Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

PENYULUHAN HIV DAN PEMBENTUKAN WPA DAN


TB

I. PENDAHULUAN
Program pembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih
diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak,
terutama pada kelompok yang paling rentan terhadap masalah kesehatan
yaitu ibu hamil, bersalin dan bayi pada masa perinatal, hal ini ditandai
dengan tingginya Angka Kematian Ibu dan Bayi.
Deputi bidang keluarga sejahtra dan pemberdayaan keluarga (KSPK)
BKKBN DR. Sudibyo Ali Moesa, berdasarkan data dan penelitian tentang
kualitas penduduk Indonesia 2011 tercatat Angka Kematian Ibu (AKI atau
MMR) masih sebesar 228 per 100 kelahiran. Dari target yang sudah di
tentukan yaitu AKI 102 per 100,000 kelahiran hidup pada tahun 2016.
Penyebab utama kematian hidup akibat perdarahan, eklamsi, infeksi
dan lain – lain. Kemudian masalah kematian ibu disebabkab beberapa hal
diantaranya karena mengalami 3 keterlambatan yaitu terlambat mengenal
tanda bahaya dan membuat keputusan, terlambat mencapai fasyankes,
terlambat menangani kegawatdaruratan serta 4 terlalu, yakni trlalu muda
usia <16 tahun, terlalu tua usia >35 tahun, terlalu sering melahirkan (
perbedaan usia anak sangat dekat <2tahun ) dan terlalu banyak anak (>4
tahun ). Dan juga karena terkait masalah social budaya, ekonomi dan
agama. Banyak dari ibu hamil enggan memeriksakan kehamilanya dan
melahirkan di fasilitas kesehatan dan memilih melahirkan di rumah di tolong
oleh dukun beranak. Sehingga mengakibatkan keterlambatan dalam
mendapat pertolongan .
Selain itu gambaran keadaan gizi masyarakat Indonesia sampai saat
ini belum memuaskan. Masalah gizi di sebabkan oleh banyak factor yang
saling terkait. Secara langsung keadaan gizi di pengaruhi oleh kecukupan
asupan makanan dan keadaan kesehatan individu. Kedua factor tersebut
selain dipengaruhi oleh masalah ekonomi dan pelayanan kesehatan juga di
pengaruhi oleh pola asuh anak tidak memadai. Oleh karena itu masalah gizi
harus dipecahkan melalui pendekatan terpadu, tidak hanya dari masalah
kesehatan saja, melainkan harus melibatkan sektor terkait.
HIV dan TB menjadi masalah yang saat ini mulai menjadi prioritas
pencegahan dan pengobatan, tentu saja bertujuan untuk meningkatkan
derajat kesehatan di masyarakat dan menurunkan angka kesakitan dan
kematian.

II. LATAR BELAKANG


Untuk terus mendukung program pemerintah dalam upaya
penurunan AKI dan AKB serta peningkatan pengetahun masayarakat
tentang Program Jampersal, HIV AIDS,TB, serta Gizi.
Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat
tentang Program Jampersal, HIV AIDS, TB, serta Gizi yaitu dengan
mengadakan Penyuluhan Kelompok.

III. TUJUAN DAN TUJUAN KHUSUS


3.1. Tujuan Umum.
Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Program Jampersal
HIV AIDS, TB, serta Gizi.
3.2. Tujuan Khusus.
a. Meningkatkan pengetahuan ibu suami dan keluarga tentang Program
Jampersal
b. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang HIV AIDS
c. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang TBC
d. Meningkatkan pengetahuan masyarakt tentang gizi keluarga

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1. Persiapan kegiatan
a. Menentukan sasaran peserta Penyuluhan Kelompok
b. Membuat Undangan
c. Menyebar Undangan
2. Pelaksanaan kegiatan Penyuluhan Kelompok
a. Materi
b. Tanya Jawab
V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
Ceramah, diskusi, Tanya jawab.

VI. SASARAN
Masyarakat Desa Silir sejumlah 40 Orang

VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan HIV dan TB Maret 2018

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan Pelaporan dilakukan oleh Bidan Desa

IX. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Pelaksanaan kegiatan harus membuat laporan setiap kegiatan paling
lambat 1 minggu setelah pelaksanaan kegiatan kepada tim Managemen
Puskesmas dan seluruh kegiatan harus di evaluasi keberhasilannya paling
lambat 1 bulan setelah kegiatan dan dilaporkan kepada kepala Puskesmas.

Mengetahui Penanggungjawab Program

Kepala UPTD Puskesmas Sidomulyo

Dr. Nurul Hanifah Ajeng Istiningrum

NIP. 19730206 200604 2 013 NIP. 19840818 201704 2 003