Anda di halaman 1dari 3

PEMERIKSAAN ANTEBRACHI

No.Dokumen No.Revisi Halaman :

KPMS/SPO/RAD/015 A 1/3

Tanggal terbit Ditetapkan oleh Penanggung Jawab Klinik

SPO
1 Oktober 2015 Dr Vensi Hasmoko, M.Kes
PENGERTIAN Suatu pemeriksaan sinar-x untuk mengetahui struktur tulang
antebrachi. Pemeriksaan antebrachi dilakukan untuk indikasi:
fraktur.
TUJUAN Sebagai acuan untuk melakukan langkah-langkah pemeriksaan
antebrachi
KEBIJAKAN SK Nomor : ................. , tentang Kebijakan Pelayanan Bagian
Radiologi Klinik Pratama Mardi Santoso
PROSEDUR Untuk pemeriksaan antebrachi dapat dilakukan tiga proyeksi
pemeriksaan yaitu antero-posterior dan lateral.
A. Persiapan alat dan bahan :
1. X-Ray Unit
2. Kaset ukuran 25 x 30
3. Marker
4. Hanger
5. Larutan Pemrosesan
6. Dryer
7. APD (APRON Pb, Sarung tangan bersih)

B. Persiapan Pasien :
1. Pasien melepas benda logam yang ada di sekitar badan.
2. Petugas Radiologi memberikan edukasi mengenai prosedur
pemeriksaan yang akan dilakukan.
3. Petugas Radiologi menjaga privasi dengan cara menutup
pintu ruang pemeriksaan.
4. Petugas Radiologi melakukan identifikasi pasien sesuai sesuai
dengan prosedur dan melakukan verifikasi tindakan yang
akan dilakukan ke pasien serta mencocokan dengan surat
permintaan pemeriksaan radiologi.

C. Persiapan Petugas :
1. Petugas Radiologi melakukan kebersihan tangan sesuai
dengan prosedur.
2. Petugas Radiologi memakai sarung tangan disposible bersih
dan masker surgical jika diperlukan.
3. Petugas Radiologi membungkus kaset dengan plastik yang
PEMERIKSAAN ANTEBRACHI

No.Dokumen No.Revisi Halaman :

KPMS/SPO/RAD/015 A 2/3

sudah disediakan

D. Prosedur Pemeriksaan :

1. Proyeksi antero-posterior
Petugas Radiologi mengatur pasien untuk posisi antebrachi
antero-posterior sebagai berikut:
a. Posisi Pasien
Pasien duduk menyamping diatas meja pemeriksaan pada
tepi tangan yang akan difoto,jika tidak memungkinkan
pasien tidur diatas brancard.
b. Posisi Obyek
Lengan bawah dan tangan supine diatas kaset,wrist joint
dan elbow joint masuk dalam kaset. kaset horizontal
terhadap meja pemeriksan.
c. Pengaturan Sinar
Petugas Radiologi mengatur sinar ke arah sumbu sinar
vertiksl tegsk lurus terhadap kaset dengan titik bidik pada
titik tengah antebrachi. Jarak focus ke film : 100 cm.
d. Faktor Ekspopsi
Petugas Radiologi mengatur faktor eksposi denga KV: 45-
55 kv, ma : 100 – 150 , sec : 0,02 – 0,04.
2. Proyeksi Lateral
Petugas Radiologi mengatur pasien untuk proyeksi lateral
a. Posisi Pasien
Pasien duduk menyamping diatas meja pemeriksaan pada
tepi tangan yang akan difoto,jika tidak memungkinkan
pasien tidur diatas brancard.
b. Posisi Obyek
Lengan bawah dan tangan lateral, sendi siku fleksi 90
derajat,sendi bahu diatur lebih rendah sehingga elbow joint
dapat true lateral. horizontal terhadap meja pemeriksan.
c. Pengaturan Sinar
Petugas Radiologi mengatur sinar ke arah sumbu sinar
vertiksl tegsk lurus terhadap kaset dengan titik bidik pada
titik tengah antebrachi. Jarak focus ke film :100 cm
d. Faktor Eksposi
PEMERIKSAAN ANTEBRACHI

No.Dokumen No.Revisi Halaman :

KPMS/SPO/RAD/015 A 3/3

Petugas Radiologi radiasi mengatur factor eksposi : 45-55


kv, ma : 100 – 150 , sec : 0,02 – 0,04.
3. Kriteria Radiograf
a. Kriteria radiograf proyeksi antero-posterir
Tampak gambaran antebrachi dalam posisi AP,ulna
dan radius terpisah satu dengan yang lain. Tampak
pula wris join dan elbow joint.
b. Kriteria radiograf proyeksi lateral
Tampak gambaran wris joint dalam posisi lateral, ,
antebrachi overlap satu dengan yang lain.
4. Setelah pemeriksaan selesai petugas melakukan
pembersihan tangan sesuai prosedur
5. Petugas Radiologi memberi tahu kepada pasien/keluarga
bahwa pemeriksaan telah selesai
6. Petugas Radiologi mengantar pasien ke ruang tunggu
Instalasi Radiologi
7. Petugas Radiologi merapikan alat dan membuang alat
bekas pakai sesuai prosedur
8. Petugas Radiologi mencetak gambar sesuai dengan SPO
cetak gambar
7. Untuk pasien rawat jalan diinformasikan bahwa ada
waktu tunggu untuk pencetakan gambar dan interpretasi
oleh radiolog.
8. Untuk pasien rawat inap, petugas radiologi menelepon
ruangan bahwa pemeriksaan telah selesai dan diminta
untuk segera menjemput pasien di radiologi dan
melakukan prosedur transfer pasien sesuai prosedur.

UNIT TERKAIT Rawat Jalan, Rawat Inap, ICU, Gawat Darurat