Anda di halaman 1dari 15

PEMERINTAH KABUPATEN GUNUNG MAS

DINAS PEKERJAAN UMUM


Jln. Tjilik Riwut No : 49 Telp. (0537) 31244, Fax. (0537) 31038 Kuala Kurun

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


PEKERJAAN JASA KONSULTANSI

PENGGUNA ANGGARAN : DINAS PEKERJAAN UMUM

SOPD : DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN GUNUNG MAS

NAMA PA/PPK : CHAMPILI, ST.,MT

PROGRAM : PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN

KEGIATAN : PENYUSUNAN DATABASE JALAN KABUPATEN DI

KABUPATEN GUNUNG MAS

TAHUN ANGGARAN : 2019


KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
PEKERJAAN JASA KONSULTANSI

PEKERJAAN :
PENYUSUNAN DATABASE JALAN KABUPATEN DI KABUPATEN GUNUNG MAS

URAIAN PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Transportasi merupakan hal yang vital dalam mendukung perekonomian suatu daerah.
Tersedianya suatu jaringan dan sistem transportasi yang baik akan meningkatkan interaksi antar
pelakunya yang pada kelanjutannya akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain
itu, sesuai dengan perkembangan kebudayaan dan teknologi, pengguna sistem transportasi
menuntut peningkatan suatu sistem transportasi baik dari segi kuantitas maupun kualitas.
Tuntutan tersebut hanya bisa dijawab dengan menyediakan suatu sarana dan prasarana jalan dan
jembatan yang memadai.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, dengan luas 10.804 km2 atau 1.080.400 Ha yang
dibagi dalam 12 Kecamatan, 12 Kelurahan dan 115 Desa. diantaranya Kecamatan Manuhing,
Kecamatan Rungan, Kecamatan Sepang, Kecamatan Kurun, Kecamatan Tewah, Kecamatan
Kahayan Hulu Utara, Kecamatan Mihing Raya, Kecamatan Rungan Hulu, Kecamatan Manuhing
Hulu, Kecamatan Damang Batu, dan Kecamatan Miri Manasa. tidak bisa sekaligus melakukan
penanganan terhadap semua ruas jalan yang ada. Untuk itu diperlukan suatu strategi dan
perencanaan yang cepat, tepat dan akurat terhadap penangan ruas jalan kabupaten.

Kualitas suatu perencanaan yang baik sangat membutuhkan ketersediaan dan aksessibilitas
informasi yang cepat dan akurat mengenai data historis jalan beserta kondisi terkini jalan beserta
jembatan yang ada pada ruas tersebut yang sesuai dengan keadaan sebenarnya di lapangan. Selain
itu, posisi geografis jalan dan jembatan juga merupakan suatu hal yang vital untuk dijadikan
sebagai bahan pertimbangan dalam proses perencanaan tersebut.

Salah satu cara untuk menjawab kebutuhan di atas adalah dengan menyajikan segala
informasi mengenai jalan dan jembatan melalui suatu peta jaringan jalan. Peta yang telah terisi
berbagai informasi melalui suatu sistem komputer tersebut sering disebut dengan Sistem
Informasi Geografis (SIG). Khusus mengenai sistem informasi geografis jaringan jalan dan
jembatan, data yang sangat dibutuhkan untuk ditampilkan diantaranya adalah informasi mengenai
data historis jalan dan jembatan beserta kondisinya. Dengan tersedianya data tersebut proses
pengambilan keputusan seperti pembangunan jalan baru, peningkatan jalan, pembangunan
jembatan, pemeliharaan maupun perbaikannya dapat dilakukan secara cepat, tepat dan akurat
tanpa harus melibatkan banyak orang.
Permasalahan yang sering timbul dalam pembuatan sistem informasi geografis jalan dan
jembatan adalah masih belum tersedianya peta digital yang baik dan akurat. Peta jaringan jalan
konvensional yang ada pun terkadang belum layak disebut peta, karena banyak yang masih
berupa sketsa. Berdasarkan permasalahan tersebut dan dengan semakin berkembang serta
majunya ilmu pemetaan, maka basis data untuk membuat suatu peta digital ataupun
untuk updating peta jaringan jalan dapat dilakukan dengan lebih akurat dengan melakukan
pengukuran langsung di lapangan menggunakan GPS tipe Mapping dengan ketelitian kecil dari 1
meter.

Pembangunan suatu sistem informasi geografis harus benar-benar disesuaikan dengan


kebutuhan spesifik pengguna. Dinas Pekerjaan Umum, pemerintah kabupaten yang menangani
ruas jalan kabupaten di Kabupaten Gunung Mas membutuhkan informasi yang berkaitan dengan
data jalan, seperti lokasi jalan, nomor ruas, nama ruas, panjang ruas, titik pengenal ruas, tipe dan
lebar jalan, kondisi jalan dan lain sebagainya. Selain disesuaikan dengan kebutuhan spesifik
pengguna, juga diperlukan penggunaan dan pemilihan bahasa yang baik dan tepat (bahasa
Indonesia) sehingga SIG yang dibangun dapat berkomunikasi dengan baik dengan penggunanya.

Pada saat ini telah tersedia banyak software khusus mengenai SIG dimana pemahaman
terhadap pengoperasian software ini membutuhkan waktu dan latihan secara
kontinyu. Software tersebut pada umumnya masih menggunakan Bahasa Inggris, sehingga
terdapat kendala bahasa dalam penggunaannya. Selain itu, software tersebut juga belum
disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pengguna. Permasalahan ini dapat diatasi dengan
membuat suatu program SIG yang dilengkapi dengan suatu tampilan muka atau Graphical User
Interface (GUI).

Berdasarkan pemaparan di atas, maka sangat diperlukan suatu sistem informasi geografis
jaringan jalan dan jembatan kabupaten telah dilengkapi dengan suatu Graphical User Interface.

2. Maksud dan Tujuan


Maksud dari kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi dan gambaran yang jelas dan
akurat tentang kondisi jalan dan jembatan di Kabupaten Gunung Mas mengenai hirark jalan,
geometri jalan, bangunan pelengkap dan lainnya yang dapat digunakan oleh para pihak terkait
dengan program penanganan jalan dan jembatan di Kabupaten Gunung Mas.
Tujuan dari kegiatan ini adalah:
 Membangun peta dasar Kabupaten Gunung Mas berbasis GIS, yang menampilkan jaringan
jalan dan jembatan kabupaten yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Gunung Mas.
 Tersedianya sistem informasi database jalan dan jembatan di Kabupaten Gunung Mas yang
dapat menjadi acuan dan dasar penetapan penanganan jalan dan jembatan secara cepat dan
tepat sehingga dapat mendukung peningkatan keamanan sistem jaringan jalan dan jembatan
yang ada.
 Melakukan trainning pengoperasian software sistem informasi database jalan dan jembatan,
dan update data terbaru kedalam software terhadap beberapa pegawai Dinas Pekerjaan
Umum Kabupaten Gunung Mas yang ditunjuk untuk pengoperasian sistem ini.
3. Sasaran
Sasaran yang hendak dicapai sebagai hasil dari layanan jasa konsultansi ini adalah:
 Tersedianya peta jaringan jalan kabupaten yang akurat dalam format digital dan dalam
bentuk hard copy.
 Tersedianya database jaringan jalan dan jembatan kabupaten yang dapat di update dan
dikaji ulang dengan cepat, untuk program penanganan jalan dan jembatan berdasarkan
kebutuhan.
 Tersedianya pola penanganan skala prioritas sistem program pembangunan, peningkatan
dan pemeliharaan/rehabilitasi berdasarkan kebutuhan kabupaten.
 Sistem informasi database jaringan jalan dan jembatan kabupaten dengan penyajian grafis
dan tampilan antar muka yang disesuaikan.
 Terlatihnya pegawai Dinas Pekerjan Umum untuk pengoperasian software sistem informasi
database jalan dan jembatan, dan memiliki kemampuan untuk update data.

4. Lokasi Pekerjaan
Kegiatan ini berlokasi di Kecamatan Manuhing, Kecamatan Rungan, Kecamatan Sepang,
Kecamatan Kurun, Kecamatan Tewah, Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Kecamatan Mihing
Raya, Kecamatan Rungan Hulu, Kecamatan Manuhing Hulu, Kecamatan Damang Batu, dan
Kecamatan Miri Manasa.

5. Sumber Dana :
a. Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan DAU/APBD Kabupaten Gunung Mas Tahun
Anggaran 2019.
b. Total perkiraan biaya yang diperlukan sebesar : Rp. 1.000.000.000,- (Satu Milyard Rupiah)

6. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen


Nama Organisasi yang menyelenggarakan / melaksanakan pekerjaan pengadaan konstruksi :
a. K/L/D/I : Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
b. SOPD : Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas
c. PA/PPK : CHAMPILI,ST.,MT
DATA PENUNJANG

7. Data Dasar
Data dasar yang tersedia saat ini adalah data ruas jalan yang ditetapkan oleh Bupati Gunung
Mas berdasarkan Surat Keputusan Bupati Gunung Mas Nomor 577 tahun 2015 Tentang
Penetapan Status Ruas – Ruas Jalan Sebagai Jalan Kabupaten dan data kondisi jalan terakhir
dalam format DD1 dan DD2 Bidang Bina Marga

8. Standar Teknis
a. SK.No.77/KPTSDb/1990 DirJen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum tentang
Petunjuk Teknis Perencanaan dan Penyusunan Program Jalan Kabupaten
b. SK No.017/BNKT/1990, Dirjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum tentang Tata
Cara Pelaksanaan Survei Inventarisasi Jalan dan Jembatan Kota
c. SK. No. 011-1/BM/2008 DirJen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum tentang
Pedoman Leger Jalan
d. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 25/PRT/M/2014 tentang
Penyelenggaraan Informasi Geospasial Infrastruktur Bidang Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat
e. Petunjuk/Tata cara/Standar lainnya yang berhubungan.
f. Buku-buku Standar dan Penunjang lainnya.

9. Studi – Studi Terdahulu


a. Perencanaan Pembangunan / Peningkatan / Pemeliharaan Jalan Kabupaten Gunung Mas
b. Data Kondisi Jalan dan Jembatan dalam Format DD1 dan DD2 Tahun 2018.

10. Referensi Hukum


a. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 tahun 2004 tentang Jalan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 132, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4444);
b. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran
Negara Nomor Republik Indonesia 4725);
c. Pemerintah Republik Indonesia Nomor 34 tahun 2006 tentang Jalan (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 86, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4655);
d. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 tahun 2008 tentang Rencana Tata
Ruang Wilayah Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 48,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4833);
RUANG LINGKUP

11. Lingkup Pekerjaan :


Ruang lingkup kegiatan dalam pembangunan sistem informasi geografis jaringan jalan dan
jembatan yang akan dibangun meliputi:
a. Pengumpulan data pendukung
b. Survey dan pengambilan data kondisi jalan dan rencana Ruang Milik Jalan (RUMIJA) serta
pembuatan Patok Banch Mark (BM) Pada titik awal dan akhir setiap ruas jalan yang ada
dalam Surat Keputusan Bupati Gunung Mas Nomor 577 tahun 2015 tentang Penetapan
Status Ruas - Ruas Jalan Sebagai Jalan Kabupaten.
c. Pembuatan peta digital ruas jalan Kabupaten Gunung Mas.
d. Pembangunan software sistem informasi geografis yang telah dilengkapi user interface.
e. Dan untuk pekerjaan tersebut maka penyedia jasa harus mempunyai SBU dengan
Subkualifikasi Jasa Desain Rekayasa Untuk Pekerjaan Teknik Sipil Transportasi (RE104).

12. Keluaran
Bentuk output dari kegiatan ini adalah:
a. Data Base Jalan sesuai format standar teknis dalam bentuk Software dan hardcopy .
b. Peta Jaringan Jalan dengan Skala 1:50.000
c. Peta Digital berbentuk File SHP.
d. Buku petunjuk (user manual) software.
e. Dokumentasi.

13. Peralatan, Material, Personel dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen :
Pejabat Pembuat Komitmen akan membentuk Tim yang akan mendampingi konsultan pada
tahap survey, dan juga akan membentuk Tim pembahasan hasil kerja konsultan dalam setiap
tahapnya.

14. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi :


Kebutuhan peralatan dapat dibagai atas dua bagian yaitu peralatan lapangan dan peralatan
studio, sebagai berikut:
a. Peralatan Lapangan
Jumlah
No Nama Peralatan Spesifikasi
Peralatan
1. Global Positioning System (GPS) Geodetic 1 Unit Akurasi 3 mm
2. GPS Handled 1 Unit Akurasi ± 1-5 meter
3. Laser Distance Meter 1 Unit Akurasi 1,5 mm
4. Meteran Panjang (Pita) Manual 2 Bh 100 meter dan 50 meter
5. Kamera Digital 1 Unit Sesuai Kebutuhan
6. Total Station (TS) 1 Unit Akurasi 5 Detik

b. Peralatan Studio
Jumlah
No Nama Peralatan Spesifikasi
Peralatan
1 Komputer PC 4 Unit Sesuai Kebutuhan
2 Printer 2 Unit Sesuai Kebutuhan
3 Plotter 1 Unit Sesuai Kebutuhan
15. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa
a. Penyedia Jasa bertanggung jawab untuk melaksanakan survey kondisi jalan pada semua
jalan Kabupaten yang ada, dengan menggunakan data base yang lama, konsultan melakukan
survey ke lapangan, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pemutakhiran data base yang
lama
b. Membuat Updating Database ruas jalan kabupaten
c. Memberikan seluruh hasil survey lapangan dan produk kerja.

16. Jangka Waktu Pelaksanaan


Pekerjaan Penyusunan Data Base Jalan Kabupaten di Kabupaten Gunung Mas dilaksanakan
selama 120 (seratus dua puluh) hari kalender.

17. Personel
Tenaga Ahli / Profesional Staf
a. Team Leader / Ketua Tim
Team Leader akan bertanggung jawab atas koordinasi pelaksanaan pekerjaan pelaksanaan.
Dia akan bertanggung jawab langsung kepada Pejabat Pembuat Komitmen dalam
pelaksanaan pekerjaan. Team Leader minimal seorang Sarjana Teknik Strata Satu (S1)
Jurusan Teknik Sipil / Teknik Geodesi / Teknik Geografi lulusan universitas/perguruan
tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta dan memiliki Sertifikat Keahlian Ahli Geodesi
tingkat Ahli Madya serta berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan dibidang survey
dan pemetaan jalan dan memiliki pengalaman efektif di lapangan sekurang-kurangnya 3
(Tiga) tahun atau Ahli Geodesi dengan tingkat Ahli Muda dengan pengalaman dalam
bidang survey dan pemetaan jalan raya dan pembangunan sistem informasi geografis
jaringan jalan dan jembatan yang telah dilengkapi Graphical User Interface (GUI) minimal
5 (lima) tahun , dan memiliki sertifikat kompetensi bidang Sistim Informasi Geospasial

b. Ahli Pengukuran / Geodesi


Ahli Geodesi akan bertanggung jawab kepada Team Leader dalam pelaksanaan pekerjaan
pengambilan data lapangan atau survey lapangan untuk pembangunan sistem informasi
geografis jaringan jalan.
Ahli Geodesi adalah seorang Sarjana Teknik Strata Satu (S1) Jurusan Teknik Geodesi /
Geografi lulusan universitas/perguruan tinggi negeri atau swasta dan memiliki sertifikat
keahlian Ahli Muda Geodesi serta berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan
dibidang penyusunan data base jalan dan pembuatan peta digital jalan, mempunyai
pengalaman dibidang yang sama sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun.

c. Ahli Jalan
Ahli Jalan akan bertanggung jawab kepada Team Leader dalam pelaksanaan pekerjaan.
Ahli Kuantitas dan Biaya adalah seorang Sarjan Teknik Strata Satu (S1) Jurusan Tehnik
Sipil lulusan universitas/perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta dan memiliki
sertifikat keahlian Ahli Muda Jalan serta berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan
teknik jalan dan survey/pemetaan jalan di bidang perencanaan jalan sekurang-kurangnya 2
(dua) tahun.
Mengingat proses penyusunan database diharapkan dalam waktu segera dan singkat serta
memerlukan Perencanaan yang baik maka diperlukan Asisten Tenaga Ahli atau Sub Profesional
Staf agar dalam pelaksanaan pekerjaan lebih cepat, baik dan optimal. Asisten tenaga Ahli
diperlukan untuk membantu tugas masing-masing tenaga ahli yang difungsikan/ditugaskan
sesuai keahliannya, assisten tenaga ahli yang diperlukan adalah :
1. Ass. Ahli Teknik Pengukuran ( Geodesi) ;
2. Ass. Ahli Teknik Jalan
3. Software Programer
4. Surveyor
5. Draftman /CAD Operator ;
Assisten Tenaga Ahli ini berkualifikasi Non SKA dan mempunyai pengalaman minimal 1 (satu)
Tahun, dan berpendidikan Strata 1 (S1) Teknik, Diploma III (DIII) Teknik dan Minimal SMK
Teknik.
Tenaga Pendukung lainnya adalah :
1. Tenaga Penduduk Lokal ;

 Tenaga yang diperlukan untuk melaksanakan pengadaan pekerjaan jasa konsultansi :


No Jabatan Jumlah Personil Pendidikan (Minimal) Pengalaman Sertifikat Keahlian ( Minimal )
yang dibutuhkan Minimal
1 Ketua Tim 1 orang S1 Teknik Sipil/Geodesi/Geografi 3 Thn/5 Thn SKA Jalan /Ahli Madya/Ahli Muda
2 Ahli Teknik Pengukuran 2Rang
orang S1 Teknik Geodesi / Geografi 2 thn SKA Geodesi /Ahli Muda
3 Ahli Teknik Jalan 2 orang S1 Teknik Sipil 2 thn SKA Jalan/Ahli Muda
4 Ass. Teknik Ahli Pengukuran 3 orang S1 Teknik Sipil 1 thn Non SKA
5 Ass. Ahli Teknik Jalan 2 orang S1 Teknik Sipil 1 thn Non SKA
6 Software programer 2 orang S1/DIII Teknik Informatika 1 thn Non SKA
7 Surveyor 6 orang S1/DIII Teknik / SMK 1 thn Non SKA
8 Drafman / CAD Operator 2 orang S1/DIII Teknik / SMK 1 thn Non SKA
9 Tenaga penduduk Lokal 8 Orang - - -

18. Jadwal Tahapan Pelaksanaan Pekerjaan :


Secara garis besar tahapan dan metodologi yang digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan
adalah sebagai berikut:
a. Identifikasi Masalah dan Kebutuhan;
Secara prinsip pada tahap ini dilakukan diskusi secara mendalam dengan pihak-pihak
terkait, terutama pemilik kegiatan, tentang masalah dan kebutuhan spesifik sehubungan
dengan pembangunan sistem informasi geografis jaringan jalan dan jembatan yang akan
dibangun.

b. Tahap Survey Lapangan dan Pengumpulan Data


 Setelah diperoleh kebutuhan spesifik pengguna dan berdasarkan data spatial (peta) awal
yang tersedia, maka dilakukan tracking jalan dan penentuan titik koordinat
menggunakan peralatan GPS handled dan GPS Geodetic. Dengan metode ini maka peta
yang dihasilkan lebih sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
 Bersamaan dengan itu juga dilakukan pengambilan data atribut sebagai input pada
program sistem informasi geografis. Data atribut yang diperlukan diantaranya adalah:
jenis perkerasan jalan, lebar jalan, kondisi jalan, dll. Selain data tersebut di atas juga
dilakukan pengambilan data dokumentasi berupa foto kondisi di sepanjang ruas jalan
tersebut.
 Setiap rusa jalan harus dibuat patok Banch Mark (BM), dibuat pada titik awal dan akhir
ruas jalan, sebagai titik tetap koordinat awal dan akhir suatu ruas jalan, patok Banch
Mark (BM) harus berada pada tempat yang stabil dan aman dari jangkauan manusi
ataupun binatang, ( gambar dan spesifikasi terlampir )

c. Tahap Pengolahan Data


 Setelah tahap pengumpulan data dilakukan tahapan selanjutnya dari pembangunan
sistem informasi geografis jaringan jalan dan jembatan adalah pengolahan dan analisis
data serta penggambaran. Koordinat hasil tracking jalan diinput, diolah dan dianalisis
melalui suatu software ke komputer dan langsung dibuat gambar/petanya. Data atribut
jalan yang diperoleh dikumpulkan dan diberi pengkodean sesuai ruas jalannya.
 Software dibangun menggunakan software khusus GIS yang telah dilengkapi
dengan user interface. Pembangunan software dimulai dengan pembuatan data spasial,
seperti peta (bentuk alinemen horizontal) jalan, dan batas administrasi. Peta ini dibuat
dalam layer yang berbeda. Setelah data spasial selesai maka dilanjutkan dengan
pemasukan data atribut jalan, seperti data ruas, dimensi jalan dll. Setelah data spasial
dan data atribut selesai dimasukkan, maka tahapan selanjutnya adalah
pembangunan user interface. Bentuk tampilan user interface pada nantinya akan
disesuaikan dengan keinginan pengguna software.
 Peta Jaringan jalan dibuat dengan menggunakan Peta Dasar RBI dengan skala 1 : 50.000
( Spot 67) yang dikeluarkan oleh pihak Badan Informasi Geospasial (BIG) atau Lapan
 Setelah software selesai dibangun maka dilakukan ujicoba software dengan cara
menginstalkan software dan menjalankannya pada komputer pemilik kegiatan. Jika
terdapat permasalahan akan langsung dilakukan perbaikan sehingga software dapat
difungsikan sebagaimana mestinya.
 Semua data jalan dan peta jaringan jalan yang telah di input kedalam software harus
terintegrasi kedalam Aplikasi Sistem Informasi Jalan Kabupaten (SIJAKA) yang
dimiliki oleh Bidang Bina Marga Dinas pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas.
 Pada tahap ini dilakukan pelaporan dan pembuatan album peta dari kegiatan yang
dilaksanakan. Laporan berbentuk laporan pendahuluan, laporan antara, dan laporan
akhir kegiatan serta album peta.

Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4


No Uraian

1. Identifikasi Masalah dan Kebutuhan;


2. Tahap Survey Lapangan dan Pengumpulan Data
3. Tahap Pengolahan Data
4. Tahap Perbaikan dan Penyerahan Pekerjaan
LAPORAN

19. Laporan Pendahuluan


Laporan Pendahuluan yang isinya melaporkan mengenai jadwal rencana kerja dan tahapan
pelaksanaan pekerjaan secara lengkap dan terperinci termasuk kuantitas masing-masing
pekerjaan serta personil-personil pendukung Konsultan yang telah disetujui aktif dilapangan.
Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: 15 (lima belas) hari kalender sejak SPMK
diterbitkan.

20. Laporan Antara.


 Hasil penelaahan system database jalan (IRMS) dan system database jembatan (IBMS)
 Konsep awal Sistem Informasi Geografis Jaringan Jalan Kabupaten
 Progres pekerjaan dan rencana kegiatan selanjutnya
 Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: 60 (enam puluh) hari kalender sejak SPMK
diterbitkan.

21. Laporan Akhir.


Laporan Akhir merupakan penyempurnaan laporan draft konsep laporan akhir dan sudah
mendapatkan persetujuan dari tim pembahas yang dibentuk oleh pihak kegiatan.
 Penyempurnaan laporan draft konsep laporan akhir dan kegiatan pemasukan data
 Paket Software Sistem Informasi Geografis Jaringan Jalan Kabupaten yang sudah terpasang
pada komputer pemberi pekerjaan.
 Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: 120 (seratus lima puluh) hari kalender sejak
SPMK diterbitkan.

22. Album Peta


Album Peta diatas kertas dengan ukuran A-1 (full color), dengan ketentuan skala gambar yang
disesuaikan. Album Peta harus diserahkan selambat-lambatnya: 120 (seratus lima puluh) hari
kalender sejak SPMK diterbitkan.

23. Buku Petunjuk (User Manual)


Buku petunjuk (user manual) merupakan buku pedoman untuk pemakaian program software
sistem informasi geografis jaringan jalan dan jembatan, menggunakan bahasa Indonesia.
Buku harus diserahkan selambat-lambatnya: 120 (seratus lima puluh) hari kalender sejak SPMK
diterbitkan.

24. Dokumentasi
Berupa album dokumentasi kegiatan Survai Pendahuluan, Survai kondisi jalan yang
dibuat/dicetak dalam 1 (Satu) Album.

25. Softcopy Seluruh Laporan berupa CD/Flashdisk


Seluruh Laporan – Laporan dimuat dalam dalam CD/Flashdisk sebanyak 2 (dua) buah
CD/Flashdishk
HAL – HAL LAIN

26. Produk Dalam Negeri


Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah
Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan
keterbatasan kopetensi dalam negeri.

27. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan


Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut:
Pelaksanakan survey dan pengolahan data adalah untuk memperoleh data dan informasi tentang
kondisi awal kawasan perencanaan.
Pengumpulan dan pengolahan data dapat dibagi menjadi beberapa kegiatan, yaitu:
a. Mempersiapkan tenaga pelaksana survey; terdiri dari tenaga teknis/surveyor dan tenaga ahli;
b. Mempersiapkan perlengkapan dan peralatan survey; seperti kuesioner, checklist data, dan
peta dasar, sedangkan peralatan survey seperti alat tulis, alat hitung, pencatat waktu,
kendaraan bermotor, papan berjalan, dll;
c. Metode dan program; menyusun jadwal kegiatan pelaksanaan inventarisasi:
 Pengambilan data yang berasal dari instansi pemerintah, lembaga formal dan informal,
dan literatur;
 Identifikasi data lapangan, dengan melakukan pemotretan situasi dan kondisi kegiatan
fungsional di lokasi perencanaan.

28. Alih Pengetahuan


Penyedia jasa harus mengadakan alih pengetahuan dan pelatihan kepada Staf Dinas Pekerjaan
Umum Kabupaten Gunung Mas yang ditunjuk. Untuk lebih mengoptimalkan Sistem Aplikasi
Database SIG Jalan dan Jembatan maka perlu ditunjang dengan kegiatan training/pelatihan.
Pengajar disediakan oleh konsultan dengan kualifikasi yang memadai dan pelajaran yang
disampaikan adalah mencakup seluruh operasional dari sistem ini. Kegiatan training/pelatihan
ini mencakup teori dan aplikasi langsung. Kegiatan training/pelatihan ini meliputi antara lain:
1. Operasional secara menyeluruh dari Sistem Aplikasi Database SIG Jalan dan
pengembangan di masa mendatang
2. Administrator
3. User/pengguna
Pemahaman mengenai pengelolaan data antara lain pencarian data, penambahan data,
perubahan data, penghapusan data, penampilan data dan mencetak data.
Pihak Konsultan untuk kegiatan training/pelatihan ini diharuskan menggunakan modul
pelatihan yang sesuai dengan petunjuk/manual Aplikasi Database SIG Jalan dan Jembatan, dan
training/pelatihan ini diadakan dalam jangka waktu minimal 3 (tiga) hari kerja.

Ditetapkan di Kuala Kurun, 27 Juni 2019

Kepala Dinas Pekerjaan Umum


Kabupaten Gunung Mas
Selaku Penggunan Anggaran /PPK

CHAMPILI, ST.,MT
Pembina TK.I
NIP. 19660830 199803 1 002
Lampiran KAK Nomor 18 point b : Tahapan Survey lapangan dan pengumpulan data

Spesifikasi dan Ketentuan Patok Bench Mark :


1. Patok Bench Mark (BM) dibuat dari beton bertulang dengan campuran semen : pasir : kerikil =
1:2:3
2. Patok terbuat dari beton dengan tulangan baja dengan tulangan utama Ø 10 dan tulangan cincin Ø
10.
3. Patok BM berukuran Tinggi 70 cm, Panjang 20 cm dan Lebar 20 cm, pada bagian tengah Patok
BM terpasang baut 12’ dengan panjang 12 cm.
4. Patok BM ditanam ke tanah sedalam 40 cm sehingga sisa 30 cm yang akan muncul ke permukaan
tanah
5. Patok BM diberi warna kuning,
REKAPITULASI
PERINCIAN PENAWARAN BIAYA

PROGRAM : PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN


KEGIATAN : PENYUSUNAN DATABASE JALAN KABUPATEN DI KABUPATEN GUNUNG MAS
LOKASI : KABUPATEN GUNUNG MAS
TAHUN : 2019

NO URAIAN BIAYA JUMLAH BIAYA (Rp)

1 I. BIAYA LANGSUNG PERSONIL (BLP)

2 II. BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL (BLNP)

3 JUMLAH BIAYA ( I + II )

4 PAJAK PPN 10%

5 TOTAL BIAYA

TERBILANG :### .................................................... RUPIAH ##

................................... 2019

penawar :
PT/CV ....................
Pusat ...................................

NAMA JELAS
Jabatan
PERINCIAN PENAWARAN BIAYA

PROGRAM : PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN

KEGIATAN : PENYUSUNAN DATABASE JALAN KABUPATEN DI KABUPATEN GUNUNG MAS

LOKASI : KABUPATEN GUNUNG MAS

TAHUN : 2019

I. BIAYA LANGSUNG PERSONIL (BLP)

Jumlah
Volume Harga Satuan Total Biaya
No. Kualifikasi Personil Satuan Personil

(Orang) ( Bln/Hr) ( Rp ) ( Rp )

I TENAGA AHLI :

A. Profesional Staf

1 Ketua Tim OB 1,00 4,00

2 Ahli Teknik Pengukuran (Geodesi) OB 2,00 4,00

3 Ahli Teknik Jalan OB 2,00 4,00

B. Sub Profesional Staf

1 Assisten Ahli Teknik Pengukuran (Geodesi) OB 3,00 4,00

2 Assisten Ahli Teknik Jalan OB 2,00 4,00

3 Software Programer OB 2,00 3,00

4 Surveyor OB 6,00 3,00

5 Draftman/CAD Operator OB 2,00 2,00

Sub Total (I) -

II TENAGA PENDUKUNG :

1 Tenaga Lokal Pembantu Surveyor OH 8,00 60,00

Sub Total (II)

TOTAL BLP (I + II)


PERINCIAN PENAWARAN BIAYA

PROGRAM : PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN

KEGIATAN : PENYUSUNAN DATABASE JALAN KABUPATEN DI KABUPATEN GUNUNG MAS

LOKASI : KABUPATEN GUNUNG MAS

TAHUN : 2019

II. BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL (BLNP)

Waktu Harga Satuan Total Biaya


No. Jenis Biaya / Uraian Biaya Satuan Volume
( Bln/Hr) ( Rp ) ( Rp )

A Biaya Kantor

1 Biaya Bahan Alat Tulis Kantor Bulan 4,00 1,00

2 Operasional Komputer Bulan 4,00 1,00

B Biaya Perjalanan Dinas/Survey

1 Sewa Kendaraan Roda Empat * Bulan/Unit 4,00 1,00

2 Sewa Kendaraan Roda Dua * Bulan/Unit 2,00 4,00

C Tunjangan Perjalanan Survey

1 Profesional Staf OH 60 5,00

2 Sub Profesional Staf OH 60 11,00

D Laporan

1 Laporan Pendahuluan Buku 2,00

2 Laporan Antara Buku 2,00

3 Laporan Akhir Buku 2,00

4 Dokumentasi Album 1,00

5 Album Peta Buku 2,00

6 Buku Petunjuk Operasional Program Buku 2,00

7 Softcopy Seluruh Laporan berupa CD/Flashdisk Buah 2,00

F Peralatan Penunjang Dan Bahan

1 Sewa Peralatan Ukur GPS Geodetic Hari/Unit 60,00 1,00

2 Patok Bench Mark Bh 132,00

TOTAL BLNP (A+B+C+D+E+F)

* Biaya Kendaraan Bermotor sudah termasuk BBM dan Perawatan

Anda mungkin juga menyukai