Anda di halaman 1dari 4

PEMERIKSAAN PEDIS

No.Dokumen No.Revisi Halaman :

KPMS/SPO/RAD/024 A 1/4

Tanggal terbit Ditetapkan oleh Penanggung Jawab Klinik

SPO
1 Oktober 2015 Dr Vensi Hasmoko, M.Kes
PENGERTIAN Suatu pemeriksaan sinar-x untuk mengetahui struktur tulang pedis.
Pemeriksaan pedis dilakukan untuk indikasi:
fraktur,dislokasi,luksasi
TUJUAN Sebagai acuan untuk melakukan langkah-langkah pemeriksaan
pedis.
KEBIJAKAN SK Nomor : ................. , tentang Kebijakan Pelayanan Bagian
Radiologi Klinik Pratama Mardi Santoso
PROSEDUR Untuk pemeriksaan pedis dapat dilakukan tiga proyeksi
pemeriksaan yaitu antero-posterior, lateral dan oblique.
A. Persiapan alat dan bahan :
1. X-Ray Unit
2. Kaset ukuran 25 x 30
3. Marker
4. Hanger
5. Larutan pemroses film
6. Dryer
7. APD (APRON Pb, Sarung tangan bersih)

B. Persiapan Pasien :
1. Pasien melepas benda logam yang ada di sekitar pergelangan
kaki.
2. Petugas Radiologi memberikan edukasi mengenai prosedur
pemeriksaan yang akan dilakukan.
3. Petugas Radiologi menjaga privasi dengan cara menutup
badan dengan selimut dan menutup pintu ruang pemeriksaan.
4. Petugas Radiologi melakukan identifikasi pasien sesuai sesuai
dengan prosedur dan melakukan verifikasi tindakan yang
akan dilakukan ke pasien serta mencocokan dengan surat
permintaan pemeriksaan radiologi.

C. Persiapan Petugas :
1. Petugas Radiologi melakukan kebersihan tangan sesuai
dengan prosedur.
2. Petugas Radiologi memakai sarung tangan disposible dan
masker surgical jika diperlukan.
PEMERIKSAAN PEDIS

No.Dokumen No.Revisi Halaman :

KPMS/SPO/RAD/024 A 2/4

3. Petugas Radiologi membungkus kaset dengan plastik yang


sudah disediakan

D. Prosedur Pemeriksaan :

1. Proyeksi antero-posterior
Petugas Radiologi mengatur pasien untuk posisi pedis antero-
posterior sebagai berikut:

a. Posisi Pasien
Pasien pasien duduk atau supine diatas meja pemeriksaan.
b. Posisi Obyek
Genu fleksi, telapak kaki diletakan diatas kaset horizontal
pada meja pemeriksaan. Tungkai yang difoto agar tidak
condong kearah medial maupun lateral, tungkai yang tidak
difoto lurus diatas meja pemeriksaan.
c. Pengaturan Sinar
Petugas Radiologi mengatur sinar ke arah sumbu sinar
vertiksl tegsk lurus terhadap kaset dengan titik bidik pada
basis metatarsal 3.
d. Faktor Ekspopsi
Petugas Radiologi mengatur faktor eksposi denga KV: 55-
60 kv, ma : 100 – 150 , sec : 0,02 – 0,04.
2. Proyeksi lateral
Petugas Radiologi mengatur pasien untuk proyeksi lateral
a. Posisi Pasien
Pasien pasien duduk atau semi prone diatas meja
pemeriksaan.
b. Posisi Obyek
Genu fleksi, telapak kaki diletakan diatas kaset horizontal
pada meja pemeriksaan. Tungkai yang difoto agar tidak
condong kearah medial maupun lateral, tungkai yang tidak
difoto lurus diatas meja pemeriksaan.
c. Pengaturan Sinar
Petugas Radiologi mengatur sinar ke arah sumbu sinar
vertiksl tegsk lurus terhadap kaset dengan titik bidik pada
basis metatarsal 3, Jarak focus ke film :100 cm
d. Faktor Eksposi
PEMERIKSAAN PEDIS

No.Dokumen No.Revisi Halaman :

KPMS/SPO/RAD/024 A 3/4

Petugas Radiologi mengatur factor eksposi : 55-60 kv, ma :


100 – 150 , sec : 0,02 – 0,04.
3. Proyeksi oblique
Petugas Radiologi mengatur pasien untuk proyeksi oblique
a. Posisi Pasien
Pasien duduk atau supine diatas meja pemeriksaan. Genu
fleksi, telapak kaki diletakan diatas kaset horizontal pada
meja pemeriksaan.
b. Posisi Obyek
1) Oblique medial
Tungkai diatur condong ke medial, sehngga tepi lateral
telapak kaki membentuk sudut 30 derajat terhadap kaset
2) Oblique lateral
Tungkai diatur condong ke lateral, sehngga tepi medial
telapak kaki membentuk sudut 30 derajat terhadap kaset

c. Pengaturan Sinar
Petugas Radiologi mengatur sinar ke arah sumbu sinar
vertiksl tegsk lurus terhadap kaset dengan titik bidik pada
basis metatarsal 3, Jarak focus ke film : 100 cm, dibuat
kanan dan kiri
d. Faktor Eksposi
Petugas Radiologi mengatur factor eksposi : 55-60 kv, ma :
100 – 150 , sec : 0,02 – 0,04.
1. Kriteria Radiograf
a. Kriteria radiograf proyeksi antero-posterir
Tampak gambaran ossa pedis dorso plantar. Tampak ossa
tarsalia bagian anterior, ossa metatarsal dan phalanges.
b. Kriteria radiograf proyeksi lateral
Tampak gambaran ossa pedis lateral. Tampak ossa tarsalia
bagian anterior, ossa metatarsal dan phalanges overlap,
tampak calcaneus ankle joint talus, tampak os tibia dan
fibula, tibia overlap sedikit dengan talus.
c. Kriteria radiograf proyeksi oblique
Tampak os scapoid dan cuboid bebas superposisi,jari-jari
kaki mendekati lateral, basis metatarsal I tidak mengalami
superposisi.
PEMERIKSAAN PEDIS

No.Dokumen No.Revisi Halaman :

KPMS/SPO/RAD/024 A 4/4

2. Setelah pemeriksaan selesai petugas melakukan pembersihan


tangan sesuai prosedur
3. Petugas Radiologi memberi tahu kepada pasien/keluarga
bahwa pemeriksaan telah selesai
4. Petugas Radiologi mengantar pasien ke ruang tunggu Instalasi
Radiologi
5. Petugas Radiologi merapikan alat dan membuang alat bekas
pakai sesuai prosedur
6. Petugas Radiologi mencetak gambar sesuai dengan SPO cetak
gambar
7. Untuk pasien rawat jalan diinformasikan bahwa ada waktu
tunggu untuk pencetakan gambar dan interpretasi oleh
radiolog.
8. Untuk pasien rawat inap, petugas radiologi menelepon
ruangan bahwa pemeriksaan telah selesai dan diminta untuk
segera menjemput pasien di radiologi dan melakukan
prosedur transfer pasien sesuai prosedur.

UNIT TERKAIT Rawat Jalan, Rawat Inap, ICU, Gawat Darurat