Anda di halaman 1dari 5

PT.

RIDAR ESINDO
Engineering Design, Conveyoring Line System, Stainless Steel Product Manufacturing

1. PETUNJUK UMUM.

1.1. Penanggung Jawab.


Peralatan dan atau mesin ini harus dioperasikan, dirawat dan diatur oleh
dan hanya orang yang diberi tanggungjawab oleh Foreman atau Manager.

1.2. Tanggungjawab Operator.


1. Memahami dengan baik petunjuk kerja mesin sebelum menjalankan
mesin.
2. Memperhatikan kebutuhan perlengkapan untuk standar operasional
mesin.
3. Memakai perlengkapan kerja dan safety untuk keselamatan meliputi
pakaian kerja, sepatu safety, kacamata kerja, sarung tangan dan lain-
lain.
4. Mengetahui dan memahami bagian-bagian mesin.
5. Dilarang menyentuh bagian mesin yang beraliran listrik bila tangan
dalam keadaan basah.
6. Dilarang memasuki area sekitar mesin bila area tersebut dinyatakan area
tertutup selama mesin berjalan.
7. Membersihkan area sekitar mesin untuk keselamatan sebelum
menjalankan mesin.
8. Menghentikan jalannya mesin bila terjadi kelainan, lakukan
pemeriksaaan dan laporkan ke Leader/Foreman untuk diinformasikan
kepada Maintenace.
9. Membersihkan mesin dan area sekitarnya sebelum dan sesudah proses
operasional.
10. Dilarang melakukan tindakan perbaikan terhadap kerusakan mesin.
11. Mengisi lembar kontrol harian mesin.
12. Memastikan mesin dalam keadaan ‘mati/off’ bila selesai dan akan
meninggalkan area kerja pada setiap pergantian shift kerja.

1.3. Pengecekan berkala.


Lakukan pengecekan secara berkala terhadap fungsi dari tombol-tombol
operasional dan safety serta sistem kontrol operasional mesin.

1.4. Perubahan Sistem.


1. Tindakan perubahan dan atau penambahan dari sistem operasional
harus diketahui dan mendapat persetujuan dari Leader/Foreman dan
Manager.
2. Hanya orang yang diberi tanggungjawab yang diijinkan untuk melakukan
perubahan/penambahan tombol safety selama perawatan/perbaikan.
3. Dilarang melakukan perubahan dan atau tombol-tombol safety yang
difungsikan sebagai tombol Emergency Stop, Interlock dll.
PT. RIDAR ESINDO
Engineering Design, Conveyoring Line System, Stainless Steel Product Manufacturing

1.5. Perawatan dan Perbaikan.


1. Apabila terjadi kerusakan mesin dari faktor teknis maka Bagian Produksi
harus segera melaporkan kerusakan ke Bagian Maintenance.
2. Perawatan dan perbaikan mesin dilakukan hanya dan oleh Bagian
Mantenace.

1.6. Emergency Stop.


1. Berfungsi untuk menjaga keselamatan operator, mesin dan benda kerja
dengan cara memutuskan circuit listrik sehingga berhenti bila terjadi
kelainan atau keadaan darurat lain yang diprediksi akan menimbulkan
bahaya dan kerusakan yang lebih besar lagi.
2. Dilarang merubah fungsi atau melakukan tindakan apapun sehingga
tombol Emergency Stop tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

1.7. InterLock System.


1. Berfungsi untuk memastikan kondisi siklus operasional berjalan dengan
benar dan sesuai fungsinya.
2. Dilarang merubah fungsi atau melakukan tindakan apapun sehingga
fungsi interlock tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

2. SPESIFIKASI TEKNIS.

2.1 SPESIFIKASI MESIN.


Dimensi : 2.787 x 276 x (359 – 925) mm

Material :
Frame Conveyor : Plat M/S th 1,5 mm.
Leg Conveyor : Square Tube 40 x 40 mm

All Frame Powder Coating : Cream Beagy

Speed Conveyor : 15 m/min

2.2 SPESIFIKASI SUPLAI POWER.


Total Pemakaian Energi Listrik :
Source Power: Voltage : 380 VAC, 3 Phase
Power : ± 500 Watt
PT. RIDAR ESINDO
Engineering Design, Conveyoring Line System, Stainless Steel Product Manufacturing

2.3 SPESIFIKASI PARTS.


Motor Drive Conveyor
Motor Induksi 3 Phase
Merk : Tranz
Type : NMRV 050-F71-25 C/W
Power : 370 W / 0,37 Kw
Voltage : 220 VAC / 380 VAC
Current : 1,86 / 1,12 Amp
N1 : 1500 rpm
Frekwensi : 50 Hz
Motor Reducer
Ratio : 25
Clutch & Brake
Merk : PE-EI
Dinamic Torque : 1 Kgfm
Exiting Voltage : 24 VDC
Power : 15 Watt
Variabel Speed Drive
Merk : Schneider
Type : ATV12H037M2
Power : 370 W / 0,37 Kw
Voltage : 220 VAC

Counter
Merk : Autonic
Type : CT4S-2P4
Power : 100-240 VAC (50/60 Hz)

Photo Sensor
Merk : Sick
Type : WT100-2P1439
Power : 10-24 VDC

Control System
Merk : Schneider

Belt Conveyor
Merk : Ammeraal
Type : NVT-254 + PVC Cleated T-100
(Pitch Flight 303 mm) th 3 mm
Coulor : Green
Dimensi : 5.870 x 250 mm (endless)
PT. RIDAR ESINDO
Engineering Design, Conveyoring Line System, Stainless Steel Product Manufacturing

3. PROSEDUR PENGOPERASIAN.
3.1 Prinsip Kerja.
Counter On :
Pada saat dilakukan pemilihan Counter On maka conveyor
akan berjalan berdasarkan hasil proses perhitungan nilai seting
pada counter dan akan berhenti pada saat photo sensor mendeteksi
Cleated pada belt conveyor kemudian akan berjalan lagi pada saat
hasil proses perhitungan nilai seting pada counter tercapai, siklus ini
akan terus berulang selama tombol start menyala.

Note : Inputan counter berdasarkan triger dari mesin filling.

Counter Off :
Sedangkan jika Counter Off maka proses perhitungan pada
counter diabaikan dan conveyor akan berjalan.

3.2 Prosedur Pengoperasian.


1. Pastikan koneksi suplai power dan kontrol sudah terpasang degan
benar dan kuat.
2. ‘On’ kan mcb, secara otomatis power indicator lamp (lampu
putih) akan ‘menyala/on’.
3. Pastikan posisi emergency stop button pada posisi off/tidak
menekan.
4. Seting nilai counter yang akan dijadikan target proses pada PS1
(set poin 1).
5. Tekan tombol start untuk memulai proses, motor drive akan
berputar sedangkan conveyor akan berjalan setelah nilai target
counter tercapai.
6. Tekan tombol stop untuk menghentikan proses.
7. Dalam keadaan darurat dan diperlukan untuk sesegera mungkin
menghentikan conveyor maka tekan tombol emergency.

3.3 Trouble Shooting.


 Motor Drive : Motor tidak run.
 Cek kondisi interlock.
 Cek suplai listrik ke VSD/Inverter.
 Cek kondisi MCB.
 Cek kondisi kabel instalasi.

 Conveyor : Tidak berjalan.


 Cek kondisi interlock.
 Cek Kondisi VSD/Inverter.
PT. RIDAR ESINDO
Engineering Design, Conveyoring Line System, Stainless Steel Product Manufacturing

 Cek kondisi kabel instalasi.


 Cek koneksi rantai dan sprocket.
 Pastikan Counter sudah mencapai nilai target.
 Pastikan Photo Sensor dalam kondisi normal.

 Counter : Error.
 Cek suplai listrik.
 Cek seting nilai target.

 Photo Sensor : Error.


 Cek suplai listrik.
 Cek kondisi kabel instalasi.
 Cek kondisi seting Photo Sensor.