Anda di halaman 1dari 6

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PEKERJAAN KONSULTANSI PERENCANAAN


PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR BALAI PENYULUHAN PLKB KECAMATAN
BADAN KELUARGA BERENCANA DAN KELUARGA SEJAHTERA (BKBKS)
KABUPATEN ENDE TAHUN ANGGARAN 2011

A. PENDAHULUAN.
1. PENGERTIAN

a. Nama Kegiatan
Nama Kegiatan adalah Peningkatan Sarana dan Prasarana Pelayanan Keluarga
Berencana.
Nama Pekerjaan adalah Perencanaan Teknis Pembangunan Gedung Kantor Balai
Penyuluh KB Kecamatan pada SKPD KB Kabupaten Ende
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
beserta unsur teknis dan Pejabat yang ditunjuk.
b. Pemberi Tugas
Bertindak sebagai pemberi tugas adalah Pemerintah Kabupaten Ende yang dalam hal ini
diwakili oleh Badan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (BKBKS) Kabupaten
Ende Jl. Melati – Ende.
c. Pengelola Kegiatan
Bertindak sebagai Penegelola Kegiatan adalah Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan
(PPTK) atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) beserta unsur teknis dan Pejabat yang
ditunjuk.
d. Panitia Pengadaan.
Panitia Pengadaan terdiri dari personil yang berasal dari Lingkungan Pemerintah
Kabupaten Ende, yang diangkat dengan surat keputusan Pemberi Tugas untuk
melaksanakanPengadaan, mengundang rekanan, mengadakan rapat penjelasan,
menerima surat penawaran harga, melaksanakan evaluasi terhadap surat penawaran
sampai dengan mengusulkan Pemenang Pengadaan Jasa Konsultan Perencana.
e. Konsultan
Konsultan adalah perusahaan peserta pengadaan Jasa Konsultan Perencana yang telah
ditetapkan sebagai pemenang dan menandatangani Surat Perjanjian/Kontrak dengan
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

2. LATAR BELAKANG

a. Untuk memberikan pelayanan yang maksimal pada Keluarga Berencana di tingkat


Kecamatan diperlukan sarana / prasarana pendukung untuk meningkatkan kesejateraan
masyarakat, maka diperlukan Pembangunan Gedung Kantor Balai Penyuluhan yang
mampu memenuhi secara optimal fungsi dan pemanfaatannya pelayanan KB untuk
kepentingan masyarakat.

b. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, Pemerintah kabupaten Ende telah


mengalokasikan dana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan
Pendampimng APBD II Tahun Anggaran 2011 untuk menyusun Detail Engineering
Design (DED) Pembangunan Gedung Kantor Balai Penyuluhan Badan Keluarga
Berencana dan Keluarga Sejahtera (BKBKS) Kabupaten Ende yang akan menjadi acuan
dasar dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan sesuai perencanaan.
c. Sumber dana yang akan digunakan untuk membiayai Pembanguan Gedung Kantor Balai
Penyuluhan PLKB Kecamatan pada Badan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera
(BKBKS) Kab. Ende berasal dari Daftar isian Pelaksana Anggaran Tahun 2011 No :
1.12..01.02.03

d. Pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah pengadaan jasa konsultan perencana


Pembnagunan Gedung Kantor Balai Penyuluhan PLKB Kecamatan yang berlokasi di 5
(lima) Kecamatan, diantaranya Kecamatan Maurole, Kecamatan Wewaria, Kecamatan
Wolowaru, Kecamatan Ende Timur, dan Kecamatan Ende.

e. Bahwa untuk mencapai pembangunan gedung yang baik, setiap bangunan Gedung
Negara harus diwujudkan dengan sebaik-baiknya, sehingga mampu memenihi secara
optimal fungsi bangunannya serta kontribusi bagi pembangunan di kabupaten Ende.

f. Perwujudan bangunan tersebut dilakukan melalui perencanaan/perancangan dengan


sebaik-baiknya, sehingga dapat memenuhi kriteria teknis bangunan yang layak dari segi
mutu, biaya dan criteria administrasi bagi bangunan gedung Negara.

g. Bahwa untuk penyedia jasa konsultan perencana untuk bangunan Negara perlu
diarahkan secara baik dan menyeluruh, sehinga mampu menghasilkan perencanaan
teknis yang memadai dan layak diterima menurut kaidah, norma serta tata laku
professional.

h. Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk pekerjaan perencanaan diharapkan dapat menjadi
acuan bagi peyedia jasa perencana teknis sehingga mampu mendorong perwujudan
perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan proyek.

3. MAKSUD DAN TUJUAN


a. Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan petunjuk bagi konsultan perencana yang
memuat masukan, azas, criteria, keluaran dan proses yang harus dipenuhi dan
diperhatikan serta diinterprestasikan kedalam pelaksanaan tugas perencanaan
Pembangunan Gedung Kantor Balai Penyuluhan PLKB Kecamatan pada Badan Keluarga
Berencana dan Keluarga Sejahtera (BKBKS) Kab. Ende
b. Dalam penugasan ini diharapkan konsultan perencana dapat melaksanakan tanggung
jawabnya dengan baik untuk menghasilkan keluaran yang memadai sesuai spesifikasi
dan standar teknis yang tercantum dalam KAK ini.
c. Tujuannya dalah untuk membuat DED Gedung Kantor Penyuluhan PLKB Kecamatan
Badan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (BKBKS) Kab. Ende yang sesuai
dengan Syarat-Syarat Teknis yang ditetapkan dan dapat dipertanggung jawabkan dari
segi arsitektur, struktur (konstruksi) dan fungsional serta tahan untuk jangka waktu
tertentu.

4. LINGKUP KEGIATAN
a. Lingkup Kegiatan adalah membuat Detail Engineering Design (DED) Gedung Kantor
Penyuluhan PLKB Kecamatan Badan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera
(BKBKS) Kab. Ende
b. Lingkup pekerjaan yang akan dibuat adalah rencana teknis Pembangunan Gedung kantor
Pelayanan PLKB Kecamatan Badan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera
(BKBKS) Kab. Ende
B. DASAR PELAKSANAAN
Pelaksanaan jasa konsultansi perencanaa pembangunan Gedung Kantor Pelayanan PLKB
Kecamtan Badan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (BKBKS) Kab. Ende, ini
mengacu pada ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
1. Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 42 Tahun 2002 tentang Pedoman
Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
2. Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman
Pelaksanaan Barang dan Jasa Pemerintah.
3. Keputusan Presiden Repulik Indonesia No. 8 Tahun 2006 tentang perubahan ke empat
atas Keputusan Presiden Repulik Indonesia No. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman
Pelaksanaan Barang dan Jasa Pemerintah.
4. Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah No. 332/Kpts/M/2002 tanggal 21
Agustus 2002 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Negara. Dari Daftar
Isian Pelaksanaan Anggaran Tahun 2011 No : 1.12..01.02.03
5. Ketentuan Pelelangan lain yang berlaku dan petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh
pemberi pekerjaan.

C. RUANG LINGKUP PEKERJAAN


Untuk penyelesaian pekerjaan perencanaan Pembangunan Gedung Kantor Pelayanan
PLKB kecamatan Badan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (BKBKS) Kab.
Ende ini konsultan harus mengikuti proses dan lingkup tugas yang harus dilaksanakan
dengan berpedoman pada ketentuan yang berlaku, khususnya Pedoman Teknis
Pembangunan Bangunan Gedung Negara, Keputusan menteri Kimpraswil No :
332/KPTS/M2002 tanggal 21 Agustus 2002, yang meliputi tugas-tugas Perencanaan
Pembangunan Gedung Kantor Pelayanan PLKB kecamatan Badan Keluarga Berencana
dan Keluarga Sejahtera (BKBKS) Kab. Ende yang terdiri dari :
1. Persiapan Perencanaan seperti mengumpulkan data dan informasi lapangan/gedung
yang ada termasuk melakukan pengukuran site plan.
2. Penyusunan Pengembangan Rencana antara lain membuat :
o Rencana arsitektur meliputi detail Pembangunan Gedung Kantor Pelayanan PLKB
kecamatan Badan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (BKBKS) Kab.
Ende dengan menggambarkan penggunaan ruangan secara maksimal.
o Perkiraan Biaya sesuai dengan rancangan detail yang ada.

3. Penyusunan rencana Detail antar lain membuat :


o Gambar pelaksanaan detail arsitektur sesuai dengan gambar rencana yang telah
disetujui.
o Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS)
o Rincian Volume pelaksanaan pekerjaan
o Seluruh dokumen yang dihasilkan digandakan sebanyak 3 (tiga) eksemplar

4. Mengadakan Pengawasan berkala selama pelaksanaan konstruksi fisik antara lain :


o Melakukan penyesuaian gambar dan spesifikasit teknis pelaksanaan bila ada
perubahan.
o Memberikan penjelasan terhadap persoalan-persoalan yang timbul selama masa
pelaksanaan konstruksi
o Memberikan saran-saran, pertimbangan dan rekomendasi tentang penggunaan
material.
o Membuat laporan akhir pengawasan berkala.
D. TANGGUNG JAWAB PERENCANAAN
1. Konsultan perencana bertanggung jawab secara professional atas jasa
perencanaan yang dilakukan sesuai ketentuan kode etik profesi yang berlaku.
2. Hasil karya perencanaan yang dihasilkan harus telah merekomendasikan
batasan-batasan yang telah diberikan oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan
(PPTK) atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) termasuk melalui KAK in, seperti
dari segi pembiayaan, waktu penyelesaian pekerjaandan mutu bangunan yang
akan diwujudkan.
3. Hasil karya yang dihasilkan harus telah memenuhi peraturan, standard dan
pedoman teknis bangunan gedung yang berlaku.

E. BIAYA
1. Biaya konsultan
a. Besar biaya Konsultan merupakan biaya tetap dan pasti.
b. Ketentuan pembiayaan lebih lanjut mengikut Surat Perjanjian Pekerjaan
2. Sumber Dana
a. Sumber Dana untuk kegiatan ini beasal dari Daftar Isian Pelaksanaan
Anggaran Tahun 2011 No : 1.12.01.02.03
b. Dana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan kegiatan ini lebih kurang sebesar
Rp. 19.500.000,- ( Sembilan belas juta lima ratus ribu rupiah )

F. KELUARAN.
1. Konsultan perencana diwajibkan membuat laporan perkembangan pelaksanaan
kegiatan setiap bulan.
2. Membantu membuat dokumen tambahan hasil penjelasan pekerjaan dan bantuan
teknis serta administrasi pada waktu pelelangan.
3. Membuat Laporan Akhir pekerjaan antara lain :
a. Gambar Perencanaan
b. Rencana Anggaran Biaya (RAB) / Engineering Estimate (EE)
c. Back Up Data perhitungan volume pekerjaan.
d. Rencna Kerja dan Syarat-syarat (RKS)

G. TENAGA
Untuk melaksanakan pekerjaan ini, konsultan perencana harus menyediakan tenaga
yang memenuhi ketentuan, baik ditinjau dari segi lingkup pekerjaan maupun tingkat
kompleksitas pekerjaan.
Tenaga-tenaga yang dibutuhkan dalam pekerjaan perencanaan ini antara lain :

1. Tenaga Ahli.
a. Ketua Tim ( Team Leader )
Sebagai ketua tim, tugas utamanya adalah memimpin/koordinir seluruh
kegiatantim dalam pelaksanaan pekerjaan sampai selesai.
Pendidikan : S1 Teknik Sipil/Teknik Arsitektur
Pengalaman : 3 Tahun.
b. Tenaga Ahli Arsitektur ( 1 orang )
Pendidikan : S1 Teknik Teknik Arsitektur
Pengalaman : 3 Tahun.

c. Tenaga Ahli Sipil / Struktur


Pendidikan : S1 Teknik Sipil ( 1 orang )
Pengalaman : 3 Tahun.
2. Tenaga Pendukung
a. Surveyor ( 1 orang )
Pendidikan : STM Bangunan ( 1 orang )
Pengalaman : 7 Tahun.
b. Cad Operator ( 1 orang )
Pendidikan : STM Bangunan ( 1 orang )
Pengalaman : 7 Tahun.
c. Operator Komputer ( 1 orang )
Pendidikan : SLTA semua disiplin ilmu ( 1 orang )
Pengalaman : 5 Tahun.
d. Administrasi ( 1 orang )
Pendidikan : SLTA semua disiplin ilmu ( 1 orang )
Pengalaman : 5 Tahun.

H. PENUTUP.
1. Setelah Kerangka Acuan Kerja Ini diterima, maka calon konsultan hendaknya
memeriksa semua bahan masukan yang diterima dan mencari bahan masukan lain
yang dibutuhkan.
2. Berdasarkan bahan bahan tersebut konsultan agar menyusun segera program kerja
untuk dibahas dengan pengelola kegiatan.

Ende, 22 Maret 2011


Pejabat pembuat komitmen (PPK)/
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)

Drs. FABIANUS BENI