Anda di halaman 1dari 18

G.

DEFINISI OPERASIONAL

No Variable Definisi Metode / Hasil ukur Skala


cara ukur
1. Diare (diganti Merupakan riwayat Kuesioner, 1. Ya, terinfeksi jika Ordinal
pengalaman penyakit berdasarkan Wawancara memiliki riwayat
infeksi) pemeriksaan dokter. penyakit tersebut
Kondisi anak pernah 2. Tidak, tidak
mengalami buang air terinfeksi jika tidak
besar > 3 kali dalam pernah memiliki
sehari, tinja lembek, riwayat penyakit
hitam dan terkadang tersebut
disertai muntah dan
lendir darah pada tinja
selama 2 minggu.
2. ISPA Adalah penyakit Kuesioner 1. Ya, terinfeksi jika Ordinal
(pngalaman infeksi yang menyerang memiliki riwayat
ispa) salah satu bagian dari penyakit tersebut
saluran nafas, mulai 2. Tidak, tidak
dari hidung (saluran terinfeksi jika tidak
atas) hingga alveoli pernah memiliki
(Saluran bawah) riwayat penyakit
termasuk jaringan tersebut
adneksanya, seperti
sinus, rongga telinga
tengah, dan pleura.
3. Asupan energi Asupan energi total Recall 2 x 24 Kecukupan Kurang : Ordinal
dalam sehari (kkal) jam <80 % AKG
kemudian Kecukupan baik : 80
dibandingkan dengan % AKG
akg yang dianjurkan
menggunakan metode
recall 1 x 24 jam.
4. Asupan protein Asupan protein dalam Recall 2 x 24 Kecukupan Kurang : Ordinal
sehari (gr) kemudian jam <80 % AKG
dibandingkan dengan Kecukupan baik : ≥80
akg yang dianjurkan % AKG
menggunakan metode
recall 1 x 24 jam.
5. Asupan Fe Adalah jumlah rata-rata Recall 2 x 24 Kecukupan Kurang : Ordinal
fe (zat besi) yang jam <80 % AKG
dikonsumsi Kecukupan baik : ≥ 80
% AKG

6. Asupan Adalah jumlah rata-rata Recall 2 x 24 Kecukupan Kurang : Ordinal


Kalsium kalsium yang jam <80 % AKG
dikonsumsi Kecukupan baik : ≥ 80
% AKG

7. Asupan Zn Adalah jumlah rata-rata Recall 2 x 24 Kecukupan Kurang : Ordinal


zn yang dikonsumsi jam <80 % AKG
Kecukupan baik : ≥ 80
% AKG

8. Pemberian ASI Bayi berumur 0 sampai Kuesioner 0= tidak Ordinal

Ekslusif 5 bulan yang hanya 1= ya

diberikan asi saja tanpa

makanan tambahan

yang diukur
9. garam yodium Ada atau tidaknya Kuesioner 0=tidak ada
garam beriodium dalam Ordinal
keluarga 1=ada
suatu keluarga
10. PemberianKaps Jumlah suplemen Kuesioner 1. 1 kali
vitamin A yang
ul Vitamin A 2. 2 kali
dikonsumsi selama satu
3. tidak diberi Ordinal
tahun
4. Belum waktunya

(umur ≤6 bulan )

11. Frekuensi Jumlah makan dalam Kuesioner 1 = Tidak pernah Ordinal

Makan sehari-hari baik 2 = 1-3x perbulan

kualitatif dan 3 = 1-3x perminggu

kuantitatif. 4 = 4-6x perminggu

5 = 1x perhari

6 = > 1x perhari

12. Umur Balita Usia balita sejak lahir Kuesioner Dinyatakan dalam Ordinal

sampai pada saat bulan

dilakukannya

perhitungan

13. Jenis Kelamin Anak-anak yang Kuisioner 1= Laki-laki Ordinal

membedakan satu 2=Perempuan

dengan lainnya yang

dapat dilihat dari

penampilan fisik
14. Berat badan Berat badan bayi ketika Wawancara, 1= BBLR : <2500 Ordinal

lahir rendah lahir atau paling lambat Data diambil gram

(BBLR) sampai bayi berumur 1 dari KMS anak 2= Tidak BBLR:

hari. ≥2500 gram

15. Panjang Badan Panjang badan bayi Wawancara, 1= Panjang badan Ordinal

Lahir ketika lahir. Data diambil lahir <48 cm

dari KMS anak 2= panjang badan

lahir 48-52 cm

3= panjang badan

lahir >52 cm

16. Dikategorikan sebagai


Jumlah tahun atau lama berikut :
waktu yang dimiliki 0. Umur berisiko:
oleh responden sejak >20
Wawancara
Umur Ibu lahir sampai dengan 1. Umur berisiko Ordinal
kuesioner
ulang tahun terakhir :<34
saat penelitian 2. Umur tidak
dilakukan berisiko : 20-34
tahun
17. Merupakan umur
kehamilan saat bayi
0. Premature : < 37
dilahirkan sesuai yang
Umur minggu
tercantum dalam status Wawancara
kehamilan saat 1. Cukup bulan : ≥ Ordinal
ibu atau tercantum kuesioner
melahirkan 37 minggu
dalam catatan
pemeriksaan kehamilan
ibu
18. Panjang badan Panjang badan bayi Wawancara, Pendek : < 48 cm Ordinal
lahir ketika lahir. Data diambil Tidak Pendek = ≥ 48
dari KMS anak cm
19. Tinggi Badan Salah satu indikator Diukur dengan  Pendek = <150 cm Ordinal
Ayah klinik utama dalam antropometri  Tidak Pendek =
menentukan Indeks yang ≥150 cm
Massa Tubuh (IMT) menggunakan
dalam menentukan microtoise
status gizi dari ayah
tersebut.
20. Tinggi Badan Salah satu indikator Diukur dengan  Pendek = <155 cm Ordinal
Ibu klinik utama dalam antropometri  Tidak Pendek = ≥
menentukan Indeks yang 155 cm
Massa Tubuh (IMT) menggunakan
dalam menentukan microtoise
status gizi dari ibu
tersebut.
21. Penanganan Penanganan limbah Kuesioner 1. Penampungan Ordinal
limbah yang berasal dari kamar Tertutup
mandi, kakus, dapur, 2. Penampungan
tempat cuci pakaian dan Terbuka
cuci peralatan rumah 1. Di Pekarangan
tangga. 2. Di luar Pekarangan
3. Tanpa penampungan
(ditanah)
4. Langsung ke
got/sungai
22. Penggunaan Sarana atau tempat Wawancara 1. Tidak memenuhi Ordinal
jamban untuk buang air besar dan observasi syarat jamban
dan tempat sehat = >1
pembuangan akhir tinja 2. Memenuhi
yang memenuhi syarat syarat jamban
jamban sehat sehat,jika
menggunakan
jamban leher
angsa =0
23. Cuci tangan Kebiasaan yang Kuesioner 1. Mencuci Ordinal
berhubungan dengan tangan
kebersihan perorangan sebelum dan
untuk mencuci tangan sesudah
dengan sabun,sebelum melakukan
atau sesudah kegiatan = 1
melakukan kegiatan 2. Tidak mencuci
tangan = 0
24. Tempat Tempat untuk Wawancara , 1. Fasilitas Kesehatan Ordinal
Persalinan melahirkan kuesioner 2. Lainnya
1.Rumah
2.Dukun
25. Penolong Sarana pelayanan Wawancara, 1. Petugas Kesehatan Ordinal
persalinan kesehatan yang dipilih Kuesioner 2. Lainnya
oleh ibu untuk 3. Dukun
menolong 4. Kader
persalinannya. 5. Saudara / teman
Tenaga yang dapat
memberikan
pertolongan persalinan
dapat dibedakan
menjadi dua, yaitu
tenaga profesional
(dokter spesialis
kebidanan, dokter
umum, bidan,
pembantu bidan, dan
perawat bidan) dan
dukun bayi (dukun bayi
terlatih dan tidak
terlatih) (Retna, 2009).
26. Status Imunisasi Imunisasi merupakan Kuesioner 1. Imunisasi tidak Ordinal
proses menginduksi lengkap (Tidak)
imunitas secara buatan 2. Imunisasi normal
baik dengan vaksinasi 3. Imunisasi lengkap
(imunisasi aktif) (Ya)
maupun dengan
pemberian antibodi
(imunisasi pasif).
Imunisasi dasar yang
wajib diberikan kepada
bayi pada saat usia 0-6
bulan adalah BCG,
DPT, Polio dan
hepatitis B.

27. Pendidikan ibu Pendidikan ibu Kuesioner 1. Rendah (Tidak Ordinal


merupakan faktor yang sekolah, SD, SMP)
sangat penting pada 2. Tinggi (SMA, PT)
kejadian masalah gizi.
Tinggi rendahnya
tingkat pendidikan ibu
erat kaitannya dengan
tingkat pengetahuan
terhadap perawatan
kesehatan, kehamilan
dan pasca persalinan,
serta kesadaran
terhadap kesehatan dan
gizi anak-anak dan
keluarganya
28. Pekerjaan ibu Pekerjaan merupakan Kuesioner 1. Tidak bekerja Nominal
faktor penyabab tidak 2. bekerja
langsung pada kejadian
stunting. Menurut
penelitian di kelurahan
kalibaru kejadian
stunting lebih banyak
terjadi pada ibu yang
tidak bekerja dapat
disebabkan karena
status ekonomi
keluarga pada ibu yang
tidak bekerja ini
cenderung rendah
29. Pendidikan Menurut penelitian, Kuesioner 1. Rendah (Tidak Ordinal
ayah bahwa pendidikan ayah sekolah, SD,
berhubungan dengan SMP)
kejadian stunting pada 2. Tinggi (SMA, PT)
anak. Hal ini
dikarenakan, ayah yang
memiliki status social
yang rendah dan
memiliki pengaruh
yang terbatas dalam
membuat keputusan
dalam rumah tangga.
30. Jumlah anggota Balita dari keluarga Kuesioner 1. Cukup ( < 3 anak) Ordinal
keluarga dengan jumlah anggota 2. Banyak ( ≥3 anak )
rumah tangga banyak
cenderung mengalami
stunting dibandingkan
balita dari keluarga
dengan jumlah anggota
rumah tangga cukup.
31. Pengeluaran Adalah nilai Kuesioner 1. Tidak miskin yaitu Rasio
rumah tangga pengeluaran untuk Wawancara > Rp 299.773 per
konsumsi bukan kapita/bulan.
makanan rumah tangga 2. Miskin yaitu < Rp
selama sebulan atau 12 299.773 per
bulan yang lalu. kapita/bulan.
Menurut penelitian
bahwa apabila
penghasilan keluarga
meningkat, penyediaan
lauk pauk akan
meningkat mutunya.
32. Status gizi ibu Adalah keadaan Pita LILA KEK :
hamil (KEK) kekurangan zat gizi Pengamatan Kurang dari 23,5 cm
yang dinyatakan langsung Normal :
menggunakan lingkar lebih dari sama
lengan atas dengan 23,5 cm

33. Status keluhan Kondisi tubuh ibu Kuesioner Jumlah Keluhan Ibu Ordianal
ibu hamil selama kehamilan, Hamil
meliputi gangguan -
gangguan seperti
Ngidam, mual dan
muntah, Cepat lelah
dan lemah, dll
34. Status penyakit Kondisi tubuh ibu Yang Kuesioner 1. Ya Ordinal
ibu hamil disertai dengan adanya 2. Tidak
gangguan penyakit
seperti pendarahan,
Anemia, varises, dll
35. Asupan folat Asupan folat yang Recall Kurang : <1000 Ordinal
dikonsumsi selama 1 2x24jam mg/hari
hari yang diukur Cukup : penambahan
dengan metode recall ≥ 1000 mg/hari
1x24 jam sebanyak 2
kali yang dinyatakan
dalam satuan mg.
36. Umur ibu Jumlah tahun atau lama Wawancara Dikategorikan sebagai Ordinal
waktu yang dimiliki berikut :
oleh responden sejak 1. <20 = berisiko
lahir sampai dengan 2. 20-34 = tidak
ulang tahun terakhir berisiko 3. >34 =
saat penelitian. berisiko
37. Kenaikan Berat Meningkatnya berat Wawancara,ku Kenaikan berat badan Ordinal
Badan badan dari sebelumnya esioner dan :
pada saat pengambilan pengukuran 1. Trismester 1 = 1 –
data berlangsung. antropometi 2 kg
2. Trismester 2 =
0,35 – 0,4 kg
3. Trismester 3 =
12,8 kg
38. Tinggi badan Ukuran tubuh linear ibu Microtoice Pendek = < 150 cm Ordinal
ibu hamil yang diukur Tidak Pendek = ≥ 150
menggunakan cm
microtoise dengan
ketelitian 0,1 cm dari
ujung kaki sampai
kepala
39. Tinggi badan Ukuran tubuh linear Microtoice Pendek = <162 cm Ordinal
ayah ayah yang diuk ur Tidak Pendek = ≥ 162
menggunakan cm
microtoise dengan
ketelitian 0,1 cm dari
ujung kaki sampai
kepala
40. ANC Pelayanan kesehatan Kuesioner 1. Sesuai K4 Ordinal
yang diberikan oleh 0. Tidak Sesuai K4
tenaga kesehatan untuk
ibu selama
kehamilannya
dan dilaksanakan
sesuai dengan standar
pelayanan yang
ditetapkan dalam
Standar Pelayanan
Kebidanan/SPK.
Kemampuan responden
untuk memahami
pernyataan yang
berkaitan dengan
pelaksanaan “antenatal
care”.
41. Umur Ayah Umur responden yang Wawancara Umur ayah dalam Ordinal
dihitung sejak tanggal tahun
lahir sampai dengan
waktu penelitian yang
dinyatakan dalam
tahun.
42. Riwayat Pengalaman ibu Kuesioner 1.Petugas Kesehatan Ordinal
penolong melahirkan dengan 0. Lainnya
persalinan penolong persalinan - Dukun
oleh Dokter, Bidan, - Kader
Perawat, Dukun bayi, - Saudara
Kader, Saudara, Teman,
dan lainnya
43. Tablet tambah Tablet tambah darah Kuesioner 1. Tidak patuh Ordinal
darah untuk mengurangi ≤90tablet
anemia gizi besi yang 2. Patuh ≥90 tablet
diberikan kepada ibu
hamil.
44. Suplemen Lain Suplemen makanan Kuesioner, 1. Ya Ordinal
merupakan produk wawancara Bila ya, sebut:…..
yang digunakan untuk Bila ya, berapa kalii,
melengkapi makanan sebut…
dan mengandung satu
atau lebih bahan 2. Tidak
sebagai berikut vitamin,
mineral, asam amino,
tumbuh-tumbuhan atau
bahan yang berasal dari
tumbuhan, substansi
seperti enzim,
konsentrat, metabolit,
konstituen, ekstrak atau
kombinasi dari
beberapa bahan diatas
45. PNC Pemeriksaan yang Kuesioner 1 = Ya (apabila Ordinal
dilakukan setelah melakukan)
persalinan (pada masa 0 = Tidak (apabila
nifas) apabila pernah tidak melakukan)
melahirkan/keguguran.
46. Jampersal Jaminan yang Kuesioner 1 = Ya (apabila Ordinal
(Hasil ukur = digunakan untuk mendapatkan
punya/tdk pemeriksaan kehamilan Jampersal)
punya) dan 0 = Tidak (apabila
Pertolongan persalinan tidak mendapatkan
Yang pembiayaannya Jampersal)
dijamin oleh
pemerintah.
47. Dukungan Dukungan yang Kuesioner 1 = Ya, Nominal
keluarga diberikan oleh keluarga 0 = Tidak.
mendukung dan kepada anggota
tidak keluarga lain dalam
mendukung bentuk perhatian dan
kepedulian keluarga
terhadap kondisi
kesehatan ibu hamil
yang terdiri dari
emosional,
penghargaan, penilaian,
instrumental,
informative.

48. Pengetahuan Hasil dari tahu, data itu Kuesioner 1 = benar (jika Nominal
Gizi Ibu Hamil terjadi setelah orang jawaban sesuai
melakukan pengindraan pernyataan)
Kurang & baik
suatu objek tertentu 0 = salah ( jika tdk
sesuai pernyataan)
49. Sikap Sikap merupakan Kuesioner Pada pernyataan Ordinal
kesiapan seseorang favourable (baik), jika
untuk bereaksi atau responden menjawab
berespon terhadap sangat setuju skor 4,
objek atau stimulus. setuju skor 3, tidak
setuju skor 2, dan
sangat tidak setuju skor
1.
Pada pernyataan
unfavourable (tidak
baik), jika responden
menjawab sangat
setuju skor 1, setuju
skor 2, tidak setuju
skor 3, dan sangat
tidak setuju skor 4.
50. Perilaku Suami Aktivitas suami yang Kuesioner a. Perilaku suami Ordinal
Merokok berhubungan dengan pernyataan merokok (Jika
Merokok dan kegiatan merokok mengenai memilih)
tidak merokok diukur melalui kebiasaan 1. Ya, setiap hari
intensitas merokok. merokok 2. Ya kadang –kadang
dengan 3. Tidak, tapi
pilihan sebelumnya pernah
jawaban merokok tiap hari
1. Ya, setiap 4. Tidak tapi
hari sebelumnya pernah
2. Ya, kadang merokok kadang-
– kadang kadang).
3. Tidak, tapi
sebelumnya b. Perilaku suami
pernah Tidak merokok (Jika
merokok tiap memilih
hari Tidak pernah sama
4. Tidak, tapi sekali).
sebelumnya
pernah
merokok
kadang –
kadang
5.Tidak pernah
sama sekali

51. Pendidikan Ibu Pendidikan formal Responden 01. Tidak Sekolah Ordinal
terakhir yang diikuti menuliskan 02. Tidak Tamat
dan dinyatakan lulus pada kuesioner SD/MI
03. Tamat SD/MI
04. Tamat SMP/MTS
05. Tamat SMA/MA
06. Tamat
Diploma/Sarjana
52. Pendidikan Pendidikan formal Responden 01. Tidak Sekolah Ordinal
Ayah terakhir yang diikuti menuliskan 02. Tidak Tamat
dan dinyatakan lulus pada kuesioner SD/MI
03. Tamat SD/MI
04. Tamat SMP/MTS
05. Tamat SMA/MA
06. Tamat
Diploma/Sarjana
53. Pekerjaan Ayah Kegiatan sehari-hari Kuesioner, 01. Tidak Bekerja Ordinal
baik formal maupun wawancara 02. Pegawai
informal yang rutin 03. Wiraswasta
dilakukan oleh seorang 04. Petani/nelayan/bu
ayah pada saat ruh
dilakukan penelitian, 05. Lainnya
dengan tujuan untuk
menghasilkan uang

54. Pekerjaan Ibu Kegiatan sehari-hari Kuesioner, 01. Tidak Bekerja Ordinal
baik formal maupun wawancara 02. Pegawai
informal yang rutin 03. Wiraswasta
dilakukan oleh seorang 04. Petani/nelayan/bu
ibu yang sedang dalam ruh
keadaan hamil pada 05. Lainnya
saat dilakukan
penelitian, dengan
tujuan untuk
menghasilkan uang

55. Pendapatan Pendapatan keluarga Kuesioner, Miskin (pendapatan <


keluarga diukur berdasarkan wawancara Rp. 299.773)
Digabung garis kemiskinan dari Tidak miskin apabila
dengan tingkat pendapatan (pendapatan > Rp.
pendapatn Kabupaten Demak 299.773)
kapita tahun 2013

56. Keamanan dan Ketersediaan pangan Kuesioner


keanekaragama artinya pangan tersedia
n pangan dalam jumlah yang
cukup untuk memenuhi
kebutuhan seluruh
anggota keluarga baik
jumlah, mutu, dan
keamananya.
57.
58.

59. Status gizi pra Status gizi pra hamil Antropometri Obesitas (>25) Nominal
hamil sendiri merupakan dengan indeks Overweight (23
keadaan gizi setiap BB/TB sampai dengan 24.9)
individu sebelum hamil Normal (18 sampai
yang ditentukan dari dengan 22.9)
berat badan dan tinggi Underweight (<18) (
badan. WHO, 2006 )
60. Kebiasaan kebiasaan makan dalam Wawancara 0 : tidak ada Ordinal
tradisional masyarakat, rumah dan kuisioner pantangan
tangga dan individu 1 : ada pantangan
meliputi apa yang
dipikirkan, diketahui
dan dirasakan menjadi
persepsi orang tentang
makanan dan apa yang
dilakukan, dipraktekkan
orang tentang makanan
61. Pencarian Perilaku orang yang Kuesioner Rumah sakit, Ordinal
Bantuan sedang mengalami sakit poskesdas,
Kesehatan atau masalah kesehatan puskesmas, klinik,
yang lain, untuk praktek bidan.
memperoleh
pengobatan sehingga
teratasi masalah
kesehatannya.
62. Lingkungan Keadaan yang dapat Kuesioner Lingkungan Sehat dan Ordinal
mempengaruhi Lingkungan Tidak
kesehatan seseorang Sehat
atau masyarakat, dilihat
dari segi penggunaan
air minum, sanitasi, dan
perumahan.
63. Akses Akses responden untuk Kuesioner Waktu tempuh ≤15 Ordinal
Pelayanan mencapai fasilitas menit, 16-30 menit,
Kesehatan kesehatan (waktu 31-60 menit, dan >60
tempuh untuk mencapai menit.
fasilitas pelayanan)
64. Gaya Hidup Gaya hidup tidak sehat Kuesioner Gaya hidup Sehat dan Ordinal
tidak Sehat Ibu ibu, jika persalinan oleh gaya hidup tidak sehat
tenaga kesehatan,
penggunaan air bersih,
BAB di jamban, dan
tidak merokok di dalam
rumah.