Anda di halaman 1dari 17

PETUNJUK TEKNIS

INTEGRASI DATA TB
VERSI II

DIREKTORAT JENDERAL PELAYANAN KESEHATAN


KEMENTERIAN KESEHATAN
2019

1
DAFTAR ISI

A. MODEL PELAPORAN DATA TB............................................................................ 4


B. KETENTUAN INTEGRASI...................................................................................... 4
C. ALUR INTEGRASI DATA ....................................................................................... 5
D. CONTOH FORMAT JSON PENGIRIMAN DATA TB
1. Data TB Baru ................................................................................................... 7
2. Update Atau Edit Data ..................................................................................... 7
E. LIST KODE
1. List Variable Integrasi Data TB ........................................................................ 8
2. Keterangan Isian 20 Variabel Wajib .............................................................. 11
3. List Kode ICD X untuk Pasien TB .................................................................. 12
4. List Kode Faskes............................................................................................ 14

3
A. MODEL PELAPORAN DATA TB
Secara garis besar, terdapat 2 prosedur/alur proses dalam mengirimkan data
tuberkulosis (TB) dari Rumah Sakit ke Kemenkes, yaitu :
1. Manual
Data tuberkulosis (TB) dikirimkan ke Kemkes dengan cara manual yaitu RS
melakukan entry data ke dalam aplikasi Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB).
Petunjuk teknis aplikasi SITB di http://bit.do/video_tutorial_sitt1004.,
http://training.sitb.id/manual/
2. Terintegrasi dengan SIMRS
Data tuberkulosis (TB) dikirimkan ke Kemkes dengan cara integrasi langsung
antara SIMRS dengan SITB. Integrasi data TB sesuai dengan alur dan format data
yang telah ditentukan melalui web service.

B. KETENTUAN INTEGRASI
1. Data TB yang dikirimkan berdasarkan kode ICD 10 (sesuai kode ICD 10 dalam
INACBG) berdasarkan List Kode ICD 10 untuk Pasien TB
2. Pengiriman data TB dari RS ke Kemenkes adalah setiap ada pasien TB yang
masuk di instalasi rawat jalan, sedangan untuk pasien TB di instalasi rawat inap
baru dikirimkan setelah pasien keluar (data lengkap)
3. Format pengiriman data TB dari SIMRS sesuai dengan list varibel integrasi data
TB yang sudah ditentukan
4. Data TB tersebut diikirimkan ke server pusat secara realtime (setiap hari)
dengan metode POST data (metode pengiriman data secara IT) yaitu Rumah
Sakit mengirimkan data ke server SITB sesuai dengan kasus yang ada di RS
melalui Web Service Yankes menggunakan username dan password yang
diberikan.
5. Data yang dikirimkan menggunakan format JSON
6. Menambahkan informasi Variabel yang dibutuhkan ataupun untuk proses validasi
yang dikirim pada HTTP Header, antara lain: Request Header
7. Header yang harus disertakan untuk mengakses web service:
Nama Header Nilai Header Keterangan
Kode yang dikeluarkan oleh Kementerian
X-rs-id {xxxxxx}
Kesehatan
{Password Yang Diberikan Untuk
X-pass Password Di Encrypt dengan Format MD5
Mengakses Web service}

TimeStamp UTC (TimeStamp) Format tanggal dan waktu

application/JSON atau application/x-www- Content Type Pola Kirim Data ke WebService


Content-Type
form-urlencoded Jika Menggunakan Method POST

4
C. ALUR INTEGRASI DATA

SIMRS SIRS SITB

1. RS mengirimkan data TB ke server Ditjen Pelayanan Kesehatan melalui web


service http://sirs.yankes.kemkes.go.id/sirsservice/sitb/sitb/senddata
2. Server Ditjen Pelayanan Kesehatan mengirimkan langsung ke server aplikasi
SITT melalui web service
http://sitt.kemkes.go.id/webapisimrs/insert_simrs.php

SIMRS SERVER YANKES SERVER SITB

3. Periode pengiriman data dari Server Ditjen Yankes ke server aplikasi SITB adalah
setiap hari (realtime).
4. Format data yang dikirim dalam bentuk JSON sesuai contoh format JSON
pengiriman data TB, dengan catatan variable id_tb_03":"" = dikosongkan
5. Apabila data sukses dikirimkan, server aplikasi SITB akan memberikan respon
{"status":"sukses","id_tb_03":"3171012/BUDI/20180320/28"} yang kemudian
dijadikan sebagai alternative kunci dan NIK akan menjadi primary key.
6. Data id_tb_03 (contoh : 3171012/BUDI/20180320/28) diberikan secara otomatis
dari server aplikasi SITB dengan format sebagai berikut:
 3171012 = 7 digit kode fasyankes

5
 BUDI = 4 digit nama pasien
 20180320 = 8 digit tnggal lahir
 28 = urutan data
7. Update data dikirimkan dengan menyertakan data id_tb_03, apabila data id_tb_03
kosong akan menambah data baru
8. Apabila update data sukses dikirimkan, maka server akan memberikan respon
{"status":"update sukses"}
9. Untuk melengkapi isian data yang telah dikirimkan sesuai dengan kebutuhan SITB
akan dilakukan oleh petugas Pecatatan & Pelaporan SITT/SITB di RS secara
online.

6
D. CONTOH FORMAT JSON PENGIRIMAN DATA TB
1. Data TB Baru
{"id_tb_03":"","kd_pasien":"BUDIMAN
Syamaun","nik":”3265890345783902”,"jenis_kelamin":"P","alamat_lengkap":"Bl
ang
Krueng","id_propinsi":"11","kd_kabupaten":"1118","kd_fasyankes":"04570103",,"ti
pe_diagnosis":"Terkonfirmasi
bakteriologis","klasifikasi_lokasi_anatomi":"Paru","klasifikasi_riwayat_pengoba
tan":"Baru","tanggal_mulai_pengobatan":"20180117","paduan_oat":"Kategori
1","sebelum_pengobatan_hasil_mikroskopis":"Positif","sebelu
m_pengobatan_hasil_tes_cepat":"Tidak
dilakukan","sebelum_pengobatan_hasil_biakan":"Tidak
dilakukan","hasil_mikroskopis_bulan_2":"Negatif","hasil_mikroskopis_bulan_3":"",
"hasil_mikroskopis_bulan_5","akhir_pengobatan_has
il_mikroskopis":"","tanggal_hasil_akhir_pengobatan":"00000000","hasil_akhir_pe
ngobatan":"","tgl_lahir":"20180320","kode_icd_x":"A15.16",”asal_poli”:””}

2. Update Atau Edit Data TB


{"id_tb_03":"3171012/BUDI/20180320/28","kd_pasien":"BUDIMAN
Syamaun","nik":”3265890345783902”,"jenis_kelamin":"P","alamat_lengkap":"Bl
ang
Krueng","id_propinsi":"11","kd_kabupaten":"1118","kd_fasyankes":"04570103",,"ti
pe_diagnosis":"Terkonfirmasi
bakteriologis","klasifikasi_lokasi_anatomi":"Paru","klasifikasi_riwayat_pengoba
tan":"Baru","tanggal_mulai_pengobatan":"20180117","paduan_oat":"Kategori
1","sebelum_pengobatan_hasil_mikroskopis":"Positif","sebelu
m_pengobatan_hasil_tes_cepat":"Tidak
dilakukan","sebelum_pengobatan_hasil_biakan":"Tidak
dilakukan","hasil_mikroskopis_bulan_2":"Negatif","hasil_mikroskopis_bulan_3":"","
hasil_mikroskopis_bulan_5","akhir_pengobatan_has
il_mikroskopis":"","tanggal_hasil_akhir_pengobatan":"00000000","hasil_akhir_pe
ngobatan":"","tgl_lahir":"20180320","kode_icd_x":"A15.16",”asal_poli”:””}

7
E. LIST KODE
Pengkodean dimaksudkan agar adanya keseragaman dalam pengiriman informasi
untuk semua Rumah Sakit yang akan mengirimkan data TB ke aplikasi SITB melalui
web service. List pengkodean dalam integrasi SIMRS dengan SITB adalah sebagai
berikut :

1. List Variable Integrasi Data TB

WAJIB
NO VARIABLE DATA KETERANGAN
ISI

kod_faskes/4digit_nama_pasien/tanggal_lahir/urutan Wajib
1 id_tb_03 data dikeluarkan oleh SITB sebagai feedback ketika pada saat
data berhasil dikirimkan update
data
kuarter pelaporan 1,2,3,4
1=Januari - Maret
2 id_periode_laporan 2=April - Juni
3=Juli - September
4=Oktober - Desember
3 tanggal_buat_laporan tanggal pengiriman data ke SITT/SITB
4 tahun_buat_laporan tahun pengiriman data ke SITT/SITB
5 kd_wasor kode kab/kota untuk faskes
6 noregkab urutan pasien ditingkat kab
input nama pasien
7 kd_pasien Wajib
kode dikeluarkan oleh SITB
8 nik NIK Wajib
9 jenis_kelamin L/P Wajib
10 alamat_lengkap Alamat tempat tinggal Wajib
11 id_propinsi Id Propinsi *pasien Wajib
12 kd_kabupaten Kd Kabupaten *pasien Wajib
13 id_kecamatan id kcamatan *pasien
14 id_kelurahan id Kelurahan *pasien
15 kd_fasyankes Kd rumah sakit

Pasien datang dirujuk/dikirim oleh siapa, pilihan: 1-


Inisiatif pasien/Keluarga
2- Anggota Masyarakat/Kader
16 nama_rujukan 3- Faskes
4- Dokter Praktek Mandiri 5-
Poli lain
6- Lain-lain

17 sebutkan1 memperjelas keterangan variable no 16


Pilihan: (hanya input nomor)
18 tipe_diagnosis 1. Terkonfirmasi bakteriologis Wajib
2. Terdiagnosis klinis
Pilihan: (hanya input nomor)
19 klasifikasi_lokasi_anatomi 1. Paru Wajib
2. Ekstraparu
Pilih salah satu: (hanya input nomor)
1- Baru
2- Kambuh
3- Diobati setelah gagal
20 klasifikasi_riwayat_pengobatan 4- Diobati Setelah Putus Berobat Wajib
5- Lain-lain
6- Riwayat Pengobatan Sebelumnya Tidak
Diketahui
7- Pindahan

8
WAJIB
NO VARIABLE DATA KETERANGAN
ISI

Pilih salah satu:


Positif
21 klasifikasi_status_hiv
Negatif
Tidak Diketahui

angka 1-13/tidak dilakukan


22 total_skoring_anak
(Permenkes 67 th 2016 ttg Penanggulangan TB)

pilihan jika total_skoring_anak adalah 5, pilihan:


uji tuberkulin positif dan atau ada kontak TB
23 konfirmasiSkoring5
paru/ uji tuberkulin negatif dan atau tidak ada
kontak TB paru
pilihan jika total_skoring_anak adalah tidak
dilakukan, pilihan:
24 konfirmasiSkoring6
- Ada kontak TB Paru
- Tidak ada/ tidak jelas kontak TB Paru
tanggal mulai pengobatan TB (yyyymmdd)
25 tanggal_mulai_pengobatan Wajib
pasien yang pasti diobati
26 paduan_oat obat yang diberikan Wajib
sumber pengobatan TB, pilihannya:
27 sumber_obat
Program TB/ Bayar Sendiri/ Asuransi/ Lain-lain
28 sebutkan isian jika sumber obat lain-lain, free text
Wajib
29 sebelum_pengobatan_hasil_mikroskopis hasil pemeriksaan mikroskopis untuk diagnosis
(awal), pilihan isian:
positif/negatif/tidak dilakukan
hasil pemeriksaan tes cepat untuk diagnosis Wajib
(awal), pilihan:
30 sebelum_pengobatan_hasil_tes_cepat
Rif sensitif/Rif resisten/ Negatif/Rif
Indeterminated/Invalid/Error/No
Result/ Tidak dilakukan
hasil pemeriksaan biakan untuk diagnosis Wajib
(awal), pilihan:
31 sebelum_pengobatan_hasil_biakan
Negatif/1-19
BTA/1+/2+/3+/4+/NTM/Kontaminasi/ Tidak
dilakukan
nomor registrasi pemeriksaan laboratorium bulan
32 noreglab_bulan_2
kedua, isian angka
hasil pemeriksaan mikroskopis bulan kedua, wajib
33 hasil_mikroskopis_bulan_2
pilihan: positif/negatif/tidak dilakukan (hasil
followup pengobatan bulan ke 2)
nomor registrasi pemeriksaan laboratorium bulan
34 noreglab_bulan_3
ketiga, isian angka
hasil pemeriksaan mikroskopis bulan ketiga, wajib
35 hasil_mikroskopis_bulan_3
pilihan: positif/negatif/tidak dilakukan (hasil
followup pengobatan bulan ke 3)
nomor registrasi pemeriksaan laboratorium bulan
36 noreglab_bulan_5
kelima, isian angka
hasil pemeriksaan mikroskopis bulan kelima, wajib
37 hasil_mikroskopis_bulan_5
pilihan: positif/negatif/tidak dilakukan (hasil
followup pengobatan bulan ke 5)
nomor registrasi pemeriksaan laboratorium akhir
38 akhir_pengobatan_noreglab
pengobatan (bulan ke-6-9), isian angka
hasil pemeriksaan mikroskopis akhir pengobatan wajib
39 akhir_pengobatan_hasil_mikroskopis (bulan ke 6-9), pilihan: positif/negatif/tidak
dilakukan (hasil followup pengobatan
bulan ke 6)
tanggal hasil akhir pengobatan/berhenti wajib
40 tanggal_hasil_akhir_pengobatan
berobat/selesai pengobatan

9
WAJIB
NO VARIABLE DATA KETERANGAN
ISI

hasil akhir pengobatan TB, pilihan: sembuh/ Wajib


41 hasil_akhir_pengobatan pengobatan lengkap/ lost to follow up/
meninggal/ gagal/ pindah
42 tanggal_dianjurkan_tes tanggal pasien TB dianjurkan untuk tes HIV
43 tanggal_tes_hiv tanggal pasien TB dilakukan tes HIV
hasil pemeriksaan tes HIV, pilihan: Reaktif/ non
44 hasil_tes_hiv
reaktif/indeterminated
jika pasien koinfeksi TB HIV diberikan PPK,
45 ppk
pilihan: ya/tidak
jika pasien koinfeksi TB HIV mendapatkan ART,
46 art
pilihan: ya/tidak
jika pasien TB juga diabetes mellitus, pilihan:
47 tb_dm
ya/tidak
terapi yang diterima pasien TB DM, pilihan:
48 terapi_dm
OHO/ Inj. Insulin

49 pindah_ro jika pasien TB selama pengobatan terkonfirmasi


menjadi TB resistan obat, pilihan ya/tidak
50 umur umur pasien
status pengobatan TB berdasarkan pedoman
nasional pengobatan TB, pilihan:
51 status_pengobatan
-sesuai standar
-tidak sesuai standar
hasil pemeriksaan rontgen paru, pilihan:
52 foto_toraks
positif/negatif/tidak dilakukan
jika foto_toraks tidak dilakukan, pilihan:
- tidak dilakukan
- setelah terapi antibioka non OAT: tidak ada
53 toraks_tdk_dilakukan perbaikan Klinis, ada faktor resiko TB, dan atas
pertimbangan dokter
- setelah terapi antibioka non OAT: ada
Perbaikan Klinis
kode ICD diagnosa penyakit TB
54 keterangan
(sesuai List Kode ICD X untuk Pasien TB)
55 tahun tahun pasien mulai pengobatan TB
56 nourut_pasien nomor urut pasien terdaftar di rumah sakit
57 no_bpjs nomor kartu bpjs untuk paien JKN
58 tgl_lahir Tanggal lahir pasien (yyyymmdd) Wajib
kode ICD diagnosa penyakit pasien TB
59 kode_icd_x Wajib
(sesuai List Kode ICD X untuk Pasien TB)
Di isi asal poli
60 Asal_poli Wajib

10
2. Keterangan Isian 20 Variabel Wajib
WAJIB
NO VARIABLE DATA KETERANGAN
ISIAN ISI

kod_faskes/4digit_nama_pasien/tanggal_lahir/urutan Wajib
1 id_tb_03 data dikeluarkan oleh SITB sebagai feedback pada
saat
ketika
update
data berhasil dikirimkan
data
input nama pasien
2 kd_pasien Wajib

3 nik NIK Wajib


4 jenis_kelamin L/P Wajib
5 alamat_lengkap Alamat tempat tinggal Wajib
6 id_propinsi Id Propinsi *pasien Wajib
kd_kabupaten Kd Kabupaten *pasien
7 Wajib

kode ICD egative penyakit pasien TB


kode_icd_x Wajib
(sesuai List Kode ICD X untuk Pasien TB)
Pilihan: (hanya input nomor) ,Di ambil dari
tipe_diagnosis validasi kode_icd_x Wajib
8
1. Terkonfirmasi bakteriologis
2. Terdiagnosis klinis
Pilihan: (hanya input nomor), Di ambil dari
klasifikasi_lokasi_anatomi validasi kode_icd_x Wajib
1. Paru
2. Ekstraparu
Pilih salah satu: (hanya input nomor)
1. Baru
2. Kambuh
3. Diobati setelah gagal Wajib
9 klasifikasi_riwayat_pengobatan 4. Diobati Setelah Putus Berobat
5. Lain-lain
8- Riwayat Pengobatan Sebelumnya Tidak
Diketahui
9- Pindahan
tanggal mulai pengobatan TB (yyyymmdd)
10 tanggal_mulai_pengobatan Wajib
pasien yang pasti diobati

11 paduan_oat obat yang diberikan (Nama obat yang diberikan) Wajib


Wajib
sebelum_pengobatan_hasil_mikroskopis hasil pemeriksaan mikroskopis untuk diagnosis
(awal), pilihan isian:
positif/ egative/tidak dilakukan (poin 13 di isi
salah satu sesuai pemeriksaan diagnosis di RS)
hasil pemeriksaan tes cepat untuk diagnosis (awal), Wajib
12 pilihan:
sebelum_pengobatan_hasil_tes_cepat
Rif egative /Rif resisten/ Negatif/Rif
Indeterminated/Invalid/Error/No
Result/ Tidak dilakukan (poin 13 di isi salah satu
sesuai pemeriksaan diagnosis di RS)
hasil pemeriksaan biakan untuk diagnosis Wajib
(awal), pilihan:
sebelum_pengobatan_hasil_biakan
Negatif/1-19
BTA/1+/2+/3+/4+/NTM/Kontaminasi/ Tidak
Dilakukan (poin 13 di isi salah satu sesuai
pemeriksaan diagnosis di RS)
hasil pemeriksaan mikroskopis bulan kedua, Wajib
13 hasil_mikroskopis_bulan_2 pilihan: positif/ egative/tidak dilakukan (hasil
followup pengobatan bulan ke 2)
hasil pemeriksaan mikroskopis bulan ketiga, Wajib
14 hasil_mikroskopis_bulan_3 pilihan: positif/ egative/tidak dilakukan (hasil
followup pengobatan bulan ke 3)
hasil pemeriksaan mikroskopis bulan kelima, Wajib
15 hasil_mikroskopis_bulan_5 pilihan: positif/ egative/tidak dilakukan (hasil
followup pengobatan bulan ke 5)
hasil pemeriksaan mikroskopis akhir pengobatan Wajib
16 akhir_pengobatan_hasil_mikroskopis (bulan ke 6-9), pilihan: positif/ egative/tidak
dilakukan (hasil followup pengobatan bulan
ke6)
11
tanggal hasil akhir pengobatan/berhenti Wajib
17 tanggal_hasil_akhir_pengobatan berobat/selesai pengobatan
hasil akhir pengobatan TB, pilihan: sembuh/ Wajib
18 hasil_akhir_pengobatan pengobatan lengkap/ lost to follow up/
meninggal/ gagal/ pindah
19 tgl_lahir Tanggal lahir pasien (yyyymmdd) Wajib

20 Asal_poli Di isi asal poli Wajib

3. List Kode ICD X untuk Pasien TB


KODE LOKASI TIPE
NO PENYAKIT
PENYAKIT ANATOMI DIAGNOSIS
Respiratory tuberculosis, bacteriologically and
1 A15
histological

Tuberculosis of lung, confirmed by sputum Terkonfirmasi


2 A15.0 Paru
microscopy w ith or w ithout culture bakteriologis

Tuberculosis of lung, confirmed by culture Terkonfirmasi


3 A15.1 Paru
only bakteriologis
Terdiagnosis
4 A15.2 Tuberculosis of lung, confirmed histologically Paru
Klinis
Tuberculosis of lung, confirmed by Terdiagnosis
5 A15.3 Paru
unspecified means Klinis

Tuberculosis of intrathoracic lymph nodes, Terkonfirmasi


6 A15.4 Ekstraparu
confirmed bacteriologically and histologically bakteriologis

Tuberculosis of larynx, trachea and bronchus, Terkonfirmasi


7 A15.5 Ekstraparu
confirmed bacteriologically and histologically bakteriologis

Tuberculous pleurisy, confirmed Terkonfirmasi


8 A15.6 Ekstraparu
bacteriologically and histologically bakteriologis

Primary respiratory tuberculosis, confirmed Terkonfirmasi


9 A15.7 Paru
bacteriologically and histologically bakteriologis

Other respiratory tuberculosis, confirmed Terkonfirmasi


10 A15.8 Ekstraparu
bacteriologically and histologically bakteriologis

Respiratory tuberculosis unspecified, Terkonfirmasi


11 A15.9 Ekstraparu
confirmed bacteriologically and histologically bakteriologis

Respiratory tuberculosis, not confirmed


12 A16
bacteriologically or histologically
Terdiagnosis
13 A16.0 TBC Klinis Paru
Klinis

Tuberculosis of lung, bacteriological and Terdiagnosis


14 A16.1 Paru
histological examination not done Klinis

Tuberculosis of lung, w ithout mention of Terdiagnosis


15 A16.2 Paru
bacteriological or histological confirmation Klinis

12
KODE LOKASI TIPE
NO PENYAKIT
PENYAKIT ANATOMI DIAGNOSIS

Tuberculosis of intrathoracic lymph nodes,


Terdiagnosis
16 A16.3 w ithout mention of bacteriological or Ekstraparu
Klinis
histological confirmation

Tuberculosis of larynx, trachea and bronchus,


Terdiagnosis
17 A16.4 w ithout mention of bacteriological or Ekstraparu
Klinis
histological confirmation

Tuberculous pleurisy, w ithout mention of Terdiagnosis


18 A16.5 Ekstraparu
bacteriological or histological confirmation Klinis

Primary respiratory tuberculosis w ithout


Terdiagnosis
19 A16.7 mention of bacteriological or histological Paru
Klinis
confirmation

Other respiratory tuberculosis, w ithout


Terdiagnosis
20 A16.8 mention of bacteriological or histological Ekstraparu
Klinis
confirmation

Respiratory tuberculosis unspecified, w ithout


Terdiagnosis
21 A16.9 mention of bacteriological or histological Ekstraparu
Klinis
confirmation

22 A17+ Tuberculosis of nervous system

Terdiagnosis
23 A17.0+ Meningitis Tuberkulosis Ekstraparu
Klinis
Terdiagnosis
24 A17.1+ Meningeal tuberculoma (G07*) Ekstraparu
Klinis
Terdiagnosis
25 A17.8+ Other tuberculosis of nervous system Ekstraparu
Klinis

Tuberculosis of nervous system, unspecified Terdiagnosis


26 A17.9+ Ekstraparu
(G99.8*) Klinis

27 A18 Tuberkulosis organ lainnya

Terdiagnosis
28 A18.0+ Tuberculosis of bones and joints Ekstraparu
Klinis
Terdiagnosis
29 A18.1+ Tuberculosis of genitourinary system Ekstraparu
Klinis
Terdiagnosis
30 A18.2 Tuberculous peripheral lymphadenopathy Ekstraparu
Klinis

Tuberculosis of intestines, peritoneum and Terdiagnosis


31 A18.3 Ekstraparu
mesenteric glands Klinis

Terdiagnosis
32 A18.4 Tuberculosis of skin and subcutaneous tissue Ekstraparu
Klinis
Terdiagnosis
33 A18.5+ Tuberculosis of eye Ekstraparu
Klinis
Terdiagnosis
34 A18.6+ Tuberculosis of ear Ekstraparu
Klinis

13
KODE LOKASI TIPE
NO PENYAKIT PENYAKIT ANATOMI DIAGNOSIS
Terdiagnosis
35 A18.7+ Tuberculosis of adrenal glands (E35.1*) Ekstraparu Klinis
Terdiagnosis
36 A18.8+ Tuberculosis of other specified organs Ekstraparu Klinis

37 A19 Tuberkulosis miliaris

Acute miliary tuberculosis of a single specified Terdiagnosis


38 A19.0 site Ekstraparu Klinis

Terdiagnosis
39 A19.1 Acute miliary tuberculosis of multiple sites Ekstraparu Klinis
Terdiagnosis
40 A19.2 Acute miliary tuberculosis, unspecified Ekstraparu Klinis
Terdiagnosis
41 A19.8 Other miliary tuberculosis Ekstraparu Klinis
Terdiagnosis
42 A19.9 Miliary tuberculosis, unspecified Ekstraparu Klinis

4. List List Kode Faskes :


1) Kode RS sumber aplikasi RS Online (http://sirs.yankes.kemkes.go.id/rsonline)
2) Kode Puskesmas sumber aplikasi Komdat (http://komdat.kemkes.go.id)

Bagian Progam dan Informasi


Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan
Jl. H. R. Rasuna Said Blok X-5 Kavling 4-9 Kotak Pos 3097, 1196 Jakarta 12950
Telepon : (021) 5201590 ext 1303, Faximile : (021) 5261813
Surat Elektronik : infomonev.yankes@gmail.com

14