Anda di halaman 1dari 9

NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

TUGAS PERSONAL 1

(Minggu 2 / Sesi 3)

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat!

1. Jelaskan dengan singkat definisi dari bahasa!

Jawab :

Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan

oleh suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri.

Dari definisi ini dapat dijabarkan bahwa:

Bahasa adalah sistem. Maksudnya bahasa itu tunduk kepada kaidah-kaidah

tertentu baik fonetik, fonemik, dan gramatik. Dengan kata lain bahasa itu tidak

bebas tetapi terikat kepada kaidah-kaidah tertentu.

Sistem bahasa itu sukarela (arbitrer). Sistem berlaku secara umum, dan

bahasa merupakan peraturan yang mendasar. Sebagai contoh: ada beberapa

bahasa yang memulai kalimat dengan kata benda seperti Bahasa Inggris, dan

ada bahasa yang mengawali kalimatnya dengan kata kerja. Dan seseorang

tidak dapat menolak aturan - aturan tersebut baik yang pertama maupun

yang kedua. Jadi tidak tunduk kepada satu dialek tertentu.

Bahasa itu pada dasarnya adalah bunyi, dan manusia sudah menggunakan

bahasa lisan sebelum bahasa lisan seperti halnya anak belajar berbicara

sebelum belajar menulis. Di dunia banyak orang yang bisa berbahasa lisan,

tetapi tidak dapat menuliskannya. Jadi bahasa itu pada dasarnya adalah bahasa

lisan (berbicara), adapun menulis adalah bentuk bahasa kedua. Dengan kata

lain bahasa itu adalah ucapan dan tulisan itu merupakan lambang bahasa.

LANG6031 - Indonesian
NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

Bahasa itu simbol.Bahasa itu merupakan simbol-simbol tertentu. Misalnya

kata ”rumah” menggambarkan hakikat sebuah rumah. Jadi bahasa itu adalah

lambang-lambang tertentu. Pendengar atau pembaca meletakkan simbol-

simbol atau lambang-lambang tersebut secara proporsional.

2. Sebutkan fungsi bahasa yang Anda ketahui dan jelaskan salah satu contoh kasus

yang berhubungan dengan fungsi bahasa tersebut!

Jawab :

- Sebagai alat untuk berkespresi

Contohnya; mampu menggungkapkan gambaran,maksud ,gagasan, dan perasaan.

Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat

di dalam dada dan pikiran kita, sekurang-kurangnya dapat memaklimkan

keberadaan kita. Misalnya seperti seorang penulis buku, mereka akan

menuangkan segala seseuatu yang mereka pikirkan ke dalam sebuah tulisan tanpa

memikirkan si pembaca, mereka hanya berfokus pada keinginan mereka sendiri.

Sebenarnya ada 2 unsur yang mendorong kita untuk mengekspresikan diri, yaitu:

(1) Agar menarik perhatian orang lain terhadap kita;

(2) Keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi.

- Sebagai alat komunikasi

Sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan saluran perumusan maksud kita,

melahirkan perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerja sama dengan

sesama warga. Ia mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan,

merencanakan dan mengarahkan masa depan kita (Gorys Keraf, 1997 : 4).

Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Komunikasi

LANG6031 - Indonesian
NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

tidak akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak diterima atau dipahami oleh

orang lain.

Pada saat kita menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, kita sudah memiliki

tujuan tertentu. Kita ingin dipahami oleh orang lain. Kita ingin menyampaikan

gagasan dan pemikiran yang dapat diterima oleh orang lain. Kita ingin membuat

orang lain yakin terhadap pandangan kita. Kita ingin mempengaruhi orang lain.

Lebih jauh lagi, kita ingin orang lain membeli atau menanggapi hasil pemikiran

kita. Jadi, dalam hal ini pembaca atau pendengar atau khalayak sasaran menjadi

perhatian utama kita. Kita menggunakan bahasa dengan memperhatikan

kepentingan dan kebutuhan khalayak sasaran kita.

Pada saat kita menggunakan bahasa untuk berkomunikasi, antara lain kita juga

mempertimbangkan apakah bahasa yang kita gunakan laku untuk dijual. Oleh

karena itu, seringkali kita mendengar istilah “bahasa yang komunikatif”.

Misalnya, kata makro hanya dipahami oleh orang-orang dan tingkat pendidikan

tertentu, namun kata besar atau luas lebih mudah dimengerti oleh masyarakat

umum..Dengan kata lain, kata besar atau luas,dianggap lebih komunikatif karena

bersifat lebih umum. Sebaliknya, kata makro akan memberikan nuansa lain pada

bahasa kita, misalnya, nuansa keilmuan, nuansa intelektualitas, atau nuansa

tradisional.

- Alat untuk mengadakan imtegrasi dan adaptasi sosial

Pada saat kita beradaptasi kepada lingkungan sosial tertentu, kita akan memilih

bahasa yang akan kita gunakan bergantung pada situasi dan kondisi yang kita

hadapi. Kita akan menggunakan bahasa yang berbeda pada orang yang berbeda.

Kita akan menggunakan bahasa yang nonstandar di lingkungan teman-teman dan

menggunakan bahasa standar pada orang tua atau orang yang kita hormati.

LANG6031 - Indonesian
NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

Dalam mempelajari bahasa asing, kita juga berusaha mempelajari bagaimana cara

menggunakan bahasa tersebut. Misalnya, pada situasi apakah kita akan

menggunakan kata tertentu, kata manakah yang sopan dan tidak sopan. Jangan

sampai kita salah menggunakan tata cara berbahasa dalam budaya bahasa tersebut.

Dengan menguasai bahasa suatu bangsa, kita dengan mudah berbaur dan

menyesuaikan diri dengan bangsa tersebut.

- Sebagai alat kontrol sosial

Kontrol sosial ini dapat diterapkan pada diri kita sendiri atau kepada masyarakat.

Berbagai penerangan, informasi, maupun pendidikan disampaikan melalui bahasa.

Buku-buku pelajaran, buku-buku instruksi, ceramah agama (dakwah), orasi ilmiah

atau politik adalah contoh penggunaan bahasa sebagai alat kontrol sosial. Selain

itu, kita juga sering mengikuti diskusi atau acara bincang-bincang (talk show) di

televisi dan radio, iklan layanan masyarakat atau layanan sosial merupakan salah

satu wujud penerapan bahasa sebagai alat kontrol sosial. Semua itu merupakan

kegiatan berbahasa yang memberikan kepada kita cara untuk memperoleh

pandangan baru, sikap baru, perilaku dan tindakan yang baik. Di samping itu, kita

belajar untuk menyimak dan mendengarkan pandangan orang lain mengenai suatu

hal.

Contoh lain yang menggambarkan fungsi bahasa sebagai alat kontrol sosial yang

sangat mudah kita terapkan adalah sebagai alat peredam rasa marah. Menulis

merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk meredakan rasa marah kita.

Tuangkanlah rasa dongkol dan marah kita ke dalam bentuk tulisan. Biasanya,

pada akhirnya, rasa marah kita berangsur-angsur menghilang dan kita dapat

melihat persoalan secara lebih jelas dan tenang.

LANG6031 - Indonesian
NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

3. Jelaskan secara singkat sejarah bahasa Indonesia!

Jawab :

Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 1928. pada saat itu, para pemuda

dari berbagai pelosok Nusantara berkumpul dalam kerapatan Pemuda dan berikrar

(1) bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia, (2) berbangsa yang satu, bangsa

Indonesia, dan (3) menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Ikrar para

pemuda ini dikenal dengan nama Sumpah Pemuda.

Unsur yang ketiga dari Sumpah Pemuda merupakan pernyataan tekad bahwa

bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Pada tahun 1928

itulah bahasa Indonesia dikukuhkan kedudukannya sebagai bahasa nasional.

Bahasa Indonesia dinyatakan kedudukannya sebagai bahasa negara pada tanggal

18 Agustus 1945 karena pada saat itu Undang-Undang Dasar 1945 disahkan

sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Dalam Undang-

Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa Bahasa negara ialah bahasa Indonesia (Bab

XV, Pasal 36).

Keputusan Kongres Bahasa Indonesia II tahun 1954 di Medan, antara lain,

menyatakan bahwa bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Bahasa

Indonesia tumbuh dan berkembang dari bahasa Melayu yang sejak zaman dulu

sudah dipergunakan sebagai bahasa perhubungan (lingua franca) bukan hanya di

Kepulauan Nusantara, melainkan juga hampir di seluruh Asia Tenggara.

Perkembangan bahasa Melayu di wilayah Nusantara mempengaruhi dan

mendorong tumbuhnya rasa persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia.

Komunikasi antarperkumpulan yang bangkit pada masa itu menggunakan bahasa

Melayu. Para pemuda Indonesia yang tergabung dalam perkumpulan pergerakan

secara sadar mengangkat bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia, yang menjadi

LANG6031 - Indonesian
NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

bahasa persatuan untuk seluruh bangsa Indonesia (Sumpah Pemuda, 28 Oktober

1928). Kebangkitan nasional telah mendorong perkembangan bahasa Indonesia

dengan pesat. Peranan kegiatan politik, perdagangan, persuratkabaran, dan

majalah sangat besar dalam memodernkan bahasa Indonesia.

Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945, telah

mengukuhkan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia secara konstitusional

sebagai bahasa negara. Kini bahasa Indonesia dipakai oleh berbagai lapisan

masyarakat Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah.

4. Sebutkan fungsi bahasa Indonesia dan jelaskan salah satu contoh kasus dari fungsi

bahasa Indonesia tersebut!

Jawab :

Di dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi

sebagai :

(1) lambang kebanggaan nasional,

(2) lambang identitas nasional,

(3) alat pemersatu berbagai suku bangsa yang berlatar belakang sosial budaya dan

bahasa yang berbeda,

(4) alat perhubungan antardaerah dan antarbudaya.

Di dalam kedudukan sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai:

(1) bahasa resmi negara

(2) bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan

(3) alat perhubungan dalam tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan

pelaksanaan pembangunan nasional serta kepentingan pemerintah

(4) alat pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi.

LANG6031 - Indonesian
NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

Contoh bahasa berfungsi sebagai alat pemersatu berbagai suku bangsa yang

berlatar belakang sosial budaya dan bahasa yang berbeda,seperti yang kita ketahui

bahwa Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang majemuk yang kaya akan budaya

dan bahasa. Dalam satu daerah pun terkadang bisa memiliki lebih dari satu bahasa

yang di gunakan. Disinilah fungsi Bahasa Indonesia sebagai pemersatu agar setiap

masyarakat yang memiliki latar belakang sosial yang berbeda dapat

berkomunikasi satu sama lain untuk menjalin persatuan dan kesatuan.

5. Sebutkan ragam bahasa dan jelaskan salah satunya dalam contoh kasus yang

berhubungan dengan ragam bahasa tersebut!

Jawab :

Ragam Bahasa adalah variasimenurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut

topik yang dibicarakan, serta menurut hubungan pembicara, kawan bicara,

orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara (Bachman, 1990).

1.Ragam baku lisan dan tulisan

Dilihat dari sarananya ragam bahasa dibagi atas ragam lisan dan ragam tulis.

Ragam lisan menghendaki adanya orang kedua, teman berbicara yang berada

didepan pembicara, sedangkan ragam tulus tidak mengharuskan adanya teman

bicara berada didepan didalam ragam lisan unsur-unsur fungsi gramatikal

seperti subjek, dan objek tidak selelu ditanyakan karena bhasa yang

digunakan dapat melalui gerak, mimik, pandangan anggukan dan informasi.

2. Ragam Sosial dan Fungsional

Ragam sosial yaitu ragam bahasa yang sebagian norma dan kaidahnya

didasarkan atas kesepakatan bersama dalam lingkungan sosial yang lebih

kecil dalam masyarakat. Tidak jarang pula dihubungkan dengan tinggi rendahnya

LANG6031 - Indonesian
NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

status kemasyarakatan lingkungan sosial yang bersangkutan. Ragam profesional

adalah ragam bahasa yang dikaitkan dengan lembaga atau profesi. Dalam

kenyataanya ragam ini menjelma sebagai bahasa negara dan bahasa teknis

keprofesionalan seperti dalam ligkungan keilmuan, kedokteran dan

kegaamaan.

3.Ragam Bahasa Berdasarkan Media

Berdasarkan media yang digunakan ragam Bahasa dibedakan atas ragam

Bahasa lisan dan ragam Bahasa tulis. Ragam Bahasa lisan ditandai dengan

penggunaan tata Bahasa dalam pembentukan kata dan penyusunan kalimat.

Ragam Bahasa lisan terdiri dari ragam Bahasa lisan baku dan ragam Bahasa lisan

tidak baku. Ragam Bahasa tulis ditandai dengan kercermatan menggunakan ejaan

dan tanda baca, kosakata, penggunaan tata Bahasa dalam pembentukan

kata, penyusunan kalimat, paragraf dan wacana.

4. Ragam Bahasa Berdasarkan Waktu

Berdasarkan waktu terdapat ragam bahasa lama dan ragam bahasa baru

(modern). Ragam bahasa lama lazim digunakan dalam penulisan naskah-

naskah lama (kuno). Ragam ini perlu dipahami oleh setiap orang yang

bermaksud mengkaji peristiwa-peristiwa masa lalu, misalnya waktu sebelum

kemerdekaan menggunakan bahasa melayu untuk system perdagangan. Ragam

bahasa baru (modern) ditandai dengan penggunaan kata-kata baru,

Ejaan Yang Disempurnakan, dan mengekspresikan ilmu pengetahuan dan

teknologi modern misalnya, seperti internet, jaringan dan satelit

5. Ragam Bahasa Berdasarkan Pesan Komunikasi

LANG6031 - Indonesian
NIM : 2201824053

Nama : Putri Rizki K

Kelas : DMBA

Ragam bahasa berdasarkan pesan komunikasi dibagi ke dalam lima

bagian, yaitu ragam bahasa ilmiah, ragam bahasa pidato, ragam bahasa

sastra, ragam bahasa tulis resmi, ragam bahasa sastra dan ragam bahasa berita.

Contoh ragam bahasa lisan dalam keseharian :

· Ragam dialek

Contoh : ‘Gue udah baca itu buku.’

· Ragam terpelajar

Contoh : ‘Saya sudah membaca buku itu.’

· Ragam resmi

Contoh : ‘Saya sudah membaca buku itu.’

· Ragam tak resmi

Contoh : ‘Saya sudah baca buku itu.’

LANG6031 - Indonesian