Anda di halaman 1dari 2

PENGOBATAN PASIEN TB

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


RSMR/SPO/DOT/018 A 1/2

Tanggal Terbit : Ditetapkan oleh Direktur Utama


SPO

1 Maret 2018
Dr. Pujianto,M.Kes
Kegiatan pengobatan pasien yang di diagnosis TB dan telah di
Pengertian tetapkan klasifikasi serta tipenya.
Tujuan Sebagai acuan dalam memberikan pengobatan pasien TB.
Surat Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit Mardi Rahayu
Kebijakan No.311/SK/DIRUT/II/2018 tentang Kebijakan Pelayanan TB-
DOTS di RS Mardi Rahayu Tahun 2018 -2020.
1. Pasien yang telah didiagnosis TB dan telah ditetapkan
Prosedur klasifikasi serta tipenya kemudian diberikan pengobatan
dengan obat anti TB, mempergunakan OAT program maupun
OAT mandiri, dengan paduan regimen yang sesuai.
2. Paduan regimen OAT :
a. Kategori-1 : 2 ( RHZE ) / 4 ( RH ) 3
b. Kategori-2 : 2 ( RHZE ) S / 1 ( RHZE ) / 5 ( RH ) 3 E 3
c. Kategori-anak : 2 ( RHZ ) / 4 ( RH )
d. Kategori-sisipan : 1 ( RHZE )
Kategori Pasien TB Paduan OAT
Kategori-1  Pasien baru TB BTA  OAT
(+) 2 HRZE /
 Pasien baru TB BTA 4 H 3R 3
(-) Rontgen (+)  FDC :
 Pasien TB ekstra paru 2 ( HRZE )
/
4 ( HR ) 3
Kategori-2  Pasien TB BTA (+)  OAT:
yang sudah pernah 2 HRZE S /
diobati, yaitu : 1
kambuh, gagal atau 1 HRZE /
setelah putus obat ( 5H3R3 E
default ) 3
 FDC :
2 ( HRZE )
S/
1 ( HRZE )
/
5 ( HR ) 3
E3
PENGOBATAN PASIEN TB

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


RSMR/SPO/DOT/018 A 2/2

Dengan dosis disesuaikan berat badan pasien


3. Prinsip : multi drug, 2 fase ( fase intensif, minum OAT 1 x /
hari dan fase lanjutan, minum OAT 3 x / minggu ), dan ada
pengawasan keteraturan serta kelengkapannya.
4. Untuk pengawasan minum obat, selanjutnya ditunjuk seorang
PMO ( keluarga / tetangga ) yang dapat membantu
melakukan pengawasan minum obat oleh pasien.
5. Perjalanan pengobatan pasien TB selain di catat dalam rekam
medik pasien juga di catat dalam lembar pengobatan TB (
form TB-01 ).
6. Dilakukan konseling dan edukasi kepada pasien maupun
kepada PMO, mengenai TB dan pentingnya untuk berobat
secara teratur dan lengkap sampai masa pengobatan selesai.
7. Pasien TB dibuatkan kartu kontrol TB ( form TB-02 ), yang
akan dibawa pasien saat pasien kontrol, yang dipergunakan
untuk mengingatkan pasien jadwal kunjungan kontrol dan
jadwal kunjungan pemeriksaan dahak ulang.
8. Form TB-01 selanjutnya di simpan di klinik rawat jalan yang
merawat pasien Form TB-01 di lengkapi setiap pasien tersebut
kunjungan kontrol selama masa pengobatannya s.d akhir masa
pengobatan.
Unit Terkait SMF,Instalasi Laboratorium,Instalasi Farmasi,Instalasi Radiologi