Anda di halaman 1dari 2

Tips & Trik Mempersiapkan Diri Menghadapi UKMPPD

Wah, tak terasa UKMPPD sudah dekat! Sudah berlatih keras melahap ribuan soal
namun belum percaya diri menghadapi UKMPPD? Yuk, simak beberapa tips dan trik
dari POIN!

1. Kuasai kata kunci tiap soal dengan berlatih sebanyak-banyaknya.

Soal UKMPPD sering menyerupai soal UN Bahasa Indonesia yang panjang dan semua
jawabannya tampak benar. Perlu diingat, TIDAK seluruh soal perlu dibaca. Semakin
banyak mengerjakan soal, maka kamu akan semakin terlatih mengenali kata kunci dan
lebih mudah menjawab. Berlatih mengerjakan soal adalah cara paling efektif agar kamu
lebih intuitif mengenali informasi penting dalam waktu yang terbatas.

2. Pahami konsep masalah, bukan menghafal bentuk soal.

Tidak sedikit lho teman-teman kita yang berkali-kali mengikuti UKMPPD ternyata sudah
berkelana ke berbagai bimbingan. Namun, mengapa 30% peserta UKMPPD tetap tidak
lulus? Ternyata, banyak peserta hanya menghafal bentuk soal dan cepat-cepat
menjawab sesuai kebiasaan selama berlatih. Padahal, pertanyaan UKMPPD sering
menjebak dengan kata-kata seperti "bukan", "kecuali", atau pertanyaan yang
membutuhkan analisa terminologi (contohnya riset). Oleh karena itu, biasakan membaca
secara teliti dan memahami konsep sehingga kamu tidak terjebak oleh soal.

3. Latih ketepatan waktu dan ketahanan mentalmu.

Selain dituntut untuk menjawab dengan tepat, kamu juga harus cepat. Selama
UKMPPD, kamu hanya diberikan waktu 3 jam 20 menit untuk mengerjakan 200 soal
(satu menit per soal). Tidak ada waktu ragu-ragu, termasuk menghadapi soal riset yang
sering dianggap sulit. Tentu saja, agar lancar tidak dapat dengan sekali coba. Seperti
atlit, kamu harus terus berlatih untuk meningkatkan ketahananmu. Biasakan
mengerjakan soal dari awal hingga akhir dan batasi waktu pengerjaan. Kondisikan
setiap latihan seperti UKMPPD sesungguhnya. Dengan demikian, kamu terbiasa berpikir
jernih saat ujian sesungguhnya.

4. Buat suasana belajar yang kondusif dan senyaman mungkin.

Jangan sampai daya serapmu terganggu karena kondisi belajar yang tidak kondusif.
Pastikan pencahayaan cukup, tanpa distraksi fisik maupun suara yang berlebihan, dan
suhu ruangan sejuk (sekitar 25 derajat Celcius). Harapannya, kamu dapat memusatkan
seluruh perhatian untuk belajar.

5. Belajar dalam kelompok kecil.

Sebanyak apapun ilmu kedokteran yang pernah kamu pelajari, pasti masih ada yang
tidak kamu ketahui. Bagaimana mengingat sebanyak-banyaknya dalam waktu terbatas?
Salah satu cara adalah belajar dalam kelompok. Selain mempermudah diskusi dan
sharing ilmu, diskusi kelompok juga membuatmu tidak mudah bosan. Dengan berbagi
tugas membaca, masing-masing dapat berkontribusi berbagi ilmu. Pastikan
kelompokmu tidak terlalu besar agar belajar tetap kondusif dan tidak terdorong untuk
mengobrol.
6. Cukup istirahat dan menjaga kesehatan.

Tidak sedikit lho beberapa sejawat yang kelelahan karena terlalu fokus belajar dengan
keras. Beberapa peserta justru mengeluh kurang istirahat dan sakit saat menghadapi
UKMPPD sesungguhnya. Sayang sekali, kan? Usaha mereka justru sia-sia, padahal hal
ini bisa dicegah. Jangan lupa cukup istirahat, makan sehat, dan melakukan aktivitas fisik
agar kondisimu prima pada hari-H ujian! Dan jangan lupa, kamu juga perlu
mempersiapkan dirimu menghadapi OSCE UKMPPD yang waktunya berselisih sekitar 1
minggu saja dari tanggal CBT!

7. Selingan, self-reward, dan motivasi diri.

Berlatih 5-8 jam setiap hari bukanlah hal mudah. Banyak waktu dan energi yang kamu
korbankan sebelum menghadapi UKMPPD. Agar tetap termotivasi dan
menghindari burn out, berikan dirimu selingan kecil dan self-rewardatas usahamu.
Selingan tersebut bisa berbentuk menonton video hiburan, membuka
instagram/youtube, atau membeli makanan favoritmu. Dengan demikian, kamu tetap
menjaga semangatmu menlewati semua proses tahapan UKMPPD!

8. Berdoa untuk kelancaran dan kelulusan.

Sekeras apapun usaha yang dilakukan, belum lengkap jika tidak diiringi dengan doa.
Berdoa dapat membantu menjaga semangat dan menghindarkan beban pikiran atau
rasa cmeas berlebih yang dapat menghambat dalam belajar. Jangan lupa meminta doa
restu dari orang tua dan keluarga sebelum hari-H. Dukungan moral mereka juga bisa
menjadi penambah semangat juang kita!

9. Have a mentor.

Melakukan semua hal di atas sendirian pastinya berat. Layaknya atlet yang memiliki
pelatih pribadi, kamu tentunya memerlukan mentor untuk membantumu memperbaiki
hal-hal yang masih lemah dan memperkuat hal-hal yang sudah kamu kuasai. Memiliki
mentor adalah salah satu cara efektif untuk memastikan dirimu tidak kehilangan arah
dalam belajar, sekaligus untuk mendapat contoh dan dukungan moral.

Mentor tak terbatas pada dosen atau orang yang jauh lebih tua, namun juga senior,
teman yang lebih dulu lulus, bahkan teman seangkatan yang bisa mengevaluasi
kelemahan dan kekuatanmu dalam berlatih soal. Siapapun yang mampu mendukung
proses belajarmu bisa kamu jadikan mentor.

Namun jika kamu membutuhkan mentor untuk kelompok atau dirimu sendiri, POIN Prep
selalu terbuka untuk kamu! Tidak hanya menawarkan materi, soal, dan pembahasan,
pembimbing kami juga terlatih menjadi mentor. Tutor POIN selalu diingatkan untuk
memotivasi dan memberikan evaluasi yang membangun agar kamu bersemangat dan
terarah dalam mempersiapkan UKMPPD!