Anda di halaman 1dari 3

MUSKEMA 13 JANUARI 2018 PUKUL 16.

00

PERATURAN PELAKSANAAN PEMILIHAN

Bab I

Pasal 1 : tidak ada perubahan

Pasal 2 Ayat 1 dan 2 : tidak ada perubahan

Bab II

Pasal 3 : tidak ada perubahan

Pasal 4 : tidak ada perubahan

Bab III

Pasal 5 : ada perubahan

Ayat 1 : tidak ada perubahan

Bima 2016: tambah poin c “calon presidium sidang tetap adalah tiga angkatan termuda” (2017,
2016, 2015) dalam artian bebas mau satu angkatan atau tiga angkatan berbeda. Alasannya agar
angkatan termuda terbiasa dengan adanya muskema dan regenerasi.

1. regenerasi

2. Tambah pengalaman dan pembelajaran untuk mereka

3. Angkatan termuda masih aktif dikampus

Diki : redaksi diperjelas

Panca : maksud tiga angkatan terakhir adalah bebas tidak hanya per angkatan satu orang (random).

Ayat 2 : typo

Kiki : point b “penolakan atas penerimaan” rancu mohon diperjelas

Panca : maksudnya adalah “penolakan atau penerimaan kesediaan ...”

Revisi redaksional

Ayat 3 :

Bima : semua pointnya ambigu contoh point a dan point b “bila calon yang bersedia berjumlah 3 org
dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat” padahal di point b kalo calon lebih dari 3 maka
dilakukan vote.

Panca :presidium yang dicalonin lebih dari 5 kemudian dikerucutkan menjadi 5 dan diasingkan
kemudian dilakukan musyawarah mufakat dan bila tidak menemukan mufakat maka dilakukan
voting.
Bima : opsi : hapus semua bikin baru

Dadan : bila calon yang bersedia berjumlah lebih dari tiga orang, Bila tidak tercapai mufakat maka
dilakukan dengan suara terbanyak

Bima : tahap pemilihannya terlalu detail, malah menjelaskan tahap voting shg terlalu panjang

Opsi “a. Apabila calon presidium tetap berjumlah 3 orang maka bisa langsung ditetapkan menjadi
presidium tetap.

b. Apabila calon presidium tetap berjumlah lebih dari 3 orang maka dilakukan musyawarah mufakat

c. Apabila musyawarah mufakat tidak tercapai maka dilakukan lobbying

d. Apabila lobbying tidak tercapai maka dilakukan pengambilan suara terbanyak.”

Diki : secara keseluruhan sepakat, apabila terpilih sesuai point a maka penempatan presidium 1 23
berdasarkan apa?

Bima : ini kan tahap pemilihan, nanti penetapannya dijelaskan selanjutnya di mekanisme.

Diki : apakah nanti penetapan mekanismenya oleh presidium sementara atau dari forum

Panca: dulu penentuan 123 di diskusikan di musy mufakat siapa yang

Bisa dimasukan ke point b “

Bima : penetapan lebih tersirat, penetapan pres 123 secara otomatis diputuskan sesuai musyawarah

hanif : mekanisme sepakat tetapi untuk lobbying ditentukan sekalian dengan waktunya dicantumin

bima : tidak memasukan waktu lobbying karena didalam tatib lobbying sudah ada waktunya

cipe : presidium bisa menjelaskan langsung agar tidak terlalu lama karena presidium pimpinan
sidang bukan moderator.

Ayat 4 : tidak ada perubahan

Bab IV : tidak ada perubahan

Bab V : tidak ada perubahan


PEMILIHAN PRESIDIUM

Bima : teknis mencalonkan dan dicalonkan gimana? Dikasih waktu berapa?

Ramzi : saran

1. rumuskan dulu mekanisme bagaimana, karena mencalonkan orang lain tidak mengetahui nama

Misalnya dikelompokkan per angkatan atau bagaimana

Presidium mohon di perhatikan lagi dalam memimpin, jangan ngga jelas.

Cipe : mengajukan opsi pending karena waktu sudah mendekati maghrib, dan forumnya hanya
sedikit. Pending dan dilanjut lagi jam 7 malam.