Anda di halaman 1dari 4

Rosariala Dyta – FAB 118 068

Hubungan Stroke  Hipertensi :


Otak memiliki cadangan bahan yang bergantung pada suplai oksigen dan energi yang
terus dikirim melalui aliran darah. Dengan demikian, pembuluh darah otak memiliki
mekanisme adaptif yang memastikan otak menerima darah yang memadai. Mekanisme kontrol
dibawah ini memberikan efek hipertensi serebrovaskular.

Gambar 1. Cerebrovascular autoregulation

Pada saat stroke terjadi, terjadi perfusi serebral yang inadekuat, sehingga terjadilah
mekanisme autoregulasi. Mekanisme autoregulasi serebrovaskular menjaga aliran darah otak
stabil selama terjadi lonjakan mean arterial pressure. Dibutuhkan tekanan darah yang lebih
tinggi untuk mempertahankan aliran darah otak dan menjaga hemostasis dalam mekanisme
kompensasi yang disebut dengan autoregulasi. Autoregulasi otak yaitu kemampuan darah
arterial otak untuk mempertahankan aliran darah otak tetap meskipun terjadi perubahan pada
tekanan perfusi otak. Pembuluh darah serebral akan berkontraksi akibat peningkatan tekanan
darah sistemik dan dilatasi bila terjadi penurunan. Keadaan inilah yang mengakibatkan perfusi
otak tetap konstan.
Selain itu, hipertensi pada stroke dapat terjadi karena lesi pada area otak tertentu yang
menyebabkan gangguan kontrol kardiovaskular neurogenik, regulasi disautonomis dan respens
refleks terhadap iskemia serebral atau karena kegagalan barorefleks. Mekanisme lain karena
depresi yang dapat dialami pasien.
a. Terganggunya homeostasis dan teraktivasinya mekanisme neural

Gambar 2. Diagram regulasi homeostasis untuk mempertahankan tekanan darah dan aliran darah

Pada saat terjadi stroke, terjadi gangguan homeostasis. Gangguan homeostasis tersebut
akan mengakibatkan tekanan darah dan aliran darah berkurang pada jaringan, sehingga akan
merangsang autoregulasi lokal menurunkan tahanan dan peningkatan aliran darah. Namun
apabila autoregulasi tidak efektif, maka mekanisme saraf akan menstimulasi reseptor-reseptor
yang sensitive untuk mengubah komposisi kimia dan tekanan darah sistemik yang selanjutnya
mengaktifkan pusat kardivaskuler. Pada jarak waktu yang pendek terjadi peningkatan
vasokonstriksi pada tekanan darah oleh menstimulasi saraf simpatis pada jantung dan
peripheral.

Sumber :

1. Semplicini, A. Beneton V. Hypertension in Acute Ischemic Stroke: A Compensatory Mechanism or an


Additional Damaging Factor?. 2014. Available on Medscape.
2. Ladecola, C. Davisson, RL. Hypertension and Cerebrovascular Dysfunction. 2013. Available on
Medscape.
3. Hernawati. Sistem RAS: Perannya dalam Pengaturan Tekanan Darah dan Hipertensi. FMIPA,
Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung: 2016.

Hubungan Hipertensi  Stroke

Gambar 3. Efek hipertensi pada aliran darah otak

Hipertensi menginduksi perubahan structural dan fungsional pada pembuluh darah


otak, yang mengganggu aliran darah ke otak dan meningkatkan risiko stroke. Stroke dapat
terjadi akibat riwayat hipertensi, yang akan mempengaruhi terjadinya stress oksidatif dan
disfungsi baroreleks arteri. Disfungsi barorefleks dan meningkatnya tekanan darah dapat
mengubah perfusi serebral dan meningkatkan terjadinya edema setelah stroke. Stress oksidatif,
hupertensi, inflamasi dan disfungsinya barorefleks terus terlibat dapat siklus yang
mengakibatkan stroke, jika tanpa perawatan yang tepat, akan mengakibatkan terjadinya stroke.
Selain itu, hipertensi dapat mengakibatkan stroke melalui banyak mekanisme :
1. Tekanan intraluminal yang tinggi akan menyebabkan perubahan luas pada
endothelium, fungsi otot polos di arteri intraserebral. Meningkatnya stress pada
endothelium dapat meningkatkan permeabilitas terhadap sawar darah otak dan terjadi
edema otak lokal atau multifocal. Kerusakan endotel dan interaksi sel darah seperti
trombosit dan endothelium dapat menyebabkan pembentukan trombi local dan lesi
iskemik.
2. Hipertensi mempercepat proses aterosklerotik, sehingga meningkatkan terjadinya lesi
serebral.

Gambar 4. Mekanisme hipertensi


yang mengakibatkan stroke

Sumber :
Sugiyanto, E. Hipertensi dan Komplikasi Serebrovaskular, CDK 2007
Ladecola, C. Davisson, RL. Hypertension and Cerebrovascular Dysfunction. 2013. Available on Medscape.
Jian-Guang Yu, Rui-Rui Zhou, Guo-Jun Cai. Revview From Hypertension to Stroke: Mekanisms and Potentioal
Prevention Strategies. Department of Pharmacolocy. Sanghai Xuhui District Central Hospital, Shanghai, China:
2011