Sulawesi Barat yang terletak di Jl. Sultan Hasanuddin No. 1 Majene
merupakan kampus sementara yang dipinjamkan oleh pemerintah setempat
dikarenakan kampus utama yang berada di jalan padang-padang belum rampung
selesai. Namun demikian ada tiga ruangan yang akan menjadi tempat proses
pembelajaran calon mahasiswa S-1 adminkes. Berikut rincian prasarana yang akan
menjadi tempat utama Program Studi S-1 Administrasi Kesehatan Universitas
Fakultas Ilmu Kesehatan
1) Ruang Kuliah
Total ruang kelas yang dimiliki oleh Program Studi S-1 Administrasi Kesehatan
Universitas Fakultas Ilmu Kesehatan Sulawesi Barat adalah 2 ruang kelas
dengan luas ruang masing-masing adalah ruang A2 (8x10 m) dan A3 (11x10 m).
jumlah kursi yang di gunakan setiap ruagan dari 40 kursi (A2) dan 70 kursi (A3).
ruang kuliah yang akan digunakan adalah ruang kuliah baru yang baru rampung
dan akhri november 2018 sudah bisa digunakan. penambahan ruang kuang
kuliah adminkes akan bertambah tiap tahunnya mengingat akan bertambahnya
jumlah mahasiswa S-1 Adminkes setiap tahunnya. proyeksi 4 tahun kedepan
ruang kulaih S-1 admikes akan memperoleh 7-8 ruang kuliah
b. Ruang administrasi
Luas ruang administrasi yang dimiliki Program Studi Administrasi Kesehatan S-
1 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR) hanya satu
ruangan dengan luas 8x8 m, Proyeksi pertambahan ruang administrasi untuk
prodi adminkes kedepannya tergantung akan bertambah atau tidaknya staf
administasi karena ruang administrasi S-1 Adminkes masih bergabung dengan
ruang administrasi S-1 Keperawatan
c. Ruang Dosen Tetap
Satu unit ruangan yang diperuntukkan bagi ruang dosen tetap Program Studi
Administrasi Kesehatan S-1 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat
(UNSULBAR) adalah 7x10 m. proyeksi empat tahun ke depan, jumlah ruangan
dosen akan diperluas sesuai dengan jumlah dosen tetap Program Studi Prodi S-
1 Administrasi Kesehatan. Pada tahun ke empat, jumlah ruang dosen akan
mencapai 2 unit di kali dengan luas total setiap ruangan(7x10 m)
d. Ruang Perpusatakaan
Perpustakaan merupakan fasilitas wajib yang harus dimiliki setiap kampus.
Fakultas Ilmu Kesehatan universitas Sulawesi Barat telah mempunyai
perpustakaan yang disediakan sebagai wadah mahasiswa untuk mencari
referensi dan memperkaya cakrawala ilmu. Program Studi Administrasi

20 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Kesehatan S-1 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat
(UNSULBAR) telah memiliki satu unit perpustakaan dengan luas total 7x6 m.
Perpustakaan utama dan perpustakaan Fakultas menyediakan akses on-line ke
bahan koleksi melalui wab site atau web site FIK Unsulbar Juga dilengkapi
dengan Online Public Access Catalog (OPAC) yang dapat diakses kapan saja
untuk menelusuri bahan pustaka yang ada di perpustakaan Utama Unsulbar
serta corner yang menyediakan berbagai bahan pustaka baik cetak maupun
elektronik.
e. Ruang Laboratotium
Laboratorium yang Laboratorium komputer Program Studi Administrasi
Kesehatan S-1 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat
(UNSULBAR) masih bergabung dengan Laboratorium Komputer Tehnik
UNSULBAR yang bisa kita gunakan sesuai prosedur yang berlaku. Mengingat
Universitas Sulawesi Barat masih status PerguruanTinggi Baru (PTNB) sehingga
pengadaan Laboratorium Komputer perfakultas/prodi masih belum bisa kita
laksanakan karena masih terkendala biaya. Laboratorium yang dipersiapkan
untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan di Program Studi S-1
Administrasi Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat
(UNSULBAR) adalah satu laboratorium komputer S-1 Administrasi Kesehatan
dengan total luas ruangan adalah 6X8 m.
Diproyeksikan pada tahun 2022 Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR) sudah
memiliki 4 ruang laboratorium , sehingga total luas ruang laboratorium menjadi
192m2.

Tabel 2.1.Proyeksi Pengembangan Prasarana


Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR) Sampai Tahun 2022
No. Kebutuhan 2018 2019 2020 2021 2022

Jmh Ukuran Jmh Ukuran Jmh Ukuran Jmh Ukuran Jmh Ukuran
(m2) (m2) (m2) (m2) (m2)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11 (12)
)
1. Ruang 1 70 1 60 1 60 1 60 1 60
Ketua Prodi
2. Ruang 1 70 1 60 1 60 1 60 1 60
Seketaris
Prodi
3. Ruang 3 80 3 102 3 102 4 166 4 166
Kelas
4. Ruang 1 70 1 64 1 64 2 80 2 80
Dosen
5. Ruang 1 70 1 64 1 64 2 64 2 64
Administras
i
6. Ruang 4 192 3 192 3 192 4 256 4 256
Laboratoriu
m
7. Laboratoriu 1 80 1 80 1 80 1 80 1 80
m
Komputer
8. Perpustaka 1 80 1 80 1 80 1 80 1 80
an
21 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
9. Ruang 1 80 1 80 1 80 1 80 1 80
seminar
10. Ruang 1 30 1 30 1 30 1 30 1 30
Lembaga
Mahasiswa
Jumlah 15 822 14 812 14 812 18 956 18 956

B. Sarana

1. Hardware
Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, setiap ruang kelas dilengkapi dengan
Komputer yang terhubung dengan koneksi internet, infocus yang terpasang di
kelas. Selain fasilitas tersebut, sejumlah computer dapat digunakan untuk
memfasilitasi mahasiswa dalam kebutuhan akses informasi antara lain berada
pada ruang perpustakaan, ruang laboratorium “health information system”
sebanyak 20 komputer yang seluruhnya terkoneksi dengan internet.
Untuk mempermudah akses system informasi, di seluruh kawasan kampus akan
dipasang struktur jaringan yang telah terhubung dengan dengan jaringan luas
dengan menggunakan media fiber optic. Dimana dengan fasilitas tersebut
kapanpun dengan mudah mahasiswa atau sivitas akademika yang lain dapat
mengakses system informasi dengan menggunakan laptop masing-masing.
Dengan demikian maka kemudahan akses system informasi dapat dilakukan setiap
saat.
2. Software
Dalam rangka meningkatkan keamanan jaringan (LAN) dan Komputer Workstation
di Lingkungan Unsulbar Majene, Unsulbar Majene telah memiliki Antivirus
Licence berupa Kasperksy Business Space Security. Antivirus licence ini
diperuntukan bagi seluruh komputer civitas akademika yang terhubung melalui
LAN Unsulbar Majene.
3. Fasilitas Intranet, Internet dan Besarnya Bandwith
Struktur jaringan telah terhubung dengan internet dengan jaringan luas dengan
menggunakan media fiber optic. Untuk akses internasional berkapasitas 100 mb,
sedangkan untuk akses local berkapasitas 100 mb dan sebagai backup 100 mb
(untik local) dan 10 mb (untuk internasional).
Untuk koneksi antar fakultas menggunakan fiber optic dengan kecepatan 1 Gbps,
kecuali antara kampus 1 dan 2 mempunyai kecepatan 10 Gbps. Wireless
digunakan sebagai akses internet mobile yang diperuntukkan untuk seluruh civitas
akademika Unsulbar. Akses internet juga digunakan untuk mempermudah
mahasiswa dalam mengakses buku-buku baik dari Unsulbar maupun
perpustakaan lainnya.
Untuk pemberdayaan system informasi digunakan server yang digunakan untuk
menyimpan database dan aplikasi-aplikasi yang ada. Selain itu untuk mendukung
penggunaan system informasi di lingkungan Unsulbar Majene dilakukan koordinasi
antara pihak puskom dengan pihak admin fakultas.
4. Aksesibilitas Informasi Akademik (AIS)
Saat ini beberapa data yang dapat diakses dengan menggunakan computer
jaringan luas adalah data mahasiswa, KRS, jadwal mata kuliah, nilai mata kuliah,
transkrip akademik, lulusan, dosen dan perpustakaan. Sedangkan untuk data
kepegawaian dan keuangan dapat diakses dengan menggunakan computer
jaringan local.
Layanan yang diberikan oleh puskom antara lain adalah :

22 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
1) Pengembangan system, yang berisi SOP pengembangan system dan
perbaikan system
2) Jaringan dan Internet, yang berisi Networking, SOP Troubleshooting
Koneksi Internet serta antivirus
3) Data, yang berisi SOP Layanan Data
4) Techical Support, berisi SOP pembuatan DNS, pembuatan Hosting,
Maintenance Website, Pemberian Informasi di Web Puskom, Pembuatan
Account E-Journal, Pembuatan Account Email UNSULBAR, Pembuatan
ATM, Pembuatan KTM Baru, Pembuatan KTM Hilang
Untuk mendukung keperluan puskom menyediakan formulir-formulir antara lain
adalah (1) form pembuatan email, (2) form pembuatan KTM hilang, (3) Form
Pengajuan Subdomain, (4) Form Pemohonan layanan Data dan (5) Form
Pembuatan E-Journal
5. Telah dibangun gedung National Information and Communication Technology
Human Resources Development (NICT-HRD) center di kampus FIK Unsulbar.
Pembangunan gedung NICT-HRD Center ini bertujuan untuk meningkatkan
kualitas manusia Indonesia seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan
komputer. Gedung ini merupakan pusat pelatihan dan pengembangan sumber
daya manusi (SDM) yang menyiapkan tenaga ahli dan peneliti di bidang TIK baik
di instansi pemerintah maupun swasta, termasuk BUMN/BUMD di pusat dan
daerah.
NICT memberikan pelayanan dalam pelatihan maupun pendidikan secara optimal
dan dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana yang cukup representatif
serta modern. Fasilitas ini meliputi ruang perkuliahan atau pelatihan, ruang
seminar, ruang video- conference, ruang tele-conference, ruang e-learning, ruang
laboratorium komputer dan ruang perpustakaan.
Keunggulan NICT-HRD Center adalah ICT Training Course ini meliputi program
basic ICT courses, developer courses, system administrator courses, database
administrator courses, networking engineering, multimedia courses, ICT project
management, dan elearning. Sedangkan ICT service center meliputi ICT
promotion services seperti information corner, KIOSK, internet cafe, dan
exhibition; Mobile Multimedia Service seperti e-portal, SMS center, video
streaming dan e-library; Data center, meliputi Data center for NICT center dan
MICT’s database/informasion, dan networking operation control; serta Research
centers meliputi e-Goverment, e-learning, dan industrial solutions.

Tabel 2.2. Proyeksi jenis dan jumlah peralatan di ruang perkuliahan


No Jenis Jumlah Proyeksi Pengembangan
saat ini
2018 2019 2020 2021 2022
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1 Komputer/Laptop - - 2 2 2 3

2 Jaringan - - 1 2 2 2
LAN/WiFi
4 LCD 3 3 3 4 5 5

3 TV - - 1 1 1 2

4 Printer 1 1 2 2 3 3

5 White board 3 3 3 4 5 7

23 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
6 Kursi kuliah 30 30 60 60 80 80

7 Pengeras suara - - 1 1 1 2

8 Meja dan kursi 2 2 3 4 5 5


dosen

Seperti halnya dengan ruang perkuliahan, perkantoran (termasuk ruang Ketua,


ruang pimpinan Prodi, ruang administrasi, dan ruang dosen) juga dilengkapi
dengan sarana yang dibutuhkan. Adapun sarana penting untuk ruang perkantoran
dan dosen adalah: komputer, Printer, jaringan LAN/WiFi, furniture, dsb. Berikut
adalah kondisi sarana perkantoran dan Proyeksi pengembangan lima tahun ke
depan.

Tabel 2.3. Proyeksi jenis dan jumlah peralatan di ruang administrasi dan dosen
No Jenis Jumlah Proyeksi Pengembangan
saat ini
2018 2019 2020 2021 2022
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1 Komputer - - 1 1 2 2

2 Laptop - - 2 2 3 3

3 Printer 1 1 2 2 2 2

4 Jaringan 1 1 1 2 2 2
LAN/WiFi
5 Kursi dan meja 4 4 4 4 5 6
adm
6 Sofa tamu 1 1 1 1 1 2

7 Meja dan kursi 6 6 6 6 7 7


dosen

(3) analisis proyeksi calon mahasiswa dengan mempertimbangkan aspek:


a. sumber peserta didik;
b. informasi peminatan prodi sejenis di tingkat nasional;
c. rerata daya tampung prodi sejenis;dan
d. rasio keketatan penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi pengusul

2.2.2 Uraikan proyeksi calon mahasiswa yang memuat ke 4 (empat) aspek diatas
(point 3 butir a-d) pada kolom isian berikut.

a. Sumber peserta didik;


Calon mahasiswa Program Studi S-1 Administrasi Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR) akan tersebar dari beberapa sekolah
SMA/SMK yang berada di Provinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan. Provinsi
Sulawesi Selatan menjadi sekolah calon mahasiswa S-1 Adminkes dikarenakan jarak
Universitas Sulawesi Barat hanya berjarak ±70 km dari perbatasan. Kabupaten yang
lebih dekat jaraknya ke UNSULBAR seperti kab. Pinrang, Kab. Pare-pare, Kab. Sidrap,
Kab. enrekang. Kota Palopo, Kab. Toraja, Kab. Sengkang dll. Selain Provinsi Sulawesi

24 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
selatan, terdapat juga provinsi yang dekat dari UNSULBAR seperti Sulawesi Tengah dan
Kalimantan Timur.
Tabel 2.4. Jumlah dan Angka lulusan SMA/SMK di Wilayah Propinsi Sulawesi
Barat dan Provinsi Selatan TA. 2016/2017
Provinsi Negeri Swasta Total lulusan %
Siswa Tk.XII Siswa Tk.XII Siswa Tk.XII
Sulawesi barat 6.696 495 7.029 97.75
Sulawesi selatan 53.401 12.281 64.771 98.61
Nasional 932.422 344.064 1.276.486 1.263.211
Kemendikbud RI 2016/2017
Dari tabel diatas, kelulusan jumlah siswa SMA/SMK negeri dan swasta untuk Provinsi
Sulawesi Barat sekitar ±7000 lebih pada tahun 2017 pada tahun setelahnya pasti akan
lebih banyak lagi. Diproyeksikan tahun 2019 lulusan SMA/SMK neegeri dan swasta
masih disekitaran 7000 lebih. Sedangakan jumlah lulusan SMA/SMK negeri dan swasta
di Provinsi Sulawesi Selatan disekitaran ±64.000.
Tabel 2.5. Jumlah puskesmas Wilayah Propinsi Sulawesi Barat dan Provinsi Selatan
2016
Kab/Kota Rawat Inap Non Rawat Inap Jumlah
Majene 7 4 11
Polewali Mandar 15 5 20
Mamasa 8 9 17
Mamuju 6 16 22
Mamuju Utara 5 9 14
Mamuju Tenga 4 6 10
Jumlah 45 49 94
Kemenkes RI 2017
Dari data di atas, jumlah puskesmas se-Sulawesi Barat sebanyak 94 puskesmas.
Sedangkan jumlah rumah sakit di Sulawesi Barat sebanyak 10 rumah sakit. Dari jumlah
tersebut diharapkan alumni dapat bekerja sebagai adminitrasi kesehatan yang
profesional di rumah sakit maupun puskesmas.
b. informasi peminatan prodi sejenis di tingkat nasional;

c. rerata daya tampung prodi sejenis;dan

d. rasio keketatan penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi pengusul

2.2.3 Uraikan proyeksi serapan lulusan sesuai capaian pembelajaran yang memuat
aspek diatas (point 4) pada kolom isian berikut.

lulusan program studi S-1 Adminkes kedepannya diharapkan dapat memenuhi


kebutuhan instansi kesehatan (kementrian kesehatan, dinas kesehatan, rumah sakit,
puskesmas, klinik kesehatan) ataupun non kesehatan yang akan bersaing di era
milenia dan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) ini terkhusus di sulawesi barat dan
selatan dan indonesia secara umum. dengan adanya jurusan S-1 Adminkes yang
pertama di sulawesi barat, lulusan diharapkan akan banyak berkontribusi buat daerah
provinsi sulawesi barat secara terkhusus dengan profesionalisme sebagai adminkes
yang handal dan mumpunidi bidaangnya. Tahun 2017 dibutuhkan 850.584 orang
tenaga Administrasi Kesehatan sedangakan tenaga Administrasi Kesehatan di
Indonesia hanya 40.000 orang. itu artinya terdapat kekurangan 810.584 orang tenaga
25 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Administrasi Kesehatan. Tahun 2020 total kebutuhan tenaga Administrasi Kesehatan
1.050.204, dan tahun 2035 total kebutuhan tenaga Administrasi Kesehatan 1.557.025
orang. Dengan data tersebut di atas, maka target serapan lulusan bias mencapai
100%.

Tuliskan rencana jumlah mahasiswa baru yang akan diterima dalam 4 (empat) tahun
pertama dengan mengikuti format tabel berikut

Tabel 2.6. Rencana Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi S-1 Administrasi
Kesehatan Universitas Sulawesi Barat
Rencana Rencana Penjelasan
Tahun Rencana Jumlah Rencana Rasio Jml ringkas
Akademi Daya Mahasiswa Jumlah Mahasiswa/ dukungan
k Tampung Baru Dosen Jml Dosen sarana/
Tetap Tetap prasarana
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
TS 30 30 6 1:5
TS+1 60 30 6 1 : 10
TS+2 100 40 7 1 : 14,2
TS+3 140 40 8 1 : 17,5

2.3 Layanan Mahasiswa

Jelaskan rencana ketersediaan layanan kepada mahasiswa di unit pengelola program


studi pengusul meliputi: 1) bimbingan dan konseling, 2) pengembangan minat dan bakat,
3) pembinaan soft skill, 4) pemberian penghargaan terhadap prestasi, 5) pemberian
beasiswa, dan 6) layanan kesehatan

Program Studi S-1 Administrasi Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi
Barat (UNSULBAR) akan memberikan layanan kepada seluruh mahasiswa yang meliputi:
1) bimbingan dan konseling, 2) pengembangan minat dan bakat, 3) pembinaan soft skill,
4) pemberian penghargaan terhadap prestasi, 5) pemberian beasiswa, dan 6) layanan
kesehatan. Adapun bentuk kegiatan layanan yang akan diberikan sebagai berikut :
Tabel 2.7. Jenis layanan yang akan diberikan kepada mahasiswa Program Studi
S-1 Administrasi Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas
Sulawesi Barat (UNSULBAR)
No. Jenis Pelayanan kepada Bentuk Kegiatan
Mahasiswa
(1) (2) (3)
1 Bimbingan dan konseling Bimbingan dan konseling untuk mahasiswa
diprogramkan melalui bimbingan oleh dosen
pembimbing akademik dengan rasio 1 dosen
PA mempunyai tanggung jawab 18 – 20
mahasiswa, jumlah pertemuan untuk
bimbingan konseling minimal 4 kali dalam 1
semester (tergantung masalah yang dihadapi
oleh mahasiswa). Proses bimbingan berupa
konsultasi perkuliahan, masalah personal
yang terkait perkuliahan, dan juga ekonomi.
Jika tidak bisa diselesaikan, disampaikan
kepada Program Studi. Jika pada tingkat
Program Studi tidak terselesaikan (hal ini

26 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
biasanya terkait dengan administrasi
keuangan), akan dibawa ke sub bagian
akademik dan kemahasiswaan dan
seterusnya sampai kepada biro akademik
2 Pengembangan minat dan bakat Wadah pengembangan minat dan bakat
mahasiswa cukup beragam, baik di bidang
olahraga, kesenian, kerohanian, kepenulisan
ataupun kepemimpinan. Kecuali Badan
Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas, hampir
semua kegiatan kemahasiswaan menginduk
pada kegiatan ekstra kurikuler mahasiswa di
bagian Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
Universitas Sulawesi Barat
3 Pembinaan soft skill Pembinaan soft skill untuk mahasiswa yang
dilakukan oleh program studi adalah dengan
mengadakan kegiatan LDK setiap tahun hal
ini dilakukan untuk memfasilitasi mahasiswa
dalam mempersiapkan diri untuk
berorganisasi, kegiatan lainnya yang juga
dilakukan adalah kegiatan seminar dan
kegiatan bakti sosial pada bulan ramadhan
4 Pemberian penghargaan Pemberian pengharagaan berupa piangam
terhadap prestasi penghargaan

5 Pemberian beasiswa Pemberian beasiwa kepada mahasiswa yang


berprestasi adalah BIDIKMISI dan PPA.
Tawaran beasiswa disampaikan melalui
informasi tertulis di Program Studi. Setelah
mengikuti seleksi dengan kriteria tertentu
(prestasi akademis dan tingkat ekonomi),
mahasiswa yang lolos seleksi akan
memperoleh bantuan keuangan melalui biro
akademik.
6 Layanan kesehatan Tersedianya poliklinik kesehatan bagi
mahasiswa dan seluruh civitas akademik
fakultas kesehatan

27 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
KRITERIA 3 SUMBER DAYA MANUSIA
Dosen Tetap pada Program Studi Sarjana Bidang Kesehatan
Dosen tetap dalam instrumen pemenuhan persyaratan minimum akreditasi LAM-
PTKes adalah dosen yang:
1. Diangkat dan ditempatkan sebagai tenaga tetap pada PT yang bersangkutan;
termasuk dosen penugasan Kopertis, dosen yayasan pada PTS, dan dosen
kontrak dengan masa kontrak sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun, dalam bidang
yang relevan dengan keahlian bidang studinya.
2. Seorang dosen hanya dapat menjadi dosen tetap pada satu perguruan tinggi yang
bekerja penuh waktu setara dengan minimal 40 (empat puluh) jam per minggu.
3. Tidak menjadi dosen tetap di perguruan tinggi lain.
Dosen tetap memiliki kualifikasi sebagai berikut:
1. Berijazah paling rendah Magister atau Magister Terapan yang sebidang atau terkait
dengan program studi (PTN/PTS)
2. Berusia paling tinggi 56 tahun untuk PNS atau 35 tahun apabila berstatus Non-
PNS, bagi prodi yang akan dibuka pada PTN
3. Berusia paling tinggi 58 tahun pada saat diterima sebagai dosen prodi yang akan
dibuka pada PTN
4. Belum memiliki NIDN/NIDK atau telah memiliki NIDN/NIDK dari program studi lain
di PTN/PTS yang akan membuka prodi dengan tetap mempertahankan nisbah
dosen dan mahasiswa pada prodi yang ditinggalkan 1 (satu) : 30 (tiga puluh) untuk
rumpun ilmu alam, rumpun ilmu formal, dan/atau rumpun ilmu terapan (kesehatan).
5. Bukan guru yang telah memiliki NUP dan tenaga kependidikan dan/atau bukan
pegawai tetap pada satuan administrasi pangkal instansi lain (PTN/PTS)

28 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
3.1 Profil Dosen Tetap

Data dosen tetap penuh waktu yang memiliki bidang keahlian sesuai program studi yang diusulkan

Tabel 3.1. Daftar dosen tetap penuh waktu Prodi S-1 Administrasi KesehatanUniversitas Sulawesi Barat
Riwayat Pendidikan Mata Ajar/Sistem
No Nama Dosen Tetap No. Surat Tanggal Program Program Asal PT Jabatan Bidang Blok yang Diampu
Pernyataan Lahir Pendidikan Studi Akadem Keahlian
ik
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
1 Muhammad Irwan, S.Kep, 153a 16-07-1970 S-1 Keperawat UNHAS Lektor Biomedik 1.
Ns, M.Kes KEP/II.3.AU an
/D-F/2018 S-2 Keperawat UNHAS
an

2 Nurgadima Achmad 150a 23 -02 - S-1 AKK UNHAS - Administrasi 1.


Djalaluddin, SKM, M.Kes KEP/II.3.AU 1968 S-2 AKK UNHAS Kesehatan
/D-F/2018
3 Masniati, SE, M.Kes 151a 12-12-1975 S-1 EKONOMI STIE - Promosi 1.
KEP/II.3.AU YPUP Kesehatan
/D-F/2018 S-2 PROMKES UNHAS

4 Muhammad Taufik Page, 152a 07-05-1988 S-1 PROMKES UNHAS - Promosi 1.


SKM, M.Kes KEP/II.3.AU Kesehatan
S-2 PROMKES UNHAS
/D-F/2018
5 Muhammad Fauzar Al 155a 17-11-1991 S-1 AKK UNHAS - Administrasi 1.
Hijrah, SKM, M.Kes KEP/II.3.AU Kebijakan
S-2 AKK UNHAS
/D-F/2018 Kesehatan
6 Heriyati, SKM., M.Kes 13-10-1991 S-1 ARS UNHAS -

29 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
154a S-2 MARS UNHAS Manejemen 1.
KEP/II.3.AU Rumah Sakit
/D-F/2018

Keterangan :

(1) No Surat Pernyataan Bersedia Menjadi Dosen Tetap bagi calon dosen baru
(2) Fotokopi ijazah dan surat pernyataan bersedia menjadi dosen tetap agar dilampirkan
(3) Bagi yang sudah ber-NIDN harus melampirkan surat pernyataan/ keterangan pindah homebase dari pimpinan perguruan tinggi, dan
diberikan tanda * pada nama dosen tetap tersebut.

(4) Program Pendidikan : Diploma, Sarjana, Profesi, Spesialis/ Magister, Doktor/ Sub-spesialis (Sp. Konsultan)
(5) Lampirkan SK jabatan fungsional akademik dan bagi dosen yang telah memperoleh sertifikat pendidik agar diberi tanda (**) pada kolom
tersebut dan fotokopi sertifikatnya agar dilampirkan
Semua fotokopi atau softcopy dokumen tersebut harus dalam keadaan terbaca. Kelengkapan dokumen di atas merupakan
persyaratan mutlak untuk aspek dosen tetap.

30 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
3.2 Rasio Dosen dan Mahasiswa

Tuliskan rencana jumlah mahasiswa baru yang akan diterima dalam 4 (empat) tahun
pertama dengan mengikuti format tabel berikut.

Tabel 3.2. Rasio dosen tetap penuh waktu dengan mahasiswa


Prodi S-1 Administrasi KesehatanUniversitas Sulawesi Barat
Rencana Jumlah Rencana Rasio Penjelasan ringkas
Tahun Rencana Mahasiswa Baru Jml dukungan sarana/
Akademik Jumlah Dosen Mahasiswa/Jml prasarana
Tetap Dosen Tetap

(1) (2) (3) (5) (6)


TS 6 30 1:5 Dukungan sarana dan
TS+1 6 30 1 : 10 prasarana mencukupi
TS+2 7 40 1 : 14,2 untuk keberlangsungan
TS+3 8 40 1 : 17,5 proses belajar-
mengajar

Rasio dosen tetap dengan mahasiswa Prodi S-1 Administrasi Kesehatan Universitas
Sulawesi Barat sudah sesuai. Kesesuaian jumlah dosen dengan mata kuliah yang
diajarkan pada prodi Administrasi Kesehatan Universitas Sulawesi Barat sudah
sesuai. Dan rasio dosen dengan jumlah mahasiswa yang akan diterima juga sudah
sesuai yaitu pada awal tahun akademin rasio jumlah mahasiswa dengan dosen tetap
menunjukkan angka 1 banding 5

31 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
KRITERIA 4 KEUANGAN, SARANA, DAN PRASARANA

4.1 Keuangan
4.1.1 Jelaskan dokumen perkiraan arus kas selama empat tahun pertama
penyelenggaraan program studi secara komprehensif yang antara lain meliputi
dana operasional, sumber dana investasi, sumber dana yang berkelanjutan bukan
SPP, kontribusi peserta didik (dapat berupa SPP), dan sumber dana lainnya
dengan mengikuti format tabel.

Penerimaan

Tabel 4.1. Perkiraan penerimaan selama empat tahun pertama


penyelenggaraan Program Studi Administrasi Kesehatan
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat
Jumlah Dana (Juta Rupiah)
Sumber Dana Jenis Dana
TS TS+1 TS+2 TS+3
Institusi pengusul
(Pemerintah)

Perguruan Tinggi
100 100 100 120
(hasil usaha PT,
penelitian,
pengabdian kepada
masyarakat,
kerjasama, sewa,
dsb)
Peserta didik (SPP,
uang ujian, uang 195 195 254 386
wisuda, dsb)
Sumber dana 50 50 50 50
lainnya
(pemerintah, hibah,
pinjaman, dsb.)
Total 345 345 404 556

Penjelasan Penerimaan dari SPP, selama 4 (empat) tahun pertama prodi


Administrasi Kesehatan:

Tahun Pertama (Rp. 195.000.000)


Biaya SPP : 30org x 3.000.000 = Rp.90.000.000
Biaya registrasi : 30 org x 200.000 = Rp. 6.000.000
Biaya tes kesehatan : 30 org x 150.000 = 4.500.000
Total penerimaan semester I adalah Rp.105.000.000
Total penerimaan semester II adalah Rp. 90.000.000

Tahun ketiga (Rp.254.000.000)


Biaya SPP : 40org x 3.000.000 = Rp.120.000.000
Biaya registrasi : 40 org x 200.000 = Rp. 8.000.000
Biaya tes kesehatan : 40 org x 150.000 = Rp. 6.000.000
Total penerimaan semester I adalah Rp.134.000.000
32 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Total penerimaan semester II adalah Rp.120.000.000

Tahun keempat (Rp.386.000.000)


Biaya SPP : 40org x 3.000.000 = Rp.120.000.000
Biaya registrasi : 40 org x 200.000 = Rp. 8.000.000
Biaya tes kesehatan : 40 org x 150.000 = Rp. 6.000.000
Biaya KKN : 40 org x 650.000 = Rp. 26.000.000
Biaya seminar proposal penelitian : 40 org x 650.000 = Rp. 26.000.000
Biaya seminar hasil penelitian : 40 org x 650.000 = Rp. 26.000.000
Biaya skripsi : 40 org x 650.000 = Rp. 26.000.000
Biaya wisuda : 40 org x 650.000 = Rp. 26.000.000
Total penerimaan semester I adalah Rp. 266.000.000
Total penerimaan semester II adalah Rp.120.000.000

Tabel 4.2 Rencana Penggunaan Dana Program Studi Administrasi Kesehatan


Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat

Jumlah Dana (Juta rupiah)


No. Jenis Penggunaan*) TS TS+1 TS+2 TS+3
1 Pendidikan 150 150 175 200
2 Penelitian 50 50 75 125
3 Pengabdian kepada 35 35 60 75
Masyarakat
4 Investasi prasarana 35 35 30 35
5 Investasi sarana 20 25 20 35
6 Investasi SDM 32 30 30 72
7 Lain-lain 23 20 14 14
Total 345 345 414 434

4.2 Sarana
4.2.1 Peralatan Praktikum/Praktik/Penelitian

Tuliskan peralatan untuk melaksanakan praktikum/praktik/Penelitian pada


tahun pertama dan perencanaannya pada tahun-tahun berikutnya. Peralatan
praktikum/praktik/PKL dinilai dari ketersediaan, akses dan pendayagunaan
sarana utama di lab/tempat praktikum, ruang simulasi, rumah sakit,
puskesmas/balai kesehatan dan sejenisnya dengan mengikuti format tabel
berikut:

33 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Tabel 4.3 Data Laboratorium/Peralatan Praktik
Rata-rata
Kepemilikan SIstem Perawatan
Waktu
Nama Jumlah Lokasi Lab & Unit
No Jenis Peralatan Utama Tidak Penggunaan
Laboratorium Unit Letak Alat Pengelola
SD SW Terawat Terawa (jam/minggu
t )
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
1. Laboratorium Lab.Aplikasi komputer Unsulbar Unsulbar 36
1 SD Terawat
Computer jam/minggu
(Laboratorium Lab.Hardware dan jaringan 1
container) Lab. Mikrocontroler 1
Lab.Pemrograman 1
Keterangan:

SD = Milik perguruan tinggi /fakultas/jurusan sendiri; SW = Sewa/kontrak/kerjasama/hak pakai

34 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Laboratorium computer yang digunakan adalah milik Universitas Sulawesi Barat yang
letaknya di Kampus Padzang-padzang.Laboratorium Komputer sering disebut Laboratorium
Kontainer yang terbagi atas 4 kontainer yaitu Lab. Aplikasi Komputer, Lab. Hardware dan
jaringan, Lab.Mikrocontroler dan Lab. Pemrograman.

4.2.2 Jenis dan Jumlah Media Pembelajaran

Jelaskan ketersediaan media pembelajaran dari sisi jenis dan jumlahnya


(misalnya papan tulis, proyektor; audio, video, dan sebagainya), aksesibilitas,
kualitas, dan sistem perawatannya dapat diakses oleh program studi dengan
sangat mudah, memiliki kualitas dan sistem perawatan yang sangat baik.

Tabel 4.4 Data Media Pembelajaran


Kepemilikan Kondisi
Nama Sudah
No Jumlah Tidak Rencana
Media SD SW Terawat Ada
terawat
Sudah
SD Terawat
1 LCD 2 ada
Sudah
SD Terawat
2 Papan Tulis 2 ada
Keterangan:
SD = Milik perguruan tinggi /fakultas/jurusan sendiri; SW = Sewa/kontrak/kerjasama

.
4.2.3 Ketersediaan Buku Teks
Tuliskan bahan pustaka berupa buku teks yang relevan dengan bidang program
studi dengan mengikuti format tabel berikut:

Tabel 4.5 Data Bahan Pustaka Berupa Buku Teks


Jenis Pustaka Jumlah Judul Tingkat aksesibilitas
(1) (2) (3)
Buku teks 150 Mudah
Prosiding - -
Jurnal nasional terakreditasi
Jurnal internasional
Thesis
Disertasi

Catatan: pengisian tingkat aksesibilitas untuk buku teks diisi dengan menuliskan
jumlah salinan untuk setiap judul sedangkan tingkat aksesibilitas e-books
diisi dengan menjelaskan apakah e-books tersebut diakses melalui internet
(nyatakan url-nya) atau tersedia dalam bentuk fisik.

Tuliskan jurnal ilmiah internasional (termasuk e-journal) yang relevan dengan


program studi, yang diterima secara teratur (lengkap) selama 3 (tiga) tahun terakhir
secara berturut-turut, dengan mengikuti format tabel berikut:

35 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Tabel 4.6 Jurnal Ilmiah Internasional yang relevan dengan program studi

Jenis Rincian Tahun dan Tingkat


Nama Jurnal
Nomor aksesibilitas

(1) (2) (3) (4)


- a.
- a.
- b.
- a.
1. ProQuest (http://search.proquest.com/index) On line
Jurnal Internasional 2. e-resourcers PNRI (http://www.pnri.go.id/) On line
3. Cengage Learning (http://infotrac.galegroup.com/) On line
4. EBSCO Host (http://search.ebscohost.com/)

35 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
4.3 Prasarana

4.3.1 Ruang Kelas


Tuliskan data ruang kelas dengan mengikuti format tabel berikut:

Tabel 4.7 Ruang Kelas

No. Jenis Ruang Jumla Jumlah Kepemilikan Siste Utilisa


SD SW
Kelas h Luas m si
(1) (2) (3)
Uni (4) (5) (6) (7) (8)
1 < 30 mahasiswa (m2-) Perawat (Jam/ming
t- - an gu)
2 > 30 mahasiswa 2 48 SD 36 jam/minggu
3 Ruang Kerja 1 48 SD 36 jam/minggu
Mahasiswa
Total 3

Keterangan:
SD = Milik PT/fakultas/jurusan sendiri; SW = Sewa/Kontrak/Kerjasama, Sistem
Perawatan: diisi 'terawat' atau 'tidak terawat'
Untuk ruang kelas Prodi Administrasi Kesehatan Universitas Sulawesi Barat terletak di kampus
baru di lingkungan kampus Padzang-Padzang.

4.3.2 Ruang Akademik Khusus


Tuliskan ketersediaan ruang akademik khusus berupa laboratorium, lahan
praktik/skill lab, lahan penelitian atau tempat praktik yang disediakan dengan mengikuti
format tabel berikut:
Tabel 4.8 Ruang Akademik Khusus
Nama Ruang Kepemilikan Sistem Rata-
No. Akademik Jumlah Kapasi Jumlah Perawatan rata
Nama Luas tas Unit SD SW *) Waktu
Laboratoriu Penggunaa
m / Lahan n
Praktik/Skill (jam/mingg
Lab u)

(1) (3 (4)4 (5) (6) (7) (8) (9)


(2) ) )

1 - - - - - - - -

Keterangan:
SD = Milik PT/fakultas/jurusan sendiri; SW = Sewa/Kontrak/Kerjasama/Hak Pakai.*)
Jelaskan secara singkat mengenai sistem perawatan yang dilaksanakan oleh
perguruan tinggi

36 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
4.3.3 Ruang Kerja Dosen
Tuliskan data ruang kerja dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan
program studi dengan mengikuti format tabel berikut:

Tabel 4.9 Ruang Kerja Dosen

Ruang Kerja Jumlah Ruang Jumlah Luas


Dosen (m2) (3)
(1) (2)
Satu ruang untuk lebih dari 2 dosen 1 64
Satu ruang untuk 2 dosen - -
Satu ruang untuk 1 dosen (bukan pejabat - -
struktural) TOTAL 1 64

Jelaskan kelengkapan perabot, perlengkapan (termasuk jaringan internet) dan kondisi


kenyamanan serta privasi ruang kerja dosen.
Ruang dosen prodi Administrasi Kesehatan Universitas Sulawesi Barat memiliki fasilitas
meja kerja dan kursi dan ditunjang dengan fasilitas penunjang yaitu jaringan wifi, AC
yang menjadikan suhu ruangan bekerja menjadi lebih sejuk dan nyaman bagi pegawai dan
dosen dalam beraktifitas.Adapun data selengkapnya dari ruang dosen sebagai berikut:
Tabel 4.9 Daftar Kelengkapan Ruang Kerja Dosen Prodi S-1 Administrasi Kesehatan
Universitas Sulawesi Barat
Kondisi Kriteria
Luas (m²) 64 m²
Daya tamping 6 orang
Perabot kerja Meja,kursi,printer
Peralatan multimedia Laptop
Suhu Normal
Cuaca Normal
Tingkat kebisingan Tidak bising
Kebersihan Bersih
Jaringan internet Ada

4.3.4 Ruang Belajar Mandiri


Tuliskan jumlah, ukuran, dan kondisi ruang belajar mandiri menggunakan format
tabel berikut:

37 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Tabel 4.10 Ruang Belajar Mandiri
Jumlah Total Kepemilikan
No. ruang Luas Sistem Kelengk Akses
yang Perawatan apan Internet*
tersedia (m2) SD SW Pera
untuk bot
belajar
mandiri

1 - - - - - - -
(K224)

Total

Keterangan:
SD = Milik perguruan tinggi/fakultas/jurusan sendiri; SW = Sewa/kontrak/
kerjasama
*) beri tanda √ pada ruang belajar mandiri yang dilengkapi dengan akses
internet

4.3.5 Ruang Perpustakaan

Jelaskan ketersediaan ruang perpustakaan (dapat di tingkat perguruan tinggi,


fakultas, atau program studi) mencakup luas (m2), daya tampung, perabot kerja,
peralatan multimedia, dan perlengkapan pendukung pengelolaan perpustakaan,
kondisi perpustakaan mencakup suhu, cahaya, tingkat kebisingan, dan kebersihan.

Ruang Perpustakaan sebagai sarana penunjang bagi mahasiswa untuk


menambah pengetahuan mahasiswa dengan membaca buku-buku yang tersedia
diperpustakaan serta disertai dengan jaringan wifi yang bias digunakan mahasiswa
Prodi Administrasi Administrasi Kesehatan Universitas Sulawesi Barat.

.Tabel 4.11 Data ruang perpustakaan


Jumlah Total Kepemilikan Kondisi Peralatan
Mahasiswa Yang Jenis Ruang Luas Tidak Tidak
direncanakan SD SW Terawat Lengkap
(m2) Terawat Lengkap
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
Tidak
< 30 orang 36 SW Terawat
Lengkap
Keterangan:
SD = Milik perguruan tinggi /fakultas/jurusan sendiri; SW = Sewa/kontrak/kerjasama

38 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
4.3.6 Ruang Penunjang
Tuliskan ketersediaan ruang-ruang penunjang yang meliputi tempat beribadah, ruang
kesehatan, ruang organisasi kemahasiswaan, jamban, gudang, dan tempat
39able39, dengan jumlah dan luas yang sesuai dengan jumlah penggunanya (dapat
berada di tingkat perguruan tinggi, fakultas, atau program studi) dengan mengikuti
format 39able berikut:

Tabel 4.12 Ruang Penunjang


Kepemilikan
Kondisi
Total *
Jumlah Unit
No. Jenis Prasarana Luas Tidak
Unit Pengelola
(m2) SD SW Terawat Teraw
at
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
Ruang layanan Unsulbar
1 1 36 SW Terawat
kesehatan
Ruang lembaga
2 1 16 SW Terawat Unsulbar
kemahasiswaan

Keterangan: SD = Milik PT/fakultas/jurusan sendiri; SW =


Sewa/Kontrak/Kerjasama.

4.3.7 Ruang Administrasi dan Kantor


Tuliskan data ruang administrasi dan kantor yang berkaitan dengan pengelolaan
program studi yang diusulkan (dapat berada di tingkat perguruan tinggi, fakultas, atau
program studi) mencakup (1) luas (m2), (2) daya tampung, (3) perabot kerja,
(4) peralatan multimedia, (5) kondisi ruang administrasi dan kantor mencakup (a) suhu,
(b) cahaya, (c) tingkat kebisingan, dan (d) kebersihan; (6) jaringan komunikasi dan
internet

Pengelolaan suatu lembaga atau institusi harus di dukung oleh sarana dan prasarana
perkantoran yang memadai. Kualitas pelayanan kepada mahasiswa dalam hal
akademik dan keuangan dipengaruhi oleh laiknya suatu ruang administrasi dan
perkantoran. Ruang perkantoran terdiri dari ruang Dekan, Kasubag. Akademik dan
Kemahasiswaan serta ruang Wadek I. Dengan fasilitas meja kerja, kursi, computer,
printer yang dilengkapi dengan jaringan wifi. Fasilitas AC yang dapat menjadikan
ruang menjadi sejuk dan adem dalam beraktivitas seharian di kantor

Tabel 4.13. Data Ruang Administrasi dan Kantor


Kepemilikan Kondisi Peralatan
Posisi Luas
No Peruntukan n Tidak Tidak
Ruang (m2) SD SW Terawat Lengkap
Terawat Lengkap

1 Dekan 1 orang 1 36 SW Terawat Lengkap

39 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
2 Kaprodi 2 orang 1 36 SW Terawat Lengkap

3 Administr 10 orang 1 64 SW Terawat Lengkap


asi
Total

Keterangan:
SD = Milik perguruan tinggi /fakultas/jurusan sendiri; SW Sewa/kontrak/kerjasama

40 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
KRITERIA 5 PENDIDIKAN

1.1 Kurikulum
Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai
isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan
penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan
pembelajaran di perguruan tinggi. Kurikulum harus memuat capaian pembelajaran
mengacu pada deskripsi level 6 (enam) Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
(KKNI) sesuai Perpres Nomor 8 Tahun 2012 dan Permendikbud No. 44 tahun 2015
tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), yang terstruktur untuk
tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi keilmuan program
studi.

Kurikulum memuat mata kuliah/modul/blok yang mendukung capaian pembelajaran


(Learning Outcome) dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk
memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya,
serta dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah/modul/blok, silabus, rencana
pembelajaran (RPS) dan evaluasi. Kurikulum harus dirancang berdasarkan
relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian
yang mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan kepribadian dan perilaku
(soft skills) yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

5.1.1. Profil Lulusan


Uraikan profil lulusan program studi yang berupa profesi atau jenis pekerjaan atau
bentuk kerja lainnya berdasarkan studi keterlacakan lulusan dari program studi
sejenis tingkat lokal, nasional, regional ASEAN, dan/atau internasional.

1. Pelaku tatalaksana administrasi kesehatan di Institusi Pemerintah dan Swasta


a. Administrasi kesehatan di Rumah Sakit pemerintah atau swasta/Puskesmas
b. Manager perusahaan farmasi,pemasaran laboratorium dan alat
kesehatan,finance,puskesmas,dinas kesehatan dan lembaga mauapun
dinas social
c. Mampu membuat manajemen starategi Rumah sakit/Puskesmas
2. Peneliti
a. Peneliti berfokus kepada manajerial dan manajemen suatu instansi kesehatan
pemerintah maupun swasta dan pihak terkait lainnya.
3. Pengawas Mutu Pelayanan Kesehatan
a. Mutu Pelayanan Rumah sakit/Puskesmas
b. Pengontrol pebiayaan kesehatan Rumah Sakit/Puskesmas

41 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
5.1.2 Capaian Pembelajaran

Jelaskan mekanisme penyusunan profil lulusan dan capaian pembelajaran program


studi sesuai dengan level 6 (enam) KKNI dan SN-Dikti beserta pihak- pihak yang
terlibat. Lengkapi penjelasan dengan hasil studi banding dan studi pelacakan
(perbedaan dan atau persamaan capaian pembelajaran dan kurikulum prodi yang
diusulkan dengan prodi pembandingnya).

Deskripsi Capaian Pembelajaran Sesuai SN DIKTI 2014


Level
Kualifikasi
Dirumuskan Tercantum dalam Lampiran
pada Forum Prodi SNPT 9
S3, S3T, Dotor Gizi
Spesialis II

8
S2, S2T, Magister
Spesialis I Gizi

7
Dietisien
Profesi Teregistrasi

6
S1, DIV/S1T Ahli Gizi

5
DIII Teknisi Gizi
Teregistrasi

4
DII

3
Asisten ahli
DI Gizi

Capaian pembelajaran menurut KKNI (Perpres RI No. 8 Tahun 2012) adalah: internasilisasi
dan akumulasi ilmu pengetahuan, pengetahuan, pengetahuan praktis, keterampilan, afeksi,
dan kompetensi yang dicapai melalui proses pendidikan yang terstruktur dan mencakup
suatu bidang ilmu/keahlian tertentu atau melalui pengalaman kerja. Capaian pembelajaran
pada setiap level KKNI diuraikan dalam deskripsi sikap, keterampilan umum,pengetahuan
dan keterampilan khusus. Rumusan sikap dan ketrampilan umum yang akan dilaksanakan
pada Program Studi S-1 Administrasi kesehatan Universitas Sulawesi Barat merujuk pada
Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang
SN-DIKTI sedangkan capaian pembelajaran pengetahuan dan keterampilan khusus
disusun dan dikembangkan dengan berdasarkan rumusan capaian pembelajaran dari
42Program StudiUsulan
| LAM-PTKes: S-1 Administrasi kesehatan Universitas Sulawesi Barat dan Naskah
Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Akademik Sistem Pendidikan Tenaga S-1 Adminkes berikut rumusan capaian pembelajaran
Administrasi Kesehatan 2018
Prodi S-1 Administrasi kesehatan sesuai level 6 KKNI dan SN-Dikti
Tuliskan rumusan capaian pembelajaran program studi sesuai dengan level 6 (enam) KKNI dan empat ranah capaian
pembelajaran SN-Dikti

Tabel 5.1 Penyusunan Capaian Pembelajaran


No Capaian Pembelajaran (CP) Sumber Acuan
I. Aspek Sikap Lampiran Permenristekdikti Nomor 44
CP1 Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius Tahun 2015 tentang Standar Nasional
Pendidikan Tinggi
CP2 Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan
agama, moral, dan etika

CP3 Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa,


bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila

CP4 Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki rasa
tanggung jawab pada negara dan bangsa

CP5 Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan,


serta pendapat atau temuan orisinal orang lain

CP6 Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat
dan lingkungan

CP7 Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara

CP8 Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik

CP9 Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya


secara mandiri

CP10 Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan

II. Aspek Pengetahuan

43 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
CP11 Menguasai teori dasar ilmu Administrasi kesehatan, manajemen sumber daya Lampirkan acuan yang digunakan untuk
manusia,dan kesehatan masyarakat penyusunannya
CP12 Menguasai konsep teoritis kerja dalam profesionalisme tenaga administrasi
kesehatan di wilayah kerja puskesmas, rumah sakit, dan instansi kesehatan
lainnya, mengambil keputusan dan tindakan untuk memecahkan dan
menanggulangi permasalahan maladministrasi
CP13 Menguasai konsep manajemen mutu kesehatan dan dapat menganalisa kebijakan
kesehatan serta menguasai konsep jaminan kesehatan yag diterapkan di daerah
dan nasional yang terlampir dalam amanat undang-undang
CP14 Menguasai bentuk perencanaan dan evaluasi kesehatan dalm rangka mengontrol
kebijakan kesehatan
CP15 Menguasai sistem informasi kesehatan dan current issu khususnya kesehatan
bahari yang menjadi ciri Administari kesehatan
CP16 Menguasai teknik komunikasi, pengetahuan manajemen, ilmu sosial dan
humaniora untuk melaksanakan tatanan administarasi di Rumah Sakit,
Puskesmas,dan Posyandu

III. Aspek Keterampilan Umum Lampiran Permenristekdikti Nomor 44


CP17 Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks Tahun 2015 tentang Standar Nasional
pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang Pendidikan Tinggi
memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang
keahliannya
CP18 Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur

CP19 Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan


teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan
keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka
menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni
CP20 Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau
laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi
CP21 Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah
di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data
CP22 Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing,
kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya

44 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
CP23 Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan
supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada
pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya
CP24 Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada
dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri
CP25 Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan
kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi
IV. Aspek Keterampilan Khusus Lampirkan acuan yang digunakan untuk
CP26 Mampu mengimplememtasikan teknik komunikasi, pengetahuan manajemen, ilmu penyusunannya
sosial dan humaniora, sistem informasi dalam kesehatan bahari
CP27 Mampu mendesain atau membuat kebijakan kesehatan untuk pemecahan
masalah kesehatan dan analisis kesehatan terhadap masalah kesehatan yang lagi
trend
CP28 Mampu memformulasikan pemecahan masalah mutu pelayanan kesehatan
CP29 Mampu memanfaatkan, memodifikasi dan meningkatkan mutu mutu pelayanan
kesehatans
CP30 Mampu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memanfaatkan kearifan lokal
dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestic

5.1.3 Matriks Bahan Kajian

Tuliskan bahan kajian yang diturunkan dari dan relevan dengan capaian pembelajaran serta mendukung visi keilmuan
dan keunikan program studi seperti pada contoh tabel berikut:
Bahan Kajian

45 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Bahan Kajian
Capaian Pembelajaran
BK-1 BK-2 BK-3 BK-4 BK-5 BK-6 BK-7 BK-8

U1. Kemampuan menjelaskan secara benar dasa-dasar administrasi √ √


publik
Kemampuan menggunakan sistem informasi kesehatan dibidang
U2. √ √
administrasi kesehatan

U3. Kemampuan mengidentifikasi dan membuat laporan keuangan √ √ √


institusi kesehatan.
Kemampuan menjelaskan dan memahami dasar - dasar
U4. √ √ √
administrasi pelayanan kesehatan.

Memiliki kemampuan mengidentifikasi mutu pelayanan kesehatan


U5. √

Kemampuan melakukan kegiatan manajemen mutu pelayanan


U6. √ √ √
kesehatan

Kemampuan mengidentifikasi dasar - dasar manajemen sumber


U7. √ √
daya manusia kesehatan

Melakukan memahami dan menerapkan dasar - dasar etikan dan


U8. √ √
kode etik kesehatan.

Kemampuan memahami dan menerapkan komuniksi kesehatan.


U9. √ √

Memiliki kemampuan memahami dasar - dasar pengorganisasian


U10. dan pengembangan masyarakat. √ √ √

Memiliki kemampuan memahami manajemen sumber daya


U11. √
manusia kesehatan.

46 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Memiliki kemampuan melakukan perencanaan dan evaluasi.
U12. √
kesehatan.

Kemampuan memahami konsep dasar administrasi bisnis.


U13. √

Kemampuan memahami dan menerapkan analisis kebijakan


U14 kesehatan. √ √

Kemampuan melakukan pendataan, analisis serta penyajian data


P1 √ √
kesehatan.

Memahami konsep dasar ekonomi mikro dan ekonomi makro di


P2 bidang kesehatan, serta penerapannya di pelayanan kesehatan. √ √

Kemampuan menganalisis kebijakan tentang jaminan kesehatan di


P3 √ √
Indonesia serta pengaplikasiannya di masyarakat.

P4 Kemampuan memahami konsep kepemimpinan √ √

P5 Memiliki kemampuan memahami konsep dasar politik kesehatan √ √

Kemampuan menyajikan karya ilmiah yang diperoleh dari hasil


L1 lapangan dalam bentuk tertulis dalam jurnal ilmiah baik di tingkat √
nasional maupun internasional
Kemampuan berkolaborasi dengan sesama profesi kesehatan
L2 dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terintegrasi kepada √
masyarakat.

47 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Tabel 5.2 Matriks Bahan Kajian

BK-1 = Biomedik Kompotensi


BK-2 = Ilmu Manajemen U = Utama
BK-3 = Ilmu Kesmas P = Pendukung
BK-4 = Ekonomi L = Lain
BK-5 = Hukum dan Etika
BK-6 = Riset
BK-7 = Kepaniteraan
BK-8 = Ilmu sosial dan perilaku

Catatan:
1. Bahan kajian adalah suatu bangunan ilmu, teknologi atau seni, obyek yang dipelajari, yang menunjukkan
ciri cabang ilmu tertentu, atau dengan kata lain
menunjukkan bidang kajian atau inti keilmuan suatu program studi. Bahan kajian
dapat pula merupakan pengetahuan/bidang kajian yang akan dikembangkan, keilmuan yang sangat potensial
atau dibutuhkan masyarakat untuk masa datang.
2. Tuliskan nama bahan kajian pada kolom yang tersedia.
3. Beri tanda V pada kolom bahan kajian yang terkait dengan capaian pembelajaran.

48 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Catatan: 1. Beri tanda pada kolom yang sesuai

2. Tabel dapat dibuat dengan orientasi melintang/landscape

Bobot sks untuk setiap mata kuliah dapat dihitung menggunakan contoh berikut:

Yang dihitung adalah jumlah sks mata kuliah program studi:

sks program studi = sks menurut SN Dikti – sks MK wajib universitas – sks MK
wajib fakultas

Teknis menghitung sks seperti pada contoh tabel berikut:

Keluasan
No Nama Mata Kuliah Kedalaman (KD)
(KL) sks
1 Pendidikan Agama Islam BK-5 1. Mengingat 3
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
2 Pendidikan Agama BK-5 1. Mengingat 3
Katholik 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
3 Pendidikan Agama BK-5 1. Mengingat 3
Protestan 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
4 Pendidikan Agama Hindu BK-5 1. Mengingat 3
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
5 Pendidikan Agama BK-5 1. Mengingat 3
Budha 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
6 Pendidikan BK-5 1. Mengingat 3
Kewarganegaraan 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
7 Bahasa Inggris BK-6 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi

49 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
8 Matematika Dasar BK-1 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
9 Fisika Dasar BK-1 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
10 Biologi Dasar BK-1 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
11 Kimia Dasar BK-1 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
12 Komunikasi BK-3 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
13 Wawasan Sosial Budaya BK-8 1. Mengingat 3
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
14 Wawasan Iptek BK-8 1. Mengingat 3
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
15 Bahasa Indonesia BK-8 1. Mengingat 3
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
16 Pendidikan anti korupsi BK-8 1. Mengingat 2
dan terorisme 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
17 Kewirausahaan BK-2 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
18 Psikologi BK-8 1. Mengingat 2
2. Memahami

50 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
19 Sejarah dan pendekatan BK-3 1. Mengingat 2
kesmas 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
20 Filsafat dan logika BK-8 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
21 Biomedik BK-1 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
22 Hukum Kesehatan BK-5 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
23 Kependudukan BK-8 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
24 Pengantar Administrasi BK-2 1. Mengingat 3
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
25 Pengantar Manajemen BK-2 1. Mengingat 2
SDM 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
26 Antropologi sosial BK-8 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
27 Etika dan Kode Etik BK-5 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
28 Dasar biostatistik BK-3 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis

51 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
5. Mengevaluasi
29 Dasar epid BK-3 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
30 Dasar Gizi BK-3 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
Mengevaluasi
31 Dasar Promkes BK-3 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
32 Surveilans kesmas BK-3 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
33 (Pengalaman Belajar BK-7 1. Mengingat 3
Lapang) PBL 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
34 Politik Kesehatan BK-3 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
35 Administrasi BK-2 1. Mengingat 2
Pembangunan 2. Memahami
Kesehatan 3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
36 Aplikasi Komputer BK-6 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
37 Ekonomi Mikro Makro BK-4 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
38 Manajemen Pemasaran BK-2 1. Mengingat 2
Kesehatan 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
39 Manajemen Data BK-2 1. Mengingat 2

52 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
40 Organisasi dan BK-3 1. Mengingat 3
Manajemen Kesehatan 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
41 Pengorganisasian dan BK-3 1. Mengingat 3
Pengembangan 2. Memahami
Masyarakat 3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
42 Ekonomi Kesehatan BK-4 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
43 Analisis Kebijakan BK-3 1. Mengingat 2
Kesehatan 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
45 Manajemen Mutu BK-3 1. Mengingat 2
Pelayanan Kesehatan 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
45 Manajemen Startegi BK-2 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
46 Sistem Pembiayaan BK-4 1. Mengingat 2
Kesehatan 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
47 Pembangunan Sektor BK-2 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
48 Manajemen Sumber BK-2 1. Mengingat 2
Daya Manusia 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
49 Jaminan Kesehatan BK-3 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan

53 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
50 Leadership BK-2 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
51 Curren Issue Kesehatan BK-6 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
52 Manajemen Logistik BK-2 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
53 Kesehatan Ibu dan Anak BK-3 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
54 Kesling dan K3 BK-3 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
55 Sistem Informasi BK-3 1. Mengingat 2
Kesehatan 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
56 Akuntasi Kesehatan BK-3 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
57 Manajemen Keuangan BK-2 1. Mengingat 2
Kesehatan 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
58 Perilaku Organisasi BK-2 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
59 Generik kompetensi BK-6 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi

54 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
60 Kesehatan Bahari BK-3 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
61 Epid Menular dan tidak BK-3 1. Mengingat 2
Menular 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
62 Pengantar Administrasi BK-2 1. Mengingat 2
Publik 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
63 Akuntansi Bisnis BK-4 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
Metode Penelitian BK-6 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
Perencanaan dan BK-3 1. Mengingat 2
Evaluasi Kesehatan 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
Perilau Konsumen BK-3 1. Mengingat 2
Pelayanan Kesehatan 2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
Magang BK-7 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
Kuliah Kerja Nyata (KKN) BK-6 1. Mengingat 2
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
64 Skripsi BK-6 1. Mengingat 4
2. Memahami
3. Menerapkan
4. Menganalisis
5. Mengevaluasi
Jumlah 144

55 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
KL = jumlah bahan kajian setiap mata kuliah

KD = kedalaman atau aras proses kognitif menurut Anderson (2001) :


1 = mengingat, 2 = memahami, 3 = menerapkan, 4 = menganalisis,
5 = mengevaluasi, 6 = mencipta

sks per mata kuliah =

5.1.4 Struktur Kurikulum

Tuliskan struktur kurikulum berdasarkan urutan mata kuliah (MK) per semester, dengan
mengikuti format tabel berikut:

S Kode Nama Bob Dosen Kelengkapan5 Departemen


m MK/Bl MK/Blok1 ot Pengampu4 De Sil R /
t ok sks2 s- a- PS Bagian/Fak
kri bu Penyelengg
psi s ara
(1) (2) (3) (4) (6) (7) (8) (9) (10)
I USB012 Pendidikan Agama 3 Dr. √ √ √ MKU
1 Islam H.A.Tamarudd
in, S.Ag.,MH
Pendidikan Agama 3 MKU
Katholik
Pendidikan Agama 3 MKU
Protestan
Pendidikan Agama 3 MKU
Hindu
Pendidikan Agama 3 MKU
Budha
USB081 Pendidikan 3 Dr. Darwis, √ √ √ MKU
2 Kewarganegaraan M.Kes
USB121 Bahasa Inggris 2 Drs. Musa √ √ √ MKU
2 Hasan, M.Pd
USB Matematika Dasar 2 Amran yahya, √ √ √ MKU
USB Fisika Dasar 2 Hardi Hamza, √ √ √ MKU
S.P.d., M.Pd
USB Biologi Dasar 2 Sari rahayu √ √ √ MKU
rahman, S.P.d
USB Kimia Dasar 2 √ √ √ MKU
FIK Komunikasi 2 Masniati, SE., √ √ √ Fakultas
M.Kes
USB091 Wawasan Sosial 3 Dr. Muzakkir, √ √ √ MKU
3 Budaya M.Kes
USB012 Dasar Epid 2 Muhammad Prodi
1 Irwan,
S.Kep.Ns.,M.K
es
Total SKS Semester I 21

56 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
II USB Wawasan Iptek 3 Indra,S.Kom., √ √ √ MKU
MM
USB Bahasa Indonesia 3 Dalif, S.Pd, √ √ √ MKU
M.Pd
ADK Pendidikan Anti 2 Dr. √ √ √ Prodi
Korupsi dan H.A.Tamarudd
terorisme in, S.Ag.,MH
USB Kewirausahaan 2 Musdariyanti √ √ √ Prodi
Sri
Handayani.,
M.Kes
FIK Psikologi 2 Dr. Muzakkir, √ √ √ Fakultas
M.Kes
ADK011 Sejarah pendekatan 2 Nurgadima, √ √ √ Prodi
2 kesmas A.Dj, SKM,
M.Kes
ADK021 Antropologi Sosial 2 Dr. Muzakkir, √ √ √ Prodi
2 M.Kes
ADK031 Filsafat dan Logika 2 Dr. Muzakkir, √ √ √ Fakultas
2 M.Kes
ADK041 Biomedik 2 Muhammad √ √ √ Fakultas
2 Irwan,
S.Kep.Ns.,M.K
es
ADK051 Kependudukan 2 Muh. Fauzar Prodi
2 Al-Hijrah,
SKM., M.Kes
Total SKS Semester II 22
III ADK011 Hukum Kesehatan 2 Heriyati, SKM., √ √ √ Prodi
2 M.Kes
ADK071 Pengantar 2 Musdariyanti √ √ √ Prodi
2 Administrasi Sri
Handayani.,
M.Kes
ADK081 Pengantar 2 Muhammad √ √ √ Prodi
2 Manajemen SDM Taufik Page,
M.Kes
ADK091 Etika dan kode Etik 2 Muh. Fauzar √ √ √ Prodi
2 Al-Hijrah,
SKM., M.Kes
ADK101 Dasar Gizi 2 Supyati, SKM., √ √ √ Prodi
22 M.Kes
ADK111 Dasar Promkes 2 Muhammad √ √ √ Prodi
2 Taufik Page,
M.Kes
ADK012 Surveilans Kesmas 2 Nurgadima, A. √ √ √ Prodi
12 DJ, M.Kes
ADK131 Politik Kesehatan 2 Muh. Fauzar √ √ √ Prodi
2 Al-Hijrah,
SKM., M.Kes

57 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
ADK141 Administrasi 2 Musdariyanti √ √ √ Prodi
2 Pembangunan Sri
Kesehatan Handayani.,
M.Kes
ADK151 Dasar Kesing dan Maarifah √ √ √ Prodi
2 K3 dahlan M.Kes
ADK161 Epid Menular dan Muh. Irwan, √ √ √ Prodi
2 tidak Menular S.Kep, M.Kes
Total SKS Semester III 22
IV ADK171 Aplikasi Komputer 2 Dr. Muzakkir, √ √ √ Prodi
22 M.Kes
ADK181 Ekonomi Mikro 2 Masniati, SE., √ √ √ Prodi
2 Makro M.Kes
ADK191 Manajemen 2 Musdariyanti √ √ √ Prodi
2 Pemasaran Sri
Kesehatan Handayani.,
M.Kes
ADK201 Manajemen Data 2 Indra, S.Kom, √ √ √ Prodi
2 MM
ADK211 Organisasi dan 3 Muhammad √ √ √ Prodi
3 Manajemen Taufik Page,
Kesehatan M.Kes
ADK221 Pengorganisasian 3 Nurgadima, A. √ √ √ Prodi
2 dan Pengembangan DJ, M.Kes
Masyarakat
ADK231 Ekonomi Kesehatan 2 Masniati SE, √ √ √ Prodi
2 M.Kes
ADK241 Analisis Kebijakan 2 Muh. Fauzar √ √ √ Prodi
2 Kesehatan Al-Hijrah,
SKM., M.Kes
ADK251 Manajemen Mutu 2 Muh. Fauzar √ √ √ Prodi
2 Pelayanan Al-Hijrah,
kesehatan SKM., M.Kes
ADK261 Kesehatan Bahari 2 Dr. Muzakkir, √ √ √ Prodi
2 M.Kes
Total SKS Semester IV 22
V ADK271 Manajemen Mutu 2 Nurgadima, A. √ √ √ Prodi
2 Pelayanan DJ, M.Kes
Kesehatan
ADK281 Manajemen Startegi 2 Nurgadima, A. √ √ √ Prodi
2 DJ, M.Kes
ADK291 Sistem Pembiayaan 2 Masniati SE, √ √ √ Prodi
2 Kesehatan M.Kes
ADK301 Pembangunan 2 Dr. Muzakkir, √ √ √ Prodi
2 Sektor M.Kes
ADK311 Manajemen Sumber 2 Heriyati, SKM., √ √ √ Prodi
2 Daya Manusia M.Kes
ADK321 Jaminan Kesehatan 2 Musdariyanti √ √ √ Prodi
2 Sri
Handayani.,
M.Kes

58 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
ADK331 Leadership 2 Dr. Muzakkir, √ √ √ Prodi
2 M.Kes
ADK341 Dasar biostatistik 2 Heriyati, SKM., √ √ √ Prodi
2 M.Kes
ADK351 Pengalaman Belajar 3 Muh. Fauzar √ √ √ Prodi
3 Lapang (PBL) Al-Hijrah,
SKM., M.Kes
ADK321 Curen Issue 2 Muh. Irwan, √ √ √ Prodi
2 Kesehatan S.Kep, M.Kes
Total SKS Semester V 21
ADK331 Manajemen logistik 2 Nurgadima, A. √ √ √ Prodi
2 DJ, M.Kes
ADK341 Kesehatan Ibu dan 2 Muh. Fauzar √ √ √ Prodi
2 Anak Al-Hijrah,
SKM., M.Kes
ADK351 Sistem Informasi 2 Indra, S.Kom, √ √ √ Prodi
2 Kesehatan MM
ADK361 Akuntansi 2 Masniati, SE., √ √ √ Prodi
2 Kesehatan M.Kes
ADK371 Manajemen 2 Masniati, SE., √ √ √ Prodi
2 Keuangan M.Kes
Kesehatan
ADK381 Perilaku Organisasi 2 Muhammad √ √ √ Prodi
2 Irwan,
S.Kep.Ns.,M.K
es
ADK391 Generik Kompetensi 2 √ √ √ Prodi
2

ADK401 Metode Penelitian 2 Dr. Muzakkir, √ √ √ Prodi


2 M.Kes
Total SKS Semester VI 16 Prodi
V ADK411 Perencanaan dan 2 Nurgadima, A. √ √ √ Prodi
II 2 Evaluasi Kesehatan DJ, M.Kes
ADK421 Perilaku Konsumen 2 Muh. Fauzar √ √ √ Prodi
2 Pelayanan Al-Hijrah,
Kesehatan SKM., M.Kes
ADK431 Magang 2 Dr. Muzakkir, √ √ √ Prodi
2 M.Kes
ADK441 Pengantar 2 Heriyati, SKM., √ √ √ Prodi
2 Administrasi Publik M.Kes
ADK451 Akuntansi Bisnis 2 Masniati, SE., √ √ √ Prodi
2 M.Kes
Total SKS Semester VII 10
VI Penulisan Skripsi 6 Fakultas
II Kuliah Kerja Nyata 4 Universitas
(KKN)
Total SKS Semester VIII 8
Total SKS 147

59 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Catatan:

1 Tuliskan mata kuliah/blok pilihan sebagai mata kuliah/blok pilihan I, mata kuliah/blok
pilihan II, dst.
(nama-nama mata kuliah/blok pilihan yang dilaksanakan.
2 Tuliskan bobot sks untuk setiap mata kuliah/blok pilihan.
3 Tuliskan nama dosen pengampu setiap mata kuliah/blok pilihan.
4 Beri tanda √ pada mata kuliah/blok yang dilengkapi dengan deskripsi mata
kuliah/blok, silabus, dan RPS.

5.1.5 Lampirkan RPS Mata Kuliah 1 Tahun Pertama dalam File Terpisah (maksimum
10 MB)
RPS paling sedikit memuat :

1. Nama program studi, nama dan kode mata kuliah, semester, sks, nama dosen
pengampu

2. Capaian pembelajaran lulusan yang dibebankan pada mata kuliah

3. Kemampuan akhir yang direncanakan pada setiap tahap pembelajaran untuk


memenuhi capaian pembelajaran lulusan

4. Bahan kajian yang terkait dengan kemampuan yang akan dicapai

5. Metode pembelajaran
6. Waktu yang disediakan untuk mencapai kemampuan pada tiap tahap
pembelajaran

7. Pengalaman belajar mahasiswa yang diwujudkan dalam deskripsi tugas yang


harus dikerjakan oleh mahasiswa selama satu semester

8. Kriteria, indikator, dan bobot penilaian, dan


9. Daftar referensi yang digunakan

60 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
5.1.6 Substansi Praktikum/Praktik/PBL

Tuliskan substansi praktikum/praktik/PKL yang mandiri ataupun yang merupakan


bagian dari mata kuliah tertentu dalam tabel berikut:

No Nama Judul/Modul Substansi Peralatan Rencana


Praktikum Praktikum/ Modul Penunjang Pelaksanaan
/ Praktik/PKL Praktikum/ Praktikum/ Durasi Temp
Praktik / Praktik/PKL Praktik/PKL at/
PKL Loka
si
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Praktek Penuntun Menyusun 1. Leptop 200 jam Instan
Belajar PBL konsep rencana 2. Printer (25 hari x si
Lapangan dan program 3. ATK 8 jam) keseh
kerja mulai dari atan
perencanaan,
perorganisasiaan,
tindaan,
kontrol/monitor
dan evaluasi

5.2 Sistem Pembelajaran

Sistem pembelajaran adalah mekanisme pelaksanaan pembelajaran pada


program studi untuk memperoleh capaian pembelajaran lulusan yang mencakup:
1) metode dan bentuk pembelajaran per mata kuliah, 2) sistem penilaian
pembelajaran, 3) ketersediaan dan kelengkapan prasarana, sarana dan dana yang
memungkinan terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika.

Karakteristik pelaksanaan pembelajaran hendaknya memperhatikan sifat interaktif,


holistik, integratif, saintifik, kontektual, tematik, kolaboratif, dan berpusat pada
mahasiswa. Interaktif menyatakan bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih
dengan mengutamakan proses interaksi dua arah antara mahasiswa dan dosen.
Holistik mencerminkan bahwa proses pembelajaran mendorong terbentuknya pola
pikir yang komprehensif dan luas dengan menginternalisasi keunggulan dan
kearifan lokal maupun nasional. Integratif menunjukkan bahwa capaian
pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang terintegrasi untuk
memenuhi capaian pembelajaran lulusan secara keseluruhan dalam satu kesatuan
program melalui pendekatan antardisiplin dan multidisiplin. Saintifik menyatakan
bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang
mengutamakan pendekatan ilmiah sehingga tercipta lingkungan akademik yang
berdasarkan sistem nilai, norma, dan kaidah ilmu pengetahuan serta menjunjung
tinggi nilai-nilai agama dan kebangsaan. Kontekstual menjelaskan bahwa capaian
pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang disesuaikan dengan
tuntutan kemampuan menyelesaikan masalah dalam ranah keahliannya. Tematik
berarti capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang
disesuaikan dengan karakteristik keilmuan program studi dan dikaitkan dengan
permasalahan nyata melalui pendekatan transdisiplin. Efektif menyatakan bahwa

61 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
capaian pembelajaran lulusan diraih secara berhasil guna dengan mementingkan
internalisasi materi secara baik dan benar dalam kurun waktu yang optimum.
Kolaboratif adalah proses pembelajaran bersama yang melibatkan interaksi antar
individu pembelajar untuk menghasilkan kapitalisasi sikap, pengetahuan, dan
keterampilan dalam upaya meraih capaian pembelajaran. Berpusat pada
mahasiswa menunjukkan bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui
proses pembelajaran yang mengutamakan pengembangan kreativitas, kapasitas,
kepribadian, dan kebutuhan mahasiswa, serta mengembangkan kemandirian
dalam mencari dan menemukan pengetahuan.

5.2.1 Metode dan Bentuk Pembelajaran

Jelaskan metode dan bentuk pembelajaran per mata kuliah / blok sesuai dengan
capaian pembelajaran dengan memperhatikan (1) jumlah mahasiswa per kelas, (2)
ketercukupan sumber belajar, dan (3) ketercukupan sarana pembelajaran.

Nama Mata Kuliah/ Metode dan Bentuk Jumlah Jumlah Sarana


No
Blok/ Modul Pembelajaran kelas mahasiswa Pembelajaran
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Pendidikan Agama Islam A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. SGD dan Whiteboard
3. Simulasi
A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. SGD Whiteboard
Pendidikan Agama Katholik 3. Simulasi
A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
Pendidikan Agama 2. SGD Whiteboard
Protestan 3. Simulasi
A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. SGD Whiteboard
Pendidikan Agama Hindu 3. Simulasi
A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. SGD Whiteboard
Pendidikan Agama Budha 3. Simulasi
A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
Pendidikan 2. SGD Whiteboard
Kewarganegaraan 3. CbL
Bahasa Inggris A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. SGD LCD
2. Simulasi Whiteboard
3. CbL
Matematika Dasar A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. CbL LCD
2. DL Whiteboard
Fisika Dasar A. SCL 1 30 Ruang kelas

62 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
1. CbL LCD
2. Simulasi Whiteboard
A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. CbL LCD
2. LBL Whiteboard
Biologi Dasar MKU
A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. CbL LCD
2. Simulasi Whiteboard
Kimia Dasar MKU
Komunikasi A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. Simulasi LCD
2. CbL Whiteboard
Wawasan Sosial Budaya A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CI Whiteboard
Wawasan Iptek A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. Cl Whiteboard
Dasar Epid A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. Case Study Whiteboard
Bahasa Indonesia A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard

Pendidikan Anti Korupsi A. SCL 1 30


dan terorisme 1. DL Ruang kelas
2. SDL LCD
3. PBL Whiteboard
Kewirausahaan A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
3. CI
Psikologi A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. SGD Whiteboard
3. LBL
Sejarah pendekatan A. SCL 1 30 Ruang kelas
kesmas 1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
3. SGD
Antropologi Sosial A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
3. SGD
Filsafat dan Logika A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CL Whiteboard

Biomedik A. SCL 1 30 Ruang kelas

63 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
3. LBL
Kependudukan A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Hukum Kesehatan A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. SGD Whiteboard
3. PBL and Inquiry
Pengantar Administrasi A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Pengantar Manajemen A. SCL 1 30 Ruang kelas
SDM 1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Etika dan kode Etik A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. Dl LCD
2. CbL Whiteboard
3. PBL
Dasar Gizi A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Dasar Promkes A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Surveilans Kesmas A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CL Whiteboard
Politik Kesehatan A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
3. PBL
Administrasi Pembangunan A. SCL 1 30 Ruang kelas
Kesehatan 1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Dasar Kesing dan K3 A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
3. SGD
Epid Menular dan tidak A. SCL 1 30 Ruang kelas
Menular 1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
3. PBL
Aplikasi Komputer A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
3. PjBL
Ekonomi Mikro Makro A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. SGD LCD
2. DL Whiteboard

64 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
3. CbL Lab Terpadu
Manajemen Pemasaran A. SCL 1 30 Ruang kelas
Kesehatan 1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Manajemen Data A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. PjBL Whiteboard
Organisasi dan Manajemen A. SCL 1 30 Ruang kelas
Kesehatan 1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Pengorganisasian dan A. SCL 1 30 Ruang kelas
Pengembangan Masyarakat 1. DL LCD
2. SGD Whiteboard
3. CbL
Ekonomi Kesehatan A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. Dl LCD
2. CbL Whiteboard
Analisis Kebijakan A. SCL 1 30 Ruang kelas
Kesehatan 1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Manajemen Mutu A. SCL 1 30 Ruang kelas
Pelayanan kesehatan 1. DL LCD
2. CBL Whiteboard
Kesehatan Bahari A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. SGD LCD
2. Case study Whiteboard
3. DL
Manajemen Mutu A. SCL 1 30 Ruang kelas
Pelayanan Kesehatan 1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Manajemen Startegi A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Sistem Pembiayaan A. SCL 1 30 Ruang kelas
Kesehatan 1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Pembangunan Sektor A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Manajemen Sumber Daya A. SCL 1 30 Ruang kelas
Manusia 1. DL LCD
2. CbL Whiteboard

Jaminan Kesehatan A. SCL 1 30 Ruang kelas


1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
3. PBL
Leadership A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
3. CL

65 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Dasar biostatistik A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. SGD LCD
2. CbL Whiteboard
3. PjBL
Pengalaman Belajar A. SCL 1 30 Rumah
Lapang (PBL) 1. CL sakit/Puskesma
2. CbL s
3. CI
Curen Issue Kesehatan A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. SGD LCD
2. DL Whiteboard
3. CbL
Manajemen logistik A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CjBL Whiteboard
Kesehatan Ibu dan Anak A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. SGD LCD
2. CbL Whiteboard
3. CI
Sistem Informasi Kesehatan A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. Simulasi LCD
2. CbL Whiteboard
3. PjBL
Akuntansi Kesehatan A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Manajemen Keuangan A. SCL 1 30 Ruang kelas
Kesehatan 1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
3. CI
Perilaku Organisasi A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
3. CI
Metode penelitian A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. SGD LCD
2. Simulasi Whiteboard
3. CbL
4. CI
Perencanaan dan Evaluasi A. SCL 1 30 Ruang kelas
Kesehatan 1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Perilaku Konsumen A. SCL 1 30 Ruang kelas
Pelayanan Kesehatan 1. DL LCD
2. CbL Whiteboard
Magang A. SCL 1 30 Rumah
1. Simulasi sakit/Puskesma
2. DL s
3. CbL
Pengantar Administrasi A. SCL 1 30 Ruang kelas
Publik 1. DL LCD

66 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
2. CbL Whiteboard
Akuntansi Bisnis A. SCL 1 30 Ruang kelas
1. DL LCD
2. CbL Whiteboard

Program Studi S-1 Administrasi Kesehatan akan melaksanakan proses pembelajaran


dengan metode Student Centered Learning (SCL) yang bertujuan untuk
mengembangkan kemampuan intelejensia, higher skill, perilaku social dan nilai-nilai
spritual, kerja sama tim dan tanggungjawab dengan metode pelaksanaan pembelajaran
permata kuliah antara lain:
1. Small Group Discussion (SGD)
2. Role‐Play & Simulation
3. Case Study
4. Discovery Learning (DL)
5. Self‐Directed Learning (SDL)
6. Cooperative Learning (CL)
7. Collaborative Learning (CbL)
8. Contextual Instruction (CI)
9. Project Based Learning (PjBL) dan
10. Problem Based Learning and Inquiry (PBL)
Proses pembelajaran dimonitor melalui berita acara perkuliahan yang diisi oleh dosen
setiap akan dimulai proses pembelajaran, selanjutnya kehadiran mahasiswa dipantau
melalui daftar hadir yang diisi oleh dosen maupun mahasiswa setiap mengikuti
perkuliahan

67 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
5.2.2 Upaya Pemutakhiran Materi Bahan Ajar

Jelaskan upaya-upaya yang dilakukan oleh perguruan tinggi pengusul dalam


memutakhirkan materi bahan ajar yang mencakup aspek (1) pemanfaatan dosen
tamu dari perguruan tinggi lain/dunia usaha atau industri/peneliti dari lembaga
penelitian/tokoh masyarakat, (2) kerjasama penelitian dengan dosen di perguruan
tinggi lain atau periset dari lembaga penelitian terkemuka, (3) mengikutsertakan
mahasiswa dan dosen dalam lokakarya/seminar/konferensi atau yang sejenis di
tingkat nasional/ internasional, dan (4) pemberian insentif publikasi ilmiah kepada
dosen

Pengawasan proses pembelajaran pada tahap awal ada di bagian akademik yang
selalu memberikan pelayanan sesuai dengan jadwal perkuliahan. Presensi di
sediakan di bagian akademik tersebut termasuk penyediaan sarana dan prasarana
lain seperti LCD, Spidol, kertas dan lain-lain. Setiap minggu catatan presensi
mahasiswa diperiksa oleh tata usaha dimana sebelumnya pada sebagian besar
dosen memeriksa kehadiran mahasiswa setiap kali tatap muka dan apabila ada
mahasiwa yang tidak masuk maka bidang presensi untuk mahasiswa bersangkutan
akan mencoret dengan spidol. Ketidakhadiran mahasiswa tanpa sebab sebanyak
>20% kali banyak pertemuan tatap muka perkuliahan (14x-16x) akan menyebabkan
mahasiswa tersebut terkena kategori dan laporan mengenai kategori ini dilanjutkan
kepada panitia UTS dan UAS. Kategori ini membuat mahasiswa tersebut tidak bisa
mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS) atau Ujian Akhir Semester (UAS). Semua
catatan mengenai presensi dan kategori ditangani langsung oleh bidang akademik.
Kategori tersebut masuk dalam kategori 1 sedangkan kategori 2 adalah mahasiswa
tidak hadir antara 10-20% dari tatap muka yang telah dilakukan, konsekuensinya
mahasiswa diperbolehkan mengikuti ujian akhir apabila telah memenuhi tugas
tambahan dari dosen yang mengampu mata kuliah tersebut.
Mutu soal ujian yang akan diberikan semuanya bermutu baik dan sesuai dengan
rancangan perkuliahan. Mata kuliah yang sama pada beberapa kelas mempunyai
satu jenis soal yang sama untuk semua kelas dengan mata kuliah yang sama. Soal
ujian yang dibuat dikoordinasikan oleh dosen koordinator mata kuliah sehingga satu
mata kuliah yang terdiri dari banyak kelas akan diselenggarakan ujian pada hari dan
waktu yang sama secara paralel. Mekanisme ini juga sekaligus sebagai kontrol agar
dosen mengajarkan mata kuliah sesuai dengan rancangan perkuliahan. Ketidak
sesuaian dosen dalam mengajar dengan rancangan perkuliahan akan
mengakibatkan mahasiswa tidak mampu menjawab soal ujian yang diberikan.
Karena itu soal ujian yang dikoordinasikan oleh dosen koordinator mata kuliah
mampu menjaga standar kompetensi yang diinginkan oleh jurusan melalui
rancangan perkuliahan.
Strategi penilaian pembelajaran untuk mendukung tercapainya visi misi prodi
dikembangkan sebagai berikut :
1. Strategi penilaian terdiri dari: a) penilaian awal, b) penilaian formatif, c) penilaian
tugas tengah semester, d) penilaian ujian tengah semester, e) penilaian tugas
akhir semester, f) penilaian ujian akhir semester.
2. Pedoman penilaian distandarkan pada pedoman penilaian teori dan praktik (tes
dan non tes).

68 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
5.2.3 Sistem Penilaian Pembelajaran dan Tata Cara Pelaporan Penilaian

Jelaskan sistem penilaian pembelajaran dan tata cara pelaporan penilaian yang
transparan dan akuntabel diindikasikan dengan adanya (1) metode yang sistematis
untuk mengukur capaian pembelajaran, (2) standar penilaian yang
dikomunikasikan kepada mahasiswa di awal perkuliahan, dan (3) tata cara
pelaporan hasil evaluasi yang dapat diakses secara mudah oleh mahasiswa.

1. Metode Pengukuran Capaian Pembelajaran


Sistem penilaian pembelajaran mengacu pada Panduan Penyusunan Kurikulum
Pendidikan Tinggi tahun 2016. Untuk memperoleh lulusan dengan mutu akademik yang
baik maka Program Studi Administrasi Kesehatan dalam melakukan sistem penilaian
dalam proses pembelajaran dan tata cara pelaporan penilaian dilakukan dengan
mengacu pada prinsip-prinsip penilaian sebagai berikut : (1) Edukatif, (2) Otentik, (3)
Objektif, (4) Akuntabel dan (5) Transparan. Penilaian ini dapat dilakukan oleh dosen
tunggal, tim dosen, atau dengan mengikutsertakan mahasiswa maupun pemangku
kepentingan dalam magang dan praktek. Adapun tekhnik dan instrument penilaian
sebagai berikut
Tabel 5.2.3.1 Tekhnik Dan Instrument Penilaian
Penilaian Teknik Instrumen
Sikap Observasi 1. Rubrik untuk penilaian
proses
Keterampilan Umum Observasi, partisipasi,
2. Portofolio atau karya
unjuk kerja, tes tertulis, tes
Keterampilan Khusus desain untuk penilaian
lisan, dan angket
hasil
Penguasaan Pengetahuan
Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi tahun 2016
a. Proses penilaian
Proses penilaian capaian kompotensi merujuk pada sikap, keterampilan dan
pengetahuan. Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi tahun 2016
sebagai berikut :
1) Sikap.
Penilaian ranah sikap dilakukan melalui observasi, penilaian antarmahasiswa
(mahasiswa menilai kinerja rekannya dalam satu tim), dan penilaian aspek pribadi
yang menekankan pada aspek beriman, berakhlak mulia, disiplin dan bertanggung
jawab dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial, dan alam sekitar
2) Keterampilan
Penilaian keterampilan melalui penilaian kinerja diselenggarakan melalui
praktikum, simulasi, praktik lapangan, yang memungkinkan mahasiswa untuk
dapat meningkatkan kemampuan keterampilannya
3) Pengetahuan
Penilaian tingkat pengetahuan mahasiswa dilakukan melalui tes tertulis dan tes
lisan yang dapat dilaksanakan secara langsung maupun tidak langsung. Secara
langsung maksudnya adalah dosen dan mahasiswa bertemu secara tatap muka
saat penilaian, misalnya saat seminar, ujian skripsi. Sedangkan secara tidak
langsung, misalnya menggunakan lembar-lembar soal ujian tulis seperti kuis, ujian
tengah semester, dan ujian akhir semester

69 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
b. Instrumen Penilaian
1) Rubrik
Rubrik yang digunakan adalah rubrik yang bersifat menyeluruh yang dapat
disajikan dalam bentuk holistic rubric. Holistic rubric adalah pedoman untuk
menilai berdasarkan kesan keseluruhan atau kombinasi semua criteria. berikut
tabel holistic rubric:
Tabel 5.2.3.2 Holistic Rubric
Nilai
Dimensi Bobot Nilai Komentar Total

Penguasaan materi 30%


Ketepatan waktu dalam 20%
menyelesaikan tugas
Kemampuan komunikasi 20%

Kemampuan memberikan 10%


tanggapan terhadap
pertanyaan yang diajukan
Kemampuan memberikan 10%
deskripsi terhadap materi
pembelajaran
Kelengkapan alat peraga 10%
dalam presentasi
Nilai Akhir 100%

2) Penilaian Portofolio
Penilaian portofolio merupakan penilaian berkelanjutan yang didasarkan pada
kumpulan informasi yang menunjukkan perkembangan capaian pembelajaran
dalam satu periode tertentu. Informasi itu dapat berupa karya mahasiswa dari
proses pembelajaran yang dianggap terbaik atau karya mahasiswa yang
menunjukkan perkembangan kemampuannya untuk mencapai pembelajaran.
Contoh penilaian portofolio kemampuan mahasiswa memilih dan meringkas
artikel jurnal ilmiah sebagai berikut :

70 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
Tabel 5.2.3.3 Penilaian Portofolio
Artikel 1 Artikel 2 Artikel 3
Tinggi Rendah Tinggi Rendah Tinggi Rendah
No Aspek Penilaian
(6-10) (1-5) (6- (1-5) (6-10) (1-5)
10)
1 Artikel berasal dari journal
terindeks dalam kurun waktu 3
tahun tarakhir
2 Artikel berkaitan dengan tema
Administrasi Kesehatan tertentu
4 Ketepatan meringkas isi
dari artikel kedalam abstrak
5 Ketepatan meringkas
konsep pemikiran
6 Ketepatan meringkas
metodologi penelitian yang
digunakan
7 Ketepatan meringkas hasil-hasil
penelitian
8 Ketepatan meringkas
pembahasan hasil
penelitian
9 Ketepatan meringkas
kesimpulan dari hasil penelitian
10 Ketepatan memberikan
saran
11 Jumlah skor tiap ringkasan
artikel
Rata-rata skor yang diperoleh

c. Pelaporan penilaian
1) Penetapan Nilai Akhir Semester
1.1 Penetapan nilai akhir ujian mata kuliah dapat menggunakan Norma Absolut
yaitu Penilaian Acuan Patokan (PAP) atau dengan Norma Relatif yaitu
Penilaian Acuan Normal (PAN) atau kombinasi keduanya (PAK), tergantung
pada proses pembelajaran, populasi mahasiswa dan jenis mata kuliah
1.2 Norma PAP digunakan bila proses belajar menuntut penguasaan yang
akurat dan matang untuk mencapai kemahiran dan pengembangan
psikomotorik.
1.3 Norma PAN dapat digunakan bila distribusi nilai cukup rendah dari populasi
yang cukup besar

97 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
2) Pembobotan
2.1 Nilai Akhir (NA) semester suatu mata kuliah adalah penjumlahan secara
proporsional dari komponen nilai UTS,UAS, praktikum, dan tugas lainnya,
yang selanjutnya dituliskan oleh dosen penanggungjawab mata kuliah dalam
Daftar Peserta dan Nilai Akhir (DPNA) dengan membubuhkan tanda
tangannya untuk diproses menjadi KHS.
2.2 Pembobotan atau penjumlahan secara proporsional suatu nilai ditentukan
Ketua Program Studi
2.3 Penetapan NA semester suatu mata kuliah dinyatakan dengan Nilai Mutu
(NM) yaitu A, B, C, D adalah nilai lulus dan E tidak lulus.
2.4 Untuk mendapatkan Nilai Mutu (NM) dipergunakan acuan Nilai Angka (NA)
dari 0 sampai 4. Berikut penilaian keberhasilan mahasiswa dinyatakan dalam
huruf, angka, dan kategori :

Tabel 5.2.3.4 Penilaian Keberhasilan Mahasiswa


Huruf Angka Kategori
A 4 Sangat Baik
B 3 Baik
C 2 Cukup
D 1 Kurang
E 0 Sangat Kurang

2.5 Selain nilai A sampai dengan E, juga digunakan nilai K (kosong) yang
diberikan kepada mahasiswa yang mengundurkan diri secara sah dan
tertulis atas persetujuan Dekan dan nilai T (tunda) yaitu nilai yang ditunda
karena belum semua tugas akademik diselesaikan oleh mahasiswa pada
waktunya.
2.6 Nilai hasil belajar mahasiswa dicantumkan pada KHS yang diterbitkan
setiapakhir semester
d. Indeks prestasi semester
Hasil penilaian capaian pembelajaran program studi terdiri atas 2 yaitu: 1) hasil
penilaian capaian pembelajaran tiap semester dinyatakan dengan Indeks Prestasi
Semester (IPS), dan hasil penilaian capaian pembelajaran diakhir program studi
dinyatakan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Hasil penilaian capaian
pembelajaran program studi diperoleh dengan rumus sebagai berikut:

X(Nilai mata kuiah x sks mata kuliah)


IPS/IPK =
Y(Jumlah sks mata kuliah yang diambil per semester)

98 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
e. Kelulusan Mahasiswa
Jumlah maksimum SKS yang dapat diambil oleh mahasiswa ditentukan oleh IPS
yang diperoleh pada semester sebelumnya, dengan ketentuan sebagai berikut:

Tabel 5.2.3.5 Jumlah Maksimum SKS Yang Dapat Diambil


IPS Pada SKS Yang Dapat Diambil
Semester Sebelumnya Pada Semester Berikutnya
3,50 - 4,00 24 sks
2,75 - 3,49 20 sks
2,00 - 2,74 16 sks
< 2,00 12 sks

Berikut ini peringkat capaian pembelajaran diakhir Program Studi


Tabel 5.2.3.6 Peringkat Capaian Pembelajaran
IPK Program sarjana Peringkat

3,51 - 4,00 Dengan pujian (cum laude)


3,26 – 3,50 Sangat memuaskan
2,76 – 3,25 Memuaskan
2,00 – 2,75 Baik

Mahasiswa dengan hasil capaian penilaian peringkat dengan pujian (cum laude),
selain memenuhi IPK 3,51-4,00 mahasiswa tersebut juga harus menyelesaikan
capaian pembelajaran Program Studi paling lama 4 tahun serta syarat lain yang
ditetapkan oleh Perguruan Tinggi. Semua hasil evaluasi yang dilakukan selama
proses pembelajaran dapat diakses melalui situs resmi Program Studi atau melalui
papan pengumuman. Mahasiswa juga dapat melakukan konseling terkait
masalah-masalah yang dihadapi selama proses pembelajaran.
2. Informasi Awal Kepada Mahasiswa Mengenai Kriteria Penilaian
Sebelum proses pembelajaran dilaksanakan pada setiap semester diawal
perkuliahan dalam Rencana Pembelajaran Studi (RPS) yang didalamnya memuat
Pokok-Pokok Bahasan dan Kontrak Belajar. Setiap Dosen memaparkan isi kontrak
kuliah yaitu; 1) tata tertib, 2) capaian pembelajaran umum dan khusus, 3) metode
dan bentuk pembelajaran, 4) materi pokok dan sub pokok bahasan, 5) sumber
bacaan, 6) tugas, dan 7) evaluasi. Metode yang digunakan dalam interpretasi kontrak
kuliah yaitu ceramah dan diskusi. Dosen memberikan penjelasan mengenai setiap
item yang tertera pada kontrak kuliah dan memberikan kesempatan kepada setiap
mahasiswa untuk mengajukan pertanyaan ataupun saran dan kritikan terhadap isi
kontrak kuliah. Mendiskusikan mekanisme penilaian merujuk pada Panduan
99 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi tahun 2016, meliputi; sikap, keterampilan
Administrasi Kesehatan 2018
umum, keterampilan khusus dan penguasaan pengetahuan dengan menggunakan
tehnik dan instrument penilaian
3 Tata Cara Pelaporan Hasil Evaluasi
Pelaporan hasil evaluasi, berupa tugas, Ujian Tengah Semester (UTS) dan (UAS)
dapat langsung dilihat pada papan pengumuman dan laman yang telah disiapkan
oleh prodi. Keberatan mahasiswa terhadap hasil evaluasi yang diperoleh, dapat
dilakukan dengan menghubungi dosen pengampuh mata kuliah yag difasilitasi oelh
pihak akademik

100 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
DAFTAR LAMPIRAN

No Nomor Butir Keterangan

1
2Persyaratan Surat pertimbangan Senat Perguruan Tinggi atas
pembukaan
program studi
3Persyaratan Surat persetujuan Badan Penyelenggara atas pembukaan
program studi (PTS)
7Persyaratan Fotokopi rekening koran, tabungan, sertifikat deposito, dan
surat
berharga lainnya atas nama Badan Penyelenggara, dalam
jumlah
yang menyukupi kekurangan dana untuk operasional dan
investasi penyelenggaraan perguruan tinggi sesuai
dengan
komitmen Subsidi Badan Penyelenggara pada Proyeksi
Arus
Kas
8 1.1 Rencana Strategis Perguruan Tinggi
9 1.2.2 Dokumen Mutu (kebijakan, manual, standar, dan formulir
SPMI
dll sesuai dengan Permenristekdikti No 62 Tahun 2016)
1 1.4.1 Dokumen Kerjasama dengan dunia usaha dan atau industri
0 atau
pihak terkait lainnya untuk kegiatan akademik dan atau non-
akademik
1 3.1 Salinan ijazah dan transkrip yang telah dilegalisasi dari calon
1 dosen tetap
1 3.1 Surat kesediaan calon dosen tetap untuk bekerja penuh
2 waktu
selama 40 jam per minggu termasuk di dalamnya untuk
pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat
1 Daftar riwayat hidup dosen tetap dilengkapi pas photo 6
3 3.1 (enam) bulan terakhir ukuran 4 x 6 cm (ditempelkan pada
bagian kanan atas)

No. Nomor Butir Keterangan

17 3.1 Salinan sertifikat pendidik dosen tetap (bagi yang memilikinya).

18 3.1 Salinan KTP dosen tetap

101 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018
19 3.1 Salinan SK jabatan fungsional terakhir (bagi dosen PNS)

20 3.3 Salinan ijazah tenaga kependidikan

102 | LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Sarjana
Administrasi Kesehatan 2018

Anda mungkin juga menyukai