Anda di halaman 1dari 2

SECOND OPINION

Jl. Cendrawasih No. 5-7 No. Dokumen No. Revisi Halaman


Singaraja 055 / RSU KU / Dir / SPO -
/ III / 2014
DITETAPKAN OLEH
Tanggal Terbit DIREKTUR RSU KERTHA USADA
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL 10 Maret 2014

dr. GEDE HANDRA PK


I. PENGERTIAN Hak pasien untuk mendapatkan penjelasan mengenai masalah yang
: terkait dengan kesehatan yang dideritanya melalui konsultasi dengan
dokter lain selain dokter yang merawatnya saat ini, baik yang bertugas di
RSU Kertha Usada maupun dokter lain yang tidak bertugas di RSU
Kertha Usada.
II. TUJUAN Mebantu pasien untuk memahami informasi yang berkaitan dengan proses
: penyakit tertentu dari berbagai sudut pandang.
III. KEBIJAKAN : 1. Surat Keputusan Direktur 002-0/SK Dir/RSU KU/I/2014
tentang Hak dan kewajiban pasien di RSU Kertha Usada
2. Kebijakan Rumah Sakit terkait hak memperoleh second
opinion di dalam atau di luar RS
3. Undang-undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
Pasal 32 mengenai Hak dan Kewajiban Pasien
4. Undang-undang No.29 Tahun 2014 tentang Praktek
Kedokteran Pasal 52 mengenai Hak Pasien
IV. PROSEDUR : 1. Identifikasi jika ada permintaan dari pasien/keluarga untuk mencari
informasi dan atau second opinion kepada dokter lain
2. Beri informasi kepada pasien/keluarga bahwa permintaan tersebut
akan disampaikan kepada dokter yang merawat dan tanyakan dokter
siapa yang ditunjuk oleh pasien/keluarga untuk dimintai second
opinion
3. Hubungi dokter yang merawat tentang permintaan pasien/keluarga
tersebut
4. Tanyakan kepada pasien/keluarga, apakah pasien/keluarga ingin
menghubungi dokter tersebut sendiri atau dibantu oleh perawat
5. Catat hasil konsultasi serta tindak lanjut yang dianjurkan oleh dokter
tersebut di rekam medis pasien
6. Laporkan kepada dokter yang merawat tentang hasil konsultasi dan
saran terapi yang diberikan
7. Jika terdapat perbedaan pendapat antara dokter yang merawat dengan
dokter yang dimintai second opinion, maka pengambilan keputusan
diserahkan sepenuhnya kepada pasien/keluarga yang bertanggung
jawab
V. UNIT TERKAIT Rawat inap
: UGD
Komite Medik