Anda di halaman 1dari 12

Artikel ini akan memberikan pengenalan terhadap beberapa perintah dasar yang dapat

anda manfaatkan untuk mengelola server linux anda melalui ​Shell​.


Untuk semua perintah linux, kita dapat menekan tombol <tab> sebanyak dua kali untuk
melihat kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Misalnya apabila ingin mengetahui
command apa saja yang dimulai dengan huruf awal co, maka cukup ketikkan c lalu tekan
<tab> dua kali, maka command-command dengan huruf awal co akan muncul.
# co <tab> 2x
col colrm comm compgen
complete consoletype
colcrt column command compile_et
consolehelper continue

Help
Masing-masing perintah biasanya memiliki parameter yang dapat kita gunakan, hal ini
dapat kita ketahui dengan mudah dengan mengetikkan tambahan (spasi) –help di perintah
yang ingin kita pelajari lebih lanjut.
view source​print​?
1.# ps --help
2.********* simple selection ********* ********* selection by list
*********
3.-A all processes -C by command​ ​name
4.-N negate selection -G by real group ID (supports
names)
5.-a all w/ tty​ ​except session leaders -U by real user ID (supports
names)
6....
7.dan seterusnya

Pipe(|)
Pipe (|) dapat digunakan untuk mengkombinasikan dua atau lebih perintah demi
mencapai output yang kita inginkan, perintah yang berbeda tersebut cukup dipisahkan
dengan symbol “|”.
Contohnya apabila kita ingin memecah output yang kita dapat dari perintah listing (ls)
yang lebih dari satu halaman, kita dapat menggunakan perintah more, hal ini akan
menghentikan tampilan perhalaman. Atau kita ingin melakukan filter output dari ps,
misalnya hanya ingin menampilkan baris yang memiliki kata nginx, dapat dilakukan
dengan menggunakan grep;
view source​print​?
1.# ps aux | grep nginx
2.root 10148 0.0 0.3 42948 1012 ? Ss 21:42 0:00 nginx:
master process /usr/local/sbin/nginx
3.nobody 10149 0.0 0.8 43848 2316 ? S 21:42 0:00 nginx:
worker process
4.nobody 10150 0.0 0.8 43716 2196 ? S 21:42 0:00 nginx:
worker process
5.nobody 10151 0.0 0.9 43956 2424 ? S 21:42 0:00 nginx:
worker process
6.nobody 10152 0.0 0.5 43324 1444 ? S 21:42 0:00 nginx:
worker process
7.nobody 10153 0.0 0.8 44120 2308 ? S 21:42 0:00 nginx:
worker process
8.root 11328 0.0 0.2 5996 540 pts/0 R+ 22:41 0:00 grep
nginx

df
Digunakan untuk melihat informasi filesystem pada setiap partisi. Namun yang biasa
digunakan adalah df -h karena tampilannya mudah dimengerti oleh kita, beberapa
parameter lain dapat dimanfaatkan untuk merubah preferensi yang anda inginkan.
view source​print​?
1.# df -h
2.Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
3./dev/sda1 40G 17G 21G 46% /
4.varrun 512M 84K 512M 1% /var/run
5.varlock 512M 0 512M 0% /var/lock
6.udev 512M 16K 512M 1% /dev
7.devshm 512M 0 512M 0% /dev/shm
8.none 512M 0 512M 0% /dev/shm

ps
ps adalah perintah yang digunakan jika kita perlu mengecek proses yang berjalan pada
server. Contoh perintah ps dasar adalah ps -aux, karena semua proses yang berjalan akan
tampil. Bila kita hanya ingin melihat suatu proses (misalnya apache), maka gunakan
perintah ps -aux | grep apache.

top
Menampilkan statistik sistem dan detil terhadap proses di server yang aktif.

w
Untuk melihat siapa saja yang sedang login pada server

netstat
Menampilkan ringkasan koneksi network dan status socket yang sedang berjalan di
server. Kita dapat mengkhususkan ke port tertentu (misalnya port 80), maka perintah
yang dapat digunakan adalah netstat | grep :80

yum / apt-get
yum merupakan perintah manipulasi paket yang biasanya digunakan oleh distribusi linux
berbasis rpm seperti Redhat, CentOS dan Fedora, sementara apt-get digunakan oleh
distribusi linux berbasis debian seperti Debian dan Ubuntu. Manipulasi file dengan
package management akan sangat tergantung kepada distribusi linux yang digunakan.
Untuk menginstall atau update paket, dapat menggunakan perintah:
yum install <nama paket>
apt-get install <nama paket>
Atau kalau kita perlu mengupdate packet, dapat gunakan perintah:
yum update <nama paket>
Atau untuk mencari paket yang tersedia sesuai dengan keyword yang kita masukkan
dapat dilakukan dengan cara;
yum search keyword

free
Digunakan untuk melihat sisa memory dan swap yang terpakai, umumnya digunakan free
-m yaitu mengecek memory dengan satuan MB. Contoh penggunaan:
view source​print​?
1.# free -m
2.total used free​ ​ hared
s buffers cached
3.Mem: 1024 387 636 0 154
98
4.-/+ buffers/cache: 135 888
5.Swap: 2047 0 2047

wget
Dapat digunakan untuk mendownload file, grab website, mirroring,dll. Berikut
contoh-contoh penggunaannya
Mendownload file dari server:
view source​print​?
1.wget ​http://www.goldendrake.web.​id/contoh.txt
Mendownload dengan sistem meresume file:
view source​print​?
1.wget -c ​http://www.goldendrake.web.​id/contoh.txt
Mendownload dan dijadikan background, sehingga kita bisa mengerjakan yang lain
sementara file didownload:
view source​print​?
1.wget -b ​http://www.goldendrake.web.​id/contoh.txt

kill
Seperti namanya, command ini digunakan untuk membunuh atau menghentikan sebuah
proses. Biasanya sebelum menggunakan kill, maka terlebih dahulu kita menjalankan
perintah ps untuk melihat ID proses yang ingin dikill.
view source​print​?
​ ux | grep​ ​apache2
1.$ ps​ a
2.www-data 9576 0.0 0.2 11272 2156 ? S Sep06 0:00
/usr/sbin/apache2 -k start
3.www-data 9577 0.0 0.1 11456 2020 ? S Sep06 0:00
/usr/sbin/apache2 -k start
4.www-data 9578 0.0 0.3 185916 3588 ? Sl Sep06 0:00
/usr/sbin/apache2 -k start
5.www-data 10523 0.0 0.3 185912 3596 ? Sl Sep06 0:00
/usr/sbin/apache2 -k start
Lalu untuk menghentikan prosesnya, kita mengetikkan command kill disertai -9 [yang
berarti eksekusi] dan PID IDnya:
view source​print​?
​ 9 1537
1.kill​ -

ifconfig
Perintah ini digunakan untuk melihat konfigurasi IP yang sudah ada pada network
interface yang ada dalam server kita. Perintah ifconfig juga dapat dipakai untuk
menentukan alamat IP dan netmask pada suatu interface. Contoh penggunaan ifconfig
untuk melihat konfigurasi ethernet tertentu;
view source​print​?
01.# ifconfig -eth0
02.eth0 Link encap:Ethernet HWaddr aa:00:21:fa:62:01
03.inet addr:117.103.xx.xxx Bcast:117.103.xx.255 Mask:255.255.255.0
04.inet6 addr: fe80::a800:21ff:fefa:6201/64 Scope:Link
05.UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
06.RX packets:3052329 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
07.TX packets:123389 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
08.collisions:0 txqueuelen:1000
09.RX bytes:895150664 (853.6 MB) TX bytes:20386246 (19.4 MB)

last
Perintah ini digunakan untuk melihat orang yang login terakhir.
view source​print​?
1.# last
2.test​ ​pts/0 117.103.52.34 Mon Sep 7 15:37 still logged in

locate
Digunakan untuk mencari file berdasarkan nama file atau berdasarkan keyword.
locate <nama file>

tail
Digunakan untuk menampilkan potongan akhir file.
view source​print​?
​ var/log/messages #melihat 10 baris terakhir dari /var/log/messages
1.tail​ /
2.tail​ -​ f /var/log/messages # melihat line dari /var/log/messages secara
terus menerus

ping
Sama seperti windows, linux juga dapat mengecek komunikasi antar komputer dalam
sebuah jaringan melalui protokol TCP/IP.
view source​print​?
​ p.address.atau.hostname
1.ping​ i

traceroute
Traceroute biasa digunakan untuk mengetest koneksi link terhadap suatu server. Perintah
ini akan menampilkan routing paket TCP/IP dari host kita ke host yang dituju.
view source​print​?
1.traceroute​ i​ p.address.atau.hostname

shutdown
Perintah ini digunakan untuk mematikan atau mereboot sistem.
view source​print​?
1.shutdown​ -​ r now # akan melakukan restart
Bila kita ingin mematikan server, maka commandnya adalah:
view source​print​?
1.shutdown​ -​ h now

pwd
Digunakan untuk melihat kita berada di direktori mana.
view source​print​?
1.#pwd
2./home/test
Berarti kita berada di folder /home/test

Referensi
● http://www.reallylinux.com/docs/admin.shtml

Perintah untuk berbagai operasi dasar di sistem operasi linux, beserta penjelasannya,
dapat saudara lihat pada tabel yang telah penulis susun sebagai berikut:
Perintah Keterangan
Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian perintah.
any_command​ --help
"--help" sama dengan perintah pada DOS "/h".
Melihat isi file dari direktori aktif. Pada linux perintah d​ ir​ hanya
ls berupa alias dari perintah l​ s​. Untuk perintah l​ s​ sendiri sering
dibuatkan alias l​ s --color​, agar pada waktu di l​ s​ ditampilkan
warna-warna sesuai dengan file-filenya, biasanya hijau untuk
execute, dsb.
Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden, lalu
ls -al
ditampilkan layar per layar.
Change directory. Menggunakan ​cd​ tanpa nama direktori akan
cd ​directory menghantarkan anda ke home direktori. Dan ​cd -​ akan
menghantarkan anda ke direktori sebelumnya.
cp ​source
destination
Mengopi suatu file
Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem. Contoh <tt>mcopy
mcopy ​source a:autoexec.bat ~/junk . Gunakan ​man mtools​ untuk command
destination yang sejenis : mdir, mcd, mren, mmove, mdel, mmd, mrd,
mformat....
mv ​source
destination
Memindahkan atau mengganti nama file
Membuat Simbolic Links, contoh <tt>ln -sf
ln -s ​source
destination
/usr/X11R6/bin/XF86_SVGA /etc/X11/X, membuat Simbolic link
dari file XF86_SVGA ke X
rm ​files Menghapus file
mkdir ​directory Membuat direktori baru
rmdir ​directory Menghapus direktori yang telah kosong
(recursive remove) Menghapus file, direktori dan subdirektorinya.
Hati-hati menggunakan perintah ini apabila anda login sebagai
rm -r ​files root, karena root dengan mudah dapat menghapus seluruh file
pada sistem dengan perintah di atas, tidak ada perintah untuk
undelete di Linux
Untuk melihat isi suatu file, dengan tambahan perintah more,
more
maka isi file tersebut ditampilkan layar per layar.
Melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol "q" apabila
less ​filename
ingin keluar,
pico ​filename Edit suatu text file.
Edit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap,
pico -w ​filename
sangat berguna untuk mengedit file seperti /etc/fstab.
Melihat file html atau browse ke net dengan text mode, dimana
gambar/image tidak dapat ditampilkan, tapi lynx adalah suatu
lynx ​file.html
browser yang sangat cepat, sangat berguna bila anda hanya
menginginkan suatu artikel tanpa image.
Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file
tar -zxvf tersebut (*.tar.gz atau *.tgz), untuk meletakkannya direktori yg
filename.tar.gz diinginkan tambahkan option -C direktori, contoh ​tar -zxvf
filename.tar.gz -C /opt​ (meletakkan file tersebut di direktori
/opt
tar -xvf
filename.tar
Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkompress (*.tar).
Meng-uncompress sebuah file zip (*.gz" or *.z). dengan
gunzip ​filename.gz menggunakan gzip (juga zip atau compress) jika anda
menginginkan mengompress file.
bunzip2 Meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti
filename.bz2 "bzip2", digunakan pada file yang besar.
Meng-uncompress file dengan format (*.zip) dengan utiliti
unzip ​filename.zip
"unzip" yang kompatibel dengan pkzip for DOS.
find / -name Mencari "namafile" pada komputer anda dimulai dengan direktori
"filename" /. Namafile tersebut mungkin saja berisi wildcard (*,?).
Mencari file dengan string "filename". Sangat mudah dan cepat
locate ​filename
dari perintah di atas.
Email reader yang sangat mudah digunakan, dan menjadi favorit
pine banyak pemakai mesin Unix. Atau anda bisa pakai email yang
sangat customize, yaitu m​ utt​ ,
Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg sedang login pada
mesin kita (atau gunakan ​talk username1@machinename</t>
untuk berbicara dengan komputer lain). Untuk menerima
undangan percakapan, ketikkan <tt>talk username2​. Jika
talk ​username1
seseorang mencoba untuk berbicara dengan anda dan itu dirasakan
mengganggu, anda bisa menggunakan perintah ​mesg n​ untuk
menolak pesan tersebut. Dan gunakan perintah w​ ho​ atau r​ who
untuk melihat siapa user yang mengganggu tersebut.
Menjalankan "Morton Commander" ... eh... salah maksudnya
mc
"Midnight Commander" sebagai file manager, cepat dan bagus.
Untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan
menggunakan protokol TELNET. Gunakan nama mesin atau
Nomor IP mesin, dan anda akan mendapatkan prompt login name
dari mesin tersebut, masukkan passwordnya, oh ya .. anda juga
harus punya account di mesin remote tersebut. Telnet akan
telnet ​server
menghubungkan anda dengan komputer lain dan membiarkan
anda untuk mengoperasikan mesin tersebut. Telnet sangat tidak
aman, setiap yang anda ketik menjadi "open text", juga dengan
password anda! Gunakan ​ssh​ alih-alih telnet untuk mengakses
mesin secara remote.
(remote login) Menghubungkan anda kekomputer lain.
Loginname dan password, tetapi apabila account anda tersebut
rlogin ​server telah dipakai, maka anda akan mendapatkan pesan kesalahan pada
password anda. Sangat tidak aman juga, gunakan ​ssh​ sebagai
gantinya.
(remote shell) Jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote
machine. Apabila login name/password anda sedang dipakai di
rsh ​server
remote mesin tsb, maka password anda tidak akan berlaku. Idem
dengan rlogin, gantikan dengan ​ssh​.
Ftp ke mesin lain, ini sangat berguna untuk mengopy file ke/dari
ftp ​server remote mesin. Juga tidak aman, gunakan ​scp​ dari keluarga ​ssh
sebagai gantinya.
Program Minicom (dapat dikatakan seperti
minicom
"Procomm/Hyperterminal for Linux").
Menjalankan program pada direktori aktif, yang mana tidak
./program_name
terdapat pada PATH anda
xinit Menjalankan X-window server (tanpa windows manager).
Menjalankan X-window server dan meload default windows
startx
manager. Sama seperti perintah "win" under DOS dengan Win3.1
Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada display 1 (default
menggunakan display 0). Anda dapat menjalankan banyak GUI
startx -- :1 terminal secara bersamaan, untuk pindah antar GUI gunakan
<Ctrl><Alt><F7>, <Ctrl><Alt><F8>, etc, tapi ini akan lebih
banyak memakan memori.
(pada X terminal) ,menjalankan X-windows terminal. Untuk
xterm
keluar ketikkan ​exit
(pada X terminal). Sangat lucu deh ...., seperti games-games lama
xboing
.....
(pada X terminal) Program image editor yang sangat bagus, bisa
gimp disamakan dengan Adobe Photoshop, yang membedakan adalah
program ini gratis.
(pada X terminal) menjalankan netscape, versi pada waktu tulisan
netscape
ini dibuat telah mencapai versi 4.7
(pada X terminal) menjalankan netscape pada mesin yang aktif
dan menampilkan outputnya pada mesin yang bernama ​host
netscape -display
host:0.0
display 0 screen 0. Anda harus memberikan akses untuk mesin
aktif untuk menampilkannya pada mesin h​ ost​ dengan perintah
xhost
(sebagai root) Shut down sistem. Umumnya digunakan untuk
shutdown -h now remote shutdown. Gunakan <Ctrl><Alt> untuk shutdown pada
konsol (dapat dijalankan oleh user).
reboot (sebagai root) Halt atau reboot mesin. Lebih simple dari
halt
perintah di atas.
Menampilkan daftar dari sistem manual pages (help) sesuai
man ​topic dengan topic. Coba m​ an man​. lalu tekan q​ ​ untuk keluar dari
viewer. Perintah i​ nfo topic​ Manual pages dapat dibaca dilhat
dengan cara ​any_command --help​.
apropos ​topic Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik..
pwd Melihat direktori kerja saat ini
Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang
hostname bekerja). Gunakan perintah n​ etconf​ (sebagai root) untuk merubah
nama host dari mesin tersebut, atau edit file /etc/hosts
whoami Mencetak login name anda
id ​username Mencetak user id (uid) atau group id (gid)
Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer, contoh
date merubah tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57 dengan perintah;
date 123123572000
Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu
time
proses + info lainnya. Jangan dibingungkan dengan perintah ​date
who Melihat user yang login pada komputer kita.
Melihat semua user yg login pada network anda. Layanan perintah
rwho -a rwho ini harus diaktifkan, jalankan setup sebagai root untuk
mengaktifkannya.
finger ​username Melihat informasi user, coba jalankan; ​finger root
last Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.
Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang,
uptime
terhitung proses reboot terakhir.
ps (=print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal
ps axu
control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.
top Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.
uname -a Informasi system kernel anda
free Informasi memory (dalam kilobytes).
(=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh
df -h
system (in human-readable form)
(=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap
du / -bh
direktori, dimulai dari root (in human legible form).
Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan
cat /proc/cpuinfo
file nyata (not real files).
cat
/proc/interrupts
Melihat alamat interrupt yang dipakai.
cat /proc/version Versi dari Linux dan informasi lainnya.
cat
/proc/filesystems
Melihat filesystem yang digunakan.
cat /etc/printcap Melihat printer yang telah disetup
lsmod (as root) Melihat module-module kernel yang telah di load.
set Melihat environment dari user yang aktif
Melihat isi dari variabel P​ ATH​. Perintah ini dapat digunakan untuk
echo $PATH menampilkan variabel environmen lain dengan baik. Gunakan ​set
untuk melihat environmen secara penuh.
Mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot. (menampilkan
dmesg
file: /var/log/dmesg).
clear Membersihkan layar.
adduser Menambah pengguna.

Untuk dapat menggunakan perintah – perintah dasar linux, pertama kita harus masuk ke
menu terminal. Bisa menggunakan klik kanan kemudian pilih open terminal, ataupun
dengan menggunakan short key CTRL + ALT + F2.
Berikut perintah – perintah internal pada linux :
1. adduser
Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user.
Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru.
Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah ​passwd​, yaitu perintah untuk
membuat password bagi user tersebut.
Contoh:
# adduser rizky
# passwd rizky
Perhatikan bahwa semua perintah yang membutuhkan akses root, di sini saya tulis
dengan dengan menggunakan tanda #, untuk memudahkan Anda membedakannya
dengan perintah yang tidak perlu akses root.
Jika Anda menjalankan perintah adduser, Anda akan diminta memasukkan password
untuk user yang Anda buat. Isikan password untuk user baru tersebut dua kali dengan
kata yang sama.
2. mkdir
Perintah ini digunakan untuk membuat direktori baru.
Contoh :
$ mkdir linux
3. cd
Perintah ini untuk mengaktifkan / membuka direktori.
Contoh :
$ cd linux
maka akan masuk ke direktori linux. Sedangkan untuk kembali ke direktori sebelumnya
dapat menggunakan perintah ​cd ..
Contoh :
$ cd ..
4. cat
a. cat > nama_file : digunakan untuk buat file baru
b. cat >> nama_file : untuk menambah isi file
c. cat nama_file : untuk membaca isi file
5. cp
Perintah untuk mengkopi file.
Contoh :
cp nama_file alamat_dir_tujuan
cp linux /home/user/latihan
6. mv
Perintah ini untuk memindahkan file.
Contoh :
mv nama_file alamat_dir_tujuan
7. ln
Perintah untuk membackup file dengan menggunakan hardlink.
Ciri ciri ​Hardlink​ :
a. File dapat di backup ke direktori manapun.
b. Jika file master dihapus, file backupan masih dapat dibuka dan dibaca.
Contoh :
ln nama_file alamat_dir_tujuan
8. ln -s
Perintah untuk membackup file dengan menggunakan softlink.
Ciri ciri ​Softlink​ :
a. File hanya dapat dibackup di direktori manapun.
b. Jika file master dihapus, file backupan tidak dapat dibuka dan dibaca.
Contoh :
ln -s nama_file alamat_dir_tujuan
9. rmdir
Perintah untuk menghapus direktori yang kosong.
Contoh :
rmdir nama_dir
10. rm -r
Perintah untuk menghapus direktori yang isi.
Contoh :
rm -r nama_dir