Anda di halaman 1dari 2

1.

Hasil ekstraksi senyawa antosianin pada bunga rosella dapat ditingkatkan dengan
penambahan ...
a. Etil asetat
b. Etanol 96%
c. Asam tartrat
d. NaOH
e. N-hexan
2. Kandungan biologi yang terdapat dalam ekstrak kayu manis berfungsi sebagai
antibakteri, dibawah ini yang bukan merupakan senyawa tersebut adalah ...
a. Tanin
b. Flavonoid
c. Eugenol
d. Alkaloid
e. Saponin
3. Berapakah suhu dan waktu yang digunakan dalam ekstraksi dengan cara infundasi?
A. 60oC selama 15 menit
B. 90oC selama 10 menit
C. 90oC selama 15 menit
D. 100oC selama 10 menit
E. 100oC selama 15 menit
4. Zat ballast adalah zat yang terdapat didalam simplisia tanaman yang tidak memiliki
efek farmakologi, sehingga keberadaanya mengganggu metabolit sekunder yang
diinginkan. Untuk memurnikan suatu ekstrak dari zat tersebut maka ekstrak perlu
dicuci dilarutkan dalam pelarut,
A. Dengan polaritas yang tinggi
B. Dengan polaritas yang rendah
C. Dengan kelarutan yang besar
D. Dengan kelarutan yang kecil
E. Dengan polaritas yang tinggi dan kelarutan yang besar
5. Salah satu metode ekstraksi cara dingin adalah perkolasi. Prinsip ekstraksi dengan
metode perkolasi, selain polaritas pelarut dan polaritas senyawa yang akan di sari
serta difusi pasif dan kelarutan. Prinsip ekstraksi metode perkolasi selain pernyataan
yang ada di atas adalah?
A. Gaya berat
B. Gaya dorong
C. Kecepatan
D. Titik didih
E. Perbedaan konsentrasi
Essay
1. Untuk mengekstraksi senyawa antosianin dapat digunakan pelarut yang bagaimana?
Selain itu dapatkah hasil ektraksi dioptimalkan dengan penambahan zat lain untuk
meningkatkan kadar antosianin, jelaskan?
Pelarut yang digunakan yaitu berdasarkan prinsip like dissolve like dimana antosianin
berlifat polar sehingga digunakan pelarut dan bersifat polar seperti etano 96%.
Pengoptimalkan ekstraksi dapat ditambahkan senyawa yang bersifat asam seperti
asam sitrat, asam tartrat dan asam asetat