Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

I. Skenario/ Latar Belakang Masalah ( LBM )


SkenarioBBM :
Tn Amat (53 tahum) dirawat hari pertama di stroke center dengan penurunan
kesadaran. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD 180/90 mmHg, frekuensi nadi 88
x/tmenit, frekuensi napas 25 x/menit, mata pasien terbuka (tidak mampu menutup),
dan adanya papil edema. Pasien ada riwayat hipertensi sejak 6 tahun yang lalu.
Pasien belum dilakukan CT Scan dan Ners Agi menggunaka Siriraj Stroke Store
untuk menentukan tipe stroke agar lebih mudah memberikan asuhan keperawatan
yang tepat dengan kondisi pasien tersebut. Pasien menunjukkan adanya tanda-tanda
penurunan perfusi otak seperti peningkatan tekanan intra kranial (TIK), Ners Agi
melakukan diskusi dengan perawat di sana untuk mengangkat diagnosis keperawatan
aktual atau risiko. Ners Agi juga telah berdiskusi tentang persiapan pasien stroke
yang akan pulang ke rumah untuk pasien yang lain. Topik diskusi yaitu tentang
perawatan pasien stroke yang tinggal lama di rumah.
II. Analisa Kasus
1. Klarifikasi/Identifikasi Istilah (clarify terms)
 Siriraj Stroke Score : Skor Siriraj adalah salah satu sistem skoring pasien stroke
yang telah dikembangkan sekitar tahun 1984-1985 di Rumah Sakit Siriraj,
Universitas Mahidol, Bangkok, Thailand, dan diterima secara luas dan digunakan
di banyak rumah sakit dan digunakan untuk menentukan tipe/jenis stroke.
 Papil edema : suatu pembengkakan diskus saraf optik sebagai akibat sekunder
dari peningkatan tekanan intra kranial.
 Perfusi otak : jumlah gas dalam pembuluh darah di otak
 CT Scan : mesin pemindai berbentuk lingkaran yang besar, cukup untuk
dimasuki orang dewasa dengan posisi berbaring. Alat ini dapat digunakan untuk
mendiagnosis dan memonitor beragam kondisi kesehatan.
 Stroke : kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau
berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah
(stroke hemoragik). Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen
dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati.
 TIK (Tekanan Intra Kranial) : nilai tekanan di dalam rongga
kepala. Tekanan ini berada di dalam tulang tengkorak yang artinya meliputi
jaringan otak, cairan serebrospinal dan pembuluh darah otak.
Pada tekanantertentu, tekanan intrakranial dapat meningkat

2. Membuat Daftar Masalah (define the problems)


1) Apa hubungan antara stroke dan hipertensi ?
2) Bagaimana interpretasi dari Siriraj Stroke Score dan sesesuai interpretasi
tersebut Tn. Amat masuk ke klasifikasi stroke jenis apa ?
3) Apa yang perlu dipersiapkan tenaga kesehatan khususnya perawat bagi pasien
stroke yang akan pulang (discgarge planning) ?
4) Selain ditandai peningkatan TIK, apa hal lain yang muncul sebagai gejala
peningkatan perfusi otak ?
5) Apa saja jenis dari stroke dan apa perbedaannya ?
6) Pemeriksaan penunjang apa yang bisa dilakukan untuk mendiagnosis stroke ?
7) Apa saja bentuk penatalaksanaan stroke ?
8) Asuhan keperawatan pada Tn. Amat saat di rumah sakit dan di rumah ?
9) Bagaimana patofisiologi Stroke ?
10) Faktor risiko stroke ?
11) Apa penyebab penurunan perfusi otak ?
12) Tanda gejala stroke ?
13) Apakah ada hubungan antara ketidakmampuan Tn. Amat menutup mata
dengan peningkatan tekanan intra cranial ?
14) Apa penyebab papil edema ?
15) Apakah penurunan TIK masuk dalam gejala dan patofisiologi stroke ?
16) Komplikasi stroke ?
17) Gejala peningkatan tekanan intra cranial ?
18) Apakah orang yang masih berusia muda juga bisa berisiko terkena stroke ?
19) Bagaimana bentuk perawatan di rumah bagi penderita stroke ?
3. Manganalisis Masalah (analyze the problems)
4. Pohon Masalah (problem tree)
5. Sasaran Belajar
BAB II
PEMBAHASAN