Anda di halaman 1dari 9

KERANGKA ACUAN

PELATIHAN GAWAT DARURAT


PUSKESMAS KASEMBON
TAHUN 2019

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG


DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS KASEMBON
Jl. Raya Kasembon No. 21 Kasembon, Telp: (0354) 326264,
Email: pkmkasembonmlg@gmail.com
KERANGKA ACUAN PROGRAM PELATIHAN GAWAT DARURAT (TRIASE)
UPT PUSKESMAS KASEMBON

1. PENDAHULUAN

Puskesmas rawat inap merupakan organisasi fungsional dalam upaya kesehatan yang

memberikan pelayanan terhadap kasus kegawatdaruratan disamping pelayanan promotif

preventif, maupun pelayanan medik dasar. Seiring dengan peningkatan jenis pelayanan yang

diberikan berupa pelayanan kegawatdaruratan, makan diperlukan tenaga kesehatan yang

memiliki kemampuan dalam penanganan kegawatdaruratan. Gawat Darurat merupakan keadaan

klinis pasien yang membutuhkan tindakan medis segera guna penyelamatan nyawa dan

pencegahan kecacatan lebih lanjut. Kondisi tersebut membutuhkan kesiapan petugas untuk

melakukan penanganan pada kasus gawat darurat. Disamping itu pasien gawat darurat

membutuhkan keterampilan dan manajemen yang tepat, disamping lebih efisien dibutuhkan

suatu koordinasi antar unit pelayanan dimana pasien tersebut akan dirujuk untuk penanganan

lebih lanjut. Dalam upaya meningkatkan kesiapan memberikan pelayanan kegawatdaruratan

yang optimal, efisien, menjamin keselamatan pasien, dan melakukan prosedur rujukan pada

kasus kegawatdaruratan yang benar maka tenaga kesehatan hendaknya memiliki keterampilan

kegawatdaruratan. Keterampilan kegawatdaruratan dapat dilakukan dengan melakukan pelatihan

kegawatdaruratan secara berkesinambungan sehingga dapat menyegarkan kembali pengetahuan

tenaga kesehatan tersebut dalam menangani kasus kegawatdaruratan.


2. LATAR BELAKANG UPT PUSKESMAS KASEMBON

Puskesmas Kasembon merupakan salah satu dari 39 puskesmas yang melayani rawat inap di

Kabupaten Kasembon. Sebagai puskesmas rawat inap, Puskesmas Kasembon melakukan

pelayanan penanggulangan terhadap kasus gawat darurat yang bertujuan untuk mencegah

kematian dan kecacatan (to save life and limb) pada penderita gawat darurat, merujuk penderita

gawat darurat melalui system rujukan, serta menanggulangi korban bencana. Dalam kurun waktu

1 bulan rata-rata UPT Puskesmas Kasembon menangani kasus kegawatdaruratan dengan

berbagai tingkat kegawatan. Untuk itu penting dilakukan program pelatihan kegawatdaruratan

bagi petugas di puskesmas agar dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petugas

dalam penanganan kasus kegawatdaruratan sehingga berdampak terhadap peningkatan kualitas

pelayanan, mutu dan keselamatan pasien.

3. TUJUAN

a. Tujuan Umum Menyelenggarakan pelatihan dalam kegawatdaruratan secara profesional

dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di Puskesmas Kasembon,

sehinga mampu menangani kasus-kasus kegawatdaruratan secara optimal, terarah dan

terpadu.

b. Tujuan Khusus

 Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melakukan bantuan hidup dasar

(resusitasi jantung paru)

 Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menangani masalah airway, breathing,

circulation
 Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan menggunakan obatobatan dan alat-alat

resusiatasi

 Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penanganan pasien gawat darurat

jantung serta pemasangan EKG

 Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penanganan evakuasi medic, meliputi

triage, evakuasi dan transportasi pasien

 Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penanganan pasien syok

 Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penanganan pasien trauma

 Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penanganan pasien keracunan dan

gigitan hewan berbahaya

4. KEGIATAN

a. Nama kegiatan : program pelatihan gawat darurat (triase) pada Puskesmas


Kasembon
b. Rincian kegiatan : Pelatihan kegawatdaruratan dilakukan dua tahap, yaitu pemberian
materi kegawatdaruratan tahap I dan pemberian materi kegawatdaruratan tahap II.
1) Pelatihan Kegawatdaruratan tahap I
 Penanganan evakuasi medic, meliputi triage, evakuasi dan transportasi pasien
 Penanganan pasien syok
 Penanganan pasien trauma
 Penanganan pasien keracunan dan gigitan hewan berbahaya
2) Kegiatan Materi Pelatihan kegawatdaruratan tahap II
 Bantuan hidup dasar (resusitasi jantung paru)
 Penanganan masalah airway, breathing, circulation
 Pengenalan dan penggunaan obat-obatan dan alatalat resusiatasi
 Penanganan pasien gawat darurat jantung serta pemasangan EKG
Pada masing-masing tahap pelatihan tersebut dilakukan pemberian materi diikuti
dengan simulasi kasus untuk mempraktekkan keterampilan dasar yang telah di uraikan
sebelumnya.

5. PELAKSANA
Pelaksana kegiatan adalah tim Pokja Usaha Kesehatan Perorangan Puskesmas Kasembon
bekerja sama dengan dokter yang telah melakukan pelatihan ACLS atauATLS serta Perawat
yang terlatih BTCLS atau BCLS.

6. PELAKSANAAN
Jadwal kegiatan pelatihan gawatdarurat tahap I pada bulan Maret 2016 dan Pelatihan
gawatdarurat tahap II bulan Juni 2016 b. Pelaksanaan Kegiatan yaitu ruang Pertemuan
Puskesmas Kasembon.

7. SASARAN
Dokter, Bidan Dan Perawat
8. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
Pada tahap akhir pelatihan akan dilakukan evaluasi kepada peserta pelatihan dengan
pemberian 3 kasus kegawatdaruratan. Penilaian dilakukan dengan mengisi mengisi poin
penilaian pada lembar evaluasi. Selanjutnya laporan pelaksanaan kegiatan akan dibuat oleh
ketua Pokja UKP Kasembon kepada kepala Puskesmas Kasembon.

9. PENUTUP
Demikian kerangka acuan ini dibuat guna seperlunya.

10. LAMPIRAN
1) Jadwal pelaksanaan
2) Lembar evaluasi peserta pelatihan

Mengetahui Kepala Puskesmas Kasembon

dr. Yudiono Setiawan


NIP : 19780401 201101 002
Lampiran 1

JADWAL PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN GAWAT DARURAT (TRIASE)


PADA PUSKESMAS KASEMBON
No Nama Kegiatan Jadwal Keterangan

1 Penyusunan rencana kegiatan (kerangka acuan)

2 Penyusunan instrument

3 Pelaksanan Pelatihan

4 Pengolahan dan evaluasi

5 Penyusunan laporan hasil


Lampiran 2

LEMBAR EVALUASI PESERTA PELATIHAN GAWAT DARURAT TAHAP I

SKOR

1) Keterampilan melakukan triage

2) Kemampuan dalam evakuasi dan transportasi pasien

3) Kemampuan melakukan prosedur sebelum rujukan

4) Kemampuan dalam penulisan rekam medis

5) Penanganan pasien trauma kepala, leher, thorax

6) Penanganan pasien patah tulang dan pemasangan bidai

7) Keterampilan menangani luka dan perdarahan

8) Keterampilan menangani luka bakar

9) Keterampilan pemasangan NGT

No. LEMBAR EVALUASI PESERTA PELATIHAN GAWAT DARURAT TAHAP II

SKOR

1) Kemampuan mendiagnosis kasus gawat darurat dan gawat darurat jantung

2) Kemampuan melakukan resusutasi jantung paru (RJP)

3) Kemampuan membuka dan membebaskan jalan nafas

4) Pengenalan dan kemampuan menggunakan obatobat resusitasi

5) Pengenalan dan kemampuan penggunaan alat-alat resusitasi

6) Keterampilan penanganan pasien tersedak

7) Keterampilan pemasangan EKG