Anda di halaman 1dari 769

http://facebook.

com/indonesiapustaka
http://facebook.com/indonesiapustaka
To suffer woes, which Hope thinks infinite;
To forgive wrongs, darker than death or night;
To defy Power, which seems omnipotent;
To love, and bear; to hope till Hope creates
From its own wreck the thing it contemplates;
Neither to change, nor falter, nor repent;
This, like thy glory, Titan, is to be
Good, great and joyous, beautiful and free;
This is alone Life, Joy, Empire, and Victory.

PROMETHEUSUNBOUND
Percy Bysshe Shelley, 1820
http://facebook.com/indonesiapustaka
http://facebook.com/indonesiapustaka
http://facebook.com/indonesiapustaka
Imperium III

Karya Eko Laksono


Copyright© Eko Laksono, 2010
Hak cipta dilindungi undang-undang
All rights reserved

Penyelaras Aksara: Herlina Sitorus


Desain sampul: Kebun Angan

Penerbit Hikmah (PT Mizan Publika)


Anggota IKAPI
Jln. Puri Mutiara 2 No. 7 Cilandak Barat, Jakarta Selatan 12430
Telp. (021) 7500895 - Faks. (021) 75902920
http://www.mizan.com
E-mail: hikmahpublisher@gmail.com

ISBN: 978-602-8767-40-8

ISBN: 9786021246504

Didigitalisasi dan didistribusikan oleh:


http://facebook.com/indonesiapustaka

Gedung Ratu Prabu I Lantai 6


Jln. T.B. Simatupang Kav. 20,
http://facebook.com/indonesiapustaka
Ucapan Terima Kasih

Allah Swt., terima kasih yang sebesar-besarnya dan mohon


maaf yang sebesar-besarnya.

Keluargaku, Bapak Suyono dan Ibu Erni Marliati Adik Eri, Ira,
dan Ari

Terima kasih juga,


Bapak Prof. Dr. Komaruddin Hidayat
Bapak Prof. Dr. Ir. E. Gumbira Said, MA. Dev.
Bapak Prof. Dr. Azyumardi Azra
Bapak Dr. Haidar Bagir
Bapak Rhenald Kasali, Ph. D.
Semua guruku dari TK, SD, SMP, SMA, Universitas Pancasila,
Institut Manajemen PPM
dan
semua "guru-guru", penulis di seluruh dunia yang buku-bukunya
memberikan pencerahan.

Dan untuk semua teman, partner, Rizal, Jinny, Liza, Heri


Julianta, Nining, Herman, Maxi Tati, Ibu Eka, Bambang, Dani,
Pak Deden di Mizan, Mas Iqbal, Mbak Shinta, dll.
Kalis Kaniantoko bagaimana kabarnya, Pak?
http://facebook.com/indonesiapustaka
Kata Pengantar

Banyak orang bijak mengatakan bahwa kinerja manusia yang


paling baik adalah yang paling banyak memberikan manfaat
kepada masyarakat luas, selain kepada dirinya sendiri. Bahkan
dalam Al- Qur'an dan Al-Hadis banyak sekali perintah, petunjuk,
dan panduan hidup yang dapat diamalkan dan diteladani untuk
membuat hidup lebih bermakna, termasuk membangun negara
yang maju.

Sebagai insan muda yang produktif, penulis buku ini, saudara


Eko Laksono, terpanggil untuk menulis buku yang penuh dengan
wawasan mencerahkan ini. Dengan kerja keras, disiplin dan
semangat yang tinggi saudara Eko Laksono berusaha
memotivasi insan lain, dalam hal ini para pembacanya, untuk ikut
membangun Indonesia, untuk bangkit dari keterpurukan dan
maju serta sejahtera. Melalui buku ini dikemukakan suatu siklus
kehidupan yang penuh perjuangan untuk mencapai keberhasilan,
yang perlu dipertahankan dengan panduan perilaku moral yang
baik. Banyak bangsa yang terpuruk karena perilaku buruk dari
para pemimpin dan masyarakatnya, yang akan semakin buruk
apabila para pemimpin agamanya juga khilaf oleh gelimang
kekuasaan, kecantikan wanita, keserakahan dan ketamakan
pribadi ataupun kelompok kepentingan bersama.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Dengan kerja keras dan cerdas, saudara Eko Laksono telah


berhasil menyusun buku yang penuh dengan fakta sejarah ini.
Sebagai insan yang diberi kehormatan oleh Penerbit Hikmah
untuk menulis kata pengantar, penulis merasa tersanjung, karena
penulis yang tidak mengenal saudara Eko Laksono dan Sdri.
Suhindrati A. Shinta (editor Penerbit Hikmah) secara pribadi,
kemungkinan besar adalah insan pertama yang membaca
manuskrip buku ini. Subhanallah!

Ada berbagai perasaan tatkala penulis membaca manuskrip


buku ini. Kekaguman atas isi buku, kekaguman atas usaha
saudara Eko Laksono; dan kekaguman atas perjuangan berbagai
bangsa dan perusahaan multinasional untuk berhasil dan maju.
Akan tetapi kekaguman yang terbesar menurut penulis adalah
kekaguman terhadap kuasa Allah Swt., Tuhan yang Maha Esa,
Eko Laksono yang menguji makhluknya dengan segala
kelengkapan, baik melalui musibah, penderitaan dan kemiskinan,
maupun melalui kekayaan, kehormatan dan kekuasaan. Semua
ini dapat dipelajari dari sejarah kehidupan berbagai bangsa yang
dikompilasi oleh saudara Eko Laksono dalam buku ini. Dengan
demikian, penulis berkesimpulan bahwa keberhasilan saja
ternyata tidak akan lengkap tanpa kemuliaan. Oleh karena itu,
bekerja keras dan cerdas juga harus diimbangi dengan bekerja
ikhlas agar tidak hanya meraih keberhasilan, tetapi juga
kemuliaan.

Sebagai seorang insan akademis, yang salah satu tugasnya


adalah mengajar mata kuliah Falsafah Sains dan Etika Bisnis di
Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis, serta mata kuliah
Metodologi Penelitian di Departemen Teknologi Industri
http://facebook.com/indonesiapustaka

Pertanian, Fateta-IPB, penulis sangat merekomendasikan agar


buku ini dibaca oleh para mahasiswa, para profesional dan para
orang tua yang arif, serta masyarakat luas yang haus akan
perubahan menuju kesejahteraan negara Indonesia yang kita
cita-citakan bersama.
Akhirnya, semoga Allah Swt. memberikan balasan yang
setimpal atas usaha saudara Eko Laksono dalam ikut
membangun bangsa Indonesia melalui bukunya; Penerbit
Hikmah yang berusaha menyediakan sebuah rujukan yang baik,
serta kepada kalangan pembaca yang melaksanakan amar
ma'ruf nahi munkar, yang terinspirasi oleh isi buku ini. Semoga
Allah Swt. juga mengampuni penulis atas kemungkinan
kekhilafan pada penulisan kata pengantar ini. Terima kasih.

Wassalam,

Bogor, 18 Juni 2006

E. Gumbira Sa'id

(Guru Besar Teknologi Industri Pertanian, Fateta, dan Senior


Advisor Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis, Institut
Pertanian Bogor. Mantan Direktur MMAIPB, 2000-2005).
http://facebook.com/indonesiapustaka
Isi Buku

Ucapan Terima Kasih

Kata Pengantar

1000 Tahun Sejarah Kemajuan dan Keunggulan Bangsa-Bangsa

Bangsa-Bangsa Terunggul Di Dunia

Sekilas tentang Keajaiban Dunia Masa Depan


Tentang Api, Energi Terdahsyat di Alam Semesta, Manusia-
Manusia Super, dan “Dunia Lain”
THE STARMAKER, Menciptakan Matahari Artifisial
Menjelang Era Manusia-Manusia Super
Mesin-Mesin Cerdas, Seukuran Atom
Dan Bukti Adanya Dunia Lain...
Pada Suatu Hari, pada abad 21 Zaman Dahulu Kala...

Selamat Kebangkitan Datang Di Zaman Kegelapan


Imperium Romawi Runtuh!
Rakyat Menjadi Melarat
Orang-Orang Jahat Hidup Bebas
Keterbelakangan Eropa
Jangan Pergi ke Tempat-Tempat Gelap!
http://facebook.com/indonesiapustaka

Orang-Orang yang Kemasukan Setan


Buku Mahal dan Susah Didapat
Simbol Kesucian Dunia yang Tergoda oleh Kejahatan
Pengorbanan para Martir
Para Pemimpin Eropa Mulai Belajar
Orang-Orang Barat Mulai Mengejar Ilmu
I. Kebangkitan Pertama: Peradaban Islam Dan Zaman 1001
Malam
Peradaban Islam Dan Zaman 1001 Malam (abad 8-13)
Bangsa Arab yang Barbar
Nabi Muhammad Saw. Pemimpin Terbesar dalam Sejarah
Manusia
Bagaimana Melembutkan Hati Orang Lain/ Mengubah Dunia
dengan Hati.
Carilah Ilmu Sampai ke Negeri Cina
Islam Menyebar dengan Sangat Cepat
Umar, Sang Pemimpin Besar
Usman, Ali, dan Kekuasaan Ummayah
Kemajuan Besar pada Masa Abbasiyah
Bagdad Abad ke-8, Kota Termegah di Dunia
Harun Al-Rasyid, Sang Pemimpin Bijaksana
Bagdad, Economic Superpower
Keunggulan Ilmu dan Para Genius Islam
Matematika, Angka 0, dan Al-Khawarizmi
Ibn Sina, Anak Genius dan Pencipta Ilmu Kedokteran Modern
Rumah Sakit Islam yang Menyenangkan
Andalusia Spanyol, Taman Dunia yang Indah
The Great Philosopher,Ibn Rusyd dan Al-Ghazali
The Laffer Curve
Ibn Khaldun, Bapak Ilmu Sosial
http://facebook.com/indonesiapustaka

Enaknya Jadi Penguasa


Kesenangan-Kesenangan 1001 Malam
Semua Orang Ingin Bersenang-Senang
Penguasa-Penguasa Daerah Mulai Berani Melepaskan Diri
Rasionalisme Vs Konservatisme, Kemunduran Ilmu dan
Rasionalitas
The Perfect Knight, Saladin
Jenderal Saladin Vs Richard The Lionheart
Abad ke-12, Ilmu Islam Mulai Ditiru Barat
Jatuhnya Andalusia di Barat
Menjelang Akhir
The End, Mongol

II. Kebangkitan Kedua: Kebangkitan Barat


Perdagangan eropa, dan Jalan Menuju Kekayaan
Legenda para Ksatria Crusaders
Para Crusader Pergi ke Dunia Baru
Eropa Mulai Bangkit dari Tidurnya
Black Death, Datangnya Kematian Hitam

Renaisans, Italia Bangkit Menjadi pusat Dunia


Mesin Ajaib untuk Menciptakan Revolusi Kecerdasan Eropa
Orang Paling Genius di Antara para Genius
Ya Tuhan, Ternyata Matahari Tidak Berputar Mengelilingi Bumi!
Dukungan untuk para Penguasa dan Politisi Hipokrit
Jangan Percaya Siapa Pun!
Eropa Berubah Menjadi Peradaban Modern
Berakhirnya Kejayaan Italia
Peperangan Selama 100 Tahun
Gadis Remaja yang Menaklukkan Inggris, Joan of Arc
http://facebook.com/indonesiapustaka

Abad ke-14, Eropa Akhirnya Menemukan Senjata-Senjata


Pemusnah
Ilmu untuk Pergi ke Dunia Baru
Samudera Misterius di Selatan Bumi
Spanyol dan Timbunan Emas di Ujung Dunia
Eropa yang Superior, dan Bangsa-Bangsa Lain yang Lemah dan
Terbelakang
Kejatuhan Spanyol
Belanda Bangkit

Imperium Inggris, Bagaimana Cara Menguasai Seluruh Dunia


Elizabeth I Membangkitkan Inggris Menjadi Kekuatan Dunia
Inggris Menguasai Seluruh Dunia
Bagaimana Cara Inggris Menguasai Dunia?
Apel Newton dan Kunci Alam Semesta
Cara Baru untuk Membuat Negara Lebih Makmur!
Kemajuan Sains dan Hasil Pertanian yang Berlipat-lipat
Tekstil untuk Menguasai Dunia
Sumber Tenaga Baru yang Mengubah Dunia
Pabrik Pertama di Dunia
Kendaraan dengan Mesin Uap
Manusia Mengenal Tenaga Listrik

Cerita Lahirnya Superpower Baru


Kebangkitan Kesadaran Amerika
George Washington, Karakter Pendiri Negara Besar
The Creation of Superpower
Berebut Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Transportasi Darat Super Cepat
Pengusaha Pertanian Juga Bisa Kaya Raya
http://facebook.com/indonesiapustaka

Lahirnya Komunikasi Jarak Jauh Instan


Huru-Hara di Prancis,
Penguasa yang Korup, Pisau Guillotine, Demokrasi yang Lemah,
dan Munculnya Sang Diktator
The Super General, Napoleon Bonaparte
Amerika Menjadi Dua Kali Lebih Besar
Bongkahan Emas Seberat 45 Kilo Ditemukan di Kalifornia!
Perang Saudara di Amerika
Kaum Teroris Kulit Putih
Kemajuan Sains, Baja yang Murah, dan Gedung Pencakar
Langit
Para Ilmuwan yang Kaya Raya
Telepon Ditemukan!
Edison, Sang Genius Pendiri General Electric
Hiburan Musik dan Drama di Dalam Rumah Sendiri
The Super Businessmen, The Super Philanthropists
Andrew Carnegie dan Kerajaan Baja Amerika
John D. Rockefeller, Bagaimana Menguasai Seluruh Industri
Minyak Amerika
Henry Ford, Mobil Buat Semua Orang
Manusia Pertama yang Menembus Angkasa
Gambar Ajaib dalam Sebuah Kotak
Keserakahan di Eropa
The War to End All War
The Roaring 20 s, Amerika Berpesta
Amerika Kolaps!
Pemimpin yang Paling Dicintai Amerika

Kegagalan di Jerman
Bagaimana Hitler Memenangi Hati Rakyat Jerman
http://facebook.com/indonesiapustaka

Dunia Melawan Hitler


Sir Winston Churchill, Ketegaran Seorang Pemimpin Besar
Perang Pecah di Asia
Tidak Ada yang Mustahil bagi Roosevelt
Titik Balik Perang Dunia II
Perang, Produksi Besar-Besaran, dan Sains Amerika
Roosevelt Meninggal
Akhir Perang Dunia II
Harry Truman, dan Pilihan yang Paling Mengerikan
Sang Pemenang, Amerika
Einstein, Sang Superstar
Ambisi untuk Menguasai Seluruh Dunia + Senjata Nuklir = ...
Bulan di Langit dan Neil Armstrong
Perang Dingin Berakhir
Mesin yang Lebih Cerdas dari Manusia?!
Lahirnya Jaringan Information Superhighway
Amerika, Economic Superpower
Amerika Versus Jepang
Revolusi Baru di Amerika
Masalah yang Lebih Besar Lagi
Gelombang Revolusi Abad Informasi: Akses Langsung ke
Semua Ilmu Pengetahuan Terhebat di Dunia
Menjadi Kaya Raya dengan Membuat Situs Internet
Industri Entertainment Amerika
Perusahaan Terbesar di Amerika, Wal-Mart
General Electric, Perusahaan ½ Triliun Dolar
Jack Welch, The Manager of The Century
Bill Gates, Manusia Terkaya di Dunia

III. Kebangkitan Ketiga: Menciptakan Keajaiban


http://facebook.com/indonesiapustaka

Menciptakan Keajaiban: Jepang sejak Restorasi Meiji hingga


economic Superpower
Bumi Kaum Samurai
Tahun 1853, Kapal-Kapal Hitam di Perairan Jepang
Belajar dari Siapa pun, Terutama dari Musuh
Waktunya Menciptakan Keajaiban:Restorasi Meiji
Zaman Kebangkitan Besar
Buku-Buku yang Membangkitkan Peradaban
Mesin-Mesin Hebat dari Dunia Baru
Pendidikan untuk Membangun Bangsa Terkuat di Dunia
Revolusi Dimulai
Yukichi Fukuzawa Menemukan Rahasia Peradaban Barat!
Warisan Besar Tokugawa
The Learning Samurais
Terakoya, Sekolah Rakyat yang Berkembang Pesat
Konfusius: Panutan 10 Ribu Generasi Guru
Kebahagiaan Hidup dan Bangsa yang Harmonis
Keajaiban Ekonomi Bagian I
Masalah Keuangan dan Tindakan-Tindakan Berani
Rahasia Terbesar Kemajuan Ekonomi Jepang
Furukawa Ichibei, Penjual Tahu yang Menjadi Raja Tembaga
Jepang
Iwasaki Yataro, Bagaimana Membangun Perusahaan Raksasa
Kelas Dunia?
Shibusawa Eiichi: Pengusaha Terbesar dan Pembentuk Karakter
Bisnis Jepang
Konfusius dalam Bisnis Jepang
Keunggulan Ekonomi Jepang 1868-1945
Politik dan Pengorbanan Besar Jepang
http://facebook.com/indonesiapustaka

Jenderal Saigo Takamori, The Last Samurai


Negara Tetangga yang Kaya Alamnya, tetapi Lemah dan
Jepang yang Kuat, tetapi Terjepit
Demokrasi Taisho, Demokrasi yang Lemah dan Korup
Sombongnya Bangsa Barat
Masyarakat yang Lelah Menjadi Ekstrem
Jurang Militerisme, Masalah Moral Dunia, dan Jalan Menuju
Armageddon
Perang Raksasa di Pasifik, Tsunami, Angin Dewa vs Badai Api
Militer Jepang Membangunkan Raksasa Tidur
Titik Balik di Pasifik dan Pertempuran Laut para Raksasa
Burung-Burung Raksasa Mendatangkan Badai Api
Perang Sudah Berakhir
Keajaiban Ekonomi Jepang Bagian II
Senjata Rahasia Jepang untuk Mengalahkan Kekuatan Industri
Amerika
Perang Korea dan Miracle Growth, 1950-1970
Tahun 1973, Berakhirnya Pertumbuhan Ajaib
Bagaimana Toyota Bisa Mengalahkan Ford dan General Motor?
Resesi 1990-an hingga Sekarang
Inteligensia Strategis Jepang
Konosuke Matsushita, Pengusaha Kelas Dunia dan Seorang
Filsuf Besar
Sony Corporation dan Akio Morita

Ribuan Tahun Pengalaman Umat Manusia


Sejarah Bumi dan Penghuninya yang Hebat
Masalah Manusia
Rahasia Keunggulan?
To Create Giants, Membentuk Jutaan Manusia Terunggul di
Dunia
http://facebook.com/indonesiapustaka

Fanatisme dalam Belajar


Super Knowledge,
Pengetahuan Terbaik, Terhebat, Paling Maju di Dunia untuk
Semua Orang, Semua Bangsa, dan (Nyaris) Gratis.
Keunggulan dalam Fokus
Kesenangan dalam Belajar dan Intensitas yang Dihasilkannya
Superioritas dan Inferioritas
Datangnya Zaman Kebangkitan
Revolusi Kecerdasan Peradaban
Visi pembelajaran yang unggul akan menghasilkan:
Visi pembelajaran yang inferior akan menghasilkan:
Kartini dan Keunggulan Bangsa
20 Mei, 1908
Soekarno dan Kekuatan Penolak Daya imperialisme

Kronologi

Referensi
http://facebook.com/indonesiapustaka
1000 Tahun Sejarah Kemajuan dan Keunggulan Bangsa-Bangsa

Etipsa Scientia Potestas est. Pengetahuan adalah kekuatan.


Ungkapan yang sangat bagus, tetapi sudah obsolete,
kedaluwarsa. Ini bukan abad 17 lagi, tetapi sudah abad 21.
Dahulu di zaman Francis Bacon, karena mental zaman
kegelapan masih kental, perbedaannya adalah siapa yang
mempunyai (dan mengembangkan) ilmu pengetahuan dan siapa
yang tidak mengembangkan ilmu pengetahuan. Dahulu siapa
saja yang mengembangkan ilmu pengetahuan pasti akan kuat
dan berkuasa. Sekarang, sudah berbeda.

Pengetahuan tidak lagi cukup. Semua bangsa sudah mengetahui


seberapa pentingnya pengembangan pengetahuan. Faktor-faktor
penentu, keterkaitan faktor dan daya pendorong, dynamics
untuk menciptakan daya saing, kekuatan, dan keunggulan sudah
berbeda. Sekarang, hanya mereka yang mempunyai
pengetahuan yang terunggul yang akan mempunyai kekuatan,
Potestas. Sedangkan yang mengembangkan pengetahuan, tetapi
tertinggal, tanpa visi besar, nyaris tidak akan mempunyai
kekuatan berarti.

Untuk itu, sebuah bangsa yang ingin maju dan berkuasa tidak
cukup hanya belajar, tidak cukup hanya mengembangkan ilmu
pengetahuan. Mereka harus superior. Harus menciptakan proses
http://facebook.com/indonesiapustaka

pembelajaran yang unggul untuk mendapatkan pengetahuan


yang unggul. Untuk mencapai hal itu, logikanya sederhana.
Belajar dari yang terunggul. Semua yang terunggul. Bangsa-
bangsa terunggul dan manusia-manusia terunggul dalam sejarah
umat manusia.
Semua itu harus dilakukan dalam skala yang strategis, seluruh
bangsa, semua “kelas” dalam masyarakat, secara menyeluruh.
Elit pemimpin, intelektual, rakyat biasa, dan generasi muda.
Sebuah proses dan ide pembelajaran harus mempunyai
kredibilitas intelektual yang tinggi, tetapi juga harus mampu
mencerahkan masyarakat kebanyakan. Oleh karena, hanya dari
pembelajaran strategis dan masif seperti itulah yang akan
memunculkan kekuatan besar yang akan bisa mendorong
kebangkitan peradaban, Renaisans.

Jadi, apa rahasia negara-negara maju? Negara-negara


terunggul di dunia? Mengapa ada negara yang bisa sangat kaya
raya, bisa bangkit dari keterbelakangannya, sementara banyak
yang masih terus saja melarat? Apa hal paling signifikan yang
membedakan mereka? Bagaimana mereka meraih
keunggulannya?

Eropa, yang sekarang terlihat begitu hebat, dulu—bahkan hingga


1.000 tahun lamanya—menjadi bangsa paling terbelakang dalam
zaman kegelapan (The Dark Ages). Seribu tahun! Jepang
sebelum Restorasi Meiji juga terbelakang dan miskin, tetapi
sekarang bisa menjadi sebuah economic superpower. Semua
bangsa itu juga dulunya korup dan sering dipimpin oleh
pemimpin-pemimpin yang lemah. Sementara itu, peradaban
Islam pada abad ke-7 hingga abad ke-12 sempat menjadi
http://facebook.com/indonesiapustaka

penguasa dunia, jauh lebih kaya dan lebih maju dibandingkan


Eropa. Akan tetapi, sekarang, justru malah tertinggal. Bangsa
Amerika juga harus berjuang habis-habisan untuk bisa sampai
seperti sekarang. Lalu, bagaimana mereka kemudian bisa
menjadi besar? Bagaimana bisa berubah begitu hebat?
Pertimbangkan ide ini. Kalau kita mempelajari prosesnya dan
melihat semua keunggulannya, lalu semua keunggulan itu kita
jadikan satu, apakah mungkin kita bisa membuat sebuah bangsa
yang bahkan bisa lebih maju dan lebih hebat daripada bangsa-
bangsa itu? A new superior civilization?

Bagaimana dengan orang-orang terbesar dan terhebat dalam


sejarah dunia? Para pemimpin terbesar, orang-orang paling
genius, juga manusia-manusia paling kaya saat ini? Orang-orang
seperti Presiden Amerika George Washington dan Franklin D.
Roosevelt, Kaisar Meiji yang membangkitkan Jepang, Ratu
Elizabeth I yang menjadikan Inggris sebagai penguasa dunia,
Harun Al-Rasyid pada puncak kejayaan Islam, atau Leonardo
da Vinci, Galileo, Einstein, juga Henry Ford, Bill Gates, dan Akio
Morita pendiri perusahaan Sony, adalah orang-orang hebat.
Bagaimana juga dengan Nabi Muhammad Saw.? Mereka adalah
orang-orang yang tidak saja hebat, tetapi juga yang terhebat
dalam sejarah ribuan tahun umat manusia. Bagaimana seorang
manusia bisa mempunyai kehebatan yang sebesar itu?

Mungkin mereka sudah dilahirkan seperti itu. Mungkin mereka


semua mendapatkan ilmu yang “diturunkan langsung dari langit”.
Atau mungkin juga karena dalam hidupnya mereka melalui
proses-proses yang membentuk mereka sehingga menjadi makin
besar dan kuat.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Akan tetapi, apa dan bagaimana prosesnya? Apa rahasia


besarnya?

Lalu, jika kita sudah bisa melihat proses dan semua


keunggulannya, dan semua keunggulan itu kita jadikan satu,
bisakah kita tiru prosesnya untuk menciptakan manusia-manusia
yang juga sehebat mereka? Berjuta-juta manusia yang benar-
benar unggul?

Mungkin ini semua cuma khayalan. Akan tetapi, mengkhayal toh


tidak ada salahnya. Khayalan tentang negeri yang maju,
makmur, dan damai dengan manusia-manusianya yang unggul
pasti adalah khayalan yang positif, besar, dan sangat
menyenangkan. Mungkin nanti kita juga bisa bermimpi. Akan
tetapi, beberapa mimpi memang benar-benar bisa menjadi
kenyataan, apalagi kalau diperkuat dengan ilmu yang cukup dan
semangat yang besar.

Kalau Anda sudah membaca buku Kenichi Ohmae, The Next


Global Step, Anda mungkin sudah mengenal istilah Jepang
Kosoryoku, yang berarti visi, tetapi sebenarnya mengandung 3
nilai: visi, konsep, sekaligus imajinasi. Albert Einstein pernah
mengatakan, “Imagination is more important than knowledge
because knowledge is limited, whereas imagination
embraces the entire world, stimulating progress, giving birth
to evolution.“ Pengetahuan akan membuat manusia maju, tetapi
imajinasilah yang mendorong kreativitas unggul yang akan
menghasilkan lompatan-lompatan besar peradaban.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Jadi, bagaimana bila semua ini bisa menjadi kenyataan?


Bagaimana bila Anda bisa melihat semua rahasianya, negara-
negara terhebat dan tokoh-tokoh terbesar di dunia?

Eko Laksono, 22 April 2007


http://facebook.com/indonesiapustaka

***
IMPERIUM II

Bangsa-Bangsa Terunggul Di Dunia

Setiap pagi di Afrika, seekor kijang terjaga...


Ia tahu, ia harus berlari lebih cepat dari singa tercepat, atau ia
akan mati.
Dan setiap pagi seekor singa terjaga.
Ia tahu ia harus bisa mengejar kijang terlambat, atau ia akan
mati kelaparan.
Tidak peduli Anda singa atau kijang.
Ketika matahari mulai terbit, Anda harus mulai berlari....

Cerita rakyat Afrika

Apa rahasia bangsa-bangsa maju? Bangsa-bangsa


terunggul dan terkaya di dunia?

Bayangkan nikmatnya hidup di sebuah negara maju. Di New


York, saat akhir Minggu kita bisa bersantai-santai di Central
Park, taman hutan yang rindang dan sangat luas persis di tengah
kota New York. Kita bisa berjalan-jalan menikmati
pemandangan hutan dan danaunya yang dihuni angsa-angsa
putih dan burung bangau Ardea Alba yang sangat cantik. Atau
membaca buku terbaru di bawah pohon yang sejuk sambil
http://facebook.com/indonesiapustaka

menikmati kopi frappucino dingin. Sangat menyenangkan.


Kadang-kadang, di sore hari ada konser gratis para penyanyi
terkenal. Seperti konser Simon dan Garfunkel yang legendaris
dulu tahun 1981 yang melantunkan lagu-lagu hitsnya seperti
Bridge Over Troubled Water dan Sound of Silence. Konser
besar itu dihadiri 500.000 warga New York. Lain waktu, kita
bisa santai melihat penampilan Diana Ross atau rocker Bon Jovi
di lapangan rumput Great Lawn yang hijau.

Di Tokyo Jepang, warganya bisa bergembira di distrik hiburan


dan belanja, Ginza yang ramai. Di akhir pekan, jalan Chuo-dori
yang terkenal ditutup untuk kendaraan dan menjadi surga jalan-
jalan bagi semua warga Tokyo dan pelancong. Tempat makan
enak juga banyak tersedia. Di sana, kita bisa makan sushi,
hidangan laut paling segar yang disajikan para chef terbaik di
dunia, yang dibawa langsung dari Tsukiji, pasar ikan terbesar di
Asia. Yang selalu populer adalah unagi, belut goreng lezat yang
katanya bisa menambah stamina kerja dan kabayaki, belut
panggang saus manis.

Kita juga bisa menyantap yakiniku panggang dengan daging


Wagyu. Inilah daging sapi termahal di dunia. Daging istimewa ini
berasal dari sapi yang dirawat khusus, dipijat secara rutin dan
diberi minum sake sehingga menghasilkan daging yang paling
gurih dan empuk seperti mentega.

Akan tetapi, hati-hati karena Tokyo adalah kota yang mahal.


Secangkir teh atau kopi saja bisa berharga $10 (atau
Rp.100.000). Makanannya lebih mahal lagi, tetapi kalau ingin
murah, makan saja di restoran fastfood Yoshinoya (ada yang
dekat Apple Store di Chuo-Dori). Di sana kita bisa menikmati
http://facebook.com/indonesiapustaka

semangkuk nasi dengan irisan daging sapi lezat yang harganya


cuma $3-4 saja (400 Yen, Rp.40.000). Restoran cepat saji yang
murah meriah lainnya adalah Matsuya yang menyajikan macam-
macam sushi.
Di Ginza, tentu kita juga bisa berbelanja berbagai gadget canggih
yang bisa didapat lebih dulu dari seluruh dunia. Anda bisa
menemukan showroom Sony yang besar bahkan Apple Store
yang selalu ramai.

Di Singapura, yang paling menyenangkan adalah jalan-jalan


santai di sepanjang jalan Orchard Road yang rapi dan rindang
dengan udara yang bersih dan segar, apalagi sehabis hujan turun.
Singapura memang beruntung karena Lee Kuan Yew sendiri
pernah bilang, “Saya selalu yakin bahwa lanskap kota yang
karutmarut dan hutan beton akan merusak jiwa manusia. Kita
perlu penghijauan alam untuk menyegarkan jiwa kita”.

Akan tetapi, salah satu tempat paling spektakuler di bumi


sekarang adalah Dubai. Kota padang pasir ini telah berubah jadi
kota ultra-modern dengan rangkaian gedung-gedung fantastis
tertinggi di dunia seperti Burj Dubai, hotel Burj Al-Arab, Trump
Dubai, dan banyak lainnya. Burj Dubai tingginya mencapai 818
meter dan memiliki 160 lantai, dua kali lipat tinggi gedung Empire
State Building di New York. Hotel Burj al-Arab, adalah hotel no.
2 tertinggi di dunia yang berbentuk layar Dhow, kapal khas Arab
dan terletak di bibir pantai Jumeirah yang indah. Ini adalah satu-
satunya hotel super mewah yang katanya tidak hanya memiliki
lima bintang, tetapi tujuh bintang. Hotel tertinggi di dunia adalah
Rose Tower, juga di Dubai yang tingginya 333 meter dan
http://facebook.com/indonesiapustaka

memiliki 72 lantai. Tidak itu saja, mereka sedang merencanakan


untuk membangun Nakheel Tower, yang tingginya nyaris
mencapai 1,4 kilometer ke angkasa. Benar-benar menakjubkan.
Dubai juga mempunyai banyak megaproyek lain, seperti
Jumeirah Palm, pulau buatan raksasa berbentuk pohon palem
yang luasnya mencapai 20 km persegi. Kota ini bahkan juga
mempunyai resor ski es indoor terbesar di dunia, Ski Dubai yang
luasnya seperti tiga kali lapangan bola. Jadi, di luar udaranya
akan sehangat padang pasir, tetapi di dalam Anda akan seperti
berada di pegunungan Alpen yang dingin diselimuti salju. Dubai
akan menjadi pusat bisnis dan hiburan terdahsyat di dunia. Hidup
http://facebook.com/indonesiapustaka

di sebuah bangsa yang maju dan makmur memang


menyenangkan.

***
Sejak ribuan tahun yang lalu, mungkin sejak zaman para
pharaoh Mesir, Alexander the Great, Julius Caesar, Napoleon,
para pemimpin Amerika (Washington sampai John F. Kennedy),
Lee Kuan Yew, atau Zhu Rongji, para pemimpin terbesar dunia
berusaha mendapatkan rahasianya. Rahasia menjadi bangsa
terunggul di dunia.

Amerika sekarang menjadi superpower terbesar dunia.


Perusahaan-perusahaan dan produk-produknya menguasai
dunia. Dari burger McDonald’s yang mempunyai 31.000 gerai di
seluruh penjuru dunia, ayam goreng KFC, sampai pesawat
Boeing, software Windows dari Microsoft, Google, perusahaan
minyak raksasa Exxon, Citibank, dan General Electric. Nilai
ekonominya berdasarkan GDP mencapai 14 triliun dollar (2008).

Akan tetapi, sebelumnya, sampai awal tahun 1800-an, Amerika


masih termasuk dalam negara miskin. GDP perkapitanya hanya
berkisar US$ 600-700. Dan mereka pun masih tertinggal dari
Inggris. Inggris, yang dulu pernah menguasai seluruh dunia pun,
saat itu pendapatan perkapitanya juga masih rendah.

Tentu sesuatu yang besar dan revolusioner terjadi sejak


pertengahan 1800an itu dan mereka berubah menjadi bangsa-
http://facebook.com/indonesiapustaka

bangsa makmur. Amerika dan Inggris kemudian menguasai


dunia dan Anda akan melihatnya nanti.

Jepang yang sekarang adalah economic superpower dulu juga


hanyalah sebuah negara agraris yang miskin. Kemudian
Komodor Perry dari angkatan laut Amerika tiba dengan
rombongan kapal uapnya di sana tahun 1853. Orang-orang
Jepang melihat keunggulan teknologi Amerika sebagai sesuatu
yang mengerikan, sekaligus begitu menakjubkan. Jepang pun
langsung bangkit secara besar-besaran dalam era Restorasi
Meiji, Meiji Ishin. Setelah kehancuran pascaPerang Dunia II,
Jepang kembali mengalami kebangkitan ekonomi yang
fenomenal, sebuah economic miracle. Bahkan pada 1980-an
Jepang mampu mengguncang kekuatan ekonomi dan industri
Amerika. Toyota Corolla dan Honda Accord pun nyaris
menghancurkan pusat industri otomotif Amerika di Detroit. Dan
di awal 2007, Toyota akhirnya resmi menjadi perusahaan
otomotif terbesar di dunia dan Amerika, mengungguli General
Motors dalam nilai penjualannya. Industri Jepang kelihatannya
mempunyai “senjata rahasia” untuk menguasai dunia.

Jerman juga demikian. Setelah kehancuran Perang Dunia II,


Jerman bangkit lagi di era baru yang dinamakan
Wirtschaftswunder, era Keajaiban Ekonomi. Kanselir Ludwig
Erhard dianggap sebagai “Bapak Keajaiban ekonomi Jerman”.
Bangsa-bangsa lain segera menyusul.

Korea Selatan yang di tahun 1965 dianggap sama miskinnya


dengan bangsa-bangsa Afrika melesat dengan cepat. Sekarang,
Korea Selatan adalah salah satu bangsa terkaya dan paling
canggih teknologinya di dunia. Para konglomerat Korea,
http://facebook.com/indonesiapustaka

Chaebol, seperti Samsung, LG, dan Hyundai menjadi


perusahaan-perusahaan raksasa global dan produknya dikenal di
seluruh dunia. Samsung menjadi konglomerat terbesar kedua di
dunia setelah General Electric (yang pernah dipimpin Jack
Welch). Produk-produk elektronik canggih LG, seperti
handphone LG Prada, sekarang membuatnya sering disebut
sebagai “The New Sony”. Para analis Goldman Sachs bahkan
meramalkan Korea di tahun 2050 akan jadi bangsa no. 2 terkaya
setelah Amerika. 1

Singapura, juga sangat rapuh dan miskin saat berpisah dari


persekutuan Malaysia di tahun 1965. Lee Kuan Yew menangis
saat harus mengumumkan perpisahannya Malaysia. Banyak
orang di dunia bahkan memperkirakan Singapura terlalu kecil
untuk mampu bertahan. Tapi Lee telah menemukan cara
membuat bangsanya sangat maju dan makmur.

Cina dan India lalu juga menyusul. Kemajuan mereka bahkan


bisa mengguncangkan stabilitas negara-negara maju sebelumnya
seperti Amerika, Eropa, dan Jepang. India maju karena
penguasaan teknologi informasinya yang unggul dan kemampuan
bahasa Inggris rata-rata masyarakatnya yang cukup tinggi.

Di abad 21, Cina bangkit menjadi kekuatan raksasa. Kota-


kotanya seperti Shanghai, Shenzhen, dan Guangzhou adalah
kota-kota paling modern yang dipenuhi gedung-gedung pencakar
langit dan pusat-pusat perbelanjaan termewah.

Lampu-lampu dan cahaya warna-warni menerangi seluruh kota


http://facebook.com/indonesiapustaka

itu dan butik-butik high-fashion paling eksklusif dan haute


couture bertebaran di mana-mana, menyaingi New York,
London, atau Tokyo. Dengan keunikan Command Capitalism
(kapitalisme terkendali), Cina melaju nyaris secepat kilat dengan
pertumbuhan rata-rata 10% tiap tahun. Nilai total ekonomi Cina
sekarang telah mencapai US$ 4,4 triliun (GDP, 2008) dan
cadangan devisanya menumpuk sampai jumlah raksasa, 1,9
triliun dollar.2

Seperti kita semua tahu di tahun 1980-an Cina masih menjadi


bangsa komunis miskin. Semua orang pergi ke mana-mana
memakai sepeda kumbang dan jalan-jalan di Beijing sudah
seperti lautan sepeda. Akan tetapi, itu dulu. Sejak tahun 1978, di
era pemimpin besar Deng Xiaoping, mereka telah menemukan
caranya, cara untuk bangkit.

Sekarang yang sedang menjadi pusat perhatian dunia adalah


Dubai, ibu kota dari Uni Emirat Arab. Dubai, kota yang
spektakuler dengan rangkaian megaproyeknya ini dulu sangat
bergantung pada hasil minyak, tetapi sekarang keuntungan dari
minyak hanya mencakup 6% saja dari total GDP-nya.

Sebagian besar pendapatan berasal dari perdagangan, properti,


dan pariwisata. Ini juga menakjubkan karena di tahun 2000,
walaupun kaya raya, sebagian besar kota Dubai masih berupa
gurun pasir yang kering dan gersang. Pemerintahan Uni Emirat
Arab, pimpinan Pangeran Mohammed bin Rashid Al Maktoum
mengetahui bahwa minyaknya akan habis tahun 2016. Mereka
pun bekerja dengan cepat dan hasilnya langsung terlihat begitu
menakjubkan. Dubai akan segera menjadi pusat dunia yang
http://facebook.com/indonesiapustaka

gemerlapan, pusat bisnis terlengkap, dan pusat hiburan paling


mewah. Tempat para pengusaha terkaya bahkan artis-artis top
Hollywood tinggal.

Contoh lain yang hebat adalah Irlandia. Negara yang dulunya


juga miskin ini ekonominya melesat cepat sejak 1990. Irlandia
yang dijuluki “Celtic Tiger”, seperti para “Asian Tiger”, Korea
dan Singapura, berubah dari bangsa termiskin di Eropa, menjadi
bangsa terkaya di Eropa. GDP per kapitanya sekarang adalah
yang tertinggi no. 4 di dunia, yaitu sebesar US$ 58.300, lebih
tinggi dari Jerman, Inggris, dan Perancis. GDP perkapita
Amerika pun cuma US$ 45.700.3

Semua bangsa ini telah mengalami masa terjadinya perubahan


besarbesaran dan revolusioner dalam kehidupan mereka. Dari
bangsa miskin dan terbelakang, menjadi bangsa termaju dan
terkaya di dunia. Akan tetapi, apa rahasia besar mereka?
Bagaimana mereka melakukannya? Dan apakah semua bangsa
bisa menjadi bangsa yang unggul dan makmur?

Mungkin jalan menjadi bangsa terunggul di dunia tidak


sederhana. Selama ribuan tahun, banyak bangsa di dunia gagal
menemukannya. Kenichi Ohame dalam bukunya The Next
Global Stage menyamakan dunia saat ini nyaris seperti dunia
kuantum yang ajaib dan hampir tidak bisa diprediksi. Faktanya,
sudah begitu banyak bangsa yang berhasil dan mampu bangkit
dari keterbelakangannya. Mungkin yang diperlukan cuma
mencontohnya.

Bahkan sejak ribuan tahun yang lalu banyak bangsa yang telah
http://facebook.com/indonesiapustaka

menemukan rahasia keunggulan. Tidak hanya Romawi dan


Yunani, tetapi sudah sejak peradaban Babilonia, 5.000 tahun
yang lampau.

Peradaban yang berpusat di antara sungai Tigris dan Eufrat di


Irak ini adalah peradaban yang megah dan kaya raya. Mereka
dikenal sebagai bangsa yang membangun Taman Gantung yang
indah dan bertingkat-tingkat seperti piramid dan Menara Babel,
menara raksasa yang tingginya “menembus langit” dan menjadi
lambang kedahsyatan bangsa Babilon.

Bahkan sejak ratusan tahun yang lalu,


banyak bangsa telah menemukan “Rahasia”
menjadi bangsa terunggul.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Sekilas tentang Keajaiban Dunia Masa Depan

“The best way to predict the future, is to invent it.”

Alan Kay

Tentang Api, Energi Terdahsyat di Alam Semesta, Manusia-


Manusia Super, dan “Dunia Lain”

Zaman dahulu kala, 790 ribu tahun yang lalu. Pada zaman
Pleistosen, menjelang akhir zaman es pertama yang telah
menyelimuti bumi selama miliaran tahun, manusia purba Homo
Erectus menemukan sesuatu yang akan mengubah hidup
mereka selamanya. Mereka menemukan Api. Tepatnya, cara
membuat api sendiri. Hal ini begitu dahsyatnya karena
sebelumnya, mereka berpikir bahwa api adalah kekuatan
mahagaib yang hanya dimiliki para dewa-dewa penghuni langit.
Akan tetapi, sekarang mereka telah mendapatkannya.

Sejak itu, manusia purba tidak lagi kedinginan pada waktu


malam. Mereka bisa hidup dalam kehangatan api unggun.
Kehangatan adalah sebuah kenikmatan surgawi pada malam-
malam gelap yang dingin dan berangin.

Dan tidak hanya itu. Sebelumnya, bertahan hidup sehari-hari


http://facebook.com/indonesiapustaka

adalah teror tersendiri bagi nenek moyang kita itu, apalagi pada
waktu malam. Gerombolan binatang buas selalu berkeliaran di
alam terbuka dan gua-gua pun dihuni beruang-beruang hitam
yang ganas. Saat itu, manusia tidak lebih dari sekadar bahan
makanan bagi predator-predator zaman purba.
Predator seperti singa purba bertaring pedang (saber-toothed
cat), yang mengerikan dengan taringnya yang tajam menjulur
keluar melengkung seperti pedang saber. Pada malam hari,
ketika kegelapan menyelimuti bumi, kawanan singa ini akan
mengendap-endap mengintai mangsanya termasuk manusia-
manusia yang sedang tertidur pulas. Dan serangan kawanan
singa ini akan berlangsung secepat kilat tanpa ampun. Atau
monster burung Phorusrhacidae, burung buas tak bersayap
seperti kasuari berkepala elang, tetapi tingginya hampir setinggi
langit-langit rumah. Burung ini bisa berlari memburu mangsanya
dengan kecepatan 40 km/jam, lebih cepat dari pelari olimpiade
sekalipun. Dunia saat itu juga dihuni oleh Mamoth dan
Mastodon, gajah-gajah raksasa berbulu tebal dengan gading
panjang melingkar ke atas. Akan tetapi, api akhirnya membuat
mereka semua takut mendekat. Dan dengan api, mereka juga
bisa mengusir beruang-beruang dari dalam gua. Para manusia
purba pun mendapat sesuatu yang sangat berharga. Rumah
mereka sendiri, tempat berlindung baru yang hangat, aman, dan
nyaman, lengkap dengan perapiannya. Home sweet home. Dan
mereka juga punya senjata baru sekarang. Tombak kayu yang
ujungnya runcing, ketika dibakar api akan menjadi keras seperti
batu. Dengan alat itu, mereka jadi lebih kuat dan lebih mudah
membunuh binatang-binatang buas.

Api juga lalu dipakai untuk memasak makanan. Rasanya tentu


http://facebook.com/indonesiapustaka

jadi lebih enak. Makanan yang dipanggang, terutama daging


binatang, membuat bakteri mati. Bahkan karbohidrat dan
proteinnya juga jadi mudah dicerna tubuh sehingga menghasilkan
lebih banyak kalori.4Gabungan dari dua hal itu, api yang
membuat binatang buas menjauh dan nutrisi dari makanan yang
dimasak membuat manusia purba makin berkembang dan mulai
mengungguli makhluk-makhluk lainnya di muka bumi.
Pengetahuan membuat hidup manusia menjadi lebih baik dan
aman.

Beribu-ribu tahun kemudian, 4000 tahun sebelum masehi bangsa


Mesopotamia menemukan roda. Roda yang kemudian digabung
dengan gerobak memungkinkan manusia membawa banyak
barang dan hasil produksi ke tempat-tempat yang lebih jauh.
Ekonomi dan transportasi jadi berkembang dan mencakup
wilayah yang makin luas.

Dalam ribuan tahun sejarahnya, banyak lagi teknologi besar


ditemukan. Akselerasinya juga makin cepat, dan eskalasinya
makin dahsyat. Pada 12 September 1962, dalam pidatonya di
Rice University menjelang program pendaratan manusia ke
bulan, presiden John F. Kennedy merangkum bagaimana
teknologi telah menjadi puncak-puncak tertinggi kemajuan umat
manusia. Mesin cetak mengubah Eropa, lalu mesin uap, listrik
yang menerangi seluruh dunia, telepon, mobil, pesawat, penisilin,
dan televisi. Lalu manusia menemukan atom, membelahnya, dan
meleburnya sehingga menciptakan energi raksasa. Sampai
manusia akhirnya meluncurkan roket dan menginjakkan kakinya
di bulan untuk pertama kalinya.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Akan tetapi, perkembangan teknologi umat manusia sekarang


sudah makin revolusioner. Para ilmuwan utama dunia sedang
menguji hal-hal yang jauh lebih dahsyat. Proyek-proyek raksasa
yang akan menciptakan perubahan besar-besaran bagi seluruh
dunia. Mengembangkan penemuan-penemuan, yang sebelumnya
hanya ada dalam cerita-cerita dongeng dan khayalan masa
depan.

Kita akan segera memasuki masa depan ketika kita semua


manusia akan bisa hidup lebih dari seratus tahun, mengendarai
mobil terbang yang menggunakan energi super konduktivitas,
berwisata ke luar angkasa, dan bahkan mungkin berpetualang ke
planet Mars. Dunia akan berubah selama-lamanya.

“I never think of the future, it comes soon enough.”

—Albert Einstein
http://facebook.com/indonesiapustaka
THE STARMAKER, Menciptakan Matahari Artifisial

What would fusion mean? Endless, cheap energy. Amazing


Star Trek, space travel possibilities. Fame, fortune, and
undoubtedly a Nobel or two for the lucky scientist .
—The Observer, Desember 2000

Di sebuah kota kecil bernama Cadarache di ujung selatan


Prancis, gabungan ilmuwan top dunia sedang melakukan
percobaan besar dalam sebuah proyek raksasa bernama ITER.
Mereka mencoba melebur atom bernama Deuterium dan Tritium
dengan temperatur 150 juta derajat celcius, atau nyaris 10 kali
panas inti matahari. Mereka berusaha menciptakan matahari
artifisial dan menciptakan energi terdahsyat di seluruh jagat
raya.

Ini adalah energi yang membuat matahari dan bintang-bintang


raksasa di seluruh alam semesta terbakar selama milyaran
tahun. Matahari, setiap detiknya mengeluarkan energi sebesar
seluruh energi yang pernah digunakan umat manusia sepanjang
sejarahnya. Dalam 1 detik. Energi plasma hidrogen sebesar 380
Miliar-miliar Mega-Watt (380 26 MW). Inilah energi yang
dikenal sebagai energi fusi nuklir (nuclear fusion), The Power of
http://facebook.com/indonesiapustaka

the Sun.

Sejak Oppenheimer menemukan bom atom, energi nuklir


menjadi kontroversi yang besar. Nuklir menjadi energi raksasa
yang begitu dahsyatnya bahkan bisa menghancurkan seluruh
planet bumi. Akan tetapi, sekarang energi itu akan bisa
digunakan sebagai sumber energi demi kebaikan manusia.

Ini yang paling hebatnya. Atom Deuterium (D) adalah bentuk


hidrogen berat yang mudah didapat dari air laut biasa (Air = 2
atom H plus O). Sedangkan Tritium (T) adalah bahan yang bisa
dibentuk dari batu alam. Dari batu alam ini diperoleh lithium
yang kemudian dibombardir dengan neutron, dan jadilah Tritium (
3H). Energi terdahsyat di alam semesta, dari air laut dan batu
alam!

Peleburan dengan panas luar biasa ini dilakukan dalam wadah


khusus yang terlindung medan magnet (Tokamak, Toroidal
Chamber with Magnetic Coils, buatan Rusia) sehingga
wadahnya tidak meleleh. Setelah melebur, D dan T berubah
menjadi plasma Helium-4 dan melepaskan energi neutron.
Ledakan besar pun tercipta, Fusi Nuklir. Matahari artifisial di
planet bumi!

Karena bahan dasarnya natural maka output-nya pun bersih dan


aman. Suatu hari nanti, bangsa-bangsa yang menguasai
teknologi ini akan mempunyai sumber energi baru yang nyaris
tak terbatas jumlahnya, sangat murah, dan benar-benar bersih
untuk selama-lamanya.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Menjelang Era Manusia-Manusia Super

“The widespread application of genetic and other technologies,


it is thought, may also result in significant increases to human
intelligence, memory, physical health and strength.
Some expect the achievement of indefinite lifespans this
century, and believe that immortals, already walk among us.”
George Dvorsky

Ini juga adalah salah satu proyek revolusioner yang sedang


diburu para ilmuwan dunia. Apakah mungkin dengan segala
kecanggihan teknologi yang telah dicapai saat ini, kita bisa
menciptakan manusia-manusia masa depan yang sangat unggul?
Manusia-manusia dengan fisik sempurna dan memiliki inteligensi
yang mendekati genius? Manusia-manusia super?

Manusia telah mencapai kemajuan signifikan pada beberapa


teknologi penting, seperti pemetaan DNA, rekayasa genetika,
stem cell (sel induk), nanoteknologi, serta komputer, dan
kecerdasan artifisial atau A.I.

Pada tahun 1953, dua anak muda James Watson dan Francis
Crick, yang baru berumur 24 dan 37 tahun, memulai salah satu
http://facebook.com/indonesiapustaka

revolusi terbesar dalam sejarah umat manusia (Einstein


menemukan Teori Relativitasnya umur 26 tahun). Anak-anak
muda ini sering kali terlihat santai dan senang bercanda, tetapi
mereka mempunyai otak brilian dan impian yang sangat besar.
Mereka ingin menemukan rahasia kehidupan itu sendiri, “The
Secret of Life”. Di tahun itu, mereka akhirnya menemukannya.
Struktur double helix dari DNA, deoxyribonucleic acid.

Sebelumnya, manusia tidak pernah tahu bagaimana setiap sel di


tubuh manusia bekerja. Bagaimana sel-sel itu “bisa tahu” apa
yang harus dilakukan? Bagaimana sebuah sel bisa berubah
menjadi manusia? Bagaimana sel bisa tercipta menjadi daging,
darah, otak, atau bahkan kecerdasan? Bagaimana sel kecil itu
bisa benar-benar mengendalikan “bentuk” dari kehidupan?

Ternyata sel mempunyai “buku manualnya” sendiri. Inilah yang


membuat sel dapat terbentuk persis sesuai dengan fungsinya.
Manual yang dinamakan DNA. DNA menjadi rangkaian
molekul berisi informasi lengkap penentu bentuk dan sifat semua
makhluk hidup. Blue print dari semua makhluk hidup, dari
manusia, kucing, monyet, pohon, tomat, pisang, bayam, sampai
dinosaurus. Semua punya kode genetik yang menentukan bentuk
dan sifat-sifat unik mereka.

Setelah menemukan DNA, Jim Watson langsung menjadi


superstar. Dia mendapat Nobel di tahun 1962 bersama Crick
dan Wilkins dan buku-buku yang ditulisnya, terutama ”The
Double Helix” (1968) diburu banyak orang dan jadi best-seller,
sekaligus membuatnya jadi jutawan.

Pada tahun 2003, para ilmuwan yang dipimpin Watson akhirnya


http://facebook.com/indonesiapustaka

juga berhasil memetakan seluruh gen manusia dalam “The


Human Genome Project”, proyek senilai US$ 3 Miliar. Watson
menyamakan skalanya dengan penemuan energi nuklir dan misi
manusia ke bulan.
“Without a doubt, this is the most important, most wondrous map
ever produced by humankind.”
Bill Clinton, 26 Juni 2000.

Dengan data ini, manusia nantinya akan bisa memperbaiki


dirinya habis-habisan. Kita bisa mengeliminasi gen-gen cacat
atau gen yang bisa menimbulkan penyakit serius bahkan sejak
lahir. Suatu hari nanti, penyakit seperti kanker (yang merupakan
mutasi dari DNA), jantung, diabetes, atau penyakit mental
menurun tidak akan ada lagi. Umat manusia akan hidup dengan
kesehatan nyaris sempurna.

Akan tetapi, tidak itu saja. Para ilmuwan akan bisa memetakan
gen-gen unggul manusia. Misalnya, gen khusus yang membuat
kecerdasan yang genius, keunggulan fisik para atlet ternama
bahkan mungkin gen yang membentuk karisma seorang
pemimpin besar. Kita akan mampu memanipulasi gen unggul itu,
memperkuatnya bahkan mengombinasikannya dengan gengen
unggul lain.

Bayangkan manusia dengan otak seperti Einstein, fisik seperti


David Beckham (pemain tengah kesebelasan Inggris), jiwa seni
seperti Picasso, dan karisma seperti John F. Kennedy. Saat ini
juga sudah ada orang-orang dengan karakteristik fisik dan
http://facebook.com/indonesiapustaka

inteligensi yang menakjubkan.

Wim Hof adalah orang Belanda yang dipanggil “Manusia Es”


atau Iceman. Dia dapat bertahan dalam cuaca dingin yang
ekstrem dan memegang rekor dunia terlama bertahan dalam es,
yaitu 1 jam 13 menit 48 detik. Ada juga orang-orang dengan
photographic memory (eidetic), yang mampu menghafal banyak
hal dengan presisi sempurna, seperti Kim Peek yang menjadi
inspirasi film “Rainman” (Dustin Hoffman). Lalu Lance
Armstrong, atlet sepeda yang memenangkan tujuh kali kejuaraan
Tour de France dan mampu mengalahkan penyakit kankernya.
Mungkin nanti gen-gen unggul mereka bisa diidentifikasi dan
ditransfer ke seluruh umat manusia.

Rekayasa genetika tentu saja bukan hanya untuk manusia.


Rekayasa genetika bisa digunakan untuk menciptakan tanaman-
tanaman pangan yang jauh lebih produktif, tahan hama, atau
mempunyai nilai gizi yang lebih tinggi. Atau juga hewan-hewan
konsumsi dengan daging yang lebih baik. Suatu hari nanti
mungkin tidak akan ada lagi kelaparan di muka bumi.

Dan mungkin, nantinya kita juga bisa menemukan gen yang


memungkinkan kita hidup lebih dari seratus tahun. Para ilmuwan
mungkin telah menemukannya, sesuatu yang dinamakan Sirtuin,
Silent Information Regulator 2 (Sir2) proteins dan resveratrol,
zat antioksidan yang ternyata banyak ditemukan dalam buah
anggur dan red wine, anggur merah.5

Tantangan terbesar dalam hidup manusia tentu bukan bagaimana


http://facebook.com/indonesiapustaka

hidup lebih lama, tetapi bagaimana kita bisa menemukan arti dan
makna dari kehidupan itu sendiri. Mungkin nanti kita juga akan
menemukan jawabannya.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Mesin-Mesin Cerdas, Seukuran Atom

“ Coal and diamonds, sand and computer chips, cancer and

healthy tissue: throughout history, variations in the arrangement


of

atoms have distinguished the cheap from the cherished, the


diseased

from the healthy .”

Eric Drexler, Engines of Creation

Bisakah Anda membayangkan mesin-mesin masa depan yang


superkecil, nyaris seukuran partikel atom? Mungkin sulit, tetapi
kenyataannya teknologi supercanggih itu sudah mulai banyak
diuji coba di seluruh dunia. Nanoteknologi adalah segala bentuk
teknologi, material, atau mesin dengan ukuran mikroskopis.
Nano sendiri adalah ukuran 1/semiliar, dan nanometer adalah
1/semilyar meter, atau juga seperti ketebalan rambut, dibagi
50.000! Tujuannya adalah memanipulasi atom untuk membuat
material masa depan yang super kecil, super kuat, lebih ringan,
tahan lama, dan bahkan lebih “cerdas”.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Bagaimana ini mungkin bisa dilakukan? Sederhana, karena


mikroskop canggih yang dapat melihat atom sudah ada sejak
1981, yakni Scanning Tunneling Microscope (STM) dan Atomic
Force Microscope (AFM, 1986).
Di tahun 1986, K. Eric Drexler mengeluarkan buku ilmiahnya
yang isinya sangat fantastis. Dia menggambarkan masa depan
dan kemungkinan manusia bisa menciptakan mesin-mesin super
kecil yang akan mampu menyusun dan memanipulasi atom-
atom. Ini adalah buku yang sangat populer (dan sekarang bisa
diunduh gratis di internet). Jauh sebelumnya, tahun 1959, ahli
fisika Richard Feynman juga sudah meramalkan hal ini dalam
pidatonya, “There’s Plenty of Room at the Bottom.”

Seberapa hebat teknologi nano? Dengan material baru


berteknologi nano, kita bisa membuat mobil yang antipenyok,
antigores. Mobil itu akan terbuat dari material baru super kuat,
seperti aluminium silicate nanoparticles, atau partikel-partikel
cerdas yang bahkan bisa memperbaiki dirinya sendiri. Baju bisa
dibuat menjadi antikusut, antikotor, dan tahan noda. Kita juga
bisa memasukkan robot-robot seukuran nano ke dalam tubuh
manusia. Fungsinya? Bisa untuk menghancurkan sel-sel kanker,
menyembuhkan berbagai penyakit bahkan memperkuat sel-sel
manusia. Feynman menamakan ide ini, swallowing the doctor.
Molekul-molekul nano nantinya mungkin juga akan bisa
menambal lubang ozon di langit.

Kita juga bisa menciptakan panel surya yang super efisien dalam
menyerap panas matahari dengan merevolusikan kemampuan
sel-sel photovoltaic-nya, terutama memakai nanocrystal.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Komputer dan elektronik juga akan jauh lebih canggih dan makin
kecil dengan komponen-komponen yang super kecil. Bayangkan,
kita akan mempunyai komputer super hanya seukuran telapak
tangan dan media penyimpan data yang menyimpan seluruh
informasi tentang umat manusia dan seluruh alam semesta
sebesar seujung kuku. Semuanya benar-benar menakjubkan.

Nano teknologi akan segera menguasai seluruh kehidupan


manusia. Aplikasinya benar-benar dahsyat dan tanpa batas, dari
perbaikan tubuh manusia, infrastruktur, material industri,
transportasi, bioteknologi, militer, teknologi informasi, sampai
teknologi ruang angkasa.

Yang juga mencengangkan adalah para ilmuwan juga telah


menciptakan material masa depan yang bahkan lebih keras dari
intan dan lebih ringan dari baja. Material masa depan bernama
Carbon Nanotube, tabung nano karbon. Material ini pada
dasarnya hanyalah lembaran atom karbon berbentuk silinder
yang disusun dalam bentuk heksagonal atau segi enam. Jenisnya
yang paling kuat dinamakan “Buckypaper”, diambil dari nama
inventor terkenal Buckminster Fuller. Bayangkan implikasinya.
Bangunan dan jembatan yang super kuat, mobil yang antipenyok,
atau kerangka pesawat yang lebih kuat sekaligus lebih ringan
sehingga hemat bahan bakar dan banyak lainnya.

Touted as harder than diamonds and stronger than steel at a


fraction of the

weight, buckypaper, which has the potential for use in


illuminating devices, heat sinks,
http://facebook.com/indonesiapustaka

armor, and electromagnetic protective skins, might help usher in


a new age in material

technology.
The futureofthings.com

Ada satu lagi bentuk aplikasinya yang paling fantastis. Carbon


nanotube sedang dipertimbangkan untuk pengembangan sebuah
proyek ambisius yaitu Space Elevator atau tangga luar angkasa.
Tangga luar angkasa adalah seperti lift yang sangat tinggi dari
bumi menuju ke orbit bumi, 35.000 kilometer tingginya. Dengan
lift ini, perjalanan ke orbit bumi akan menjadi lebih mudah dan
murah. Banyak orang berharap bahwa program ruang angkasa
yang tadinya berhenti sampai di bulan karena sangat mahal akan
bisa dimulai lagi. Dan mungkin impian manusia untuk pergi ke
mars dan planet-planet lain yang lebih jauh akan segera
terwujud.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Dan Bukti Adanya Dunia Lain...

“Saya sering berpikir bahwa kita seperti ikan koi yang hidup
nyaman dalam sebuah kolam, tanpa menyadari adanya kolam-
kolam lainnya.”
—Prof. Michio Kaku
Hyperspace: A Scientific Odyssey Through Parallel Universes.

Konferensi Solvay kelima diadakan di Brussel, Oktober 1927,


kota di Belgia yang indah dan sejuk. Ini adalah salah satu
momen paling spektakuler dalam sejarah sains karena orang-
orang yang dianggap paling genius dalam sejarah dunia
berkumpul di satu tempat. Ini adalah saat ketika Einstein
mengeluarkan komentarnya yang terkenal, “Tuhan kan tidak
bermain dadu”.

Para genius yang hadir diantaranya Einstein, Niels Bohr (Bapak


fisika kuantum), Heisenberg (penemu Uncertainity Principle,
murid Bohr), Erwin Schrodinger (persamaan Schrodinger dan
percobaan “Kucing Schrodinger”), Max Planck (juga salah satu
founder teori kuantum), dan Marie Curie (penemu radioaktivitas
dan pemenang 2 hadiah Nobel). Tujuh belas dari dua puluh
sembilan undangan yang diundang secara khusus adalah peraih
Nobel.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Di sini, manusia telah menemukan dunia baru yang ajaib, yaitu


dunia kuantum. Dunia kuantum adalah dunia super kecil, dunia
atom, proton, neutron, elektron, dan kuark, pembentuk terkecil
dari semua yang ada di alam semesta. Akan tetapi, para
ilmuwan mendapatkan, semakin mereka masuk jauh ke dalam
dunia atom mereka semakin menemukan keanehan-keanehan
yang tidak pernah dibayangkan. Seperti Alice in Wonderland, di
mana gadis kecil Alice terperosok ke dalam lubang yang sangat
dalam dan muncul di dunia lain yang penuh keanehan.

Hal-hal yang benar-benar ajaib. Bahkan Einstein pun bingung


sekaligus terkejut melihat salah satu fenomenanya. “Spukhafte
Fernwirkung!” kata Einstein, “Spooky action, at a distance!”,
reaksi yang begitu anehnya dalam jarak yang jauh.

Ketika mereka meneliti partikel-partikel elektron, mereka


menemukan bahwa elektron ternyata bisa berpindah-pindah
dengan cara yang tidak wajar. Sebuah elektron, bisa tiba-tiba
menghilang, dan muncul di tempat lain. Dan kadang-kadang,
elektron bisa berada di dua tempat, sekaligus. Bagaimana
mungkin sesuatu berada di dua tempat sekaligus di saat yang
sama? Selamat datang di dunia kuantum yang ajaib.

Para ilmuwan menamakan fenomena aneh ini, “posisi super”,


alias superposition. Dan ajaibnya, para ilmuwan percaya bahwa
sebuah elektron bisa berada di dua tempat sekaligus, tetapi yang
satu di dunia kita dan yang lain, berada “di tempat lain”, tepatnya
di “dunia lain”!
http://facebook.com/indonesiapustaka

Mereka telah menemukan kemungkinan adanya dimensi lain.


Dunia yang sebelumnya hanya ada dalam dunia mistik, spiritual,
fantasi, dan juga sains-fiksi. Ini adalah sebuah tempat yang oleh
para ilmuwan disebut sebagai multiverse atau yang telah populer
selama bertahun-tahun sebagai, Parallel Universe. Tahun 2008,
di Genewa, Swiss, para ilmuwan yang tergabung dalam CERN,
European Organization for Nuclear Research selesai
membangun sebuah mesin raksasa bernilai 6 miliar dolar yang
salah satu tujuannya adalah membuktikan adanya dunia paralel
ini. Mesin ini bernama LHC, Large Hadron Collider. Apa yang
ada di alam lain itu? Belum ada seorang pun yang tahu.

Dua elektron juga bisa, somehow tetap saling berhubungan


dengan seketika atau instan bahkan walaupun elektron yang satu
ada di galaksi lain. Seketika dan lebih cepat dari kecepatan
cahaya, yang menurut relativitas khusus Einstein jelas itu sama
sekali tidak mungkin. Beberapa orang menyamakannya dengan
keanehan voodoo atau telepati. Spukhafte Fernwirkung!

Elektron juga bisa mempunyai dua bentuk sekaligus, partikel dan


gelombang, wave-particle duality. Sesuatu yang sangat aneh.
Ada hal penting lain. Werner Heisenberg menyatakan bahwa
sebuah partikel subatomik, seperti elektron, posisinya bisa diukur
(sebagai partikel), kecepatannya juga (sebagai gelombang),
tetapi tidak mungkin sekaligus dua-duanya. Kita tidak bisa
menentukan keduanya sekaligus secara tepat, tetapi hanya bisa
diprediksikan saja. Maka munculah “The Uncertainty Principle”.

Dan gara-gara semua ini, banyak ilmuwan selain Einstein


sempat merasa manusia walau bagaimanapun tidak mungkin
http://facebook.com/indonesiapustaka

akan bisa mengetahui semuanya. Bahwa alam semesta “terlalu


ajaib”. Dan inilah yang membuat Einstein protes, “Tuhan kan
tidak bermain dadu dengan alam semesta!”.

Akan tetapi, walaupun kita (manusia) belum sepenuhnya


memahami fenomena ini, kita bisa menciptakan sesuatu yang
besar dari hal ini. Kita bisa menciptakan komputer masa depan
yaitu “komputer kuantum”. Komputer yang kecepatan dan
efisiensinya bisa ribuan bahkan jutaan kali komputer super yang
ada sekarang. Super-supercomputer. Bayangkan saja dalam
pemecahan kode (kriptografi), misalnya untuk memecahkan
kode yang digitnya sampai 140, komputer biasa akan
memerlukan waktu miliaran tahun untuk memecahkannya. Akan
tetapi, komputer kuantum ini bisa memecahkannya hanya dalam
waktu beberapa puluh menit saja.

Fenomena lain yang akan sangat berguna misalnya adalah


“superconductivity”. Ini dasarnya adalah magnet seperti yang
digunakan oleh kereta super cepat Maglev, Magnetic Levitation.
Kereta ini melayang diatas relnya setinggi 1-10 cm dengan
menggunakan medan magnet super kuat. Banyak orang
mengkhayalkan nantinya magnet seperti ini akan digunakan
untuk mobil, bukan mobil biasa yang berjalan di jalan raya, tetapi
mobil terbang. Ini akan dilakukan menggunakan material
berkonduktifitas seperti Yttrium barium copper oxide. Umat
manusia sudah mulai memasuki masa depan.
“We are making the historic transition from the age of
Scientific Discovery, to the age of Scientific Mastery.”
—Prof. Michio Kaku
http://facebook.com/indonesiapustaka

Bayangkan bila semua teknologi masa depan itu bersatu.


Komputer kuantum akan membuat proses kemajuan seluruh
teknologi di atas terakselerasi ribuan kali lipat. Bayangkan juga
bila dengan rekayasa genetika kita bisa hidup sehat selama
ratusan tahun, lalu otak kita juga digabung dengan komputer
kuantum seukuran nano? Di satu titik, umat manusia mungkin
akan mempunyai cukup kemampuan dan kekuatan untuk
menguasai seluruh galaksi.6
http://facebook.com/indonesiapustaka
Pada Suatu Hari, pada abad 21 Zaman Dahulu Kala...

Itulah dunia sekarang. Akan tetapi, dahulu, ceritanya sangat


berbeda.

Mengapa manusia bisa sampai ke sini? Bagaimana manusia


yang awalnya terbelakang bisa mencapai tahap keunggulan
seperti ini?

Dalam sejarah manusia, kita akan melihat masa-masa


kebangkitan besar, kisah-kisah paling dramatis dan heroik dari
perjuangan seluruh umat manusia. Kisah pemimpin-pemimpin
terbesar yang berjuang membangkitkan bangsanya dan para
genius yang membawa pencerahan dan mengubah seluruh
dunia. Bahkan juga pengusaha dan industrialis yang menciptakan
kekayaan yang nyaris tak terbayangkan. Inilah zaman
kebangkitan besar. Dan kita akan melihat rahasia mereka dalam
tiga cerita besar, kedahsyatan peradaban Islam di zaman “1001
Malam”, kebangkitan bangsa-bangsa

Barat menjadi penguasa dunia, dan keajaiban bangsa Jepang.


Dari awal kebangkitan mereka sampai era modern sekarang.

Cerita ini akan dimulai 1500 tahun yang lalu, di salah satu zaman
yang paling gelap, dalam sejarah manusia....[]
http://facebook.com/indonesiapustaka
SELAMAT DATANG DI ZAMAN KEGELAPAN

“The educated differ from the uneducated as much as the living


from the dead.”
—Aristoteles (384 SM-322 SM)

Imperium Romawi Runtuh!

“Civis Romanus Sum!”


“Saya orang Romawi!” kalimat yang menunjukkan kebanggaan
orang-orang Romawi pada imperiumnya di masa puncak
kejayaannya.

Kegemilangan Yunani dan Romawi menjadikan Eropa sebagai


cahaya dunia masa lampau. Kota-kotanya sangat besar dengan
istana-istana yang megah dan kolom-kolom raksasa.
Ekonominya juga sangat makmur. Jalan Via Appia yang kokoh
membentang ratusan kilometer dari Roma sampai Brundisium di
ujung selatan Italia. Ilmu pengetahuan berkembang pesat dan
sekolah-sekolah tersedia buat semua orang. Akan tetapi,
kehebatannya membuat mereka lupa diri. Dengan kekayaan
berlimpah yang dimilikinya, para Kaisar Roma jadi lebih sibuk
http://facebook.com/indonesiapustaka

bermewah-mewahan dan memuaskan nafsunya sendiri. Di


masa-masa yang penuh kemegahan seperti itu, tidak ada yang
pernah menyangka Roma akan jatuh.

Orang-orang Romawi dilanda penyakit. Saat para penguasa


makan, mejanya dipenuhi makanan-makanan lezat berlimpah
yang tidak akan habis dalam dua hari. Mereka makan sampai
perutnya buncit dan kelelahan. Semuanya itu dihidangkan dalam
perlengkapan mewah yang terbuat dari emas dan perak. Sambil
makan, mereka dihibur oleh pelayan-pelayan cantik dan para
penyanyi kerajaan yang berpakaian setengah telanjang sambil
menari-nari dengan mesum. Menyenangkan memang, tetapi
masalahnya siapa lagi yang sempat memikirkan kerajaan?

Kerajaan makin tidak terurus. Sementara itu, seluruh rakyat


akhirnya juga terlena dan menjadi lemah. Pemerintahannya di
seluruh negeri diisi orang-orang yang bekerja dengan tidak jelas
dan korup. Rakyat mengisi waktu luang tidak lagi dengan belajar
dan memperbaiki diri, tetapi menonton hiburan-hiburan yang
vulgar dan brutal di colosseum, pertarungan antarpara jagoan
gladiator atau antara gladiator dan binatang-binatang buas.
Mereka sepertinya merasakan kesenangan waktu melihat darah
yang merah berceceran di arena. Tentara-tentara Roma,
Praetorian dan Centurion, yang tadinya perkasa dan menguasai
dunia lama-lama lebih banyak diisi kaum barbar yang lemah,
tidak punya disiplin, dan malah suka menindas rakyatnya sendiri.
Kasihan orang-orang Romawi. Mereka sudah begitu mabuk
dengan kesenangan dunia hingga tidak menyadari hari akhir
sudah dekat bagi mereka.

Orang-orang Barbar, yang sudah sejak lama menghuni batas-


http://facebook.com/indonesiapustaka

batas Romawi di utara Eropa, melihat semua ini. Roma sudah


lemah dan ini waktunya untuk mereka. Akhirnya, mereka
menyerbu masuk ke jantung kekaisaran. Romawi yang besar
akhirnya runtuh. Kaisar terakhir, Romulus Augustus, diturunkan
oleh pemimpin suku Jerman bernama Odoacer pada 476
Masehi. Kegelapan datang menutupi seluruh Eropa. Ada
Kerajaan Romawi yang masih berdiri di timur jauh, di
Byzantium, tetapi di Eropa Roma sudah kiamat. Segala lambang
kebesaran zaman klasik hancur dan sepertinya akan hilang untuk
selama-lamanya. Pusat-pusat pemerintahan yang indah dengan
kolom-kolom yang megah, arena Koloseum raksasa yang bisa
menampung puluhan ribu penonton, dan perpustakaan-
perpustakaan besar berisi pengetahuan terhebat sepanjang
sejarah semuanya dihancurkan hingga tinggal puing-puingnya
yang tersisa. Dan buku-buku karya filsuf dan pemikir paling
genius semua dibakar jadi abu.

Ribuan kilometer jalan dan jembatan yang menciptakan


kemakmuran kekaisaran, yang membentang sampai ke ujung-
ujung wilayah kekuasaannya rusak dan tidak bisa diperbaiki lagi.
Sekolah-sekolah yang dulu menghasilkan para pemikir klasik dan
penguasa dunia tidak ada lagi hingga ratusan tahun ke depan.
Peradaban tinggi yang pernah tercipta sejak Alexander the
Great, Julius Caesar, atau Marcus Aurelius, para pemikir besar
seperti Socrates, Plato, Aristoteles, Cicero, Homer, Euclid, atau
Galen, segala bukti kegemilangan masa lalu hilang, lenyap di
dalam kabut kegelapan selama 1.000 tahun lamanya. Lenyap
diganti masyarakat anarki yang terbelakang dan brutal. Zaman
keemasan klasik berakhir di sini.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Rakyat Menjadi Melarat

Ini adalah masa-masa yang gelap. Rusaknya jalan-jalan dan


jembatan membuat perdagangan antardesa sekali pun jadi sulit
dilakukan, apalagi antarnegeri yang jauh. Tidak hanya itu,
sepanjang jalan yang rusak dan tidak terjaga itu juga dihuni
perompak atau bahkan sekadar gerombolan orang-orang lapar
yang akan menjarah apa saja yang mereka bisa jarah. Para
penguasa dusun yang dilewati dengan seenaknya memungut
upeti dari orang-orang yang lewat.

Pengetahuan tentang cara bertani dan industri maju yang dulu


pernah ada pun semuanya hilang. Rakyat hidup melarat dan
tinggal di gubuk-gubuk kayu lapuk di desa kecil atau kampung-
kampung besar yang becek dan berlumpur, seperti Paris dan
London. Kebanyakan dari mereka juga tinggal satu atap
bersama binatang-binatang ternak, seperti ayam, babi, dan
sebagainya. Mereka juga jarang mandi. Tidak ada perubahan
yang besar dalam hidup kebanyakan orang Eropa mungkin
hingga abad ke-15. Masyarakat hanya mampu berproduksi
seadanya. Jarang ada hasil lebih dari pertanian dan jika
usahanya gagal, mereka kelaparan. Mereka juga sering terkena
macam-macam penyakit.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Sebaliknya para raja dan bangsawan tentu saja tetap hidup


dengan segala kemewahannya. Mereka juga tidak punya
pekerjaan yang jelas. Mereka tidak memajukan kehidupan
rakyat, tidak memperbaiki kesejahteraan, tidak memedulikan
pendidikan. Yang mereka lakukan cuma bersenang-senang,
memajaki rakyat, atau jika bosan mereka berperang satu sama
http://facebook.com/indonesiapustaka

lain.
Orang-Orang Jahat Hidup Bebas

Kemiskinan membuat kejahatan merajalela di seluruh Eropa.


Pembunuhan, perampokan, dan perkosaan terjadi di mana-mana.
Nyaris tidak ada hukum, kecuali yang melindungi kekuasaan
para raja dan gereja. Orang-orang yang terkena kejahatan
paling-paling hanya bisa menangisi nasibnya. Tidak ada lagi
ketertiban dan keamanan sebagaimana yang ada pada zaman
Romawi. Masyarakat selalu hidup dalam ketakutan.

Saat itu, yang berlaku hanyalah hukum rimba, siapa yang kuat
dia yang berkuasa dan bisa berbuat semau-maunya. Banyak
masyarakat yang hidup bersama tuan mereka dalam benteng-
benteng kayu untuk hidup sedikit lebih aman. Perjalanan ke luar
kota atau desa juga menakutkan dan berbahaya sehingga
menjadi teror tersendiri.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Keterbelakangan Eropa

“Eropa sebelum Renaissance adalah rangkaian peperangan yang

tiada putus-putusnya, korupsi, tiadanya hukum, obsesi terhadap


mitos-mitos aneh,

dan kebodohan yang tak terkatakan. ”

William Manchester

“A World Lit only by Fire: The Medieval Mind and the


Renaissance.”

Lenyapnya semua kemajuan intelektual klasik membuat semua


orang jadi terbelakang. Bahkan, para raja dan bangsawan
kebanyakan tidak bisa baca tulis. Mereka benar-benar orang-
orang yang tidak berilmu dan tidak berpendidikan, kecuali
mungkin Charlemagne, pemimpin terbesar Eropa dan paling
tercerahkan saat itu, yang bisa membaca walaupun tidak bisa
menulis. Bayangkan saat masa kejayaan Romawi dulu. Saat itu,
anak-anak Romawi umur enam tahun pergi ke sekolah untuk
belajar dan bertemu dengan teman-temannya. Kebanyakan dari
http://facebook.com/indonesiapustaka

para bangsawan juga tidak merasa perlu untuk memimpin dan


memajukan rakyatnya. Mereka menganggap jabatan sebagai
hak turun-temurun untuk berkuasa dan bersenang-senang.
Rakyat tidak lebih dari kuli atau sapi perahan yang digunakan
untuk membuat mereka lebih kaya lagi. Dan karena pikiran para
elitenya juga terbelakang, mereka tentu saja tidak pernah
berpikir untuk membuat rakyatnya lebih pintar. Jadi, tidak perlu
ada sekolah atau tempat belajar dalam bentuk apa pun. Karena
para pemimpinnya saja terbelakang, rakyatnya tentu saja lebih
terbelakang lagi.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Jangan Pergi ke Tempat-Tempat Gelap!

Jangan pergi ke mana-mana pada malam hari. Jangan pergi ke


tempat-tempat sepi yang jauh dari desa, seperti ke pinggir hutan,
bahkan waktu siang hari sekalipun. Jangan juga pernah berani
pergi sendirian. Di tempat-tempat sepi dan terpencil, banyak
hidup makhluk-makhluk gaib yang sewajarnya tidak hidup di
dunia ini. Mereka adalah setan, iblis, makhluk-makhluk kecil
goblins yang jahat (semacam tuyul), dan arwah-arwah
gentayangan. Di kastil-kastil tua yang tidak berpenghuni,
katanya, sering terlihat bayanganbayangan para penghuninya
yang sudah mati puluhan tahun lalu.

Paling tidak, seperti itulah yang ada di pikiran orang pada masa
kegelapan. Orang-orang desa mengisi waktu luang dengan
mendengar berbagai cerita seru tentang makhluk-makhluk halus
yang menghuni kuburan di luar desa dan hutan-hutan
pedalaman. Orang-orang mati yang tidak diterima di surga bisa
bangkit kembali dan bergentayangan. Jika ada orang yang mati
bunuh diri, kepalanya harus dipotong supaya mereka tidak bisa
hidup lagi. Ada juga cerita tentang monster besar penyembur
api, yakni dragons atau naga, yang berdiam di gua-gua di balik
pegunungan. Menurut cerita, mereka sering memangsa para
penjelajah yang tersesat, dan mayatnya ditumpuk di dalam
http://facebook.com/indonesiapustaka

lorong-lorong gua mereka yang gelap. Akan tetapi, tentu saja


sampai detik ini tidak ada satu pun bukti keberadaan makhluk ini.
Mungkinkah mereka sebangsa makhluk jadi-jadian? Mungkin.
Warga desa juga sangat takut pada sihir. Para tukang sihir bisa
menyakiti orang lain dengan mantra-mantra jahat. Banyak
kejadian ketika mereka yang dicurigai sebagai tukang sihir
dihakimi dengan tidak adil, dengan logika-logika yang tidak
masuk akal, dan akhirnya dihukum dengan sangat biadab, yakni
dibakar hidup-hidup. Pihak gereja bahkan memiliki buku manual
resmi bagaimana cara menemukan dan memburu para penyihir.
Buku bernama Malleus Maleficarum (The Hammer Against
Witches, 1487). Kebanyakan mereka jadi sasaran cuma karena
cara hidup mereka yang berbeda atau bahkan karena sekadar
kurang bergaul dengan sekitarnya.
http://facebook.com/indonesiapustaka

“The educated differ from the uneducated as much as

the living from the dead.”

-Aristoteles (384 SM-322 SM)


http://facebook.com/indonesiapustaka
Orang-Orang yang Kemasukan Setan

Pada zaman kegelapan, tidak ada virus atau bakteri. Orang-


orang menjadi sakit hanya karena dua akibat, yakni sedang
kerasukan setan atau sedang mendapat hukuman dari Tuhan.
Mereka akan dirawat oleh dukun dan akan diberikan mantra,
obat-obatan ajaib, juga diselingi trik-trik sulap yang tidak banyak
berpengaruh. Oleh karena itu, tingkat kematian pada zaman
kegelapan tinggi. Penduduk kota atau desa juga sulit bertambah.

Padahal, bahkan pada era Romawi, Galen, dokter Kaisar


Marcus Aurelius yang hidup abad ke-2 Masehi, telah
menyimpulkan bahwa sakit dan sehatnya manusia adalah
masalah fisik dan tentu saja bukan metafisik. Artinya, pada
dasarnya penyakit bisa disembuhkan dengan ilmu dan
pengobatan yang rasional tentang kuman, ketahanan tubuh
manusia, dan zat-zat berdasarkan penelitian dari alam yang bisa
menyembuhkan penyakit itu. Galen bahkan telah menulis ratusan
buku tentang studi anatomi manusia, ilmu bedah, pengetahuan
tentang asal sumber penyakit, kesehatan lingkungan, gizi
makanan, dan banyak lainnya.

Fakta Sederhana:

Walaupun setan dan iblis selalu eksis dalam kepercayaan


http://facebook.com/indonesiapustaka

manusia, ada fakta yang tidak dapat disangkal, yaitu bahwa


peradaban yang ilmu kesehatannya maju masyarakatnya jauh
lebih sehat, penyakit-penyakit mudah diobati, dan tingkat
kematiannya juga lebih rendah.
Pada bangsa yang cenderung percaya pada mistis,
masyarakatnya justru lebih banyak dan sering terkena macam-
macam penyakit. Tingkat kematian juga tinggi. Masyarakat
Romawi dulu misalnya, tentu saja jauh lebih sehat dan berumur
lebih panjang dibandingkan orang-orang saat zaman kegelapan.
Pada puncaknya, Roma berpenduduk 1 juta orang, sedangkan
kota-kota Eropa zaman kegelapan paling hanya puluhan ribu
karena tingkat kesehatan mereka rendah dan kebanyakan mati
muda karena penyakit yang tidak mampu mereka sembuhkan.
Perbandingan yang serupa juga masih terlihat pada zaman
modern sekarang antara negara maju dan terbelakang.

Praktik-praktik perdukunan saat itu begitu parah. Bahkan, ada


cerita bahwa bisul kaki di zaman kegelapan harus “diobati”
dengan mantra-mantra gaib yang tentu saja tidak berpengaruh
apa-apa. Malahan, akhirnya sakit si pasien bertambah parah dan
berakhir dengan kaki si pasien dipotong kapak hingga putus
karena dianggap “sudah dikuasai setan”. Kepercayaan ini bukan
saja tidak banyak gunanya saat zaman kegelapan, tetapi juga
bisa jadi berbahaya.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Buku Mahal dan Susah Didapat

Pada masa Romawi, penerbitan buku adalah industri yang besar.


Jutaan buku berisi ilmu pengetahuan terhebat dan pemikiran-
pemikiran maju dari para genius Yunani serta Romawi mudah
didapat di mana-mana dan dibaca banyak orang. Perpustakaan
umum maupun pribadi tersebar di seluruh penjuru Roma. Semua
anak Romawi pun belajar dengan memiliki buku. Saat itu, kertas
dibuat dari daun papirus yang mudah dibuat. Akan tetapi, saat
zaman kegelapan, buku menjadi barang yang amat langka
karena kebanyakan dihancurkan atau dibakar pada awal
hancurnya Roma. Yang tersisa begitu sedikit, mungkin hanya
ada ratusan di seluruh benua Eropa.

Kertas papirus menghilang dan tidak ada yang mengerti


bagaimana memperolehnya. Sejak itu, lembaran buku harus
dibuat dari kulit domba yang dinamakan parkamen ( parchment).
Pembuatannya sangat sulit, lama, dan tentu saja mahal.
Akhirnya, buku pun bernasib sama. Buku baru menjadi sangat
jarang. Kalaupun ada, hanya sedikit yang mampu membelinya.
Saking mahalnya, buku-buku dirantai di meja atau lemari buku
supaya tidak dicuri. Buku biasanya hanya ada di gereja dan
biara, itu pun tidak banyak dibaca. Kebanyakan para pendeta
dan biarawan tidak bisa baca tulis dan malah juga menganggap
http://facebook.com/indonesiapustaka

bahwa ilmu duniawi yang ada di buku itu adalah ilmu setan.
Beberapa buku yang dianggap penting dikopi di biara, tetapi
bukan ditulis huruf-hurufnya, hanya ditiru simbol-simbolnya.
Simbol Kesucian Dunia yang Tergoda oleh Kejahatan

“Facilis descensus Averno“

- Jalan turun menuju Neraka itu mudah -Virgil, “ The Aeneid“.

Sejak runtuhnya Romawi di Eropa, kekuasaan gereja Kristen


berkembang dengan cepat. Pengikut mereka terus bertambah
banyak, sampai-sampai raja dan para bangsawan pun akhirnya
tunduk pada mereka. Bahkan, kaum Barbar yang
menghancurkan Roma pun takut pada gereja. Walaupun para
penjarah itu tidak beradab, mereka percaya akan adanya
kekuatan gaib yang menguasai alam. Mereka begitu ketakutan
jika para pendeta mulai mengancam dengan api neraka.

Pada masa itu, banyak tokoh gereja yang menganggap bahwa


ilmu pengetahuan adalah jalan menuju api neraka. Ini
sebenarnya tidak bisa terlalu disalahkan pada saat itu. Kemajuan
ilmu pengetahuan yang tanpa moral telah membuat orang-orang
Romawi lupa diri, sombong, dan akhirnya hancur. “Tuhan telah
menghukum mereka” begitu mungkin pikir orang-orang saat itu.
Untuk itu, gereja menganggap ilmu pengetahuan tidak
diperlukan. Yang diperlukan hanyalah belajar tentang Tuhan, itu
http://facebook.com/indonesiapustaka

pun dalam pandangan ketuhanan yang sangat sempit, seadanya.


Hal ini akan membawa masalah yang besar bagi peradaban
Eropa.

Karena rendahnya kualitas belajar, banyak para pemuka Kristen


jadi tidak layak dalam memahami ajaran-ajaran Kristus yang
sesungguhnya. Ajaran-ajaran yang mereka terima hanya
hafalan-hafalan dogmatis tanpa pemahaman makna yang dalam.
Akan tetapi, godaan yang mereka hadapi akan makin besar dan
kompleks. Mereka misalnya, tahu harus hidup sederhana, tetapi
mereka tidak paham bahwa meninggalkan nafsu-nafsu duniawi
itu sulit, jauh lebih berat dari yang mereka duga. Masalah besar
kemudian muncul. Dosa awalnya memang selalu terasa mudah
dan enak.

Para penguasa yang ingin memperoleh kekuasaan yang lebih


besar lagi, mulai memberikan banyak kemudahan untuk
“membantu” gereja. Para pemuka gereja diberikan sumbangan
harta-harta yang melimpah. Pada awalnya, ini adalah untuk
memperkuat gereja dan memperluas ajaranajaran Kristen.
Semua ini membuat hidup mereka sangat nyaman dan enak.
Kesederhanaan Kristus pun terlupakan.

Para pemuka gereja mulai hidup dalam kemewahan. Pakaian


yang indah, tempat tidur yang lebih empuk, dan makanan sedap
yang berlimpah semua siap dinikmati. Lama-kelamaan, korupsi
di gereja semakin parah. Paus Bonafice VIII mempunyai
asisten-asisten khusus untuk mengatur harta gereja yang
berlimpah. Paus Alexander VI, yang berkuasa sejak akhir abad
ke-15, tidak malu-malu lagi untuk memamerkan kekayaannya.
Begitu juga dengan Paus Alexander VII dan Paus Leo X yang
http://facebook.com/indonesiapustaka

menghabiskan seluruh kekayaan gereja.

Kekuasaan yang besar dan kemewahan itu bahkan juga menarik


banyak wanita penggoda. Paus seperti Sergius III, John XII,
Benedict IX, atau Paus Paulus III dikatakan senang bermain
dengan wanita-wanita. Mereka akhirnya berubah menjadi
musuh utama dari ajaran-ajaran Kristus itu sendiri. Pada abad
ke-11, Paus Gregory VII mengeluarkan dekrit yang menyatakan
bahwa gereja adalah lembaga suci yang tidak pernah salah.
Mereka bahkan juga mengeluarkan dogma yang menjadikan
seakan-akan keputusan para penguasa gereja adalah keputusan
Tuhan itu sendiri. Dengan itu, mereka praktis menyatakan
bahwa merekalah penguasa dunia. Bahkan lebih berkuasa
dibandingkan raja-raja Eropa. Mereka dapat mengangkat dan
menurunkan raja-raja atau dapat menggerakkan rakyat dan
tentara-tentara untuk melakukan Crusade, perang melawan
semua musuh-musuh gereja.

Kebodohan dan pandangan agama yang labil justru kemudian


membuat mereka menjadi fanatik dan otoriter. Gereja berupaya
untuk menguasai sendiri kebenaran. Mereka yang menentang
akan dianggap sebagai kaum heretic, yakni orang-orang sesat
yang dirasuki setan-setan dari neraka. Tidak hanya orang
Muslim, tetapi juga orang Kristen yang berbeda pandangan
dihabisi pasukan bersenjata gereja. Kebanyakan yang terjadi
dengan orang-orang Kristen yang berani mengkritisi adalah
bukan peperangan, melainkan pembantaian.

Pada satu waktu, Paus Gregory VII berebut kekuasaan dengan


Raja Henry IV, penguasa Jerman. Dengan kuasa spiritualnya,
http://facebook.com/indonesiapustaka

Gregory VII “memutuskan hubungan” (excommunicates) antara


gereja dan juga Tuhan dengan Raja Henry. Rakyatnya pun
didorong untuk melawan “raja durhaka” ini. Akhirnya, Henry
menyerah. Dia dipaksa menunggu hingga tiga hari lamanya
dengan bertelanjang kaki di bawah hujan salju, di halaman luar
gedung milik Gregory untuk diampuni.

Paus Innocent III, salah seorang paus terkuat, terus berusaha


memaksakan kekuasaannya atas seluruh raja-raja di Inggris,
Prancis, dan Jerman, termasuk ke salah seorang penguasa
Eropa terbesar saat itu, Frederick II. Paus Bonafice VIII pernah
berkata dengan lugas dan lantang, “Sayalah Kaisar, sayalah
Sang Penguasa.”

***

Robin Hood, Pencuri yang Baik Hati

Tahun 1991, Film Robin Hood: Prince of Thieves yang dibintangi


Kevin Costner menjadi film box office besar dengan pendapatan
hampir US$ 400.000.000 di seluruh dunia dan Amerika. Rekor
penjualannya tahun itu hanya dikalahkan oleh Terminator 2. Film
itu bercerita tentang Robin Hood yang hidup di zaman kegelapan
Inggris. Dia adalah anak seorang bangsawan yang ayahnya
dibunuh Sheriff kota Nottingham yang kejam.

Masa itu, Inggris sangat terbelakang dan kumuh. Cuacanya


yang dingin dan sering mendung membuat jalan-jalan selalu
becek dan berlumpur. Di sana juga tinggal seorang uskup yang
http://facebook.com/indonesiapustaka

suka mengumpulkan barang-barang mewah, terutama


perhiasan-perhiasan dari emas permata. Robin Hood senang
merampok harta para bangsawan kaya untuk diberikan pada
penduduk desa yang miskin dan ditindas oleh sang Sheriff. Dia
ditemani seorang muslim bernama Azeem, yang diperankan
aktor besar Amerika Morgan Freeman.
Azeem diperlihatkan memiliki beberapa keunggulan, misalnya
dia memiliki benda teropong optik yang bisa untuk melihat
kejauhan, yang membuat sang pahlawan Nottingham Robin
Hood tercengang dan keheranan. Azeem juga menyelamatkan
nyawa istri sahabat Robin saat melahirkan, menunjukkan sekilas
kemajuan ilmu kedokteran Islam yang unggul. Sang Sherif juga
sempat menunjukkan pedang istimewa kebanggaannya yang
terbuat dari baja khusus Toledo, kota yang sempat dikuasai
muslim selama beberapa abad di Andalusia Spanyol. Kota itu,
bersama Baghdad adalah salah satu pusat sains dunia dan
kemajuannya dalam ilmu metalurgi membuatnya mampu
menciptakan baja khusus yang paling kuat dan bermutu tinggi.
Salah satu produk unggulannya adalah pedang.

Robin Hood, Azeem, dan seluruh penduduk desa akhirnya harus


berperang habis-habisan dengan sang Sheriff dan tentara-
tentaranya. Bagaimana mereka bisa menang? Film “Robin
Hood: Prince of Thieves“ juga mempunyai soundtrack yang
sangat terkenal, lagu dari Bryan Adam, Everything I Do, I Do It
For You.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Pengorbanan para Martir

Para pemuka gereja itu sesungguhnya hanyalah orang-orang


sesat yang justru adalah musuh besar dari nilai-nilai Kristen itu
sendiri. Banyak orang di dalam gereja yang kemudian berusaha
untuk membersihkan gereja dan mengembalikannya ke jalan
yang benar. Akan tetapi, orang-orang ini berjuang menegakkan
agama dengan taruhan nyawa mereka.

Seorang bernama Peter Waldo berkhotbah menentang gereja


yang sibuk berpolitik dan mengumpulkan kekayaan. Waldo
tadinya adalah pedagang kaya yang kemudian meninggalkan
semua hartanya untuk hidup di jalan Tuhan. Paus Innocent III
yang merasa dipermalukan segera saja mengumumkan perang
salib terhadap Waldo dan para pengikutnya. Mereka dicap
sebagai heretics, orang-orang sesat yang harus dihancurkan.
Banyak di antara mereka yang akhirnya dibunuh dengan pedang
atau bahkan dibakar hidup-hidup setelah diinkuisisi.

Keterbelakangan yang Ekstrem, dan Zaman Kebangkitan yang


Ekstrem

Apakah bangsa-bangsa yang paling terbelakang, paling miskin,


http://facebook.com/indonesiapustaka

dan tidak beradab bisa bangkit dari keterpurukannya? Tidak itu


saja, tetapi bahkan bisa menjadi penguasa-penguasa dunia? Apa
yang terjadi di masa yang dinamakan renaisans itu nantinya?
Di Prancis Selatan, berkembang komunitas kaum Albigen yang
menganggap bahwa semua yang berhubungan dengan materi
adalah pekerjaan setan. Para pemimpinnya bersumpah untuk
hidup dalam kemiskinan. Sekte ini berkembang pesat. Setelah
terjadi perdebatan yang sengit dengan gereja, perselisihan ini
berkembang menjadi kekerasan. Di Kota Beziers, 10.000
penduduk desa itu habis dibantai oleh pasukan bersenjata yang
dibentuk gereja. Padahal di sana, hanya 500 orang yang
merupakan pengikut Albigen.

Ada juga seorang anak muda bernama Giovanni Bernardone


yang lebih dikenal dengan nama Fransesco atau nantinya, Santo
Francis. Cerita tentang Francis ini cukup menarik. Francis lahir
di Assisi, Italia pada 1181. Francis adalah anak orang kaya.
Ayahnya, Pietro, adalah pedagang yang sukses. Karena ayahnya
kaya, dia bisa mendapat pendidikan yang cukup baik. Dia
bahkan memiliki banyak buku untuk dibaca. Dia sangat suka
membaca, yang kemudian membuat dia banyak berpikir dan
merenung.

Sewaktu muda, Francis juga suka bersenang-senang dengan


teman-temannya yang juga anak-anak orang kaya. Dia anak
muda yang memiliki segalanya. Akan tetapi, dia juga berbeda
dengan mereka. Pernah ketika dia sedang bersama teman-
temannya, dia bertemu dengan seorang pengemis miskin.
Karena kasihan, dia memberikan semua uang yang ada di
kantongnya pada pengemis itu. Teman-temannya merasa heran
dan kemudian menertawakannya. Akan tetapi, dia tidak peduli.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Dia juga suka pergi ke tempat-tempat sepi di mana dia


memperoleh ketenangan. Dalam ketenangan itu, dia banyak
berpikir dan bertanya tentang Tuhan, tentang orang-orang miskin
yang sering dia lihat, dan tentang semua kekayaannya.

Francis, pemuda yang anak orang kaya itu, akhirnya


memutuskan untuk melakukan sesuatu yang lebih berarti bagi
hidupnya. Dia ingin hidup di jalan Tuhan, hidup sederhana dan
membaktikan hidupnya membantu orang lain. Dia berkelana jauh
bahkan sampai Mesir dan Palestina yang dikuasai oleh orang-
orang Islam. Orang-orang Islam waktu itu yang berbudaya tinggi
dan sangat toleran tentu saja tidak pernah mengganggunya
ketika dia mengajarkan tentang kebaikan. Padahal, saat itu
sedang terjadi perang salib. Francis tidak pernah terang-
terangan menentang gereja sehingga tidak dimusuhi. Dia hanya
menekankan pentingnya hidup sederhana pada setiap
khotbahnya. Akan tetapi, setelah dia meninggal, beberapa
pengikutnya yang lebih kritis dianggap telah mengganggu gereja
sehingga ditangkap atau dikejar-kejar oleh penguasa.

Seorang Inggris, John Wyclife (1320-1384) juga menjadi


penentang utama kekuasaan gereja yang korup. Beberapa tahun
setelah dia meninggal, tulangtulangnya dibakar oleh gereja dan
abunya dibuang ke sungai atas suruhan Paus Martin V. Para
pengikutnya juga diburu oleh pengikut-pengikut fanatik para
penguasa gereja. Ada pula John Hus (1369-1415) pengikut
ajaran Wyclife yang akhirnya mati dibakar hidup-hidup karena
dianggap sebagai orang sesat. Pada masa renaisans nantinya,
muncul tokoh besar Martin Luther yang menentang korupsi
gereja dan akhirnya membelah Eropa menjadi dua, Katolik dan
Protestan. Ini adalah zaman yang betulbetul gelap ketika orang-
http://facebook.com/indonesiapustaka

orang fanatik yang korup berkuasa di mana-mana dan orang-


orang yang ingin mengembalikan kesucian agama diburu seperti
binatang.

***
Kekayaan dan Kedamaian Hati

Muhammad Rasulullah adalah pedagang kaya.

Santo Francis dari Assisi adalah anak pedagang kaya.

Tokoh besar Katolik, Thomas Aquinas adalah anak seorang


bangsawan.

Buddha Gautama adalah seorang pangeran yang tadinya tinggal


di istana megah.

Mereka semua meninggalkan kekayaannya untuk berbakti di


jalan Tuhan.

Kedamaian hati mungkinkah bisa juga didapat tidak lewat


kekayaan materi?
http://facebook.com/indonesiapustaka
Para Pemimpin Eropa Mulai Belajar

Selama kebodohan mencengkeram Eropa, ada pula beberapa


pemimpin yang berusaha bangkit dan belajar. Mereka adalah
raja bangsa Frank, Charlemagne, Alfred The Great penguasa
Inggris, dan Frederick II yang berkuasa di Eropa sejak 1212.

Charlemagne (742-814) atau Charles yang Agung, adalah


pemimpin besar. Dengan kehebatannya dalam berperang, dia
nyaris menyatukan seluruh Eropa yang sangat luas meliputi
Prancis, Jerman, Belanda, sebagian besar Italia, Swiss, Austria,
dan beberapa daerah lainnya. Saat itu, kekuasaan besarnya
dinamakan Kekaisaran Romawi Suci, The Holy Roman Empire.

Charlemagne bertubuh tinggi besar. Dia tidak saja berwibawa


dan agung, tetapi wajahnya juga terlihat cerah dan riang. Tidak
seperti kebanyakan pemimpin Eropa lainnya masa itu, dia bisa
membaca. Akan tetapi, dia tidak pernah belajar menulis.
Walaupun begitu, Charlemagne memiliki rasa ingin tahu yang
besar. Dia mendatangkan banyak orang paling cerdas dari
seluruh Eropa untuk jadi penasihatnya. Di antara para
penasihatnya adalah Theodulf sang penyair Visigoth, Paul
Deacon yang mengarang History of Lombard, Angilbert seorang
kolektor buku, dan Alcuin seorang pemikir dari Inggris yang
http://facebook.com/indonesiapustaka

terkenal. Charlemagne juga senang makan sambil membaca


buku.

Pada masa kekuasaannya, Charlemagne mendirikan banyak


sekolah. Anak-anak mulai belajar menulis, membaca, dan
berhitung. Para pendeta juga didorong untuk belajar. Buku-buku
klasik dikopi lagi dalam jumlah yang lebih banyak.

Charlemagne pernah berhubungan dengan seorang Khalifah dari


Bagdad, Harun Al-Rasyid. Dari Harun Al-Rasyid dia mendapat
banyak hadiah yang mengagumkan. Yang paling menghebohkan
adalah kiriman seekor binatang besar berbentuk aneh yang
belum pernah dilihat banyak orang Eropa sebelumnya. Binatang
itu adalah seekor gajah. Namanya Abul-Abbas. Orang-orang
Frank terpesona melihat binatang itu, seakan-akan melihat
makhluk ajaib dari dunia lain. Harun juga memberinya sebuah
tenda besar yang cantik dan berwarna-warni, kain sutra yang
sangat indah, parfum, dan sebuah jam air. Jam air mekanis itu
sangat unik karena tiap jam sebuah bola perunggu akan jatuh ke
air dan sebuah miniatur ksatria kecil akan muncul dari sebuah
pintu kecil di jam itu.

Sayangnya, apa yang telah dilakukan Charlemagne tidak


berlanjut setelah kematiannya. Dia kelihatannya lalai
menciptakan penerus yang mampu melanjutkan ide-idenya.
Kerajaannya kemudian terpecah-belah dan pengikut-
pengikutnya tidak lagi meneruskan proses belajar yang sudah
dimulai. Setelah mencicipi sedikit cahaya, Eropa kembali lagi
dalam kegelapan.

Lalu, di Inggris ada Alfred The Great (871-901). Sang pemimpin


http://facebook.com/indonesiapustaka

Inggris ini mengagumi apa yang sebelumnya dilakukan


Charlemagne. Ini merupakan hasil dari pendidikan orangtuanya
yang baik. Saat masih kecil, ibunya memberikan buku-buku yang
bagus untuk dibaca. Dia sangat senang belajar dan
pengetahuannya berkembang cepat. Semasa pemerintahannya,
Alfred berusaha keras untuk mendirikan sekolah-sekolah dan
secara sungguh-sungguh mendorong rakyatnya untuk mulai
belajar. Sebagian penghasilannya yang cukup lumayan dia
gunakan untuk membangun sekolah-sekolah itu. Dia juga
mendatangkan banyak kaum intelektual untuk bekerja di
istananya. Alfred bahkan berusaha menerjemahkan sendiri
beberapa buku filsafat dan sejarah dari bahasa Latin ke bahasa
Inggris sehingga bisa dibaca oleh rakyatnya.

Menjelang akhir zaman kegelapan, ada juga Kaisar Romawi


Suci yang begitu hebat hingga dijuluki “Stupor Mundi”,
Keajaiban Dunia. Dia adalah Frederick II. Dia lahir di Jerman
tetapi lebih banyak tinggal di Sisilia, Italia. Frederick (1194-1250)
adalah pemimpin yang lain dari yang lain. Dia sangat istimewa.
Ketika para pemimpin Eropa tidak bisa baca tulis, Frederick
menguasai sembilan bahasa, termasuk bahasa Arab. Frederick
sangat menyenangi ilmu pengetahuan dan menyukai puisi-puisi
yang indah. Ini menunjukkan bahwa dia berbudaya tinggi. Saking
cerdasnya, kesenangannya yang besar untuk menguasai ilmu
membuat dia sering dimusuhi gereja. Malah pernah dicap anti-
Kristus. Frederick juga sebenarnya bukan orang yang terlalu
percaya terhadap agama.

Frederick, yang mencintai ilmu mengagumi orang-orang Islam


yang waktu itu ilmunya ternyata sangat maju. Sebaliknya, orang-
http://facebook.com/indonesiapustaka

orang Islam juga mencintainya. Frederick dikabarkan senang


hidup bermewah-mewahan seperti halnya raja-raja Arab. Ini
sangat luar biasa karena saat itu adalah masa-masa perang
salib. Sisilia, tempat Frederick tinggal, sebenarnya dulu adalah
salah satu wilayah kekuasaan Islam yang maju dan makmur,
sebelum akhirnya dikuasai kembali oleh orang-orang Kristen
pada 1091.

Di istananya, dia mengumpulkan orang-orang paling cerdas dari


semua agama: Kristen, Yahudi, dan Islam. Pengetahuan Islam
adalah yang paling ia kagumi. Dia banyak menerjemahkan buku-
buku Arab, terutama yang mengenai pemikiran-pemikiran
Aristoteles yang ditulis oleh Ibn Rusyd dari Cordoba. Buku
penting lain yang juga dia terjemahkan adalah buku-buku Ibn
Sina (Avicenna) tentang ilmu kedokteran yang nantinya
digunakan di universitas-universitas utama Eropa hingga ratusan
tahun. Penerjemahan-penerjemahan ini, terutama ilmu-ilmu
Aristoteles, Ibn Rusyd, dan Ibn Sina, akan memainkan peran
yang vital dalam kebangkitan Eropa yang sudah makin dekat.

Salah seorang cerdas yang bekerja untuk Frederick adalah


Michael Scot. Dia adalah ahli matematika dan filsafat dari
Skotlandia. Dia pernah belajar ilmu-ilmu Islam, terutama di
Toledo. Di istana Frederick, dia bekerja menerjemahkan karya-
karya besar Aristoteles, Ibn Rusyd, dan Ibn Sina. Pada zaman
Eropa yang gelap, penguasaan ilmu-ilmunya ini membuat dia
sering dijuluki “tukang sihir”. Scot sangat dikenal saat itu bahkan
masuk dalam buku fiksi spiritual karangan Dante yang terkenal,
Divine Comedy sebagai salah seorang penyihir penghuni neraka.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Ada lagi seorang yang bernama Leonardo of Pisa. Dia juga


dikenal dengan nama lain, Fibonacci. Nama ini adalah nama
yang sangat penting bagi Eropa karena darinya lah Eropa
berkenalan dengan salah satu hasil ilmu peradaban Islam yang
sangat penting dalam perkembangan sejarah dunia, yakni angka-
angka Arab, Arabic Numerals. Dia juga menulis banyak buku
tentang aritmetika, geometri, dan trigonometri yang kemudian
berkembang dengan luas di Italia pada masa renaisans.

Fibonacci sewaktu muda ikut ayahnya bekerja sebagai konsul di


Afrika Utara. Di sana, dia mulai belajar angka-angka Arab.
Sebagai orang yang terpelajar, dia terkejut karena melihat bahwa
sistem angka ini jauh lebih simpel digunakan daripada angka-
angka Romawi yang waktu itu digunakan di Eropa. Dia lalu
berkeinginan untuk belajar lebih lanjut mengenai penemuannya
itu. Dia berkeliling ke berbagai wilayah Mediterania untuk
mencari guru-guru Arab terbaik dalam bidang matematika.
Fibonacci belajar dengan cepat. Pada umur 27 tahun, dia telah
menulis buku matematika berjudul Liber Abaci, buku tentang
cara penghitungan. Setelah kembali ke Italia, ia menjadi salah
seorang cerdas yang menjadi tamu Frederick II. Karya-
karyanya yang sangat penting bagi Italia kemudian juga
membuat dia mendapat penghargaan khusus dari pemerintah
Republik Pisa.

Frederick II pernah juga melakukan Perang Salib ke Jerusalem


yang waktu itu dikuasai orang-orang Muslim. Dia berangkat ke
sana walaupun sebenarnya merasa enggan, setelah terlebih
dahulu gereja melakukan pemutusan hubungan spiritual
dengannya. Di Jerusalem, dengan tentaranya yang besar, dia
http://facebook.com/indonesiapustaka

dapat menguasai kota itu kapan saja, tetapi dia sendiri tidak ingin
berperang. Sesampainya di sana, dia malah bertemu dan ngobrol
dengan sultan Mesir penguasa Jerusalem, Al-Kamil, tentang
banyak hal, seperti: politik, agama, ancaman orang-orang
Mongol, dan sebagainya. Ketulusan hati Frederick dan
pengetahuannya tentang sains Islam membuat sultan
menyenanginya. Sang Sultan kemudian malah dengan senang
hati memberikan sebagian Jerusalem kepada Frederick.

Di Eropa, selain mendirikan sekolah-sekolah, dia juga mendirikan


Universitas Napoli (Naples) pada 1224 dan memperbesar
Universitas Salerno, yang nantinya menjadi pusat ilmu
kedokteran terbaik di seluruh Eropa. Saat itu, pengetahuan
orang-orang Eropa mulai bertambah, demikian pula rasa haus
mereka akan ilmu yang makin hebat.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Orang-Orang Barat Mulai Mengejar Ilmu

Gerbert d’Aurillac (953-1003) adalah seorang biarawan yang


nantinya menjadi Paus dengan nama Sylvester II. Tidak seperti
umumnya orang-orang saat itu, dia sangat cerdas. Saking cerdas
dan punya pikiran yang lebih canggih daripada zamannya, dia
juga dimusuhi banyak orang Kristen lainnya karena lagi-lagi
dianggap menguasai ilmu sihir. Gerbert sendiri pernah belajar
dari guru-guru orang Islam di Spanyol dan menguasai ilmu
matematika, astronomi, logika, dan filsafat. Dia juga dikabarkan
telah mengenal Astrolobe, alat yang sangat penting bagi navigasi
kapal. angka-angka Arab, sebelum dipopulerkan oleh Fibonacci
(abad ke-12) telah coba diperkenalkan oleh Gerbert. Sayang
usahanya belum berhasil.

Constantine dari Chartage (Afrika, abad ke-11), juga seorang


biarawan, belajar ke Timur dan menguasai ilmu-ilmu pengobatan
Islam. Dia juga lalu dituduh menguasai ilmu-ilmu terlarang dan
diusir dari kotanya. Dia lalu mengajarkan ilmu-ilmunya di
Salerno, Italia, dan menerbitkan beberapa buku tentang
kedokteran. Salerno pada akhirnya akan berkembang menjadi
kota pusat ilmu kedokteran yang paling penting di seluruh Eropa
di masa renaisans.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Pada 1085, orang-orang Kristen telah menguasai Toledo dari


Muslim. Toledo adalah kota intelektual dan sumber ilmu
pengetahuan yang sangat berlimpah dengan banyak sarjana,
perpustakaan, dan buku. Gerard dari Cremona (1114-1187)
seorang sarjana Italia, mulai belajar bahasa Arab di sana dan
menerjemahkan berbagai karya Arab penting tentang astronomi,
kedokteran, matematika, dan banyak lainnya. Buku yang dia
terjemahkan misalnya adalah karya dari sarjana Yunani Ptolemy,
Astronomy, dan Almagest yang berbahasa Arab dan karya
besar al-Farabi yang membahas pemikiran Aristoteles tentang
filsafat dasar ilmu pengetahuan.

Adelard of Bath, seorang sarjana Inggris, belajar di Cordoba


pada abad ke-12. Di sana, dia juga banyak belajar tentang
sistem matematika dan astronomi Al-Khawaizmi. Buku Euclid
dan Elements juga kemudian diterjemahkan dan mulai dibaca
secara luas di Eropa saat itu. Di Inggris, Adelard of Bath
dianggap sebagai salah seorang tokoh ilmuwan Inggris yang
paling awal.

Pada abad ke-13, praktis semua ilmu yang lebih maju yang
berasal dari orang Arab telah habis diterjemahkan dan ditransfer
ke Eropa. Ilmu astronomi, kedokteran dan pengobatan, filsafat
ilmu pengetahuan, matematika, dan angka-angka Arab dari para
genius Muslim dan Yunani telah diserap habis-habisan. Pada
masa itu, ada tiga pemikir besar yang dianggap paling
berpengaruh terhadap bangkitnya intelektualitas Eropa.
Pemikiran mereka digunakan sebagai referensi utama hingga
ratusan tahun berikutnya. Mereka adalah Aristoteles, Avicenna
yang merupakan nama Eropa dari Ibn Sina dan Averroes nama
lain dari Ibn Rusyd.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Orang Eropa juga akhirnya berhasil mendapatkan rahasia yang


sangat berharga sejak mereka mulai menguasai kembali Spanyol
dari tangan Muslim. Rahasia itu adalah cara untuk membuat
kertas. Rahasia ini sebelumnya dijaga dengan sangat ketat oleh
orang Muslim selama ratusan tahun. Pada 1276, tempat
pembuatan kertas pertama di seluruh Eropa sudah didirikan di
Italia. Semua ini makin mendorong akselerasi pertumbuhan
intelektual Eropa dan munculnya lebih banyak lagi pemikir-
pemikir besar dalam bidang ilmu pengetahuan.

Pemikiran-pemikiran tentang logika dan filsafat secara umum


juga mulai berkembang sejak abad ke-12. Abelard (1070-1142)
menjadi pembaru yang berusaha mendorong agar manusia mulai
berpikir serta melakukan analisis untuk memperdalam dan
memperkuat agama. Abelard percaya bahwa agama tidak bisa
hanya berdasarkan kepercayaan buta yang abstrak dan mistis,
tetapi juga harus bisa dijelaskan secara rasional. Dengan
kekuatan rasio, manusia bisa lebih mudah menerima pentingnya
agama dan moral bahkan tanpa perlu ada paksaan-paksaan atau
ancaman neraka. Ini akan membuat agama bisa lebih kuat dan
orang tidak mudah menyimpang dari ajaran agama. Dia adalah
pemikir Prancis yang brilian dan berani. Pada usia 22 tahun, dia
sudah membuat sekolah sendiri untuk menyebarkan ide-idenya.
Ajarannya yang berbeda ini membuatnya terkenal. Ribuan orang
dari banyak negeri datang untuk belajar padanya dan
memberinya pemasukan yang besar sehingga dia juga menjadi
makmur.

Beberapa Kosakata bahasa Inggris yang Berasal dari bahasa


http://facebook.com/indonesiapustaka

Arab

Admiral- Amir al-rahl (komandan angkatan laut)

Alchemy, chemical- al-Kimiya’


Alcohol - al-Kuhl

Algebra - al-Jabr

Algorithm - al-Khwarizmi (nama jenius matematika Arab)

Banana - Banana (jari)

Cable - Habl (tali)

Candy - Qand, qandi (gula tebu yang diperas)

Check - Sakk (perjanjian tertulis)

Cotton - Quthn

Coffee - Qahwa

Guitar - Qitar

Lemon - Limun

Magazine - Makhazin

Orange - Naranj

Risk - Rizq

Sugar - Sukkar
http://facebook.com/indonesiapustaka

Zero - Sifr (nol)

Para astronom Arab juga yang menamai salah satu bintang yang
paling terang di angkasa, Altair. Al-Tair dalam bahasa Arab
berarti Sang elang terbang. Bill Gates pemimpin Microsoft
dalam salah satu peristiwa terpenting dalam hidupnya di tahun
1975, melihat untuk pertamakalinya sebuah komputer pribadi
generasi pertama yang revolusioner Altair 8800.

Albertus Magnus (1193-1280) mulai mempelajari dan


menyebarluaskan ajaran-ajaran Aristoteles, terutama tentang
bagaimana menyatukan pemikiran teologis spiritual yang abstrak
dengan pemikiran filosofis rasional yang sering kali berbenturan.
Ini menjadi dasar bagi salah satu ide pemikiran terpenting pada
zaman pertengahan yang dinamakan Skolastisme. Albertus
mempunyai seorang murid yang sangat cerdas, yaitu Thomas
Aquinas (1225-1274).

Aquinas adalah orang yang luar biasa. Dia adalah anak


bangsawan Italia, tetapi tidak sombong dan semua orang
menyukainya. Dia dianggap sebagai salah seorang pemikir
terbesar saat itu karena secara sistematis bisa menyelaraskan
antara ilmu spiritual yang datang dari Tuhan (teologi) dengan
ilmu rasional yang dikembangkan oleh penalaran manusia
(filsafat). Pemikirannya ini terangkum dalam karya terbesarnya
Summa Theologiae. Dia dikabarkan banyak terpengaruh oleh
pemikiran-pemikiran Ibn Rusyd, walaupun dia dikenal sebagai
orang yang tidak sepenuhnya memahami Islam.

Dasar rasionalitas Aquinas misalnya adalah bahwa semua hal di


alam semesta ini tidak mungkin ada dan terbentuk sendiri. Pasti
http://facebook.com/indonesiapustaka

ada yang membuat dan menciptakannya dan yang Maha


Pencipta itu adalah Tuhan. Alam semesta juga tidak mungkin
bergerak teratur dengan sendirinya sehingga harus ada yang
Maha Menggerakkan dan Mengatur. Yang mengatur alam
semesta ini adalah Tuhan.
Kekuatan terbesar dari Aquinas adalah dia tidak hanya cerdas,
tetapi juga mampu memahami orang lain. Walaupun bisa dibilang
dia jauh lebih pintar daripada orang kebanyakan, dia tidak suka
memaksakan pemikiran-pemikirannya tentang apa yang benar.
Kalau ada orang yang berbeda pendapat, dia lebih senang
memberikan logika-logika yang mendasari pikirannya dengan
jelas, ringkas, dan sederhana sehingga orang itu akhirnya mudah
mengerti. Akan tetapi, kebanyakan orang yang menentang
kemudian bisa menerimanya karena semata-mata dia adalah
orang yang menyenangkan dan sangat santun. Dengan
keunggulan pribadinya itu, dia bisa memberikan pengaruh yang
besar pada perkembangan pemikiran Eropa.

Pemikir besar lainnya adalah Roger Bacon (1214-1294). Bacon


sering dianggap tukang ramal karena dia meramalkan
munculnya benda-benda seperti kereta yang tidak ditarik kuda,
kapal-kapal yang tidak perlu didayung, juga mesin-mesin yang
dapat terbang. Dia juga meramalkan munculnya penemuan
mikroskop dan teleskop yang sangat penting bagi perkembangan
sains.

Bacon lebih dikenal sebagai filsuf besar Inggris dan penentang


para sarjana, seperti Albertus Magnus dan Thomas Aquinas.
Mereka di anggap cuma sibuk membaca buku dan
mengembangkan ilmu dari buku-buku. Seharusnya, ilmu
http://facebook.com/indonesiapustaka

dikembangkan dengan pengalaman dan eksperimentasi pribadi,


dengan mengamati alam dan kehidupan secara langsung. Bacon
adalah ahli dalam matematika, astronomi, optik, dan mempelajari
ilmu kimia dari sumber-sumber Arab. Karena ilmu-ilmunya, dia
juga termasuk orang yang sering dituduh menguasai ilmu sihir.
Bacon juga orang Eropa pertama yang kemudian mendapatkan
penemuan yang sangat berbahaya, yaitu rahasia membuat gun
powder atau bubuk mesiu.

“The prime author and mover of the universe, is Intelligence


Thomas Aquinas. Summa Contra Gentiles: The Function of the
Wise Man

***

Saat ini, di Eropa kekaguman akan kecerdasan dan semangat


baru untuk mengejar ilmu pengetahuan menyebar dengan cepat
seperti virus. Anak-anak muda dengan penuh antusiasme dan
ambisi datang dari segala penjuru untuk minta diajari oleh para
tokoh-tokoh besar ini. Mereka kemudian membentuk sebuah
komunitas intelektual yang semakin lama semakin besar dan
menjadi awal mula dari tumbuhnya universitas Eropa. Pada
1088, telah berdiri universitas pertama di Eropa, Universitas
Bologna, yang memiliki guru bernama Irnerius, seorang ahli di
bidang hukum. Salerno di Italia, seperti yang telah diceritakan
sebelumnya, menjadi pusat untuk belajar pengobatan dan
kedokteran. Banyak orang dari seluruh Eropa
berbondongbondong datang ke sana, tidak saja untuk belajar
http://facebook.com/indonesiapustaka

tetapi juga untuk berobat. Komunitas Abelard berkembang


menjadi Universitas Paris (1150) dan memusatkan pada kuliah
teologi.

Akan tetapi, sebelumnya, kenapa sepertinya begitu banyak


orang Eropa belajar dari bangsa-bangsa Islam? Apa yang
terjadi? Banyak orang menyatakan bahwa Kebangkitan Besar
Eropa sangat dipengaruhi oleh peradaban Islam, baik di
Andalusia Spanyol maupun di Baghdad, kota nun jauh di Irak.
Menurut cerita, Baghdad adalah pusat dunia, kota terbesar dan
terindah di seluruh dunia.

Ada apa sebenarnya di peradaban Islam?


Ada apa, di Baghdad?
“Great leaders are almost always great simplifiers, who can cut
through argument, debate, and doubt to offer a solution
everybody can understand.”

Jenderal Colin Powell (Mantan Kepala Staf Gabungan Militer


Amerika, 1989-1993)
http://facebook.com/indonesiapustaka
I. KEBANGKITAN PERTAMA: PERADABAN ISLAM
DAN ZAMAN 1001 MALAM

“Kalau kamu sedang berada dalam kesulitan yang begitu hebat,

bersabarlah, dan teruslah berusaha, karena Allah mungkin


sedang

mempersiapkan sesuatu yang besar kepadamu.”

Peradaban Islam Dan Zaman 1001 Malam (abad 8-13)

“Medieval Islam was technologically advanced and open to

innovation. It achieved far higher literacy rates than in


contemporary Europe;

it assimilate the legacy of classical Greek civilization to such a


degree that many

classical books are now known to us only through Arabic


copies.”

Jared Diamond,
http://facebook.com/indonesiapustaka

Ahli Fisiologi ternama UCLA, pemenang Pulitzer untuk bukunya


Guns, Germs and Steel, The Fates of Human Societies , 1997.
Abad ke-8. Benua Eropa masih terbenam dalam 1.000 tahun
kegelapan, miskin, dan terbelakang. Akan tetapi, sebuah kota di
jazirah Arab, Baghdad, seperti sebuah kota dari dunia lain.
Sebuah negeri dongeng, negeri “1001 Malam” yang sangat
makmur dengan kekayaan yang nyaris tidak terbayangkan.
Baghdad adalah pusat sebuah imperium yang sangat berkuasa
saat itu, Kekhalifahan Islam Abbasiyah. Negeri tempat Sinbad,
Aladin, dan sang raja yang bijaksana, Harun al-Rashid tinggal.
Kota itu dihiasi istana-istana megah, yang keindahannya melebihi
istana bangsa Romawi.

Baghdad dan peradaban Abbasiyah adalah pusat dunia.


Pedagang-pedagang dari Cina, India, Swedia di ujung Eropa,
bahkan kepulauan Nusantara bertemu di pusat pelabuhannya di
sungai Tigris yang sangat sibuk. Para intelektualnya adalah
manusia-manusia paling cerdas di muka bumi. Kata-kata ilmu
pengetahuan bahasa Inggris yang digunakan sekarang, Algebra,
Algorithm (sistem flowchart yang juga digunakan program
komputer), Zero, Chemical (alchemy), dan banyak lainnya
berasal dari bahasa Arab. Bukti bahwa ilmu pengetahuan
manusia mencapai salah satu puncaknya di masa itu.

Sebelumnya, jazirah Arab hanyalah sebuah negeri padang pasir


yang kering dan terbelakang. Akan tetapi, sesuatu terjadi.
Sebuah masa kebangkitan besar. Jazirah Arab, berubah dengan
http://facebook.com/indonesiapustaka

cepat menjadi peradaban yang sangat maju, technologically


advanced (Diamond, “Guns, Germs, and Steel”), dan paling
kaya-raya di dunia saat itu. Ini semua berawal dari seorang nabi,
bernama Muhammad, yang dianggap banyak orang sebagai
pemimpin terbesar dalam sejarah manusia. Inilah ceritanya.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Bangsa Arab yang Barbar

Zaman dahulu kala, jazirah arab, negeri padang pasir itu sebelum
kedatangan sang Nabi adalah tempat gersang yang sangat tidak
beradab. Benar-benar tidak menyenangkan. Perdagangan waktu
itu lumayan berkembang, tetapi masyarakatnya sangat
terbelakang. Saat itu, wanita-wanita tidak ada harganya. Banyak
laki-laki yang memperlakukan wanita seperti layaknya binatang
peliharaan. Wanita hanya dipakai sebagai pemuas nafsu dan
setelah itu sering kali ditinggalkan begitu saja. Kalau ada yang
berani melawan, mereka akan disiksa dengan kasar. Yang lebih
biadab lagi adalah kebiasaan orang-orang yang suka membunuh
dan mengubur bayi-bayi perempuan yang baru lahir.

Suku-suku di sana juga gemar berperang dan merampok harta


suku lainnya. Mereka tidak terlalu suka saling membunuh karena
jika musuhnya mati, tidak ada lagi yang bisa dirampas harta
bendanya. Mereka juga adalah penyembah berhala dan patung-
patung kayu serta batu yang tidak pernah memberikan apa pun
pada mereka selain khayalan-khayalan kosong tentang
keamanan dan kemakmuran. Kaum laki-laki juga suka meminum
minuman keras yang dinamakan khamr. Mereka begitu bangga
minum arak itu bersama teman-teman mereka karena membuat
mereka serasa seperti laki-laki jantan. Kalau sudah mabuk
http://facebook.com/indonesiapustaka

mereka senang berbuat onar.

Banyak pedagang di sana yang berhasil dan kaya raya. Akan


tetapi, tidak pernah ada yang memerhatikan tetangga-
tetangganya yang miskin dan sering kali kelaparan. Mereka
sibuk sendiri bermewah-mewah dan memanjakan perut mereka
dengan makanan lezat yang berlimpah-limpah. Tidak ada yang
peduli jika ada anak yang menangis pada malam hari karena
perutnya kosong belum dapat makan. Anak-anak yatim juga
tidak ada yang memedulikan hidupnya sehingga sering kali
telantar dan kelaparan. Itulah bangsa Arab pada awalnya.

Akan tetapi, perubahan yang besar akan segera terjadi.

Perubahan yang sangat besar dan drastis.


http://facebook.com/indonesiapustaka
Nabi Muhammad Saw. Pemimpin Terbesar dalam Sejarah
Manusia

“Kombinasinya yang tak tertandingi antara pengaruh agama dan


duniawinya

menyebabkan Muhammad layak untuk dianggap sebagai tokoh


yang paling

berpengaruh dalam sejarah manusia.”

Michael H. Hart

The 100, A Ranking of the Most Influential Persons in History.

Seberapa hebat pemimpin-pemimpin terbesar dalam sejarah


dunia? Seberapa hebat seorang Alexander the Great?
Charlemagne? Napoleon? Ratu Elizabeth I yang membangkitkan
Inggris Raya? Gandhi? Roosevelt? Kennedy? Dan, seberapa
hebat Nabi Muhammad Saw., yang oleh banyak orang dianggap
sebagai pemimpin terbesar dalam sejarah manusia?

Michael H. Hart dalam bukunya yang fenomenal, The 100,


menempatkan Nabi Muhammad Saw. sebagai orang paling
berpengaruh dari 100 tokoh terbesar dalam sejarah manusia.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Jika para pemimpin terbesar, para tokoh spiritual, pemimpin


politik, negarawan, dan panglima-panglima perang terhebat
disatukan, hasilnya mungkin akan menyamai keunggulan nabi
besar Islam, Rasulullah Muhammad Saw.

Nabi Muhammad Saw. sebagai seorang negarawan adalah


pemimpin yang begitu dicintai pengikutnya. Akan tetapi, kalau
hanya itu, tidak ada istimewanya. Nabi Muhammad Saw.
dengan segala kemurnian dan keteguhan hatinya bahkan mampu
mengubah musuh yang paling membencinya menjadi orang-
orang yang paling mencintainya. Bahkan Umar bin Khatab yang
pernah ingin membunuhnya berubah menjadi pembantunya yang
paling loyal.

Sebagai panglima perang, Nabi Muhammad Saw. menghasilkan


kemenangan-kemenangan besar walaupun berkali-kali
pasukannya jelas kalah dalam jumlah. Dia membentuk pasukan
dengan tentara-tentara yang siap bertempur dengan gagah
berani bahkan mengorbankan nyawa, demi membela nama Allah
dan Islam. Yang paling hebat adalah keberhasilannya saat
merebut Makkah dengan 10.000 pasukan. Kemampuannya
dalam membakar semangat pasukan, juga kemampuan strategi
militernya tidak kalah dari Napoleon atau Alexander the Great.

Sebagai pemimpin spiritual, tidak diragukan lagi, Nabi


Muhammad Saw. telah meletakkan dasar-dasar Islam sehingga
sekarang menjadi salah satu agama terbesar di seluruh dunia.
Sekarang, 1,2 miliar orang memeluk Islam, mulai dari jazirah
Arab, Cina, Indonesia, hingga Amerika. Jumlahnya pun terus
bertambah dengan cepat. Nabi Muhammad Saw. jelas adalah
pemimpin yang tidak ada tandingannya, baik dalam hubungan
http://facebook.com/indonesiapustaka

yang sifatnya pribadi maupun pengaruhnya secara global. Begitu


juga dalam keberhasilannya yang sangat luas sebagai pemimpin
spiritual, militer, sekaligus pemerintahan.
***
Nabi Muhammad Saw. sewaktu kecil adalah seorang
penggembala kambing. Sudah sejak kecil beliau yatim piatu,
ditinggal mati oleh ayah dan ibunya, Abdullah dan Aminah. Dia
lalu diasuh oleh kakeknya, Abdul Muthallib dan kemudian oleh
pamannya, Abu Thalib. Sejak kecil, Muhammad sering
menyendiri. Saat-saat menggembalakan kambing, beliau sering
kali merenung tentang hidupnya yang berat.

Pamannya adalah pemimpin klan Quraisy yang cukup dihormati


di Makkah. Beliau tidak kaya, tetapi tidak pernah kurang sayang
kepada Muhammad. Kasih sayang yang diterima oleh
Muhammad dan kepedihannya sebagai seorang anak yatim piatu
membuat hatinya menjadi lembut. Dia memahami dan
merasakan penderitaan yang dialami orang lain. Sejak kecil,
beliau sudah diajak berdagang oleh pamannya itu. Pamannya
yang lain, Abbas, juga adalah seorang pengusaha. Muhammad
sendiri pun akhirnya menjadi pedagang. Pada umur 25 tahun,
karena kebaikan hati dan kejujurannya, dia dilamar menjadi
suami oleh seorang pedagang wanita yang paling kaya di kota
itu, Khadijah.

Muhammad selalu berbaik hati pada orang lain dan tidak pernah
lalai membantu orang susah. Tidak seperti kebanyakan “orang-
orang hebat” di Makkah, dia suka membantu fakir miskin dan
budak-budak sewaktu mereka membutuhkan pertolongan. Dia
http://facebook.com/indonesiapustaka

juga selalu menyapa orang lain dengan hangat, ramah, dan tidak
pernah lupa memberikan senyum. Dia selalu berusaha membuat
orang lain senang. Orang-orang juga senang padanya.

Muhammad bisa hidup dengan enak. Dia jelas punya segala-


segalanya. Dia dihormati di masyarakat, disukai banyak orang,
penghasilannya lumayan, dan dia punya istri yang
menyayanginya sepenuh hati. Akan tetapi, Makkah adalah kota
yang penuh dengan ketidakadilan dan penderitaan. Orang-orang
kaya hidup bermewah-mewah dengan pakaian sutra halus yang
mahal dan makanan lezat yang berlimpah-limpah, sementara
banyak orang lainnya miskin dan sering kelaparan. Suku-suku
Arab juga biasa saling merampok harta suku lainnya. Wanita-
wanita tidak lebih dari barang yang bisa dijual, dibeli, atau
dicampakkan kalau sudah bosan. Belum lagi kebiasaan mereka
membunuh bayi perempuan. Bahkan kebiadaban yang tidak
terkira ini sudah jadi perkara biasa saja di sana. Semua itu terus
mengganggu hati Muhammad. Semua ini benar-benar salah. Dia
selalu bermimpi untuk bisa mengubah dan berbuat sesuatu pada
masyarakatnya itu. Akan tetapi, ia hanya seorang diri,
sedangkan kerusakan Makkah begitu parahnya.

Ketika berumur 35 tahun, Muhammad menunjukkan kualitasnya.


Dia berhasil menyelamatkan Makkah dari perang saudara. Saat
itu, ka‘bah yang sudah hampir rusak ingin direnovasi oleh klan-
klan yang ada di Makkah. Awalnya lancar-lancar saja. Akan
tetapi, masalah besar kemudian muncul. Batu Hitam yang
dianggap suci akan dikembalikan ke asalnya dan semua klan
menginginkan mereka sendiri yang melakukannya. Semuanya
saling bertengkar. Setelah berhari-hari, keadaan makin
http://facebook.com/indonesiapustaka

memanas. Karena terus gagal mendapat pemecahan, mereka


sepakat untuk memberikan keputusannya pada orang pertama
yang datang ke tempat itu. Untung bagi mereka karena yang
datang kebetulan adalah Muhammad. Melihat yang datang
adalah Muhammad, betapa leganya hati mereka. Mereka
menyambutnya dengan gembira.

Muhammad berpikir sebentar, lalu dengan cerdik mengambil


sebuah jubah, meletakkan batu itu di tengah-tengah, dan
meminta wakil dari setiap klan untuk memegang ujung-ujung
jubah itu. Pemecahan yang genius. Semua pihak senang.

Sejak umur 40 tahun, Muhammad sudah terbiasa merenung di


Gua Hira. Dia ingin mencari pencerahan dari hidupnya. Tanpa
disangka-sangka, suatu malam, sebuah peristiwa besar terjadi
padanya. Malaikat Allah, Jibril a.s., mendatanginya. Muhammad
yang terkejut gemetaran luar biasa. “Bacalah!” perintah
makhluk Allah itu. “Bacalah dengan nama Tuhanmu yang Maha
Menciptakan! Dia yang menciptakan manusia dari segumpal
darah. Bacalah, dan Tuhanmu yang Maha Pemurah. Dia yang
mengajari manusia dengan pena, yang mengajari manusia apa
yang tidak diketahuinya …” Sebuah agama baru telah lahir.

Awalnya, Nabi Muhammad Saw. menyebarkan agama barunya


hanya di kalangan terdekat, keluarga, dan sahabat-sahabatnya.
Akan tetapi, setelah Islam diumumkan secara terbuka, hidupnya
segera berubah drastis. Banyak orang Makkah yang terkejut
mengira Nabi Muhammad Saw. sudah kehilangan akalnya.
Mereka mengira Nabi Muhammad Saw. ingin berkuasa dengan
menyingkirkan “Tuhan-Tuhan mereka”. Perjuangannya menjadi
http://facebook.com/indonesiapustaka

begitu berat tiada taranya. Awalnya, Nabi Muhammad Saw.


dijauhi dan diisolasi oleh para penguasa Makkah. Lalu, beliau
mulai dibujuk dengan dijanjikan kekuasaan besar dan kekayaan
yang berlimpah. Para penguasa Makkah benar-benar melakukan
segala cara untuk melemahkan Nabi Muhammad Saw. Akan
tetapi, semuanya ditolak.

Para penguasa Mekkah, seperti Abu Sofyan, membenci Nabi


Muhammad Saw. dan para pengikutnya karena dianggap
lancang dan berani-beraninya mengganggu kekuasaan mereka.
Mereka marah. Para pengikut Nabi Muhammad Saw. mulai
disiksa dengan kejam, dicambuk, dipukuli, dan diikat di padang
pasir yang sangat panas hingga mati kehausan sambil ditimpa
dengan batu yang berat. Bilal, budak Muslim berkulit hitam dari
Abyssinia, juga disiksa seperti itu. Untungnya, dia diselamatkan
oleh Abu Bakar. Sering kali, orang-orang Muslim dibunuh begitu
saja dengan ditusuk tombak yang tajam.

Bahkan, Nabi Muhammad Saw. pun tidak lepas dari siksaan


berat. Dia dihujat, dihina, dilempari batu, dan bahkan dilempari
kotoran yang menjijikkan. Mereka melihat Nabi Muhammad
Saw. sebagai orang aneh yang tidak tahu diri. Sering kali, dia
pulang dengan berdarah-darah. Dia bahkan diancam akan
dibunuh. Akan tetapi, Nabi Muhammad Saw. memang istimewa.
Tidak hanya kegigihannya yang makin kuat, dia bahkan tidak
memendam kemarahan dalam hatinya. Hatinya tetap bersih dan
lapang. Luar biasa. Dia justru mendoakan kebaikan bagi
mereka. Kekuatan besar ini datang dari kepercayaannya yang
sempurna pada kebaikan dan kebesaran Allah. Kepercayaan
bahwa semua manusia memang sering kali salah dan tidak
http://facebook.com/indonesiapustaka

mengerti, dan bahwa mereka harus diajari dengan kesabaran


dan kasih sayang.

Akan tetapi, ini adalah masa-masa yang berat dan penuh


tragedi. Ditambah lagi istrinya, Khadijah dan pamannya, Abu
Thalib, meninggal pada masa itu. Setelah bertahun-tahun
mengalami penderitaan, Nabi Muhammad Saw. mendapatkan
kesempatan yang besar. Perang saudara terjadi di Yatsrib
(sebelum menjadi Madinah) dan Nabi Muhammad Saw. diminta
menengahi permusuhan mereka. Mereka benar-benar sudah
lelah dengan keadaan yang tidak tenang seperti itu. Sebelumnya,
juga sebagai hasil dari dakwah Nabi Muhammad Saw. yang
tidak kenal lelah, orang-orang Yatsrib telah mendengar tentang
adanya nabi baru ini. Dia dipercaya akan membawa nilai-nilai
baru yang baik dan akan membawa perdamaian serta rasa
saling percaya di suku itu. Nabi Muhammad Saw. berhasil.
Setelah itu, pengikutpengikutnya bertambah dengan pesat.
Yatsrib berubah namanya menjadi Madinah dan menjadi kota
Islam pertama.

Melihat perkembangan Islam, orang-orang Makkah makin


membenci Nabi Muhammad Saw. Setelah diancam dibunuh dan
tidak ada lagi Abu Thalib yang melindunginya, Muhammad
akhirnya terpaksa hijrah ke Madinah. Di sana, beliau disambut
dengan gegap gempita dan dijadikan pemimpin kota itu.

Ini sangat memukul orang-orang Makkah. Mereka lalu mulai


mengirim pasukan untuk menghancurkan kaum Muslim. Pada
624 M terjadi Perang Badar. Dalam perang ini, Muhammad
menunjukkan keunggulan sebagai pemimpin. Tentara Makkah
http://facebook.com/indonesiapustaka

memang berjumlah jauh lebih banyak, yakni 900 orang,


sedangkan pasukan Muslim hanya berjumlah 300 orang. Akan
tetapi, berkat kepemimpinan Nabi Muhammad Saw., dan
kepercayaan kepada Allah, pasukan Muslim bertempur dengan
gagah berani. Mereka tidak takut mati, karena kalau mati pun
mereka percaya akan langsung diterima di surga, di sisi Allah.
Dalam sejarah Arab, tidak pernah ada pasukan yang bertempur
seperti itu. Pertempuran yang tidak seimbang ini malah
dimenangkan dengan mudah oleh pasukan Muslim. Banyak yang
terluka, tetapi hanya 14 orang Muslim yang gugur.

Kemudian, penguasa Mekkah mendatangkan pasukan yang lebih


besar dalam Perang Uhud. Pasukan Muslim lagi-lagi kalah
jumlah. Pasukan Makkah yang dipimpin Abu Sofyan dan
seorang jenderal genius, Khalid bin Walid, datang dengan
kekuatan 3.000 orang, melawan 700 orang tentara Muslim.
Perang sekali lagi hampir dimenangkan pasukan yang dipimpin
Nabi Muhammad Saw. Sayangnya, ketika hampir menang,
pasukan panah yang menjaga perbukitan turun ke bawah ingin
ikut merayakan kemenangan. Akan tetapi, ternyata perang
belum selesai. Pasukan Mekkah meninggalkan barang-barang
berharga yang membuat pasukan Muslim kehilangan
konsentrasi. Khalid lalu mengumpulkan kembali pasukannya dan
menyerang balik. Serangan mereka tidak terhalangi pasukan
panah. Pertempuran ini dimenangkan pasukan Makkah, tetapi
korban di pihak mereka juga sangat banyak. Hamzah, paman
Nabi yang sangat dicintai, gugur dalam perang ini. Istri penguasa
Makkah, Hindun, dengan kejam membelah dada Hamzah dan
memakan hatinya. Nabi Muhammad Saw. juga terluka.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Perang terus berlanjut. Madinah terus-menerus diserang ribuan


orang Makkah. Atas usul penasihatnya, Salman Al-Farisi, Nabi
Muhammad Saw. kemudian membangun strategi pertahanan
yang sulit ditembus musuh. Mereka menggali parit yang besar
dan dalam yang mengelilingi seluruh kota Madinah. Ini adalah
strategi yang belum pernah dilihat orang Arab sebelumnya dan
pasukan musuh kebingungan serta tidak tahu harus berbuat apa.
Ini juga menjadi salah satu keunggulan Nabi Muhammad Saw.
Walaupun ia sangat cerdas bahkan mendapat karunia langsung
dari Allah, dia selalu dengan bijaksana mendengar dan
menghormati pendapat-pendapat para pembantunya. Mereka
yang diterima pemikirannya seakan-akan diberi penghormatan
yang sangat tinggi sehingga mereka makin mencintai Rasulullah.

Sementara itu, pengikut-pengikut Islam terus bertambah banyak


di seluruh jazirah Arab. Melihat kekuatan Muslim yang terus
bertambah kuat, orang-orang Makkah dengan perasaan tidak
senang mengendurkan permusuhannya. Setelah perjanjian damai
Hudaibiyyah, Makkah mengizinkan Nabi Muhammad Saw. dan
pengikutnya untuk melakukan ibadah umrah ke Makkah. Pada
masa ini, Islam makin menyebar luas ke seluruh jazirah Arab.
Akan tetapi, kemudian orang-orang Makkah merusak sendiri
perdamaian ini.

Akhirnya, pada 630 M, hanya delapan tahun sejak diusir dari


Makkah, Nabi Muhammad Saw. dengan kekuatan besar, yakni
10.000 pasukan, mengepung kota kelahirannya itu. Ini pasukan
yang begitu besar sehingga penguasa Makkah, Abu Sofyan,
bergetar hatinya hanya dengan melihatnya. Orang-orang
Makkah sudah tidak mampu berbuat apa-apa lagi. Makkah
http://facebook.com/indonesiapustaka

akhirnya dikuasai. Muhammad dengan kebesaran hati yang luar


biasa memaafkan penduduk Makkah. Ini adalah puncak
perjuangan Rasulullah.

***
The Super Leaders

“The most dangerous leadership myth is that leaders are born -


that there is a genetic factor to leadership. This myth asserts
that people simply either have certain charismatic qualities or
not. That’s nonsense in fact, the opposite is true. Leaders are
made rather than born.” Warren Bennis Penasihat khusus 4
presiden Amerika dari John F. Kennedy, Lyndon Johnson,
Carter, sampai Ronald Reagan.
"Apa itu “Pemimpin?”

Dan apa bedanya antara pemimpin biasa dengan para pemimpin


terbesar yang mampu mengubah dunia?

Dalam sejarah manusia yang panjang telah banyak hidup


pemimpin-pemimpin hebat. Dari yang terbesar Nabi Muhammad
Saw., sampai presiden Amerika Franklin D. Roosevelt, atau
Kennedy. Anda akan melihat banyak pemimpin besar seperti
mereka nanti di buku ini.

Mereka mampu menginspirasi hidup orang lain, satu orang,


http://facebook.com/indonesiapustaka

ratusan bahkan berjuta-juta orang sekaligus. Mereka


membangkitkan bangsanya dari keterbelakangan menjadi bangsa
yang unggul, makmur, dan sejahtera. Mereka memecahkan
masalah-masalah terbesar dan paling berat yang pernah dihadapi
umat manusia. Mereka begitu dicintai dan keagungannya akan
dikenang bahkan sampai akhir zaman. Bagaimana cara mereka
bisa sehebat itu?

Kalau kita mempelajari mereka semua, para pemimpin terbesar


itu, melihat perjalanan hidupnya, ajaran, dan ide-ide besar
mereka, mungkin kita juga akan bisa memahami mereka dan
mengerti rahasia asal-usul kebesarannya. Mungkin, nantinya kita
juga akan bisa seperti mereka, memberikan inspirasi yang besar
pada dunia.Dan bagaimana dengan Nabi Muhammad Saw.
pemimpin terbesar di dunia? Bagaimana beliau mengubah
seluruh dunia?Mungkin Anda akan menemukan jawabannya.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Bagaimana Melembutkan Hati Orang Lain/ Mengubah Dunia
dengan Hati.

Untuk meluluhkan hati orang yang kita kenal saja mungkin tidak
mudah. Setiap orang mempunyai pandangan yang sering kali
begitu berbeda. Kita sering kali berselisih dan bertengkar dengan
teman atau saudara kita sendiri. Akan tetapi, Nabi Muhammad
Saw. memang istimewa. Ia mampu mengubah hati orang-orang
yang sangat membencinya bahkan yang pernah ingin
membunuhnya. Hal itu tidak perlu dengan mukjizat besar, hanya
keajaiban yang datang dari hati yang baik.

Umair, anggota suku Quraisy yang paling berbahaya, diam-diam


pernah bermaksud untuk membunuh sang Nabi sebagai bentuk
pembalasan atas kekalahan dalam Perang Badar. Banyak
kerabatnya yang terbunuh saat perang itu. Dia lalu pergi ke
Madinah dengan pedang yang sangat tajam dan dendam yang
membara.

Di Madinah, dia sempat dikepung oleh Umar bin Khattab dan


orang-orang Muslim yang marah, tetapi Rasulullah malah
mempersilakannya masuk ke tendanya. Pada masa itu, pihak
yang bermusuhan memang biasa saja saling bertemu untuk
bernegosiasi. Ketika hanya berdua di dalam tenda, betapa
http://facebook.com/indonesiapustaka

terkejut Umair karena ternyata Nabi Muhammad Saw. telah


mengetahui niat jahatnya. Padahal, waktu itu dia hanya
berbicara berdua dengan saudaranya, Shafwan. Mustahil
omongannya itu didengar orang lain. Akan tetapi, Rasulullah
ternyata mengetahuinya.
Akan tetapi, yang kemudian lebih mengguncang hatinya adalah
dia sadar bahwa tadi Nabi Muhammad Saw. bisa saja meminta
para pengawal untuk langsung menangkapnya bahkan
membunuhnya. Dia bisa mati ditebas pedang saat itu juga. Akan
tetapi, sang Nabi tidak melakukannya. Dia malah
menyambutnya dengan baik dan penuh kesopanan.

Nabi Muhammad Saw. telah menyelamatkannya. Sang Nabi lalu


mengutarakan semua pengetahuannya itu dengan tenang dan
tanpa terlihat rasa takut sama sekali. Umair bersimpuh. “Tidak
diragukan lagi” Umair berpikir, “beliau jelas bukan manusia
biasa”. Hati Umair luluh. Dia masuk Islam saat itu juga.

Shafwan, yang bapaknya terbunuh dalam Perang Badar dan


bekerja sama dengan Umair, akhirnya juga masuk Islam dengan
tulus. Rasulullah memaafkannya dengan sepenuh hati setelah
Makkah direbut. Akan tetapi, Shafwan belum mau masuk Islam
ketika dia diminta meminjamkan senjatanya saat Perang Hunain.
Perang berhasil dimenangkan pasukan Muslim dan mereka
mendapat banyak harta rampasan. Atas jasa Shafwan, Nabi
Muhammad Saw. memberinya hadiah besar, yaitu unta yang
berjumlah sampai 100 ekor banyaknya. Tidak ada dalam sejarah
suku-suku Arab seorang pemimpin yang melakukan ini untuk
bekas musuhnya, apalagi orang yang punya kekuasaan besar
seperti Rasulullah. Shafwan tahu bahwa Rasulullah sama sekali
http://facebook.com/indonesiapustaka

tidak perlu melakukan itu, tetapi beliau malah melakukannya


dengan tulus dan penuh terima kasih pada Shafwan. Saat itu
juga, Shafwan berubah dari orang yang awalnya paling
membenci Rasulullah menjadi orang yang paling mencintainya.
Khalid bin Walid, sang panglima perang yang mengalahkan
pasukan Muslim di Uhud dan membunuh ratusan umat Muslim,
akhirnya luluh juga hatinya. Pada masa perdamaian dengan
Makkah, dia sering berkeliling dan mengamati orang-orang
Muslim. Dia melihat mereka tidak seperti orang-orang Arab
sebelumnya.

Melihat kekuatan mental orang-orang Muslim, kesalehan,


kebanggaan dalam berjuang, dan kegigihan mereka yang
melebihi suku Arab terkuat sekalipun membuat dia yakin bahwa
Islam adalah agama yang unggul. Dia juga akhirnya memilih
untuk menjadi Muslim. Beberapa orang awalnya tidak
memercayainya, tetapi dia membuktikan dirinya dengan menjadi
salah seorang pahlawan terbesar yang memperluas kekuasaan
Islam termasuk di Suriah dan Mesir. Dia bahkan kemudian
dijuluki Sayf Allâh, Pedang Tuhan.

Abu Sofyan, penguasa Mekkah yang telah mengusir Nabi


Muhammad Saw. akhirnya juga masuk Islam. Ketika melihat
seluruh kotanya dikepung oleh 10.000 pasukan Muslim, dia
bahkan sudah tidak merasa perlu untuk memikirkan pertahanan.
Hatinya gentar. Mekkah telah diduduki bahkan sebelum orang-
orang Muslim memasuki kota itu. Hatinya bergetar lebih hebat
lagi ketika Nabi Muhammad Saw. mengampuninya. “Siapa yang
masuk Masjid al-Haram aman! Dan, siapa pun yang ada di
http://facebook.com/indonesiapustaka

rumah Abu Sofyan, aman!” Betapa Abu Sofyan yang ketakutan


merasa sangat dihargai oleh Rasulullah ketika rumahnya dihargai
layaknya seperti sebuah masjid. Setelah itu, berbondong-
bondong orang Mekkah masuk Islam.
Umar bin Khattab tadinya juga adalah penentang Muhammad
yang paling beringas. “Muhammad adalah penipu berbahaya
yang pantas mati,” begitu mungkin pikirnya. Ketika hendak pergi
membunuh Nabi Muhammad Saw., dia diberi tahu seseorang
bahwa ternyata adik yang disayanginya telah menjadi Muslimah.
Kemarahan menguasai dirinya. Dia berbalik bergegas pulang,
dan menemukan adiknya sedang membaca Al-Quran. Dengan
kemarahan yang sangat, dia memukul adiknya itu hingga
terjerembap. Melihat adiknya berdarah, Umar segera tersadar
dari kemarahannya. Dia menyesal luar biasa. Saat melihat ayat-
ayat Al-Quran, dia terkesima dengan keagungan ayat-ayat yang
ada di dalamnya. Umar adalah salah seorang dari sedikit orang
Mekkah yang bisa membaca dan menulis. Tidak ada sesuatu
yang lebih indah yang pernah dia baca selama hidupnya selain
Al-Quran. Saat itu juga, dia masuk Islam.

Mereka semua adalah bukan orang-orang sembarangan.


Mereka adalah tokoh-tokoh yang sangat kuat dan berpengaruh.
Jika hati mereka saja akhirnya bisa diluluhkan oleh kebaikan
Nabi Muhammad Saw., bayangkan pengaruhnya kemudian
kepada seluruh populasi Mekkah dan jazirah Arab.

Pasukan Muslim juga memperlakukan semua tawanan


perangnya dengan baik. Mereka yang menerima Islam akan
langsung bebas. Ini membuat Islam diterima dengan lebih baik
http://facebook.com/indonesiapustaka

dan lebih luas di jazirah Arab. Akan tetapi, kebaikan hati Nabi
Muhammad Saw. tentu saja tidak banyak artinya jika tidak
diimbangi oleh karismanya yang memang benar-benar luar
biasa. Beliau adalah seorang pemimpin besar yang cerdas dan
tidak kenal takut serta memiliki pengikut-pengikut yang
jumlahnya sangat besar dan fanatik.

Pada masa-masa berikutnya, nilai-nilai ini kemudian menjadi


“senjata” utama yang menjadikan proses penyebaran Islam di
seluruh dunia berjalan dengan sangat cepat. Islam di mana-
mana, di setiap tempat yang dikuasai, akan dianggap tidak
sebagai kekuatan musuh, tetapi sebagai kekuatan pembebas dari
para penguasa yang zalim. Islam adalah agama yang penuh
toleransi, kebaikan, dan keunggulan moral. Rasulullah akhirnya
meninggal dunia pada 8 Juni 632 di Madinah. Akan tetapi,
perkembangan Islam justru akan semakin meluas.

***

Keunggulan Kepemimpinan Muhammad Saw.

“If your actions inspire others to dream more, learn more, do


more, and become more, you are a leader.”

John Quincy Adams, Presiden Amerika ke-6.


http://facebook.com/indonesiapustaka
Carilah Ilmu Sampai ke Negeri Cina

Nabi Muhammad Saw. adalah pemimpin yang sangat


mementingkan pendidikan dan ilmu. Setiap habis berperang,
Rasulullah biasanya selalu meminta supaya para tawanan yang
bisa mengajari kaum Muslim membaca agar dibebaskan.
Rasulullah selalu mengingatkan bahwa pencarian ilmu adalah
kegiatan yang paling mulia yang bisa dilakukan manusia.
Rasulullah menyuruh agar orang-orang Muslim mencari ilmu ke
mana pun bahkan hingga ke negeri Cina. Para pedagang Muslim
memang telah berdagang hingga ke Cina melalui jalan yang
dikenal sebagai “jalur sutra.” Dalam hadis lainnya, dia
menunjukkan bahwa keutamaan seseorang yang berilmu lebih
tinggi bahkan dibandingkan ahli ibadah.

Nabi Muhammad Saw. juga menyatakan bahwa “tinta seorang


sarjana lebih suci daripada darah syuhada” dan “mencari
pengetahuan wajib hukumnya bagi seorang Muslim.” Dalam
HR. Ibn Majah, Rasulullah bersabda “ada tiga golongan orang
yang dapat memberi syafaat (pertolongan) pada hari Kiamat,
yaitu para Nabi, kemudian para ulama (orang-orang berilmu),
dan para syuhada.” Semua ini membuat orang-orang Islam
nantinya akan melakukan pencarian dan penyerapan berbagai
ilmu pengetahuan yang maju secara besar-besaran dari seluruh
http://facebook.com/indonesiapustaka

dunia: dari Yunani, Romawi, Persia, India, hingga Cina.


Peradaban besar Islam yang besar dan maju akan segera
bangkit.

Al-Quran sendiri adalah buku ilmu. Didalamnya banyak


diberikan penekanan yang besar pada ‘ilm (ilmu). Bahkan ayat
awal yang diturunkan berbunyi Iqra bismirabbika (Bacalah,
dengan nama Tuhanmu).Allah juga berfirman dalam Al-Quran
Surah Ali Imran (3): 18. Dalam ayat itu, Allah menyatakan
bahwa tidak ada tuhan melainkan Dia, yang menegakkan
keadilan. Para malaikat dan orang-orang berilmu (juga
menyatakan yang demikian itu). Ilmu adalah petunjuk manusia
untuk menuju Tuhannya dan untuk menuju kebahagiaan dunia
dan akhirat. Dan, ini akan sangat memengaruhi seluruh umat
Muslim dalam beberapa waktu ke depan.

“Saat seorang alim bersandar di tempat tidur untuk maju akan


segera bangkit. memperdalam ilmunya adalah lebih baik
daripada ibadah seorang hamba, selama enam puluh tahun.”
http://facebook.com/indonesiapustaka
Islam Menyebar dengan Sangat Cepat

Setelah Nabi Muhammad Saw. tiada, kekuasaan dilanjutkan oleh


para sahabat Nabi, yakni Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman,
dan kemudian Ali. Abu Bakar memimpin dengan bijaksana dan
penuh kesederhanaan, tetapi tegas. Masa kepemimpinannya
terutama diisi untuk memperkuat ajaran Islam di jazirah Arab
dan mendisiplinkan orang-orang Bedouin yang mau keluar dari
Islam. Pemberontakan itu berhasil diredam dan pada masa ini
seluruh jazirah Arab telah berhasil dikuasai umat Muslim. Dia
juga memulai perjuangan untuk memperluas wilayah Sassanian
Persia dan Byzantium. Abu Bakar hanya memerintah selama
dua tahun dan langsung digantikan oleh sang khalifah besar,
Umar.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Umar, Sang Pemimpin Besar

“Sepasukan domba yang dipimpin oleh seekor singa akan


mengalahkan pasukan singa yang dipimpin seekor domba.”

Pepatah Arab

Banyak orang, mungkin juga banyak orang Islam yang lebih


mengenal kehebatan Kaisar Julius Caesar atau Charlemagne,
dibanding Umar bin Khattab. Akan tetapi, Michael Hart dalam
bukunya The 100 terbukti menempatkan Umar sebagai salah
seorang tokoh terbesar dunia yang pengaruhnya bahkan jauh
lebih dahsyat dari 2 pemimpin itu. Pada masa kepemimpinannya,
Islam berubah secara fenomenal dari agama yang kecil di Kota
Mekkah menjadi salah satu kekuatan dunia yang akan segera
melindas Imperium Romawi dan Persia.

Pasukannya yang kuat, penuh semangat, dan berdisiplin pada


akhirnya mengalahkan kerajaan-kerajaan terbesar di dunia itu.
Islam menaklukkan Persia yang sudah berusia l.000 tahun dan
Kerajaan Romawi Byzantium sehingga menguasai wilayah yang
sangat luas dari jazirah Arab, Irak di sebelah timur, sebagian
http://facebook.com/indonesiapustaka

Iran, Turki di utara, dan Mesir di barat. Ini adalah wilayah


kekuasaan terbesar di dunia dan hanya bisa dikalahkan oleh
kerajaan Cina. Semua itu dilakukan dengan kecepatan yang
mengagumkan, yakni hanya dalam waktu sepuluh tahun, dari
634 hingga 644. Umar jelas bisa dianggap lebih brilian dari pada
Julius Caesar, Charlemagne bahkan Alexander the Great. Ini
semua membawa kehidupan baru bagi Islam dan umatnya.
Mereka juga mendapatkan harta-harta rampasan perang yang
sangat besar. Akan tetapi, ini tidak mengubah Umar sama
sekali. Umar tetap hidup sederhana dan sangat rendah hati.

Umar hanya punya dua buah baju, itu pun sudah banyak
tambalan. Dia hanya ingin mengabdikan hidupnya untuk Allah
dan Islam. Dia tidak perlu memikirkan hal-hal lain seperti
kesenangan dunia yang hanya sementara. Tempat tidurnya pun
hanya hamparan daun-daun palem yang dia petik sendiri.
Walaupun seorang pemimpin besar, Umar tidak pernah lupa
bahwa ia semata-mata hanyalah hamba Allah. Dia adalah
pelayan yang diberikan tugas istimewa untuk menjaga umat
Islam di bumi. Semua ini dia jalankan dengan ketulusan yang
murni. Dia juga tidak pernah lupa untuk berusaha memerhatikan
rakyatnya.

Banyak cerita tentang kebesaran hati Umar. Pada suatu malam,


seperti malam-malam sebelumnya, dia menyempatkan diri
berkeliling melihat keadaan kampung-kampung kecil di luar
Madinah bersama pembantunya. Di satu tempat, dia melihat
perkemahan orang-orang yang sedang melakukan perjalanan.
Umar mendekatinya dan mendengar anak kecil yang menangis
meraung-raung. Di sebelahnya seorang wanita, ibunya, terlihat
sedang menanak sesuatu. Ternyata isinya cuma air. “Anak-
http://facebook.com/indonesiapustaka

anakku kelaparan dan kedinginan, tapi kami tidak memiliki apa


pun,” kata sang ibu kepada Umar. Dia tidak mengenali orang
yang di hadapannya. Sang ibu lalu mulai berbicara tentang
betapa sang khalifah Umar telah melupakan rakyatnya bahwa
Umar telah melalaikan dan melupakan mereka sehingga mereka
sering kesulitan dan kelaparan. Setelah mendengar itu, Umar
lalu meminta diri pada ibu itu dan segera pergi. Dia bergegas
mengambil bahan makanan di gudang dekat Madinah, lalu
segera kembali ke perkemahan itu. Sang khalifah memikul
sendiri semua bahan makanan yang berat itu di pundaknya.

Setelah sampai di sana, sang khalifah yang masih juga belum


memberi tahu siapa dirinya disambut dengan penuh sukacita.
“Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan yang sangat
banyak.” Lalu, Umar memasakkan makanan itu untuk mereka.
Setelah matang, dia menghidangkannya kepada mereka dan
melayani mereka satu per satu hingga kenyang dan tidak lapar
lagi. Setelah makan, anak-anak itu tidak lagi menangis. Mereka
tidur dengan bahagia. Lalu, dia berkata, “Bila suatu saat engkau
datang kepada Amirul Mukminin, engkau akan mendapatiku di
sana. Insya Allah.” Setelah itu, Umar sekali lagi memohon
pamit. Itulah Umar, contoh keteladanan bagi semua pemimpin di
dunia.

Umar telah melakukan penaklukan-penaklukan hebat pada


masanya. Setelah menguasai seluruh jazirah Arabia yang luas,
pasukan Islam mulai bergerak ke utara untuk menguasai Suriah,
daerah kekuasaan Kerajaan Kristen Byzantium pada 635. Tahun
berikutnya (636), di Perang Yarmuk, Suriah, 25.000 pasukan
Muslim yang dipimpin Khalid bin Walid menghabisi pasukan
http://facebook.com/indonesiapustaka

Romawi Byzantium yang berjumlah dua kali lebih besar, yakni


50.000 tentara. Khalid dengan cerdik memilih bulan Agustus
yang sangat panas sebagai waktu perang yang terbukti
memberikan keuntungan pada pasukan Muslim.
Lalu pada 637, kaum Muslim sudah menguasai kota suci
Jerusalem. Ke arah barat, pasukan Muslim berhasil menguasai
salah satu peradaban tertua di dunia, pencipta piramida besar,
Mesir. Kota Aleksandria, yang dinamai atas nama Alexander
the Great dikuasai pada 640. Saat itu, Jenderal Amir IbnAl-Ash
dengan 20.000 pasukan memasuki Aleksandria yang tadinya
dijaga oleh 50.000 pasukan Romawi. Pada 644, Irak yang
sebelumnya dikuasai oleh salah satu kerajaan besar dunia,
Persia, sudah dikuasai penuh. Wilayah yang sangat luas ini
semua berhasil ditaklukkan hanya dalam waktu sekitar 15 tahun
setelah meninggalnya Nabi Muhammad Saw.

Pasukan Muslim mungkin adalah pasukan terkuat dan paling


efektif di dunia saat itu. Mereka berperang dengan keyakinan
agama yang tinggi dan percaya bahwa gugur dalam perang
adalah kehormatan yang setinggi-tingginya. Mereka adalah
pasukan yang bersemangat tinggi dan tidak kenal takut. Mereka,
atas dasar kesamaan dalam Islam, juga mendapat penghasilan
yang lebih baik dan hak atas rampasan perang. Selain itu,
mereka menggunakan hewan unta yang bisa bergerak cepat di
padang pasir. Ini, secara militer, memberikan keuntungan besar.

Penaklukan Islam juga menjadi sebuah fenomena baru.


Sepanjang sejarah, biasanya penguasa yang berhasil menduduki
sebuah wilayah baru akan memperlakukan rakyatnya dengan
http://facebook.com/indonesiapustaka

seenaknya sendiri. Akan tetapi, tidak demikian dengan pasukan


Muslim. Dengan semangatnya yang penuh toleransi kepada
suku dan agama mana pun, mereka yang memasuki sebuah
wilayah baru selalu diterima sebagai pasukan pembebas oleh
para penduduknya. Banyak orang Kristen yang sering dianiaya
oleh penguasanya, yang juga Kristen, seperti di kerajaan
Byzantium juga malah membantu pasukan Muslim. Contohnya
adalah penganut Kristen Nestorian. Begitu juga dengan para
penganut Yahudi.

Orang-orang Muslimlah yang lalu membebaskan mereka. Oleh


Umar, mereka tidak dipaksa menganut Islam dan dibebaskan
untuk menganut kepercayaannya sendiri. Untuk mereka,
dikenakan pajak khusus kharaj dan jizya yang disesuaikan
jumlahnya agar tidak memberatkan. Ini benar-benar
menunjukkan keunggulan nilai-nilai agama baru itu. Orang-orang
yang masuk Islam terus bertambah.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Usman, Ali, dan Kekuasaan Ummayah

Setelah Umar meninggal, kekuasaan beralih ke tangan Usman


dan kemudian Ali. Masa ini juga diwarnai dengan perluasan
wilayah dan juga berbagai perselisihan. Keduanya akhirnya mati
terbunuh. Kekuasaan kemudian jatuh ke tangan Dinasti
Umayyah, keturunan Usman dan Abu Sofyan. Pada masa ini,
pusat pemerintahan berpindah ke Damaskus. Penaklukan-
penaklukan yang dilakukan semakin luas, termasuk hingga
Spanyol di Eropa, Pakistan di Timur, dan Uzbekistan. Spanyol
kemudian mereka namakan Al-Andalus atau Andalusia. Akan
tetapi, Dinasti Umayyah berkembang menjadi dinasti kekuasaan
yang korup. Pemerintahannya berubah menjadi monarki yang
sekuler dan jabatan diberikan kepada keluarga sendiri secara
turun-temurun. Ini bertentangan dengan masa Nabi Muhammad
Saw. Mereka juga suka hidup bermewah-mewahan dan tidak
memerhatikan rakyatnya, yang kebanyakan masih miskin. Ini
mendorong perlawanan-perlawanan hebat pada dinasti ini.

Akhirnya, pada 750, Dinasti Ummayah jatuh. Kaum Abbasiyah


yang merupakan keturunan paman Nabi Muhammad Saw.,
Abbas bin Abdul Muththalib, berhasil mengambil alih kekuasaan.
Abdurahman I, pemimpin Umayyah, melarikan diri ke Spanyol
dan mendirikan kerajaan Islam yang baru. Ibu kota dipindahkan
http://facebook.com/indonesiapustaka

dari Damaskus ke kota yang baru, Bagdad.

Pada masa Abbasiyah ini peradaban Islam akan segera berubah


menjadi salah satu peradaban terunggul dalam sejarah umat
manusia.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Kemajuan Besar pada Masa Abbasiyah

Ini adalah awal mula dari peradaban Islam yang hebat. Khalifah
pertama Bagdad, Abu Abbas As-Saffah pada awalnya
disibukkan dengan menstabilkan keadaan politik di sana. Akan
tetapi, kemudian para pemimpin Abbasiyah lainnya segera
melakukan tindakan-tindakan besar untuk memajukan peradaban
Islam. Pada masa Al-Mansur, khalifah Bagdad kedua,
perdagangan mulai dimajukan, wilayah-wilayah baru dikuasai,
dan orang-orang non-Islam dikenakan pajak secukupnya serta
tidak berlebihan sehingga ekonomi dan usahanya bisa maju.
Jalur dan sumber-sumber perdagangan ditelusuri ke seluruh
penjuru dunia.

Ilmu pengetahuan kemudian mulai diserap dari orang-orang


Persia yang dulunya sempat teraniaya oleh Bani Ummayah.
Mereka memiliki pengetahuan yang tinggi termasuk dari Yunani
dan India. Al-Mansur juga mulai menggunakan jawatan pos
untuk mengumpulkan informasiinformasi tentang keadaan di
seluruh wilayah kekuasaan Abbasiyah. Dia membentuk protokol
kenegaraan, lembaga kepolisian, dan juga mengangkat wazir,
semacam menteri khusus yang mengurus bidang-bidang
tertentu.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Kemudian pada masa anak Al-Mansur, Al-Mahdi, Bagdad


sudah berkembang menjadi kota metropolitan. Kemajuannya
bahkan membuat orang-orang dari tempat yang jauh, seperti
India dan Spanyol, datang untuk kemudian tinggal di sana. Pada
masa ini, orang-orang Arab berhasil menemukan barang baru
dari Cina, yakni kertas. Ini adalah penemuan besar. Penemuan
ini sangat berpengaruh pada kemajuan ilmu pengetahuan Arab.
Pada masa sebelumnya, di dunia hanya Cina yang tahu
bagaimana cara membuat kertas. Pada 751, terjadi perebutan
wilayah antara pasukan Abbasiyah dan tentara Cina dari Dinasti
Tang di Kazakstan. Pasukan Muslim berhasil memenangi
pertempuran dan menahan beberapa tawanan yang di antaranya
ternyata ada yang mempunyai keahlian membuat kertas.

Orang-orang Muslim mengetahui hal ini. Walaupun orang-orang


Cina itu adalah tawanan, mereka tidak dipaksa untuk
menyerahkan ilmunya. Mereka diperlakukan dengan baik dan
malah diberikan uang untuk mengajarkan cara membuatnya.
Sejak itu, orang-orang Islam menjadi bangsa kedua di dunia yang
mampu membuat kertas sendiri. Al-Mahdi mempunyai dua
orang anak, yaitu Al-Hadi dan adiknya yang bernama Harun Al-
Rasyid. Al-Hadi sempat memerintah dari tahun 775 hingga
tahun 785. Adiknya, Harun, kemudian meneruskannya sebagai
khalifah. Dan, pada masa pemerintahan Harun, Bagdad menjadi
kota yang tidak ada tandingannya di seluruh dunia. Kota yang
akan dikenal sebagai Kota 1001 Malam.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Bagdad Abad ke-8, Kota Termegah di Dunia

“Kekhalifahan Abbasiyah barangkali adalah periode yang paling


makmur

dalam sejarah umat manusia hingga saat itu.”

- Henry S. Lucas, “Sejarah Peradaban Barat . ”

“In all the known world probably no city, not even


Constantinople, during the later

part of the eighth century and the ninth, could vie Bagdad as a
center

of learning...a number of advances on the scientific work done


by the Greeks were

made...algebra and trigonometry were perfected... advances in


physics, for which

western Europe waited for Newton were made...

in medicine and surgery their work was not duplicated until the
http://facebook.com/indonesiapustaka

early

nineteenth century.”

- Ellwood P. Cubberley, “ The History of Education ”


“The prestige of the Moslem scholars in the field of
mathematics is indicated by

the matheatical terms that we borrowed from them:

zero, cipher, and algebra.”

- James Edgar Swain, “A History of World Civilization”

“The Imperial Court was polished, luxurious, and unlimitedly


wealthy;

the capital, Bagdad, a gigantic mercantile city surrounding a


huge administrative

fortress; where schools and colleges abounded; philosophers,


students, doctors,

poets, and theologians flocked from all parts of the civilized


globe.”

- Sir Mark Sykes, “ The Caliph’s Last Heritage ”


http://facebook.com/indonesiapustaka

Bagdad, kota itu adalah keagungan yang tiada taranya. Dalam


legenda-legenda “1001 Malam,” Bagdad adalah pusat dari
sebuah negeri yang sangat berkuasa, penuh dengan kemegahan,
kemewahan, dan misteri. Rakyatnya hidup makmur. Pasarnya
ramai dipenuhi pedagang-pedagang dari segala penjuru dunia,
dari Eropa sampai Cina. Di sana dijual makanan-makanan lezat,
minuman anggur, wangi-wangian dari mawar, buah-buahan yang
jarang ditemui di negeri lain, kain sutra yang sangat indah
berwarna-warni, dan karpet serta permadani yang cantik. Ada
juga perhiasan lampu minyak yang menurut cerita, beberapa
diantaranya telah berisi sihir, atau kutukan gaib. Di sisi-sisi gelap
kota itu, berdiam makhluk-makhluk raksasa, Jinn, yang lahir dari
api dan siap memenuhi permintaan apa pun dari setiap orang
yang mampu menguasainya.

Di pusat kota Bagdad terdapat istana yang sangat besar dan


megah, menjulang ke langit layaknya dalam cerita-cerita
dongeng. Di dalamnya, penuh dengan harta dan perhiasan,
emas, perak, permata, mutiara yang banyaknya berlimpah-
limpah. Di sana tinggallah para pemimpin-pemimpinnya yang
gagah berani dan bijaksana dengan putri-putrinya yang cantik
dan anggun. Mereka ditemani penasihat-penasihat yang cerdas,
para ahli perbintangan bahkan tukang-tukang sihir yang perkasa.
Ada juga tukang dongeng yang selalu penuh dengan kisah-kisah
hebat yang menggetarkan, para penyair yang melantunkan puisi-
puisi indah, dan musisi-musisi. Di sisi lain istana juga terdapat
ruangan istimewa, harem, berisi wanita-wanita tercantik
simpanan raja yang selalu dikawal oleh penjaga-penjaga
berbadan tegap bersenjatakan pedang Scimitar. Akan tetapi,
dengan segala kemegahan itu, juga selalu ada saja orang-orang
yang ingin merebut kekuasaan dan mendapatkan semua
http://facebook.com/indonesiapustaka

kenikmatannya dengan segala cara.

Para pelaut Bagdad, seperti Sinbad, dengan gagah berani


mengarungi samudera luas yang penuh bahaya bahkan
menghadapi monster-monster raksasa, untuk mencari
petualangan-petualangan baru dan harta kekayaan sampai ke
ujung dunia... Bagdad yang sebenarnya tidak jauh berbeda dari
cerita-cerita itu bahkan mungkin lebih hebat.

***

Bagdad segera mencapai puncak kemegahannya pada masa


khalifah muda Harun Al-Rasyid (763-809). Tidak ada satu kota
pun di dunia yang mampu menandinginya. Benua Eropa saat itu
masih berada dalam zaman kegelapan, the Dark Ages dan
Bagdad sudah menjadi kota kosmopolitan yang sangat besar
berpenduduk dua juta orang. Orang-orang datang dari segala
penjuru dunia, termasuk dari Spanyol, India, dan Cina untuk
berdagang atau berbagai kebutuhan lainnya. Kota itu juga
dipenuhi gedung-gedung besar serta istana yang megah. Ketika
itu, Konstantinopel, ibu kota Kerajaan Romawi Byzantium paling
banyak hanya berpenduduk 600.000 orang, apalagi Paris dan
London yang masih berupa kampung-kampung kecil yang
kumuh. Renaisans baru akan terjadi beratus-ratus tahun ke
depan.

Bagdad adalah kota terkaya di dunia. Bahkan mungkin lebih


kaya dan makmur dari Romawi di puncak kejayaannya. Roma
http://facebook.com/indonesiapustaka

dulu adalah imperium yang ekonominya hanya bergantung pada


hasil jarahan bangsa-bangsa yang telah dikuasainya
(Raubwirthschaft, Toynbee). Sedangkan kaum Muslim
menjalankan perdagangan dengan adil dan membangun
pertanian serta industrinya dengan sistematis. Pedagang-
pedagangnya yang sangat aktif mencari sumber-sumber
perdagangan baru dan industrinya yang maju (ditambah
keunggulannya dalam geografi, astronomi, dan teknologi
perkapalan) membuat kota itu menjadi pusat perdagangan dunia.
Di pelabuhannya yang sibuk, ratusan kapal dari segala penjuru
dunia setiap hari mengangkuti ribuan macam produk masuk dan
keluar Bagdad.

Bagdad adalah pusat ilmu pengetahuan termaju di dunia, negeri


kaum filosof dan para penyair besar. Ketika raja-raja Eropa
belum bisa baca tulis, para khalifah, seperti Harun Al-Rasyid
dan al-Ma’mun, sudah sibuk mendiskusikan karya-karya besar
Plato dan Aristoteles. Sekolah tersebar di mana-mana. Anak-
anak di seluruh pelosok kekhalifahan bisa belajar membaca dan
berhitung tanpa dipungut bayaran apa pun bahkan diberi buku
dan berbagai perlengkapan sekolah. Hal yang sangat jarang
bahkan pada masa modern sekali pun.

Ajaran Rasulullah untuk mencari ilmu dijalankan dengan


semangat ibadah kepada Allah sehingga keunggulan
pengetahuannya tidak ada yang menandingi. Pengetahuan
diimpor besar-besaran dari seluruh peradaban maju dunia,
seperti Persia, Yunani, Romawi, India, juga Cina dengan
kecepatan yang mengagumkan. Para intelektual saat itu menjadi
kaum yang paling dihormati dan diistimewakan. Mereka
diperlakukan seperti layaknya para pembesar kekhalifahan.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Legenda 1001 Malam

Cerita “1001 Malam“ dimulai oleh seorang raja di jazirah Arab


bernama Shahriar yang terkejut melihat istrinya ternyata telah
berselingkuh. Karena marah, ia membunuhnya. Dia lalu mulai
berpikir kalau semua wanita itu tidak setia, mudah tergoda laki-
laki lain. Sang raja lalu memerintahkan pembantunya untuk
membawakannya seorang istri baru setiap malam dan menjelang
fajar dia menyuruh para pengawalnya untuk membunuhnya.
Sampai akhirnya ada seorang wanita yang punya rencana jitu
untuk meredam kegusaran sang raja. Dia adalah Scheherazade.
Pada malam hari, dia membacakan cerita-cerita yang begitu
menarik dan luar biasa, tetapi akhir ceritanya selalu
menggantung dan bikin penasaran. Saking penasarannya sang
Raja tidak berani membunuhnya. Dia harus mendengar
kelanjutan ceritanya. Itu berlangsung 1001 malam lamanya.
Ceritanya baru berakhir ketika akhirnya sang istri telah
memberinya 3 anak dan membuktikan kesetiaannya pada sang
raja. Cerita-cerita yang ada di dalamnya termasuk “Sinbad sang
Pelaut“, “Aladin dan Lampu Wasiat“, juga “Ali Baba dan 40
penyamun.

“Sinbad adalah seorang pelaut yang gemar berpetualang


berkeliling dunia. Dia sering kali sampai ke pulau-pulau misterius
di tengah samudera dan bertemu dengan makhluk-makhluk ajaib
serta monster-monster raksasa yang mengerikan. Akan tetapi,
dengan kecerdikannya dia selalu bisa meloloskan diri dari maut
bahkan sering kali mendapat harta karun yang sangat banyak.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Aladin dan Lampu Wasiat. Bercerita tentang seorang anak biasa


yang harus menyelamatkan kerajaan dan putrinya yang cantik
dari seorang penyihir yang amat jahat. Untuk menyelamatkan
sang putri, dia harus mencari lampu ajaib di sebuah gua misterius
yang penuh dengan harta karun. Akan tetapi, ternyata gua itu
juga sangat dalam dan penuh dengan jebakan yang mematikan.
Dia lalu mendapat bantuan dari makhluk Jin yang tinggal di
dalam lampu itu. Bagaimana Aladin bisa menyelamatkan
kerajaan dan sang putri yang dicintainya? Karena cerita-
ceritanya yang menakjubkan bahkan Hollywood banyak
mengangkat cerita “1001 Malam” ke layar lebar. Tahun 1992,
perusahaan Disney membuat film animasi Aladdin yang berhasil
menjadi box office. Salah satu pemerannya adalah aktor komedi
Robbin Williams. Lagu temanya A Whole New World sangat
terkenal dan memenangkan Grammy sebagai lagu soundtrack
terbaik tahun 1993.

“For centuries before 1500, the world of Islam had been


culturally and technologically ahead of Europe. Its cities were
large, well-lit, and drained, and some of them possessed
universities and libraries and stunningly beautiful mosques. In
mathematics, cartography, medicine, and many other aspects of
science and industry—in mills, guncasting, lighthouses,
horsebreeding—the Muslims had enjoyed a lead.” Paul
Kennedy “The Rise and Fall of the Great Powers: Economic
Change and Military Conflict From 1500 to 2000”

Seperti peradaban-peradaban tinggi dunia lainnya, kota Bagdad


http://facebook.com/indonesiapustaka

dihiasi oleh puluhan perpustakaan-perpustakaan besar yang


megah. Di dalamnya, ratusan ribu, mungkin jutaan buku-buku
terbaik dan paling baru dari seluruh dunia bisa dengan mudah
ditemukan dan dibaca oleh semua orang. Dari pemikir-pemikir
terhebat sepanjang sejarah sampai ide-ide paling maju bisa cepat
tersebar di negeri itu. Wajarlah bila warga Bagdad juga
berpikiran maju dan wawasannya luas.

Bagdad juga adalah kota yang menyenangkan. Taman-taman


hijau yang sejuk tersebar di setiap sudut kota. Beberapa di
antaranya dihiasi kolam air mancur yang membuat suasana
terasa segar. Kanal-kanal secara strategis dibangun dari sungai
Tigris untuk mengairi seluruh kota itu. Air bersih tersedia bagi
semua warganya. Jutaan pohon korma juga sengaja ditanam
membuat kota itu menjadi makin teduh. Para khalifah memang
ingin menciptakan sebuah kota yang indah dan nyaman buat
warganya. Bagdad juga mempunyai kebun binatang besar dan
yang paling dibanggakan adalah koleksi singa-singanya yang
mencapai 100 ekor banyaknya.

Di tempat-tempat keramaian para penyair jalanan berlomba


membawakan puisi-puisi yang indah dan menghibur hati. Warga
Bagdad memang mencintai seni dan selalu menyukai jalinan
kata-kata yang indah. Di Bagdad juga banyak tempat-tempat
pemandian umum tempat warga Bagdad berisitirahat,
membersihkan diri, dan bertukar cerita. Jalan-jalan di Eropa
masih becek dan berlumpur pada waktu hujan, sedangkan di
Bagdad seluruh jalan ditutupi batu ubin yang rapi bahkan sampai
lorong-lorongnya. Eropa sangat gelap dan menyeramkan pada
malam hari, sedangkan di Bagdad pada malam hari jalan utama
diterangi lampu hingga berkilometer-kilometer. Petugas-petugas
http://facebook.com/indonesiapustaka

keamanan juga berkeliling untuk menjaga ketenteraman di kota


itu. Pada abad ke-8, Bagdad sudah menjadi kota yang modern.

Istana khalifah Bagdad adalah lambang kemegahan yang tiada


duanya di dunia. Istana itu begitu luasnya sehingga semua
pelayannya saja berjumlah 11.000 orang. Dinding-dindingnya
dihiasi tirai-tirai sutra yang indah dan jumlahnya sampai 38.000
helai banyaknya, sebagian disadur dengan emas murni. Di sana,
ada juga ruangan besar yang dinamakan Istana Pohon. Isinya
bukan pohon hidup, melainkan pohon-pohon yang dibuat dari
emas dan perak yang beratnya mencapai 500.000 gram. Di
ranting-rantingnya dihiasi burung-burungan yang cantik dan juga
terbuat dari emas dan perak. Semua yang memasuki istana itu,
termasuk para petinggi Romawi, pasti akan terpesona hatinya
melihat kehebatannya.

Ilmu pengetahuan dunia juga mengalami perkembangan yang


besar di Bagdad. Angka 0 dipelajari dari India dan
dikembangkan pemakaiannya oleh orang-orang Muslim yang lalu
nantinya akan ditransfer ke Eropa. Orang-orang Islam juga
mempunyai peta geografi dunia yang paling detail saat itu. Ilmu-
ilmu lain juga sangat berkembang seperti astronomi, filosofi,
metalurgi, sosial-politik (Ibn Khaldun), dan lain-lain.

Ilmu kedokteran misalnya, menjadi salah satu keunggulan utama


peradaban Islam. Ketika orang-orang Eropa masih
memercayakan kesehatannya pada dukun, doa-doa ajaib, dan
benda-benda keramat, Bagdad telah mempunyai banyak rumah
sakit dengan ilmu dan sistem kedokteran yang modern. Ilmu
anatomi, gizi, bakteri, optik bahkan pembedahan telah
http://facebook.com/indonesiapustaka

dikembangkan melalui sains. Penelitian dilakukan dengan


metode eksperimental. Semua orang yang bekerja
menyembuhkan orang lain, dokter atau tabib, harus terlebih
dahulu mengikuti ujian dan lulus sehingga tidak ada satu pun
dukun-dukun palsu yang menipu orang dengan ramuan-ramuan
yang tidak jelas. Bahkan, lebih hebat dari zaman modern, orang-
orang yang sakit diberi pengobatan secara gratis, tanpa dipungut
biaya apa pun. Ini semua diantaranya adalah berkat dari
kepemimpinan yang cerdas dan bijaksana dari seorang Harun
Al-Rasyid.

The Superpowers Bangsa-bangsa terunggul di dunia

13-24 November 2006. Masa kini. Cina dianggap akan segera


menjadi negara Superpower berikutnya. Televisi pusat Cina
CCTV menayangkan program dokumenter 12 episode berjudul
“The Rise of the Great Powers.” Program ini membahas 9
bangsa terkuat dalam sejarah dunia: Portugis, Spanyol, Belanda,
Inggris, Prancis, Jerman, Jepang, Rusia, dan Amerika. Ini adalah
hasil penelitian ekstensif ahli-ahli sejarah utama Cina, disertai
rangkuman pendapat para intelektual dunia, dari Paul Kennedy
(penulis buku terkenal The Rise and Fall of the Great Powers),
sampai Joseph E. Stiglitz, salah seorang pemenang Nobel
ekonomi. Penelitian besar-besaran ini bertujuan untuk
menemukan jawaban atas satu hal, bagaimana cara agar sebuah
bangsa bisa menjadi bangsa terunggul di dunia.

(Artikel New York Times, 9 Desember 2006, dikutip dari


Wikipedia. org) Kenapa masih ada saja bangsa-bangsa yang
tertinggal dan miskin sementara kita semua bisa belajar dari
bangsa-bangsa lain? Bahkan dari bangsa-bangsa terunggul
http://facebook.com/indonesiapustaka

dalam sejarah umat manusia? para Superpower? Apa itu bangsa


Superpower? Siapa saja mereka? Bagaimana cara mereka bisa
menjadi Superpower? Bagaimana sejarahnya? Siapakah
pemimpin-pemimpin terbesarnya? Apa tantangan-tantangan
terbesar yang harus mereka hadapi, dan bagaimana mereka
mengatasinya? Apa yang dilakukan para pemimpinnya? Faktor-
faktor apa yang dianggap paling signifikan dalam mendorong
kemajuan mereka? Apa inti kehebatan mereka? Beberapa
referensi penting: Michael Porter, Competitive Advantage of
Nations, 1990. Robert C. Christopher, The Japaneses Mind, The
Goliath Explained, 1983. Frank Gibney, Japan: the Fragile
Superpower, 1996. HG Wells, Outline of History, 1931.
Friedman, The World is Flat (untuk trend terbaru abad 21), 2006,
dan Sachs, The End of Poverty (terutama kebangkitan Cina dan
India). Paul Kennedy, The Rise and Fall of Great Powers, dst.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Harun Al-Rasyid, Sang Pemimpin Bijaksana

Di Amerika, ada cerita mantan Presiden Theodore Roosevelt


yang

sewaktu menjabat komisaris polisi di Manhattan sering keluar


malam

sendirian dan memeriksa polisi-polisi yang sedang bekerja. Ia


sering dipanggil Haroun Al-Roosevelt.

Harun Al-Rasyid (763-809) adalah salah seorang pemimpin


terbesar dalam sejarah. Dia berhasil membangun Baghdad
menjadi kota paling hebat di dunia saat itu. Baghdad adalah
pusat perdagangan dan sains dunia.

Harun sangat mencintai rakyatnya. Dia memperlakukan


mereka semua seperti anak-anaknya sendiri. Malam hari,
ketika semua kegiatan pemerintahan sudah berakhir, dia
suka keluar dengan diam-diam menyamar dengan pakaian
rakyat biasa dan berkeliling kota untuk melihat kehidupan
rakyatnya. “Apa yang dipikirkan orang-orang tentang
diriku? Tentang pemerintahanku?” “Apakah aku telah
http://facebook.com/indonesiapustaka

memberikan yang terbaik pada mereka?” Mungkin itu yang


dia ingin tahu. Di tempat-tempat yang agak ramai, dia akan
mengajak beberapa orang untuk mengobrol tentang
macammacam hal dari yang ringan sampai masalah
pemerintahan. Ini bukan berarti dia tidak percaya pada
para pembantunya. Akan tetapi, dia ingin merasakan
rakyatnya secara langsung.

Harun juga adalah pemimpin perang yang hebat. Umur 18 tahun


bahkan sebelum menjadi khalifah, dia telah memenangi perang
besar melawan Byzantium dengan mengalahkan jenderalnya
yang paling berbahaya, Nicetas. Pasukannya berjumlah 95.000
tentara. Ada cerita yang terkenal tentang kejadian saat itu.
Setelah mengalahkan pasukan Byzantium, Harun akhirnya telah
siap menduduki Konstantinopel. Dia bersama pasukannya yang
besar berkemah di atas bukit memandang ke bawah ke kota itu,
kota yang akan segera dia kuasai. Ratu Irene, pemimpin
Byzantium, ternyata mengirim utusannya kepada Harun. Di
tenda Harun, mereka memintanya agar dia tidak menduduki
Konstantinopel. Mereka akan memberikan apa saja sebagai
gantinya. Harun menerima mereka dengan baik, tetapi menolak
permintaannya.

Para utusan itu sudah menyerah, lalu salah seorang dari utusan
itu berkata, “Ratu kami sudah mendengar kemampuan tuan
sebagai seorang pemimpin perang. Walaupun tuan adalah musuh
kami, ratu kami sangat mengagumi dan menghargai tuan.”
Harun tersentuh. Ratu Irene pasti bukan seseorang yang pantas
dimusuhi, pikirnya. Setelah berpikir sejenak, Harun lalu berkata,
“Katakan kepada ratumu, Konstantinopel akan aku lepaskan bila
dia bersedia memberikan 70.000 keping emas tiap tahun
http://facebook.com/indonesiapustaka

kepadaku. Selama dia membayarnya, Konstantinopel akan aman


dan tidak akan diganggu pasukan Muslim mana pun.” Betapa
senang mereka mendengarnya. Mereka pun langsung
menyetujuinya.
Lukisan pelukis Jerman Julius Köckert (1864) menggambarkan
pertemuan antara Harun al-Rasyid (duduk berjubah putih)
dengan Raja Eropa Charlemagne (diatas kuda). Terlihat betapa
Harun digambarkan sebagai pemimpin yang lebih unggul dan
berwibawa, sedang Charlemagne terlihat sebagai raja orang
barbar. Dalam kehidupan sebenarnya, kedua pemimpin itu tidak
pernah bertemu secara langsung.

Pada umur 20 tahun, Harun menjadi khalifah menggantikan


kakaknya, Al-Hadi. Selama bertahun-tahun, Ratu Irene
mengirimkan upeti yang selalu disambut dengan pesta dan
http://facebook.com/indonesiapustaka

parade di jalan-jalan Kota Bagdad. Para tentara pengirim upeti


itu dilayani di istana seperti tamu-tamu penting. Pulangnya pun
mereka diantar sampai gerbang kerajaan. Harun menggunakan
harta ini untuk semakin mengembangkan Kota Bagdad yang
sudah sangat maju.
Akan tetapi, kemudian, pada 802, Kaisar Nicephorus mengambil
kekuasaan dari Irene dan langsung menolak membayar upeti
lagi. Dia juga merendahkan Irene sebagai pemimpin yang lemah.
Harun pun langsung menanggapinya dengan mengirim tentara-
tentara terbaiknya untuk menghabisi Nicephorus. Pasukannya
pun sempat mengepung istana Nicephorus yang akhirnya
berjanji untuk membayar upeti. Akan tetapi, dia tidak
menepatinya dan Harun kembali mengirim pasukannya.

Pasukan Harun berjumlah 15.000 orang tentara, sedangkan


pasukan Nicephorus jauh lebih besar, yakni 125.000 orang.
Mereka lagi-lagi bisa dikalahkan. Nicephorus terluka dan 40.000
tentaranya tewas. Nicephorus sekali lagi berjanji untuk
membayar upeti, dan lagi-lagi tidak ditepati. Harun langsung mau
menyerbu ke Byzantium untuk membunuhnya sendiri, tetapi
kemudian terjadi sebuah pemberontakan di salah satu
provinsinya. Saat itu, dia jatuh sakit dan akhirnya meninggal.

“4 hal yang akan menjaga seluruh dunia;ilmunya orang-orang


bijak, keadilannya para penguasa, doanya orang-orang saleh,dan
jiwa kesatria dari para pemberani.” Hadis Nabi Muhammad
Saw.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Pada masa pemerintahan Harun, peradaban Islam mencapai


puncak kemajuan ilmu pengetahuan. Di istananya yang megah,
orang-orang paling cerdas di muka bumi berkumpul dan dengan
penuh gairah saling bertukar ilmu. Mereka semua mendapat
penghormatan yang tinggi dari sang khalifah dan hidup sangat-
sangat layak. Tidak itu saja, setiap kali Harun mendengar ada
ilmuwan yang sangat terpelajar di kota atau negara lain, dia akan
mengundangnya ke istananya yang megah. Di istananya itu,
setiap ilmuwan akan dilayani dengan segala kohormatan
layaknya seorang tamu istimewa. Akibatnya, ilmu-ilmu dari
seluruh penjuru dunia bisa dia pelajari dengan cepat. Harun
sendiri adalah orang yang terpelajar. Kesenangannya adalah
membaca buku dan berdiskusi bersama para pembantunya
tentang berbagai hal, seperti filsafat Islam dan Yunani.

Pada tahun 800, Harun mendirikan pabrik kertas pertama di


Bagdad. Ini adalah peristiwa besar. Pabrik kertas ini mungkin
adalah yang pertama di luar Cina. Berkat didirikannya pabrik
kertas itu, buku-buku bisa dibuat dengan jauh lebih banyak dan
lebih murah.

Harun memang telah dididik dengan baik oleh ayahnya sejak


kecil. Untuknya didatangkan guru-guru terbaik dari seluruh
kekhalifahan. Buku-buku fiqih, hadis, juga filsafat dari
Aristoteles dan Plato sudah dia baca sejak remaja sehingga dia
tumbuh menjadi orang yang cerdas. Harun pada waktu luangnya
senang bermain catur. Ini adalah permainan yang dia dapat dari
India dan di sana disebut Chaturangga. Dia juga senang
mendengarkan cerita-cerita dari para tukang ceritanya dan
senang mendengar puisi yang indah.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Dia juga pernah menjalin hubungan dengan seorang raja besar di


Eropa yang bernama Charlemagne. Walaupun Charlemagne
adalah raja terhebat di Eropa, Harun jelas terlihat sebagai
pemimpin yang lebih unggul. Charlemagne tidak bisa menulis,
sedangkan Harun adalah seorang filosof yang memahami
kompleksitas filsafat Yunani dan mengembangkan filsafat Islam.
Untuk Charlemagne, Harun mengirimkan hadiah-hadiah yang
istimewa, di antaranya adalah tenda besar yang indah, kain sutra
yang sangat halus, parfum, sebuah jam air mekanik yang bisa
memunculkan miniatur kesatria kecil setiap jam, dan seekor
gajah! Nama gajah tersebut Abul-Abbas. Orang-orang di sana
terkagum-kagum dengan hadiah-hadiah ini. Setelah berhasil
membangun Bagdad, Harun akhirnya meninggal pada 809 dalam
sebuah perjalanan untuk meredakan pemberontakan di suatu
wilayah. Dia lalu digantikan oleh anaknya yang juga sangat
cerdas, Al-Ma’mun.

***

Petualangan Sinbad di Ngarai Raksasa

Sinbad tidak pernah senang tinggal lama-lama di kotanya,


Bagdad. Membosankan. Dia sebenarnya memiliki kekayaan
yang besar hasil dari petualangan-petualangan sebelumnya.
Hidupnya cukup enak. Dan Bagdad adalah kota tempat semua
keinginan bisa terpenuhi. Akan tetapi, Sinbad selalu ingin
menjelajahi lautan, pergi ke tempat-tempat di balik samudera
yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Jadi suatu hari dia berlayar lagi. Dia berlayar jauh sekali. Saat di
http://facebook.com/indonesiapustaka

tengah lautan kapalnya dihantam badai yang besar dan


terdampar di sebuah pulau misterius. Ketika mengelilingi pulau
itu, dia terjebak di sebuah ngarai yang besar dan dalam. Dia
terpaksa berjalan menyusuri ngarai itu sambil mencari jalan
keluar. Lalu dia melihat sesuatu yang membuatnya terkejut luar
biasa. Batu intan permata yang sangat indah warna-warni
bertebaran di dasar ngarai. Akhirnya dia sadar bahwa seluruh
dasar ngarai dipenuhi batu-batu berkilauan itu.

Akan tetapi, di keremangan ngarai dia melihat bayangan-


bayangan raksasa bergerak sangat perlahan. Dia juga
mendengar suara mendesis-desis. Rasa takut segera
menyelimutinya. Itu pasti bayangan ular-ular raksasa yang
mendiami ngarai itu. Dia terperangkap. Nyawanya dalam
bahaya. Dia harus menemukan cara keluar dari situ, segera.
Kejutannya belum selesai. Sinbad mendongak ke langit dan
melihat bayangan yang sangat besar, begitu besarnya sampai
menutupi matahari. Tadinya dia menyangka itu adalah awan
mendung yang tebal, tetapi ternyata bukan.

Itu adalah seekor binatang. Rok, Burung Raksasa yang


cakarnya saja bisa dengan mudah mencengkeram seekor gajah.
Ia sedang berburu ular-ular raksasa itu untuk makanan anak-
anaknya. Sementara itu suara desisan dari ular-ular itu terdengar
makin jelas. Lalu Sinbad melihat di atas ngarai ternyata ada
orang-orang yang melemparkan daging-daging besar ke dasar
ngarai. Intan permata menempel di daging itu dan kemudian
dibawa keatas oleh Rok. Mereka lalu memungutinya dari sarang
Rok di atas bukit.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Sinbad yang cerdik mendapatkan ide. Dia mengikatkan daging


besar itu di pundaknya sampai burung Rok mengambilnya dan
membawanya keluar dari ngarai ini. Idenya berhasil. Setelah
berjuang keluar dari sarang Rok, dia akhirnya lolos dengan
membawa intan permata dalam gumpalan kain yang besar.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Bagdad, Economic Superpower

“Kekhalifahan Abbasiyah barangkali merupakan periode yang


paling makmur dalam sejarah umat manusia hingga saat itu.”

Henry S. Lucas

”Sejarah Peradaban Barat”

Bagdad adalah pusat ekonomi raksasa. Adalah Bagdad yang


menjadi kota penghubung utama antara seluruh pusat-pusat
ekonomi utama dunia dari Asia di timur, Cina, Kepulauan
Nusantara, Afrika, sampai ujung barat Benua Eropa. Mereka
adalah “pemilik” jalur sutra. Bagdad, Basrah, dan juga
Alexandria di Mesir saat itu seperti New York, London, dan
Tokyo zaman sekarang.

Bangsa Arab sejak dulu adalah pedagang-pedagang yang giat.


Sejak perkembangan wilayah Islam yang sangat pesat, orang-
orang Arab, baik lewat jalan darat maupun laut, melakukan
penjelajahan yang sangat jauh untuk berdagang.

Dari Cina, para pedagang Arab mendapatkan beragam barang


http://facebook.com/indonesiapustaka

yang sangat berharga seperti sutra yang sangat halus dan


porselen-porselen yang indah. Dari sana, mereka juga
mendapatkan kertas dan bubuk mesiu. Di Cina, pada masa
Dinasti Sung (960-1279) perdagangan dengan orang-orang
Muslim bahkan menciptakan kemajuan ekonomi yang pesat dan
memberikan kemakmuran pada rakyatnya. Pedagang-pedagang
Muslim India berlayar sampai ke Kepulauan Nusantara dan
mendapatkan rempah-rempah, yang di negeri Eropa nilainya
sama dengan emas. Dari Afrika, mereka mendapatkan banyak
barang tambang dan indigo (pewarna tekstil yang berharga
mahal).

Barang tambang, termasuk emas, perak, besi, dan marmer, juga


banyak terdapat di wilayah-wilayah yang sudah dikuasai
Muslim. Baja secara khusus didapat dari India. Baja ini memiliki
kualitas tinggi sehingga orang-orang Arab bisa menghasilkan
produk-produk baja yang juga terbaik di dunia.

Industri tekstil menjadi industri terpenting saat itu. Bagdad


memproduksi kain, pakaian, dan karpet dalam jumlah yang
besar. Selain kapas, sutra menjadi bahan utama tekstil yang
sangat digemari saat itu.

Industri lain yang juga penting adalah kertas. Cara pembuatan


kertas ini berhasil diambil dari bangsa Cina setelah pertempuran
perebutan wilayah antara Dinasti Abbasiyah dan Dinasti Tang di
Talas, Kazakstan, pada 751 M. Wilayah ini tadinya dikuasai oleh
Cina, tetapi kemudian berhasil direbut oleh pasukan Muslim.
Lalu, seorang tawanan perang Cina membocorkan cara
pembuatan kertas itu kepada orang-orang Muslim. Pada 800,
pabrik kertas pertama sudah didirikan Harun Al-Rasyid di
http://facebook.com/indonesiapustaka

Bagdad. Di Eropa, kertas baru mulai dikenal pada abad ke-13,


hampir empat abad sesudahnya. Industri ini berkembang sangat
cepat karena kecintaan orang-orang Muslim pada buku dan
bacaan. Bisnis toko buku juga menjadi bisnis yang besar saat itu.
Toko-toko buku di Bagdad saja tidak terhitung banyaknya. Ada
satu jalan di kota itu yang sangat terkenal karena sepanjang jalan
itu isinya semua hanya toko buku.

Industri-industri lainnya masih banyak lagi, misalnya industri


kaca, barang pecah belah, barang-barang dari kulit, industri
persenjataan, baju pelindung dan pedang, dan masih banyak
lainnya.

Kata bahasa Inggris ream (500 lembar kertas) berasal dari


bahasa Arab, rizmah.Cotton juga berasal dari bahasa Arab,
quthn.Check berasal dari kata sakk (perjanjian tertulis).Ini
semua bukti keunggulan ekonomi-industri Bagdad saat itu.

Orang-orang Muslim juga mempunyai buah-buahan dan sayuran


yang bahkan sebelumnya tidak dikenal di Eropa, seperti stroberi,
asparagus, jeruk, tebu, dan bayam. Mereka yang
memperkenalkan gula pada orang Eropa yang waktu itu hanya
mengenal madu. Selain itu, ada juga yang lain, seperti mangga,
kentang, dan tomat. Pertanian pun sudah lebih maju. Para petani
saat itu sudah menggunakan sistem tanam silang, menggunakan
pupuk penyubur tanah, dan juga membuat sistem irigasi dan
kanal-kanal.

Ekonomi Bagdad sangat maju juga terutama karena kualitas


sumber daya manusia yang tinggi. Pemimpin-pemimpinnya
http://facebook.com/indonesiapustaka

membangun sistem ekonomi yang adil, jujur, dan efisien. Pajak-


pajak tidak pernah dipungut berlebihan sehingga ekonomi
berputar dengan dinamis. Mata uang Arab dipercaya dan
digunakan di mana-mana bahkan sampai di Jerman dan Rusia.
Ekonomi saat itu juga sudah mengenal sistem perbankan.
Mereka tidak hanya menggunakan uang kas, tetapi juga
menggunakan kertas cek yang sudah berlaku di mana-mana.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Keunggulan Ilmu dan Para Genius Islam

“Al-Jazari (1136-1206), a Muslim inventor during the Artuqid


Dynasty, designed

and constructed a number of automated machines, including the


first

programmable humanoid robots in 1206.

Wikipedia: “Robot/History of Robots”.

Robot Leonardo da Vinci (Leonardo’s Robot), baru “digambar”


tahun 1495.

Sejak kekuasaan Dinasti Abbasiyah, umat Islam telah


melakukan proses penyerapan ilmu pengetahuan dengan
kecepatan yang luar biasa. Ini juga sebagai hasil dari ajaran
Rasulullah yang mengutamakan ilmu dan meninggikan derajat
orang-orang yang berilmu. Ilmu-ilmu terbaik dari semua
peradaban besar dunia, seperti Yunani, Romawi, Persia, India,
dan Cina semuanya dikumpulkan, diterjemahkan, dianalisis
secara sistematis, dan kemudian dikembangkan lagi. Ini akan
menjadi salah satu masa terpenting dalam perkembangan sains
http://facebook.com/indonesiapustaka

dunia.

Pada masa awal perluasan wilayah, umat Islam berhasil


menemukan pusat-pusat keilmuan yang sangat maju di
Aleksandria Mesir dan Akademi Gundishapur di kerajaan
Persia, yang merupakan dua pusat pembelajaran ilmu Yunani
dari masa sang pemimpin Yunani yang genius, anak didik
Aristoteles, Alexander the Great.

Umat Islam seperti menemukan gudang yang penuh dengan


emas permata berkilauan. Dengan antusiasme yang luar biasa,
mereka mulai menyerap semua ilmu yang tersedia di sana.
Semangat mereka dalam menyerap ilmu sama dengan semangat
mereka dalam menyebarkan ajaran Islam. Ini adalah
kesempatan meraih kemenangan dunia dan akhirat.

Yang pertama kali dilakukan adalah menerjemahkan buku-buku


karya besar para sarjana Yunani yang jumlahnya berlimpah-
limpah. Penerjemahan dimulai sejak tahun 638 Masehi. Buku-
buku hebat dari Aristoteles, seperti Organon dan Magna
Moralia; karya besar Plato, Republic; buku tentang tata surya,
Almagest, karya Ptolemy; buku-buku kedokteran dari
Hipokrates, Galen, Dioscorides, dan ribuan buku lainnya diserap
dengan cepat. Mereka juga dibantu dengan senang hati oleh
umat Kristen Nestorian. Dulu, kaum Nestorian sering dianiaya
oleh para penguasa Romawi dan Persia. Akan tetapi, umat
Islam yang telah menguasai Persia membebaskan mereka,
memperlakukan mereka dengan baik bahkan menghormati
mereka. Salah seorang Nestorian yang berpengaruh besar bagi
umat Muslim adalah Hunain bin Ishaq. Dialah yang menjadi
penerjemah utama dari buku-buku besar Yunani itu.
http://facebook.com/indonesiapustaka

“In the 9th century, Muhammad ibn Musa in his Astral Motion
and The Force of Attraction hypothesized that there was a force
of attraction between heavenly bodies, foreshadowing Newton’s
Law of Universal Gravitation”. Wikipedia: Gravitation, Robert
Briffault (1938), “The Making of Humanity.”

Puncak kegemilangan ilmu Islam ada pada masa Harun Al-


Rasyid dan Al-Ma’mun. Masa yang bisa disebut sebagai The
Golden Age of Science. Bangsa Arab sangat beruntung
mempunyai pemimpin seperti Harun l-Rasyid. Harun sendiri
adalah seorang intelektual yang haus ilmu pengetahuan. Dia
sangat terpelajar dan mencintai ilmu. Dia memajukan
pendidikan, mendirikan sekolah-sekolah, perpustakaan, dan
memberikan posisi yang istimewa pada para sarjana. Istananya
diisi oleh orang-orang cerdas yang diundang Harun untuk
berdiskusi segala macam masalah, terutama karya-karya besar
para sarjana Yunani, Plato, dan Aristoteles.

Jazirah Arab adalah peradaban yang sangat terbelakang pada


masa sebelum Rasulullah. Kemudian, Rasulullah mengubahnya
menjadi bangsa yang berbudi dan gemar menuntut ilmu. Orang-
orang berilmu adalah unggul di mata Allah. Pendidikan pada
masa itu sangat maju. Semua anak-anak bersekolah dengan
gratis. Karena menuntut ilmu adalah ibadah yang disenangi
Allah, semua orang yang ingin menuntut ilmu justru dimudahkan,
tidak dipersulit. Saat itu, tidak ada satu anak pun di kerajaan,
baik yang kaya maupun yang miskin yang tidak bisa membaca
atau menulis.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Dari India, umat Islam juga mendapatkan buku-buku astronomi


dan matematika yang sangat maju. Sebagai hasilnya, jutaan buku
terbaik di dunia semuanya tersedia lengkap bagi semua orang
Muslim yang ingin membaca dan mempelajarinya. Tidak ada
buku yang tidak tersedia bagi orang-orang Muslim dan pada
masa itu semua orang membaca. Bangsa Arab menjadi bangsa
yang paling terpelajar di dunia.

“Dalam waktu beberapa puluh tahun saja, orang Arab telah


mengasimilasi pengetahuan yang bagi orang Yunani diperlukan
waktu berabad-abad untuk mengembangkannya.”

Phillip K. Hitti “Sejarah Ringkas Dunia Arab”

Kaum intelektual menjadi kaum yang paling dihormati di seluruh


negeri. Mereka hidup dengan makmur dan bebas dengan
dukungan para penguasapenguasa yang menjamin penuh
penghidupan mereka. Dengan itu, mereka bisa benar-benar
memfokuskan seluruh perhatian mereka pada pengembangan
ilmu. Para penguasa juga berlomba-lomba untuk memajukan
ilmu pengetahuan. Mereka mendirikan sekolah-sekolah,
perpustakaan, membiayai hidup para ilmuwan, dan membeli
buku-buku dalam jumlah yang besar. Dan, hasilnya pun terbukti
sangat hebat.

“Kelebihan seorang yang berilmu terhadap ahli ibadah adalah


seperti bulan purnama terhadap seluruh bintang-bintang di
langit.” Hadis Rasulullah
http://facebook.com/indonesiapustaka

Ditemukannya bahan kertas dari Cina telah membawa pengaruh


yang sangat besar pada perkembangan ilmu saat itu. Pada masa
itu, Eropa masih belum mengenal kertas dan menggunakan
perkamen untuk membuat buku. Perkamen adalah bahan dari
kulit domba yang mahal dan sulit pembuatannya. Kertas
memungkinkan pembuatan buku-buku menjadi mudah dan
murah. Akibatnya, semua pengetahuan terhebat di dunia bisa
didapatkan dengan mudah dan murah.

Perpustakaan dan toko buku di Bagdad tidak terhitung


banyaknya. Bahkan, perpustakaan-perpustakaan pribadi koleksi
bukunya ada yang sampai ratusan ribu. Di perpustakaan umum,
buku boleh dipinjam dengan memberikan jaminan tertentu. Ada
cerita yang mengatakan bahwa jika ada orang asing yang datang
ke situ dan kesulitan biaya, dia akan diberikan uang dan buku-
buku dengan gratis. Ini hanya bisa dilakukan di sebuah
peradaban besar yang sangat makmur dan penduduknya tidak
banyak yang berkekurangan.

Upaya besar peradaban Islam dalam bidang sains mencapai


puncaknya pada masa Al-Ma’mun. Khalifah Al-Ma’mun (786-
833) adalah seorang pemimpin yang rasionalis dan sangat
dipengaruhi oleh nilai-nilai Aristotelian. Menurutnya, semua hal
harus dilihat secara rasional dan mempunyai dasar-dasar rasio
yang kuat. Dia juga menjadi pendukung ajaran kaum Muktazilah
yang rasional dan juga sangat dipengaruhi ajaran-ajaran Yunani.

Al-Ma’mun berusaha melakukan pencarian pengetahuan secara


sistematis dan besar-besaran ke berbagai pusat pengetahuan di
seluruh dunia dengan mengirimkan sarjana-sarjana terbaik untuk
belajar maupun membeli ribuan manuskrip ilmu pengetahuan.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Al-Ma’mun juga menyuruh para penerjemahnya untuk


menerjemahkan beribu-ribu buku terbaik berbahasa Yunani,
Persia, dan Sanskrit ke dalam bahasa Arab.

Upayanya ini sangat penting selain karena ilmu-ilmu Yunani bisa


berkembang, Al Ma’mun juga menjaga agar ilmu-ilmu ini tidak
hilang karena di Eropa semuanya nyaris hampir hilang dalam
zaman kegelapan. Pemeliharaan ilmu Yunani ini nantinya bisa
dipelajari oleh bangsa Eropa pada masa Renaisans, masa
kebangkitan Eropa.

Al-Ma’mun sangat mencintai buku bahkan membayar


penerjemahnya dengan emas seberat buku yang
diterjemahkannya itu. Ada juga cerita menarik lainnya. Pada
suatu saat, Al-Ma’mun berhasil memenangi perang dari
Kerajaan Romawi. Salah satu syarat perdamaiannya adalah
bahwa sang raja Romawi akan membolehkan para ulama Al-
Ma’mun untuk menerjemahkan buku-buku yang ada di
perpustakaan raja Romawi itu. Al-Ma’mun menunjukkan bahwa
buku sama berharganya dengan kemenangan dalam sebuah
peperangan.

Dia juga mendirikan pusat pembelajaran yang megah bernama


Bayt Al-Hikmah atau Gedung Kebijaksanaan. Di akademi yang
besar ini, para intelektual dari seluruh negeri berkumpul dan
mengembangkan berbagai macam ilmu, terutama matematika.
Di sana juga terdapat perpustakaan yang luas dan sangat
lengkap dari sumber-sumber terbaik dari seluruh dunia.

Para intelektual Muslim memberikan sumbangan yang sangat


http://facebook.com/indonesiapustaka

besar pada kemajuan ilmu-ilmu modern seperti matematika,


astronomi, kedokteran, dan filsafat. Angka-angka yang seperti
kita kenal sekarang, 0, 1, hingga 9, yang awalnya berasal dari
India, dikenal di Eropa sebagai angka-angka Arab atau Arabic
Numbers karena dikembangkan dan ditransfer dari orang-orang
Arab. Algebra dalam bahasa Inggris berasal dari judul buku
seorang genius matematika Muslim Al-Khawarizmi, Hisab Al-
Jabr wa Al-muqabala. Kata Algorithm sendiri berasal dari nama
Al-Khawarizmi.

Polymath

Para ilmuwan Muslim saat itu memiliki kecerdasan yang


mengagumkan. Mereka rata-rata menguasai lebih dari satu
macam ilmu atau yang dinamakan polymath. Al-Khawarizmi
menguasai matematika, astronomi, dan geografi. Al-Kindi
menguasai filsafat, matematika, kedokteran, fisika, optik,
astronomi, dan metalurgi. Ibn Sina menguasai ilmu kedokteran,
matematika, astronomi, dan filsafat. Ibn Rusyd menguasai ilmu
filsafat, hukum, kedokteran, astronomi, dan teologi. "Beberapa
polymath terkenal dunia lainnya misalnya: Leonardo da Vinci,
Isaac Newton, Adam Smith, Thomas Alva Edison, Benjamin
Franklin, Thomas Jefferson (presiden ke 3 Amerika), Winston
Churchill (PM Inggris), dll.
Al-Kindi bersama Al-Khawarizmi adalah salah seorang
intelektual besar Islam yang paling awal pada masa Al-Ma’mun.
Dia juga menjadi ilmuwan penting di Bait Al-Hikmah. Al-Kindi
adalah yang termasuk paling awal memopulerkan ide-ide
pemikiran Yunani dari Aristoteles dan Plato. Pemikiran
aritmetikanya akan memengaruhi Al-Khawarizmi, ilmu
filsafatnya akan memengaruhi tokoh-tokoh besar, seperti Al-
http://facebook.com/indonesiapustaka

Farabi, Ibn Sina, dan Al-Ghazali.

Dalam ilmu kedokteran, Al Kindi memberikan sumbangan besar


dalam mengembangkan pemikiran pentingnya penentuan dosis
yang optimal dalam pemberian obat pada pasien. Obat harus
diberikan dalam jumlah yang cukup sehingga pasien bisa cepat
sembuh, tetapi tidak boleh berlebihan karena bisa juga
membahayakan si pasien. Selama hidupnya, dia telah menulis
buku dalam jumlah yang luar biasa, yaitu 250 buah dalam subjek
yang begitu beragam, mulai dari aritmetika, geometri,
kedokteran, logika, filsafat, astronomi bahkan musik.

Buku-buku astronomi dan geografi milik orang Muslim adalah


yang paling akurat di dunia saat itu dan digunakan hingga pada
era penjelajahan bangsa Eropa abad ke-16. Salah satu hasil
teknologinya adalah pengembangan astrolabe, alat navigasi kapal
berdasarkan posisi bintang dan matahari yang sangat penting
dalam penjelajahan samudra.

Dalam bidang kedokteran, para ahli kedokteran Muslim adalah


yang pertama menerapkan metode dan sistem pengobatan yang
modern dan saintifik, melakukan diagnosis penyakit, kesehatan
lingkungan, meneliti anatomi manusia, juga mengembangkan ilmu
psikologi. Ibn Sina oleh banyak orang termasuk para ahli dari
Barat, dianggap sebagai “Bapak Ilmu Kedokteran Modern”.
Buku kedokterannya, Al-Qanun Al-Tibb (The Canon of
Medicine) dibawa ke Eropa dan kemudian dipakai selama 700
tahun di universitas-universitas di sana pada zaman pertengahan.
Ibn Sina dikenal di Eropa dengan nama Avicenna.

Ilmu kedokteran saat itu memang benar-benar maju. Ilmu itu


http://facebook.com/indonesiapustaka

menjadi salah satu yang mendapat perhatian dari Rasulullah,


selain ilmu tentang ketuhanan. Tubuh dan kesehatan adalah
pemberian Allah yang berharga sehingga harus dijaga dan
diperhatikan. Buku-buku Yunani dari Galen, Hipokrates, dan
Dioscorides dengan cepat diserap dan dikembangkan lebih tajam
lagi oleh para intelektual Arab.

Awalnya, ilmu ini didapat dari Persia, dari Akademi Gundishapur.


Harun Al-Rasyid mendirikan rumah sakit modern pertama di
Baghdad dengan dibantu oleh para dokter dari Gundishapur pada
tahun 800. Karya-karya kedokteran Yunani yang ada
diterjemahkan paling banyak pada masa Al-Ma’mun oleh
Hunain, sang penerjemah yang juga ahli kedokteran. Hasilnya,
peradaban Islam masa ini menjadi salah satu era terpenting
dalam sejarah kedokteran dunia.

Al-Razi (864-925) adalah salah seorang ahli kedokteran Islam


yang terbesar. Dia menguasai penuh ilmu-ilmu kedokteran
Yunani dan Persia. Al-Razi, yang dikenal di Barat sebagai
Rhazes, adalah orang pertama di dunia yang melakukan
eksperimen serta menunjukkan perbedaan antara penyakit
campak dan cacar, sekaligus menemukan cara untuk
mengobatinya. Karya ini nantinya diterjemahkan dalam bahasa
Inggris dan Prancis, On Smallpox and Measles (De la variole et
de rougeole). Prestasinya memang sangat banyak. Dia juga
telah berhasil menganalisis sebab-sebab alergi, demam, dan
bahan-bahan kimia, seperti sulfuric acid dan ethanol (ethil
alcohol).

Sewaktu diminta menentukan lokasi untuk rumah sakit di


http://facebook.com/indonesiapustaka

Bagdad, dia menyebarkan daging-daging segar di beberapa


tempat yang telah ditentukan. Lalu, tempat yang dagingnya
paling lambat membusuk, dipilih sebagai lokasi bagi rumah sakit
itu karena berarti tempat itulah yang udaranya paling segar juga
paling sedikit mengandung kuman dan bakteri. Al-Razi memang
telah menganalisis hubungan langsung antara kualitas lingkungan
dan kesehatan.

Ibn Haitham (965-1040) dikenal sebagai “Bapak Ilmu Optik”


karena berhasil merumuskan secara sains sistem penglihatan
manusia. Sebelumnya, para ilmuwan Yunani seperti Ptolemy dan
Euclid, percaya bahwa manusia bisa melihat karena mata
mengirimkan cahaya ke benda. Haitham membuktikan lewat
eksperimen bahwa bendalah yang memantulkan cahaya yang
lalu ditangkap oleh mata. Ini adalah kebenaran sesungguhnya
yang berlaku hingga sekarang. Dia juga meneliti tentang refraksi
atau pemantulan cahaya oleh air, udara, dan cermin. Hasil
analisisnya ini nantinya akan memengaruhi banyak intelektual
Barat, termasuk Roger Bacon dan Johannes Keppler. Ibn
Haitham juga ahli dalam bidang matematika, astronomi, ilmu
medis, dan filsafat.

Ibn Al-Nafis menjadi ilmuwan pertama yang berhasil secara


rinci menggambarkan sistem sirkulasi darah, urat nadi, dan arteri
manusia pada pertengahan abad ke-13 di Andalusia Spanyol.
Banyak orang Barat yang sempat mengagung-agungkan
ilmuwan Inggris bernama William Harvey yang baru
menggambarkan sistem peredaran darah pada abad ke-17,
hingga akhirnya karya-karya Ibn Nafis ditemukan di Berlin pada
1924. (wikipedia. org, search: william harvey/pulmonary
http://facebook.com/indonesiapustaka

circulation/ibn al-nafis).

Orang-orang Muslim adalah yang pertama membangun rumah


sakit modern. Rumah sakit terdiri dari ruang perawatan, apotek,
perpustakaan, dan ruang kuliah kedokteran. Ruang perawatan
juga dibagi-bagi berdasarkan jenis penyakitnya. Saat itu, di
Eropa paling hanya ada biara-biara yang kumuh dan orang sakit
yang datang ke sana hanya disuruh berdoa sambil menunggu
kesembuhan dari langit.

Ilmu astronomi penting karena digunakan untuk menentukan


arah kiblat dan waktu shalat. Ilmu ini juga penting untuk
pelayaran dan perdagangan. Hasil teknologi dari ilmu ini
misalnya adalah alat navigasi astrolabe. Astronomi pertama kali
dipelajari dari buku-buku India. Lalu, ada juga yang berasal dari
Gundishapur. Buku yang juga sangat berpengaruh adalah
Almagest karya Ptolemy. Saat itu, orang-orang masih percaya
bahwa bumi berada di pusat alam semesta dan planet-planet,
termasuk matahari, beredar mengelilinginya. Matematikawan
Al-Battani (850-923) dikenal sebagai orang pertama yang
berhasil menghitung panjang satu tahun matahari, yaitu 365 hari,
5 jam, 46 menit, dan 24 detik.

“Copernicus mentioned his indebtedness to Al-Battani and


quoted him, in the book that initiated the Copernican Revolution,
the De Revolutionibus Orbium Coelestium.”Wikipedia: Al-
Battani/History of Astronomy.

Ilmu juga dikembangkan pada bidang-bidang lain yang juga


http://facebook.com/indonesiapustaka

bersifat praktis. Para ilmuwan Arab mengembangkan ilmu untuk


sistem pengelolaan air, seperti pembuatan kanal, bendungan, dan
reservasi air. Berkat sistem penyaluran air bawah tanah yang
modern yang dinamakan qanats, air bisa tersedia dengan
melimpah sampai ratusan mil jauhnya. Para ilmuwan juga
merancang sistem hidrolik untuk lebih mengefektifkan
penyaluran air.

Ilmu pertanian juga berkembang pesat. Pertanian Arab sudah


lama melakukan sistem tanam silang, analisis tanah, penggunaan
pupuk penyubur tanah, dan pengelolaan irigasi air. Buku-buku
banyak ditulis tentang cara mendapatkan hasil panen yang lebih
baik.

Untuk perdagangan, selain astronomi mereka juga


mengembangkan ilmu geografi dan teknologi pelayaran.
Kemajuan ilmu dan teknologi ini yang memungkinkan para
pedagang Muslim untuk menjelajah sampai ke negeri Cina,
Kepulauan Nusantara, dan juga Eropa. Ahli geografi yang paling
terkenal adalah Al-Idrisi (1100-1166). Bukunya, walau tentu saja
tidak selengkap peta sekarang, merupakan gambaran peta dunia
yang paling akurat pada zaman pertengahan, dan digunakan
secara luas, termasuk pada masa dimulainya penjelajahan
Eropa. Para pedagang Muslim juga mengembangkan teknologi
layar lateen. Ini menjadi teknologi pertama di dunia yang
memungkinkan kapal bergerak melawan arah angin. Bangsa
Arab juga mengembangkan kompas yang didapat dari Cina.
Nantinya dari bangsa Arablah orang-orang Eropa mendapatkan
kompas.

Ibn Battuta (1304-1377) menjelajah sampai sejauh 120.000 km


http://facebook.com/indonesiapustaka

bahkan lebih panjang dibandingkan Marcopolo. Wilayah yang dia


datangi dari Persia, Mesir, India, Cina, Sumatra di Kerajaan
Samudra Pasai, Spanyol, malah sampai Siberia dan Rusia bagian
Selatan. Pada abad ke-15, di Cina terdapat seorang tokoh yang
sangat terkenal, yaitu Laksamana Cheng Ho (1371-1435). Dia
adalah seorang penjelajah Cina Muslim yang juga dikenal
sebagai Haji Mahmud. Di Amerika, majalah Life pernah
membuat daftar 100 orang terpenting dalam milenium ini dan
menempatkan Cheng Ho pada posisi yang tinggi di urutan 14,
lebih tinggi daripada Einstein dan Ratu Elizabeth I. Ada juga
teori dari Gavin Menzies, mantan Komandan Angkatan Laut
Inggris, dalam bukunya 1421: The Year China Discovered the
World yang menyatakan bahwa Cheng Ho kemungkinan sudah
mencapai Amerika, sebelum Columbus.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Matematika, Angka 0, dan Al-Khawarizmi

Ini adalah salah satu masa terpenting dalam perkembangan ilmu


matematika dunia. Zero (chiper) dalam bahasa Inggris atau
angka nol berasal dari kata Arab, sifr. Matematika sendiri
dianggap sebagai salah satu ilmu terpenting di peradaban Islam
karena merupakan dasar dari semua ilmu, bahasa ilmu
pengetahuan, sesuai dengan pemikiran dari Aristoteles. Buku
karya ahli matematika Yunani, Euclid, yang berjudul Elements
menjadi salah satu karya awal yang diterjemahkan dalam bahasa
Arab.

Matematika modern tadinya dianggap dikembangkan oleh


seorang Italia bernama Fibonacci, hingga akhirnya diketahui
bahwa semua itu dia pelajari dari para ahli matematika Arab.
Para sarjana Arab, terutama Al-Khawarizmi, juga
mengembangkan sistem angka-angka 0, 1, hingga 9 yang didapat
dari India. Ahli matematika, Al-Battani, berhasil membangun
dasar dari trigonometri modern, dengan nilai-nilai sinus, kosinus,
tangen, dan kotangen.

Al-Khawarizmi hidup di Bagdad pada masa khalifah Al-


Ma’mun, yang banyak dikenal sebagai zaman keemasan Islam.
Dia bekerja sebagai ilmuwan utama di pusat ilmu pengetahuan
http://facebook.com/indonesiapustaka

Bait Al-Hikmah dan dianggap sebagai salah satu tokoh besar


dalam ilmu matematika modern.

Karya besarnya berjudul Kitab Al-Jabr wa Al-Muqabilah (Buku


tentang Integrasi dan Persamaan) yang berisi pengembangannya
pada rumus-rumus persamaan linear dan kuadrat juga kalkulasi
integral. Dari buku inilah muncul kata yang kemudian digunakan
dalam bahasa Inggris, Algebra. Sistem angka 0-9 sebenarnya
adalah angka yang pertama kali dikembangkan di India. Para
pedagang India kemudian membawanya ke Bagdad. Angka-
angka ini lalu dianalisis dan disebarluaskan melalui bukunya,
Kalkulasi dengan Angka-Angka Hindu. Melalui buku ini, angka-
angka itu tersebar ke seluruh dunia Islam lalu ke Eropa dan
dikenal sebagai angka-angka arab.

Selain matematika, Al-Khawarizmi juga ahli ilmu astronomi dan


geografi. Dia bersama para ahli geografi Bayt Al-Hikmah
pernah menyusun peta dunia pada tahun 830. Dia bahkan
pernah menulis buku tentang teori seni musik.

Karya-karya Al-Khawarizmi kemudian banyak dipelajari oleh


para ilmuwan awal Eropa menjelang masa Renaisans, seperti
Fibonacci dari Italia (pusat Renaisans nantinya), Gerard of
Cremona, dan Adelard of Bath dari Inggris. Melalui
penerjemahan ini, sistem matematika yang lebih modern dan
lebih simpel mulai menyebar ke seluruh Eropa menggantikan
angka-angka Romawi yang sebelumnya digunakan. Berkat
buku-buku itu, para pedagang Italia sudah menggunakan angka-
angka desimal seperti yang kita pakai sekarang sejak abad ke-
14. Buku Al-Jabr juga dipelajari secara luas di universitas-
universitas utama Eropa hingga abad ke-16.
http://facebook.com/indonesiapustaka

***

Aritmetika adalah persamaan sederhana hanya dengan angka-


angka, seperti 1 + 2 = 3.
Aljabar (Algebra dalam bahasa Inggris berasal dari kata Al-jabr)
adalah persamaan dengan notasi simbol seperti x, y, z, misalnya
2x + 4 = 8, termasuk juga yang menggunakan nilai-nilai kuadrat
seperti x² + 3x = 25.

Algoritme (Algorithm berasal dari nama Al-Khawarizmi) adalah


sebuah set jalur atau prosedur seperti dalam flow chart, yang
harus diikuti untuk dapat menilai keputusan dalam pemecahan
masalah tertentu. Sistem ini juga digunakan dalam penciptaan
program komputer.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Ibn Sina, Anak Genius dan Pencipta Ilmu Kedokteran Modern

“ Ibn Sina is the most famous scientist of Islam, and one of the

most famous of all races, places, and times."

George Sarton

Tokoh Amerika dalam bidang sejarah sains

Kita lihat segala kemajuan ilmu kedokteran modern sekarang,


misalnya sebuah pil kecil yang bisa menyembuhkan sakit dengan
seketika, sistem penyembuhan kanker yang mematikan, atau
pengetahuan manusia tentang virus, bakteri, dan kekebalan
tubuh manusia. Semua bermula dari pengembangan ilmu
kedokteran dari seorang dokter Persia yang hidup seribu tahun
lalu. Namanya adalah Ibn Sina.

Ibn Sina adalah seorang tokoh besar dunia. Jika pikiran Newton
menjelajah jauh ke luar angkasa, Ibn Sinalah yang dengan
ketajaman luar biasa menjelajah masuk ke dalam kompleksitas
kesehatan tubuh dan pikiran manusia. Pengaruhnya sangat besar
hingga sekarang. Karya kedokterannya menjadi standar di
http://facebook.com/indonesiapustaka

universitas-universitas utama di Eropa dan tidak tertandingi


selama masa Renaisans hingga 700 tahun lamanya. Ia adalah
salah seorang dari 3 tokoh paling berpengaruh dalam Renaisans,
bersama Aristoteles dan Averroes (Ibn Rusyd). Gambar wajah
Ibn Sina saat ini juga terpampang di aula kehormatan Fakultas
Kedokteran Universitas Paris. Bahkan, ada kawah di bulan yang
diabadikan dengan namanya, Avicenna Crater.

Ibn Sina kecil adalah prodigy, anak genius. Saat umur sepuluh
tahun, ia sudah menguasai penuh Al-Quran dan banyak puisi
Arab klasik. Saking pintarnya, para tetangga sampai dibuat
heran dan terkagum-kagum pada anak kecil itu. Kemudian, ia
belajar dan menguasai macam-macam ilmu kelas berat: hukum,
matematika, aritmatika, fisika bahkan filsafat. Ia juga dengan
tekun membaca buku metafisika Aristoteles yang sangat
kompleks hingga 40 kali supaya bisa memahaminya. Lalu, ia
mulai belajar ilmu pengobatan. Berapa umurnya waktu itu? Tiga
belas tahun. Semua pengetahuan itu ia serap bahkan tanpa
kesulitan yang berarti. Ia sudah mengobati banyak pasien saat
umurnya baru 16 tahun. Ibn Sina kecil memang benar-benar
pembelajar sejati. Ia bahkan tidak mau meminta bayaran atas
pelayanannya. Semua itu ia lakukan semata-mata untuk
membantu orang lain dan mempertajam pengetahuannya.

Umur 18 tahun, kehebatannya sudah menyebar ke mana-mana


sampai ia dipanggil ke istana untuk mengobati Pangeran
Samanid, Nuh Ibn Mansur, yang sedang sakit. Ia berhasil
menyembuhkan pangeran. Atas prestasinya, ia ditanya oleh sang
pangeran, “Hadiah besar apa yang paling kau inginkan?”

Jika ia minta harta kekayaan yang berlimpah-limpah atau emas


http://facebook.com/indonesiapustaka

permata, tentu ia akan mendapatkannya. Lagi pula, ia telah


menyelamatkan nyawa sang pangeran. Akan tetapi, ia hanya
ingin satu hal dari sang pangeran. Ibn Sina minta diizinkan untuk
bisa belajar di perpustakaan pribadi sang pangeran yang sangat
besar. Tentu saja, sang pangeran dengan senang hati
mengizinkannya. Ibn Sina pun dengan gembira menghabiskan
waktunya di perpustakaan kerajaan itu dan membaca sepuas-
puasnya.

Ibn Sina juga adalah seorang polymath, yang berarti seorang


yang sangat cerdas dan mampu menguasai beberapa macam
ilmu sekaligus. Ibn Sina menguasai ilmu kedokteran, filsafat,
psikologi, matematika, fisika, astronomi, logika, etika, dan banyak
lainnya. Ia belajar dengan kecepatan dan keluasan yang luar
biasa. Contoh-contoh polymath lainnya adalah Aristoteles, Ibn
Rusyd, Al-Razi, Leonardo da Vinci, Isaac Newton, juga salah
seorang tokoh besar Revolusi Amerika, Benjamin Franklin.

Ibn Sina menghasilkan banyak karya besar dalam berbagai


bidang, tetapi karya terbesarnya memang dalam bidang
kedokteran. Dari sejak muda, ia telah membaca karya-karya
Yunani klasik seperti dari Galen dan Hipokrates. Salah satu
karyanya yang terkenal adalah Kitab Al-Shifa (The Book of
Healing, Buku tentang Penyembuhan).

Bukunya Al-Qanun Al-Tibb, The Canon of Medicine, kemudian


menjadi fenomena di dunia sains. Buku itu adalah satu-satunya
karya kedokteran terbesar dalam sejarah umat manusia. Buku
tersebut adalah mahakarya yang sangat kompleks, sangat luas,
dan begitu efektif sehingga di Eropa tidak tergantikan selama
http://facebook.com/indonesiapustaka

700 tahun. Isinya mencakup sistem kesehatan manusia,


kebersihan, anatomi, ratusan penyakit, penyebab dan
penyembuhannya, termasuk tuberkulosis, radang otak, demam,
diabetes, dan masih banyak lainnya. Tidak ada karya orang lain,
termasuk karya ahli-ahli paling brilian dalam kedokteran modern,
yang sanggup menyamainya. Buku ini pada masa Renaisans
Eropa nantinya akan diterjemahkan pertama kali oleh Gerard of
Cremona dan kemudian menyebar dengan cepat ke seluruh
Eropa.

Selama hidupnya, Ibn Sina telah menulis buku dalam jumlah dan
keluasan ilmu yang nyaris tidak terbayangkan. Eropa ratus lima
puluh buah buku dengan subjek mulai dari pengobatan, filsafat,
hingga buku kumpulan sajak yang indah telah ia hasilkan. Ia
memang adalah salah satu orang paling genius dalam sejarah.

“‘Canon’ was a medical bible for a longer period than any other
work. It stands for the epitome of all precedent development,
the final codification of all Graeco-Arabic medicine.” Sir William
Osler “The Evolution of Modern Medicine”, 1913. Ia adalah
profesor pertama di universitas kedokteran Johns Hopkins. Di
Barat, ia banyak dianggap sebagai “Bapak Kedokteran
Modern”. Ia sendiri menganggap Bapak Ilmu Kedokteran
Modern adalah Ibn Sina (lihat Wikipedia.org, William Osler) .
http://facebook.com/indonesiapustaka
Rumah Sakit Islam yang Menyenangkan

Rumah sakit di kota-kota Islam saat itu benar-benar


menunjukkan keunggulan peradaban Islam. Rumah sakit di
Bagdad dan Cordoba adalah rumah sakit modern yang jauh
berbeda dengan di Eropa yang masih primitif. Di rumah sakit
Bagdad dan Cordoba, para pasien dilayani oleh dokter-dokter
ahli dengan metode kedokteran yang saintifik. Mereka yang
harus rawat inap ditempatkan dalam ruangan yang bersih dan
nyaman. Air bersih mengalir dengan lancar sepanjang waktu.
Pada masa Harun Al-Rasyid, setidaknya ada 800 orang dokter
yang menguasai ilmu kedokteran modern. Ada beberapa rumah
sakit besar pada masa Abbasiyah, yaitu di Bagdad, rumah sakit
Al-Nuri, rumah sakit Al-Mashuri di Kairo, dan rumah sakit di
Marrakesh.

Para pasien juga tidak perlu membayar apa pun. Pemeriksaan


dokter, obat, atau penginapan semua diberikan gratis. Malah, jika
sakitnya lumayan parah dan harus menginap, para pasien akan
diberikan makanan yang sehat lalu diberi uang untuk keperluan
sehari-hari hingga mereka bisa kembali bekerja.

“Para pasien yang tidak bisa tidur bisa menyenangkan dirinya


dengan menyimak kisah-kisah yang diceritakan tukang dongeng.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Bagi pasien yang sudah sembuh, dipertunjukkan komedi dan


tarian-tarian desa. Tukang azan mengalunkan suara-suara pujian
yang indah dan lembut untuk meringankan penderitaan pasien
yang dijemukan oleh keadaan mereka yang tidak dapat tidur dan
terlalu lama mendekam di rumah sakit.” DR. Musthafa Husni
Al-Siba’I “Khazanah Peradaban Islam”, tentang rumah sakit
besar Al-Mashuri di Kairo.

Tidak ada takhayul dalam ilmu kedokteran Islam masa itu. Tidak
ada orang yang sakit kerena dirasuki makhluk gaib. Semua
masalah kesehatan manusia diketahui dari diagnosis yang
berdasarkan eksperimen dan pengembangan ilmu selama
ratusan tahun. Literatur yang menjadi pegangan berasal dari
buku-buku Galen dan Hipokrates yang sangat ilmiah.

Ruangan-ruangan dipisahkan secara khusus berdasarkan


penyakit. Ada ruang untuk penderita demam, diare, penyakit
mata, ada ruang untuk operasi bahkan untuk yang sedang
mengalami gangguan jiwa. Di setiap rumah sakit juga ada
perpustakaan yang sangat lengkap dan bisa dibaca oleh dokter
dan para mahasiswa kedokteran.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Andalusia Spanyol, Taman Dunia yang Indah

Pasukan Muslim Umayyah di bawah pimpinan Tariq bin Ziyad


berhasil menguasai Spanyol pada 711. Nama Spanyol kemudian
mereka ubah menjadi Al-Andalus atau Andalusia. Ketika di
jazirah Arab khalifah Abbasiyah merebut kekuasan dari
Umayyah pada 750, Abdurahman I melarikan diri ke Andalusia
dan menjadi penguasa di sana.

Sewaktu mulai memerintah, Abdurahman baru berusia 20 tahun.


Masa-masa pemerintahannya diwarnai dengan usaha-usaha
untuk menstabilkan situasi politik di sana. Ia memerintah dengan
adil dan bijaksana sehingga Andalusia pun mulai berkembang.

Cordoba mencapai puncak kegemilangan pada abad ke-10,


masa pemerintahan Abdurahman III. Abdurahman III juga
mulai berkuasa pada usia muda, 23 tahun. Karena kemampuan
Abdurahman III yang tinggi dalam memerintah, Cordoba
berkembang menjadi kota terbesar di Eropa berpenduduk
500.000 orang. Sedangkan pada masa itu, Paris masih hanya
kota kecil berpenduduk 30.000 orang. Masjid-masjid di sana
berjumlah 700 buah. Gedung-gedung berjumlah sekitar 60.000.
Perpustakaan umum sangat banyak, berjumlah 70 buah dan
beberapa di antaranya mempunyai buku hingga 500.000
http://facebook.com/indonesiapustaka

banyaknya. Toko-toko yang menjual buku tidak dapat dihitung


lagi banyaknya.

Cordoba adalah kota taman yang indah. Tanaman dan bunga-


bunga diimpor dari berbagai penjuru dunia. Di beberapa tempat
juga ada air mancur yang membuat udara menjadi lebih segar.
Bagi orang-orang di sana, sangat menyenangkan untuk
bersantai-santai di taman-taman yang indah itu. Seperti halnya di
Bagdad, fasilitas publik di Cordoba sangat lengkap dan tertata
rapi. Jalan-jalan panjang dengan ubin yang rapi dan diterangi
lampu saat malam hari. Kota itu juga dijaga siang malam oleh
penjaga-penjaga keamanan profesional. Ini adalah pertama
kalinya dalam sejarah Eropa ada jalan-jalan yang diterangi saat
malam hari.

Istana Al-Hambra adalah keindahan yang tiada taranya. Orang-


orang Eropa hanya bisa bermimpi punya gedung seindah itu.
Istana itu sangat luas dan arsitekturnya sangat indah. Di
dalamnya terdapat taman-taman hijau dan kolam-kolam air yang
membuat suasananya jadi menyegarkan.

Masyarakat di sana sangat toleran. Orang-orang Kristen dan


Yahudi bisa hidup dengan tenang dan damai. Mereka bebas
menjalankan agamanya. Mereka juga bebas berusaha,
berdagang, atau mengembangkan ilmu. Tidak ada kota lain di
Eropa yang mempunyai suasana damai seperti ini.

Andalusia juga menjadi kota terkaya di Eropa. Malah jauh lebih


kaya dari kota mana pun di Eropa. Tidak ada yang mampu
menandinginya, kecuali Bagdad di Arabia dan Konstantinopel.
Perekonomian sangat maju. Sistem irigasi yang modern juga
http://facebook.com/indonesiapustaka

telah digunakan di sana. Produk-produk pertanian, seperti beras,


jeruk, tebu, kapas, dan lainnya dijual ke seluruh Eropa. Mereka
juga memproduksi minyak zaitun dalam jumlah besar.

Industri tekstil juga menjadi industri terpenting di Andalusia. Ahli


tenun di Cordoba saja mencapai 13.000 orang. Hasil tekstil dan
sutra dari sana begitu baik sehingga raja-raja Eropa, seperti
Roger II dan Frederick II suka membanggakan pakaian-pakaian
mereka yang bergaya Arab. Orang-orang Muslim juga
menguasai ilmu membuat kertas dan barang-barang dari gelas.
Saat itu, belum ada orang Eropa yang tahu dari apa kertas
dibuat.

Kota lain di Andalusia, Toledo, sangat terkenal dengan industri


militernya, terutama perlengkapan-perlengkapan dari baja,
seperti pedang, baju besi, dan topi pelindung. Baja yang
digunakan pada pedang Toledo adalah baja paling kuat di Eropa.
Raja-raja Eropa jika ingin mempunyai pedang khusus yang bisa
dibanggakan, mereka akan memesannya di Toledo.

Ilmu juga berkembang. Ilmu kedokteran, matematika, astronomi,


sejarah, dan filsafat semuanya maju dengan signifikan. Sarjana-
sarjana di sana banyak yang belajar di luar negeri, tidak hanya di
Bagdad, tetapi juga sampai ke Cina. Para intelektual dari
Bagdad atau Mesir juga banyak yang diundang untuk mengajar
di Toledo. Penerus Abdurahman III, Al-Hakam II dikenal
karena cintanya yang besar pada ilmu. Ia mempunyai
perpustakaan pribadi dengan 400.000 buku terbaik yang dicari
dari seluruh dunia. Ia bahkan pernah mengirimkan orang-
orangnya secara khusus untuk mendapatkan buku edisi awal Al-
http://facebook.com/indonesiapustaka

Aghani dengan membayar pengarangnya sebesar 1.000 dinar.


Penerjemahan buku-buku Yunani ke dalam bahasa Arab juga
dilakukan secara sistematis. Pada masa pemerintahan Al-
Hakam II, ilmu pengetahuan Cordoba telah mampu menyaingi
kemajuan Bagdad. Kertas dan buku mempunyai peranan besar
atas kemajuan ilmu pengetahuan Andalusia. Di Andalusia, hidup
ilmuwan-ilmuwan besar seperti Ibn Rusyd, Ibn Batutta, Ibn Al-
Nafis, dan Ibn Khaldun.

Di Andalusia, kurang lebih ada 80 sekolah dan 50 rumah sakit.


Universitas yang didirikan di sana di antaranya adalah
Universitas Cordoba, Seville, Malaga, Granada, dan Salamanca.
Toledo juga menjadi pusat ilmu pengetahuan. Kota-kota ini
adalah pusat ilmu pengetahuan terbaik di seluruh Eropa. Banyak
orang Kristen Eropa yang belajar di sana. Ilmuilmu yang mereka
pelajari utamanya adalah kedokteran, matematika, dan filsafat.
Di sinilah pertama kali orang-orang Eropa mulai belajar ilmu-
ilmu yang maju.
http://facebook.com/indonesiapustaka
The Great Philosopher,

Ibn Rusyd dan Al-Ghazali

Kedua orang ini adalah raksasa dalam ilmu filsafat dunia.


Pemikiran-pemikirannya memiliki pengaruh besar, tidak saja
dalam dunia Islam, tetapi juga dalam dunia Eropa yang akan
segera bangkit.

Ibn Rusyd adalah tokoh intelektual besar yang sangat


berpengaruh bahkan di dunia Kristen. Ia dikenal sebagai
seseorang yang berhasil memberikan rasionalitas yang tajam
kepada ajaran-ajaran agama yang sering kali dirasa terlalu
abstrak. Ia lahir di Cordoba pada 1198.

Ibn Rusyd dikenal di Barat sebagai Averroes, sang penerjemah


karya-karya besar Aristoteles, The Great Commentator of The
Philosopher. Di Barat, Ibn Rusyd sama besarnya dengan
Aristoteles. Pikiran-pikirannya di Eropa diterjemahkan ke dalam
bahasa Latin dan akhirnya sangat memengaruhi gerakan besar
skolastisme, termasuk pada Thomas Aquinas, salah seorang
pembaru terbesar dalam sejarah gereja Katolik.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Karya-karya Aristoteles sendiri sudah nyaris hilang dari


peradaban Barat. Jika bukan karena Ibn Rusyd, karya-karya itu
mungkin akan hilang selamalamanya. Akan tetapi, berkat
penerjemahan karya-karyanya, pemikiran-pemikiran Aristoteles
yang logis dan rasional mulai berkembang di Eropa dan bahkan
dikembangkan secara khusus di Universitas Paris.

Hasil karya Ibn Rusyd yang paling terkenal adalah buku Tahafut
Al-Tahafut, “Ketidakjelasan dari Ketidakjelasan”. Ini adalah
tanggapan dan sindiran atas karya Al-Ghazali yang tajam
“Ketidakjelasan para Filsuf”. Kaum rasional, termasuk Ibn
Rusyd, berusaha membuat agama lebih jelas dan masuk akal.
Beberapa hal dibahas dengan intensif. Misalnya, dapatkah
Tuhan dibuktikan secara rasional? Beberapa orang merasa
Tuhan harus diperjelas keberadaannya untuk memperkuat
agama itu sendiri agar agama lebih mudah ditanamkan. Yang
lain berpikir bahwa kita harus menerima agama apa adanya
sesuai dengan wahyu yang telah dikirimkan lewat para rasul.
Manusia harus menerima Tuhan dengan kesederhanaan iman,
faith. Masalahnya adalah bagaimana menanamkan iman yang
tulus kepada orang-orang kritis yang tidak percaya? Jika tidak
ada dasar alasan yang rasional, ini bisa menimbulkan keraguan.

“The Omnipotence Paradox“

“Bisakah Tuhan menciptakan batu yang sebegitu besar dan


beratnya sehingga Dia sendiri tidak akan mampu
mengangkatnya?“
http://facebook.com/indonesiapustaka

Omnipotence adalah ke-MahaKuasaan. Biasanya ke-


MahaKuasaan dianggap sebagai atribut dari Tuhan, yang
mempunyai Kemampuan untuk melakukan atau menciptakan
apapun. Akan tetapi, Ibn Rusyd “ kebetulan” memikirkan
kontradiksi dari hal ini dan berusaha mencari pemecahannya. Ini
menyangkut kemampuan Tuhan menciptakan sesuatu yang tidak
logis, seperti mampukah Tuhan membuat segitiga yang sudut
dalamnya bisa tidak berjumlah 180 derajat (jumlah sudut dalam
segitiga selalu bernilai 180 derajat). Atau yang lebih populer di
Barat nantinya, yaitu pertanyaan “batu” di atas.

Al-Ghazali juga adalah seorang intelektual yang sangat


berpengaruh, termasuk di Eropa. Ia berpendapat bahwa agama
justru akan sangat berbahaya jika dianalisis terlalu dalam. Ia
menjelaskan bahwa manusia perlu menerima ajaran agama
dengan kesederhanaan iman demi kebaikan manusia itu sendiri.
Al-Ghazali memang hidup pada masa pemikiran-pemikiran
Yunani yang rasional diagung-agungkan oleh banyak kaum filsuf.
Akan tetapi, rasionalitas yang membutuhkan pembuktian nyata
sering kali membuat ajaran agama yang hanya berdasarkan
wahyu terlihat sulit diterima akal. Bagi Al-Ghazali,
perkembangan ini akan berbahaya bagi agama dan membawa
manusia menuju kekafiran.

Apa itu ilmu yang rasional, apa itu wahyu, apakah rasionalitas
akan menggeser wahyu karena wahyu tidak bisa dibuktikan
secara kasatmata? Apakah rasionalitas manusia pada akhirnya
akan menghancurkan agama? Kedua pemikiran ini bertabrakan
dengan keras di dunia Islam saat itu. Sayangnya, konservatisme
yang ekstrem, bukan yang moderat, yang akhirnya menang.
Kalau konservatisme moderat yang menang, mungkin
http://facebook.com/indonesiapustaka

rasionalitas tidak akan mati di dunia Islam. Akan tetapi, karena


yang ekstrem yang menang, rasionalisme dihabisi di dunia Islam.
Akibatnya, Ibn Rusyd sempat terusir. Buku-bukunya, juga buku-
buku Ibn Sina, dibakar habis. Semua orang Islam beramai-ramai
menjauhi ilmu-ilmu duniawi. Tidak ada lagi ilmu pengetahuan
hebat, semuanya telah berakhir.

Sayangnya, ini adalah masa-masa yang paling kritis dalam


sejarah Islam dan dunia. Ini adalah masa saat ilmu pengetahuan
Islam yang maju mulai diragukan, mendapat perlawanan, dan
akhirnya mengalami kemunduran besar-besaran. Sedangkan,
orang-orang Eropa yang justru belajar dari orang Islam malah
menyerap rasionalitas dari kedua intelektual hebat ini dengan
penuh semangat dan mulai bangkit.
http://facebook.com/indonesiapustaka
The Laffer Curve

Amerika pada 1980-an. The Laffer Curve adalah teori pajak


optimum yang dipopulerkan oleh ekonom Arthur Laffer pada
masa resesi Amerika awal 1980-an. Teori ini menunjukkan
bahwa rate pajak yang ditarik pemerintah memiliki titik optimum,
yang jika dilampaui justru akan membuat penghasilan pajak
secara total malah berkurang. Intinya, pemerintah tidak bisa
meningkatkan pajak seenaknya dan perlu mempertimbangkan
pengurangan tingkat pajak yang justru bisa lebih mendorong
ekonomi dan meningkatkan pemasukan. Teori ini digunakan
pada masa pemerintahan Reagan, yang atas saran Laffer
akhirnya mengeluarkan kebijakan memberikan potongan pajak
untuk mendorong laju produksi.

Laffer menyatakan bahwa pemikiran ini dipengaruhi oleh


ilmuwan dan ahli ekonomi Muslim abad ke-14, Ibn Khaldun.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Ibn Khaldun, Bapak Ilmu Sosial

“ Ibn Khaldun is the greatest historian of the Arabs and perhaps


the greatest historical thinker of the Middle Ages.”
Prof Bernard Lewis
Tokoh sejarawan Amerika dari Princeton University.

Ibn Khaldun lahir di Tunisia, Afrika. Keluarganya melarikan diri


dari Seville setelah terjadinya reconquista, penaklukan kembali
Spanyol oleh kerajaan Kristen. Ibn Khaldun adalah tokoh besar
dalam bidang sosiologi, sejarah, dan ekonomi dunia. Ia termasuk
orang pertama yang menganalisis masalah-masalah manusia
dalam aspek sosiologis ekonomi, lingkungan, budaya, agama,
politik, dan sejarahnya secara sains dan komprehensif.

Dalam bidang ekonomi, ia telah memiliki pandangan-pandangan


maju yang sangat berguna dalam membangun sebuah ekonomi
yang makmur. Di antaranya adalah tentang teori perpajakan
optimum yang telah dijelaskan sekilas di atas. Ibn Khaldun juga
menjelaskan tentang hubungan antara pendidikan, kemajuan
kualitas sumber daya manusia, dan keunggulan ekonomi. Dalam
dunia Islam sebelumnya, hubungan antara kemakmuran ekonomi
dan keunggulannya dalam ilmu pengetahuan sangat erat.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Ibn Khaldun percaya bahwa moral memiliki pengaruh pada


ekonomi. Ia melihat longgarnya nilai-nilai moral dan kemewahan
yang berlebihan telah menimbulkan nafsu ingin kaya yang tidak
terkendali dan akhirnya mendorong korupsi. Para penguasa yang
suka bermewah-mewahan juga akan cenderung menerapkan
pajak yang makin tinggi pada rakyatnya. Hal ini akan
memiskinkan rakyat, membuat produsen kehilangan semangat
untuk berusaha, dan akhirnya membuat ekonomi mandek. Ini
ada juga hubungannya dengan teori pajak optimum. Sebelum
Adam Smith, ia juga telah menemukan pengaruh perbandingan
permintaan dan penawaran barang terhadap tingkat harga di
pasar.

Akan tetapi, karya terbesar Ibn Khaldun adalah dalam bidang


pengembangan ilmu sejarah. Ia dianggap sebagai salah seorang
sejarahwan terbesar dalam sejarah dunia. Sejarah adalah seperti
sebuah peta ajaib. Sejarah dapat menunjukkan pada manusia
wilayah-wilayah paling maju dan penuh kemakmuran atau
jurang-jurang kehancuran yang harus dihindari. Sejarah juga bisa
menjadi cermin yang dapat menunjukkan kecenderungan masa
depan manusia.

Ibn Khaldun menciptakan peta sejarah itu dengan akurasi dan


objektivitas yang tinggi melalui metode saintifik. Ia menunjukkan
bagaimana sebuah bangsa bisa bangkit atau menuju jurang
kehancuran dengan melihat secara menyeluruh perkembangan-
perkembangan dalam hampir semua aspek kehidupan, ekonomi,
spiritual, politik, dan seterusnya. Ini termuat dalam karya
besarnya, Muqaddimah (1337), yang nantinya diterjemahkan
secara luas di Eropa dalam bahasa latin sebagai “Prolegomena”.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Sebelumnya, perkembangan sejarah hanya dilihat dari sisi


politiknya, siapa yang menguasai bangsa itu, dan bagaimana ia
menjalankan kekuasaannya. Ibn Khaldun juga melihat bahwa
peradaban dalam jangka panjang akan bangkit dan akan runtuh
secara siklikal, naik-turun. Peradaban tidak akan selamanya di
bawah dan juga tidak selamanya di atas karena berbagai faktor.

Ia menulis sejarah dengan kemampuan analisis yang tinggi. Pada


awalan Muqaddimah, ia menunjukkan secara kritis beberapa
kekurangan yang sering dimiliki orang-orang yang mencoba
menulis sejarah. Pertama, secara khusus memihak pada
pandangan tertentu. Kedua, percaya berlebihan pada satu
sumber. Ketiga, gagal memahami maksud sebenarnya dari
sebuah tindakan. Keempat, kesalahan persepsi atas kebenaran.
Kelima, ketidakmampuan melihat konteks peristiwa yang
sebenarnya. Keenam, keinginan untuk dipuji pihak tertentu.
Ketujuh, ketidakmengertian terhadap nilai-nilai atau hukum yang
mendorong perubahan dalam suatu masyarakat.

Hingga kini, banyak pihak, termasuk para sejarahwan Barat


modern, yang menyatakan bahwa Muqaddimah jauh lebih
penting dan lebih kompleks dibandingkan The Prince karya
besar Machiavelli yang banyak diagung-agungkan di Eropa.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Enaknya Jadi Penguasa

Pasti enak jadi penguasa. Apalagi penguasa kekhalifahan besar


yang paling kaya-raya. Dihormati semua orang, punya harta
berlimpah-limpah, bisa melakukan apa pun yang diinginkan.
Membangun istana megah yang membuat iri semua orang,
makan makanan yang lezat, dan tentu saja, wanita-wanita
cantik… Apa pun yang diinginkan atau berapa pun.

Akan tetapi, tidak semudah itu. Negeri yang besar ternyata


masalahnya juga lumayan banyak.

Wilayah kekuasaan Abbasiyah yang luas, rakyatnya yang


berjuta-juta memberikan pemasukan yang tidak terkira
banyaknya, tetapi tentu saja rakyat juga harus dididik,
diperhatikan, dibantu diselesaikan masalah-masalahnya. Begitu
juga penguasa-penguasa di daerah. Mereka semua harus
diperhatikan, harus dibantu, harus dimajukan. Kalau tidak,
mereka bisa menjadi tidak senang dan masalah yang besar akan
timbul.

Masih banyak masalah lainnya. Masalah keamanan yang


mungkin harus dialihkan dari bangsa Arab ke orang-orang Turki,
pertentangan ide antara tokoh-tokoh agama konservatif dengan
http://facebook.com/indonesiapustaka

para filsuf yang makin rumit, perselisihan kaum Sunii dan Syiah
yang tidak pernah selesai, dan banyak lagi. Dan keluarga tentu
juga harus diperhatikan. Anak-anak harus dididik, ditanamkan
kecerdasan, diajarkan Al-Qur’an, nilai-nilai moral sehingga
mereka bisa membuat ayahnya bangga. Jangan sampai mereka
menjadi orang yang tidak baik atau lebih buruk lagi, melawan
orangtuanya sendiri.

“Those who cannot remember the past are condemned, to


repeat it.”George Santayana (1863-1952), Filsuf-penulis buku
Spanyol Hal-hal apa yang akan kembali terulang kalau kita
ternyata tidak belajar dari sejarah?

Khalifah Harun dan Al-Ma’mun adalah para pemimpin yang


penuh dedikasi dalam mengatasi berbagai masalah kekhalifahan.
Akan tetapi, banyak khalifah setelahnya yang merasa semua
urusan ini berlebihan. Akan tetapi, tunggu sebentar. Sebagai
penguasa dari sebuah kerajaan besar yang hebat, pastilah
banyak orang lain yang bisa membantu mengurus semua itu.
Banyak ahli-ahlinya. Ada pejabat-pejabat pemerintahan. Ada
jenderaljenderal yang hebat dan berani. Mereka pasti bisa
mengatasi semua masalah itu. Atau mungkin nantinya akan
hilang dengan sendirinya. Rakyat Bagdad tentu bisa mengurus
dirinya sendiri, begitu juga para pejabat-pejabat pemerintahan.
Mungkin itu yang ada di pikiran banyak khalifah setelah Harun
dan Al-Ma’mun.

Sementara itu, pasti banyak sekali hal di kerajaan yang bisa


membuat penguasa bersenang hati dan lepas dari semua
“kepusingan” itu. Tentu saja bahkan wanita-wanita cantik di
Harem pun perlu diperhatikan kebutuhannya...
http://facebook.com/indonesiapustaka
Kesenangan-Kesenangan 1001 Malam

Istana yang indah, tenang dan sejuk, hiburan musik, tukang


cerita, wanita-wanita cantik, makanan enak, minuman segar,
karpet-karpet Persia yang lembut dan tebal, bantal-bantal yang
besar dan empuk, semuanya sangat enak untuk bersantai
sejenak. Hidup diistana memang benar-benar nyaman dan
menyenangkan. Akan tetapi, ada lagi yang juga menyenangkan,
yaitu membangun istana-istana baru yang lebih megah.

Peradaban Islam dan bangsa Arab adalah bangsa yang unggul.


Para pemimpinnya adalah pemimpin yang unggul. “Paling unggul
diatas bangsa-bangsa lainnya”. Dan keunggulannya itu kan
harus ditunjukkan kepada dunia. Itu bisa dilakukan dengan
membangun istana-istana raksasa yang lebih megah dan lebih
indah bahkan dari istana-istana Romawi. Ini pasti akan membuat
para penguasa lain terkagum-kagum dan iri. Lagi pula kekayaan
kekhalifahan yang berlimpah-limpah memungkinkan semua itu.

Kota dan istana yang megah mulai dibangun sejak masa khalifah
Harun al-Rashid. Lalu dilanjutkan oleh para penerusnya, seperti
Al-Ma’mun. Akan tetapi, yang paling dahsyat mungkin adalah
pada masa Al-Mutawakkil (847-861). Kekayaan kekhalifahan
begitu berlimpah-limpah dan di kota Samarra, 120 km utara
http://facebook.com/indonesiapustaka

Bagdad dia membangun tidak hanya satu atau dua istana besar,
tetapi belasan istana. Al-Mutawakkil juga membangun mesjid
terbesar di dunia di sana. Alangkah menyenangkannya punya
sesuatu yang dikagumi semua orang.

Dan dengan kekayaan dan kekuasaan yang besar seperti itu


pastilah mudah mendapatkan satu hal yang paling diinginkan
semua laki-laki, yaitu wanita. Bukan sembarang wanita tentu
saja, tetapi wanita-wanita tercantik dari seluruh negeri, wanita-
wanita yang menarik hati, cantik rupawan, halus tutur katanya,
dan enak diajak berbincang-bincang. Mereka diberi tempat
istimewa di istana bernama Harem. Mereka tentu saja tidak
keberatan dijadikan simpanan para khalifah. Semua
kebutuhannya terjamin. Makanan enak selalu tersedia, pakaian-
pakaian indah dari sutra Cina yang hanya dimiliki para putri
kerajaan, dan tentu perhiasan emas, permata yang berkilauan,
mutiara, apa pun yang bisa mereka impikan. Adalah biasa bagi
khalifah untuk memiliki harem yang berisi puluhan bahkan
ratusan wanita. Karena jumlahnya sangat banyak, mereka
biasanya juga selalu saling berusaha merebut perhatian sang
khalifah. Walau di sana disediakan pakaian yang indah-indah,
banyak wanita-wanita cantik itu yang merasa tidak perlu
memakai pakaian sama sekali kalau sedang berada di harem.

Kehidupan seksual memang makin lama makin bebas. Bahkan


beberapa budak lelaki Turki, ghilman, yang masih muda,
berwajah tampan dan berkulit putih tidak jarang diberi pakaian-
pakaian yang indah dan wangi-wangian yang seperti wanita.
Mereka dipelihara banyak pejabat yang digunakan untuk
“hubungan-hubungan cinta” yang tidak normal.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Para khalifah yang sangat kaya-raya makin suka hidup berlebih-


lebihan. Sering kali mereka “berlebihan” dalam berbuat baik
pada rakyatnya, membagi-bagikan banyak uang pada saat
perayaan agama atau ulang tahun sang khalifah. Atau
“berlebihan” dalam membangun mesjid-mesjid raksasa seperti
khalifah Al-Mutawakkil.

Akan tetapi, yang lebih sering berlebihan adalah dalam


menikmati kenikmatan hidup. Orang-orang Arab dan Persia
makin suka berpesta pora apalagi saat sedang ada tamu
kerajaan. Makanan-makanan lezat disajikan dalam jumlah yang
tidak habis dimakan 3 hari. Daging kambing muda panggang
yang empuk, lembut dengan aromanya yang gurih merangsang
air liur terhidang di seluruh meja. Buah-buahan segar ”
mengoleksi sampai 4.000 wanita cantik beraneka rupa juga
tersedia. Semua orang bisa makan di sepuasnya sampai
perutnya buncit dan kelelahan. harem miliknya. Para khalifah
juga hanya mau makan menggunakan (Hitti, ”Sejarah piring,
sendok, dan garpu yang dibuat dari emas Ringkas Dunia Arab”).
yang dihiasi batu-batu intan permata. Sambil makan, mereka
dihibur wanita-wanita penari perut dengan busana yang minim
dan menerawang.

Mereka juga tidak minum air biasa. Mereka minum anggur,


khamr. Minuman ini terlarang pada masa Nabi Muhammad
Saw., tetapi saat ini sudah seperti minuman biasa saja. Semua
orang meminumnya, dari khalifah sampai rakyat biasa. Semua
orang suka minum khamr karena bisa membuat mereka senang
dan lupa masalah-masalah mereka. Jadi, setiap kali mereka ada
masalah, mereka tidak perlu memecahkannya, cukup dengan
http://facebook.com/indonesiapustaka

minum dan semua masalah akan “hilang”. Akan tetapi, biasanya


masalah itu justru akan makin besar karena tidak dipecahkan.
Semua Orang Ingin Bersenang-Senang

“ A civilization is not conquered from without, until it is

destroyed,

Will Durant

Semua kenikmatan dunia itu, benar-benar kenikmatan yang


nyaris tidak terbatas. Siapa yang tidak ingin? Akan tetapi,
masalah segera timbul. Semakin dahsyat kenikmatannya,
semakin besar juga keinginan banyak orang untuk
mendapatkannya. Semua orang ingin kaya, ingin berkuasa. Dan
mereka akan berusaha mendapatkannya dengan cara apa pun,
kalau perlu dengan cara yang licik bahkan dengan membunuh.
Keinginan yang terus menumpuk dalam jiwa akhirnya berubah
menjadi sesuatu yang berbahaya, yaitu nafsu. Kehidupan
ekonomi terus berjalan, ilmu pengetahuan terus berkembang,
tetapi perebutan kekuasaan juga makin sering terjadi.

Setelah sang khalifah bijaksana Harun al-Rashid meninggal,


berbagai masalah besar mulai berdatangan di peradaban Islam.
Harun mengangkat anaknya yang satu, Al-Amin menjadi
khalifah dan yang lain, Al-Ma’mun menjadi penguasa gubernur
http://facebook.com/indonesiapustaka

di bagian timur, Khurasan, kota besar yang juga sangat kuat dan
kaya-raya. Al-Amin yang lebih muda 1 tahun diangkat lebih dulu
karena ibunya berasal dari keluarga Abbasiyah, sedangkan ibu
Al-Ma’mun, istri Harun yang lain adalah orang Persia. Bila Al-
Amin wafat, Al-Ma’munlah yang akan menggantikannya
menjadi khalifah. Al-Ma’mun adalah pemuda yang berkarakter
kuat, tapi Al-Amin ternyata tidak berjiwa pemimpin. Al-Amin
lebih suka bersenang-senang dan tidak cerdas, sama sekali tidak
punya kemampuan untuk mengurus negeri sebesar itu.

Akan tetapi, Al-Amin tidak mau kehilangan kekuasaan dan


semua “kebahagiaannya”. Ia akan mempertahankannya dengan
cara apapun. Kalau perlu ia akan menghabisi saudaranya itu,
saudaranya sendiri. Kenikmatan dunia dan kekuasaan memang
bisa membuat manusia kehilangan akalnya. Lalu Al-Amin
dengan liciknya mengangkat anaknya sendiri untuk menjadi
putra mahkota yang akan menggantikannya nanti. Tentu saja ini
segera memancing kemarahan Al-Ma’mun. Perang saudara
sempat terjadi dan dimenangkan Al-Ma’mun. Al-Amin
ditangkap dan dipenggal kepalanya.

Pada masa Al-Mu’tashim (833-842, penerus dan saudara Al-


Ma’mun), kebanyakan rakyat Bagdad yang sudah makmur tidak
lagi bersemangat untuk berperang. Mereka lebih suka
berdagang dan menikmati hidup. Untuk itu, masalah keamanan
dan kemiliteran diberikan pada kelompok baru, orang-orang
Turki. Orang-orang Arab dan Persia sering kali memandang
rendah orang-orang Turki, jadi untuk urusan-urusan yang hanya
mengandalkan otot, bukan otak, lebih baik diserahkan pada
mereka saja. Orang-orang Turki itu diberi latihan ketentaraan
dan dipersenjatai. Dan kekuatan mereka terus diperbesar...
http://facebook.com/indonesiapustaka

Masalah mulai timbul. Di masa Al-Watiq (842-847), anak Al-


Mu’tashim, jumlah pasukan Turki yang terus bertambah telah
menimbulkan rasa kuatir di hati banyak orang Arab dan Persia.
Orang-orang Turki juga merasakan hawa permusuhan ini. Akan
tetapi, mereka juga sadar, kekuatan mereka telah makin
bertambah. “Kita bisa mendapatkan semua kekuasaan itu”,
begitu mungkin pikir mereka. Suatu hari nanti, mereka bisa
menjadi penguasa di negeri ini, menyingkirkan semua orang
“sombong” yang berkuasa sekarang, dan akhirnya menikmati
semua kekuasaan besar itu, uang, harta, wanita.

Kerusakan besar mulai terjadi sejak masa Al-Mutawakkil,


saudara Al-Watiq. Masa ini benar-benar awal musibah bagi
peradaban Islam. Al-Mutawakkil adalah khalifah yang tidak
terlalu pintar, tetapi ia selalu ingin dianggap pintar. Untuk itu, ia
lumayan banyak membantu perkembangan ilmu, terutama
memberikan sumbangan yang besar jumlahnya untuk Bayt al-
Hikmah. Ilmu pengetahuan Islam tetap berkembang pesat pada
masanya. Akan tetapi, kesukaannya yang sesungguhnya
hanyalah menikmati kesenangan-kesenangan dunia, membangun
gedung-gedung yang megah, dan main perempuan.

Al-Mutawakkil adalah penguasa yang tidak toleran. Di masanya,


tekanan terhadap kaum Syiah menjadi hebat. Makam salah satu
imam Syiah yang dihormati, Imam Husain bin Ali diratakan
dengan tanah atas perintahnya. Para pengikut Syiah juga dicoba
dihabisi, dipenggal kepalanya bahkan dikubur hidup-hidup.
Pokoknya Al-Mutawakkil mau hanya ada “1” Islam di dunia,
Islam menurut pandangannya sendiri. Dia juga, tidak seperti
http://facebook.com/indonesiapustaka

kebanyakan khalifah sebelumnya justru anti terhadap gerakan


Muktazillah yang rasional. Tidak hanya itu, ia juga bahkan
memusuhi orang-orang Kristen dan Yahudi.

Al-Mutawakkil juga semakin bergantung pada tentara-tentara


Turki, walaupun ia masih mampu mengendalikannya. Akan
tetapi, ia tidak mampu menangani orang-orang Turki dengan
bijaksana. Ia bahkan pernah membunuh seorang panglima Turki
yang tidak disukainya. Dan tentu saja orang-orang Turki terus
mencari jalan untuk menyingkirkannya.

Malang benar nasib Al-Mutawakkil, karena terlalu sibuk sendiri,


sibuk bersenang-senang, sibuk membangun istana-istananya, dan
mengurus wanita-wanita simpanannya, ia juga menjadi jauh dari
anaknya sendiri, Al-Muntasir. Anaknya itu sudah hampir seperti
tidak mengenalnya. Dan harapan-harapannya pada seorang
ayah yang memberinya perhatian dan kasih sayang tidak pernah
terpenuhi. “Kenapa ayah lebih memikirkan istanaistananya?
Kenapa ayah selalu menghabiskan waktu di harem dan tidak
bersamaku? Apakah ada yang kurang dengan diriku?” Ini
berlangsung selama bertahun-tahun, dari kecil sampai ia
dewasa. Lama-lama Al-Muntasir mulai membenci ayahnya.

Akhirnya, pada Desember 861, Al-Mutawakkil dibunuh seorang


tentara Turki yang berkomplot ingin merebut kekuasaan.
Nasibnya makin tragis, karena banyak yang percaya orang Turki
itu hanyalah orang suruhan anaknya sendiri, Al-Muntasir yang
telah jauh dari ayahnya itu.

Setelah matinya Al-Mutawakkil, kekuasaan dinasti Abbasiyah


http://facebook.com/indonesiapustaka

akhirnya tidak lagi berada di tangan orang-orang Arab dan


Persia. Orang-orang Turki sudah berhasil merebutnya. Posisi
khalifah tetap ada karena dianggap sakral, tetapi tidak lebih dari
sekedar penguasa boneka yang dikendalikan orang-orang Turki.
Sejak abad ke 9, awal kerusakan Bagdad sebenarnya sudah
mulai terlihat. Pemimpin-pemimpinnya tidak sekuat di masa
Harun dan Al-Ma’mun. Para khalifahnya yang suka bermewah-
mewahan juga membawa masalah besar lain. Semua pejabat
dibawahnya makin tidak mampu menahan diri. Mereka juga
ingin kaya, bergelimang uang, dan harta. Kalau perlu, didapat
dengan cara apa pun tidak perlu yang halal. Kemudian,
berkembanglah penyakit peradaban yang paling berbahaya,
korupsi. Semakin lama semakin parah. Al-Mutawakkil menjadi
khalifah terakhir Bagdad yang keuangannya nyaris tidak
terbatas. Karena penguasa pusat suka bermewah-mewahan,
para penguasa daerah pun ingin hidup seperti itu, juga semua
rakyatnya. Kemewahan yang berlebihan ditambah korupsi
membuat keuangan Bagdad mengalami penurunan. (Walaupun
begitu, karena jalur perdagangannya yang luas dan industrinya
yang maju, peradaban Islam tetap saja masih jauh lebih makmur
daripada Eropa saat itu).
http://facebook.com/indonesiapustaka
Penguasa-Penguasa Daerah Mulai Berani Melepaskan Diri

Para penguasa daerah melihat para khalifah Bagdad makin


lemah dan tidak pantas menjadi pemimpin mereka. Jadi mereka
berpikir, mengapa tidak mereka berkuasa sendiri saja? Mereka
juga ingin berkuasa dan menjadi raja. Akhirnya banyak yang
mulai berani melepaskan diri dari kekuasaan Bagdad. Dan
mereka juga tidak mau lagi membayar upeti pada Bagdad.

Khalifah Ummayah di Andalusia Spanyol sudah tidak lagi


mengakui kekuasaaan Bagdad sejak 755. Kemudian, di Afrika
Utara, Dinasti Idrisiyah dan Aghlabiyyah juga melepaskan diri
sejak akhir abad 8. Bangsa-bangsa Persia juga ada yang
memerdekakan diri misalnya Samaniyah di Iran Timur dan
Dinasti Buwaih (932-1055).

Kasihan Bagdad. Tidak saja wilayah kekuasaannya mulai hilang


satu persatu, tetapi bangsa-bangsa yang melepaskan diri itu ada
juga yang menjadi kuat dan bahkan bisa merebut Bagdad.
Setelah orang-orang Turki, pada masa khalifah Al-Mustakfi
(944-946) Dinasti Buwaih dari Persia semakin besar kekuatan
militernya. Lama-lama mereka juga mulai mengincar Bagdad.

Karena kekacauan politik yang terjadi di Bagdad dan juga


http://facebook.com/indonesiapustaka

karena kemampuan militer kaum Buwaih yang unggul akhirnya


mereka berhasil mendapat apa yang mereka impikan, yaitu
merebut kekuasaan Abbasiyah dari orang Turki. Khalifah sendiri
tetap memegang kekuasaannya walaupun sebatas simbol. Akan
tetapi, orang-orang Buwaih kuatir Al-Mustakfi akan berkomplot
dengan orang-orang Turki untuk kembali merebut kekuasaan.
Sang khalifah terpaksa menerima nasibnya, ia dibutakan kedua
matanya dan diasingkan. Kaum Buwaih menguasai dinasti
Abbasiyah selama 100 tahun, dari tahun 945-1055, sampai
akhirnya orang-orang Turki merebutnya kembali. (Masa Buwaih
ini, yang merupakan turunan dari peradaban Persia yang unggul,
diwarnai dengan makin berkembangnya ilmu pengetahuan
Islam.)

Sejak awal abad 10, di Mesir, Dinasti Fathimiyah melepaskan


diri dari kekhalifahan Bagdad. Nantinya dinasti Mesir ini akan
dijatuhkan oleh pendiri Dinasti Ayyubid yang namanya akan
dikenal seluruh dunia. Orang itu adalah Saladin. Pada tahun 962,
Dinasti Ghaznawiyah di Afghanistan juga memerdekakan diri
dari Bagdad. Dinasti ini dikenal sebagai dinasti yang berhasil
menyebarkan Islam di India yang kebanyakan beragama Hindu.

Setelah 1 abad dikuasai oleh kaum Buwaih Persia, Bagdad


kembali direbut oleh orang-orang Turki dari Dinasti Seljuk
Agung (1055). Baru pada tahun 1127 khalifah Abbasiyah
akhirnya bisa melepaskan diri dari kekuasaan Turki dan Persia,
tetapi kekuasaannya sudah hanya tinggal di Bagdad saja.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Rasionalisme Vs Konservatisme, Kemunduran Ilmu dan
Rasionalitas

“Apakah Tuhan bisa dibuktikan secara ilmu pengetahuan?

Apakah ilmu pengetahuan yang empiris justru akan menciptakan


kekafiran?

Menjauhkan manusia dari agama?

Apakah ilmu pengetahuan itu, berbahaya?”

Kemajuan ilmu pengetahuan dan pemikiran filsafat di peradaban


Islam memang sangat dahsyat. Akan tetapi, masalahnya
pemikiran yang maju ini harus bertabrakan dengan pemikiran-
pemikiran yang lebih konservatif dan pemecahannya ternyata
sulit ditemukan.

Pada masa Al-Ma’mun (813-833), mulai berkembang pemikiran


Muktazilah. Mereka berpikiran rasional dengan dasar rujukan
filsafat Yunani, tetapi beberapa di antaranya sangat ekstrem. Di
sisi lain, ada para ulama yang berpikiran konservatif. Mereka
takut kesucian agama dinodai oleh eksplorasi rasionalitas dan
pertanyaan-pertanyaan kaum Muktazilah yang bisa menjadi
seakan-akan mempertanyakan agama.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Kaum Muktazilah memaksakan rasionalitas dari masalah-


masalah yang terbukti tidak bisa dirasionalkan, yang di luar
jangkauan akal, seperti karakter Tuhan, kemahklukan Al-Quran,
atau kehidupan setelah mati. Mereka sebenarnya bertujuan baik,
yaitu memperkuat dasar-dasar rasio agama sehingga agama
menjadi lebih mudah diterima akal. Akan tetapi, karena
rasionalitasnya sering kali tidak ditemukan, kaum yang
konservatif menganggap eksplorasi kaum Muktazilah ini bisa
membahayakan agama. Mungkin yang ditakuti adalah seperti
masyarakat modern Barat sekarang (abad 20-21) yang rasional,
tetapi justru jauh dari nilai-nilai spiritual.

Karena sama-sama memaksakan pendapatnya, perbedaaan ini


menimbulkan pertengkaran yang pahit dan berkepanjangan.
Pada masa Al-Ma’mun, juga muncul sistem inkuisisi yang
mengadili orang-orang yang menolak pandangan Muktazilah.
Gerakan-gerakan yang tidak toleran mulai berkembang. Orang-
orang yang diketahui menentang banyak yang disiksa dan
dipenjarakan.

Lalu, bencana datang. Bencana itu bernama Al-Mutawakkil.


Tidak seperti ayah dan kakaknya, ia tidak terlalu cerdas. Al-
Mutawakkil juga membenci kaum rasionalis. Hal ini mungkin
karena kecerdasannya sendiri terbatas. Pada masanya, orang-
orang Muktazilah balik ditindas. Tidak itu saja, Al-Mutawakkil
juga mulai menindas orang-orang Yahudi dan kaum Nestorian
yang banyak membantu orang Islam mengembangkan ilmu.
Mereka diharuskan memakai jubah berwarna cokelat untuk
membedakan dengan orang-orang Muslim. Larangan pada
http://facebook.com/indonesiapustaka

mereka untuk bekerja di pemerintahan juga diberlakukan. Lalu,


gereja dan sinagoge dibongkar dan dijadikan masjid bahkan di
pintu-pintu rumah orang Kristen dan Yahudi itu ditempelkan
gambar iblis! Orang yang satu ini benar-benar bukan pemimpin
Islam.
Kekhalifahan Bagdad sempat direbut kembali oleh orang-orang
Persia Bani Buwaih dari pengaruh Turki di tahun 945 sampai
1055. Mereka adalah orang-orang yang mengutamakan ilmu.
Pada masa ini, hidup ilmuwanilmuwan hebat seperti Ibnu Sina,
Al-Farabi, Al-Haitham, dan Al-Biruni. Sedangkan di kesultanan
Turki, Bani Seljuk, yang menguasai Turki dan Iran, ada juga
seorang pemimpin pemerintahan yang memajukan ilmu, yakni
Nizam Al-Mulk (1018-1092). Ia mendirikan sebuah
sekolah/universitas yang sangat terkenal kehebatan ilmu
pengetahuannya, yaitu Madrasah Nizamiyyah. Sekolah itu
sangat besar sehingga mampu menampung 6.000 orang dan
tidak ada satu pun yang perlu membayar. Malah mereka diberi
berbagai macam kebutuhan hidup. Dikatakan bahwa jika Al-
Mulk mendengar ada orang cerdas di negeri lain, ia akan
mengundang orang itu ke istananya dan mendirikan sekolah dan
perpustakaan besar untuk dirinya. Akan tetapi, masalah besar
rasionalisme versus konservatisme terus berlanjut.

Puncak pertempuran besar akhirnya terjadi pada masa Al-


Ghazali dan Ibn Rusyd pada abad ke-12. Mereka sendiri tidak
ekstrem, tetapi pemikiran-pemikirannya sangat tajam dan
berpengaruh. Al-Ghazali menyatakan bahwa pengikut filsafat
Yunani yang mendorong kebebasan berpikir seperti Ibn Rusyd,
bisa mendorong kekhafiran. Ibn Rusyd justru menganggap Al-
Ghazali menghambat kemajuan pemikiran Islam. Keduanya
http://facebook.com/indonesiapustaka

berdebat tanpa ada hasilnya. Akhirnya, pemikiran konservatif


Al-Ghazali menang mutlak. Ini adalah masa yang paling suram
bagi perkembangan ilmu dalam Islam. Konservatisme yang
berlebihan menguasai dunia Islam, sedangkan ilmu pengetahuan
yang rasional dijauhi. Berkembang juga aliran sufisme yang
ekstrem, yakni aliran orang-orang yang secara penuh
meninggalkan kehidupan dan ilmu-ilmu keduniawian.

Di Barat, pemikiran-pemikiran Al-Ghazali dan Ibn Rusyd justru


dikembangkan oleh tokoh besar Kristen, Thomas Aquinas. Akan
tetapi, ia berhasil merasionalkan banyak hal dalam agama dan
mendapat dukungan masyarakat. Ia juga makin mendorong
peningkatan kesadaran beragama secara rasional. Sementara
orang-orang Islam menjauhi rasionalitas dan ilmu pengetahuan
berdasarkan akal, Eropa menjadi berbalik menjunjung tinggi rasio
dan ilmu pengetahuan.

Di dunia Islam, saking parahnya, orang-orang yang rasionalis


banyak yang dihukum dan buku-bukunya dibakar. Nantinya, para
ulama Islam bahkan berusaha mengharamkan mesin cetak yang
digunakan bangsa-bangsa Muslim hingga tiga abad lamanya.
Peradaban Islam akhirnya mengalami kemunduran besar dan
bahkan masih belum bangkit hingga sekarang.

Akan tetapi,sementara itu, pada abad 12, di Mesir muncul

seorang pemimpin besar yang sangat hebat bahkan

kehebatannya akan dikenal sampai ke Eropa dan seluruh dunia.


http://facebook.com/indonesiapustaka

Nama pemimpin itu adalah Saladin.


The Perfect Knight, Saladin

“Kemenangan yang sempurna adalah mengubah hati orang yang


membencimu

dengan segala kelembutan dan kebaikan hatimu.”

Jenderal Saladin

Ini mungkin akan terdengar seperti sesuatu yang mustahil. Ini


adalah masa Crusade, yaitu Perang Salib, perang paling
berdarah, paling brutal dalam sejarah manusia antara dua agama
besar, Kristen dan Islam. Akan tetapi, bagaimana mungkin,
seorang Jenderal Muslim, yang berperang dengan teguh
melawan pasukan Kristen bisa sampai mendapat nama yang
begitu harum di Eropa? Bahkan dipuji-puji sebagai tokoh panutan
bagi semua kesatria sejati?

Puisi-puisi romantis diciptakan di Eropa untuk mengagung-


agungkan namanya. Sang penyair besar, Dante, yang
menyumpah-nyumpah Islam sebagai ajaran sesat menyebutnya
dengan penuh penghormatan, “The Great Saladin” dan
mengangkatnya sejajar bersama tokoh-tokoh besar Eropa
sebelum Kristen, Plato, Homer, dan Virgil. Raja Richard “The
http://facebook.com/indonesiapustaka

Lionheart”, musuh terbesarnya, selalu menyebut nama Saladin


dengan penuh rasa hormat. Bahkan karena keunggulan
pribadinya, banyak orang Kristen yang menganggap Saladin
lebih berjiwa “Kristen” daripada para kesatria kristen sendiri.
(Sutradara besar peraih Oscar Hollywood Ridley Scott juga
mengabadikan kebesaran Saladin dalam filmnya “Kingdom of
Heaven”, 2005).

Perang Salib pecah pada tahun 1095. Sebelumnya terjadi konflik


yang berkepanjangan antara kerajaan Byzantium dengan
kekuatan Islam, terutama Turki. Karena kaisar Byzantium
Alexius Komnenus adalah raja yang lemah dan korup (dan tidak
malu memeras rakyatnya sendiri), pasukan Turki yang kuat
berhasil mengambil alih Jerusalem. Alexius lalu meminta
bantuan militer pada Eropa melalui Paus Urbanus. Eropa dan
Byzantium adalah sama-sama Kristen, tetapi Byzantium
menganut sistem Yunani Ortodox yang terpisah. Alexius hanya
meminta bantuan pasukan, tetapi Paus Urbanus melihat
kesempatan untuk memperluas kekuasaan gereja Roma sampai
ke Timur. Permintaan bantuan ini adalah kesempatan yang besar
baginya. Dan Paus pun segera memprovokasi seluruh orang
Eropa: para raja, bangsawan, pemuka gereja, dan orang-orang
biasa. Dengan berapi-api ia berpidato, “Saudara-saudara kita di
Timur dihabisi oleh musuh-musuh Tuhan, orang-orang sesat
Sarasen (Muslim) yang biadab”. “Kita harus segera melawan
musuh-musuh Tuhan itu, DEUS VULT! (Tuhan
menginginkannya!)”.

Dan beribu-ribu orang Eropa yang dibakar dendam dan amarah


segera menyerbu Jerusalem. Tahun 1099, pasukan Kristen
merebut kembali Jerusalem. Akan tetapi, apa yang mereka
http://facebook.com/indonesiapustaka

lakukan kemudian adalah kebiadaban yang tidak terperikan.


Semua orang Muslim dan Yahudi, laki-laki dan perempuan,
anak-anak dan orangtua, dibantai tanpa belas kasihan. Darah
segar tidak hanya berceceran, tetapi mengalir membanjiri jalan-
jalan Jerusalem. Banyak yang membunuh dengan penuh
amarah, lainnya dengan penuh kesenangan. Mereka percaya
makin banyak “orang sesat” yang mereka bunuh, akan semakin
dekat mereka ke surga, to kill an infidel is a path to heaven. Ada
cerita mengerikan beredar, ketika orang-orang yang mencari
perlindungan di Kuil Sulaiman (Sekarang Mesjid Al-Aqsa)
dibantai tanpa ampun sehingga genangan darah meninggi sampai
ke ujung mata kaki. Tangisan dan permohonan ampun yang
keras terdengar di mana-mana, sampai akhirnya tidak ada suara
lagi. Bagaimana kebencian yang seperti ini bisa diredakan?
Bagaimana kebiadaban seperti ini akan mampu dimaafkan?
***

Saladin lahir di Tikrit, Irak utara pada tahun 1138. Dia adalah
anak yang baik, walaupun kabarnya waktu muda sering sakit-
sakitan. Dia senang belajar, membaca Qur’an, dan mempelajari
tentang perjuangan sang Nabi Muhammad Saw. yang begitu
dikaguminya. Dia juga selalu mendekatkan dirinya pada Allah,
pada kebaikan Allah, yang makin membuatnya halus budinya
dan peduli pada semua orang. Selama bertahun-tahun, ia belajar
di istana Nur ad-Din, penguasa Dinasti Zengid Turki di Siria dan
Irak utara. Nur ad-Din adalah penguasa yang dikenal adil dan
bijaksana.

Saladin mulai menjadi penguasa Mesir di tahun 1171, tetapi


http://facebook.com/indonesiapustaka

masih dibawah pengawasan dari Nur ad-Din. Baru pada tahun


1174, setelah Nur ad-Din meninggal, Saladin menjadi Sultan,
penguasa tunggal Mesir dan pendiri dari Dinasti Ayyubid. Sejak
berkuasa Saladin semakin sering berhadapan dengan pasukan
Crusader dari Jerusalem dan Eropa. Kebanyakan pertempuran
berhasil ia menangkan, tetapi ia tidak pernah terlalu ingin
merebut Jerusalem. Ia pernah sekali mengalami kekalahan di
pertempuran Montgisard. Disana Saladin berhadapan dengan
gabungan kekuatan Raja Baldwin IV dari Jerusalem (yang
terkena penyakit lepra) dan musuh Islam yang paling berbahaya,
makhluk bengis haus darah yang juga diam-diam mengincar
kekuasaan Jerusalem, Raynald dari Chatillon, penguasa benteng
Kerak dan pemimpin pasukan Templar.

Tahun 1178, Saladin dan Baldwin setuju untuk melakukan


gencatan senjata. Hubungan kedua belah pihak sepertinya akan
membaik. Akan tetapi, orang seperti Raynald hanya punya satu
hal di pikirannya. Kaum muslim adalah musuh Tuhan yang harus
dihabisi. Tidak bisa ada perdamaian dengan mereka. Belum lagi
dari atas istananya ia bisa melihat rombonganrombongan
pedagang muslim yang kaya-raya lalu-lalang melintasi
wilayahnya. Rasa iri dan keserakahan makin membutakan
jiwanya. Tanpa peduli kekuatan Saladin, ia dan pasukannya
berkali-kali menjarah dan membunuhi rombongan itu. Ada lagi
masalah lain. Adik Baldwin IV, Ratu Sybilla menikahi seorang
kesatria bernama Guy de Lusignan, yang telah jatuh di bawah
pengaruh Raynald.

Saladin berkali-kali mentolerir kebodohan dan kekurang-ajaran


Raynald demi menjaga hubungannya dengan Baldwin. Kedua
pemimpin, baik Saladin maupun Baldwin berusaha keras untuk
http://facebook.com/indonesiapustaka

menjaga hubungan damai ini. Saladin yang baik hatinya bahkan


mengirimkan dokter-dokter terbaiknya untuk meringankan
penyakit lepra Baldwin. Akan tetapi, Baldwin tidak berumur
panjang dan kekuasaan Jerusalem pun segera jatuh ke tangan
Guy dan Raynald. Perang besar tidak terhindarkan. Guy segera
mengumpulkan pasukannya, termasuk Raynald, Raymond III
penguasa Tiberias, dan pengikutnya, seorang kesatria muda
bernama Balian dari Ibelin. Di pertempuran Hattin, pasukan Guy
dihancurkan. Raymond penguasa Tiberias dan Balian berhasil
meloloskan diri, tetapi Guy tertangkap bersama sang
pembantunya Raynald. Guy tidak dibunuh karena Saladin
bersumpah tidak pernah membunuh raja lainnya. Akan tetapi,
Raynald akhirnya dipotong lehernya setelah dengan tidak sopan
meminum minuman dingin yang tadinya diberikan Saladin
kepada Guy. Setelah Hattin, pasukan Saladin segera bergerak ke
Jerusalem, kota yang waktu direbut orang Kristen dibanjiri
dengan darah.

Awal Oktober 1187, ratusan ribu tentara Saladin telah


mengepung Jerusalem. Balian, yang berhasil lolos dari Hattin
memimpin pertempuran mempertahankan kota itu. Semua orang,
Muslim maupun Kristen menyadari betul apa yang terjadi 88
tahun yang lalu ketika tentara Crusade menduduki Jerusalem.
Banyak orang Kristen yakin nasib mereka sudah ditentukan.
Jerusalem akan segera jatuh dan mereka semua akan dihabisi.
Beberapa orang Kristen lainnya telah mendengar kebesaran hati
Saladin dan berharap mereka bisa aman, tetapi tidak ada yang
yakin betul. Banyak orang Muslim memegang pedangnya juga
dengan ingatan yang mengerikan itu tertanam dalam pikiran
mereka. Dan akhirnya Jerusalem pun jatuh.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Saladin telah menduduki Jerusalem. Saladin memandang kota itu


dan orang-orangnya. Ia juga membayangkan kejadian dahulu,
kota yang berdarah. Akan tetapi, Saladin bukan raja orang
barbar. Ia adalah orang yang hidup semata-mata demi
menegakkan nilai-nilai Islam yang unggul dan menunjukkan
kebesaran Allah, Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang.

Saladin pun memaafkan seluruh Jerusalem. Ia memaafkan


Jerusalem seperti dulu Nabi Muhammad Saw. memberi maaf
kepada semua penduduk Mekkah bahkan pada keluarga Abu
Sofyan. Ia meminta penduduk Jerusalem membayar tebusan
untuk bisa bebas karena mereka pada dasarnya adalah tawanan
perang, tetapi tebusannya sangat kecil, tidak sebanding dengan
kalau orang-orang Eropa yang meminta tebusan perang. Akan
tetapi, melihat begitu banyak warga Jerusalem yang miskin, ia
segera berubah pikiran dan membatalkannya. Tidak itu saja.

Ia melihat banyak wanita-wanita yang kebingungan karena telah


ditinggal oleh suami, ayah, atau anak laki-laki mereka. Mereka
menitikkan air mata dan kelihatan begitu bersedih. Tidak saja
mereka kehilangan keluarga yang mereka cintai, tetapi juga
masa depan mereka sekarang menjadi tidak jelas. Saladin tidak
pernah tahan hatinya bila melihat seorang ibu bersedih. Ia
mendekati mereka, mendengarkan masalah mereka dan ia lalu
berjanji untuk membantu mereka. Laki-laki yang mungkin masih
hidup dibantu untuk dicari dan dipertemukan kembali dengan
para wanita. Betapa bahagia dan lega hati mereka yang bisa
bertemu kembali dengan keluarganya yang dikira sudah tiada.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Ini semua berkat Saladin yang bijaksana. Untuk mereka yang


laki-lakinya telah tewas, Saladin memberikan para wanita itu
bekal yang cukup untuk bisa terus hidup. Mereka sudah tahu
kebaikan hati Saladin, sekarang mereka makin memuja Saladin.
Mereka bahkan menganggap Saladin lebih berjiwa “Kristen”
http://facebook.com/indonesiapustaka

daripada kebanyakan pemimpin Eropa.


Jenderal Saladin Vs Richard The Lionheart

Jatuhnya Jerusalem pun segera mendorong Perang Salib III.


Raja Inggris Richard “The Lionheart” menjadi pemimpin utama
pasukan Crusade kali ini. Di sini, “hubungan” yang istimewa
antara Richard dengan Saladin membuat nama keduanya makin
dikenal luas seantero Eropa. Peperangan antara dua kesatria
besar.

Richard sempat beberapa kali memperoleh kemenangan, seperti


di pertempuran Acre dan Arsuf, namun dia tidak pernah berhasil
mendekati Jerusalem, apalagi merebutnya. Selama perang ini,
Saladin menunjukkan kebesarannya terhadap Richard. Ketika
Richard kehilangan kudanya pada pertempuran Arsuf, Saladin
mengirimkan 2 ekor kuda terbaiknya untuk menggantikan kuda
Richard. Ini adalah sifat seorang kesatria sejati. Kesatria sejati
pantang menyerang lawannya yang sedang jatuh. Richard tentu
saja tidak pernah melihat yang seperti ini, tetapi ia memang
pernah mendengar tentang kebesaran sang sultan itu. Ketika
Richard terluka pada sebuah pertempuran, Saladin mengirimkan
dokter-dokternya untuk membantu menyembuhkan luka
Richard. Saladin adalah lawan bagi Richard, demikian pula
sebaliknya, tetapi mereka berperang sebagai kesatria dan saling
menghargai sebagai sesama kesatria terhormat.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Richard dan Saladin menyetujui perjanjian damai pada 2


September 1192, yaitu para peziarah Kristen diperbolehkan
datang ke Jerusalem. Setelah gagal merebut Jerusalem, Raja
Richard kembali ke Inggris. Ia sempat ditawan oleh musuh-
musuhnya di Eropa, tetapi dibebaskan dengan uang tebusan. Ia
meninggal tahun 1194 setelah terkena panah crossbow.

Saladin akhirnya meninggal dengan tenang di istananya di


Damaskus, Siria, tahun 1193. Ketika rakyat mendengar berita
ini, seluruh kota pecah dalam tangis kesedihan. Seorang
pemimpin besar yang begitu mereka cintai dan kagumi telah
pergi untuk selamanya. Seluruh rakyat mendoakan Saladin agar
langsung diterima disisiNya. Di peti hartanya setelah dilihat
ternyata hanya tersisa beberapa keping uang yang tidak
berharga, selebihnya sudah ia habiskan untuk membantu
rakyatnya yang tidak mampu. Itulah cerita Saladin, seorang
pemimpin besar yang telah menunjukan pada dunia, juga pada
musuh-musuhnya bahwa kebencian dan dendam bisa
terhapuskan oleh keunggulan dan kebaikan hati yang tulus, hati
yang dicintai Allah.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Abad ke-12, Ilmu Islam Mulai Ditiru Barat

“Medieval Islam was technologically advanced and open to


innovation.

It achieved far higher literacy rates than in contemporary


Europe;

it assimilated the legacy of classical Greek civilization to such a


degree that many

classical books are now known o us only through Arabic copies.


It invented windmills,

trigonometry, lateen sails and made major advances in


metallurgy, mechanical and

chemical engineering and irrigation methods...

In the middle-ages the flow of technology was overwhelmingly


from islam to Europe

rather from Europe to Islam. Only after the 1500’s did the net
direction of flow
http://facebook.com/indonesiapustaka

begin to reverse.”

Jared Diamond
“Guns, Germs and Steel -The Fates of Human Societies”.
Bagdad dan Andalusia adalah pusat-pusat ekonomi dan ilmu
pengetahuan yang terbaik di dunia. Banyak orang dari segala
penjuru dunia datang ke sana. Mereka datang untuk berdagang
atau belajar. Banyak di antara orang tersebut berasal dari Eropa.
Mereka sudah mulai belajar, sedikit-demi sedikit.

Pada abad ke-10, ada pendeta bernama Gerbert d’Aurillac yang


mulai belajar ilmu-ilmu matematika, astronomi, logika, dan
filsafatdi Andalusia, Spanyol. Gerbert d’Aurillac nantinya
menjadi Paus dengan nama Sylvester I. Ada juga Constantine
dari Chartage, Afrika, yang mempelajari ilmuilmu kedokteran
Islam. Salerno, tempat ia mengajar, nantinya akan menjadi pusat
ilmu kedokteran terpenting dan universitas modern pertama di
Eropa pada zaman Renaisans.

Lalu ada Adelard of Bath yang dianggap sebagai pelopor


gerakan scientific di Inggris. Ia menerjemahkan karya-karya Al-
Khawarizmi dan juga karya Euclid, Elements dari buku yang
berbahasa Arab pada abad ke-12. Karena pengetahuannya,
Adelard of Bath dianggap sebagai salah seorang ilmuwan
Inggris yang pertama. Ini adalah awal kesadaran Eropa
terhadap matematika modern.

Di Italia, ada seorang penerjemah yang sangat terkenal bernama


Gerard of Cremona (1114-1187). Ia belajar bahasa Arab di
http://facebook.com/indonesiapustaka

Toledo dan mulai menerjemahkan buku-buku penting yang ada di


sana. Buku-buku yang diterjemahkannya, misalnya karya
Ptolemy, Almagest dan Astronomy yang berbahasa Arab, juga
karya Al-Zarqali, Tables of Toledo yang dianggap sebagai karya
astronomi paling akurat di Eropa saat itu.
Di Sisilia, juga Italia, hidup seorang raja Romawi yang sangat
cerdas bernama Frederick II (1194-1250). Ia sangat senang
belajar dan tentu saja ia mengagumi ilmu-ilmu orang Islam. Ia
mempunyai pembantu-pembantu, seperti Michael Scot, yang
ditugaskan untuk menerjemahkan karya-karya besar para
intelektual Islam, misalnya Ibn Rusyd, Ibn Sina, dan Al-
Khawarizmi. Michael Scot sendiri pernah belajar matematika
dan filsafat di Toledo.

Selain itu, ada juga Leonardo of Pisa atau yang lebih dikenal
dengan Fibonacci. Ia dikenal sebagai orang yang memopulerkan
sistem angka desimal 0, 1-9, dan metode algoritma ke Eropa,
terutama ke Italia, pusat Renaisans dan perdagangan dunia.
Sebelumnya, orang-orang Eropa menggunakan angka-angka
Romawi yang sangat tidak praktis. Angka-angka baru yang jauh
lebih unggul ini kemudian dikenal dengan Arabic Numbers atau
angka-angka arab, karena dipelajari Leonardo dari sumber-
sumber Arab.

Pada masa ini, Eropa tidak hanya mengimpor habis ilmu-ilmu


Islam, tetapi juga menyerap pikiran-pikiran rasionalis dari Ibn
Rusyd. Di Eropa, muncul gerakan besar yang bernama
Averroisme, yang di dalamnya pikiran-pikiran rasionalis Ibn
Rusyd mulai berkembang luas, terutama berpusat di Universitas
Paris. Averroisme juga memengaruhi Thomas Aquinas, salah
http://facebook.com/indonesiapustaka

seorang tokoh pembaru terbesar dalam gereja Katolik. Pada


zaman kegelapan, Eropa dikuasai oleh dogma, mitos, dan
takhayul. Setelah mempelajari ide-ide Ibn Rusyd, Eropa
berkembang menuju kesadaran baru, yakni rasionalisme.
Ini adalah awal mula munculnya inteligensia modern Eropa.
Benua Eropa telah diliputi kegelapan selama 1.000 tahun. Akan
tetapi, sejak belajar dari Andalusia Spanyol, orang-orang Eropa
belajar dan mulai melihat cahaya. Sementara itu, peradaban
Islam justru akan segera mengalami kemunduran yang drastis.

Selain itu, orang-orang Eropa juga mempelajari ilmu-ilmu yang


berhubungan dengan perkapalan dan penjelajahan, seperti
astrolabe yang digunakan untuk mengetahui posisi kapal
berdasarkan posisi bintang dan bulan. Lalu, ada juga layar
lateen, yakni layar berbentuk segitiga yang memungkinkan kapal
bergerak lebih cepat dan melawan arah angin. Dengan sistem
layar ini, Columbus akhirnya berhasil melakukan penjelajahan
pertama kalinya ke benua baru, Amerika. Pada masa Raja
Sisilia, Roger II, di istananya juga tinggal seorang pembuat map
arab yang sangat terkenal, yaitu Al-Idrisi (1100-1165). Map
dunia yang dihasilkan Al-Idrisi adalah yang paling akurat saat
itu. Semua ilmu dan teknologi ini memungkinkan dimulainya era
besar penjelajahan Eropa pada abad ke-15.

***
http://facebook.com/indonesiapustaka
Jatuhnya Andalusia di Barat

Sayangnya, Andalus akhirnya juga menjadi sama korupnya


seperti Bagdad. Para pemimpinnya sibuk saling berebut kuasa.
Dan mereka juga semakin lemah. Para penguasa Kristen Eropa
tentu saja juga melihat semua ini. Akhirnya wilayah-wilayah
Islam di sana satu persatu mulai direbut oleh orang-orang
Kristen. Pada 1085, Toledo direbut. Pada 1236, Cordoba sudah
mereka kuasai. Pada 1248, giliran Seville. Granada sempat
bertahan hingga 2,5 abad lamanya. Akan tetapi, kemudian terjadi
perkawinan antara Raja Ferdinand dan Ratu Isabella yang
memperbesar kekuatan Kristen. Granada akhirnya jatuh pada
1492. Para penguasa baru itu tidak punya toleransi seperti para
penguasa Spanyol terdahulu. Mereka langsung menjalankan
inkuisisi, pengadilan agama untuk mengadili orang-orang yang
dianggap sesat, terutama orang Islam dan Yahudi. Akibat
inkuisisi ini, puluhan ribu orang diusir keluar dari Spanyol dan
ribuan orang disiksa dan dijatuhi hukuman mati. Untuk
menghabisi pengaruh Arab, diceritakan bahwa lebih dari satu
juta buku umat Muslim dibakar habis di lapangan Granada
hingga hanya tersisa abunya. Ini adalah akhir dari peradaban
Islam di Spanyol.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Menjelang Akhir

Peradaban Islam. Bagdad dan Andalusia. Pada suatu masa,


mereka adalah peradaban-peradaban terunggul di dunia. Ilmu
pengetahuan dan teknologi, filsafat, perdagangan dan industri,
budaya, semua adalah yang paling maju di dunia. Tidak ada satu
pun bangsa yang mampu menandinginya.

Akan tetapi, sekarang di abad 12 mereka sudah mengalami


kemunduran. Mereka berlabel Islam, tetapi kehidupannya sendiri
sudah jauh dari nilainilai Islam. Nafsu-nafsu dunia, kekuasaan,
kemewahan, kebebasan seksual yang tanpa batas membuat para
pemimpin dan akhirnya seluruh bangsanya sudah tidak fokus lagi
untuk membangun peradabannya. Mereka sudah lemah, korup,
tidak sekuat dan sehebat dulu di masa Nabi Muhammad Saw.,
Khalifah Umar, ataupun di masa Harun al-Rashid dan Al-
Ma’mun. Ilmu pengetahuan yang dulunya sangat berkembang
sekarang juga sudah nyaris mati. Pemikiran-pemikiran maju
sudah mulai dikunci dan ditinggalkan. Sementara pengetahuan
Eropa mulai bangkit dari jaman kegelapan setelah belajar dari
peradaban Islam, bangsa-bangsa Islam sendiri mulai mundur ke
jaman kegelapan.

Perbedaaan-perbedaaan yang ada, perbedaan bangsa,


http://facebook.com/indonesiapustaka

keyakinan, dan pandangan yang seharusnya memperkuat


mereka justru menjadi sumbersumber kehancuran, egoisme, dan
perebutan kekuasaan. Dan setiap kelemahan mereka adalah
kesempatan bagi musuh-musuh mereka.

Beberapa penasehat Bagdad telah lama mendengar cerita-cerita


mengerikan tentang adanya sebuah suku jauh di Timur. Suku itu
bernama Mongol. Mereka adalah bangsa yang senang
berperang dan akan menghancurkan apa saja yang mereka
lewati bahkan membunuh orangtua dan anak-anak, merampok,
membakar, dan memperkosa wanita-wanitanya. Dan kekuatan
mereka terus berkembang. Jumlahnya belum pasti, tetapi
diperkirakan sudah mencapai 100 ribu orang dan terus
bertambah. Mereka telah menjadikan kota Bagdad, “kota
terhebat di dunia”, sasaran utama mereka. Dan Bagdad, sudah
tidak sekuat dulu lagi.
http://facebook.com/indonesiapustaka
The End, Mongol

“Saat Aku memimpin tentaraku memasuki Baghdad, walaupun


kau bersembunyi di

atas langit, atau di dalam bumi, Aku akan menemukan dan


menjatuhkanmu. Aku

akan melumatmu seperti seekor singa mengoyak tubuh


korbannya dan tak satu pun

bangsamu yang akan hidup.

Aku akan bumihanguskan kotamu, seluruh daerah kekuasaanmu,


juga dirimu sendiri.

Kalau kau ingin menyelamatkan diri dan keluargamu yang


terhormat, hormati

saranku dengan seluruh kebijaksanaanmu. Kalau tidak,

kamu akan melihat apa yang telah Tuhan rencanakan atasmu.”

Surat terakhir Hulagu Khan kepada Khalifah Al-Mustasim


http://facebook.com/indonesiapustaka

sebelum memasuki Bagdad

Akhir Januari 1258. Khalifah Al-Musta’sim yang malang. Ia


benar-benar tidak pernah mau tahu masalah negerinya dan
terlalu sibuk memikirkan semua kesenangan dunia. Dan ia tidak
menyadari, ini adalah hari-hari terakhir bagi dinastinya yang
“hebat”.

Tidak ada yang mengira bahwa hari itu akan menjadi hari-hari
terakhir Bagdad. Pagi hari, ratusan ribu tentara Mongol,
mungkin 500 atau bahkan 800 ribu orang banyaknya telah
mengepung seluruh penjuru kota itu. Saat itu mereka mungkin
adalah bangsa paling barbar yang pernah dikenal dunia. Ratusan
ribu pembunuh, perampok, pemerkosa wanita. Di dalam kota
Bagdad, wanita dan anak-anak menangis ketakutan. Pasukan-
pasukan Muslim yang menjaga perbatasan kota sebelumnya
telah dilumat habis. Panglima Mongol Hulagu Khan kemudian
mengirimkan surat peringatan pada Al-Musta’sim agar Bagdad
menyerah saat itu juga dan mereka mungkin tidak akan dihabisi.
Akan tetapi, sang khalifah dengan penuh kesombongan
menolaknya. Walaupun banyak orang tahu, hatinya bergetar
ketakutan. Hulagu Khan tentu saja naik pitam dan dia
bersumpah akan segera menunaikan janjinya. Bagdad akan
diratakan dengan tanah.

Dan pertempuran besar pun terjadi. Ratusan ribu tentara saling


menghunjamkan pedang tajamnya ke tubuh lawannya, panah-
panah beterbangan mengancam nyawa semua tentara yang
tidak melindungi tubuhnya. Batu-batu besar dari mesin pelontar
Mongol mulai meremukkan dinding-dinding pertahanan Bagdad.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Pertempuran mati-matian berlangsung lebih dari 10 hari. Mayat-


mayat mulai bergelimpangan menutupi medan pertempuran. Dan
para martir Islam berjatuhan, satu persatu.

Akhirnya pertempuran berakhir. Pasukan muslim telah


terkalahkan. Sekarang sudah tidak ada lagi yang menghalangi
antara pasukan Mongol dengan warga Bagdad. Ratusan ribu
tentara Mongol mulai membanjiri gerbang kota itu. Dengan
tubuh yang masih dipenuhi darah segar musuhnya, mereka
melihat Bagdad dengan segala kesenangannya, kekayaannya,
harta karunnya, emas, permata, dan wanita-wanitanya. Mereka
akan bersenang-senang.

Langit serasa gelap hari itu, Bagdad seperti memasuki sebuah


mimpi buruk yang paling gelap dan mengerikan. Laki-laki,
perempuan, orangtua, dan anak-anak kecil diseret ke jalan dan
dibantai satu demi satu dengan pedang. Mayat-mayat memenuhi
seluruh jalanan sampai sudut-sudut Bagdad. Darah dari tubuh-
tubuh yang tersayat-sayat itu mengaliri jalan-jalan kota seperti
aliran air waktu hujan. Satu juta orang dibantai hanya dalam
beberapa hari saja. Seluruh keluarga khalifah juga dihabisi, tetapi
anak perempuan Al Musta’sim kabarnya direnggut paksa dan
menerima nasib yang lebih tragis dari kematian, dikirim ke
Harem milik para panglima Mongol.

Sungai Tigris satu hari menjadi merah, hari lainnya berwarna


hitam pekat. Darah kemudian bercampur tinta dari jutaan buku
yang dibuang ke sungai. Jutaan buku ilmu pengetahuan terbaik di
dunia yang dengan susah payah dikumpulkan selama beratus-
ratus tahun dibuang begitu saja seperti sampah. Perpustakaan-
http://facebook.com/indonesiapustaka

perpustakaan besar yang tadinya menjadi lambang keunggulan


peradaban Islam diratakan dengan tanah.

Kemarin Bagdad adalah kota yang berpenduduk 1 juta orang,


hari ini Bagdad sudah mati, mereka semua sudah mati.
Peradaban termaju di dunia, sekarang tinggal puing-puing. Apa
yang terjadi?

Dulu pasukan Muslim, Nabi Muhammad Saw. dan Umar bin


Khattab ditakuti di seluruh dunia. Mereka sangat kuat dan
berdisplin. Akan tetapi, sekarang peradaban Islam yang besar
telah berakhir. Dan kemunduran bangsa-bangsa Islam terus
berlanjut sampai sekarang. Keterbelakangan intelektual dan
karakter manusianya secara umum justru menjadi warna utama
dari kebanyakan bangsa-bangsa Islam saat ini. Sulit sekali
ditemukan jiwa dari ajaran-ajaran Rasulullah, juga sabdanya,
“Carilah ilmu bahkan sampai ke negeri Cina”. Semangatnya
seakan-akan sudah meredup, meredup menuju kegelapan,
Zaman Kegelapan.

Akan tetapi, dahulu jazirah Arab pernah bangkit dari zaman


jahiliyah. Zaman yang begitu terbelakang. Mungkinkah
peradaban Islam nanti akan belajar kembali dan bangkit lagi
menjadi peradaban unggul di dunia?

***

Kenapa Peradaban-Peradaban Besar Bisa Hancur?“Civilization


die from suicide, not by murder”Toynbee, “ A Study of History”
http://facebook.com/indonesiapustaka

Banyak peradaban terbesar tidak hancur karena faktor dari luar,


karena serbuan bangsa lain atau kerusakan alam. Mereka
hancur karena mereka perlahan-lahan tanpa sadar melemahkan
dirinya sendiri.
Para ahli sejarah terpenting dunia telah melihat proses ini. Pada
banyak peradaban besar yang sudah berhasil, biasanya para elit
selanjutnya akan mulai berpuas diri, complacent, dan lama-lama
menjadi malas. Bahkan banyak dari mereka mengalami proses
“barbarisasi”, mulai kehilangan norma dan disiplin moralnya
serta tujuan utama hidupnya berubah jadi sekedar pemuasan
kebutuhan badaniah yang nyaris tanpa batas. Dalam konsep
Toynbee, “Creative Minority” yang dulunya produktif telah
berubah menjadi “Dominant Minority” yang makin habis
kreatifitas dan produktifitasnya. Masalahnya adalah peradaban
besar akan mempunyai kompleksitas dan tantangan yang juga
besar. Akan tetapi, sering kali masyarakatnya justru menjadi
apatis, menjauhkan diri dari upaya-upaya merespons tantangan-
tantangan itu dan melarikan diri, baik pada surga dunia
(hedonisme) maupun surga di langit (monastisme sufisme Islam,
atau gereja Kristen menjelang runtuhnya Roma, “Decline and
Fall”, Gibbon).

Hasilnya energi dan fokus mereka untuk belajar, bekerja, dan


memperoleh solusi-solusi baru (sosial, politik, atau teknologi),
yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan-tantangan dunia
yang kompleks, menjadi lemah. Dan akhirnya, setelah tantangan
yang kritis datang (serbuan bangsa-bangsa Barbar, atau bencana
lingkungan, Collapse, Jared Diamond), mereka gagal
menanganinya, dan kehancuran besar datang ke peradaban itu.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Lalu apakah kehancuran besar ini bisa dihindarkan? Tentu saja.


Ada perbedaan besar antara masa kemunduran Islam dengan
masa kebangkitan awalnya. Peradaban Islam pada awalnya
mempunyai energi yang begitu dahsyat yang bahkan mampu
mengatasi tantangan-tantangan terbesar dunia, dan menjadi yang
terunggul di dunia. Anda juga akan melihat perbedaannya pada
peradaban-peradaban besar lainnya nanti.

***

Setelah peradaban Islam mengalami kemunduran yang


dahsyat ,
Eropa sebaliknya malah mulai bergerak. Mereka akan
segera menggantikan
posisi peradaban Islam, sebagai penguasa dunia...
http://facebook.com/indonesiapustaka
II. KEBANGKITAN KEDUA: KEBANGKITAN BARAT

“Janganlah terlalu khawatir kalau Anda adalah yang paling


terbelakang .
Karena suatu saat nanti ,

Anda mungkin akan bisa menguasai seluruh dunia . ”

Perdagangan eropa, dan Jalan Menuju Kekayaan

Bangsa penjelajah Viking mulai memasuki Eropa pada 1.000


Masehi. Mereka itu berasal dari daerah Skandinavia di Utara.
Sebagian dari mereka adalah orang-orang barbar, penjarah,
perampok, dan pembunuh. Akan tetapi, sebagian lagi adalah
pedagang-pedagang yang giat. Orang-orang Viking adalah
bangsa penjelajah yang gemar bepergian ke tempat-tempat jauh
bahkan kabarnya sampai menyeberangi lautan Atlantik yang
luas menuju daratan Amerika. Kota-kota di Eropa juga mereka
jelajahi. Mereka juga bepergian sampai kota-kota di Timur yang
maju seperti Konstantinopel dan Bagdad. Di sana, mereka
berdagang dan membawa banyak barang ke Eropa. Mereka
berperan besar dalam membangkitkan perdagangan di Eropa.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Para pedagang Italia juga begitu. Mereka berdagang di seluruh


Eropa dan juga ke Konstantinopel yang sangat makmur. Italia
berkembang menjadi salah satu pusat perdagangan karena
letaknya yang berada di tengah-tengah antara Eropa dan kota-
kota di Timur. Saat itu, permintaan barang-barang mewah untuk
para raja dan bangsawan semakin banyak. Dari perdagangan
itu, di Italia muncul kota-kota dagang baru. Venesia, Pisa, dan
Genoa yang berada di tepi jalur perdagangan laut mulai
merasakan kemakmuran.

Perdagangan dan kemakmuran di Eropa mengalami kebangkitan


yang lebih hebat lagi setelah terjadinya salah satu peristiwa
paling penting dalam sejarah dunia, yakni Perang Salib.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Legenda para Ksatria Crusaders

Kerajaan Kristen Byzantium diserbu pasukan Islam dari Turki.


Kabar angin menyebar di Eropa bahwa di sana orang-orang
Kristen dibantai dengan sadis dan gereja-gereja dihancurkan.
Para tokoh gereja mulai sibuk membakar hati orang-orang untuk
segera berangkat pergi ke sana demi nama Tuhan dan
menghancurkan musuh-musuh Kristen yang biadab. Mereka
yang pergi ke Tanah Suci, Jerusalem, dijanjikan keselamatan
dunia akhirat dan dihapuskan semua dosa-dosanya. “God Wills
It!” (Deus Vult!), Tuhan Menginginkannya, seru mereka.
“Kejayaan bagi Kristen di seluruh muka bumi!” Pada akhirnya,
bangsawan, prajurit-prajurit berkuda bersenjata lengkap, rakyat
biasa, orang kaya, dan orang miskin yang jumlahnya ribuan mulai
berangkat menuju Tanah Suci.

Kadang, imajinasi kita tentang para kesatria Perang Salib adalah


para pejuang zaman pertengahan yang gagah berani dan
pemimpin-pemimpin hebat berbaju besi dengan beribu-ribu
tentara yang berperang dengan sepenuh hati demi membela
nama Tuhan. Idealnya memang seperti itu, tetapi nyatanya tidak
sepenuhnya benar. Banyak alasan orang Eropa melakukan
Perang Salib, misalnya supaya daratan Eropa yang kacau-balau
bisa lebih damai sedikit. Saat itu di Eropa, para penguasa yang
http://facebook.com/indonesiapustaka

tidak punya banyak kerjaan suka berperang satu sama lain.


Apakah itu untuk kekuasaan, tanah bahkan untuk rebutan wanita
cantik. Banyak raja dan bangsawan memiliki gelar kesatria
hanya sekadar julukan, tetapi tingkah lakunya seperti orang
barbar. Supaya mereka tidak saling berperang, energinya akan
difokuskan pada musuh-musuh gereja, terutama Islam.
Crusaders, Abad 11.

Perjalanan para prajurit Perang Salib dari daratan

Eropa sampai ke Tanah Suci Jerusalem.


http://facebook.com/indonesiapustaka

Perang Salib dimulai ketika orang-orang Turki menyerbu


Kerajaan Kristen Byzantium di Timur pada 1095. Banyak yang
ikut demi tugas suci mempertahankan kerajaan Kristen. Akan
tetapi, banyak juga yang ikut karena ingin menguasai tanah-
tanah di sana. Beberapa orang ingin mendapat pengampunan
dosa, yang lainnya ingin mencari daerah baru untuk berdagang.
Bahkan maling, perampok, dan pembunuh ikut perang salib
untuk kabur dari hukum. Selain bertempur dengan orang Islam,
Perang Salib juga dilakukan untuk menghabisi orang-orang
Eropa yang berani mengkritik gereja.

Hingga abad ke-13, paling tidak terjadi tujuh kali perang besar
antara kekuatan Kristen dan Islam. Yang paling terkenal adalah
perang antara pasukan Richard I “ The Lionheart” dari Inggris
dengan salah seorang pemimpin terhebat dalam sejarah Islam,
Saladin. Awalnya, ketika akhirnya Saladin berhasil menguasai
Jerusalem, tiga pemimpin besar Eropa, Richard the Lionheart,
Frederick Barbarossa, dan Philip August bersatu untuk merebut
kembali kota suci itu. Sayangnya, mereka semua akhirnya gagal
merebut Jerusalem. Frederick malah mati tenggelam ketika
mencoba berenang menyeberangi Sungai Saleph bahkan
sebelum tiba di Jerusalem.

Kingdom of Heaven”

Film epik kolosal “Kingdom of Heaven“ (2005) yang dibintangi


bintang muda Amerika Orlando Bloom menceritakan tentang
perselisihan yang berbahaya di Jerusalem sebelum Perang Salib
ketiga. Jerusalem saat itu adalah kota yang aman damai
dibawah pimpinan raja Kristen Baldwin IV yang bijaksana. Di
http://facebook.com/indonesiapustaka

sana, orang-orang Kristen dan Islam hidup bersama dengan


harmonis. Balian, tokoh yang diperankan Bloom, menjadi orang
kepercayaan Baldwin untuk menjaga Jerusalem. Akan tetapi,
para prajurit Perang Salib dari Eropa, The Knights Templar yang
haus kekayaan dan kekuasaan membenci orang-orang Islam dan
berusaha melenyapkannya dari jalur-jalur perdagangan yang
menguntungkan. Mereka pun mulai melakukan penyerangan
terhadap rombongan-rombongan pedagang Muslim. Akan tetapi,
mereka melakukan kesalahan fatal ketika rombongan yang
mereka serang adalah milik salah satu pemimpin terbesar dalam
sejarah dunia, orang Islam yang kehebatannya diakui oleh raja
Inggris, Richard The Lionheart. Orang itu tidak lain adalah
Jenderal Salah ad-Din Yusuf Ibn Ayyubi atau yang lebih dikenal
sebagai Saladin. Perang besar akan segera terjadi, antara
Jerusalem dengan pasukan raksasa Saladin yang terdiri dari
ratusan ribu tentara. Film ini dibuat oleh Ridley Scott, yang
pernah mambuat film pemenang Oscar “Gladiator“ yang
dibintangi Russel Crow. Beberapa kritikus menganggap film ini
lebih baik dari Gladiator.

Pernah juga ada kejadian paling aneh dalam sejarah, Perang


Salib yang dilakukan oleh anak-anak! Pada 1212, Paus Innocent
III merasa bahwa perang sebelumnya sering gagal karena yang
dikirim ke Jerusalem adalah orang-orang dewasa yang banyak
dosa. Mereka tentu saja tidak dilindungi Tuhan. Jadi, untuk
memperoleh kemenangan, wajarlah jika yang pergi adalah
mereka yang belum memiliki dosa, yaitu anak-anak. Kemudian
50 ribu anak dengan pemimpinnya yang juga masih anak-anak,
Nicholas dan Stephen, berangkat dari rumah mereka untuk
berperang melawan musuh-musuh Tuhan di negeri yang jauh di
seberang lautan.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Mereka (tentu saja) tidak bisa bertempur. Mereka bahkan juga


tidak diberi uang. Jadi bagaimana mereka bisa menyewa perahu
untuk menyeberangi lautan Mediterania untuk sampai ke
Jerusalem? Tidak perlu khawatir, mereka diberitahu bahwa
dengan keajaiban Tuhan, lautan yang luas akan terbelah menjadi
dua. Mereka akan melewati dasar lautan dengan aman menuju
seberang, sama seperti ketika Tuhan memberi keajaiban pada
Musa dan orang-orang Israel. Ketika tiba di tepi Laut
Mediterania, mereka menunggu dan menunggu, tetapi laut tidak
juga terbelah. Mereka menunggu berhari-hari kebingungan tanpa
tahu harus berbuat apa. Kejadian ini berakhir tragis. Banyak
anak-anak itu yang kemudian mati kelaparan atau dijebak oleh
pedagang budak Venesia dan dijual ke Mesir dan Tunisia.

Perang Salib tidak memberikan perubahan besar pada


spiritualisme Eropa. Di abad 13, ide perang salib mati dengan
sendirinya, terutama setelah Perang Salib ke-4. Sebaliknya, ada
hal lain yang jauh lebih besar daripada perang itu sendiri yang
akhirnya akan mengubah Eropa untuk selamalamanya.

Jadi Penguasa Jangan Macam-Macam!

Jaman dahulu para Raja dianggap sebagai manusia-manusia


istimewa yang bahkan dipilih langsung oleh Tuhan untuk
berkuasa di bumi. Mereka sangat berkuasa dan rakyat takut
pada mereka. Akan tetapi, kalau mereka lalu memerintah
dengan seenaknya, tetap saja rakyat akan melawan dan mereka
akan dijatuhkan.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Raja Ingris, John of England adalah adik dari pemimpin terkenal


Richard the Lionheart. Orang ini benar-benar sok kuasa,
serakah, belum lagi dia sama sekali tidak kompeten. Seperti
semua raja pada masa itu, ia merasa dirinya adalah sang
penguasa dunia, penguasa segala-galanya. Tidak akan ada
seorang pun yang berani menentangnya, begitu mungkin
pikirnya. Tidak akan ada yang berani. Rakyat dan para baron
(bangsawan Inggris) awalnya memang tidak berani. Akan tetapi,
itu tidak berlangsung lama.

Karena serakah dalam memajaki rakyatnya, termasuk para


baron, orang-orang mulai membencinya. Lama-lama
ketidaksukaan itu makin membesar. Akhirnya, para Baron itu
bersatu. Mereka berkumpul dan menggalang kekuatan yang
ternyata cukup besar, begitu besarnya sehingga mereka bisa
mengambil alih London. John, sang raja yang “hebat“ itu pun
terjepit. Para baron kemudian memaksa sang raja untuk
menuruti keinginan mereka. Ia duduk di dalam sebuah tenda di
padang rumput Runnymede dekat Windsor dan dipaksa
menandatangani sebuah kontrak. Dalam kontrak ditentukan
bahwa sejak itu para raja Inggris tidak lagi berada diatas segala-
galanya. Raja harus tunduk di bawah hukum yang ditentukan
bersama-sama oleh para baron. Kalau berani melanggar hukum
itu maka raja boleh dijatuhkan. Magna Carta Libertatum, 1215.

Magna Carta sangat penting karena membuat Inggris selangkah


lebih maju dari bangsa-bangsa lainnya saat itu. Ini juga harus jadi
pelajaran bagi para pemimpin yang sok kuasa dan merasa yakin
betul mereka tidak mungkin dijatuhkan.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Para Crusader Pergi ke Dunia Baru

Para prajurit Perang Salib berasal dari bangsa-bangsa yang


terbelakang. Mereka terisolasi di kampung-kampung mereka
selama beratus-ratus tahun dan belum pernah pergi ke tempat-
tempat yang jauh. Ketika berangkat, ribuan orang ini tidak
menyadari bahwa mereka akan segera melihat sebuah dunia
baru, yakni sebuah peradaban besar yang jauh lebih maju, yang
akan membuka mata mereka dan menciptakan kesadaran baru
yang akan segera menyebar ke seluruh daratan Eropa.

Setelah berhari-hari menempuh perjalanan, melewati daratan


yang berbahaya dan menyeberangi lautan, mereka tiba di sebuah
kota yang bernama Konstantinopel. Yang mereka lihat adalah
pemandangan yang menakjubkan. Belum pernah mereka melihat
yang seperti ini sebelumnya.

Kota itu begitu ramai dan sangat besar, mungkin 10 kali lebih
besar daripada kota-kota yang pernah mereka lihat sebelumnya
di Eropa.

Konstantinopel adalah ibu kota Kerajaan Romawi Byzantium.


Ketika kekuasaan Romawi di Eropa hancur dan musnah,
kerajaan orang-orang Romawi di Timur tetap berdiri tegak
http://facebook.com/indonesiapustaka

selama 1.000 tahun. Warisan peradaban Yunani dan Romawi,


yakni ilmu pengetahuan, sistem pemerintahan, dan kekuatan
ekonomi, tetap terjaga dengan baik. Kota ini adalah salah satu
kota kosmopolitan terkaya di dunia dengan penduduk yang
sangat besar, hampir 1 juta orang. Jauh berbeda dibandingkan
kota-kota di Eropa yang miskin dan penduduknya paling cuma
puluhan ribu.

Di Konstantinopel, orang-orang dari beragam bangsa dan agama


berbaur menjadi satu, baik untuk berdagang maupun belajar.
Pelabuhan sesak dipenuhi oleh kapal-kapal dari banyak bangsa
di dunia. Di pasarnya yang sangat sibuk, beragam barang
dagangan diperjualbelikan. Banyak di antaranya adalah barang
yang sangat jarang ada di Eropa. Ada sutra halus dari Cina yang
sangat eksklusif, rempah-rempah dari timur jauh,
perhiasanperhiasan yang indah dan berkilauan, karpet, pewarna
kain, obat-obatan yang manjur, beragam buah-buahan yang
eksotik, dan masih banyak lainnya. Industri juga berkembang
pesat, terutama tekstil dan perhiasan.

Gedung-gedung pemerintahan yang indah bergaya Romawi


masih banyak berdiri. Ada juga Hippodrome, sebuah stadion
raksasa tempat pertunjukan balapan kereta Romawi yang
mampu menampung 60.000 penonton. Yang paling menakjubkan
adalah Hagia Sophia, sebuah gereja yang megah, indah, dengan
kubah besar yang kukuh menjulang di pusat kota Konstantinopel.
Tidak seperti di London dan Paris yang becek, Konstantinopel
memiliki jalan-jalan mulus dan penerangan jalan sepanjang
berkilo-kilometer.

Di Konstantinopel, pendidikan seperti pada zaman Yunani dan


http://facebook.com/indonesiapustaka

Romawi terus berlangsung. Anak-anak, sejak umur enam tahun,


pergi bersekolah dan belajar membaca dan menulis. Anak-anak
remaja diajarkan aritmetika, astronomi, filsafat, retorik, dan
sebagainya. Di universitas, diajarkan ilmu seperti kedokteran,
hukum, dan teologi. Para guru di sana benar-benar terlatih dan
mendapatkan gaji yang sangat baik. Konstantinopel adalah salah
satu sumber ilmu-ilmu klasik Yunani dan Romawi terbaik di
dunia. Kota itu juga mempunyai perpustakaan dengan buku-buku
yang lengkap. Akan tetapi, ilmu pengetahuan di sana memang
tidak semaju seperti di kota-kota Islam seperti Bagdad atau
Andalusia. Para sarjana di Byzantium kebanyakan hanya
menjaga keberadaan ilmu-ilmu klasik itu tanpa berusaha untuk
mengembangkannya. Walaupun begitu, kekayaan ilmu di sana
akan menjadi salah satu pendorong utama kebangkitan Eropa
nantinya.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Eropa Mulai Bangkit dari Tidurnya

Kemegahan Konstantinopel mengundang kekaguman


rombongan orang-orang Eropa yang melihatnya. Para pedagang,
terutama dari Italia, makin banyak membuka pos-pos
perdagangan untuk memperluas usahanya. Beragam barang dari
kota itu lalu dibawa ke Italia untuk kemudian disebar ke seluruh
Eropa, Jerman, Prancis, hingga Inggris. Di Eropa, barang-barang
baru yang dibawa dari Konstantinopel membawa rasa
penasaran akan kemajuan dan kehebatan kekaisaran di Timur
itu. Kota-kota pelabuhan Mediterania, seperti Venesia, Genoa,
dan Pisa, makin kaya karena menjadi tempat transit menuju
Tanah Suci dan sebaliknya. Kapal-kapal Venesia disewakan
kepada para Crusader dan peziarah Kristen dengan harga yang
sangat mahal.

Gereja di Italia, yang tadinya sudah kaya, makin bertambah


kaya. Banyak prajurit dan bangsawan yang ikut Perang Salib
menghibahkan seluruh kekayaannya pada gereja jika mereka
tidak kembali. Kenyataannya memang banyak yang tewas di
sana dan tidak pernah kembali lagi. Kebanyakan kekayaan
gereja disimpan di bank-bank di Kota Florence, yang nantinya
menjadi salah satu pusat tumbuhnya Renaisans. Gereja juga
memiliki pasukan khusus yang sangat berkuasa, the Knight
http://facebook.com/indonesiapustaka

Templar.

* Ada sebuah legenda yang membuat mereka sangat terkenal.


Banyak kabar burung mengatakan para kesatria utama Templar
memegang salah satu rahasia paling misterius bagi umat Kristen,
yakni tentang lokasi keberadaan Cawan Suci Kristus, ”The Holy
Grail .” Ini adalah cawan yang digunakan Kristus untuk
meminum anggur pada malam terakhir sebelum kematiannya.
Dikatakan bahwa orang yang meminum air dari cawan ajaib itu
akan hidup hingga ratusan tahun bahkan mungkin juga tidak bisa
mati. Akan tetapi, sampai detik ini keberadaannya masih menjadi
misteri.

Beredar juga cerita tentang “ Spear of Destiny ” . Ini adalah


tombak yang digunakan seorang tentara Romawi untuk menusuk
tubuh Yesus saat ia disalib di atas bukit Golgota. Menurut
legenda, tombak itu juga mempunyai kekuatan gaib, yakni orang
yang memilikinya akan menguasai seluruh dunia bahkan
dikatakan bisa membunuh malaikat. Kabarnya, benda ini pernah
berada di tangan pemimpin-pemimpin besar seperti
Charlemagne, Napoleon, bahkan Hitler di masa Perang Dunia
II.

Para kesatria Templar utamanya bertugas menjaga kota suci


Jerusalem yang ada di bawah kekuasaan Byzantium dan
melindungi para peziarah Eropa yang melakukan perjalanan ke
sana. Perang Salib membuat organisasi ini kaya raya. Mereka
berhak atas pajak tanah seperti yang diterima gereja bahkan
memiliki bank sendiri yang memberikan pinjaman pada peziarah
dan menerima titipan barang-barang berharga.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Konstantinopel adalah kota yang megah, makmur, dan lebih


penting lagi lokasinya sangat strategis dalam perdagangan dunia.
Orang-orang Eropa yang haus kekayaan dan kekuasaan mulai
berpikir, “Mengapa tidak mereka saja yang menguasai kota itu?”
Akhirnya, orang-orang Italia gelap mata. Pada 1202, para
saudagar Venesia yang punya kekuasaan besar malah berusaha
merebut Konstantinopel untuk dirinya sendiri. Dengan didukung
para prajurit Perang Salib, mereka berusaha memaksakan orang
kepercayaannya untuk menjadi penguasa kota itu. Setelah gagal,
akhirnya pada tahun 1204 kota itu diserbu dan diduduki. Gereja
Sophia dijarah dan dirusak. Ini benar-benar peristiwa yang
memalukan. Pendudukan Konstantinopel membuat para
pedagang Venesia, dan Italia secara umum semakin kaya dan
berkuasa. Di lain segi, peristiwa ini akhirnya membuat Perang
Salib sendiri benar-benar kehilangan nilainya.

Seperti telah diceritakan sebelumnya, Perang Salib VI dilakukan


oleh Kaisar Frederick II, penguasa Kekaisaran Romawi Suci,
dengan setengah hati. Ia malah menjalin hubungan dengan
Sultan Al-Kamil yang waktu itu berkuasa di Jerusalem.
Frederick tidak terlalu peduli pada perang suci dan lebih suka
belajar dan memajukan ilmu pengetahuan di kekaisarannya.

Ini adalah masa ketika kekuasaan gereja yang tadinya sangat


besar mulai menurun drastis. Pada 1378-1417, terjadi apa yang
dinamakan The Great Schism, ketika kekuasaan gereja terbagi
dua, yaitu Paus Urban VI di Roma Italia dan Paus Clement VII
yang ada di Prancis. Dua-duanya mengaku sebagai pemegang
kekuasaan Kristen di dunia dan saling memusuhi satu sama lain.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Rakyat yang bingung lama-lama menjadi bosan dan mulai


kehilangan kepercayaan.

Akhirnya, karena berkembangnya perlawanan terhadap gereja,


baik oleh orang-orang di dalam gereja sendiri maupun oleh raja-
raja yang ingin berkuasa, membuat gereja makin lemah. Paus
Innocent III sudah tidak dipedulikan oleh raja-raja Eropa. Paus
Boniface VII yang sangat kaya raya dan ingin memaksakan
kekuasaannya atas raja Prancis dan Inggris malah akhirnya
diculik dan dimasukkan ke penjara. Melemahnya kekuasaan dari
oknum-oknum gereja yang berpikiran kolot itu membuat Eropa
makin leluasa untuk berpikir dengan bebas tanpa belenggu apa
pun.

Pada 1333, seorang Italia bernama Petrarch menemukan harta


karun yang sudah berabad-abad terpendam dan dianggap telah
hilang. Harta itu adalah rahasia kemegahan zaman klasik Yunani
dan Romawi. Karya pertama yang ia temukan adalah milik
Cicero, sang politisi dan orator besar Romawi. Lalu, karya-karya
Homer dan Virgil. Mahakarya dari zaman yang penuh
kemegahan itu membuat Petrarch mulai berpikir bahwa manusia
tidak boleh lagi memasrahkan dirinya pada nasib, tidak boleh lagi
terbelenggu dalam kegelapan dan keterbelakangan. Manusia
harus berusaha dengan aktif mencari jawaban-jawaban atas
eksistensinya di dunia dan menemukan keagungannya.
Keagungan seperti pada zaman klasik dulu.

Pengaruh Petrarch kemudian membuat ilmu-ilmu klasik mulai


kembali ramai dicari. Ini adalah awal mula dari peristiwa besar
yang akan segera terjadi di Italia, Renaisans.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Setelah dengan sangat intens menyerap ilmu dari peradaban


Muslim Spanyol, Eropa memperluas penyerapan ilmunya dengan
belajar pada Konstantinopel. Banyak sarjana Eropa yang pergi
ke sana dan sebaliknya banyak juga orang cerdas dari ibu kota
Byzantium itu yang mengajar di Eropa. Di sana juga banyak
buku asli dari zaman Yunani dan Romawi (bukan terjemahan
Arab) yang kemudian dikopi dan disebarkan ke Eropa. Karya-
karya para sarjana Muslim tetap banyak ditemukan.

Di antara sarjana Konstantinopel yang mengajar di Eropa adalah


Manuel Chrysoloras (1350-1415). Ia sangat cerdas dan pandai
berpidato. Di Konstantinopel, ia menjadi guru retorik dan filsafat
yang paling dihormati. Saat berada di Italia, ia mengajar di
universitas-universitas di Florence, Venesia, Milan, dan Roma.
Di sana, ia terutama mengajarkan karya-karya besar Homer dan
salah satu karya terbesar Plato, Republic. Para sarjana lain dari
Konstantinopel adalah George Gemistos Plethon, John
Argyropoulos, Theodorus Gaza, Chalcondyles, dan masih
banyak lainnya.

Pada 1453, setelah berdiri selama ribuan tahun, peradaban


Byzantium akhirnya juga runtuh. Setelah digempur pasukan
Ottoman Turki yang perkasa selama berbulan-bulan,
Konstantinopel tidak mampu bertahan lagi. Banyak yang melihat
kejatuhannya semata-mata karena kekuatan pasukan Ottoman
yang lebih hebat. Akan tetapi, menjelang akhirnya, seperti
Roma, Konstantinopel adalah kota yang sangat korup dan tidak
lagi sekuat dulu. Setelah dikuasai, nama Konstantinopel
kemudian diubah menjadi Istanbul, Turki, hingga sekarang.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Menjelang kejatuhannya, orang-orang Byzantium melarikan diri


ke Italia. Mereka terdiri dari para bangsawan, pedagang,
pengrajin, juga para tentara. Di antara mereka juga terdapat
ribuan orang cerdas, kaum intelektual, dan sarjana yang mencari
tempat yang aman dan bisa menerima mereka dengan baik.
Tempat itu adalah kota-kota di Italia, seperti Venesia dan
Florens. Akan tetapi, sementara itu, sebelumnya di Eropa terjadi
peristiwa yang sangat menakutkan.

“Philosopher Kings”

Plato dalam karya besarnya Republic, mengatakan bahwa


sebuah negara yang ideal (polis) adalah negara yang akan
dipimpin oleh raja-raja yang bijaksana, Philosopher Kings, yang
sama sekali tidak haus kekuasaan, memiliki kemampuan yang
tinggi, tidak silau oleh harta benda, dan bekerja hanya semata-
mata demi kebesaran bangsanya.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Black Death, Datangnya Kematian Hitam

“We see Death, coming into our midst like a black smoke.”

Apakah hari akhir dunia telah datang? Pada 1348, mayat-mayat


laki-laki, perempuan, orang tua, atau tubuh anak kecil teronggok
di jalan yang kotor karena begitu banyak orang yang mati.
Sebegitu banyak sehingga tidak mungkin terurus. Benar-benar
pemandangan yang mengerikan.

Orang-orang di seluruh Eropa yang dicekam ketakutan mengira


dunia akan segera berakhir. Eropa yang gelap menjadi makin
gelap dan penuh dengan kengerian. Setiap hari, ratusan, mungkin
ribuan, orang tewas sekaligus secara misterius. Tidak ada yang
mengerti apa sebabnya. Mereka yang masih hidup
membayangkan malaikat-malaikat kematian, yang di balik jubah
hitamnya adalah makhluk gaib berwujud tengkorak hidup telah
datang untuk mencabut nyawa mereka, satu per satu.

Sepertiga penduduk Eropa tewas, begitu banyaknya mungkin


mencapai 35 juta orang. Ini adalah wabah Bubonik. Kota-kota
Eropa yang kotor dan dipenuhi tikus-tikus hitam menjadi
penyebab utama menyebarnya wabah ini dengan sangat cepat,
hanya dalam waktu dua tahun. Di daerah-daerah padat yang
http://facebook.com/indonesiapustaka

tadinya baru mulai berkembang, orang-orang dicekam ketakutan


yang amat sangat.

Di bawah kulit mereka yang tertular akan muncul gumpalan-


gumpalan hitam yang menjijikkan yang terus diikuti demam tinggi
dan rasa sakit yang tak tertahankan. Tidak ada apa pun yang
bisa mereka lakukan. Setelah kelenjar-kelenjar mereka bengkak
dan bernanah, biasanya nyawa mereka segera melayang.
Orang-orang kaya, para pedagang, atau bangsawan melarikan
diri ke luar kota menuju tempat-tempat terpencil di pedalaman.
Akan tetapi, bagi orang kecil, tidak banyak yang bisa dilakukan.
Setelah dua tahun, wabah ini akhirnya mulai mereda.

Wabah ini membawa kerusakan yang sangat besar pada


ekonomi Eropa. Akan tetapi, setelah mereda, berkurangnya
penduduk kelas bawah justru membuat feodalisme mulai goyah.
Masyarakat bawah ini justru meningkat daya tawarnya karena
jumlahnya yang lebih sedikit. Ekonomi akhirnya mulai
berkembang lagi, namun efek yang paling besar adalah
kekecewaan orang-orang Eropa terhadap gereja, yang ternyata
tidak mampu berbuat apa-apa terhadap wabah itu. Hal ini
semakin memperkuat timbulnya perlawanan terhadap gereja
yang nantinya makin memuncak pada Reformasi Protestan.

“ The single biggest threat to man’s continued

dominance on the planet, is the virus .“

Joshua Lederberg, Phd ( 1925 - ..)


http://facebook.com/indonesiapustaka

Profesor emeritus di Universitas Rockefeller, pemenang Nobel


tahun 1958 untuk risetnya tentang struktur genetik pada
mikroorganisme.

Dengan redanya wabah di Eropa sejak akhir abad ke-15,


perdagangan bangkit kembali, feodalisme mulai berakhir. Dan,
pengaruh besar dari kejatuhan Konstantinopel pada 1453, Eropa
mulai bangkit menjadi bangsa-bangsa paling unggul di dunia.
Mereka tidak lagi bodoh. Kebangkitan itu dimulai di Italia...[]
http://facebook.com/indonesiapustaka
Renaisans, Italia Bangkit Menjadi pusat Dunia

Sejak berkembangnya perdagangan pada masa Perang Salib,


kota-kota Italia, seperti Venesia, Pisa, Genoa, dan Florence telah
menjadi pusat-pusat perdagangan Eropa yang makmur. Akan
tetapi, ketika peradaban hebat sebelumnya, seperti Bagdad,
Konstantinopel, dan Andalusia Spanyol telah mundur, kota-kota
di Eropa, khususnya Italia tidak lagi punya saingan. Venesia,
Genoa, dan Florence kemudian menjadi pusat dunia serta pusat
perdagangan dan perkembangan ilmu.

Jumlah penduduk kota di Italia makin bertambah banyak, gilda-


gilda perdagangan dan industri juga terus berkembang. Gilda
perdagangan sendiri terus makin besar kekuasaannya atas Italia.
Lama-kelamaan, kekayaan kota-kota Italia melebihi kehebatan
Konstantinopel. Bangunan-bangunan baru yang indah dan
artistik seperti di negeri Timur itu makin banyak dibangun.

Majunya kemakmuran dan perdagangan membuat mereka


semakin butuh pendidikan. Supaya nanti bisa berdagang dan
berusaha, anak-anak tentu harus belajar membaca dan
berhitung. Sekolah-sekolah pun bermunculan. Sejak kontak
dengan Byzantium, para tokoh di Italia sudah berlombalomba
untuk mempelajari peradaban klasik Yunani dan Romawi kuno
dan berusaha menemukan rahasia kebesarannya. Buku-buku
http://facebook.com/indonesiapustaka

didatangkan dari Timur dengan biaya yang sangat besar. Para


bangsawan dan pedagang-pedagang kaya saling berlomba untuk
mendapatkan ilmu dan orang-orang paling cerdas dari
Konstantinopel. Salah satunya adalah keluarga Medici.
Keluarga Medici tinggal di Florence Italia, salah satu kota
terkaya di Eropa. Florence menjadi sangat kaya karena memiliki
industri tekstil yang besar dan terus berkembang. Kemajuan
perdagangan dan industri di kota itu juga membuat Florence
kemudian menjadi kota pusat keuangan dan perbankan.

Keluarga Medici menjadi keluarga yang paling berpengaruh


pada masa Renaisans Italia. Keluarga itu mempunyai kekayaan
yang besar hasil dari usaha perbankannya yang sangat sukses.
Kekayaan keluarga itu juga kemudian membuat mereka jadi
berkuasa di Italia dan menggeser kekuasaan paus dan gereja.
Dua orang pemimpinnya yang paling terkenal adalah Cosimo de
Medici dan cucunya, Lorenzo The Magnificent.

Cosimo de Medici (1389-1464) adalah tokoh yang sangat haus


ilmu pengetahuan. Semasa hidupnya, ia dengan sekuat tenaga
mendirikan dan memperbesar beberapa perpustakaan di kota-
kota, seperti Venesia dan Florence. Saat itu, mesin cetak
Gutenberg belum ditemukan dan sebuah buku saja harganya
sangat mahal. Untuk mendirikan sebuah perpustakaan, biaya
yang diperlukan tidak main-main besarnya. Belum lagi biaya
yang ia keluarkan untuk membayar para penerjemah dan tukang
kopi buku yang jumlahnya mencapai puluhan. Akan tetapi,
Cosimo adalah seorang bangsawan yang juga tidak main-main
perhatiannya pada ilmu. Pada tahun 1462, ia juga mendirikan
http://facebook.com/indonesiapustaka

Akademi Florentine (Florentine Academy), tempat para sarjana


dan kaum intelektual berkumpul dan membahas karya-karya
besar pemikir Yunani, Plato. Cosimo juga merupakan patron
pelindung bagi perkembangan seni di Florence.
Lorenzo de Medici (1449-1492) membangun perpustakaan besar
Medici. Seperti para bangsawan lainnya saat itu, ia bersaing
untuk mendapatkan buku-buku terbaik dari Timur dan
mengopinya untuk kemudian disebarkan ke seluruh Eropa.
Upaya-upaya Lorenzo dalam menyebarkan ilmu juga mendorong
berkembangnya pemikiran rasionalis humanis di seluruh Eropa.
Di bidang seni, ia membiayai hidup seniman-seniman terbesar
Renaisans, seperti Sandro Botticelli, Donatello, Andrea del
Verrocchio, dan Michelangelo.

Sementara itu, di Jerman, seseorang sedang berusaha


mengotak-atik sebuah mesin baru yang akan segera membawa
perubahan yang lebih besar bagi seluruh Eropa.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Mesin Ajaib untuk Menciptakan Revolusi Kecerdasan Eropa

Inilah masanya! Inilah saatnya Eropa melampaui jauh bangsa-


bangsa lainnya di dunia! Sekitar tahun 1400-an, di Jerman hidup
seorang pengusaha miskin yang lumayan kreatif dalam membuat
sesuatu. Akan tetapi, tanpa ia sadari, nantinya ia berhasil
menciptakan sebuah mesin yang begitu hebatnya sehingga
sebuah peradaban besar tercipta sebagai hasil dari
penemuannya itu.

Mesin ajaib itu membuat para pemikir terbesar dan paling genius
dalam sejarah dunia hidup kembali dan berbicara kepada semua
rakyat Eropa. Dengan mesin itu, Plato, Aristoteles, Galen,
Ptolemy, Cicero, Homer, para sarjana Arab seperti Ibn Sina dan
Ibn Rusyd mulai menyebarkan ilmu-ilmu hebatnya dan
mengubah Eropa dari bangsa terbelakang menjadi peradaban
paling hebat dan paling unggul di dunia.

Nama penemu itu adalah Gutenberg. Johann Gutenberg adalah


ahli pembuatan logam mulia dan penemu yang bekerja di sebuah
percetakan buku di Mainz. Selama hidupnya, ia bercita-cita
membuat punya cita-cita yang muluk. Ia hanya ingin usaha
percetakannya maju.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Saat itu, buku bisa dibuat dengan dua cara, yakni ditulis tangan
atau dicetak melalui ukiran. Membuat buku dengan ditulis tangan
jelas sangat lama dan tidak efisien. Satu buku saja kadang baru
selesai belasan tahun. Mencetak buku saat itu juga masih sulit.
Sebuah balok kayu harus diukir untuk membuat setiap satu
halaman. Untuk satu buku, harus mengukir puluhan bahkan
ratusan balok. Untuk membuat buku yang lain, set yang terdiri
dari ratusan ukiran kayu ini harus dibuat lagi sendiri.

Setelah mencoba-coba selama puluhan tahun, akhirnya tahun


1450 Gutenberg menemukan cara untuk mencetak buku dengan
cepat dan banyak. Ia membuat mesin pencetak baru dari balok
metal yang huruf-hurufnya bisa dipindah-pindahkan dengan
mudah. Ini adalah penemuan besar. Mesin itu membuat sebuah
buku sangat mudah dibuat dan sangat cepat. Tanpa ia sadari, ia
telah menciptakan salah satu penemuan terpenting dalam
sejarah umat manusia.

Tanpa makan waktu lama, penemuan Gutenberg itu tersebar


dengan cepat ke mana-mana. Buku mulai diproduksi besar-
besaran di seluruh Eropa. Akan tetapi, yang paling penting,
harga buku menjadi sangat murah dan terjangkau oleh banyak
orang. Dulu, saking mahalnya, hanya segelintir orang di gereja
dan para bangsawan yang mampu memiliki buku. Akan tetapi,
sekarang, semua orang bisa membeli dan membaca buku. Eropa
pun dilanda demam membaca. Semua orang, baik itu para
bangsawan, pedagang, anak-anak sekolah, mahasiswa, orang-
orang kaya, maupun orang biasa semua membaca buku.
Membaca menjadi tren baru yang populer.

Percetakan-percetakan baru bertumbuh dengan sangat cepat di


http://facebook.com/indonesiapustaka

kota-kota besar, seperti Eropa, Venesia, Florence, London, Paris,


Cologne, dan masih banyak lainnya. Terjadi ledakan besar
sehingga hanya dalam waktu 10 tahun, jumlah buku di Eropa
sudah berkembang hampir 20 kali lipat. Dalam waktu hanya 20
tahun, cara pencetakan baru ini telah berkembang sampai di
London dan Swedia di ujung utara Eropa. Pada tahun 1500-an,
sekitar 9 juta buku tersebar di seluruh Eropa (A History of
World Civilization, Swain, 333). Buku-buku serius, ilmu
pengetahuan, sastra, maupun hiburan tiba-tiba bisa didapat di
mana-mana dan sangat laris. Para bangsawan dan orang-orang
kaya, termasuk keluarga Medici di Italia, berebut mengeluarkan
uang dalam jumlah besar untuk mendapatkan buku-buku yang
bagus. Buku menjadi barang prestise, simbol status baru.

Karena buku menjadi sangat murah, biaya untuk sekolah-


sekolah maupun tempat-tempat pendidikan lainnya menjadi lebih
terjangkau, minimal bagi kalangan menengah Eropa. Jumlah
orang yang bersekolah pun segera meningkat dengan cepat.
Anak-anak Eropa mulai belajar kembali dengan kualitas
pendidikan yang jauh lebih tinggi daripada sebelumnya, yakni
pada masa zaman kegelapan. Universitas-universitas semakin
berkembang. Jumlah perpustakaan yang dibangun bertambah
banyak dan semua orang bisa membaca dengan gratis. Berkat
Gutenberg, saat itu Eropa mulai berubah menjadi peradaban
yang cerdas. Beratus-ratus ribu orang di Eropa tidak
terbelakang lagi. Inilah awal dari Eropa seperti yang kita kenal
sekarang, Eropa yang unggul.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Orang Paling Genius di Antara para Genius

Abad ke-20, ratusan tahun setelah Renaisans, Bill Gates, orang


terkaya di dunia yang

genius, pendiri Microsoft, membeli “ Codex Leicester ”, sebuah


buku catatan yang sudah

berusia ratusan tahun, tetapi berisi pemikiran-pemikiran ajaib dan


gambaran mesin-mesin

canggih yang seharusnya belum ada di masa itu. Buku itu dibeli
dari balai lelang Christie’s

di London dengan harga yang sangat menakjubkan, 30,8 juta


dolar! Catatan itu adalah

tulisan asli dari orang yang sering dianggap paling genius dalam
sejarah umat manusia,

Leonardo da Vinci.

Leonardo lahir di kota Vinci, Italia, tahun 1452. Ia adalah anak


yang baik dan menyenangkan. Sejak kecil, ia suka belajar,
http://facebook.com/indonesiapustaka

membaca, dan berjalan-jalan. Ketika berjalan-jalan sendiri, ia


senang memerhatikan sekitarnya. Ia senang melihat burung
terbang melayang, kuda berlari, jalannya aliran sungai, atau
percikan air di danau. Sering kali, ia hanyut dalam pikirannya.
Ketika melihat burung, ia bertanya, “Mengapa burung bisa
terbang?” Orang-orang zaman pertengahan biasanya akan
menjawab, “Karena memiliki sayap pemberian Tuhan.” Dan
kebanyakan orang akan berhenti di situ. Akan tetapi, Leo tidak.
Ia akan mulai meneliti sayap burung, apa saja bagiannya,
bagaimana susunan bulu-bulunya, melihat bagaimana ia lepas
landas, bagaimana ia bisa maju, melambat, mendarat, dan
seterusnya. Ia lalu meneruskannya dengan mencoba
membayangkan alat terbangnya sendiri. Walaupun belum
berhasil, penelitiannya menjadi awal penting bagi perkembangan
ilmu aerodinamik.

Ia senang belajar. Ia bahagia dalam belajar. Leonardo ingin


belajar dan mengetahui seperti umumnya semua anak-anak kecil
di dunia ingin mengetahui soal semua hal. Pada banyak orang di
dunia, makin dewasa, rasa keingintahuannya sering kali makin
tipis. Mungkin karena pengalaman belajar yang berat dan kurang
menyenangkan, tetapi tidak bagi Leo. Ia tidak pernah kehilangan
kesenangannya. Keingintahuannya yang bersemangat justru
makin hebat. Ini mungkin yang jadi kunci kegeniusannya. Bagi
Leonardo da Vinci, belajar adalah ringan dan menyenangkan.

“Belajar paling efektif kalau dilakukan dalam suasana


menyenangkan

” Peter Kline, “The Everyday Genius .”


http://facebook.com/indonesiapustaka

(Dikutip dari “ TheLearning Revolution ”, 1999 )

Kegeniusan Leonardo terlihat dari begitu banyaknya bidang


yang ia kuasai. Ia adalah pelukis, pematung, penemu, peneliti,
ahli permesinan, anatomi, matematika, tumbuh-tumbuhan dan
binatang, optik, aerodinamik bahkan pemusik yang andal. Ia
belajar tanpa ada batasnya. Tentu saja ini tidak berat karena ia
tidak bekerja keras, ia hanya “bersenang-senang” memenuhi
rasa ingin tahunya. Untuk melukis manusia, ia secara khusus
mempelajari anatomi tubuh manusia.

Sejak kecil, Leonardo suka membaca di perpustakaan milik


ayahnya di Florence. Ketika dewasa, Ia mampu memiliki
perpustakaan sendiri dengan banyak koleksi buku termasuk dari
Dante dan Petrarch. Subjeknya juga beragam mulai dari
matematika, anatomi, pengobatan, hingga buku-buku tentang
peperangan. Leonardo juga seorang visioner. Khayalan-
khayalannya supercanggih. Ia misalnya telah membayangkan
mesin Terbang seperti helikopter, kendaraan dengan pelindung
besi seperti tank sekarang, atau kapal-kapal yang bisa bergerak
di bawah laut. Ia bahkan pernah mendesain manusia mekanik
yang dikenal sebagai Robot Leonardo, rancangan "robot" yang
sering disebut robot pertama dalam sejarah manusia.

Akan tetapi, karya terbesarnya yang paling diakui tentu saja


adalah Monalisa. Lukisan wanita cantik ini merupakan puncak
dari segala ilmunya tentang pewarnaan, cahaya, perspektif, dan
tidak lupa anatomi tubuh manusia. Pada lukisan itu, ia
menggunakan teknik melukis yang sangat tinggi dan sulit ditiru,
sfumato, yakni sebuah teknik yang memungkinkan lukisan
http://facebook.com/indonesiapustaka

terlihat seperti berkabut, tidak fokus, dengan transisi antarwarna


yang sangat luar biasa lembut dan halus. Monalisa terlihat begitu
hidup bahkan senyumannya pun mengundang penasaran dari
semua orang yang melihatnya hingga sekarang. Mengapa ia
tersenyum? Mengapa ia terlihat begitu bahagia? Tak seorang
pun bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan pasti. Ada juga
teori yang mengatakan bahwa lukisan Monalisa sesungguhnya
adalah potret diri Leonardo yang disamarkan. Lukisan lainnya
yang sangat berharga adalah lukisan Perjamuan Terakhir, The
Last Supper, yang secara dramatis melukiskan makan malam
terakhir antara Kristus dengan 13 murid-muridnya sebelum ia
dikhianati dan disalib.

Selain itu, Leonardo pun banyak menghasilkan karya seni dan


berbagai desain yang menakjubkan lainnya sebelum meninggal
pada 2 Mei 1519. Hingga sekarang, bahkan Einstein dan Isaac
Newton pun dianggap tidak sanggup menyamai kegeniusan
Leonardo da Vinci.

Masa-masa itu memang adalah masa orang-orang besar dan


pemikiran-pemikiran besar. Dan sebuah pemikiran yang paling
gila akan muncul.

***

Leonardo mungkin adalah pembelajar paling gila. Saat


mempelajari anatomi, ia tidak segan pergi malam-malam,
membongkar kuburan, dan mengambil mayat orang tidak dikenal
yang sudah hampir busuk dan membedahnya. Kadang ia
melakukannya di rumah sakit yang memberinya izin. Ia benar-
benar ingin tahu mengapa tubuh manusia berbentuk seperti itu.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Dengan begitu, ia bisa lebih detail dalam membuat lukisannya


dan lebih indah. Leonardo tidak ingin membuat sebuah karya,
tetapi ia ingin menciptakan sebuah Mahakarya, A Masterpiece.
Sebuah karya seni dengan komposisi warna-warni yang begitu
indah dengan detail yang nyaris sempurna seperti aslinya
sehingga semua yang melihatnya akan terpesona dan tersentuh
hatinya. Akan tetapi, itu bukan yang utama. Karyanya adalah
persembahannya yang setinggi-tingginya kepada Tuhan.
Leonardo ingin membuat karya yang seindah-indahnya sehingga
bahkan Tuhanpun akan senang hati melihatnya. Sepanjang
hidupnya tidak kurang 30 mayat yang ia bedah dan pelajari.
Memang menjijikkan, tetapi jijik pun sebenarnya bukan masalah
yang besar dan penting dibandingkan keagungan karyanya dan
juga kemajuan ilmu anatomi manusia.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Ya Tuhan, Ternyata Matahari Tidak Berputar Mengelilingi Bumi!

Orang Eropa makin lama betul-betul makin cerdas saja. Ini


buktinya. Bagaimana seseorang bisa membuktikan mana yang
benar bahwa bumi yang mengelilingi matahari atau sebaliknya,
tanpa harus terlebih dahulu terbang ke luar angkasa? Akan
tetapi, Copernicus ternyata bisa! Copernicus (1473-1543) adalah
ilmuwan Polandia yang belajar di Italia. Ia bisa membuktikan
bahwa bukan matahari yang mengelilingi bumi, tetapi justru
bumilah bersama planet-planet lain yang berputarputar
mengelilingi matahari.

Sebelumnya, selama ratusan tahun, orang Eropa terutama gereja


yang menguasai kebenaran hanya tahu bahwa seluruh alam
semesta bergerak dengan bumi sebagai pusatnya. Kalau melihat
dari bumi memang kesannya matahari mengitari bumi. Matahari
muncul di timur, tenggelam di barat, muncul lagi di timur, dan
seterusnya, namun itu ternyata salah.

Bagaimana cara membuktikan teori gila ini? Inilah buktinya


bahwa orang-orang Eropa sudah makin cerdas. Dasarnya tidak
terlalu gampang, tetapi juga tidak terlalu sulit. Copernicus
mengamati pergerakan benda-benda langit, bulan, bintang, dan
matahari. Ini dilakukan dengan mata telanjang karena teleskop
http://facebook.com/indonesiapustaka

belum ditemukan. Dengan perhitungan matematis yang teliti,


pola pergerakan planet dan bintang yang akurat bisa dikira-kira,
termasuk bahwa bumi pada dasarnya mengelilingi matahari,
bukan sebaliknya. Teori Copernicus belum sempurna, termasuk
hitungan matematiknya, tetapi cara pandangnya terhadap alam
semesta menjadi salah satu titik awal yang sangat penting bagi
perkembangan sains Eropa.

Setelah itu, muncul Galileo Galilei (1564-1642). Teleskop juga


telah ditemukan. Dengan pengamatan yang lebih teliti yang
dibantu dengan alat baru, teori Copernicus makin diperkuat oleh
Galileo. Formula-formula matematik yang digunakan untuk
mendukungnya juga semakin kukuh. Ide bahwa matahari adalah
pusat alam semesta makin populer di masyarakat Eropa. Gereja,
yang punya pendapat berbeda, mulai tidak senang. Galileo
akhirnya dituduh sebagai bagian dari orang-orang sesat. Ia
kemudian sempat diadili walaupun nantinya hanya dihukum
“lumayan” ringan, yakni menjadi tahanan rumah seumur hidup.

Galileo juga melakukan percobaan yang sangat penting pada


teori mekanika dan menemukan pemikiran baru. Ia menyatakan
bahwa benda yang lebih berat belum tentu selalu jatuh lebih
cepat daripada benda yang ringan. Ia yakin bahwa semua benda
jatuh pada kecepatan yang sama, kecuali kemudian akan
bergantung pada hambatan yang diterimanya.

Galileo menjadi tokoh penting bukan hanya karena ia


memperkuat teori heliosentris, matahari-pusat, atau menemukan
hukum baru mekanika. Akan tetapi, karena ia bersama tokoh-
tokoh Renaisans lain menjadi pejuang yang akhirnya
memerdekakan pikiran Eropa sehingga lepas dari dogma dan
http://facebook.com/indonesiapustaka

pikiran-pikiran picik yang membelenggu peradaban itu selama


1.000 tahun. Tokoh-tokoh Renaisans-lah yang membuat
kepintaran orang Eropa meningkat luar biasa.
Dukungan untuk para Penguasa dan Politisi Hipokrit

Ada lagi seorang pemikir besar yang pikiran-pikirannya


menghebohkan dunia hingga sekarang. Katanya, seorang
penguasa yang efektif harus bisa menipu, berbohong, berkhianat,
menyiksa bahkan membunuh jika saatnya diperlukan. Orang itu
adalah Machiavelli.

Kelihatannya licik dan jahat betul. Ia pasti dicintai semua


penguasa dan politisi yang hipokrit, kejam, dan oportunis. Akan
tetapi, Machiavelli melakukannya karena ia sangat mencintai
negaranya, Italia. Ia adalah seorang patriot yang hidup saat Italia
berada dalam keadaan yang kacau dan berbahaya. Dalam
bukunya yang terkenal, The Prince (1532), ia menyatakan
bahwa semua tindakan yang imoral itu hanyalah diperlukan agar
sang penguasa bisa menjaga agar negara tetap kuat dan utuh.
Tindakan-tindakan itu harus dilakukan jika taruhannya adalah
keselamatan negara. Tentu saja, banyak orang yang menentang
pemikirannya dan percaya bahwa selalu ada cara lain untuk
menjaga kekuasaan dan keutuhan negara. Ide-ide Machiavelli
juga berlaku pada suatu waktu dan situasi khusus yang justru
menjadi berbahaya pada situasi yang berbeda. Perdebatan terus
berlanjut.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Jangan Percaya Siapa Pun!

Anda percaya orang pintar? Jangan percaya omongan orang


pintar. Bahkan jangan percaya pada omongan orang-orang yang
katanya genius. Jangan percaya guru-guru Anda. Jangan
percaya pada buku-buku yang Anda baca. Jangan percaya pada
siapa pun atau apa pun. Mereka semua masih mungkin bisa
salah. Hanya Tuhanlah yang tidak bisa salah, yang lain bisa
salah.

Ini bukan cara untuk mencari musuh sebanyak-banyaknya.


Bukan sama sekali. Ini adalah metode untuk mengembangkan
sikap kritis dan untuk mengkaji ilmu pengetahuan lebih dalam
lagi sehingga dicapai kebenaran yang sejati.

Metode ide ini dipopulerkan oleh orang Prancis bernama Rene


Descartes (1596-1650). Ia adalah anak orang kaya yang
hobinya jalan-jalan keliling Eropa. Akan tetapi, selama jalan-jalan
itu, ia suka berpikir. Descartes melihat bahwa ternyata banyak
ide masa lalu yang dianggap benar ternyata terbukti tidak tepat
setelah makin berkembangnya ilmu. Jadi, ia mulai
mempertanyakan “apa itu Kebenaran?”

Kebenaran yang berlaku hari ini belum tentu kebenaran di besok


http://facebook.com/indonesiapustaka

hari. Kebenaran bagi satu orang belum tentu kebenaran bagi


orang lain. Kebenaran di satu tempat belum tentu kebenaran di
tempat lain. Maka kebenaran sepertinya harus terus
dipertanyakan dan diuji dengan sikap skeptis. Dan cara mencari
kebenaran itu harus tepat, kritis, dan paling bagus jika
menggunakan matematika. Kebenaran sejati harus ditemukan
dengan sistem dan metode yang benar dan kuat.

Orang-orang yang menerima suatu “kebenaran” begitu saja, bisa


jadi ia sedang tertipu atau ditipu. Apa pun tidak dipercayai oleh
Descartes bahkan eksistensinya sendiri. Apakah manusia itu
benar-benar ada atau semua ini hanyalah ilusi? Descartes
akhirnya menyimpulkan bahwa nilai keberadaan manusia itu riil
karena manusia mampu berpikir. Cogito ergo sum, “Saya
berpikir karena itu saya ada”.

Descartes juga menolak hal-hal yang bersifat mistik atau


takhayul. Akan tetapi, ini tidak menjauhkannya dari agama. Ia
adalah penganut Katolik sejati. Ia mengarang buku yang sangat
terkenal berjudul Discourse on the Method for Properly Guiding
the Reason and Finding Truth in the Sciences atau, singkatnya,
Discourse on Method. Berkat Descartes, manusia mempunyai
cara yang lebih maju dalam mendapatkan dan menganalisis
“Kebenaran”.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Eropa Berubah Menjadi Peradaban Modern

Eropa telah berada dalam kegelapan selama 1.000 tahun


lamanya. Akan tetapi, sekarang, mereka telah bebas. Dulu
mereka terbelakang jika dibandingkan peradaban Islam yang
maju dan Byzantium, tetapi sekarang, Eropa telah belajar.
Belajar dari yang terbaik. Wawasan mereka menjadi jauh lebih
luas, pengetahuannya lebih dalam, pikiran mereka lebih rasional
dan sistematik, dan hasil pemikirannya juga menjadi lebih tajam.

Sementara Byzantium telah hancur dan peradaban Islam terus


mengalami kemunduran, Eropa segera berubah menjadi
peradaban paling unggul di muka bumi.

Inilah Asal-Mula Kebangkitan Eropa!

1.Transfer besar-besaran ilmu pengetahuan dari peradaban-


peradaban terunggul. Eropa belajar secara intensif dari
peradaban Islam Spanyol dan Byzantium. Direbutnya Andalusia
Spanyol oleh orang Kristen dari kekuasaan Muslim membuat
transfer ilmu pengetahuan Muslim makin leluasa dan intens,
termasuk ilmu pembuatan kertas.

2. Mesin cetak Gutenberg. Mesin cetak membuat buku mudah


didapat, ilmu pengetahuan hebat dibaca dan dipelajari semua
http://facebook.com/indonesiapustaka

orang dan terjadi akselerasi intelektual dalam skala sangat masif.


Ilmu pengetahuan terhebat sudah tidak lagi eksklusif bagi hanya
kalangan tertentu.

3. Masuknya orang-orang berkualitas tinggi ke Eropa. Jatuhnya


Konstantinopel mendorong migrasi besar-besaran orang-orang
keturunan Yunani yang berkualitas tinggi ke Italia.

4. Wabah Bubonik yang menghapus feodalisme.Ini akhirnya


memberikan kesempatan baru yang luas bagi semua orang untuk
berusaha dan sukses. Dulu peradaban Islam pernah bangkit
menjadi peradaban terunggul di dunia.

Apakah Anda melihat ada persamaannya dengan kebangkitan


Eropa ini? Dan apakah ada juga persamaannya dengan
kebangkitan bangsa-bangsa besar lainnya nanti?
http://facebook.com/indonesiapustaka
Berakhirnya Kejayaan Italia

Sayangnya Renaisans di Italia mulai mengalami kemunduran


menjelang akhir abad ke-15. Sekali lagi, keunggulan dan
kekayaan yang tanpa moral memakan korban. Renaisans
berubah menjadi pameran yang berlebih-lebihan dalam
kemewahan, erotisme, judi, dan kekerasan. Pada awalnya,
semua orang menganggap ini biasa saja.

Para penguasa Florence berlomba-lomba membangun gedung-


gedung megah dan mewah. Indah memang. Akan tetapi, nafsu
ingin kaya dan lebih kaya lagi makin menjadi-jadi. Florence juga
menjadi pusat judi Eropa, mungkin juga dunia. Semua orang
berjudi. Mereka bermimpi mendapat keberuntungan dan menjadi
kaya raya dalam semalam. Jadi, orang-orang di sana lebih suka
mengkhayal, menunggu “keberuntungan besar”, dan menjadi
malas. Malas mengembangkan diri, malas bekerja keras.

“Seni” erotis berupa lukisan, patung, dan literatur tentang pria


dan wanita telanjang tersebar di mana-mana. Para seniman
memandangnya sebagai seni, sedangkan orang-orang biasa dan
para penguasa yang bukan seniman hanya senang melihat orang
telanjang. Hubungan sesama jenis juga menjadi mode saat itu.
Akan tetapi, tidak semua orang senang. Seorang pendeta
http://facebook.com/indonesiapustaka

bernama Girolamo Savonarola dan para pengikutnya mulai


melakukan provokasi dan memberontak.

Savonarola adalah biarawan yang sebenarnya diundang Lorenzo


Medici ke Florence, tetapi kemudian berbalik melawannya.
Kemajuan Florence ia anggap telah membuat kota itu semakin
menjauh dari ajaran-ajaran Kristen. Savonarola dengan didukung
para pengikutnya, sempat menguasai Florence selama beberapa
waktu sebelum keluarga Medici merebutnya kembali. Akan
tetapi, macam-macam pertentangan dan konflik terus terjadi.

Kekerasan juga merajalela. Orang-orang di sana sepertinya juga


mempunyai nafsu emosional yang diatas normal. Jika ada
seseorang yang terlukai atau dibunuh, balas dendamnya bisa
sampai seluruh keluarga, saudara-saudara dan kerabat yang
membunuh dihabisi. Vengeance, balas dendam dalam bahasa
Inggris berasal dari bahasa Italia, vendetta. Pembunuh-
pembunuh bayaran menjadi bisnis yang berkembang luas. Pada
abad ke-19 nantinya, Italia juga akan dikenal sebagai sumber
dari sebuah persekutuan jahat bernama Cosa Nostra, Mafia,
organisasi kriminal bawah tanah.

Setelah Lorenzo Medici meninggal (1492), ia digantikan putra


keduanya, Giovanni, yang kemudian menjadi Paus dengan nama
Paus Leo X. Walaupun sangat suka memberikan sumbangan
dan bantuan pada orang lain, ia juga dikenal suka bermewah-
mewahan. Ia kemudian juga harus berhadapan dengan salah
satu tokoh pembaru Kristen terbesar, Martin Luther.

Semua kekacauan ini akhirnya membuat Italia lengah. Dan,


seperti biasa, kelemahan ini segera saja menghabisi bangsa ini.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Bangsa-bangsa lain, seperti Portugis dan Spanyol mulai belajar


dan menjadi yang pertama berangkat ke dunia baru. Italia
tertinggal. Kemajuan yang diraih negara-negara itu sebagai hasil
dari penguasaan Amerika membuat perdagangan di Mediterania,
daerah “kekuasaan” para pedagang Italia, menurun drastis.
Pusat perdagangan telah berpindah ke Atlantik. Pada abad ke-
16, Italia akhirnya benar-benar habis. Spanyol yang menjadi kuat
pada era penjelajahan menyerbu Italia dan menguasai sebagian
besar kotanya sejak 1527. Jerman, Prancis, dan Austria juga
bergantian menguasai negeri ini. Venesia dan Florence terus
mengalami kemunduran, dan gereja Katolik Roma makin lemah
karena meluasnya gerakan Protestan di Eropa. Moral sepertinya
bukan hanya masalah abstrak tentang nilai-nilai, etika, seni, dan
dosa-dosa yang tidak terlihat.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Peperangan Selama 100 Tahun

Sementara itu, sejak 1337 juga terjadi perang yang tidak habis-
habisnya antara Inggris dan Prancis. Perang itu dikenal sebagai
100 Years War, Perang 100 Tahun. Inggris tadinya adalah
penguasa sebagian wilayah Prancis, tetapi kemudian raja
Prancis berusaha mengusirnya. Setelah peperangan yang sangat
panjang dan melelahkan, Prancis malah jadi terpojok. Raja
Prancis sudah kehilangan akal dan hampir menyerahkan
kekuasaannya kepada Inggris. Akan tetapi, kemudian terjadi
keajaiban.

Seorang gadis remaja datang dari desa dan membangkitkan


kembali semangat orang-orang Prancis yang sudah hampir
runtuh.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Gadis Remaja yang Menaklukkan Inggris, Joan of Arc

Joan adalah seorang gadis yang tinggal di Domremy, sebuah


desa kecil di Prancis. Orangtuanya cuma petani miskin. Mereka
sering bercerita pada Joan tentang penderitaan bangsa Prancis
yang dikuasai oleh orang-orang Inggris yang kejam dan brutal.
Cerita-cerita itu tertanam betul di benaknya, sampai akhirnya ia
mulai mendapatkan pengalaman-pengalaman yang aneh. Ketika
sendirian di tengah hutan yang sepi, ia mendapat penglihatan-
penglihatan ajaib dan mendengar suara-suara. Ia lalu tiba-tiba
didatangi seseorang yang ia percaya adalah malaikat. Joan
sempat tertegun. Lalu, malaikat itu berkata bahwa Tuhan
menyuruhnya untuk membangkitkan Prancis dan memenangi
perang melawan Inggris. Joan percaya betul bahwa ia telah
mendapat pesan langsung dari Tuhan.

Pasukan Prancis selama bertahun-tahun sudah berkali-kali


dikalahkan pasukan Inggris yang sangat kuat. Raja Prancis pun
nyaris tidak berdaya. Sedangkan, Joan hanyalah remaja putri
anak petani miskin. Umurnya pun masih belasan tahun. Akan
tetapi, kepercayaannya begitu kuat dan meyakinkan sampai
orangtuanya, orang-orang di desanya, dan akhirnya Raja
Prancis, Charles, percaya padanya. Setelah berembuk dengan
para penasihatnya, Charles yang sudah kehilangan akal
http://facebook.com/indonesiapustaka

mengambil keputusan yang nekat.

Joan masih 18 tahun ketika raja menjadikannya pemimpin dari


5.000 orang pasukan bersenjata Prancis. Pasukan itu dikirim
untuk membebaskan Kota Orleans. Di Kota Chinon, dekat
Orleans, Joan membangkitkan semangat pasukan Prancis
sehingga hati mereka terbakar. Di atas kuda perangnya yang
gagah berwarna putih, ia berkata bahwa Tuhan sendiri yang
menghendaki Prancis merdeka dan Ia menghendaki Inggris
segera keluar dari negeri Prancis. Prajurit-prajurit Prancis yang
telah memercayai Joan bertempur seperti kerasukan. Satu per
satu pasukan Inggris dihabisi hingga akhirnya mereka melakukan
apa yang tidak bisa dilakukan oleh raja Prancis.

Mereka berhasil mengusir pasukan Inggris dari Orleans. Setelah


Orleans, kemenangan demi kemenangan terus diraih oleh
pasukan Joan of Arc. Tidak ada seorang pun yang bisa
membuktikan bahwa Tuhan telah berbicara kepada Joan of Arc,
tetapi kemenangan-kemenangan Prancis itu adalah keajaiban
yang benar-benar terjadi, sebuah fakta sejarah. Inggris telah
terdesak sampai ke ujung utara Prancis.

Akan tetapi, beberapa saat sebelum perang berakhir, Joan


tertangkap oleh tentara Duke of Burgundy dan diserahkan ke
Inggris. Raja Prancis yang waktu itu sudah dibantu
mendapatkan takhta kerajaan, ternyata sama sekali tidak
memedulikannya. Ia takut kekuasaannya nanti akan disaingi oleh
Joan. Di Inggris, ia kemudian diadili dan dipaksa mengaku
sebagai pengikut aliran sesat. Pada 1431, Joan of Arc akhirnya
dihukum dengan dibakar hidup-hidup. Ia berkata “Yesus” dan
sesaat kemudian meninggal. Perang ini resmi berakhir tahun
http://facebook.com/indonesiapustaka

1453 dengan kemenangan Prancis.

Setelah perang ini, Inggris terusir dari daratan Eropa. Dan,


pahlawan terbesar Prancis dalam perang 100 tahun ini adalah
bukan raja atau bangsawan besar, melainkan seorang gadis yang
masih belia dari dusun Domremy, Joan of Arc.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Abad ke-14, Eropa Akhirnya Menemukan Senjata-Senjata
Pemusnah

Ini adalah saat-saat paling genting dalam sejarah dunia.


Sekarang, orang Eropa tidak saja mempunyai kekuatan
kecerdasan, tetapi juga kekuatan yang superior dalam teknologi
persenjataan dan taktik militer. Dunia akan segera mengalami
penderitaan yang besar selama berabad-abad.

Perang 100 tahun adalah salah satu era penting dalam sejarah
teknologi militer Eropa. Awalnya, Inggris berhasil
mengembangkan Longbow, senjata pembunuh yang lebih efisien
daripada yang digunakan Prancis, yaitu Crossbow. Senjata
panah panjang Longbow bisa menembakkan anak panah hingga
sepuluh buah per menit dan dengan mudah mampu menembus
baju pelindung atau armor para kesatria Prancis.

Akan tetapi, kemudian muncul senjata yang jauh lebih dahsyat.


Senjata ini nantinya akan membuat Eropa menjadi penguasa
dunia dan menciptakan kiamat bagi banyak peradaban lain di
seluruh dunia. Senjata yang sangat mematikan itu adalah senjata
api. Sejak penemuan cara membuat bubuk mesiu oleh Roger
Bacon pada 1268, senjata api berkembang dengan cepat di
Eropa. Pada perang 100 tahun, meriam dan senapan telah mulai
http://facebook.com/indonesiapustaka

banyak diproduksi dan digunakan. Menjelang akhir perang


antara Prancis dan Inggris itu, senapan dan meriam mulai
menggantikan pedang, panah, dan tombak menjadi senjata utama
pasukan Eropa. Persenjataan primitif telah berganti menjadi
persenjataan modern. Persenjataan yang lebih kuat dan
mematikan.
Eropa sudah siap untuk menguasai dunia. Bagi peradaban-
peradaban lainnya yang sekarang inferior, awan yang sangat
gelap akan segera datang ke negeri-negeri mereka.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Ilmu untuk Pergi ke Dunia Baru

Bertahun-tahun sebelum renaisans pada abad 13, sebuah


keluarga pedagang Italia dikabarkan telah melakukan perjalanan
yang amat jauh sampai ke negeri Cina. Keluarga itu adalah
keluarga Polo, yang terdiri dari Nicolo, Maffeo, dan kemudian
putra Nicolo yang terkenal, Marco. Marcopolo suka bercerita
kalau ia tinggal selama 17 tahun di kerajaan Mongol bersama
Kubilai Khan, sebelum akhirnya kembali lagi ke Venice.

Marco menulis buku yang sangat populer, berjudul “Perjalanan


Marcopolo”. Buku ini populer sekali, dibaca banyak orang
padahal waktu itu mesin cetak Gutenberg belum ditemukan.
Dalam buku itu, diceritakan dengan sangat detail tentang negeri-
negeri asing di Timur Tengah, Asia Tengah, Cina, Jepang, India,
Afrika bahkan sampai Rusia. Banyak yang percaya pada
ceritanya, tetapi banyak juga yang yakin ia cuma mendengarnya
dari saudagar-saudagar Arab yang menguasai Jalur Sutra (jalur
dari Barat menuju Cina yang menjadi pusat penjualan sutra).
Walaupun begitu, buku ini sangat penting bagi pengetahuan
Eropa.

Setelah Renaisans, Eropa sudah punya cukup ilmu untuk


menjelajah dunia. Astrolabe yang merupakan alat navigasi untuk
http://facebook.com/indonesiapustaka

mengukur posisi kapal telah ditemukan. Ilmu astronomi, geografi,


dan kartografi (ilmu membuat peta) juga telah dipelajari selama
bertahun-tahun. Semua diperoleh terutama dari orang-orang
Muslim di Spanyol. Peta dunia paling akurat yang ada selama
masa Renaisans dan era penjelajahan adalah milik Abu Abdillah
Syarif Al-Idrisi, seorang ahli geografi Arab yang digunakan di
Eropa selama ratusan tahun. Ada juga beberapa buku terbitan
Italia yang menceritakan negeri-negeri yang jauh seperti A
Merchant’s Handbook dan Secrets of the Faithful Crusader. Ini
adalah era besar bagi kemajuan Eropa. Selama ratusan tahun
zaman kegelapan, orang-orang Eropa bahkan tidak pernah
bepergian jauh dari rumah dan kampungnya sendiri. Para
pedagang di Italia paling hanya mondar-mandir di sekitar laut
Mediterania. Sekarang, Eropa sudah siap berangkat.

***

Eropa abad ke-15. Bumi adalah planet besar yang berbentuk


datar. Benar-benar rata, flat, tidak bulat seperti yang dipercaya
orang-orang sekarang. Para pelaut yakin betul bahwa kalau
mereka berlayar terus dan terus makin jauh dari daratan mereka
akan sampai ke ujung dunia. Mereka akhirnya akan terseret ke
jurang raksasa yang tersembunyi di balik kabut yang amat tebal,
dan jatuh, mungkin langsung ke lubang neraka. Mereka juga
percaya bahwa di samudra yang dalam penuh berisi monster-
monster laut misterius yang buas dan tubuhnya sebesar raksasa.
Beberapa orang yakin betul mereka tidak lain adalah makhluk-
makhluk penjaga pintu-pintu neraka dari perut bumi. Akan tetapi,
setelah berkembangnya ilmu dan impian-impian mereka tentang
kekayaan yang besar di ujung dunia, beberapa di antara mereka
http://facebook.com/indonesiapustaka

akhirnya memberanikan diri untuk pergi mengarungi lautan luas


itu menuju wilayah yang belum pernah mereka jelajahi
sebelumnya.
Carta Marina, 1539.

Peta daratan Eropa (kanan), dan samudera luas di sebelah Barat


yang dipenuhi

makhluk-makhluk laut raksasa yang misterius.


http://facebook.com/indonesiapustaka
Samudera Misterius di Selatan Bumi

“Ya Allah, begitu luasnya karya-Mu, dengan kebijaksanaanmu


Kau ciptakan segalanya.

Dan di lautan yang dalamnya tak terkira itu…berlayarlah kapal-


kapal besar itu, dan

Sang Raksasa Leviathan, yang Kau ciptakan untuk bermain-


main dengan mereka…”

Injil Mazmur, 104 : 25, 26

Emas.Tambang-tambang rahasia yang besar dan menghasilkan


emas berlimpah-limpah banyaknya di ujung Selatan bumi.
Budak-budak Afrika yang bisa dijual dan berharga tinggi di
Eropa. Dan, sesuatu yang sama mahalnya dengan itu semua,
rempah-rempah yang hanya tumbuh di suatu tempat, di ujung
dunia. Semua kekayaan yang bisa membuat seorang pemimpin
berkuasa dan kaya raya bahkan berkuasa atas seluruh Eropa.

Semua menginginkannya. Semua raja Eropa ingin jadi kaya raya


dan berkuasa. Akan tetapi, tidak banyak yang benar-benar
berminat mendapatkannya. Untuk memperolehnya, sangat berat,
http://facebook.com/indonesiapustaka

terlalu berat. Jalan darat di Timur dan Selatan ke sumber-


sumber kekayaan itu dikuasai penuh oleh orang-orang Muslim.
Mereka menjaganya sangat ketat dengan kekuatan militer yang
besar. Arah Barat jelas adalah ujung dunia dan sama sekali tidak
terpikirkan.
Satu-satunya jalan lain adalah jalan yang sebenarnya juga tidak
mungkin ditempuh. Ke Selatan yang jauh lewat jalan laut,
memutari Benua Afrika yang begitu luas, baru mungkin ke
Timur menuju India. Akan tetapi, mereka juga tidak yakin benua
raksasa itu bisa dikelilingi. Tidak ada orang Eropa yang tahu
seberapa jauh perjalanan yang harus mereka tempuh. Pada
masa itu, Benua Afrika adalah misteri yang besar. Afrika adalah
padang pasir raksasa yang seperti tidak berujung.

Dan mereka juga melihat perbedaan suhu yang


mengkhawatirkan. Eropa adalah daerah yang sejuk. Di Afrika
Utara, mereka melihat udaranya makin panas dan orang-
orangnya berkulit hitam. Mereka percaya makin jauh ke Selatan,
jarak matahari akan makin dekat dengan bumi. Udaranya akan
makin panas dan lebih panas lagi. Mereka yang berani pergi ke
sana kulitnya akan berubah jadi hitam dan mulai terbakar. Dan
akhirnya, di ujung samudra di Selatan, seluruh lautnya mendidih
menggelegak saking panasnya. Dan, di dalam lautan itu, berdiam
monster-monster laut yang tidak terbayangkan wujudnya oleh
mereka. Jadi jelas, jalan itu tidak akan mungkin ditempuh. Begitu
kepercayaan orang-orang Eropa saat itu. It’s impossible. Akan
tetapi, ada orang-orang pemberani yang akan segera
menembusnya.

Pada awal era penjelajahan, Portugal menjadi bangsa yang


http://facebook.com/indonesiapustaka

pertama menjelajah dunia. Kekuasaan Portugal nantinya jauh


melebihi negara mana pun, termasuk Spanyol, Prancis, Belanda,
dan juga Inggris. Portugal saat itu dipimpin oleh seorang
penguasa yang cerdas dan ambisius, Henry, yang dijuluki “The
Navigator” yang hidup 1394-1460.
Henry sangat ingin mencari sumber wilayah-wilayah yang kaya
emas dan rempah-rempah itu. Untuk memenuhi ambisinya, ia
mulai belajar habishabisan. Ia menjadikan Portugal sebagai pusat
pembelajaran ilmu-ilmu dan teknologi kelautan, perkapalan,
geografi, kartografi, dan navigasi. Di istananya, ia mendirikan
sekolah dan mengumpulkan banyak pelaut terbaik pada
masanya, juga mengumpulkan para pembuat peta terkenal di
Eropa untuk mengumpulkan pengetahuan yang cukup. Cukup
untuk menjelajahi seluruh dunia. Henry juga membangun pusat
pembangunan kapal dan mengembangkan teknologi yang
mendorong lahirnya era baru dalam sejarah Eropa. Teknologi itu
adalah Caravel. Caravel adalah kapal baru dengan layar
berbentuk segitiga yang diadaptasi dari perahu para pelaut Arab.
Layar Arab ini, yang disebut Lateen, tidak seperti kapal-kapal
Eropa mampu membuat perahu berlayar berlawanan dengan
arah angin. Kapal ini juga sangat cepat, kuat, dan bisa
bermanuver lebih baik. Perkembangan teknologi ini akhirnya
membuat orang-orang Eropa berhasil untuk pertama kalinya
dengan aman menyeberangi Atlantik menuju dunia baru.

Henry berusaha mencari jalan perdagangan ke Asia dengan


mengitari benua besar Afrika untuk menghindari jalur darat yang
dikuasai kerajaan Ottoman Turki. Kerajaan Ottoman mungkin
saat itu bisa dibilang kerajaan yang terkuat di dunia. Penjelahan-
penjelajahan menyusuri tepi pantai barat Benua Afrika pun mulai
http://facebook.com/indonesiapustaka

dilakukan dengan intens. Awalnya para pelautnya sangat takut


menjelajahi laut itu. Akan tetapi, mereka memaksakan diri untuk
terus maju, selangkah demi selangkah. Keberanian yang besar
membuahkan hasil yang besar. Mereka pun mulai menguasai
Afrika, sedikit demi sedikit.
Dengan menguasai Afrika, Portugal ternyata mendapatkan
keuntungan besar dari penemuan emas dan perdagangan budak.
Hasil dari kemajuan ilmu Portugal, pada 1488, pelaut Portugis,
Bartholomew Diaz, akhirnya mampu menjangkau ujung paling
selatan Afrika dan sampai ke Lautan Hindia. Pada 1498, Vasco
da Gama melampaui Lautan Hindia dan telah berhasil sampai di
daratan India. Sejak itu, sumber rempah-rempah yang bernilai
tinggi di Eropa berhasil didapatkan.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Spanyol dan Timbunan Emas di Ujung Dunia

Sementara itu, Spanyol juga akan segera melakukan upaya


besar, yakni menjelajahi lautan lain yang belum pernah dijelajahi
sebelumnya, samudra yang jauh lebih luas di sebelah Barat.

Orang-orang Kristen yang baru saja merebut Spanyol dari orang


Islam tidak membuang waktu lama. Seperti juga Portugis, para
penguasa Spanyol juga menginginkan daerah-daerah kekuasaan
baru yang penuh dengan emas. Penjelajahan Spanyol dimulai
oleh Columbus yang didanai raja Ferdinand dan Isabella. Ratu
Isabella adalah pemimpin wanita yang cerdas yang perhatiannya
pada kemajuan bangsanya sering kali disamakan dengan
Charlemagne. Ini adalah keputusan besar dan berani. Belum
pernah ada orang yang nekat berlayar ke arah Barat. Akan
tetapi, mereka tahu bahwa mereka harus bersaing dengan
bangsa Portugis. Mereka Harus Menang. Dan, untuk menang
mereka harus mengambil tindakan-tindakan yang berani.

Kisah Columbus adalah lambang keberanian dan heroisme yang


membuat Spanyol nantinya menjadi kekuatan besar dunia.
Columbus dan para awaknya berangkat pada Agustus 1492.
Masa itu, ilmu perkapalan dan ilmu geografi baru berkembang.
Mereka harus menghadapi samudra di Barat itu, dengan apa
http://facebook.com/indonesiapustaka

yang mereka punya.


Tak seorang pun yang bisa tahu makhluk-makhluk macam apa
yang masih hidup mendiami dasar-dasar samudera beratus-ratus
tahun yang lalu.

Di tengah laut, mereka menghadapi badai besar yang keras


siang dan malam dan ombak-ombak yang sangat deras setinggi
http://facebook.com/indonesiapustaka

tiang kapal. Banyak kapal tenggelam atau hilang di lautan luas


karena banyak sebab, namun kebanyakan sebabnya tidak
pernah diketahui. Tidak ada juga yang tahu persis seberapa jauh
dan besar lautan yang harus mereka tempuh, apalagi bagi para
awak kapal Columbus yang agak terbelakang. Mereka takut
akan mati kehabisan persediaan makanan. Mereka juga lebih
takut lagi tidak akan pernah menemukan daratan dan berlayar
selama-lamanya, sampai ujung bumi. Ada juga cerita yang lebih
menyeramkan.

Di ujung lautan katanya berdiam monster-monster laut raksasa


yang datang dari dasar laut yang paling dalam. Pada masa itu,
beratus-ratus tahun sebelum zaman sekarang, siapa yang tahu
makhluk-makhluk prasejarah macam apa yang masih hidup
menghuni samudra yang belum tersentuh itu. Seperti Kraken.
Makhluk buas ini berwujud gurita raksasa yang tubuhnya
sebesar sebuah pulau kecil dan belalainya setinggi tiang-tiang
kapal. Makhluk ini bisa dengan mudah menarik kapal-kapal
besar ke dasar lautan dan memangsa satu per satu seluruh
awaknya. Belum lagi sang monster Leviatan, yang namanya
disebut-sebut dalam kitab Injil. Makhluk ini kabarnya berbentuk
seperti gabungan yang paling mengerikan antara ular naga dan
buaya raksasa. Betul-betul menyeramkan. Jika makhluk ini
datang, katanya, lautan akan menggelegak seperti mendidih dan
bagi para awak kapal semuanya akan segera berakhir.

Kapal-kapal Columbus terus berlayar semakin jauh dari Spanyol.


Setelah berminggu-minggu melayari lautan yang sangat luas dan
mendebarkan akhirnya mereka berhasil menemukan daratan
(untungnya tidak bertemu monster laut). Columbus tanpa sadar
http://facebook.com/indonesiapustaka

berhasil menemukan benua baru. Ia mengira telah sampai di


India dan menyebut penduduk aslinya Indian. Ia sama sekali
tidak tahu bahwa ternyata di antara Eropa dan Asia terbentang
sebuah benua yang sangat besar dan luas sekali, yang nantinya
dikenal dengan nama Amerika. Spanyol akan menjadi penguasa
Amerika Selatan.

Perjalanan itu sendiri tidak membawa hasil yang memuaskan


karena hanya sedikit membawa barang berharga. Akan tetapi,
pada 1519, semuanya akan berubah total.

>Martin Luther Membelah Eropa

Martin Luther adalah Doktor Teologi Universitas Wittenberg


sejak 1512. Ia sangat cerdas, pandai pidato, dan menyayangi
rakyat jelata. Ketika melawat ke Roma ia melihat betapa
korupnya gereja yang hidup bermewah-mewahan dan menjual
“surat pengampunan dosa“ untuk mengumpulkan kekayaan.
Luther percaya bahwa Tuhan maha baik dan manusia tidak
perlu memberikan uang recehan untuk diampuni dosanya.
Rakyat, beberapa bangsawan Jerman, dan orang-orang gereja
yang sudah muak segera mendukung Luther dan gerakan
Protestan dimulai. Dalam waktu singkat, gerakan ini tersebar
luas. Eropa terbelah menjadi dua. Jerman, kemudian kerajaan
Inggris, dan Denmark menjadi Protestan. Itali, Spanyol, dan
Prancis, tetap kuat sebagai Katholik. Sayangnya gerakan ini
berlanjut dengan peperangan berdarah di seluruh Eropa selama
bertahun-tahun. Akan tetapi, Protestan juga akhirnya
membebaskan banyak negara, terutama Inggris, dari kekolotan
http://facebook.com/indonesiapustaka

cara berpikir dan intelektual gereja Roma. Inggris Protestan


nantinya menjadi negara dengan kemajuan intelektual paling
hebat di Eropa dan menjadi penguasa dunia.
Eropa yang Superior, dan Bangsa-Bangsa Lain yang Lemah dan
Terbelakang

Pada 22 April 1500, pelaut Portugis, Pedro Álvares Cabral juga


sudah sampai ke wilayah baru yang nantinya dikenal sebagai
Brasil. Portugal lalu menjadikan daerah ini sebagai salah satu
koloni utamanya. Brasil yang alamnya kaya bisa dijadikan
sebagai pusat pertambangan emas, perak, dan penghasil gula
yang sangat besar serta menguntungkan untuk Eropa. Akan
tetapi, siapa yang akan bekerja di pertambangan dan perkebunan
itu?

Orang-orang Portugis melihat orang-orang pribumi yang masih


primitif. Mereka memandangnya seperti tidak lebih tinggi dari
hewan-hewan piaraan yang ada di perkebunan. Orang-orang
Portugis punya senjata api yang mematikan juga pedang yang
terbuat dari metal baja. Suku pribumi tidak punya senjata-senjata
ini sehingga sulit bagi mereka untuk bisa melawan. Dengan
ancaman senjata, suku pribumi bisa dipaksa bekerja dan tidak
perlu dibayar sehingga orang-orang Portugis bisa mendapat
keuntungan yang berlimpah-limpah.

Tanpa pikir panjang, Portugis segera memaksa orang-orang


pribumi Amerika Selatan itu bekerja menjadi budak. Mereka
http://facebook.com/indonesiapustaka

diperlakukan dengan kejam. Yang berani melawan langsung


dibunuh, namun budak-budak itu kemudian banyak yang sakit
dan mati. Padahal, mereka memerlukan lebih banyak budak
untuk usaha dagang mereka. Mereka pun melihat orang-orang
primitif di Afrika. Sejak itu, berjuta-juta orang Afrika mulai
diburu dan ditangkapi seperti binatang untuk dikirim ke Benua
Amerika. Daerah-daerah lain juga mulai direbut dengan
kekerasan dan senjata. Pada 1510, Alfonso de Albuquerque
secara militer menaklukkan Kerajaan Goa di India.

Malaka dikuasai pada 1511. Kapal-kapal dari Jawa yang


berdagang di sana dihabisi. Pada 1515, Portugis sudah berlayar
di Jawa dan tiba di pulau rempah-rempah yang sangat penting
pada era penjelajahan Eropa, Maluku. Rempah-rempah seperti
cengkeh dan pala yang banyak tumbuh di Maluku dan
Kepulauan Banda adalah komoditas utama di Eropa dan bernilai
sangat mahal bahkan menyaingi emas. Selama ratusan tahun,
Portugis, Spanyol, Belanda, dan Inggris akan saling berebut
kekuasaan di daerah ini.

Pada 1519, Magellan, juga orang Portugis, telah berhasil


mengelilingi dunia. Ia berangkat menuju arah Barat dari
Portugal, berlayar sampai ke ujung paling Selatan Amerika
Selatan, melewati Pasifik sampai di Filipina, melalui Kepulauan
Maluku dan kembali ke Portugal dengan melewati Tanjung
Harapan.

Pada 1542, pelaut Portugis lainnya tiba di sebuah wilayah di


Asia yang nantinya berkembang menjadi salah satu kekuatan
utama dunia, Jepang. Akan tetapi, mereka kemudian diusir
karena terlalu bersemangat menyebarkan agama Kristen. Pada
http://facebook.com/indonesiapustaka

abad ke-16, Portugis telah menjelajahi dan mendominasi


perdagangan di wilayah yang amat luas di hampir seluruh
belahan Barat bumi, mulai dari Afrika, India, Cina, Jepang
bahkan Maluku, Jawa, dan Timor Timur. Di belahan Barat,
Portugal menguasai Brasil yang kaya akan emas, batu-batu
berharga, gula, dan kopi. Dominasi perdagangan ini membawa
keuntungan yang sangat besar bagi negara ini. Dari Cina,
mereka punya monopoli atas sutra dan porselen, rempah-rempah
dari Maluku dan Srilanka, dan Batu-batu perhiasan dari Asia
Tengah. Semua barang ini mempunyai nilai yang sangat tinggi di
Eropa.

Di setiap pusat-pusat perdagangan yang mereka kuasai,


didirikan benteng lengkap dengan berbagai persenjataan yang
lebih modern. Penguasapenguasa lokal dipaksa untuk berdagang
dengan memberi keuntungan yang besar untuk Portugal.
Mereka yang melawan dihancurkan. Kapal-kapal pesaing
seperti kapal pedagang Muslim dan pedagang lokal juga
dihancurkan oleh kapal-kapal Portugis yang lebih unggul dengan
meriammeriamnya yang besar.

Henry telah membuat Portugis menjadi imperium yang sangat


besar dalam waktu yang cukup singkat, tetapi kehebatan
Portugis juga tidak berlangsung lama. Raja Portugis, Sebastian,
meninggal tanpa punya penerus takhta. Raja Spanyol, Philip II,
yang adalah keturunan salah satu penguasa Portugis dijadikan
penguasa sehingga Portugis praktis dikuasai oleh Spanyol sejak
1580. Penguasa Spanyol tidak memedulikan daerah-daerah
jajahan Portugis. Belanda dan Inggris yang baru bangkit pun
segera berebut mengambil alih daerah-daerah itu.
http://facebook.com/indonesiapustaka

***

Beberapa tahun setelah Columbus, pada 1506, pelaut Spanyol


Hernando Cortez sampai di Meksiko. Mereka tidak berniat
untuk berdagang. Mereka adalah conquistadores dan mereka
datang untuk menguasai wilayah itu. Sejak itu, Hernandi Cortez
mulai melakukan berbagai ekspedisi untuk mencari benda yang
sudah ia impikan sejak berangkat dari Spanyol, yakni Emas,
namun ternyata hasilnya tidak pernah memuaskan. Pada 1519,
ia menjelajah ke daerah baru. Dalam perjalanan itu, ia
membawa 600 tentara bersenjata lengkap, pasukan berkuda, dan
juga meriam. Setelah beberapa hari perjalanan ia menemukan
sebuah peradaban yang sangat menakjubkan dan belum pernah
dilihat orang Eropa lainnya. Ia menemukan Aztec.

Aztec adalah peradaban paling maju di benua Amerika.


Kerajaan besar itu dipimpin oleh Raja Montezuma. Ibu kotanya
yang sangat besar, Tenochtitlan, mempunyai 100 ribu penduduk
bahkan lebih banyak dari kota terbesar di Spanyol. Yang sangat
mencengangkan orang-orang Spanyol adalah bangunan-
bangunan besar yang berdiri di atas air, seakan-akan
dibangkitkan oleh tukang-tukang sihir.

Tidak hanya maju, mereka juga sangat kaya raya. Mereka


memiliki timbunan emas, perak, dan bermacam perhiasan yang
berlimpah-limpah. Inilah yang dicari-cari Cortez! Dan, Cortez
melihat mereka tidak punya senjata yang cukup maju, kuda, atau
baju-baju besi seperti yang dipakai pasukan Spanyol. Dilihat
sekilas saja, pasukan Aztec, walaupun jauh lebih besar, cuma
http://facebook.com/indonesiapustaka

pasukan primitif yang dapat dengan mudah ditundukkan. Suku


Aztec punya emas yang sangat banyak hingga menggunung.
Emas yang sangat diinginkan Cortez.

Pasukan Cortez telah diperingatkan untuk pergi dari sana,


namun mereka justru bergerak cepat masuk ke pusat kota dan
menyandera Montezuma.

Raja itu kemudian dibunuh. Orang-orang Aztec yang marah


kemudian berusaha membunuh pasukan Cortez, tetapi mereka
berhasil melarikan diri. Akan tetapi, orang-orang Spanyol itu
telah melihat kekayaan emas Aztec yang sangat luar biasa.
Mereka akan kembali. Setelah mempersiapkan dan
mempersenjatai lagi pasukannya, pada 1521 pasukan Spanyol
kembali lagi dan menghancur-leburkan peradaban ini. Sebagian
besar penduduknya dihabisi dengan senapan, meriam, pedang
panjang, crossbow, dan sisanya dijadikan budak-budak. Seluruh
harta Aztec berupa emas dan perhiasan dijarah dan diangkut ke
Spanyol. Ratusan ribu orang pribumi kemudian juga tewas oleh
macam-macam penyakit yang dibawa orang-orang Eropa.
Peradaban Aztec akhirnya hancur dan musnah. Meksiko yang
kaya akan emas sejak itu dikuasai penuh orang-orang Spanyol.

Pada 1532, Fransisco Pizarro menemukan peradaban di daerah


Peru yang bahkan lebih kaya dari Aztec, yaitu peradaban Inca.
Mereka punya lebih banyak emas, perhiasan, dan Pizarro juga
menginginkannya. Pizarro dikatakan adalah orang yang
berkepribadian ganda. Ia menganggap dirinya sangat spiritual,
tetapi ia juga menghabisi orang-orang Inca dengan sangat brutal.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Cerita penaklukan Pizarro adalah cerita yang nyaris ajaib.


Pizarro berangkat ke Peru hanya isu tentang eldorado
berkekuatan 170 orang dan beberapa ekor kuda. Akan tetapi, ia
kemudian berhasil secara total menaklukkan kerajaan Inca yang
berpenduduk lebih dari 6 juta orang dan memiliki 14 ribu prajurit!
Pizarro sebelumnya meminta berunding dengan penguasa Inca,
Atahualpa. Anehnya, Atahualpa datang ke perundingan hanya
dengan 5.000 pengikutnya dan tanpa bersenjata sama sekali.
Wakil Pizarro, pendeta Velverde, memaksa Atahualpa untuk
menerima ajaran Kristen. Atahualpa menolak. Ia tentu tidak
tahu orang-orang Spanyol itu sangat fanatik. Mereka telah
berperang selama ratusan tahun dengan orang Muslim di
Spanyol dan memiliki kebencian dan dendam yang meluap-luap
terhadap orang-orang non-Kristen. Dengan kekejaman yang luar
biasa, mereka kemudian tanpa ragu mulai membantai habis
beribu-ribu orang pengikut Atahualpa. Atahualpa sendiri
dibiarkan hidup, dijadikan sandera, dan baru dibunuh beberapa
bulan kemudian.

Kerajaan Inca sudah lumpuh karena pemimpinnya yang


dianggap dewa tidak ada lagi. Pasukan Spanyol dengan berbagai
persenjataannya yang lebih maju, yakni pedang baja, kuda-kuda,
dan baju besi akhirnya menyerbu ke ibu kota Inca, Cuzco dan
mendudukinya tanpa perlawanan yang berarti. Peradaban Inca
yang besar pun berakhir sudah dikalahkan hanya oleh kurang
dari 200 orang Spanyol.

Untuk menunjukkan asal dari emas dan perak yang berlimpah di


sana, orang-orang Spanyol memaksa dan menyiksa suku-suku
primitif itu. Setelah sumbernya ditemukan, para penduduk
http://facebook.com/indonesiapustaka

pribuminya dijadikan budak dan kekayaan yang sangat besar itu


pun dikeruk habis-habisan. Ini adalah sumber harta kerajaan
Spanyol.

Kekayaan di Amerika Selatan ini begitu besarnya sehingga


Spanyol menjadi negara terkaya di Eropa saat itu. Dengan
kekayaan itu, mereka mampu membangun armada yang besar.
Saat ini, kapal-kapal Caravel sudah mulai digantikan oleh
Galleon. Kapal ini lebih kuat daripada model sebelumnya, lebih
murah pembuatannya, dan lengkap dipersenjatai dengan kanon
untuk perang. Dengan kapal-kapal ini, Spanyol memboyong
harta yang melimpah itu dari wilayah-wilayah jajahannya.
Mereka dikenal sebagai Spanish Treasure Fleet, Armada Harta
Karun Spanyol. Harta yang dibawa armada ini juga membuat
para perompak dan bajak laut mulai bermunculan memenuhi
kawasan Karibia yang menjadi jalur menuju Spanyol dan
memburu harta itu. Mereka adalah The Pirates of Caribbean.

Di Amerika Tengah dan Selatan, orang-orang Eropa juga


menemukan tanaman-tanaman baru, seperti tembakau, kentang,
juga jagung, yang sebelumnya tidak dikenal.

Spanyol lalu juga menguasai Filipina yang letaknya strategis di


Asia. Kapal-kapal dari Filipina membawa rempah-rempah dari
Maluku yang berharga mahal dan barang-barang keramik dari
Cina. Spanyol makin berkuasa ketika akhirnya berhasil
mengalahkan armada besar kerajaan Ottoman di pertempuran di
daerah Lepanto (1571). Ini yang menandai mundurnya
kekuasaan Ottoman.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Kejatuhan Spanyol

Akan tetapi, kehebatan Spanyol juga tidak bertahan lama.


Spanyol mulai kesulitan ketika harta yang ditumpuknya ternyata
menciptakan inflasi yang gila-gilaan. Harga-harga barang
melambung tinggi dengan cepat. Mereka ternyata juga tidak
mengembangkan industri dalam negeri. Spanyol bergerak
menuju kebangkrutan. Kesulitan ini ditambah lagi dengan para
penguasa Spanyol yang tidak toleran terhadap para pengusaha
Muslim dan Yahudi. Mereka ini sangat vital terhadap ekonomi,
tetapi malah diusir keluar secara besar-besaran dari negeri itu.

Ekonomi Spanyol hanya semata-mata bergantung pada harta


jarahan dari daerah-daerah jajahannya. Armada harta karunnya
sendiri malah juga sering dijarahi oleh armada-armada musuh,
terutama oleh Inggris dan juga bajak laut yang berkeliaran di
perairan Karibia. Banyak juga yang hancur tenggelam dihantam
badai laut yang ganas.

Spanyol juga berperang dengan hampir semua negara Eropa,


Inggris, Prancis, Belanda, dan Portugis. Ini benar-benar
menguras kekuatan Spanyol hingga akhirnya mulai mengalami
kebangkrutan. Pada 1588, armada Spanyol, The Spanish
Armada, dihancurkan oleh kekuatan Inggris dalam salah satu
http://facebook.com/indonesiapustaka

pertempuran laut terbesar sepanjang sejarah. Inggris menang


karena unggul dalam teknologi perkapalan, persenjataan, dan
strategi militernya. Pasukan darat terbaik Spanyol juga
dikalahkan oleh Prancis pada pertempuran Rocroi yang sangat
menentukan, yakni pada 1643 dalam “Perang 30 Tahun” (perang
yang terjadi akibat konflik Katolik dan Protestan). Pada 1648,
perang selesai dan Spanyol benar-benar habis. Dan kemudian,
penguasa dunia yang baru segera datang.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Belanda Bangkit

Pada 1581, Belanda akhirnya berhasil lepas diri dari penjajahan


bangsa-bangsa lainnya di Eropa. Mereka pun segera
membangun kekuatan untuk bergabung dalam perlombaan
menguasai dunia. Melihat kekuasaan Portugis mulai lemah,
Belanda tanpa pikir panjang langsung bergerak. Pada 1596,
pelaut Belanda, Cornelis de Houtman, tiba di Sumatra dan
Banten. Pulangnya, ia membawa macam-macam rempah-
rempah. Pada 1599, Belanda telah sampai di pusat rempah-
rempah dunia, Maluku. Pada 1601, kapal-kapal Belanda
bertempur dan menenggelamkan kapal-kapal Portugis di Banten.

Tahun berikutnya, VOC berdiri. Perusahaan dagang Belanda


yang memiliki kekuatan militer ini segera mengirimkan puluhan
kapal perangnya ke Indonesia. Pada 1641, Belanda akhirnya
mengambil alih Malaka dari Portugis. Sejak saat itu, kekuatan
Portugis di Indonesia sudah habis. Inggris juga sebelumnya telah
berhasil dikalahkan dalam perebutan Indonesia. Indonesia
berada di bawah kekuasaan VOC. Orang-orang Indonesia
diperbudak, diadu domba, dan kekayaan alamnya diperas habis
sepanjang 350 tahun lamanya...[]

Belanda dan Sebuah Negara Eksotik di Timur


http://facebook.com/indonesiapustaka

Pada 1603, Belanda menyusul Portugis tiba di Jepang. Karena


terlalu berambisi menyebarkan agama Kristen, Portugis diusir
oleh penguasa Jepang, Tokugawa, pada 1638. Belanda tidak
diusir karena bisa membuktikan bahwa mereka hanya ingin
berdagang. Setelah Jepang melakukan isolasi wilayah, para
pedagang Belanda yang menetap di Pulau Deshima, dekat
Nagasaki, menjadi jendela Jepang terhadap perkembangan
dunia, termasuk dalam sains dan teknologi. Ini nantinya menjadi
sangat penting bagi kebangkitan Jepang dalam Restorasi Meiji.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Imperium Inggris,
Bagaimana Cara Menguasai Seluruh Dunia

Rule Britannia, Britannia Rule the Waves!


Britons Never, Ever, Ever Shall be Slaves !”

Inggris yang telah terbelakang selama berabad-abad, berperang


selama 100 tahun dengan Prancis dan dikalahkan oleh seorang
gadis dusun, kemudian malah terjerumus lagi dalam perang
saudara. Dinasti York dan Lancaster saling berebut kekuasaan
dan saling bunuh hingga tahun 1485. Perang ini disebut sebagai
War of Roses, Perang Mawar, karena York simbolnya adalah
mawar putih dan Lancaster simbolnya mawar merah. Setelah
perang saudara selesai, Inggris baru bisa mulai maju. Ini adalah
awal dari Inggris modern, awal dari sebuah imperium yang
sangat besar.

Raja Inggris, Henry VII, mulai memperbaiki keuangan Inggris


yang nyaris bangkrut dengan menerapkan pajak tinggi kepada
para bangsawan. Ia juga membangun kekuatan laut Inggris yang
modern, baik untuk perdagangan maupun militer. Pelabuhan-
pelabuhan baru dibangun untuk membuat lebih banyak kapal.
Penerusnya, Henry VIII, juga terus memperkuat pembangunan
armada Inggris dengan membangun kapal-kapal besar dalam
http://facebook.com/indonesiapustaka

jumlah yang banyak. Sains yang berhubungan dengan pelayaran,


misalnya astronomi, dikembangkan. Armadanya dilengkapi
dengan senjata-senjata yang lebih besar dan daya tembaknya
lebih jauh.
Salah satu kapal barunya yang terkenal adalah Mary Rose, yang
selesai dibuat pada 1510. Kapal besar ini adalah kapal yang
revolusioner. Ini adalah kapal pertama yang memiliki lubang-
lubang khusus meriam di sisi kapal untuk menembak dan
menghancurkan kapal musuh. Jumlah total senjatanya mencapai
78 meriam! Sebelumnya, pertempuran laut dilakukan dengan dua
kapal berdekatan dan awaknya saling menyerang dengan panah
dan pedang. Mary Rose adalah lambang kekuatan Inggris yang
terus meningkat.

Pada masa kepemimpinan Henry VIII, hidup pemikir penting Sir


Thomas More yang mengarang buku berjudul Utopia. Buku ini
menceritakan sebuah negeri khayalan yang masyarakatnya
hidup dalam kesempurnaan. Tidak ada batasan kelas seperti
feodalisme di Eropa, tidak ada penguasa dan yang dikuasai,
semua orang setara kedudukannya dan saling menghormati. Di
sana, semua masyarakat bekerja demi kepentingan dan
kebahagiaan bersama, mereka hidup dalam kecukupan, tidak
ada keserakahan, persaingan, dan permusuhan. Orang-orangnya
juga bisa dengan lebih bebas mengembangkan ilmu pengetahuan
dan pikirannya, yang nantinya akan memberikan mereka
pemahaman yang lebih dalam tentang manusia dan alam, yang
pada akhirnya membawa kebahagiaan mereka ke tingkat yang
lebih sempurna.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Setelah dipimpin oleh beberapa penerusnya yang tidak


kompeten, takhta Inggris jatuh ke tangan anak Henry VIII dari
perkawinan keduanya. Ia adalah seorang wanita muda berumur
25 tahun bernama Elizabeth.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Elizabeth I Membangkitkan Inggris Menjadi Kekuatan Dunia

“ I know I have the body of a weak and feeble woman, but I


have the heart and stomach of a King, and a king of England
too!” Pidato Elizabeth I dihadapan para prajurit Inggris yang
akan menghadapi datangnya pasukan invasi Spanyol.

Elizabeth adalah seorang wanita muda. Tidak seperti bapaknya


yang besar dan gemuk, ia bertubuh agak kecil. Umurnya baru 25
dan belum menikah ketika diangkat menjadi penguasa tertinggi
dari sebuah kerajaan besar di dunia, Ratu Kerajaan Inggris.
Apakah perempuan muda ini mampu memimpin kerajaan
Inggris? Banyak orang meragukannya.

Elizabeth yang masih muda ini lalu harus berhadapan dengan


masalah-masalah besar, sulit, dan berbahaya. Ia harus
mempertahankan negerinya dari ancaman kekuatan besar
Spanyol. Inggris juga bermasalah dengan Prancis, Skotlandia,
dan Irlandia. Di dalam negeri sendiri, Inggris terancam
perpecahan antara pemeluk Protestan dan Katolik. Itu belum
semuanya. Inggris juga didera masalah keuangan yang parah.
Dan juga, karena ia mempertahankan agama Protestan di
Inggris, penguasa gereja Katolik, Paus Gregory XIII bahkan
menghalalkan Elizabeth untuk dibunuh.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Sekali lagi, banyak orang meragukan kepemimpinannya. Akan


tetapi, mereka semua salah besar. Menjelang akhir
kekuasaannya, Elizabeth telah membangun Inggris yang begitu
perkasa sehingga angkatan lautnya menghancurkan armada
Spanyol, The Invincible Armada tanpa perlawanan yang berarti.
Keadaan di dalam negeri juga stabil dan Inggris telah mulai
mengembangkan koloni-koloninya di dunia baru. Masa
kekuasaan Elizabeth dianggap sebagai awal lahirnya Imperium
Inggris Raya.

Elizabeth lahir di Greenwich Palace, 7 September 1533, anak


dari Henry VIII dari istri keduanya, Anne Boleyn. Sejak kecil, ia
sudah mendapatkan pendidikan yang sangat baik. Ia diajari
bahasa Latin, Yunani, Prancis, Spanyol, dan Italia. Jadi, ia
menguasai enam bahasa sekaligus termasuk bahasa Inggris. Ia
juga diajari nilai-nilai humanis, ilmu sejarah, filsafat, dan
matematika. Pada umur empat tahun, ia mempunyai guru pribadi
yang bernama Katherine Champernowne, yang masih muda,
baik hati, dan sangat menyayangi Elizabeth. Kat, nama
panggilannya, juga sangat cerdas. Elizabeth menjadi senang
belajar. Elizabeth terutama juga suka membaca karya-karya
Plato. Kesukaannya yang lain adalah bermain musik.

Segera setelah diangkat menjadi Ratu Inggris, Elizabeth


mengangkat penasihat-penasihat yang kemampuannya tinggi. Ia
meneruskan usaha para pendahulunya untuk mengembangkan
armada militer dan perdagangan Inggris. Koloni-koloni baru
dikembangkan ke Benua Amerika. Pada 1583, Humphrey
Gilbert mengklaim wilayah yang dinamakan Newfoundland.
Pada 1585, Walter Raleigh berusaha menetap di Roanoke,
http://facebook.com/indonesiapustaka

pesisir Carolina. Ini nantinya menjadi proyek Inggris yang paling


menguntungkan. Inggris juga melakukan perdagangan dengan
banyak negara, termasuk Turki, Rusia, dan India. Akan tetapi,
Elizabeth banyak dikritik karena pada masanya, berkembang
perdagangan budak yang menjadi salah satu sumber pendapatan
terbesar Inggris.

Pada masa itu, Inggris punya seorang tokoh besar bernama Sir
Francis Drake. Drake adalah pelaut ulung, penjelajah, ahli
strategi perang laut, juga politisi yang dekat dengan Elizabeth I.
Akan tetapi, bagi Spanyol, Drake adalah bajak laut paling dicari.
Drake, atas restu rahasia dari Elizabeth, merampok habis kapal-
kapal harta karun Spanyol yang membawa tumpukan emas dan
perak melalui lautan Karibia. Drake juga orang Inggris pertama
yang menjelajahi dunia, termasuk mengunjungi Maluku.

Masalah agama menjadi masalah terbesar saat itu. Inggris


terancam perang saudara antara pemeluk Protestan dan Katolik,
namun Elizabeth sendiri tidak punya fanatisme yang berlebihan.
Ia segera mengambil tindakan-tindakan yang cermat sehingga
masalah ini bisa diredam dengan efektif. Ia mengeluarkan
undang-undang yang menjadikan Inggris negara Protestan.
Akan tetapi, ia juga mengubah kekuasaan kerajaan atas gereja
dari Head of the Church in England menjadi hanya Supreme
Governor of the Church in England. Elizabeth tidak mengangkat
dirinya sebagai Kepala Gereja. Ini membuat kalangan Katolik
yang menganggap Paus sebagai kepala geraja menjadi sedikit
lebih tenang. Hal ini tetap memberikan kekuasaan penuh pada
gereja. Elizabeth lalu juga mengganti orang-orang gereja yang
menentangnya dengan orang-orangnya sendiri. Semua
http://facebook.com/indonesiapustaka

tindakannya ini ternyata berhasil membuat keadaan menjadi


lebih stabil.

Ia juga dianggap sebagai penyelamat orang-orang Protestan.


Ketika di Prancis terjadi penganiayaan terhadap orang-orang
Huguenot Protestan oleh penguasa Katolik, Elizabeth diam-diam
membantunya. Ini sempat menimbulkan ketegangan antardua
negara. Akan tetapi, berkat kecerdasan Elizabeth, hubungannya
berhasil dipertahankan. Tindakannya ini juga membuat Elizabeth
semakin dipuja di Inggris.

Akan tetapi, ancaman terbesar adalah dari Spanyol. Raja


Spanyol, Philip II, bercita-cita menjadi penguasa kerajaan
Inggris. Ia juga ingin mengembalikannya kembali ke ajaran yang
benar, Katolik. Ia mencoba melamar Elizabeth untuk dijadikan
istrinya, tetapi ditolak. Philip marah luar biasa. Ini adalah bahaya
yang besar bagi Inggris. Spanyol saat itu adalah negara terkuat
di dunia. Wilayahnya sangat luas dan kekayaannya dari
penguasaan Amerika Selatan sangat besar. Armadanya juga
tidak ada yang menandingi. Inggris, saat itu cuma negara kecil
yang sedang dirundung 1001 macam masalah.

Pada 1588, Philip segera membentuk sebuah armada besar


berkekuatan 130 kapal dan 30 ribu tentara untuk menduduki
Inggris. Armada Spanyol sangat ditakuti karena sebelumnya
mampu menghancurkan armada Turki yang hebat di
Pertempuran Lepanto. Inggris sebenarnya juga memiliki armada
yang kuat, 197 kapal, laksamana yang sangat berpengalaman,
dan “kapal-kapal api”, tetapi saat itu Spanyol adalah penguasa
dunia.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Elizabeth tidak diam saja di istananya. Ia segera berangkat ke


Tilbury, Essex di pantai timur tempat pasukannya berkumpul dan
tempat kemungkinan besar armada Spanyol akan mendarat dan
menyerbu masuk ke Inggris. Di sana, dengan keyakinan yang
luar biasa, ia meyakinkan pasukannya bahwa Inggris tidak akan
pernah kalah. .,Di sana pulalah ia memberikan pidatonya yang
terkenal Speech to the Troops at Tilbury.

Elizabeth memercayakan armadanya pada Lord Howard of


Effingham dan wakilnya yang sangat dihormati, Sir Francis
Drake. Drake menciptakan sebuah taktik yang genius untuk
memecah formasi kapal-kapal Spanyol. Ia menggunakan kapal-
kapal tua berharga murah yang hampir tidak terpakai dan
memenuhinya dengan bubuk mesiu yang mudah terbakar.

Pada pertempuran di Calais, Inggris melepas kapal-kapal api itu


searah angin menuju armada Spanyol yang sedang berkumpul.
Armada Spanyol panik luar biasa. Jika kapal-kapal modern dari
besi saja bisa terbakar bayangkan kapal-kapal dulu yang hanya
terdiri dari kayu dan layar kain. Kapal-kapal Spanyol berhasil
melarikan diri dari kapal-kapal api tersebut, tapi formasinya jadi
kacau balau dan membuat mereka jadi makanan empuk bagi
kapal-kapal Inggris yang sudah siap menunggu.

Pidato pada Pasukan Inggris di Tilbury

My loving people, we have been persuaded by some that are


careful of our safety, to take heed how we commit ourselves to
armed multitudes for fear of treachery. Let tyrants fear! I have
http://facebook.com/indonesiapustaka

always so behaved myself that, under God, I have placed my


chief strength and safeguard in the loyal hearts and goodwill of
my subjects. And therefore I am come amongst you all, as you
see at this time, not for my recreation and disport, but being
resolved, in the midst and heat of the battle, to live or die
amongst you all; to lay down for my God, and for my kingdom,
and for my people, my honour and my blood even in the dust.I
know I have the body of a weak and feeble woman, but I have
the heart and stomach of a king, and a king of England too. And
think foul scorn that Parma or Spain, or any Prince of Europe,
should dare to invade the borders of My realm!
Ini adalah salah satu pertempuran laut terbesar dalam sejarah.
Armada Spanyol akhirnya dipukul mundur setelah 11 kapalnya
berhasil ditenggelamkan dan 2.000 awaknya terbunuh. Armada
Inggris ingin mengejar, tetapi kehabisan amunisi. Celakanya,
armada Spanyol yang berusaha kembali ke negerinya, di tengah
perjalanan diterjang badai yang sangat hebat sehingga puluhan
kapalnya tenggelam. Pada akhirnya, hanya 67 kapal dan 10 ribu
pelaut yang selamat. Kehancuran armada Spanyol ini adalah
peristiwa yang sangat penting. Ini adalah awal dari kehancuran
imperium Spanyol dan mulai bangkitnya imperium Inggris. Ini
semua berkat kepemimpinan Elizabeth.

Era Elizabeth juga dianggap sebagai era Renaisans Inggris. Ia


memang dikenal menyukai seni dan ilmu. London saat itu
sebenarnya juga masih agak terbelakang. Sebagian besar
kotanya masih kotor, kumuh, dan sangat padat. Penduduknya
kebanyakan juga miskin, namun mereka ternyata sangat suka
melihat hiburan berupa sandiwara yang meriah di berbagai
tempat pertunjukan atau bahkan lapangan terbuka. Sandiwara
saat itu sangat digemari karena menceritakan cerita-cerita seru,
seperti perjalanan pahlawan dan jagoan Inggris, selingan
http://facebook.com/indonesiapustaka

lawakan yang lucu, kisah cinta yang romantis dengan wanita


cantik bahkan pertempuran dengan tukang sihir. Cerita-cerita
besar itu tentang cinta, pengorbanan, ambisi, dan kekuasaan
disenangi hampir semua orang karena diceritakan dengan
bahasa yang enteng dan menarik. Mungkin ini yang membuat
masyarakat Inggris lebih cepat menjadi berbudaya. Pembuat
sandiwara yang paling top saat itu adalah Shakespeare. Ia
mengarang karya-karya besar seperti Julius Caesar, Romeo and
Juliet, Hamlet, Othello, Macbeth, juga King Lear.

Pada masa Elizabeth, hidup pula seorang pemikir besar Francis


Bacon. Bacon (1561-1626) pernah mengarang buku fiksi
berjudul The New Atlantis. Seperti halnya Utopia, The New
Atlantis bercerita tentang sebuah negeri yang makmur, adil, dan
orang-orangnya hidup bahagia. Negeri tersebut bernama
Bensalem. Bagaimana negeri itu bisa sangat makmur dan
bahagia? Caranya adalah orang-orang harus banyak berpikir dan
bereksperimen untuk lebih memahami kehidupan. Dengan
berusaha memahami kehidupan secara sistematis, manusia akan
menemukan cara untuk lebih bahagia. Bensalem adalah sebuah
bangsa yang didasari oleh sains.

Bacon juga mengarang buku lain yang sangat penting, seperti


Advancement of Learning dan Novum Organum. Dalam
Novum Organum yang dianggap sebagai karya besar, Bacon
mengajak para ilmuwan supaya tidak hanya berusaha
mengembangkan “fakta”, tetapi bahkan mempertanyakan
“fakta” itu sendiri dengan mengamatinya secara langsung dan
melakukan eksperimen secara sistematik. Metode ini dinamakan
metode induktif. Bacon adalah pemikir terpenting Inggris pada
zaman Elizabeth ini.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Ratu Elizabeth meninggal dunia pada 1603 dalam usia 69 tahun.


Ia benar-benar meninggalkan warisan yang luar biasa. Dengan
keadaan negerinya yang relatif stabil dan aman, keuangan yang
lebih baik, perkembangan teknologi perkapalan dan persenjataan,
serta telah dikalahkannya musuh besarnya Spanyol, Inggris siap
menjadi sebuah kerajaan terbesar yang menguasai hampir
seluruh dunia.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Inggris Menguasai Seluruh Dunia

Inggris perlahan-lahan bangkit menjadi kekuatan di Eropa dan


dunia. Kekuatan militer yang terus dikembangkan, kestabilan
politik, dan keadaan keuangan yang makin baik membuatnya
mampu satu demi satu mengalahkan kekuatan besar Eropa
lainnya, seperti Spanyol, Prancis, dan Belanda. Daerah-daerah
dan jalur perdagangan penting dunia bisa dikuasai.

Inggris mulai mengukuhkan ekspansinya di Amerika sejak Sir


Humphrey Gilbert pada 1583 mengklaim Newfoundland sebagai
milik Inggris. Pada 1620, kaum Pilgrim berangkat dari Inggris
dan menetap di koloni Plymouth yang sekarang bernama
Massachusetts. Sejak itu, penguasaan Inggris atas Amerika
terus berkembang. Daerah Amerika Utara, Tengah, dan Selatan
nantinya jadi daerah penting penghasil produk-produk baru
bernilai tinggi, seperti tembakau, gula, kapas, juga bulu binatang.
Di Eropa yang dingin, bulu binatang (fur) memang mahal
harganya.

Pada 1588, armada Inggris yang dipimpin Lord Howard of


Effingham dan wakilnya, Sir Francis Drake, memperoleh
kemenangan yang luar biasa atas salah satu armada laut terkuat
di dunia, armada Spanyol. Sejak saat itu, Inggris sudah terlihat
http://facebook.com/indonesiapustaka

jelas kekuatannya sebagai calon penguasa dunia yang baru.


Perdagangan di Amerika yang sangat menguntungkan, termasuk
Amerika Tengah dan Amerika Selatan yang tadinya dikuasai
Portugis dan Spanyol, mulai diambil alih oleh Inggris. Sejak awal
abad ke-18, Inggris juga berhasil memonopoli perdagangan yang
paling menguntungkan saat itu, juga yang paling biadab, yakni
perdagangan budak.

Inggris menguasai daerah-daerah di Afrika yang dijadikan pusat


perdagangan budak, seperti Guinea dan Senegal. Impor budak-
budak ini semakin memperbesar produksi ladang-ladang di koloni
Amerika. Ratu Elizabeth I pernah mengkritik keras hal ini, tetapi
ternyata keuntungannya terlalu berlimpah-ruah bagi Inggris
untuk dihilangkan. Hasil produksi dari para budak ini, seperti
gula, tembakau, dan kapas, juga mendatangkan hasil yang luar
biasa bagi Inggris.

Keserakahan ini mengakibatkan penderitaan yang sangat besar


bagi Afrika. Lebih dari 2,5 juta penduduk Afrika diburu,
ditangkap, dibawa ke Amerika dalam kapal-kapal budak dan
http://facebook.com/indonesiapustaka

dipaksa bekerja di bawah ancaman senjata demi keuntungan


Inggris. Akan tetapi, perlawanan terhadap praktik biadab ini
akhirnya menyebar luas di Inggris. Pada 1807, perdagangan
budak berhasil dihapuskan.

Di India Selatan, yang menjadi salah satu pusat perdagangan


rempah-rempah terbesar dunia, Inggris mulai mendominasi
perdagangan setelah Portugis runtuh. Selain rempah-rempah,
India memberikan keuntungan besar dari perdagangan kapas,
sutra, dan indigo (pewarna pakaian). Negeri ini juga menjadi
jalur penting perdagangan dengan Cina. India dikuasai penuh
sejak 1757 setelah Prancis dan penguasa-penguasa lokal India
berhasil dikalahkan. Akan tetapi, seperti penguasa-penguasa
kolonial lain, kekuasaan Inggris di sana juga diliputi berbagai
kekejaman. Pada 1857-1858, pasukan Inggris menghabisi ribuan
tentara India yang memberontak.

Kanada yang sangat luas kemudian juga direbut dari Prancis.


Sejak lama, koloni Prancis dan Inggris di sana saling bersaing
menguasai perdagangan bulu binatang, salah satu komoditi
mewah Eropa saat itu. Quebec yang sangat vital direbut jenderal
Inggris yang sangat brilian, James Wolfe, pada 1759. Setelah
beberapa kali serangannya digagalkan, ia berpikir cepat dan
mengambil taktik baru. Jenderal Wolfe yang masih berusia 32
tahun ini menyerang Quebec melalui tebing-tebing terjal dan
tinggi di barat kota yang sama sekali tidak diperhitungkan tentara
Prancis. Serangan yang mengejutkan ini membuat pasukan
Prancis porak poranda dan akhirnya takluk. Sayangnya, Wolfe
tewas dalam serangan ini. Akan tetapi, penguasaan Quebec dan
Perjanjian Paris 1763 mengesahkan Inggris sebagai kerajaan
penguasa dunia yang hampir menguasai seluruh bumi. Ini adalah
http://facebook.com/indonesiapustaka

masa ketika matahari tidak pernah terbenam di Kerajaan Inggris


Raya.

Inggris mulai menjelajah dan menguasai Pasifik sejak


pertengahan abad ke-18. Pada 1769, James Cook menemukan
Selandia Baru dan Australia. Daratan ini nantinya hanya
dijadikan tempat pembuangan bagi penjahat dan kriminal Inggris.

Inggris kena batunya di Amerika. Akibat seenaknya


memaksakan pajak perdagangan yang tinggi pada koloni-
koloninya, Inggris harus kehilangan kekuasaannya di sana. 4 Juli
1776, 13 koloni Amerika bersatu dan menyatakan
kemerdekaannya dari kekuasaan Inggris. Pasukan Inggris yang
dipimpin Jenderal Cornwallis gagal mematahkan perlawanan
para patriot Amerika yang dibantu Prancis dan menyerah kalah
di Yorktown pada 1781. Dua tahun sesudahnya dalam Perjanjian
Versailles di Prancis, Inggris mengakui secara resmi keberadaan
negara baru, Amerika Serikat.

Pada abad ke-18, teh dari Cina mulai jadi produk yang sangat
menguntungkan bagi perdagangan Inggris. Semua orang di
Inggris dan Amerika suka teh. Akan tetapi, seabad kemudian,
perdagangan dengan Cina yang tidak seimbang mendorong
pedagang-pedagang Inggris berbuat curang. Mereka secara
diam-diam menjual dan menyebarkan barang candu opium dari
India. Pemerintah Cina mencium kegiatan ini dan berhasil
menemukan 20 ribu kotak opium milik Inggris. Mereka marah
dan terjadilah Perang Candu, The Opium War. Dengan
keunggulan militernya, Inggris lagi-lagi berhasil mengalahkan
pasukan Cina. Sejak Perjanjian Nanjing pada 1842, Hong Kong
http://facebook.com/indonesiapustaka

dijadikan milik Inggris. Cina tidak dikuasai, tetapi diharuskan


membuka perdagangannya untuk keuntungan Inggris yang lebih
besar. Masalah teh ini menjadi pemicu pemberontakan Amerika
dalam Boston Tea Party.
Pada 1819, Inggris mendirikan pelabuhan di Singapura dipimpin
gubernurnya, Sir Stamford Raffles. Pada 1824, Malaysia juga
berhasil dikuasai setelah lama diduduki oleh Belanda.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Bagaimana Cara Inggris Menguasai Seluruh Dunia?

Inggris memang beruntung. Mereka punya orang-orang


berkualitas tinggi, seperti Ratu Elizabeth I, Francis Drake yang
menghancurkan Armada Spanyol, Horatio Nelson—Laksamana
Angkatan Laut yang meredam armada Napoleon, Jenderal
Wolfe jenderal muda yang mengalahkan Prancis di Kanada,
ilmuwan besar Isaac Newton, ekonom Adam Smith, William
Shakespeare, para inventor teknologi tekstil, James Watt, dan
banyak lainnya. Mereka adalah orang-orang yang “menciptakan
Kerajaan Inggris Raya”.

Inggris adalah negara dengan potensi ekonomi dan bisnis yang


besar luar biasa. Koloninya amat luas di seluruh dunia.
Populasinya di dalam negeri juga terus berkembang pesat
karena majunya ilmu kedokteran dan berkurangnya kepercayaan
pada ilmu-ilmu pengobatan mistik yang tidak rasional.

Inggris juga negara paling demokratis di dunia. Sejak


penandatanganan Magna Charta dan Glorious Revolution,
hak warga negara tidak boleh lagi diganggu dengan sewenang-
wenang oleh sang penguasa. Jadi, semua orang punya
kebebasan yang tidak pernah dirasakan sebelumnya, termasuk
dalam berusaha. Ini tidak ada di negara-negara lainnya. Hak-
hak pribadi, termasuk kekayaan, juga dilindungi hukum. Ini juga
http://facebook.com/indonesiapustaka

berarti semua orang bahkan dari kalangan bawah, bisa berusaha


sekuat-kuatnya dan menjadi kaya raya. Mereka bahkan juga
bisa memperoleh status yang terhormat di Inggris. Hanya di
Inggris.

Kebebasan dan kesempatan ini juga mendorong banyak orang,


termasuk orang-orang berkualitas tinggi dari berbagai negara,
pindah ke Inggris. Di antaranya adalah kaum Huguenot dari
Prancis yang sering dianiaya di negerinya karena menganut
Protestan. Banyak di antara mereka adalah pedagang-pedagang
sukses dan pengrajin yang sangat terampil. Mereka memberikan
pengaruh yang lumayan besar pada ekonomi Inggris.

Inggris adalah negara Protestan yang memiliki sebuah nilai


kepercayaan yang sangat penting bagi perkembangan ekonomi,
yaitu Protestan Work Ethic. Bagi mereka, bekerja dengan
sebaik-baiknya adalah ibadah kepada Tuhan. Makin keras dan
sempurna hasil mereka bekerja, makin tinggi nilai ibadah
mereka. Kemalasan dianggap sebagai dosa yang akan
mendekatkan manusia pada pikiran-pikiran sesat. Dan, lebih dari
itu, keberhasilan dalam bekerja dianggap sebagai bukti mereka
telah mendapatkan keselamatan dunia, Salvation. Jadinya,
semua orang bekerja sekeras-kerasnya.

Inggris juga paling bebas korupsi dibandingkan negara-negara


Eropa lainnya. Keadaan keuangannya stabil dan Bank of
England juga telah berdiri sejak lama. Pengeluarannya untuk
militer juga tidak pernah berlebihan. Surplus yang besar dimiliki
oleh negara dan pengusaha-pengusaha hasil berdagang dengan
koloni-koloninya.

Kecerdasan dan penemuan-penemuan baru dihargai di Inggris.


http://facebook.com/indonesiapustaka

Sebagai negara Protestan, Inggris tidak terbelenggu oleh pola


pikir gereja Roma yang sempit dan sering kali anti-ilmu
pengetahuan. Semua orang bebas berpikir dan mengembangkan
ilmu. Badan-badan ilmu pengetahuan prestisius juga banyak
muncul di Inggris.
Royal Society of London for the Improvement of Natural
Knowledge atau Royal Society telah berdiri sejak 1660 dan
mendorong pengembangan dan penyebaran sains. Isaac Newton
pernah jadi presidennya. Badan lainnya, Royal Society of Arts
(1754) memberikan hadiah-hadiah lumayan besar yang disebut
Premiums bagi orang-orang yang dianggap berhasil dalam
pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Badan ini
memiliki tujuan mendorong pengembangan masyarakat yang
berproduktivitas tinggi, memajukan perdagangan, teknologi
manufaktur, dan juga seni. Anggota-anggotanya termasuk Adam
Smith, Benjamin Franklin, dan Guglielmo Marconi—orang yang
menemukan radio.

Ada juga Lunar Society (1765-1813), kelompok diskusi antara


para ilmuwan, penemu, pakar pendidikan, dan juga para
industrialis top. Mereka juga membahas sains serta aplikasinya
pada industri manufaktur. Anggota-anggotanya termasuk
Erasmus Darwin (kakeknya Charles Darwin), James Watt, juga
pengusaha Matthew Boulton yang lalu menjadi rekan Watt
dalam bisnis mesin uap. British Association for the
Advancement of Science (BA) berdiri sejak 1831. BA bertujuan
untuk lebih memopulerkan sains dan sebagai tantangan atas
Royal Society yang dianggap terlalu eksklusif.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Apel Newton dan Kunci Alam Semesta

“ If I have been able to see further, it was only because I stood


on the shoulders of Giants.”

Newton adalah raksasa. Pemikir terbesar dalam sejarah umat


manusia. Leonardo da Vinci bisa mencoba menganalisis alam
dunia dan manusia. Galileo berasumsi tentang hukum gravitasi
alam semesta, namun Newton tidak hanya berasumsi. Ia
menemukan kunci matematis dari sistem pergerakan seluruh
alam semesta kita. Mulai buah apel yang jatuh ke tanah hingga
gerakan semua benda raksasa di angkasa luar bumi, seperti
bulan, planet, bintang, dan sistem orbitnya di seluruh galaksi. Ini
adalah Rumus Gravitasi Universal.

Di zaman sebelum Newton, alam semesta adalah sesuatu yang


gelap dan misterius bagi manusia. Akan tetapi, setelah Newton,
seluruh semesta raya yang mahaluas seakan-akan mulai
terbuka. Cahaya kecerdasan manusia telah meneranginya.
Newton adalah ilmuwan super yang menunjukkan kepada dunia
bahwa manusia mempunyai kemampuan pencapaian ilmu
pengetahuan yang nyaris tidak ada batasnya.

Seperti orang-orang besar lainnya, Newton suka menikmati


http://facebook.com/indonesiapustaka

kesendirian dan merenung. Menurut cerita, ia menemukan teori


gravitasi saat dudukduduk santai di bawah pohon. Saat tengah
merenung, tiba-tiba sebuah apel jatuh di atas kepalanya.
“Mengapa apel jatuh ke bawah?” Kemungkinannya adalah
bahwa ada tenaga yang menariknya ke bawah, dari pusat bumi,
gravitasi. Akan tetapi, pikirannya tidak berhenti sampai di situ. Ia
malah segera berangkat menuju angkasa luar. Mengapa bulan
yang ada di langit tidak jatuh ke bumi? Dan mengapa juga bulan
terus mengelilingi bumi seakan-akan terikat dengan bumi?
Bagaimana dengan planet-planet lain yang ada dalam sistem tata
surya? Waktu itu, Newton baru berusia 23 tahun. Ini menjadi
awal bagi teori besarnya nanti.

Dalam buku best seller, 100 Tokoh yang Paling Berpengaruh


dalam Sejarah, karya Michael H. Hart, Isaac Newton
ditempatkan pada nomor dua tokoh besar yang paling
berpengaruh. Ini cukup mengejutkan karena ia hanya kalah dari
nabinya orang Islam, Muhammad Saw., dan berada di atas
Yesus Kristus! Ini adalah preferensi satu orang (Hart), tetapi
lumayan cukup untuk menunjukkan betapa besar pengaruh
seorang Newton.

Newton lahir 25 Desember 1642, persis di hari Natal. Ayahnya


telah meninggal sebelum ia dilahirkan. Hidup ibunya, Hannah,
berat karena harus bekerja dan mengasuh Newton kecil. Beban
hidup akhirnya mendorong Hannah untuk terpaksa menikah lagi.
Ini adalah keputusan yang menyakitkan bagi ibunya itu. Tidak itu
saja, calon suaminya yang baru, menolak ia membawa Newton,
tetapi ia menjanjikan biaya hidup yang mencukupi untuk
Newton. Walau sangat berat, ia terpaksa menyetujuinya dan
http://facebook.com/indonesiapustaka

meninggalkan Newton dengan neneknya. Uang yang akan


diterima Newton akan membuat hidupnya lebih baik, bisa makan
lebih enak dan bisa belajar dan bersekolah. Tidak ada kepedihan
yang lebih dalam dari ini bagi Newton dan ibunya. Kehidupan
yang berat ini membuat Newton jadi anak yang pemalu, suka
menyendiri, dan merenung.

Waktu kecil, kabarnya Newton tidak terlalu suka sekolah.


Malah, ia pernah dianggap bodoh karena suka melamun. Akan
tetapi, pikiran Newton jelas sama sekali tidak kosong. Newton
memang suka tidak berkonsentrasi pada satu hal, tetapi bisa
mempunyai ketajaman pikiran yang dahsyat pada hal lainnya.
Ada waktu-waktu tertentu ketika ia tidak berkonsentrasi pada
satu hal dan pada waktu lain konsentrasinya tidak ada yang
mampu menandingi.

Karena suka menyendiri dan berpikir, ia segera menemukan


sebuah hobi baru yang memberinya kesenangan yang tiada tara,
yakni membaca. Karena banyak membaca, segera saja
pikirannya terakselerasi dengan luar biasa.

Sewaktu umur 18 tahun dan ketika kuliah di Cambridge, ia


menyerap ilmu pengetahuan, terutama matematika dengan
kecepatan yang mengagumkan. Perpustakaan Cambridge yang
besar dan lengkap bagi Newton ibarat “gudang harta” yang
segera saja ia habisi dengan tuntas seluruh ilmu pengetahuan
besarnya. Dengan menyerap pemikiran-pemikiran para ilmuwan
besar, The Giants, begitu Newton menganggapnya, pemikiran
Newton muda juga segera terangkat menjadi sebesar raksasa.
Mereka yang memberi inspirasi besar padanya adalah Kepler,
http://facebook.com/indonesiapustaka

Copernicus, Galileo, Bacon, Descartes, dan masih banyak


lainnya. Mereka adalah rahasia kehebatan Newton.

Newton lalu juga mulai mengadakan penyelidikan-penyelidikan


sendiri. Saat umur 23 tahun, ia telah menemukan rumus
Kalkulus Integral yang sangat penting bagi kemajuan ilmu
matematika. Saat umur 28 tahun, ia telah menghasilkan
penemuan besar lainnya, yakni hukum “cahaya putih”, dan
menciptakan teropong refleksi pertama di dunia, yang begitu
canggih karena sampai sekarang pun masih digunakan. Cahaya
putih sendiri ternyata adalah gabungan dari seluruh warna yang
ada dalam pelangi. Saat umur 45 tahun, masih cukup muda
sebagai seorang penemu besar, ia telah menerbitkan Principia
(Philosophiae Naturalis Principia Mathematica) karya besarnya
yang berisi ide raksasa, yakni tentang hukum mekanika
universalnya.

Newton adalah seorang yang sangat religius. Ia senang


membaca kitab suci. Walaupun telah mampu menghitung rumus
mekanika alam semesta, ia tentu saja menolak ide bahwa
seakan-akan nantinya pengetahuan manusia akan menyamai
Tuhan. Itu adalah tidak mungkin, namun memang manusia telah
diberikan Tuhan kemampuan yang istimewa.

“ Gravity explains the motions of the planets, but it


cannot explain who set the planets in motion. God governs all
things and knows all that is or can be done .”
http://facebook.com/indonesiapustaka
Cara Baru untuk Membuat Negara Lebih Makmur!

“ It is not from the benevolence of the butcher, the brewer, or


the baker,

that we expect our dinner, but from their regard to their own
interest. We

address ourselves, not to their humanity, but to their self-love,


and never

talk to them of our own necessities, but of their advantages .”

Adam Smith, “Wealth of Nations”

Seorang ekonom Inggris mengemukakan teori baru yang


revolusioner. Katanya, negara bisa lebih makmur justru kalau
pemerintah tidak ikut campur dalam urusan ekonomi. Teori ini
begitu hebat karena tetap berlaku ratusan tahun hingga
sekarang. Ia adalah ekonom terbesar dalam sejarah, Adam
Smith.

Dalam bukunya, The Wealth of Nations, 1776, ia menyatakan


bahwa pasar sebaiknya bergerak sendiri. Jika ada barang bagus
http://facebook.com/indonesiapustaka

dan permintaannya banyak, harga akan naik. Akan tetapi,


karena si produsen untung banyak, akan ada banyak orang lain
juga ingin ikut memproduksinya. Suplai barang bertambah dan
harga akan kembali stabil. Kestabilan ekonomi akan dijaga oleh
the Invisible Hands, ambisi semua manusia yang selalu ingin
berebut dapat untung besar.
Kompetisi yang adil, sehat, dan bergairah akan terdorong oleh
pasar yang bebas. Sebaliknya, campur tangan pemerintah akan
membuat persaingan jadi tidak sehat, harga dan produksi juga
jadi tidak optimal. Ini akan merugikan ekonomi itu sendiri dan
konsumennya secara umum. Begitu juga monopoli yang akan
merusak suplai dan membuat harga mahal.

Hasil pemikirannya yang juga penting adalah sistem pembagian


kerja, yakni ketika seseorang dengan melakukan kerja yang lebih
sederhana dan fokus, akan membuat produktivitas secara umum
akan meningkat. Dalam perdagangan internasional, Smith
mengubah pandangan kuno bahwa membeli barang negara lain
(impor) itu selalu jelek. Tadinya, kebanyakan negara berpikir
bahwa mengimpor sama saja memberi uang pada negara lain.
Sedangkan, Smith dengan logikanya yang sederhana
mengatakan, “Kalau beli lebih murah daripada bikin sendiri,
mengapa tidak beli saja?” Itu jelas akan menghemat
pengeluaran. Pemikiran-pemikiran Adam Smith memang
revolusioner dan nyata-nyata berpengaruh besar. Sekarang, ia
dianggap sebagai Bapak Ilmu Ekonomi Modern.

Itu semua adalah dasar-dasar mengapa Inggris mampu

menciptakan revolusi besar. Dan, revolusi besar pun terjadi.


http://facebook.com/indonesiapustaka
Kemajuan Sains dan Hasil Pertanian yang Berlipat-lipat

Knowledge is Power, begitu kata Francis Bacon. Itu tidak


hanya berlaku untuk penjelajahan dan penjajahan, tetapi juga
untuk merevolusikan kekuatan ekonomi dan pertanian.

Cara bertani di Eropa sebelumnya masih kuno. Bibit hanya


disebar dengan tangan. Kadang tidak masuk ke tanah dan sering
dimakan burung. Akan tetapi, kemudian muncul seorang petani,
tetapi bukan petani biasa. Ia adalah petani pemikir dari Inggris,
Jethro Tull. Ia berpikir dan selalu mencari cara bagaimana
supaya bibitnya bisa tumbuh lebih baik dan menghasilkan lebih
banyak. Pada 1701, ia membuat sebuah alat mekanis penanam
bibit sederhana yang bisa membuat jalur di lahan dan menanam
bibit lebih dalam ke tanah, lebih rapi, dan lebih efisien. Tanaman
kemudian tumbuh lebih baik sehingga hasilnya pun lebih banyak.

Lalu ada Viscount Townsend. Dulunya, lahan pertanian yang


habis dipanen dibiarkan kosong selama waktu tertentu supaya
tetap subur. Ini membuat lahan jadi tidak produktif. Pada 1730,
Townsend, setelah melakukan banyak percobaan, menemukan
cara baru yaitu dengan crop rotation, yakni sistem tanam silang.
Dengan menanam tanaman yang berbeda bergantian, lahan
http://facebook.com/indonesiapustaka

tetap subur dan bisa ditanam terus-menerus sepanjang waktu.


Caranya selain ditanami gandum dan jagung, lahan bisa ditanami
lobak (turnip) dan semanggi (clover) yang ternyata
menyuburkan lahan. Hasil pertanian makin berlipat ganda.

Kualitas ternak juga berhasil ditingkatkan kualitasnya secara


signifikan melalui penggunaan ilmu yang sistematis. Pada 1745,
peternak Robert Bakewell tidak lagi hanya sekadar
mengawinkan ternak-ternaknya, tetapi memilih hanya yang
terbaik untuk saling dikawinkan. Untuk domba, dipilih yang
bulunya paling tebal dan tubuhnya paling besar. Hasilnya,
kualitas ternak menjadi makin tinggi. Domba yang dihasilkan
bulunya makin tebal dan dagingnya makin banyak. Sapi dicari
hanya yang paling berat dan paling banyak susunya. Kualitasnya
pun makin lama makin tinggi.

Pada 1793, pemerintah Inggris telah membentuk Dewan


Pertanian yang makin mendorong penggunaan sains dalam
pertanian. Gabungan dari penemuan ini dan berbagai penemuan
baru lainnya, menciptakan terjadinya Revolusi Pertanian di
Eropa. Eropa telah keluar dari zaman pertanian kuno. Sekarang,
pertanian dikembangkan dengan ilmu yang sistematis dan
penciptaan teknologi walaupun masih sederhana. Hasil pertanian
Eropa jadi jauh lebih besar dan berlipat ganda dibandingkan
sebelumnya dan dibandingkan bangsa-bangsa lainnya.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Tekstil untuk Menguasai Dunia

Dari dulu hingga zaman modern sekarang, tekstil adalah industri


besar dan utama dunia. Semua orang di dunia perlu pakaian.
Dan dunia, saat itu adalah milik Inggris.

Salah satu hasil revolusi pertanian adalah semakin besarnya


produksi bahan dasar benang untuk pakaian, yaitu kapas.
Melimpahnya produksi kapas membuat cara baru dibutuhkan
untuk memaksimalkan produksi dan makin memperbesar
keuntungan. Pada 1730, John Kay menciptakan benda kayu
kecil beroda, the Flying Shuttle, yang bergerak bolakbalik
sehingga memintal kapas menjadi dua kali lebih cepat. Lalu,
James Hargreaves membuat Spinning Jenny yang dapat
memintal delapan benang sekaligus.

Richard Arkwright lalu menggunakan tenaga air, Water Frame,


untuk pemintalan. Tenaga manusia tidak lagi diperlukan. Pada
1779, Samuel Crompton kemudian menggabungkan Spinning
Jenny dan Water Frame menjadi alat yang dinamakan The
Mule. Dengan alat yang hebat ini, 400 benang yang berkualitas
lebih baik bisa dipintal sekaligus!

Di Amerika, seseorang bernama Ely Whitney menemukan alat


http://facebook.com/indonesiapustaka

baru yang bisa memisahkan kapas dan bijinya secara otomatis.


Memisahkan kapas dengan bijinya menggunakan tangan sulit
sekali. Akan tetapi, pada 1793, dengan Cotton Gin, pembersihan
kapas yang tadinya sulit dan memakan waktu lama bisa
dipercepat bahkan hingga 50 kali lipat.
Semua ini membuat Inggris memiliki produksi benang yang
berlebih-lebihan. Bagi para pengusaha dan penemu Inggris, ini
adalah kesempatan yang lebih besar untuk mencari cara baru
supaya produksi tekstil makin meningkat dan keuntungan bisa
diraih secara besar-besaran.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Sumber Tenaga Baru yang Mengubah Dunia

Selama ribuan tahun, manusia telah menggunakan tenaganya


sendiri untuk menggerakkan sesuatu, namun kemudian, manusia
mulai berpikir dan mulai menggunakan hewan, seperti kuda dan
sapi untuk membantu pekerjaannya yang berat. Lalu, berbagai
sumber tenaga lain ditemukan, seperti tenaga angin dan tenaga
air. Akan tetapi, semua tenaga yang dihasilkan itu terbatas.
Manusia pada dasarnya masih terbelakang.

Setelah kemampuan berpikir dan mencipta manusia berkembang


pesat, manusia menemukan sumber tenaga baru yang
kekuatannya sangat-sangat besar dan revolusioner. Ini adalah
era besar yang menunjukkan kehebatan daya pikir manusia.
Dengan sumber tenaga yang besar ini, manusia akan terdorong
ke sebuah zaman baru, zaman mesin, zaman industrial. Sumber
kekuatan itu adalah Steam Power atau tenaga uap.

Tenaga uap sebenarnya telah ditemukan oleh seorang bernama


Hero, sarjana Yunani, abad ke-1. Kabarnya, ia membuat pintu
ajaib yang bisa bergerak sendiri. Padahal, pintu tersebut
didorong oleh sebuah sistem mekanis bertenaga uap. Beberapa
karyanya kemudian sempat diterjemahkan dalam bahasa Arab.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Sebagai hasil dari perkembangan ilmu Eropa tentang gas dan


hidrodinamika, sebuah mesin yang memanfaatkan tenaga uap
bisa diciptakan. Saking besar kekuatannya sehingga nantinya ia
bahkan bisa menggerakkan lokomotif dan kapal-kapal besi
mengarungi samudra.
Pada 1698, Thomas Savery telah menciptakan mesin uap
sederhana untuk tambang batu bara. Akan tetapi, mesin tersebut
masih tidak stabil dan suka meledak. Pada 1705, seorang Inggris
lainnya menciptakan mesin uap baru. Kekuatan yang dihasilkan
sangat besar bahkan hingga 50 kali tenaga kuda. Mesin ini juga
lebih aman, tetapi sayangnya hanya bisa digunakan di tambang
batu bara. Ia adalah Thomas Newcomen. Akan tetapi,
pengembangan yang paling fenomenal adalah hasil dari anak
didiknya, James Watt. Mesin yang berhasil disempurnakan pada
1769 ini sangat efisien sehingga bisa digunakan untuk berbagai
kegunaan, termasuk di antaranya untuk sebuah sistem ekonomi
baru di dunia, yakni industri pabrik.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Pabrik Pertama di Dunia

Dalam sejarahnya, awalnya manusia bekerja di rumah atau di


tempat-tempat kerajinan kecil. Akan tetapi, melonjaknya hasil
pertanian terutama kapas, munculnya alat-alat tekstil yang lebih
maju, dan terciptanya sumber tenaga baru yang sangat besar
membuat produksi tidak lagi dilakukan secara rumahan.

The Mule terlalu besar dan mahal untuk digunakan di rumahan.


Jika digunakan di tempat yang besar dengan skala yang besar,
hasil dan keuntungan produksinya sangat luar biasa. Peningkatan
yang hebat dalam pemintalan benang mendorong kebutuhan
baru untuk mesin yang bisa menenun kain lebih produktif.
Dengan tangan tidak lagi cukup. Pada 1785, Edmund Cartwright
menciptakan mesin tenun, The Power Loom. Ini adalah mesin
tenun besar yang kemampuan produksinya tinggi. Sejak itu,
manusia mulai bekerja di pabrik-pabrik besar dan produksi
dilakukan secara masif.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Kendaraan dengan Mesin Uap

Orang Amerika, Robert Fulton, berhasil menggabungkan kapal


dengan mesin uap. Jadilah kapal uap pada 1807. Kemudian,
pada 1829, George Stephenson, warga Inggris, menggunakan
mesin uap itu dengan lokomotif. Kecepatannya lumayan tinggi
hingga mencapai 60 km/jam.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Manusia Mengenal Tenaga Listrik

Listrik adalah penemuan yang menciptakan keajaiban bagi


manusia. Bayangkan semua kesenangan manusia: menonton
acara TV, mendengarkan musik dari radio, lemari pendingin,
komputer, atau sekadar lampu penerangan pada waktu malam
hari, semua bisa jalan karena ada listrik. Bayangkan jika tidak
ada listrik. Alangkah membosankan hidup ini.

Kita harus berterima kasih kepada Michael Faraday. Ia adalah


orang Inggris yang ganteng, sangat pintar, populer, jago bicara,
rendah hati, plus tidak pernah pusing soal uang dan jabatan. A
perfect gentleman. Waktu kecil, Michael kerja di toko buku dan
dimanfaatkannya untuk melihat-lihat apa yang ada di buku-buku
itu. Karena ilmunya menumpuk, ia berani menulis surat pada
ilmuwan Royal Society yang terkenal, Sir Humphry Davy.
Michael sangat beruntung karena lalu diajak untuk menjadi
asistennya. Penemuan listriknya terjadi pada 1821 yang
berhubungan dengan sistem dasar motor listrik, yaitu kawat di
atas magnet akan beringsut jika dialiri listrik. Ia kemudian
membuat dinamo listrik pertama. Ini adalah awal dari abad listrik
di dunia. Penemuan-penemuannya terus berkembang setelah itu.

***
http://facebook.com/indonesiapustaka

Sementara itu, koloni Inggris di Amerika akan segera


berkembang menjadi sebuah kekuatan dunia yang baru ….
http://facebook.com/indonesiapustaka
Cerita Lahirnya Superpower Baru

“ And the star-spangled banner in triumph shall wave.

O’er the land of the free, and the home of the brave.”

Star Spangled Banner

Lagu kebangsaan Amerika

Koloni Inggris di Amerika berkembang dengan cepat.


Wilayahnya yang sangat luas dan sumber daya alamnya yang
melimpah mendorong banyak orang dari Eropa bermigrasi ke
sana. Banyak di antaranya adalah pengusaha-pengusaha
ambisius, dreamers, orang-orang yang bermimpi dapat sukses
yang lebih besar di sana. Kotakota di pantai Timur, seperti
Boston, New York, dan Philadelphia tumbuh menjadi kota-kota
perdagangan yang makmur bahkan mulai menyaingi kota-kota di
Inggris. Setelah beberapa generasi, para kolonis juga makin lama
merasa tidak lagi sebagai orang Inggris, tetapi sudah sebagai
orang Amerika. Amerika berkembang dengan penuh optimisme,
namun itu tidak bertahan lama.

Sementara koloni Amerika bertambah makmur, kerajaan Inggris


terbentur masalah keuangan berat. Biaya operasi-operasi
http://facebook.com/indonesiapustaka

militernya di dunia bertambah besar. Banyak uang juga habis


untuk perang dengan Prancis di Kanada. Akan tetapi,
pemerintah Inggris tidak mau membayari sendiri semua
pengeluaran ini. Mereka tentu saja tidak mau rugi. Jadi, siapa
yang harus membayarnya? Bagaimana dengan para kolonis di
Amerika? Sejak 1765, macam-macam pajak pun diciptakan.
Kertas, tembakau, gula, dan teh yang sedang digemari
dikenakan pajak yang sangat tinggi. Lalu, hambatan
perdagangan juga diterapkan. Ini membuat ekonomi Amerika
tertekan dan banyak pengusaha yang rusak keuntungannya.
Ketidaksenangan terhadap Inggris mulai tumbuh.

Keluh kesah orang-orang Amerika juga tidak terdengar


suaranya di Parlemen Inggris. Mereka tidak punya wakil di
sana. Taxation without representation. Karena suara mereka
tidak didengar, mereka pun mulai menunjukkan
ketidaksukaannya dengan cara lain, secara fisik. Pada 1773,
sekelompok orang Amerika di Boston masuk ke kapal Inggris
yang membawa teh impor dan membuang muatannya ke laut.
Boston Tea Party. Para koloni mulai bersiap-siap.

Pada 1775, Letnan Jenderal Inggris,Thomas Gage, mengetahui


bahwa ada penimbunan amunisi di desa Concord. Ia
mengirimkan 900 tentaranya ke sana untuk segera menyita
amunisi itu. Akan tetapi, sebelum sampai di sana, orang-orang
Amerika sudah menunggu di Lexington. Mereka semua sudah
bersenjata lengkap. Ini adalah awal dari perang besar.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Kebangkitan Kesadaran Amerika

Kemudian pada Januari 1776, terjadi revolusi kesadaran hebat di


hati orang-orang Amerika. Seorang kelahiran Inggris yang
sebelumnya tidak dikenal memunculkan ide-ide besar yang
dengan cepat mendapatkan perhatian dari hampir semua orang
Amerika bahkan juga memengaruhi pemimpin-pemimpinnya,
George Washington dan Benjamin Franklin. Orang itu adalah
Thomas Paine yang baru saja menerbitkan bukunya yang akan
menjadi karya terhebat dalam sejarah Amerika, Common Sense.

Paine memperingatkan bahwa cara Inggris memerintah adalah


tirani. Untuk itu, adalah kewajiban para kolonis untuk berjuang.
Dan, Paine menekankan bahwa mereka harus berjuang tidak
saja sebagai orang-orang yang tertindas secara ekonomi, tetapi
juga sebagai pejuang-pejuang dengan tujuan yang besar dan
mulia, yaitu melawan tirani, melawan kesewenang-wenangan,
dan menciptakan kemerdekaan bagi semua yang tertindas.

Buku ini seperti percikan api yang segera membakar jerami


yang tersiram bensin. Orang-orang Amerika segera sadar
mereka harus bangkit. Inggris harus dilawan. Buku ini menyebar
sangat cepat dan terjual dalam jumlah yang luar biasa, lebih dari
100 ribu hanya dalam tiga bulan. Sepertinya, semua kolonis
http://facebook.com/indonesiapustaka

Amerika yang bisa membaca membeli buku ini.

Pada 4 Juli 1776, wakil dari 13 wilayah koloni akhirnya bertemu


dan memproklamasikan sebuah negara baru, United States of
America. Mereka sudah tidak lagi bersama Inggris.
Amerika yang belum memiliki tentara membentuk pasukan-
pasukan milisi, orang-orang sipil yang dipersenjatai. Mereka
adalah The Patriot. Jumlahnya di seluruh negeri mencapai 90
ribu orang. Walaupun jumlahnya cukup besar, kebanyakan
mereka cuma petani yang sama sekali tidak pernah berperang.
Inggris sendiri, ditambah dengan pasukan bayaran dari Jerman
yang disebut Hessian, berkekuatan 60 ribu tentara profesional.
Perang yang kejam dan memakan banyak korban berlangsung
selama bertahun-tahun. Pasukan Amerika dipimpin oleh tokoh
besar George Washington. Pasukan Inggris dipimpin oleh
Jenderal Cornwallis.

Setelah beberapa kali mengalami kekalahan, Amerika


memperoleh kemenangan yang signifikan di Trenton. Saat itu,
George Washington berhasil melakukan serangan balik dengan
menyeberangi Sungai Delaware di malam Natal 1776. Mereka
kemudian juga memenangkan pertempuran besar di Saratoga.
Di sana, mereka berhasil mengumpulkan pasukan dalam jumlah
yang lebih besar, yakni 15 ribu orang berbanding pasukan Inggris
yang hanya 10 ribu. Akibat kemenangan ini, pasukan kolonis
mulai mendapat bantuan dari negara-negara lain yaitu musuh-
musuh Inggris. Prancis, Spanyol, dan Belanda membela
Amerika untuk mengamankan posisi mereka di Eropa supaya
Inggris tidak bertambah kuat. Bantuan dari Prancis adalah yang
paling menentukan.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Setelah berlangsung selama bertahun-tahun, perang mencapai


titik yang paling menentukan. Pada Oktober 1781, Cornwallis
bergerak menuju kota pelabuhan Yorktown di Virginia untuk
bertemu armada laut Inggris. Mengetahui hal itu, gabungan
pasukan Amerika yang dipimpin Washington dan pasukan
Prancis yang dipimpin pemimpin muda Marquis de Lafayette
menjebak pasukan Inggris di tepi lautan. Cornwallis yang
mengira akan didukung oleh armada Inggris dari laut terkejut
karena ternyata yang ada di sana bukan armada Inggris,
melainkan armada Prancis. Armada Inggris telah dihancurkan
kapal-kapal Prancis di Pertempuran Chesapeake. Cornwallis
menyerah. Inggris menyerah. Amerika menang. Freedom!

Impian Amerika Hidup Kembali!

“Tirani, pasti sulit dikalahkan.

Akan tetapi, janganlah Anda khawatir karena makin berat


perjuangan kita,

berarti makin dahsyatlah kemenangan kita!”


Thomas Paine, American Crisis

Musim dingin menjelang Natal 1776. Angin kencang dan udara


dingin terasa menusuk tulang di medan pertempuran Amerika
yang beku. Para Patriot sudah hampir menyerah. Amerika,
sepertinya sudah diambang kekalahan.

Setelah berbulan-bulan, kekalahan demi kekalahan terus mereka


http://facebook.com/indonesiapustaka

terima. New York sudah direbut kembali oleh Inggris. Kemudian


mereka dikejar sepanjang ratusan kilometer melintasi New
Jersey sampai ke perbatasan Pennsylvania di selatan. Ribuan
pejuang telah gugur. Lainnya ditangkap, jatuh sakit bahkan
desersi. Pasukan Washington yang tadinya 19.000 orang sudah
tinggal 6.000 saja. Sementara pasukan Inggris yang dipimpin
Lord Cornwallis terus bertambah kekuatannya. Pasukan Inggris,
menjelang akhir 1776, sudah siap untuk menyerbu kota
Philadelphia, pusat kekuasaan para Patriot. Di seberang sungai
Delaware, Jenderal Washington tidak berhenti berpikir keras,
“Apa yang harus kita lakukan?” Ia harus melakukan sesuatu
atau ini akan menjadi pertempuran terakhir mereka.

Washington tahu menjelang Natal ini pasukan Inggris pasti


sedang memasuki masa istirahat, masa santai dengan banyak
makanan enak dan minuman. Dan dari informannya ia juga tahu
bahwa musuh sebenarnya telah terpecah karena harus menjaga
wilayah yang sangat luas, New York dan New Jersey. Inggris
pasti sedang tidak siap. Mereka harus diserang, sekarang.
Masalahnya menggerakan pasukan pada keadaan seperti ini
pasti sangat berat. Pasukannya kelelahan dan cuaca sangatlah
buruk. Akan tetapi, satu hal, kemenangan-kemenangan besar
tidak pernah diraih oleh pasukan biasa. Dan mereka adalah
Patriot, pejuang kemerdekaan Amerika yang akan berjuang
bertaruh nyawa melawan segala tirani. Inilah saatnya
kemenangan besar bagi mereka! Victory or Death!

Malam hari jam 2 pagi yang beku dan sangat gelap, George
Washington bersama 2.400 pasukannya dengan gagah berani
menyeberangi sungai Delaware yang dingin dibawah ancaman
http://facebook.com/indonesiapustaka

badai salju. Paginya mereka langsung mengepung 1.400 tentara


Hessian yang berkemah di Trenton. Akhirnya jam 9 pagi,
pertempuran telah selesai. Mereka menang! Menang! Berita ini
tersebar cepat ke seluruh Amerika, dan semangat para Patriot
kembali berkobar. Jenderal Washington berhasil mengalahkan
http://facebook.com/indonesiapustaka

Inggris!
George Washington, Karakter Pendiri Negara Besar

George Washington adalah orang terkaya di Amerika. Hartanya


berlimpah-limpah. Semasa muda, ia juga pernah jadi tentara.
Washington sangat dihormati, karakternya dikenal sangat unggul,
cerdas, berani, dan jujur. Ia juga orang yang selalu mengabdi
tanpa pamrih dan tidak pernah silau dengan kekuasaan.

Washington menjadi panglima pasukan Amerika tanpa dibayar


sama sekali. Ia bekerja sangat keras membangun tentaranya
dan berjuang dengan taruhan nyawa. Walaupun bukan pemimpin
militer yang genius, kecerdasannya cukup tinggi untuk
memenangi Amerika. Ketika perang berakhir, ia tidak
mempertahankan kekuasaannya yang besar itu. Dengan
sukarela, ia menyerahkannya kembali kepada kekuasaan
Kongres.

Karena sumbangannya yang besar, rakyat Amerika memilihnya


menjadi Presiden Amerika pertama. Kemudian, ia terpilih
kembali untuk kedua kalinya. Kepemimpinannya yang baik
membuat rakyat menginginkan Washington kembali menjadi
presiden untuk yang ketiga kalinya. Akan tetapi, ia menolak.
Untuk menjaga demokrasi, ia hanya bersedia menjalani
kekuasaan itu sebanyak dua kali. Ia ingin menjaga Amerika
http://facebook.com/indonesiapustaka

supaya tidak akan pernah terjerumus dalam kekuatan pemimpin


yang berlebihan dan menjurus kepada kediktatoran.

George Washington adalah orang terkuat di Amerika. Ia sangat


dikagumi bangsanya. Ia bisa mendapatkan kekuasaan terbesar
atas Amerika, kekuasaan apa pun yang ia inginkan bahkan
menjadi seorang raja. Akan tetapi, ia memilih untuk tidak
mengambilnya. Ia ingin rakyat belajar bahwa kekuasaan
bukanlah segala-galanya. Yang terutama adalah pengabdian
yang besar dan tulus demi kebesaran dan kejayaan bangsanya,
Amerika. Nama ibu kota Amerika, Washington DC, yang
diambil dari namanya, memang adalah penghargaan yang
sepantasnya atas kebesaran sang pendiri dan pahlawan besar
Amerika itu.
http://facebook.com/indonesiapustaka
The Creation of Superpower

Orang-orang yang berlayar menyeberangi samudra luas, yang


menghadapi risiko dihantam badai ganas dan tenggelam ke dasar
lautan untuk menuju sebuah wilayah baru yang sama sekali
belum mereka kenal, pastilah orang-orang yang bermental baja
dan punya impian yang kuat.

Itulah kekuatan para kolonis yang pertama kali datang di daratan


Amerika. Orang-orang yang betul-betul percaya pada visi,
impian besar bahwa dengan kerja keras dan terus belajar
mereka akan “menguasai dunia”, walau sekeras apa pun
tantangan yang akan mereka hadapi. The American Dream.
Para kolonis Amerika tahu bahwa kekayaan yang tak terhingga
dan kekuasaan yang begitu hebat bisa diraih, tanpa peduli
seberapa pun miskin atau “lemah” mereka, jika mereka tanpa
kenal lelah memperjuangkannya. Jika mereka tidak menyerah
dan terus belajar, mereka akan mendapatkan apa pun, apa pun
yang mereka impikan.

Pada awal berdirinya, Amerika memang bukan negara adikuasa.


Mereka tidak punya banyak uang, lemah, dan tertinggal. Mereka
beruntung dalam perang kemerdekaannya dibantu banyak
negara lain. Akan tetapi, mereka juga sadar betul bahwa mereka
http://facebook.com/indonesiapustaka

harus berkembang dengan kecepatan luar biasa kalau mereka


mau mempertahankan kemerdekaannya. Siapa yang menjamin
Inggris tidak akan kembali lagi dengan kekuatan yang lebih
besar? Jadi, Amerika harus belajar cepat.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Berebut Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

“ If a nation expects to be ignorant and free, in a state of


civilization,

it expects what never was and never will be.”

Thomas Jefferson

Amerika beruntung memiliki presiden seperti Thomas Jefferson.


Ia adalah seorang polymath dan tahu apa yang dibutuhkan agar
Amerika bisa segera maju. Ia juga sangat aktif mengembangkan
sains dan pendidikan Amerika. Lalu ada Benjamin Franklin. Ia
adalah salah seorang Bapak Bangsa yang berjuang bersama
George Washington dan menjadi anggota Panitia Kemerdekaan
Amerika. Benjamin adalah politisi, diplomat, sekaligus ilmuwan,
penemu, penerbit, dan pengarang buku. Ia pernah mengadakan
percobaan listrik yang menghebohkan. Pada 1752, saat sedang
hujan badai, ia dengan nekat menaikkan layang-layang raksasa
untuk mengetes kelistrikan petir! Orang-orang lain lari melihat
petir karena kalau tersambar bisa langsung gosong. Benjamin
malah menerbangkan layang-layang ke langit dan mencari
sambaran petir. Untungnya, dan benar-benar untung Benjamin,
petir kecil-kecilan menyambar layangannya dan tercipta
http://facebook.com/indonesiapustaka

loncatan api listrik. Kesimpulannya, petir itu memang listrik...


Sebagai ilmuwan, Benjamin juga diangkat menjadi anggota dari
klub intelektual bergengsi di Inggris, yakni Lunar Society dan
Royal Society.

Benjamin hobi membaca buku sejak kecil. Ia pernah magang di


penerbitan milik kakaknya. Ia jadi terkenal ketika menerbitkan
buku kumpulan pepatah dan peribahasa. Pepatahnya misalnya
“Tuhan hanya membantu orang yang membantu dirinya sendiri”.
Benjamin juga orang pertama yang mendirikan perpustakaan
umum di Amerika. Sebagai Bapak Bangsa, sumbangannya
terhadap intelektualitas Amerika sangat berharga.

Amerika belajar dengan sangat luar biasa. Harvard University


salah satu institusi pendidikan terhebat di dunia telah berdiri
sejak 8 September 1636. Mesin-mesin revolusi industri diimpor
dari Inggris. Akan tetapi, usaha ini sering digagalkan oleh Inggris
yang segera membuat undang-undang untuk melarang ekspor
mesin apa pun ke negara mana pun. Akan tetapi, buku-buku
tentang mesin dan ekonomi secara umum dibaca dengan penuh
semangat dan ide-ide baru dikembangkan, namun ini tidak
cukup. Orang-orang paling cerdas dan kreatif di Inggris,
termasuk ahli-ahli permesinan, kemudian dibujuki untuk pindah
ke Amerika bahkan diberi macam-macam imbalan.

Inggris pun berusaha keras mempertahankan mereka. Orang-


orang cerdas dan para teknisi mesin dilarang meninggalkan
Inggris. Cerita yang paling terkenal mungkin adalah tentang
Samuel Slater, yang sekarang dianggap sebagai Bapak
Industrialisasi Amerika. Slater, kelahiran Derbyshire, Inggris,
pernah bekerja dengan Richard Arkwright, salah seorang tokoh
http://facebook.com/indonesiapustaka

besar Revolusi Industri Inggris pencipta Water Frame.

Melihat kesempatan besar di seberang lautan, Slater kabur


diam-diam menuju Amerika dengan menyamar sebagai petani
dan memakai nama samaran. Ia akhirnya bisa sampai dengan
selamat. Dengan pengetahuannya yang tajam tentang pabrik
tekstil tenaga air, ia akhirnya membangun pabrik sendiri pada
1798. Usahanya dengan sistem produksi terbaru untung besar
dan berkembang sangat cepat. Pada akhirnya, ia memiliki 13
pabrik tekstil dan kekayaannya hampir mencapai 1 juta dolar.
Keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah keunggulan
bangsa. Amerika harus bergerak cepat dan apa pun akan
dilakukan.

Sebelumnya, pada 1793, seorang penemu Amerika, Ely Whitney,


berhasil menciptakan Cotton Gin, alat pemisah kapas dengan
bijinya. Ini adalah alat sederhana, yakni sebuah kotak kayu
dengan roda berputar dan sikat untuk memisahkan biji.
Sederhana sekali, tetapi sebelumnya memang belum ada alat
seperti itu sehingga hasilnya luar biasa. Ide sederhana itu
mendorong efisiensi dan kecepatan produksi dan menjadi bagian
penting dalam revolusi industri. Ely juga menciptakan inovasi
baru yang berpengaruh sangat besar pada kemajuan industri
Amerika, yakni jalur perakitan dengan pembagian kerja. Dengan
memecah pembuatan produk menjadi bagian-bagian yang lebih
sederhana, pembuatan produk menjadi lebih mudah. Tenaga
kerja yang dibutuhkan juga tidak perlu yang punya keahlian
tinggi sehingga ongkosnya makin murah. Ia mempraktikkan ini
untuk pembuatan 10.000 senapan musket yang dipesan
pemerintah.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Pada 1811, pengusaha Boston, Francis Cabot Lowell, berkeliling


Inggris dan pergi melihat-lihat pabrik-pabrik tekstil di sana.
Mesin-mesin di Inggris boleh dilihat, tetapi mereka tentu tidak
mau memberi tahu rahasia pembuatannya. Lowell bukan
mekanik mesin sehingga ia mengunjungi pabrik sebanyak-
banyaknya, melihat bagaimana cara kerjanya, dan membuat
sketsa detail dari apa yang ia lihat. Ketika kembali ke Amerika,
ia minta seorang mekanik untuk membuat mesin-mesin itu,
terutama Power Loom. Ia kemudian membangun pabrik
pertama di dunia yang membuat tekstil dari proses awal hingga
akhir, dari pengolahan kapas hingga menjadi tekstil. Pabriknya
sangat sukses bahkan sebuah kota dinamakan atas namanya,
yaitu kota Lowell di Massachusetts.

Kebebasan Amerika juga menarik seorang Prancis bernama


Eleuthère Irénée du Pont. Bersama keluarganya, ia melarikan
diri dari kekacauan Revolusi Prancis. Ia memiliki keahlian yang
tinggi dalam bidang teknologi kimia dan juga bubuk mesiu. Di
Amerika, ia membangun pabrik bubuk mesiu yang memiliki
kualitas tinggi. Usahanya sukses dan berkembang pesat.
Sekarang, perusahaan DuPont adalah salah satu perusahaan
kimia terbesar di dunia yang menghasilkan bahan-bahan seperti
teflon, kevlar, dan teknologi freon untuk mesin pendingin.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Transportasi Darat Super Cepat

Orang Inggris, George Stephenson, menciptakan jalur rel


lokomotif uap pada 1829. Amerika yang melihat potensi
keuntungan langsung mengembangkannya dengan kecepatan
luar biasa. Pada 1860, separuh jalur rel kereta api di dunia ada di
Amerika. Pada 10 Mei 1869, Amerika telah berhasil
menyambungkan jalur kereta api dari daerah Barat melintasi
benua sampai ke pinggir Samudra Pasifik di Timur Amerika. Ini
adalah jalur yang sangat jauh dan sangat luas. Dengan kereta
kuda, rute ini adalah perjalanan selama berbulan-bulan. Akan
tetapi, dengan dibangunnya jalur kereta api, waktu perjalanan
dipotong menjadi beberapa hari saja! Amerika yang sangat luas
dengan potensi ekonomi yang sangat besar telah disatukan
dengan level efisiensi yang luar biasa.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Pengusaha Pertanian Juga Bisa Kaya Raya

Lalu muncul penemuan baru yang sangat sukses di bidang


pertanian. Alat itu membuat proses panen hasil pertanian jauh
lebih singkat. Dengan alat ini, para petani menjadi makin
makmur dan penemunya jadi kaya raya. Orang itu adalah Cyrus
McCormick yang menciptakan pemanen mekanis pada 1834.

Cyrus bukan sekadar penemu yang hanya puas dengan


menciptakan sebuah mesin yang bagus. Ia tidak ingin jadi
penemu yang berjasa mengembangkan sesuatu tetapi hidup
miskin. Cyrus ingin menjadi jutawan. Pikirannya yang tajam
berkembang, tidak hanya dalam mengembangkan mesin, tetapi
juga dalam mengembangkan bisnisnya secara strategis.

Mesinnya hebat luar biasa. Sebelumnya, petani Amerika sama


dengan petani primitif lainnya. Panen gandum dilakukan dengan
berjalan selangkah demi selangkah sambil membungkuk
membabat batang gandum itu lalu menyatukannya dalam
bundelan-bundelan. Akan tetapi, dengan alat pemanen mekanik
ciptaan Cyrus, panen bisa dilakukan jauh lebih cepat dan
sederhana. Saking hebatnya, yang tadinya 3 orang diperlukan
untuk memanen 1 ekar gandum (1 ekar [acre] = 4.047 m 2—
peny.) sekarang 2 orang dengan mesin ciptaan Cyrus bisa
http://facebook.com/indonesiapustaka

memanen 10 ekar. Artinya 15 kali lebih efisien!

Karena harga awalnya mahal, penjualannya tidak sukses. Akan


tetapi, Cyrus tidak menyerah. Mesinnya terus ia perbaiki.
Promosi dilakukan dengan peragaan-peragaan di ladang-ladang
petani. Daerah yang punya pasar terbesar juga dicari dan pabrik
baru dibangun di lokasi yang mampu menjangkau pasar itu.
Penjualan meningkat dan biaya distribusinya juga jadi makin
murah. Mesinnya yang awalnya butuh dua orang untuk
mengoperasikan kemudian diperbaiki menjadi hanya perlu
seorang. Penghematan yang dilakukan pada proses pembuatan
dan makin banyaknya produksi membuat biaya pembuat mesin
itu makin menurun. Keuntungannya makin besar. Setelah jadi
jutawan, ia berkeliling dunia untuk memperluas pasarnya. Mesin
pemanen ciptaannya akhirnya terjual sampai Kanada, Argentina
bahkan Australia dan Selandia Baru. Cyrus McCormick
membuktikan bahwa pertanian bisa menjadi bisnis yang sangat
besar.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Lahirnya Komunikasi Jarak Jauh Instan

Pada 1838, penemuan besar lain diciptakan. Ini adalah alat


komunikasi jarak jauh instan pertama di dunia. Namanya
telegraf dan dikembangkan oleh Samuel Morse. Sebelumnya,
komunikasi jarak jauh paling-paling dilakukan lewat surat.
Supaya pesan bisa sampai, diperlukan waktu bahkan bisa
berhari-hari. Dengan telegraf, hebatnya, pesan sampai saat itu
juga, instan. Bagi banyak hal, ini adalah revolusi besar, terutama
untuk bidang politik, juga industri, dan perdagangan.

Sementara itu, di Prancis terjadi perkembangan politik yang


besar dan berbahaya.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Huru-Hara di Prancis,

Penguasa yang Korup, Pisau Guillotine, Demokrasi yang Lemah,


dan Munculnya Sang Diktator

Prancis harus menelan kepahitan kalah dari Inggris dalam


Perang 7 Tahun. Kanada dan Amerika di timur Mississippi, serta
India direbut Inggris. Prancis bangkrut.

Akan tetapi, walau bangkrut, para penguasa Prancis tentu saja


tidak mau menanggung beban keuangan ini. Mereka adalah
kaum elite dan “eksklusif” yang tidak pantas hidup susah.
Mereka malah tetap saja hidup mewah. Mereka tetap suka
memakai baju-baju yang indah dan anggun, membeli perhiasan
yang berkilauan, dan makan seenak perutnya. Yang paling parah
adalah sang Ratu, Marie Antoinette, istri Raja Louis XVI.

Jadi, siapa yang harus menanggung beban keuangan Prancis


yang sangat berat? Siapa lagi kalau bukan rakyat biasa. “Rakyat
lemah, bodoh, dan toh tidak akan berbuat apa-apa,” begitu
mungkin pikir para bangsawan Prancis. Jadi, pajak-pajak baru
yang lebih tinggi dikenakan pada rakyat. Dan, para bangsawan
http://facebook.com/indonesiapustaka

yang kaya raya dinyatakan tetap tidak perlu bayar pajak yang
tinggi.

Louis XVI sendiri sebenarnya adalah orang baik. Ia ingin


bangsanya menjadi lebih baik. Ia juga jujur. Akan tetapi, ia tidak
pernah tegas dan tidak berani tegas bahkan kepada sang istri,
Marie. Rakyat yang tadinya mencintainya lama-lama bosan dan
muak karena Louis tidak pernah mampu berbuat apa-apa untuk
mengurangi penderitaan rakyat.

Sebelumnya, pada 1788, pertanian Prancis mengalami kegagalan


panen yang parah. Ketika pajak baru diterapkan kerajaan,
rakyat jadi marah. Lalu, mereka melihat para bangsawan yang
makin rakus. Mereka jadi makin emosional. Di Prancis, Pasca-
Renaisans dan revolusi perdagangan, muncul kalangan kelas
menengah yang lumayan cerdas dan tercerahkan. Intinya,
mereka bukan tipe orang-orang yang ditindas dan diam saja.
Awalnya, rakyat mencoba melawan dengan membentuk
pemerintahannya sendiri, National Assembly. Akan tetapi,
keadaan bertambah parah. Rakyat bertambah lapar dan Louis
XVI tidak mau menerima keinginan rakyat untuk perubahan.

Pada 14 Juli 1789, penjara Bastille, lambang kekuasaan


aristokrat yang korup, diserang oleh massa yang mengamuk.
Marie Antoinette dengan enteng berkata, “Biarkan mereka
memakan kue”, atau qu’ils mangent de la brioche. Rakyat yang
sudah tidak tahan lagi berusaha menangkap kaum elite itu.
Keluarga kerajaan lalu berusaha kabur, tetapi kemudian berhasil
ditangkap. Ketika terjadi perang dengan Austria dan Prusia,
sang raja dituduh telah membantu musuh dan para aristokratnya
kemudian ditangkapi. Setelah itu, kekuasaan monarki dihilangkan
http://facebook.com/indonesiapustaka

dan diganti menjadi republik. Akan tetapi, kemudian, datanglah


satu era paling mengerikan bagi Prancis, Reign of Terror.

Orang-orang yang berpandangan ekstrem melakukan pencarian


besar-besaran terhadap keluarga aristokrat dan mata-mata asing
yang dikirim penguasa luar untuk mencegah revolusi menyebar
ke negara mereka. Ribuan orang itu ditangkapi dan dieksekusi
dengan sebuah alat khusus yang baru dibuat, yaitu alat pancung
kepala Guillotine. Louis XVI dan Marie Antoinette akhirnya juga
dijatuhi hukuman mati. Sang raja yang baik dan jujur, Louis
kehilangan kepalanya pada 17 Januari 1793. Marie menyusul
pada 16 Oktober 1793. Selama masa itu, 20.000 aristokrat,
pejabat korup, dan musuh-musuh negara kehilangan kepalanya.

Prancis kemudian memasuki masa demokrasi. Akan tetapi,


orang-orang yang terpilih lewat demokrasi yang baru ini ternyata
juga sangat lemah dan sangat korup. Dewan yang bernama
Direktorat itu ternyata juga cuma peduli kepentingannya sendiri
dan sama rakusnya akan harta. Rakyat pun kembali kecewa.
Apa gunanya demokrasi kalau seperti ini? Lalu, datanglah
seorang tentara muda bernama Napoleon. Demokrasi akan mati
lagi.
http://facebook.com/indonesiapustaka
The Super General, Napoleon Bonaparte
“In Italy, I realized I was a superior being , and conceived the
ambition of performing great things. ”

Napoleon adalah salah satu jenderal terbesar dalam sejarah. Ia


seorang genius dan ambisinya tak terbatas. Umur 16 tahun, ia
sudah menjadi tentara Prancis berpangkat letnan. Umur 24, ide
geniusnya membuat Prancis berhasil mengusir Inggris dari
Toulon. Umur 27 tahun, ia sudah jadi pemimpin dari seluruh
pasukan Prancis di Italia. Di umurnya yang ke-30, Napoleon
praktis sudah jadi penguasa tunggal di seluruh Prancis.Napoleon
lahir di Corsica, daerah jajahan Prancis, pada 1769. Sewaktu
masih muda, ia tidak terlalu dianggap pintar di sekolah kecuali
untuk dua mata pelajaran, yaitu matematika dan sejarah. Waktu
disekolahkan di Prancis, ia sekelas dengan anak-anak dari kelas
aristokrat Prancis. Mereka benar-benar anak-anak kelas atas.
Anak-anak itu tidak menyukai Napoleon yang orang Corsica.
Mereka senang sekali mengejek dan menertawakannya, “Orang
Corsica kampungan dan tidak beradab.” Napoleon kecil jadi
suka menyendiri, merenung, dan berkhayal sendirian. Ia
berkhayal menjadi orang yang punya kekuasaan dan kekuatan
besar. Ia juga suka membaca tentang pemimpin-pemimpin besar
masa lalu, seperti Julius Caesar, Alexander the Great, dan
Frederick the Great. Ia belajar bagaimana caranya jadi orang
http://facebook.com/indonesiapustaka

yang hebat. Sangat hebat. Ia belajar hingga akhirnya tahu


bagaimana cara untuk menjadi orang yang akan dikagumi dan
diikuti oleh ribuan bahkan berjutaan orang.

Karena jago matematika, ia lalu jadi perwira di bagian artileri


yang memerlukan keterampilan menghitung jarak dan arah
tembak yang sempurna. Pengetahuannya yang unggul tentang
taktik dan strategi perang mulai terlihat pada perang antara
Prancis dan Inggris, di pelabuhan Toulon. Sewaktu para jenderal
Prancis kesulitan mengalahkan Inggris selama berbulan-bulan,
Napoleon muda memberikan usul yang cerdas pada atasannya.
Ia mengusulkan supaya semua serangan dipusatkan di tempat di
mana artileri bisa secara maksimal membombardir kapal-kapal
Inggris.

Strategi yang sempurna. Inggris yang hebat bisa dikalahkan.


Napoleon yang sempat terluka, langsung dinaikkan pangkatnya
menjadi Brigadir Jenderal. Kemenangan-kemenangan
berikutnya di Italia membuat seluruh rakyat Prancis terpesona.
Kepercayaan dirinya makin besar, begitu juga ambisinya.
Kekuasaannya atas rakyat Prancis meningkat dengan cepat.

Napoleon tahu cara bagaimana mendapatkan perhatian dan


penghormatan. Tentara Prancis tadinya adalah kumpulan dari
kalangan aristokrat. Rakyat paling cuma bisa jadi petani. Saat
Napoleon berkuasa, orang-orang kelas bawah ini diberikan
kehormatan baru untuk menjadi tentara-tentara Prancis, yang
akan berjuang demi kejayaan bangsa Prancis yang hebat. Honor
and Glory. Untuk orang-orang yang paling mampu dan berani,
tanpa melihat lagi kelas dan keturunan, diberikan penghargaan
http://facebook.com/indonesiapustaka

dan pangkat yang tinggi.

Bagi mereka, tentara-tentaranya, Napoleon adalah idola. Ia


pemimpin yang memberikan mereka harapan baru, impian besar,
juga harga diri sebagai manusia, dan sebagai warga Prancis.
Mereka akan melakukan apa pun yang diinginkan Napoleon.
Sedangkan sang jenderal tahu bahwa ia bisa memberikan
kebanggaan itu pada mereka. Ia pun tahu bahwa tentara-tentara
akan mengabdi sepenuhnya pada dirinya untuk mewujudkan
impian besarnya, Imperium Eropa di bawah kekuasaan Prancis.

Setelah pertempuran, Napoleon biasa berkeliling dan melihat


keadaan para tentaranya. Ia akan memberi semangat pada
pasukannya, terutama yang terluka dan kelelahan. Ia akan
bertanya siapa orang yang paling berani dalam pertempuran itu.
Setelah si tentara ditunjuk dan menghadap, Napoleon mencopot
salah satu medali kehormatan yang dikenakan di seragam
kebesarannya. Ia lalu memasangkannya sendiri di seragam si
tentara itu dengan disaksikan oleh seluruh pasukan. Bagi
seorang tentara biasa, itu adalah sebuah penghormatan yang
tiada tara. Napoleon menunjukkan pada semua tentaranya
bahwa mereka bisa menjadi pahlawan-pahlawan besar yang
dihormati. Ia memang istimewa. Pasukannya juga sangat disiplin
karena Napoleon memiliki disiplin yang di atas manusia normal.
Ia hanya tidur dua jam sehari. Dengan keunggulannya, ia
membangun pasukan dengan dedikasi dan ketahanan yang luar
biasa.

Napoleon sang komandan genius mampu membuat seluruh


pasukan bergerak secepat kilat. Ini adalah taktik yang ditiru
http://facebook.com/indonesiapustaka

Jerman dengan Blitzkrieg dalam Perang Dunia II. Karisma


Napoleon yang hebat membuat pasukannya punya motivasi
besar untuk bergerak lebih cepat dan berjalan lebih lama
daripada pasukan-pasukan lain di dunia. Dengan kecepatan
tinggi, pasukan Napoleon membuat musuh-musuh terkejut dan
kurang siap. Musuh yang kurang siap itu menjadi makanan
pasukan Napoleon. Sang jenderal juga pintar menggunakan
media. Ia menggunakan informasi-informasi palsu lewat koran
atau selebaran untuk menghancurkan semangat musuhnya.

Kesenangan Napoleon yang paling besar, selain terus


memperluas kekuasaannya, adalah membaca. Ia adalah
pembaca kelas berat. Selain membaca tokoh-tokoh pemimpin
besar masa lalu dan strategi militer mereka, ia juga membaca
banyak hal lain, seperti sejarah pemerintahan, peradaban-
peradaban besar masa lampau, geografi bahkan membaca Injil
dan Al-Quran sewaktu ekspedisinya ke Mesir. Ia juga membaca
karya-karya besar Plutarch, Homer, Plato, Rousseau, dan
banyak lainnya. Bacaannya yang lain bahkan juga termasuk
Arabian Nights, “Cerita-Cerita 1001 Malam”. Wawasan dan
pengetahuannya yang luas tentu saja membuat otaknya jauh
lebih tajam daripada kebanyakan orang.

Napoleon mengangkat dirinya menjadi Kaisar Prancis pada


1804. Ia segera melakukan perubahan-perubahan besar. Ia
menyusun undang-undang baru yang sangat terkenal dan
http://facebook.com/indonesiapustaka

berpengaruh hingga sekarang, yakni Code Napoleon. Isinya


adalah bahwa mulai saat itu semua orang sejajar di mata hukum
dan tidak ada lagi bangsawan dengan hak-hak istimewa
berdasarkan keturunan. Ini adalah peristiwa besar karena sejak
itu feodalisme kekuasaan kebangsawanan Prancis yang sudah
berusia ratusan tahun tidak ada lagi.
Ia memajukan pendidikan, terutama untuk mengisi pasukan dan
pemerintahannya dengan orang-orang yang berkualitas tinggi,
cerdas, dan berkemampuan tinggi seperti dirinya. Sekolah-
sekolah terbuka bagi semua orang. Ia juga mendirikan
Universitas Prancis, University of France. Napoleon lalu
menciptakan sejarah dengan mulai memberlakukan
pemerintahan meritokrasi di Eropa. Sejak Napoleon, posisi yang
tinggi hanya diberikan kepada orang-orang yang terbaik, paling
mampu, dan mempunyai catatan akademik yang meyakinkan.
Tidak ada lagi jabatan yang berdasarkan kelas sosial dan
keturunan. Pejabat-pejabat yang tidak mampu segera
disingkirkan. Napoleon ingin Prancis menjadi negara yang kuat
dan paling unggul di seluruh Eropa.

Kata-Kata Bijak Napoleon


The word ‘impossible’ is not in my dictionary.
Imagination rules the world.
Genius is an infinite capacity for taking pains.
I love a brave soldier who has undergone the baptism of fire.
An army marches on its stomach.
A man will fight harder for his interests than for his rights.

There are only two forces in the world, the sword and the spirit.
In the long run the sword will always be conquered by the spirit.
http://facebook.com/indonesiapustaka

All men are equal before God: wisdom, talents, and virtue are
the only difference between them.
Great men are like meteors, which shine and consume
themselves to enlighten the earth.
To have a right estimate of a man’s character, we must see him
in misfortune.
To do all that one is able to do, is to be a man; to do all that one
would like to do, is to be a god.

A leader is a dealer in hope.


He who is unmoved by tears has no heart.
Nothing is more difficult, and therefore more precious, than to
be able to decide.
In politics stupidity is not a handicap.
The act of policing is, in order to punish less often, to punish
more severely.
The best cure for the body is a quiet mind.
There is one kind of robber whom the law does not strike at, and
who steals what is most precious to men:
Time.

Napoleon juga membangun ekonomi, industri, dan perdagangan.


Bank of France didirikan dan membantu industri dengan
memberikan kredit. Jalan-jalan dan jembatan diperbanyak untuk
transportasi. Pajak yang lebih besar lagi ia terapkan untuk
orang-orang kaya. Koruptor ia hukum dengan hukuman yang
kejam, termasuk hukuman mati.

Pada 1803, Napoleon melakukan penjualan tanah terbesar dalam


sejarah dunia. Ia menjual Lousiana yang dikuasai Prancis
http://facebook.com/indonesiapustaka

kepada Amerika. Negara Amerika yang tadinya hanya berada


di separuh wilayah Timur, sejak itu menjadi dua kali lebih besar.
Dengan hasil penjualan itu, ia membangun negara dan
pasukannya.
Pasukan Napoleon memperoleh kemenangan-kemenangan
besar atas Austria dan pasukan Rusia sejak 1805. Beberapa
tahun kemudian, Napoleon dan pasukannya telah menciptakan
kekaisaran yang sangat luas yang mencakup hampir seluruh
wilayah Eropa, mulai dari Prancis, Spanyol, Jerman, Italia,
Belanda, dan sebagian Rusia. Satu-satunya negara yang tidak
pernah ia bisa taklukan adalah Inggris. Di Trafalgar, gabungan
armada Prancis dan Spanyol dihancurkan oleh armada Inggris.

Akan tetapi, ambisinya yang kelewat batas akhirnya justru


mendorong kejatuhannya sendiri. Napoleon melakukan
kesalahan terbesar sewaktu berusaha menyerbu masuk Rusia
pada 1812. Tentara Prancis yang sangat besar, kurang lebih
600.000 orang, menusuk masuk sampai Kota Moskow.

Pasukan Rusia yang cerdik tidak pernah mau bertempur secara


langsung. Pasukan Napoleon bisa menduduki Moskow dengan
cepat, tetapi kota itu telah dibumihanguskan. Ini membuat
pasukannya kesulitan suplai dan akhirnya terpaksa mundur
kembali ke Prancis yang sangat jauh. Hal ini segera saja
dimanfaatkan oleh Rusia untuk menyerang.

Lemah karena serangan Rusia dan kekurangan persediaan,


pasukan Napoleon kemudian menghadapi badai musim dingin
yang amat kejam. Pasukan Napoleon berjalan berminggu-
http://facebook.com/indonesiapustaka

minggu dalam dingin yang menusuk tulang, kelaparan, dan


kelelahan melewati salju dan lumpur becek yang sangat dalam.
Ini adalah tragedi yang sangat besar dalam sejarah Prancis.
Lima ratus ribu pasukannya akhirnya mendapati ajalnya. Hanya
sedikit sekali yang lolos dari kematian. Karena peristiwa itu,
kekuatan Napoleon akhirnya runtuh.

Pada 1814, Napoleon yang lemah dikalahkan oleh Austria dan


Prusia. Ia kemudian diasingkan ke Pulau Elba. Akan tetapi,
Napoleon kemudian berhasil kabur, kembali ke Prancis, dan
berusaha membangun kembali imperiumnya. Akan tetapi, di
Waterloo, tahun 1815, pasukannya yang bertempur untuk
terakhir kalinya dihancurkan oleh gabungan pasukan Inggris,
Austria, Prusia, dan Rusia.

Napoleon melakukan kesalahan yang mengakibatkan


kehancurannya. Akan tetapi, ia tetap dikenang sebagai salah
seorang pemimpin perang terbesar dan paling genius dalam
sejarah yang nyaris berhasil mempersatukan seluruh Eropa. Ia
adalah diktator, tetapi memegang kekuasaan penuh supaya bisa
lebih efektif mencerahkan bangsanya. Ia ingin membangun
masyarakat Prancis yang cerdas, rasional, dan egaliter.
Napoleon meninggal pada 1821.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Amerika Menjadi Dua Kali Lebih Besar

Pada awalnya, Amerika tidak seluas sekarang. Amerika hanya


punya daerah Pantai Timur sampai Mississippi, sekitar sepertiga
dari Amerika sekarang. Sepertiganya lagi di tengah, wilayah
Louisiana yang sangat luas masih milik Prancis. Lalu,
sepertiganya di Barat milik Spanyol, kemudian diambil Meksiko.

Beruntung bagi Amerika. Sang Kaisar Napoleon yang sedang


berperang di Eropa, terutama lawan Inggris, membutuhkan uang
banyak. Jadi, ia sendiri memutuskan untuk menjual wilayah yang
begitu luas itu ke pemerintah Amerika seharga 7 dolar per km 2.
Amerika, yang dipimpin presiden ketiga, Thomas Jefferson
dengan senang hati membeli wilayah yang luasnya sekitar 2 juta
km 2 tersebut seharga 15 juta dollar. Amerika luasnya menjadi
dua kali lebih besar. Akan tetapi, Amerika masih belum
menguasai seluruhnya.

Selain Amerika dan Meksiko, tadinya ada lagi dua negara lain di
benua itu, yaitu Republik Texas dan Republik Kalifornia. Setelah
perang antara Amerika dan Meksiko (1846-1848) yang
dimenangkan Amerika, kedua negara itu, Texas dan Kalifornia,
diambil alih. Amerika akhirnya lengkap.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Bongkahan Emas Seberat 45 Kilo Ditemukan di Kalifornia!

Kalifornia yang berada di wilayah pantai barat, saat itu adalah


daerah yang masih sangat terbelakang. Akan tetapi, dari sana
tiba-tiba muncul kehebohan luar biasa. Ada orang menemukan
bongkahan emas raksasa seberat 45 kg! Pada 24 Januari 1848,
seorang tukang kayu, James Marshall, mendapatkan bongkahan
kuning berkilau itu di perbukitan Nevada. Tidak memakan waktu
lama baginya untuk menyadari bahwa bukit itu dipenuhi dengan
emas!Tidak memakan waktu lama juga sebelum ratusan ribu
orang dari seluruh dunia mulai berbondong-bondong berangkat
dari rumah mereka menuju bukit emas Kalifornia. Akan tetapi,
karena perjalanan yang jauh dan berat, hanya 50.000 orang yang
bisa sampai di pusatnya, Dawson City. Emas yang ditemukan
begitu banyak dan berlimpah-limpah sehingga nilainya mencapai
separuh produksi emas dunia.

Amerika ke Jepang

Amerika terus memperluas hubungan diplomatiknya dengan


seluruh dunia. Pada 1853, Laksamana Perry berangkat ke timur
jauh menuju sebuah negara yang ternyata masih mengisolasi diri,
Jepang. Membawa surat dari Presiden Filmore, Perry
“meminta” Jepang yang waktu itu dipimpin Shogun Tokugawa
http://facebook.com/indonesiapustaka

untuk membuka diri bagi misi perdagangan Amerika. Perry


memintanya dengan tutur kata yang sopan, tetapi ia datang
dengan kapal-kapal perang yang moncongnya mengarah ke
Jepang. Ia juga mengatakan dalam satu tahun ia akan kembali
untuk mendapatkan “jawaban yang memuaskan”.
Kedatangan Amerika ini mendorong sebuah peristiwa penting,
yakni Restorasi Meiji. Jepang yang tadinya adalah bangsa yang
tertinggal, mulai melakukan penyerapan ilmu dan teknologi
besar-besaran...
http://facebook.com/indonesiapustaka
Perang Saudara di Amerika

Amerika adalah negara hebat, namun kalau Anda menganggap


Amerika adalah negara yang sempurna, Anda salah besar.
Amerika adalah bangsa yang berusia ratusan tahun dan
sejarahnya penuh dengan perjuangan yang berat, menyakitkan
bahkan memalukan.

Bagian besar dari kemajuan ekonomi Amerika adalah hasil


penggunaan budak. Orang-orang kulit hitam dipaksa bekerja
keras tanpa bayaran sama sekali dan hanya diberi makan
secukupnya. Secukupnya untuk terus bisa bekerja. Budak yang
berani melawan akan disiksa bahkan dibunuh. Banyak petani
menjadi kaya karena tidak perlu membayar pekerjanya. Di
daerah Selatan yang masih tradisional dan bergantung pada
pertanian terutama kapas, perbudakan merajalela.

Sedangkan, wilayah Utara agak lebih modern. Ekonominya


sudah bergantung pada kemajuan revolusi industri. Mesin, bukan
budak. Orang-orangnya juga berpikiran lebih maju. Kebanyakan
orang di Utara menentang perbudakan. Sejak 1840, penentangan
ini terus berkembang. Makin lama masalahnya makin
berbahaya. Di negara-negara bagian di Selatan, mulai
berkembang ide-ide radikal untuk memisahkan diri dari Amerika.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Mereka menganggap pihak Utara sudah terlalu jauh


mencampuri urusan mereka. Kemudian, pada Pemilu 1860,
presiden baru terpilih, yaitu Abraham Lincoln. Ia memang
menentang perbudakan, tetapi ia tidak ingin hal ini memecah
Amerika. Sayangnya, ia terlambat.
Amerika Pecah! Sebelas negara bagian di Selatan, termasuk
Mississippi dan Texas memisahkan diri dari Negara Persatuan
Amerika (USA) dan membentuk Negara Konfederasi Amerika.
Pihak Utara yang berusaha mempertahankan Amerika yang
bersatu, kemudian dikenal sebagai pihak Union. Pada 12 April
1861, pasukan Konfederasi menyerang Union di Fort Sumter.

Negara di Utara mempunyai kekuatan industri dan militer yang


berkali-kali lebih besar daripada di Selatan. Akan tetapi, pihak
Selatan punya Jenderal Robert E. Lee. Sang Jenderal itu sangat
hebat bahkan Presiden Lincoln sempat memintanya untuk
memimpin pasukan Union. Ia sendiri tidak menyetujui pemisahan
pihak Selatan, tetapi akhirnya Lee lebih memilih untuk membela
tanah kelahirannya, Virginia, yang berada di pihak Selatan.

Pasukan Konfederasi yang dipimpin Lee pada awalnya selalu


berhasil mengalahkan pasukan Union, namun keadaan berbalik
di pertempuran yang sangat terkenal, Gettysburg. Pasukan
Union yang dipimpin Ulysses S. Grant akhirnya mampu
memenangi pertempuran. Konfederasi berhasil dipukul mundur
sampai Virginia. Setelah itu, kemenangan demi kemenangan
diraih pasukan Union. Perang berakhir pada 1865 dengan
kemenangan total pihak Union. Kesatuan Amerika yang nyaris
pecah akhirnya bisa dipertahankan walaupun dengan harga yang
sangat mahal.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Ironisnya ini adalah perang paling berdarah dalam sejarah


Amerika hingga kini. Total orang Amerika yang tewas mencapai
550.000 orang (korban prajurit Amerika di Perang Dunia II
hanya 400.000). Dan sang Presiden, Abraham Lincoln, pada 15
April 1865 harus menemui ajal ditembak mati seorang
pengangguran simpatisan Konfederasi, John Wilkes Booth.
Sejak itu, perbudakan resmi dinyatakan ilegal di seluruh
Amerika. Akan tetapi, ceritanya belum selesai.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Kaum Teroris Kulit Putih

Ketidaksukaan pada orang-orang kulit hitam tidak hilang begitu


saja dari hati sebagian orang Amerika. Segera setelah Perang
Saudara berakhir, pada 1866 berdiri organisasi rasis paling brutal
di Amerika, Ku Klux Klan (KKK). Kelompok ini didirikan para
veteran pasukan Konfederasi yang tujuan utamanya tidak cuma
mempertahankan superioritas dan kemurnian ras kulit putih,
tetapi juga menghabisi orang-orang yang tidak setuju dengan
perjuangan mereka. Musuh mereka tidak hanya orang kulit
hitam, tetapi juga Yahudi, orang Asia bahkan orang-orang
Katolik. Mereka memakai seragam jubah putih dan topeng
kerucut lancip yang juga putih.

Sepanjang sejarahnya, KKK banyak melakukan kekejaman


terhadap ras lainnya, terutama kulit hitam dan Yahudi. Orang-
orang yang dianggap mengganggu atau melakukan kejahatan
kepada ras asli kulit putih sering kali dihakimi secara massal dan
kemudian digantung di pohon. Kadang-kadang, orang-orang kulit
hitam dihakimi hanya atas dasar prasangka rasis. Sering kali,
para pembunuh dan pemerkosa berkulit putih bisa mengalihkan
tuduhannya pada orang-orang kulit hitam dan orang-orang kulit
putih lainnya percaya begitu saja.
http://facebook.com/indonesiapustaka

Pada orang-orang yang tidak disukai, termasuk kulit putih,


mereka tidak segan-segan melakukan teror. Mereka akan
mendatangi rumahnya ramai-ramai, lalu kayu salib akan
ditancapkan di halaman rumah itu dan dibakar. Untuk banyak
orang, ini adalah masa yang penuh dengan anarki, prasangka-
prasangka rasis yang keji dan teror yang tidak ada habisnya.
Puncaknya, anggota KKK pernah mencapai 4 juta orang pada
1920-an. Untungnya, pada masa depresi besar dan Perang
Dunia II, jumlah mereka malah menurun drastis, terutama
karena beberapa pemimpinnya diketahui mendukung Nazi yang
juga rasis. Bahkan hingga sekarang, mereka masih ada, tetapi
jumlahnya sudah tidak lagi signifikan. Mereka juga sudah tidak
lagi mampu berbuat hal-hal yang ekstrem.

Sementara itu, ilmu pengetahuan dan teknologi terus


berkembang di Amerika

dan memungkinkan perkembangan-perkembangan baru yang


lebih menggairahkan.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Kemajuan Sains, Baja yang Murah, dan Gedung Pencakar
Langit

Setelah Revolusi Industri I, sains dan teknologi terus


berkembang sehingga muncullah Revolusi Industri II. Revolusi
ini umumnya ditandai dengan ditemukannya cara menghasilkan
metal baja yang jauh lebih efisien dan lebih murah. Jauh
sebelumnya, teknologi pembuatan baja yang efisien dimiliki oleh
orang-orang Islam di Damaskus, Suriah, Toledo, dan Andalusia
Spanyol, namun kemudian, ilmu itu menghilang.

Kemudian, Sir Henry Bessemer, orang Inggris menemukan cara


baru untuk menjadikan baja lebih mudah dibuat. Caranya dengan
menyemburkan udara ke cairan besi sehingga hanya tersisa
komponen Karbon, yang akan membuat besi mengeras menjadi
baja. Sistem ini dikabarkan pernah digunakan oleh penemu dan
industrialis Amerika bernama William Kelly, tetapi Bessemer
kelihatannya lebih dikenal.

Penemuan ini sangat penting bagi kemajuan ekonomi. Berkat


penemuan ini, jalur rel kereta api, jembatan, juga bangunan-
bangunan besar bisa dibangun dengan biaya yang jauh lebih
murah daripada sebelumnya. Industri baja segera menjadi
industri vital terutama di tiga negara: Inggris, Amerika, dan
http://facebook.com/indonesiapustaka

Jerman yang menguasai daerah Lorraine di sekitar Prancis yang


kaya cadangan biji besi.

Lalu, orang Amerika, seorang lelaki bernama Elisha Otis


menemukan sistem mesin pengangkat elevator yang aman
digunakan. Sistem ini diperkenalkan pada 1852. Dengan adanya
sistem pengangkut dalam gedung yang baru ini, pembangunan
gedung-gedung yang jauh lebih tinggi bahkan yang mencakar
langit, bisa dimungkinkan.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Para Ilmuwan yang Kaya Raya

Siapa bilang jadi ilmuwan tidak bisa kaya? Kalau para penemu
bisa melakukan penelitian-penelitian yang kompleks dan
menghasilkan penemuan-penemuan yang hebat, apa sih
susahnya belajar bisnis? Bisnis toh pada dasarnya hanya
kemampuan untuk melihat dan memenuhi keinginan orang.
Sama sekali tidak rumit. Kalau sukses berbisnis, hasilnya bisa
digunakan untuk mengembangkan penemuan-penemuan yang
lebih dahsyat lagi. Banyak contoh hebat yang bisa kita pelajari,
misalnya penemu mesin pemanen mekanis untuk pertanian
Cyrus McCormick. Lalu, ada juga penemu-penemu besar
lainnya, seperti Alexander Graham Bell dan Thomas Alva
Edison.
http://facebook.com/indonesiapustaka
Telepon Ditemukan!

Ini mungkin adalah ciptaan terpenting dan paling populer bagi


orang kebanyakan (selain televisi tentu saja). Selain untuk
bekerja, jutaan orang di seluruh dunia menggunakan penemuan
ini untuk banyak hal yang menyenangkan, mengobrol dengan
teman hingga berjamjam, bercanda dengan pacar, memesan
piza, dan banyak lainnya.

Telepon ditemukan orang kelahiran Skotlandia bernama


Alexander Graham Bell pada 1876. Ini penemuan luar biasa.
Coba bayangkan betapa susahnya menghubungi orang lain
seandainya tidak ada telepon. Jika ingin berkomunikasi, bisa
dilakukan lewat surat, namun waktu tiba surat lama, bisa
berhari-hari tergantung jaraknya. Lalu, belum lagi harus
menunggu jawaban. Memang telah ada telegraf, tetapi tetap
cuma bekerja satu arah dan pesannya terbatas. Akan tetapi,
dengan telepon, Anda tinggal putar (atau pencet) nomornya dan
seketika itu juga Anda bisa langsung mengobrol bebas semaunya
dengan lawan bicara Anda.

Dengan telepon, informasi dan komunikasi bisa berlangsung


seketika. Komunikasi dalam hal-hal strategis, bisnis, politik,
perang, dan pengembangan ilmu dilakukan dengan kecepatan
http://facebook.com/indonesiapustaka

yang jauh lebih cepat lagi. Atau, Anda bisa langsung menelepon
kantor polisi jika ada kejahatan dan menghubungi rumah sakit
jika ada masalah kesehatan. Kehidupan jauh lebih mudah berkat
telepon. (Bos anda juga lebih mudah mencari Anda berkat
telepon.)
Bell mengembangkan penemuannya itu di Inggris, kemudian di
Amerika. Pada 1882, ia menjadi warga negara Amerika. Bell
menjadi kaya raya berkat penemuannya itu. Ia juga pendiri dari
perusahaan American Telephone and Telegraph Company, yang
sekarang dikenal sebagai AT&T. Kekayaannya mencapai jutaan
dolar. Sayangnya, semua sahamnya di perusahaan itu lalu dijual.
Ia juga menjadi pendiri dari National Geographic Society dan
menerbitkan majalah ilmu pengetahuan Science.

Lalu, seorang Amerika menemukan sebuah penemuan

yang membuat dunia menjadi terang benderang.


http://facebook.com/indonesiapustaka
Edison, Sang Genius Pendiri General Electric

“Genius adalah 1 persen ide hebat, dan 99 persen kerja keras.”

Waktu kecil, Thomas Alva Edison dikeluarkan dari sekolahnya


karena dianggap keterlaluan bodoh dan terlalu banyak bertanya.
Akan tetapi, ia merasa tidak perlu percaya pada gurunya. Ia lalu
mulai belajar pada ibunya yang pernah jadi guru. Karena suka