Anda di halaman 1dari 2

PENATALAKSANAAN

HIV AIDS TANPA


KOMPLIKASI
Nomor:
SOP No.Revisi:
Tgl.Terbit:
Halaman: 1/2

UPT Puskesmas Rawat dr.Jhoni Effensyah


Inap Sukaraja NIP.119831027 201101 1 002

Penatalaksanaan HIV AIDS tanpa komplikasi adalah penatalaksaan


1. Pengertian pada pasien dengan kumpulan gejala akibat penurunan kekebalan
tubuh yang disebabkan oleh infeksi HIV..
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk pasien dengan
2. Tujuan
HIV AIDS tanpa komplikasi
SK Kepala Puskesmas Tentang Kebijakan Pelayanan Klinis dalam
Meningkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien di Puskesmas Rawat
3.Kebijakan
Inap Sukaraja Bandar Lampung No. 440/ /PKM/SKJ/SOP.I/VII
/2016
UU RI No. 36 tahun 2009 ps 5 ttg pelayanan, monitoring dan
evaluasi pelayanan kesehatan di Puskesmas
Permenkes 1483 tahun 2010 ttg Standar Pelayanan Kedokteran
4.Refrensi
Permenkes 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi
Dokter
Permenkes 75 tahun 2014 tentang Pusat kesehatan Masyarakat

1. Dokter melakukan anamnesa untuk mengetahui keluhan utama


serta anamnesis terpimpin yang meliputi kulit kering yang luas,
terdapat kutil di genital, kandidiasis oral, dermatitis seboroik
atau kandidiasis vagina berulang, herpes zoster berulang atau
lebih dari satu dermatom, herpes genital berulang, moluskum
kontagiosum, kondiloma, tuberculosis, batuk >1 bulan, sesak
napas, pneumonia berulang, sinusitis kronis,nyeri kepala yang
semakin parah dan tidak jelas penyebabnya, kejang demam,
menurunnya fungsi kognitif.
2. Dokter melakukan pemeriksaan fisik untuk menegakkan
diagnosis HIV AIDS tanpa komplikasi.
3. Dokter melakukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan
5.Prosedur
anti HIV
4. Dokter menuliskan hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik,
pemeriksaan penunjang, diagnosis serta terapi kedalam buku
status pasien.
5. Dokter memberikan terapi yang dituliskan dalam resep. berupa
ARV (antiretrovirus), obat-obat infeksi oportunistik dan obat
koinfeksi.
6. Dokter memberikan edukasi kepada pasien berupa memberikan
informasi kepada pasien dan keluarga tentang penyakit
HIV/AIDS dan menyarankan untuk bergabung dengan kelompok
penanggulangan HIV/AIDS untuk menguatkan dirinya dalam
menghadapi pengobatan penyakitnya.

6. Diagram Alir
(bila perlu)

7. Hal-hal yang perlu 1. Kesulitan dalam menggali informasi melalui anamnesa karena stigma
diperhatikan negatif di masyarakat tentang HIV
2. Kepatuhan meminum obat
PENATALAKSANAAN
HIV AIDS TANPA
KOMPLKASI
Nomor:
SOP No.Revisi:
Tgl.Terbit:
Halaman:2/2

UPT Puskesmas Rawat dr.Jhoni Effensyah


Inap Sukaraja NIP.119831027 201101 1 002

8. Unit terkait Poli umum


MTBS
KIA
UGD
Rawat Inap

9. Dokumen terkait Rekam medis


Formulir rujukan
Rujukan internal
Resep
10.Rekaman Historis No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
Perubahan Diberlakukan