Anda di halaman 1dari 6

BAB 3

MEMAHAMI KONSEP KEINDAHAN

A. Pengertian Keindahan
Keindahan adalah sifat-sifat yang merujuk pada sesuatu yang indah, dimana
manusia mengekspresikan perasaan indah tersebut melalui berbagai hal yang
mengandung unsur estetis yang dinilai secara umum oleh masyarakat. Keindahan
membuat diri manusia terkagum-kagum akan suatu pesona dari manusia, benda, lingkungan
tempat tinggal maupun pemandangan alam yang dilihatnya.
Pengertian keindahan dalam arti terbatas, hanya benda-benda yang dapat diserap
dengan penglihatan, yaitu berupa keindahan bentuk dan warna.
Keindahan dalam arti luas meliputi
1. Keindahan Jasmani dan rohani dapat diibaratkan keindahan jiwa maupun raga yang
dimiliki oleh manusia.
2. Keindahan Seni dapat diartikan dengan pembuatan hasil karya, entah itu karya musik,
tari, patung, maupun lukisan.
3. Keindahan Alam dapat diartikan dengan penglihatan akan suatu pesona alam, dan
dapat dijelaskan dengan kata -kata begitu juga sama dengan keindahan seni.
4. Keindahan Moral dapat dilihat dari perilaku, kepribadian dan tata krama setiap
individu manusia.
5. Keindahan Intelek dimana keindahan dalam cara manusia berfikir cerdik.

B. Fungsi Keindahan
Apapun yang ada didunia ini semua bermanfaat, keindahan yang tiada habisnya
didunia tentu saja memiliki manfaat yang begitu besar. Dengan adanya keindahan akan
membuat perasaan menjadi tenang dan tentram. Keindahan yang alami dapat
memunculkan suatu inspirasi yang sungguh luar biasa. Karena dengan sesuatu yang indah
akan membuat pikiran kita menjadi lebih jernih, sehingga lebih mudah untuk mendapatkan
inspirasi. Misalnya, suatu ketika manusia ingin membuat suatu karya seni rupa, kemudian
manusia itu belum mempunyai ide tentang karya seni rupa apa yang akan dibuat. Lalu ia
merenung dengan menyendiri atau bisa juga pergi kesuatu tempat yang indah untuk mencari
sebuah inspirasi.

C. Teori Keindahan Alami dan Buatan


1. Keindahan Alami
Keindahan alami merupakan keindahan asli buatan alam, contohnya keindahan tanaman, manusia, alam
seperti pegunungan, pantai, dsb. KEINDAHAN ALAMI merupakan keindahan dari benda-benda atau
makhluk ciptaan Tuhan tanpa campur tangan manusia. Karena keindahan alami merupakan keindahan
ciptaan maha pencipta, maka kemampuan manusia hanya sebatas mengagumi sepanjang ia masih
mengakui kebesaran dan keagungan maha pencipta. Misalnya keindahan sang surya menjelang senja
terbenam diufuk barat, atau keindahan kemilau titik titik embun di pag hari, dsb.
2. Keindahan Buatan
Keindahan buatan adalah keindahan yang dibuat oleh manusia yakni keindahan yang berasal dari benda-
benda buatan manusia. Keindahan buatan atau non alami adalah keindahan yang mengada dengan
sengaja karena campur tangan manusia. Dari keindahan alami kemudian ditransfer ke dalam bentuk
keindahan non alami melalui peniruan manusia. Dalam hal peniruan itu selalu didukung oleh kekuatan
imajinasi dan inspirasi, ketekunan, serta kemampuan daya serap sehingga menghasilkan suatu karya
yang dapat mengalihkan wujud keindahan alami ke dalam kanvas, ritme-ritme dalam bentuk lagu,
susunan kata puisi dsb.
Keindahan non alami sifatnya tidak konstan, juga tidak mengandung keabadian, sehingga melahirkan
sejumlah aliran dalam arena seni misalnya futurism, country, blues, rock, dadaisme, ekspresionisme,
pluralisme, naturalisme, slow rock, dsb. Selain itu keindahan non alami didominasi oleh pengkaryaan
manusia sehingga menempatkan obyek di dalam keindahan buatan dalam lingkup berbagai dimensi
bercorak sektasis spektakuler.
Hal ini menyebabkan karya-karya seni corak serta motif lebih diwarnai sekaligus ditentukan oleh dan
bersumber dari hasil inspirasi imajinatif si pengkarya, tanpa terikat oleh aturan-aturan yang sangat
dipaksakan berasal dari kekuasaan dan tirani, misalnya lukisan bercorak karikatur, puisi-puisi atau lagu-
lagu bertema dan bernada ironis, terkadang sarkasis. Inilah salah satu kemampuan para seniman
mentransfer keindahan alami ke dalam lingkup keindahan non alami. Contohnya berbagai karya seni
yang diciptakan manusia yakni seni rupa, seni peran, seni musik, seni tari dan seni sastra.
campur tangan manusia terhadap keindahan alami dimungkinkan hanya terjelma dalam bentuk karya
seni.

D. Membedakan Keindahan Antar Jenis Seni

1. Seni tari
Tari adalah gerakan berirama yang dilakukan dalam suatu ruang. Suatu gerakan dikatakan tari
jika terdapat mengandung suatu ungkapan tertentu, mempunyai ekspresi, dilakukan secara berirama,
dilakukan dalam suatu ruangan, memiliki nilai estetika, gerakan itu dapat dinikmati oleh penari dan
orang yang melihat tarian itu. Namun untuk menilai estetika suatu tari dapat menggunakan 4 dasar yaitu
sebagai berikut:
a. Wiraga
Wiraga adalah dasar keterampilan gerak tubuh/fisik penari yang dapat menyalurkan ekspresi batin
dalam bentuk gerak tari. Gerakan anggota tubuh itu antara lain:
1) Jari-jari tangan 8) Mulut
2) Pergelangan tangan 9) Jari-jari kaki
3) Siku-siku tangan 10) Dada
4) Bahu 11) Perut
5) Leher 12) Pinggul
6) Muka dan kepala 13) Biji mata
7) Lutut 14) Alis
15) Pergelangan kaki
b. Wirama
Wirama adalah suatu pola untuk mencapai gerakan yang harmonis di dalam tari. Di dalamnya terdapat
pengaturan dinamika seperi aksen dan tempo tarian. ada dua macam Wirama pada tari, yaitu:
1) Wirama tandak : adalah wirama yang ajeg (tetap) dan murni dengan ketukan dan aksen yang
berulng-ulang dan teratur. dalam wirama tandak, gerak tari dan musik lebih mudah disusun.
seorang dapat bergerak langsung mengikuti ketukan sekali, ketukan mengganda, ketukan
menigakali, atau dapat pula membuat gerakan sinkop (berlawanan dengan gerakan musiknya)
2) Wirama bebas : adalah wirama yang tidak selalu memiliki ketukan dengan akses yang berulang-
ulang dan teratur.
c. Wirasa
Wirasa adalah ekspresi raut muka /mimik yang menggambarkan karakter tarian, penghayatan gerak
sesuai dengan tuntutan tarian. Wirasa merupakan tingkatan penghayatan dan penjiwaan dalam tarian.
seperti : tegas, lembut, gembira dan sedih, yang mengekspresikan melalui gerakan dan mimik wajah
sehingga melahirkan keindahan.
d. Wirupa
Adalah penampilan penari dari ujung atas sampai ujung bawah . Wirupa adalah unsur yang memberikan
kejelasan karakter gerak tari yang ditunjukan melalui warna, busana dan tata rias.
Untuk melengkapi keempat unsur di atas, sebuah tari hendaknya dibangun dengan kesesuaian dari tata
rias, kostum, tata lampu, dan tata pangung. Tarian yang mengekspresikan kisah sedih misalnya, tidak
cocok ditampilkan dengan tata rias yang menor serta kostum yang berwarna cerah. Sebaliknya, tarian
yang mengekspresikan kegembiraan, sangat cocok ditampilkan dengan kostum yang gemerlap.

2. Seni musik
Secara fungsi musik dipakai sebagai pengejawantahan rasa keindahan insan atau kebutuhan
estetis, ibarat yang diketahui seni musik dipakai untuk banyak sekali kepentingan budaya. Apabila
dicermati seni musik lebih banyak dipakai insan untuk memenuhi rasa estetis dan perasaan. Tetapi pada
perkembangan seni kini ini karya yang dihasilkan oleh para seniman dinilai tidak lagi indah berdasarkan
pandangan secara lazim.
Menurut filosof Suzanne Langer memandang seni sebagai media untuk mengungkapkan
perasaan. Perasaan yang diungkapkan tidak identik dengan keindahan walau dengan sifat khusus untuk
menghayati keindahan. Ada empat unsur keindahan musik, yakni: Keindahan Unsur Melodi, Keindahan
Unsur Harmoni, Keindahan Unsur Bahasa, dan Keindahan Unsur Tempo dan Dinamik.

a. Keindahan Unsur Melodi


Melodi ialah rangkaian nada - nada yang membentik suatu wangsit musikal dengan getaran teratur dan
diberirama. Nada - nada melodi menghasilkan suatu keindahan tersendiri dalam musik, wilayah nada
melodi juga luas dan sempit.
Elemen apa saja yang terdapat dalam unsur melodi, antara lain :
1) tangga nada
2) sistem nada
3) jenis nada
4) sifat nada
5) kunci nada
6) interval nada

b. Keindahan Unsur Harmoni


Harmoni ialah adonan dari beberapa nada yang dibunyikan secara sekaligus, sepadan atau
selaras. Harmoni ialah kekerabatan antara nada - nada dalam akord. misal keindahan unsur harmoni
ialah alat musik angklung yang terbuat dari cuilan bambu nada yang dihasilkan setiap angklung tidak
sama - beda sehingga dalam pertunjukanya alat musik angklung dimainkan beberapa pemain bekerja
sama untuk menghasilkan melodi dan harmoni yang indah ibarat yang sudah diuraikan unsur harmoni
ialah adonan dari beberapa nada.

c. Keindahan Unsur Bahasa


Keindahan unsur bahasa dalam seni musik ialah bahasa suara yang sanggup dihayati oleh pendengarnya.
Keindahan bahasa suara ini berupa lirik lagu yang dalam penyajianya sangat dekat kaitanya dengan :
1) aksara = not
2) kata = motif
3) frase = frase
4) kalimat = kalimat musik
5) bait = alinea
6) lagu = karya

d. Keindahan Unsur Tempo dan Dinamik


Dinamika dan tempo dalam seni musik ialah keras kembut dan cepat lambatnya musik yang
dimainkan. Kedua unsur antara tempo dan dinamik ialah pembentuk keindahan karya musik dengan
banyak sekali ragam perubahan sesuai dengan lagu yang disajikan.

3. Seni teater
a. Nilai Emosional. Banyak penonton teater yang hanyut dalam suasana yang dibangun oleh
struktur emosi. Suasana itu dapat sedih, gembira, tragis, menyayat hati, tegang, mencekam, dan
sebagainya.
b. Nilai Intelektual. Penonton teater seringkali merasa mengalami pencerahan setelah
menonton pertunjukan teater. Pertunjukan tersebut banyak memberikan nilai-nilai informasi
tentang kehidupan sosial, spiritual, moral, dan sebagainya.
c. Nilai Visual. Penonton teater kerap merasa takjub melihat peristiwa pentas dengan segala
perkakasnya yang speaktakuler hasil tangan-tangan kreatif para pekerja teater.
d. Nilai Verbal. Banyak penonton yang kagum pada ungkapan kata-kata dari para pemain
dengan teknik dinamika yang luar biasa, artikulasi yang jelas, serta irama yang dinamis.

4. Seni rupa
Keindahan dalam seni rupa terletak pada
5. Seni sastra